Category: Uncategorized

  • Musisi Dengan Design Cover Album yang Menarik

    Menarik jika membahas dunia musik mulai dari lagu, lirik, instrumen, aramsemen dan masih banyak lagi lainnya. Nah, sebuah band yang sudah berdiri cukup lama, biasanya mereka membuat sebuah album yang biasanya terdiri dari 8 -13 lagu pada umumnya. Album-album ini tentunya memiliki ciri khas, keunikan dan style tersendiri.

    Style mereka biasanya mengikuti genre musik dari band itu sendiri. Semisal band-band metal bisanya menggunakan art style seperti gothic dan biasanya ada unsur terngkorak, kematian, perlawanan dan keagamaan. Di musik pop biasanya menggunakan colortone yang identik dengan jatuh cinta atau patah hati seperti warna ungu, merah, biru.

    Nah, gak jarang ada beberapa design album band yang keliatannya sederhana, gak banyak ilustrasi ini itu tapi, jadi keliatan menarik di mata para penikmat band tersebut. Gak jarang juga ada album yang visualnya ga sesuai sama genre musik di dalam album itu dan ya, tetep ga masalah juga.

    Album pertama yang punya konsep sederhana namun menarik, datang dari band “Reality Club” dengan album “What Do You Really Know?” yang rilis di tanggal 30 Agustus 2019. Dimana album tersebut juga menjadi album ke 2 band yang beranggotakan Fathia Izzati, Faiz Novacsotia Saripudin, Iqbal Anggakusumah, Nugi Wicaksono, Era Patigo.

    Mengapa album ini menjadi menarik, tentu bila mendengar semua lagu di album ini, kita bisa paham dengan realita manusia yang penuh dengan pertemuan, pertengkaran, dan pengiklasan. Di gambarkan dengan lagu “2112, Telenovia, Alexandra, A Sorrowful Reunion, dan masih banyak lainnya”.

    Dan bila membahas lagi cover albumnya, memang keliatan sangat sederhana. Hanya menampilkan siluet pria yang di sorot lampu merah. Namun itu justru cukup menggambarkan lagu lagu mereka dan analogi hidup manusia yang kadang kala harus bisa melalui fase fase seperti di lagu-lagunya Reality Club.

    Album selanjutnya, datang dari band asal Sheffield Inggris, yaitu Bring Me The Horizon. Band yang beranggotakan Oliver sykes, Mattew Nicols, Matt kean dan Lee Malia ini, sudah berdiri sejak 2004 ini sudah memiliki kurang lebih tujuh album dalam 20 tahun perjalananya di industri musik. Mulai dari album pertama mereka yang keluar di tahun 2006 yaitu “Count Your Blessings” sampai album di tahun 2024 “Post Human: Next Gen”.

    Namun, dari ketujuh album BMTH ada satu album dengan artwork paling sederhana, namun makna di dalam artwork tersebut cukup dalam. Banyak dari pembaca pasti cukup familiar dengan album kelima BMTH yang bertajuk “That’s the Spirit” di mana album ini hanya menggambarkan payung dan air yang terjatuh di payung dan hanya ditambah background hitam pekat.

    Album ini sendiri dirilis pada 11 september 2015, di mana album ini juga yang menandai perubahan genre musik BMTH yang awalnya metalcore berubah menjadi rock alternatif. Album ini menggambarkan depresi dan cara untuk mengatasinya. Di album ini juga ada salah satu lagu BMTH yang kedengeran mirip dengan lagu milik linkinpark, tentu karena ada pengaruh rock alternative dan di sisi lain, sang vokalis juga mengidolakan Chester Bennington.

    Dengan visual yang tak terlalu ramai, payung menjadi simbol kesedihan dan rasa sakit, namun di sisi lain juga menjadi representasi pelindung kita dari dunia yang begitu jahat.

    Album selanjutnya, datang dari pelantun lagu “Sepatu” yaa, Tulus dengan Albumnya “Manusia” yang di rilis pada 3 maret 2022. album yang di buat untuk merayakan satu dekade tulus berkarir di industri musik nusantara. Tulus sendiri mengatakan kalau inspirasi pembuatan album ini sendiri karena banyaknya interaksi dirinya dengan manusia. Lagu-lagu yang ada di album ini pun banyak menceritakan dinamika menjadi manusia.

    Yang menarik dari covernya adalah kesederhanaan yang diciptakan melalui warna putih, abu dan biru yang membuat cover album ini terlihat minimalis di sisi lain begitu indah. Penciptaan cover ini sendiri tidak banyak yang tahu ternyata bukan hasil editan Photoshop. nyata ada tim yang membuat dulu sebuah cetakan yang membentuk wajah tulus. Wadah tadi disimpan di depan wajah tulus, lalu dilakukan pemotretan di studio.

    Selanjutnya ada dari penyanyi solo yang karirnya meroket karena lagu “To The Bone” di 2020 lalu. Siapa lagi kalo bukan Pamungkas, dengan album ke 5-nya “Hardcore Romance”.

    Mengutip wawancarnya di kanal youtube Raditya Dika, Pamungkas bercerita setelah 3 tahun lamanya tidak menciptakan lirik lagu akhirnya tahun 2024 ia merilis album ini. Yang mana Hardcore Romance, ada pengaruh Ahmad Dhani dalam penciptaannya jadi ada beberapa lagu yang ketika di dengar, secara instrumennya sangat familiar karena jadi cukup mirip dewa 19.

    Pada akhir bulan mei 2024, pamungkas merilis lagu pertamanya di album ke lima yang bertajuk ” One Bad Day”. Nah Lagu ini juga yang di pakai pam, untuk memperlihatkan konsep awal cover album ke lima-nya. Cover awalnya mempunyai konsep yang sangat sederhana, menggunakan anak kecil sebagai cover modelnya, lalu menggunakan software photoshop foto itu di invert warnanya. Nah yang unik di sini Pam menceritakan di instagramnya, Kalau warna Kuning yang ada di bagian kiri terjadi karena ketidak sengajaan dan kehabisan tinta printernya.

    Untuk menunjukan pada audience bahwa ini album ke-5, bila di perhatikan di bagian tangan anak itu menunjukan angka 5 dan di bagian bibir si anak juga pamungkas menuliskan 5 romawi.

    Di album ini terdapat beberapa lagu seperti One bad Day, New Feeling, Putus, I Love About you dan masih banyak lainnya. Dari album ini juga pendengar bisa melihat sedikit perubahan musik pam yang sedikit jadi lebih ngebeat dari album-album sebelumnya. Bahkan jika di bandingkan dengan album “Birdy”, lagu-lagu di album ini punya tempo yang sangat berlawanan dengan album “Birdy”

    Lanjut, ada seorang musisi yang dulunya pernah menjadi seorang pengamen jalanan di Inggris Ed Sheeran, si penyanyi yang kalo bikin album kebanyakan namanya pasti ngambil dari nama nama simbol matematika. yang ternyata alasannya karena dia tak terlalu mau wajahnya jadi model cover albumnya sendiri.

    Dan yang akan dibahas kali ini, adalah albumnya yang bertajuk “Divide” yang di rilis tahun 2017. Lagunya bermacam-macam, mulai dari tentang betapa jatuh cintanya dia pada sang istri, hingga move-on nya dia dari para mantannya.

    Konsep albumnya sendiri sederhana, hanya menyatukan lukisan abstrak dengan simbol matematika yang mana sebenarnya ia menggunkan simbol tersebut bukan karena Ed menyukai matematika.

    Sekali lagi, ada dari Band metal asal Inggris, dengan album terbaik mereka yang bertajuk “Sempiternal”. Kedatangan Jordan Fish di album ini, benar benar membawa gebrakan pada band yang terkenal dengan musik-musik kerasnya.”Sempiternal” sendiri di ambil dari bahasa inggris yang artinya abadi. Arti lambang dari cover album ini adalah tentang pemersatu dari semua agama.

    Album yang di rilis 2013 ini menjadi album studio ke-4 mereka selama berkarir. Album kali ini aga sedikit berbeda karena banyak terpengaruh musik elektronik dan pop. Namun di album ini lah banyak lagu yang mulai di kenal oleh anak-anak generasi 2000an, seperti Shadow moses, Sleepwalking, Can You Feel My Heart dan masih banyak lainnya.

    Salah satu lagu yang cukup deep, adalah sleepwalking. Dengan bait bait yang penuh rasa kehampaan, menggambarkan depresi dan kehilangan yang berulang. Merasa gagal dan gagal terus menjadi siksaan tersendiri. sebuah penggambaran depresi yang menarik dari band ini.

    Kembali lagi ke dalam negeri, salah satu cover album yang menarik untuk di bahas adalah album “menari dalam bayangan” milik punyanya baskara putra atau yang lebih familiar dikenal dengan nama Hindia.

    Album ini di rilis pada tahun 2019 mulai banyak yang mendengar lewat lagu “Secukupnya’ yang di tahun itu menjadi viral karena menjadi soundtrack film dengan tema drama/romance “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini” dari situ mulai naik lagu lagu hindia yang naik, mulai dari “Rumah ke Rumah” sampai “Evaluasi”

    Menari Dalam Bayangan, sebuah album yang datang dari keterpurukan dan omelan-omelan sang penulis ini, sangat terpengaruhi oleh albumnya Kunto Aji “Mantra Mantra”. Bahkan, Baskara di sebuah podcast pernah bilang kalo ga ada Kunto Aji, Menari dalam bayangan juga ga akan ada.

    Sesuai dengan judulnya, cover albumnya sangat menggambarkan sekalli album tersebut. Memperlihatkan Baskara yang menari dengan bayangan seorang wanita, dengan tone warna kuning yang kuat dan cahaya dari luar ruangan yang begitu tajam.

    Sebuah foto yang sangat unik dari seorang Fotografer hebat bernama Mikael Aldo dengan karya-karya fotografinya yang surrealis.

    Masih dengan musisi yang sama, Album ke-2 Hindia yang bertajuk “Lagi pula Hidup Akan Berakhir”, tak kalah menarik untuk dibahas secara visual albumnya.

    Di album ini baskara keliatannya cuman pengen ngedumel aja dan ngerasa cape harus pura-pura ngertiin banyak orang, terlihat lewat lagu “Satu Hari Lagi” lirik-liriknya menggambarkan seberapa melelahkannya hidup di usia yang ga lagi remaja dan industri musik yang begitu banyak orang orang bermuka dua.

    Bahkan di album ini ada beberapa lagu yang eksplisit, dengan lirik-lirik yang menghina segelintir orang. Ada juga lagu dimana baskara menceritakan kebenciannya terhadap beberapa orang dan kebenciannya terhadap diri sendiri dan berfantasi untuk membunuh dirinya sendiri dan orang orang itu.

    Dari Visualnya sendiri, memperlihatkan 4 malaikat yang kelihatannya turun dari langit dan mendekati sepasang manusia yang berlari ke arah barat, seperti menggambarkan manusia yang berusaha terus berlari mencari zona nyaman dari satu tempat ke tempat yang lain. Dengan style lukisan realis yang sepertinya dibuat dengan cat minyak, melihat masih adanya tekstur yang tersisa di beberapa bagian album itu.

    lalu dilanjut dengan Cover dari Maliq & D’essensials dengan single Senja Teduh Pelita. memperlihatkan matahari yang dan lautan yang digambarkan dengan warna warna yang sesuai dengan judulnya yang teduh dan menggambarkan senja. Ditambah style Art Deco yang sangat kental dalam cover album ini. Menjadikan cover album ini menjadi sebuah cover album yang pengambilan art stylenya sangat menarik dan selaras dengan judul dan bait-bait di lagunya.

    Mengingat di liriknya sendiri yang sangat menggambarkan cover albumnya sendiri di bagian “Dunia di kala senja teduh pelita” sangat menggambarkan ke sejukan dari pengambilan warnanya sendiri

    Art Deco sendiri, sebuah art style yang mengombinasikan bentuk geometris yang tegas dan sisi bangunan yang melengkung.

    Penggunaan Art Deco pada cover album ini juga membuat designnya sangat masuk kepada si lagu dengan lirik-lirik yang sederhana namun elegan

    Mungkin yang terakhir, ada dari band dalam negeri lagi. Dengan album “selamat datang di ujung dunia” Lomba sihir band yang di dalamnya di isi musisi hebat indonesia ini, ingin menggambarkan jakarta dalam satu frame.

    Yang menarik dari cover album tersebut adalah inspirasinya. Cover album ini terinspirasi dari sebuah video yang viral kurang lebih 13 tahun yang lalu. Dalam video tersebut menggambarkan jakarta dalam satu frame mulai dari kepadatannya, budayanya, orang-orang dan suasanya.

    https://youtu.be/ex-50LhyqEc?si=3n_mYMlB5dIlq6MJ

    Menariknya, Lomba sihir menggunakan ide tersebut untuk cover albumnya dan mereka menempatkan banyak referensi bukan hanya dari video yang pernah viral, tapi dari kebiasaan kebiasaan orang jakarta juga.

    Lomba sihir menghadirkan referesi sangat detail, mulai dari koran yang berserakan di jalanan, Manusia silver, PNS, Preman, Supir Bajaj, Tukang bakso, Intel, Warung Kopi, Ucapan Selamat, onde onde, orang menonton bola sambil ronda, Ibu-Ibu arisan sampai Ojek online.

    Dari referensi tersebut Lomba sihir membuat sebuah set yang di dalamnya bisa di masukan semua unsur yang berkaitan dengan Ibu Kota. Yang membuat cover album ini semakin menarik adalah mereka mengambil ide-ide sederhana yang jarang orang perhatikan.

    Dari isu Ibu Kota yang sederhana mereka membuat sebuah karya yang sangat berbeda dengan band band lainnya. Mereka sangat memikirkan detail kecil yang bahkan orang orang yang melakukan kegiatan sehari hari mereka tidak perhatikan.

    Sangat sulit membuat ide tentang sebuah situasi yang menggambarkan kericuhan, kepengapan, konflik di satukan menjadi satu konsep yang menggambarkan Kericuhan Ibu Kota.

    (Syahrul Nanda Ramadhan, November 2024)

  • ANALISIS MATERIALITAS DALAM AUDITOR TERKAIT DENGAN MANIPULASI LAPORAN KEUANGAN PT. GARUDA INDONESIA

    Materialitas merupakan sebuah standar audit, khususnya terhadap standar pekerjaan lapangan dan standar pelaporan. Materialitas merupakan besarnya informasi akuntansi yang apabila terjadi penghilangan atau salah saji, yang dilihat dari keadaan yang melingkupinya, dapat mengakibatkan perubahan atas atau pengaruh terhadap pertimbangan orang yang meletakan kepercayaan terhadap informasi tersebut, karena adanya penghilangan atau salah saji itu.

    Namun walaupun telah menjadi sebuah standar audit masih banyak mengenai pelanggaran materialitas yang terjadi di Indonesia, salah satunya yang sering dilanggar mengenai standar audit yaitu salah saji laporan keuangan. Manipulasi keuangan sering terjadi dibeberapa perusahaan yang ada di Indonesia dan tidak memenuhi standar pelaporan yang memang sudah ditetapkan mengenai hal tersebut demi keuntungan pribadi.

    Manipulasi keuangan marak terjadi di Indonesia demi memenuhi keuntungan pribadi atupun perusahaan untuk memperindah kinerja perusahaan serta untuk meningkatkan investor yang ingin menanam saham pada perusahaan tersebut.

    Garuda Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang melanggar kode etik mengenai pelanggaran materialitas terhadap standar audit yaitu manipulasi laporan keuangan demi memenuhi keuntungan perusahaan yang tidak memenuhi standar pelaporan yang menyebabkan terjadinya opini auditor mengenai kelangsungan hidup perusahaan.

    Mengapa terjadi pelanggaran materialitas audit di Garuda Indonesia? Bagaimana terjadi manipulasi laporan keuangan di Garuda Indonesia? Apakah adanya kekhawatiran opini auditor mengenai kelangsungan hidup perusahaan?

    Materialitas adalah besarnya informasi akuntansi yang apabila terjadi penghilangan atau salah saji, dilihat dari keadaan yang melingkupinya, mungkin dapat mengubah atau mempengaruhi pertimbangan orang yang meletakkan kepercayaan atas informasi tersebut. Hal ini dilakukan dengan memperhitungkan keadaan yang melingkupi dan perlu melibatkan baik pertimbangan kuantitatif maupun kualitatif, sebagai akibat interaksi antara pertimbangan kuantitatif dan kualitatif dalam mempertimbangkan materialitas, salah saji yang jumlahnya relative kecil yang ditemukan oleh auditor dapat berdampak material terhadap laporan keuangan.

    Financial Accounting Standard Board (FASB) mendefinisikan materialitas sebagai : “Besarnya suatu penghapusan atau salah saji informasi keuangan yang, dengan memperhitungkan situasinya, menyebabkan pertimbangan yang dilakukan oleh orang yang mengandalkan pada informasi  tersebut akan berubah atau terpengaruh oleh penghapusan atau salah saji tersebut.”

    Definisi diatas mengharuskan auditor untuk mempertimbangkan keadaan-keadaan yang berhubung dengan satuan usaha (perusahaan klien), dan informasi yang diperlukan oleh mereka yang akan mengandalkan pada laporan keuangan yang telah diaudit. Karena tanggung jawab menentukan apakah laporan keuangan salah saji secara material, auditor harus, berdasarkan temuan salah saji yang material, menyampaikan hal itu kepada klien sehingga bisa dilakukan tindakan koreksi.

    Konsep materialitas mengakui bahwa beberapa hal, baik secara individual atau keseluruhan, adalah penting bagi kewajaran penyajian laporan keuangan sesuai dengan prinsip prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Sedangkan beberapa hal lainnya adalah tidak penting. Auditor mengikuti lima langkah yang saling terkait erat dalam menerapkan materialitas.

    Langkah – langkah dalam Penerapan Materialitas

    Merencanakan luas pengujian

    Langkah 1 : Menetapkan pertimbangan pendahuluan tentang materialitas

    Langkah 2 : Mengalokasikan pertimbangan pendahuluan tentang materialitas segmen-segmen

    Mengevaluasi hasil-hasil

    Langkah 3 : Mengestimasi total salah saji dalam segmen

    Langkah 4 : Memperkirakan salah saji gabungan

    Langkah 5 : Membandingkan salah saji gabungan dengan pertimbangan pendahuluan atau yang direvisi  tetentang materialitas

    Laporan keuangan mengandung salah saji material apabila laporan keuangan tersebut mengandung salah saji yang dampaknya, secara individual atau keseluruhan, cukup signifikan sehingga dapat mengakibatkan laporan keuangan tidak disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.Salah saji dapat terjadi sebagai akibat dari kekeliruan atau kecurangan.

    Istilah kekeliruan berarti salah saji atau penghilangan yang tidak disengaja jumlah atau pengungkapan dalam laporan keuangan. Kekeliruan mencakup: Kesalahan dalam pengumpulan atau pengolahan data yang menjadi sumber penyusunan laporan keuangan, estimasi akuntansi yang tidak masuk akal yang timbul dari kecerobohan atau salah tafsir fakta dan kekeliruan dalam penerapan prinsip akuntansi yang berkaitan dengan jumlah, klasifikasi, cara penyajian, atau pengungkapan.

    Pentingnya Konsep Materialitas dalam Audit atas Laporan Keuangan

    Dalam audit atas laporan keuangan, auditor tidak dapat memberikan jaminan bagi klien atau pemakai laporan keuangan yang lain, bahwa laporan keuangan auditan adalah akurat karena auditor yang bersangkutan tidak memeriksa setiap transaksi yang terjadi dalam tahun yang diaudit dan tidak dapat menentukan apakah semua transaksi yang terjadi telah dicatat, diringkas, digolongkan, dan dikompilasi secara semestinya ke dalam laporan keuangan. Oleh karena itu, dalam audit atas laporan keuangan, auditor memberikan keyakinan (assurance) sebagai berikut, auditor dapat memberikan keyakinan bahwa jumlah-jumlah yang disajikan dalam laporan keuangan beserta pengungkapannya telah dicatat, diringkas, digolongkan, dan dikompilasi, auditor dapat memberikan keyakinan bahwa ia telah mengumpulkan bukti audit kompeten yang cukup sebagai dasar memadai untuk memberikan pendapat atas laporan keuangan auditan dan auditor dapat memberikan keyakinan, dalam bentuk pendapat (atau memberikan informasi, dalam hal terdapat perkecualian), bahwa laporan keuangan sebagai keseluruhan disajikan secara wajar dan tidak terdapat salah saji material karena kekeliruan dan ketidakberesan.

    Dengan demikian ada dua konsep yang mendasari keyakinan yang diberikan oleh auditor yaitu: konsep materialitas yang menunjukkan seberapa besar salah sajinya dan konsep risiko audit yang menunjukkan tingkat risiko kegagalan auditor untuk mengubah pendapatnya atas laporan keuangan yang sebenarnya berisi salah saji material.

    Materialitas pada Tingkat Laporan Keuangan

    Auditor menggunakan dua cara dalam menerapkan materialitas. Pertama auditor menggunakan materialitas dalam perencanaan audit, kedua pada saat mengevaluasi bukti-bukti audit dalam pelaksanaan audit. Pada saat merencanakan audit, auditor perlu membuat estimasi materialitas karena terdapat hubungan yang terbalik antara jumlah dalam laporan keuangan yang dipandang material oleh auditor dengan jumlah pekerjaan audit yang diperlukan untuk menyatakan kewajaran laporan keuangan. Jadi auditor harus mempertimbangkan dengan baik penaksiran materialitas pada tahap perencanaan audit. Jika auditor menentukan jumlah materialitas terlalu rendah, auditor akan mengkonsumsi waktu dan usaha yang sebenarnya tidak diperlukan. Sebaliknya jika auditor menentukan jumlah rupiah materialitas terlalu tinggi auditor akan mengabaikan salah saji yang signifikan sehingga ia memberikan pendapat wajar tanpa pengecualian untuk laporan keuangan yang sebenarnya berisi salahsaji material.

    Laporan mengandung salah saji material jika laporan tersebut berisi kekeliruan atau kecurangan yang dampaknya, secara indifidual atau secara gabungan. Dalam perencanaan audit, auditor harus menyadari bahwa terdapat lebih dari satu tingkat materialitas yang berkaitan dengan laporan keuangan tersebut. Kenyataannya setiap laporan keuangan dapat memiliki lebih dari satu materialitas berkaitan dengan laporan keuangan tersebut, kenyataannya setiap laporan keuangan dapat memiliki lebih dari satu materialitas.

    Manipulasi Laporan Keuangan

    Manipulasi laporan keuangan dapat berupa salah saji atau pengabaian jumlah yang dilakukan dengan sengaja untuk menunjukkan kepada stakeholder bahwa perusahaan memiliki kinerja yang baik. Manipulasi atau kecurangan dalam penyajian laporan keuangan tersebut dapat terjadi apabila perusahaan tidak menerapkan manajemen risiko yang baik, yang mengakibatkan perusahaan tidak siap dalam menghadapi risiko, sehingga menimbulkan kerugian.

    Pengaruh Materialitas terhadap Opini Audit

    Materialitas sangat diperlukan auditor untuk memberikan opini. Apabilan kesalahannya tidak material mungkin tidak akan mempengaruhi opini yang akan diberikan oleh auditor. Sedangkan kesalahan yang material bisa juga mempengaruhi jenis opini yang akan diberikan di luar opini wajar tanpa pengecualian. Pada umumnya, terdapat tiga tingkatan materialitas untuk mempertimbangkan jenis laporan audit yang harus dibuat, yaitu jumlahnya tidak material, jumlahnya cukup material namun tidak melemahkan laporan keuangan secara keseluruhan, dan kesalahan dalam jumlah sangat material sehingga kebenaran keseluruhan laporan keuangan diragukan yaitu, jumlahnya tidak material, jumlahnya cukup material namun tidak melemahkan laporan keuangan secara keseluruhan dan kesalahan dalam jumlah sangat material sehingga kebenaran keseluruhan laporan keuangan diragukan.

    Tanggung Jawab terhadap Masalah Going Concert

    Kelangsungan hidup entitas dipakai sebagai asumsi dalam pelaporan keuangan sepanjang tidak terbukti adanya informasi yang menunjukkan hal yang berlawanan. Biasanya, informasi yang secara signifikan berlawanan dengan asumsi kelangsungan hidup entitas adalah berhubungan dengan ketidakmampuan entitas dalam memenuhi kewajibannya pada saat jatuh tempo tanpa melakukan penjualan sebagian besar aset kepada pihak luar melalui bisnis biasa, restrukturisasi likuiditas, perbaikan operasi yang dipaksakan dari luar dan kegiatan serupa lainnya. Auditor bertanggung jawab untuk mengevaluasi apakah terdapat kesangsian besar terhadap kemampuan entitas dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya untuk periode waktu yang pantas, dengan cara: Auditor mempertimbangkan apakah hasil prosedur yang dilaksanakan dalam perencanaan, pengumpulan bukti audit untuk berbagai tujuan audit, dan penyelesaian auditnya, dapat mengidentifikasi keadaan atau peristiwa yang secara keseluruhan menunjukkan adanya kesangsian besar mengenai kemampuan entitas dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam jangka waktu pantas. Mungkin diperlukan untuk memperoleh informasi tambahan mengenai kondisi dan peristiwa beserta bukti- bukti yang mendukung informasi yang mengurangi kesangsian auditor. Jika auditor yakin bahwa terdapat kesangsian besar mengenal kemampuan entitas dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam jangka waktu yang patas ia harus: Memperoleh informasi mengenai rencana manajemen yang editujukan untuk mengurangi dampak kondisi dan peristiwa tersebut, menentukan apakah kemungkinan bahwa rencana tersebut dapat secara efektif dilaksanakan, setelah auditor mengevaluasi rencana manajemen, ia mengambil kesimpulan apakah ia masih memiliki kesangsian besar mengenal kemampuan entitas dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam jangka waktu pantas.

    Auditor tidak bertanggung jawab untuk memprediksi kondisi atau peristiwa yang akan datang. Fakta bahwa entitas kemungkinan akan berakhir kelangsungan hidupnya setelah menerima laporan dari auditor yang tidak memperlihatkan kesangsian besar, dalam jangka waktu satu tahun setelah tanggal laporan keuangan, tidak berarti dengan sendirinya menunjukkan kinerja audit yang tidak memadai. Oleh karena itu tidak dicantumkannya kesangsian besar dalam laporan auditor tidak seharusnya dipandang sebagai jaminan mengenai kemampuan entitas dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya.

    Pertimbangan dampak informasi kelangsungan hidup entitas terhadap laporan auditor

    Bila setelah mempertimbangkan dampak kondisi dan peristiwa auditor tidak menyangsikan kemampuan entitas dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam jangka waktu pantas, maka auditor memberikan pendapat wajar tanpa pengecualian. Apabila setelah mempertimbangkan dampak peristiwa auditor menyangsikan kemampuan satuan usaha dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam jangka waktu pantas maka auditor wajib mengevaluasi rencana manajemen. Dalam hal entitas tidak memiliki rencana manajemen atau auditor berkesimpulan bahwa rencana manajemen entitas tidak dapat secara efektif mengurangi dampak negatif kondisi atau peristiwa tersebut maka auditor menyatakan tidak memberikan pendapat.

    Apabila auditor telah berkesimpulan bahwa rencana manajemen dapat secara efektif dilaksanakan maka auditor harus mempertimbangkan mengenai kecukupan pengungkapan mengenal sifat dan dampak kondisi dan peristiwa yang semula menyebabkan ia yakin adanya kesangsian mengenai kelangsungan hidup entitas dan rencana manajemen. Apabila auditor berkesimpulan bahwa pengungkapan tersebut memadai maka ia akan memberikan pendapat wajar tanpa pengecualian dengan paragraf penjelasan mengenai kemapuan satuan usaha dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya. Jika auditor berkesimpulan bahwa pengungkapan tersebut tidak memadai maka ia akan memberikan pendapat wajar dengan pengecualian atau pendapat tidak wajar karena terdapat terdapat penyimpangan dari prinsip akuntansi yang berlaku umum.

    Terjadinya Pelanggaran Materialitas di PT. Garuda Indonesia

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memutuskan bahwa PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melakukan kesalahan   terkait   kasus   penyajian   Laporan   Keuangan   Tahunan   per   31   Desember   2018.   PT   Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah terbukti melanggar : Pasal 69 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (UU PM)“(1) Laporan keuangan yang disampaikan kepada Bapepam wajib disusun berdasarkan prinsipakuntansi yang berlaku umum. (2) Tanpa mengurangi ketentuan sebagaimana dimaksud dalamayat (1), Bapepam dapat menentukan ketentuan akuntansi di bidang Pasar Modal.” Peraturan   Bapepam   dan   LK   Nomor  VIII.G.7   tentang   Penyajian   dan   Pengungkapan   LaporanKeuangan Emiten dan Perusahaan Publik. Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 8 tentang Penentuan Apakah Suatu Perjanjian Mengandung Sewa. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 30 tentang Sewa

    Terjadinya Manipulasi Keuangan di PT. Garuda Indonesia

    Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menjatuhkan sanksi kepada PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA)atas   kasus   klaim   laporan   keuangan   perseroan   yang   menuai   polemik.   Beberapa   sanksi   yang dijatuhkan antara lain denda senilai Rp 250 juta dan restatement atau perbaikan laporan keuangan perusahaan dengan paling lambat tanggal 26 Juli 2019.

    Opini Auditor Terhadap Pelanggaran Materialitas

    Dengan terjadinya pelanggaran materialitas yang terjadi yaitu salah saji laporan keuangan yang dimanipulasi oleh garuda Indonesia opini auditor mengenai hal ini yaitu kekhawatiran terhadap kelangsungan perusahaan kedepannya dengan pandangan auditor akan terjadinya penurunan kepercayaan masyarakat terhadap garuda Indonesia yang melakukan pelanggaran materialitas dan keberlangsungan investor terhadap penanaman saham di Garuda Indonesia serta merusak citra Garuda Indonesia sebagai perusahaan yang go public.

    Pelanggaran Materialitas di PT. Garuda Indonesia

    Mengapa terjadi pelanggaran materialitas di Garuda Indonesia dikarenakan tidak memenuhi standar audit dan pelaporan serta terjadinya penyajian yang salah dan pengabaian jumlah yang dilakukan dengan sengaja untuk menunjukkan kepada stakeholder bahwa perusahaan memiliki kinerja yang baik. ni bermula pada 24 April 2019 atau saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Garuda Indonesia.

    Salah satu agendanya mengesahkan laporan keuangan tahunan 2018. Diketahui dalam laporan keuangan 2018, Garuda mencatat laba bersih US$ 809,85 riibu atau setara Rp 11,33 miliar (kurs Rp 14.000). Laba tersebut ditopang salah satunya oleh kerja sama antara Garuda dan PT Mahata Aero Terknologi. Kerja sama itu nilainya mencapai US$ 239,94 juta atau sekitar Rp 2,98 triliun. Dana itu masih bersifat piutang tapi sudah diakui sebagai pendapatan. Alhasil, perusahaan yang sebelumnya merugi kembali mendapatkan laba

    Kejanggalan ini terendus oleh dua komisaris Garuda Indonesia. Keduanya yakni Chairal Tanjung dan Dony Oskaria yang enggan menandatangani laporan keuangan 2018. Kisruh berlanjut hingga Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) Kementerian Keuangan ikut mengaudit permasalahan tersebut. PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga BPK juga ikut melakukan audit.PPPK dan OJK pun akhirnya memutuskan bahwa ada yang salah dalam sajian laporan keuangan GIAA 2018. Perusahaan diminta untuk menyajikan ulang laporan keuangannya dan perusahaan kena denda Rp 100 juta.
    Direksi yang tanda tangan laporan keuangan dikenakan masing-masing Rp 100 juta. Ketiga, secara kolektif direksi dan Komisaris minus yang tidak tanda tangan, dikenakan kolektif Rp 100 juta jadi tanggung enteng.
    BEI selaku wasit pasar modal juga memberikan sanksi atas hasil audit terhadap laporan keuangan GIAA. Sanksi atas audit yang diberikan terhadap laporan keuangan kuartal I-2019.

     BEI juga mengenakan sanksi berupa Peringatan Tertulis III dan denda sebesar Rp 250 juta kepada PT Garuda Indonesia Tbk. Sanksi itu sesuai dengan Peraturan BEI Nomor I-H tentang Sanksi.Akhirnya hari ini manajemen Garuda Indonesia kembali menyajikan Laporan Keuangan 2018, Garuda Indonesia mencatatkan net loss atau rugi bersih sebesar US$ 175,028 juta atau sekitar Rp 2,4 triliun (kurs Rp 14.000). Laporan ini berbeda dari sajian sebelumnya, di mana dicatatkan laba sebesar US$ 5,018 juta. Dalam laporan keuangan Garuda 2018 yang disajikan kembali, pendapatan usaha tercatat sebesar US$ 4,37 miliar, tidak mengalami perubahan dari laporan pendapatan sebelumnya. Sementara itu, pendapatan usaha lainnya (pendapatan lain-lain) terkoreksi menjadi US$ 38,8 juta dari sebelumnya US$ 278,8 juta. Sementara itu, pada laporan restatement Garuda Indonesia pada periode kuartal I-2019 tercatat mengalami sejumlah penyesuaian pada indikator aset menjadi sebesar US$ 4,328 juta dari sebelumnya US$ 4,532 juta. Adapun perubahan total indikator aset tersebut diakibatkan oleh penyesuaian pada pencatatan piutang lain-Lain menjadi sebesar US$ 19,7 juta dari sebelumnya sebesar US$ 283,8 juta. Aset pajak tangguhan juga mengalami penyesuaian menjadi US$ 105,5 juta dari sebelumnya US$ 43,5 juta.

    Mengenai hal ini manajemen dianggap tidak mampu memenuhi tanggung jawab secara going concert  dalam prinsip materialitas karena dianggap tidak mampu memenuhi tanggung jawab yang sebagaimana mestinya dikarenakan setelah di audit eksternal dengan pengumpulan bukti yang dikumpulkan dan ada bahwa perusahaan terbukti tidak memenuhi prosedur materialitas yang sebagaimana mestinya dibuat mengenai penyajian laporan keuangan, dengan adanya evaluasi dan hasil tersebut auditor dan pihak pemerintahan akhirnya mengambil Langkah untuk mengganti rencana serta structural manajemen yang dianggap tidak memenuhi tanggung jawab tersebut sehingga tidak memenuhi going concert materialitas yang memang harus dievaluasi oleh auditor.

    Manipulasi Laporan Keuangan di Indonesia di PT. Garuda Indonesia

    Laporan keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) 2018 sedang jadi sorotan. Perolehan laba bersih mengalami  kejanggalan ,pada 2018 GIAA mencatatkan laba bersih US$ 809,85 ribu atau setara Rp 11,33 miliar (kurs Rp 14.000). Laba itu berkat melambungnya pendapatan usaha lainnya yangtotalnyamencapai US$ 306,88 juta.Ternyata ada dua komisaris yang enggan menandatangani laporan keuangan itu. Mereka merasa keberatan dengan pengakuan pendapatan atas transaksi Perjanjian Kerja Sama Penyediaan Layanan Konektivitas Dalam Penerbangan, antara PT Mahata Aero Teknologi dan PT Citilink Indonesia.

    Pengakuan itu dianggap tidak sesuai dengan kaidah Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) nomor23. Sebab manajemen Garuda Indonesia mengakui pendapatan dari Mahata sebesar US$ 239.940.000, yang diantaranya sebesar US$ 28.000.000 merupakan bagian dari bagi hasil yang didapat dari PT Sriwijaya Air. Padahal uang itu masih dalam bentuk piutang, namun diakui perusahaan masuk dalam pendapatan. Namun pemegang saham terbesar yakni Pemerintah berpandangan sebaliknya. Mereka menyetujui laporan keuangan tersebut. Menurut Ekonom Indef Enny Sri Hartati apa yang dilakukan Garuda Indonesia termasuk manipulasi penyajian laporan keuangan. Jika terungkap maka akan merusak citra perusahaan. “Itu namanya manipulasi pelaporan. Kan piutang artinya pendapatan belum tertagih. Jadi piutang tetap piutang.

    Opini Auditor terhadap Pelanggaran Materialitas di PT. Garuda Indonesia

    Mengenai pelanggaran yang terjadi opini auditor mengenai pembahasan tersebut yaitu : Memberikan opini mengenai laporan keuangan yang salah saji untuk dimodifikasi sebagaimana mestinya. Opini yang dimodifikasi merupakan laporan keuangan yang tidak wajar yang memang tidak memadai standar materialitas audit.

    Namun mengenai pengaruh opini terhadap pelanggaran yang terjadi juga menyebabkan Garuda Indonesia mempunyai dampak dari opini tersebut yaitu : Menyebabkan ketidakpercayaan di antara kalangan laporan penyaji keuangan yang ada di Garuda Indonesia Investor atau Kreditor akan lebih berhati-hati terhadap keandalan yang akan terjadi dilaporan keuangan selanjutnya karena kekeliruan penyajian laporan keuangan

    Opini yang dibahas oleh auditor disampaikan secara jujur dan transparan mengenai masalah yang memang terjadi di Garuda Indonesia, Opini yang dimodifikasi serta direkomendasi oleh auditor mengindikasikan bahwa terdapat masalah pada penyajian laporan keuangan.

    Dampak dari opini auditor setelah mengevaluasi Garuda Indonesia yaiitu perusahaan dianggap dapat terus memberlangsungkan operasional perusahaan dalam jangka waktu pantas sehingga perusahaan diberi evaluasi manajemen dengan pergantian structural manajemen yang terjadi di PT. Garuda Indonesia serta terjai pengungkapan bahwa laporan keuangan dengan terjadinya penyimapngan dan manipulasi alokasi sebagaimana harusnya dicatat maka hal tersebut tidak memadai maka auditor yang terjadi berpendapat tidak wajar karena terdapat terdapat penyimpangan dari prinsip akuntansi yang berlaku umum.

    Referensi :

    Arum. (2013). Pengaruh Materialitas Dalam Opini Laporan Keuangan

    Romys, B. (2022). Korupsi di Garuda Rp 8,8 Triliun Rupanya Terjadi Sejak 2005 https://www.cnbcindonesia.com/market/2022062808182017350881/korupsidigarudarp88triliunrupanyaterjadisejak2005#:~:text=Jakarta%2C%20CNBC%20Indonesia%20%2D%20Kasus20dugaan,oleh%20Kejaksaan%20Agung%20(Kejagung)

    Jaya. (2018). Analisa Kasus Audit Pt Garuda Indonesia Tahun 2018 https://www.studocu.com/id/document/universitas-pakuan/konsentrasi-auditing/analisa-kasus-audit-pt-garuda-indonesia-tahun-2018/7579679

    Mulyawan, R. (2019). Ditemukan Pelanggaran pada Audit Laporan Keuangan Garuda, Izin AP Kasner Sirumapea Dibekukan

    https://pppk.kemenkeu.go.id/in/post/ditemukan-pelanggaran-pada-audit-laporan-keuangan-garuda,-izin-ap-kasner-sirumapea-dibekukan

    Imagama. (2020). Kasus Garuda Indonesia, Riwayatmu Kini

    https://imagama.feb.ugm.ac.id/kasus-garuda-indonesia-riwayatmu-kini

    Puradireja, K. d. (1997). Auditing, Edisi 5, Cetakan ke 1. Jakarta: Selemba Empat. Ely Suhayati, 2021. Auditing: Teori dan Praktik Dasar Pemeriksaan Akuntan Publik. Rekayasa Sains.

  • Pentingnya komunikasi dalam sebuah team di bola basket

    41821165 – Arif Fadillah – IK 5 (KWU hari rabu)

    Bola basket adalah jenis olahraga yang sangat bergantung pada kecepatan pengambilan keputusan, koordinasi tim, dan kerja sama tim. Dalam situasi seperti ini, komunikasi sangat penting untuk memastikan bahwa setiap pemain tetap konsisten dalam menyerang dan bertahan. Bola basket bermain sangat cepat. Kondisi dapat berubah dalam hitungan detik, dan keputusan harus diambil dalam hitungan detik. Oleh karena itu, tanpa komunikasi yang efektif, pemain tidak akan dapat mengantisipasi gerakan lawan atau rekan setim mereka. Misalnya, saat serangan terjadi, pemain harus memberi tahu rekan setim mereka posisi mereka agar permainan bola dapat berjalan dengan cepat dan tepat. Akan lebih sulit untuk menciptakan peluang dan mengatur serangan jika tidak ada komunikasi verbal atau non-verbal.

    Tim memiliki rencana untuk menghadapi lawan setiap pertandingan. Pola serangan tertentu, cara bertahan, atau bahkan reaksi terhadap situasi tertentu, seperti timeout atau situasi krusial, dapat menjadi komponen dari strategi ini. Komunikasi yang efektif membantu tim mempertahankan rencana permainan. Misalnya, seorang point guard mungkin perlu memberi tahu rekan setimnya tentang formasi serangan yang akan digunakan atau memberi instruksi cepat saat serangan dimulai. Strategi dapat tidak berjalan dengan baik jika tidak ada komunikasi yang jelas. Dalam pertahanan, komunikasi sangat penting. Pemain dalam pertahanan tim, terutama dalam strategi seperti “switching” atau mengganti penjagaan pemain, harus saling memahami posisi lawan, termasuk apakah mereka harus mengganti penjaga atau menutup celah yang terbuka. Kebingungan yang disebabkan oleh komunikasi yang buruk dapat menyebabkan kesalahan posisi, yang akan memberi lawan kesempatan yang mudah.

    Oleh karna itu setiap hari harus ditekankan bahwa belajar berkomunikasi sebagai tim basket adalah penting. Latihan atau bahkan penguasaan bola tidak boleh berlalu begitu saja tanpa komunikasi yang baik dari tim. Jika ada masalah, harus mengingatkan tim kita tentang pentingnya hal itu. Permasalahan yang tidak dapat diselesaikan harus dihindari. Komunikasi tidak selalu terdengar sama. Ketika seorang pemain berbicara di kedua sisi lapangan, mereka harus mengatakan sesuatu yang relevan dengan situasi yang akan membantu rekan setimnya. Kita semua telah menyaksikan latihan pertahanan bola basket dan olahraga lainnya di mana para pemain hanya berbicara tetapi tidak memberikan komentar yang berguna karna akan membuat team tersebut turun secara mental dan tim seperti itu tidak boleh ada.

    Jika kita menanyakan kepada pemain basket mengapa mereka tidak berkomunikasi di pertandingan sebelumnya, salah satu jawaban utama yang akan mereka berikan adalah, “Saya berkomunikasi, tetapi mereka pasti tidak mendengar saya.” Jawaban itu mungkin benar, tetapi jangan sampai kita menyebarkan jawaban seperti itu ke dalam tim . Komunikasi itu penting, Komunikasi dengan nada rendah atau halus tidak akan berhasil ketika berjalannya pertandingan karena kerasnya suara musik pertandingan dan sorak sorakan supporter. Oleh sebab itu kita harus memastikan bahwa tim basket harus saling berbicara satu sama lain dengan suara yang keras. Jenis komunikasi seperti itu juga membantu, membuat tim lawan merasa diintimidasi, jika mereka mendengar tim kita berbicara satu sama lain dan mengubah nada secara defensif, mereka akan berpikir dua kali apakah mereka dapat mencetak point.

    Komunikasi tidak harus dilakukan dengan keras sehingga semua orang dapat mendengarnya, tetapi juga harus dilakukan lebih awal sehingga pemain memiliki waktu cukup untuk bereaksi seperti screen on ball, off ball, V-cut, L-cut (nama – nama gerakan yang ada di dalam permainan bola basket). Komunikasi terkadang membutuhkan waktu, jadi pemain harus mulai belajar saling memahami komunikasi yang di samapaikan oleh rekan seteam nya, hal tersebut sangat mudah untuk saat posisi ofensif dan defensif, jika rekan setim cepat mencapai kepahaman yang sama.

    Komunikasi positif tidak hanya berarti mengatakan, “usaha yang bagus” jika seseorang melakukan Turnover/kesalahan atau permainan berjalan dengan baik. Tetapi, komunikasi harus meningkatkan keadaan daripada memperburuknya. Dalam situasi di mana dua pemain melakukan kesalahan dan kehilangan bola, mereka harus berkumpul dan berbicara tentang cara yang tepat untuk memperbaiki masalah tersebut pada saat berikutnya. Mereka tidak perlu menyalahkan satu sama lain karena melakukan kesalahan. Pentingnya memiliki tim basket yang baik dalam komunikasi sehingga dapat lepas dari keadaan tertakan sekaligus.

    Contoh Komunikasi yang digunakan dalam permainan bola basket :

    • Contoh komunikasi saat situasi pertahanan menggunakan zone defens atau man-to-man.

    Pemain A melihat Pemain X, lawan yang dijaganya, bergerak ke sisi lain lapangan. Sementara itu, Pemain Y dari Tim Born mencoba memblokir Pemain B, membuat Pemain B harus beralih ke pemain lain. Pemain A memberi tahu Pemain B bahwa mereka harus saling bertukar penjagaan dengan berteriak, “Switch!” Pemain B langsung mengikuti pemain lawannya setelah mendengar instruksi ini, dan Pemain A bertanggung jawab menjaga Pemain Y. Dalam contoh ini kita bisa membayangkan komunikasi yang saling memahami membuat kelancaran dalam bertahan. Tim A dapat mempertahankan kekompakan pertahanan tanpa pemain musuh yang bebas/terbuka dengan komunikasi yang jelas, mengurangi peluang Tim B untuk mencetak angka.

    • Contoh komunikasi saat melakukan serangan.

    Pemain A sebagai Point Guar (PG), Pemain B sebagai Center (C), akan melakuukan gerakan pick and roll

    Pemain A berlari membawa bola ke arah Pemain B dan kemudian memberi sinyal untuk melakukan pick and roll. Sebelum melakukan pick, Pemain A berteriak, “Pick!” untuk memberi tahu Pemain B agar siap memberikan screen (pick). Begitu Pemain B memberikan pick, Pemain A dengan cepat bergerak melewati pemblokiran tersebut. Kemudian, Pemain A memberi tahu Pemain B untuk bergerak ke ring dengan berteriak, “Roll!”, memberi tahu Pemain B untuk bergerak lebih dekat ke ring. Namun dengan berkembangan jaman komunikasi ini biasanya cukup dengan satu sigyal/kode untuk melakukannya. Tim A dapat melakukan serangan yang terkoordinasi dengan baik dan membiarkan Pemain A dan Pemain B mencetak poin karena komunikasi verbal yang cepat dan jelas. Tanpa komunikasi ini, pemain bisa salah posisi dan serangan menjadi kacau.

    • Contoh komunikasi untuk transisi cepat.

    Tim A melakukan steal (Mencuri bola dari lawan) dan melakukan transisi cepat ke daerah lapang lawan untuk mencetak poin cepat.

    Pemain C dari Tim A segera melihat ke arah rekan-rekannya yang berlari ke depan setelah berhasil mencuri bola dari lawan. Pemain C memberi sinyal “Go-Go-GO” kepada seluruh tim untuk bergerak menuju ring lawan dengan cepat. Pemain D dan E segera berlari menyelusuri sisi lapangan dan mengisi posisi untuk menerima umpan cepat saat Pemain C melihat Pemain D semakin dekat dengan ring dan berteriak, “Sisi kanan! atau Pass! “, memberi tahu bahwa Pemain D siap menerima umpan dari sisi kanan lapangan. Tim A mungkin terhambat dan peluang untuk mencetak skor hilang jika tidak ada komunikasi yang jelas untuk memastikan bahwa setiap pemain berada di posisi yang tepat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut. Serangan balik yang cepat ini memungkinkan skor mudah melalui serangan balik.

    • Contoh komunikasi untuk menghindari kesalahan dalam penembatan posisi (Calling for ball).

    Saat tim sedang menyerang, pemain A dan B berada di sisi lain lapangan. Saat pemain A memiliki bola, pemain B memanfaatkan ruang kosong di sisi lain untuk dirinya. Dengan komunikasi yang tepat, Pemain B dapat menerima bola di posisi yang ideal untuk mencetak angka tanpa kehilangan kesempatan karena kebingungan posisi. Jika Pemain B tidak berteriak, Pemain A mungkin tidak mengetahui posisi Pemain B dan mencoba menyerang dengan cara yang lebih sulit.

    Contoh komunikasi untuk melawan pertahanan zone defens lawan. Tim B bermain pertahanan zone defens, yang berarti pemain lawan melindungi area mereka secara keseluruhan (di daerah semi circle), pemain Tim A sedang berusaha memecahkan pertahanan wilayah ini.

    Sementara Pemain A berlari ke sudut lapangan untuk mencoba menarik perhatian pemain lawan, Pemain B sedang menunggu bola di dalam area (di bawah ring). Pemain A berteriak, “Cut!”, memberi tahu Pemain B untuk berlari ke arah ring dan memanfaatkan peluang ketika area sedikit kosong. Pemain B mendengarnya dan segera melakukan cutting (memotong pergerakan) ke arah ring, menerima umpan, dan mencetak angka. Pemain B mungkin tidak akan mengetahui posisi yang tepat untuk melakukan cutting (memotong pergerakan) jika tidak ada komunikasi. Akibatnya, kesempatan untuk mencetak angka mungkin hilang.

    Hambatan komunikasi dalam permainan bola basket

    Dalam pertandingan bola basket, hambatan komunikasi dapat terjadi karena berbagai alasan, yang dapat menyebabkan kesalahan dalam permainan dan memengaruhi kinerja tim. Berikut ini adalah beberapa contoh hambatan komunikasi yang mungkin terjadi:

    • Kebisingan dan suasana lapangan

    Suara penonton yang bersorak atau tim lawan, dapat sangat mengganggu saat pertandingan dimainkan di hadapan penonton penuh. Pemain sulit mendengarkan arahan atau peringatan dari rekan setim mereka.

    Contohnya : Pemain A dari Tim A berteriak kepada Pemain B untuk melakukan “switch” di pertahanan, tetapi karena suara penonton yang berisik, Pemain B tidak mendengarnya dan tetap mempertahankan penjagaannya, sementara Pemain A tidak bisa melakukan pergantian yang diperlukan. Akibatnya, pertahanan Tim B tertekan, dan Pemain B berhasil mencetak gol mudah. Dampaknya kesalahan dalam pengaturan pertahanan karena kurangnya komunikasi verbal yang jelas.

    • Kesalahpahaman

    Pemain yang memberikan instruksi mungkin tidak menyampaikan pesan dengan benar atau mungkin salah memahami apa yang dimaksud.

    Contohnya : Pemain B mendapati Pemain A berteriak, “Cut!” kepadanya, tetapi Pemain B mengira bahwa yang dimaksud adalah untuk memotong ke arah ring, bukan untuk bergerak ke luar. Pemain B kemudian berlari keluar, sementara Pemain A mengharapkan Pemain B berada di dalam untuk menerima umpan. Pada akhirnya, Pemain A terpaksa melempar umpan ke tempat yang salah, menghilangkannya dari peluang serangan. Kebingungan dan kegagalan strategi serangan dapat terjadi karena komunikasi yang tidak jelas.

    • Kurangnya koneksi Non-Verbal

    Selain komunikasi verbal, banyak aspek bola basket bergantung pada komunikasi non-verbal seperti kontak mata, gerakan tubuh, dan sinyal tangan. Ketika pemain bola basket tidak memperhatikan atau tidak memahami sinyal ini, mereka bisa bingung.

    Contohnya : Pemain A berusaha memberi isyarat dengan tangan bahwa mereka ingin melakukan “pick and roll”, tetapi Pemain B tidak melihat atau tidak memahami isyarat itu, dan akhirnya tidak bergerak untuk memberi pick. Pemain A kemudian terjebak dalam pertahanan lawan tanpa pilihan serangan yang jelas, dan bola akhirnya harus dipindahkan ke pemain lain. Ketika komunikasi non-verbal gagal, tim kesulitan menerapkan strategi yang telah ditetapkan, yang mengakibatkan serangan kurang efektif.

    • Kelelahan Fisik dan Mental

    Pemain mungkin mengalami kelelahan fisik dan mental di akhir pertandingan, yang dapat mengganggu kemampuan mereka untuk berkomunikasi.

    Contohnya : Pemain A yang sangat lelah dan tidak cukup bersemangat untuk memberikan instruksi verbal kepada rekan setimnya selama transisi yang cepat. Akibatnya, pemain B yang berlari ke arah ring tidak menerima sinyal untuk memotong, dan pemain serang lain tidak dapat mendapatkan bola. Lawan memiliki kesempatan untuk mencuri bola atau mencegah serangan.Kegagalan serangan atau pertahanan dapat disebabkan oleh kelelahan, yang mengurangi kemampuan untuk berkomunikasi dan membuat keputusan dengan cepat.

    • Ketidakpercayaan atau kurangnya kekompakan

    Dalam beberapa situasi, ketidakpercayaan atau ketidakkompakan di tim dapat menyebabkan masalah komunikasi. Akibatnya, pemain mungkin tidak merasa nyaman atau ragu untuk memberi instruksi kepada rekan setim mereka.

    Contohnya : Pemain A melihat Pemain C siap untuk tembakan sudut, tetapi karena Pemain C sering gagal dalam tembakan sebelumnya, Pemain A tidak memberikan umpan dan malah mencoba menyerang sendiri meskipun lawan sudah menguncinya. Pemain A mungkin menjadi bingung atau kehilangan kepercayaan rekan setimnya jika dia tidak memberi tahu Pemain C tentang pilihannya. Jika tidak ada kepercayaan dan komunikasi yang baik, orang dapat mengabaikan keputusan tim dan bertindak sendiri, yang mengurangi sinergi dan peluang tim untuk bekerja sama dengan baik.

    • Tidak adanya pemimpin dilapangan

    Setiap tim membutuhkan pemimpin lapangan yang dapat mengarahkan dan memberi instruksi dalam situasi kritis. Jika tidak ada seorang pemain yang dapat bertindak sebagai pemimpin komunikasi, masalah bisa muncul.

    Contohnya : Pemain tidak cukup percaya diri untuk memimpin tim atau memberi instruksi jelas saat momen penting terjadi, seperti saat skor ketat di akhir pertandingan. Pemain bingung siapa yang bertanggung jawab atas serangan atau pertahanan. Tanpa seorang pemimpin di lapangan, komunikasi menjadi tidak efektif, dan tim tidak terkoordinasi. Tim tidak dapat mengelola tekanan dengan baik tanpa kepemimpinan yang jelas. Mereka sering kehilangan peluang atau melakukan kesalahan yang tidak perlu.

    • Masalah Bahasa

    perbedaan bahasa atau aksen yang sulit dipahami dapat menyebabkan masalah komunikasi dalam tim yang terdiri dari pemain dengan latar belakang budaya atau bahasa yang berbeda.

    Contohnya : Pemain A yang berbicara dalam bahasa tertentu mungkin menghadapi kesulitan untuk berinteraksi dengan rekan setimnya yang berbicara dalam bahasa lain. Instruksi seperti “switch” atau “bantuan”, misalnya, mungkin sulit dipahami oleh beberapa pemain jika mereka tidak akrab dengan istilah tersebut atau jika mereka melakukan kesalahan pengucapan. Pemain yang tidak memahami instruksi secara menyeluruh dapat membuat kesalahan atau tidak bereaksi saat yang tepat, yang pada gilirannya berdampak pada kinerja tim.

    Mungkin sekian yang saya tulis mengenai komunikasi dalam permainan bola basket meliputi ( pentingnya komunikasi dalam olahraga basket, contoh komunikasi dalam olahraga basket, Contoh hambatan komunikasi dalam olahraga basket)

  • Desain Visual dan Pengaruhnya: Game Stardew Valley

    www.stardewvalley.net

    Stardew Valley adalah salah satu game indie paling terkenal dan berpengaruh terutama dikalangan penikmat game tipe RPG (simulation role-playing). Stardew Valley mudah ditemukan dan di download di berbagai perangkat. Game karya Eric Barone atau yang lebih dikenal dengan ConcernedApe ini menawarkan banyak hal kepada pemain. Tidak hanya fokus kepada kegiatan bertani, Stardew Valley juga menawarkan pengalaman petualangan dan story board yang menarik untuk pemain. Semua karakter NPC (non-playable character) pada game memiliki story arc masing-masing yang dapat dilihat oleh pemain jika pemain berinteraksi dengan NPC.

    Di Stardew Valley, selain jalan cerita serta opsi cara memainkannya, hal menarik lainnya adalah visual game itu sendiri. Mari kita bahas desain visual pada game Stardew Valley dengan teori yang ada pada teori desain dan pengaruhnya kepada pengalaman pemain.

    Teori Gestalt

    www.stardewvalley.net

    Dasarnya manusia memiliki kecenderungan untuk mencari cara memudahkan mereka menjalankan kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah dengan mengelompokkan suatu hal yang memiliki kesamaan, sebagian atau keseluruhannya. Otak manusia otomatis membuat pengelompokkan hal itu melalui visual yang ditangkap mata. Hal ini juga yang menyebabkan munculnya salah satu teori penting dalam yaitu Teori Gestalt yaitu menjelaskan bagaimana manusia memahami pola dan hubungan antar elemen visual.

    Pada desain, tidak henti-hentinya membahas dan menghubungkan tentang teori Gestalt. apa itu teori Gestalt? Teori Gestalt sendiri berasal dari ilmu psikologi. Teori ini dipelopori oleh seorang berkebangsaan Jerman yang bernama Max Wertheimer kemudian dikembangkan oleh tokoh-tokoh berikutnya yaitu Kurt Koffka, dan Wolfgang Köhler. Max Wertheimer (1880-1943) sebagai perintisnya memulai eksperimennya tentang pengamatan atau persepsi dan problem solving. Kurt Koffka, (1886-1941) memperkuatnya dengan merumuskan hukum-hukum pengamatan, kemudian Wolfgang Köhler (1887-1959) meneliti tentang insight pada simpanse. Mereka berkesimpulan bahwa seseorang cenderung mempersepsikan apa yang terlihat dari lingkungannya sebagai kesatuan yang utuh. Secara singkatnya Teori Gestalt adalah aliran pemikiran yang melihat pikiran dan perilaku manusia secara keseluruhan bahwa manusia tidak berfokus pada komponen yang terpisah, tetapi cenderung menganggap objek sebagai elemen dari sistem yang lebih kompleks (Cherry, K., 2024).

    Dalam desain, teori ini digunakan untuk menciptakan harmoni dan struktur dalam karya. Teori ini juga diterapkan pada game Stardew Valley, terlihat dalam cara elemen-elemen visualnya diatur.

    Penggunaan teori Gestalt dalam Stardew Valley terlihat pada prinsip Proximity (kedekatan posisi) dan Similarity (kesamaan bentuk). Elemen-elemen pada game, seperti pepohonan pinus dan rumput yang gampang ditemukan di daerah pegunungan; batu, logam mulia, dan batu mulia yang dapat ditemukan di Cave; atau item pada inventori yang digabungkan hingga sampai berjumlah angka tertentu, dikelompokan berdasarkan fungsi dan kesamaan visualnya. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pemain memahami hubungan elemen-elemen yang ada di game, sehingga menciptakan permainan yang tidak terlalu rumit.

    Prinsip selanjutnya adalah Continuity (kesinambungan pola) terlihat pada desain peta pada Stardew Valley. Jika melihat jalur, jalan setapak, dan sungai di dunia game Stardew Valley, mengarahkan pemain ke area penting seperti kota, pantai, dan tambang. Hal ini digunakan untuk memudahkan navigasi bagi pemain tanpa perlu petunjuk yang detail seperti perintah atau panah penunjuk.

    Closure (penutupan bentuk) adalah prinsip Gestalt yang ada di game Stardew Valley. Ditandai dengan Gaya seni pixel dalam Stardew Valley. di mana otak pemain melengkapi detail yang hilang dalam pentuk visual di elemen-elemen Stardew Valley. Seperti pohon dan alat pertanian yang terlihat sederhana karena menggunakan gaya seni pixel tetap dapat dikenali dengan mudah karena pola dan bentuknya mirip dengan seperti pohon dan alat pertanian yang sebenarnya.

    Penyampaian Emosi dan Suasana dengan Warna

    Johannes Itten (11 November 1888 – 25 Maret 1967) adalah seorang pelukis ekspresionis, desainer, guru, penulis, dan ahli teori Swiss yang terkait dengan aliran Bauhaus ( Staatliches Bauhaus ). Menurut Johannes Itten, warna memiliki dampak emosional yang kuat dan mampu menciptakan suasana tertentu. Dalam Stardew Valley, warna memainkan peran penting dalam menciptakan dunia yang dinamis dan emosional.

    Game Stardew Valley berlatar belakang daerah yang memiliki empat musim, yaitu musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Dalam dunia Stardew Valley, dalam satu tahun terdapat empat bulan yang masing-masing bulannya berisi 28 hari. Empat bulan ini dapat ditandai dengan perubahan musim. Musim pertama diawal tahun yaitu musim semi, dilanjutkan dengan musim panas, musim gugur, dan terakhir musim dingin. Setelah musim dingin selesai dan muncul musim semi kembali, hal ini menandakan dimulainya tahun yang baru.

    Membedakan setiap musim di game Stardew Valley sangatlah mudah yaitu dengan melihat warna pada latar. Warna yang digunakan dalam game Stardew Valley mayoritas dipengaruhi oleh musim yang muncul di game. Musim pun dapat dilihat dengan item yang muncul pada musim itu, namun lebih mudah dengan memperhatikan warna latar.

    Pada musim semi, latar di game Stardew Valley didominasi dengan warna hijau tua, hijau muda pada rumput, biru cerah untuk daerah air seperti sungai, pantai, dan danau, dan kuning pucat pada jalan dan tanah, memberikan kesan awal baru, ceria, harapan, dan produktivitas.

    stardewguide.com/guides/stardew-valley-seasons-duration-in-game-events

    Pada musim panas, palet warna yang mendominasi hampir sama dengan musim semi, yang membedakannya adalah tingkat kecerahannya. Untuk musim panas, warna yang ada adalah hijau terang pada rumput, biru cerah untuk daerah air, dan kuning terang pada jalan dan tanah. Hal ini menunjukan aktivitas puncak, energi yang tinggi, dan produktivitas maksimal.

    stardewguide.com/guides/stardew-valley-seasons-duration-in-game-events

    Saat musim gugur, palet warna di Stardew Valley cukup berbeda dengan kedua musim sebelumnya. Musim gugur di Stardew Valley didominasi dengan palet waena jingga, merah bata, dan coklat memberikan suasana nostalgia, kehangatan, dan refleksi, membuat pemain merasa damai.

    stardewguide.com/guides/stardew-valley-seasons-duration-in-game-events

    Ketika memasuki musim dingin, Latar di game Stardew Valley dinominasi dengan palet warna biru dingin dan putih. Hampir semua dataran terutama yang menunjukkan rumput ditutupi oleh warna putih, yang menunjukkan seperti ditutupi oleh salju. Hal ini  menciptakan suasana yang tenang, walaupun tetap terasa dingin.

    stardewguide.com/guides/stardew-valley-seasons-duration-in-game-events

    Teori Semiotika: Makna dalam Simbol dan Tanda

    Apa sih Semiotika itu? Semiotika adalah cabang ilmu yang mempelajari tanda-tanda, simbol, dan cara mereka menyampaikan makna dalam berbagai konteks. Konsep ini diperkenalkan oleh dua tokoh besar yaitu Ferdinand de Saussure, yang menekankan hubungan antara signifier (bentuk fisik tanda) dan signified (konsep atau makna yang diwakili); dan Charles Sanders Peirce, yang mengklasifikasikan tanda menjadi ikon (berdasarkan kemiripan), indeks (berdasarkan hubungan sebab-akibat), dan simbol (berdasarkan kesepakatan atau konvensi).

    Semiotika biasanya digunakan untuk memahami bagaimana makna tercipta dalam bahasa, media, budaya, dan bahkan dalam desain serta permainan seperti Stardew Valley. Semiotika pada Stardew Valley mencakup:

    Ikon dan Tanda

    Dalam game Stardew Valley ikon-ikon sangat penting digunakan dalam memudahkan pemain mengidentifikasi suatu perintah, tujuan. dan fungsi dalam game. Elemen-elemen ini membantu pemain segera memahami fungsi atau makna tanpa harus membaca instruksi panjang. Seperti;

    Narasi Visual

    Lingkungan dalam game adalah bagian dari semiotika yang membangun cerita melalui visual. Pemain “membaca” lingkungan atau latar melalui tanda-tanda visual yang menyampaikan suasana atau situasi. Seperti;

    • Ladang yang dipenuhi rumput liar, bebatuan, dan batang pohon yang tidak teratur menandakan bahwa area itu belum tersentuh oleh pemain dan menjadi awal perjalanan sebagai petani pemula.
    • Desa yang tenang tapi kadang sunyi menunjukkan kehidupan penduduk desa yang sederhana namun penuh potensi cerita didalamnya, ditambah dengan warga desa yang masing-masing memiliki cerita.
    • Hutan tersembunyi dan adanya penyihir menunjukkan narasi bahwa desa Stardew tidak hanya tentang pertanian sederhana, namun ada keajaiban didalamnya.

    Representasi Karakter melalui Desain Visual

    Setiap Non-Playable Character (NPC) dirancang dengan elemen visual yang menceritakan kepribadian mereka. Seperti pakaian Emily yang penuh warna untuk mencerminkan kreativitas dan optimisme, atau penampilan Linus yang sederhana dan lusuh untuk menunjukkan gaya kehidupannya yang dekat dengan alam dan terisolasi dari masyarakat umum.

    Elemen semiotika dalam Stardew Valley memastikan pemain memahami tujuan, tugas, dan cerita tanpa memerlukan banyak dialog atau teks. Elemen semiotika menyampaikan informasi secara cepat dan efektif. Dalam konteks Stardew Valley, semiotika memainkan peran penting dalam membantu pemain memahami dunia permainan tanpa perlu banyak teks atau instruksi.

    Hierarki Visual Arah Perhatian Pemain

    Apa sih Hierarki Visual itu? Hierarki visual adalah prinsip desain komunikasi visual yang mengatur elemen-elemen dalam sebuah tampilan berdasarkan tingkat kepentingannya. Tujuannya adalah untuk memandu perhatian audiens secara efektif, memastikan informasi penting dapat segera dikenali.

    Dalam hierarki visual, elemen yang paling penting biasanya dibuat lebih menonjol melalui ukuran, warna, posisi, atau animasi. Dengan mengatur elemen berdasarkan prioritas, game Stardew Valley memastikan pemain merasa nyaman, fokus, dan terlibat dalam pengalaman bermain. Prinsip ini tidak hanya berguna dalam desain game, tetapi juga dalam berbagai bentuk media visual lainnya. Hierarki visual tidak hanya digunakan dalam desain grafis, tetapi juga diterapkan dalam desain UI/UX, arsitektur, dan game mobile seperti Stardew Valley.

    Hierarki visual terinspirasi dari psikologi Gestalt, yang mengeksplorasi bagaimana pikiran menciptakan keteraturan dari kekacauan, membuat pola, dan mengelompokkan elemen-elemen yang terpisah menjadi satu kesatuan yang utuh.

    Dalam game Stardew Valley, hierarki visual membantu pemain untuk fokus pada elemen-elemen penting, memahami prioritas, dan membuat pengalaman bermain lebih intuitif. Hierarki visual dalam game Stardew Valley salah satunya untuk membantu pemain mengetahui apa yang harus dilakukan atau ke mana mereka harus pergi. Ini mengurangi kebingungan dan membuat pengalaman bermain lebih menyenangkan.

    Kontras Warna

    Objek-objek penting sering kali memiliki warna yang lebih cerah dibandingkan latar belakang. Misalnya tanaman yang siap dipanen memiliki warna hijau cerah atau buah-buahan yang matang terlihat lebih mencolok di ladang dan pohon. Kontras ini memastikan pemain segera mengetahui elemen yang dapat diinteraksi.

    Informasi Prioritas

    Kanan atas informasi prioritas.

    Informasi penting seperti stamina, uang, dan kalender diletakkan di bagian atas layar, dengan desain sederhana namun mencolok. Penggunaan ukuran font yang lebih besar atau ikon yang familiar (misalnya, simbol hati untuk hubungan sosial) membantu pemain memahami status permainan dengan cepat.

    Ukuran dan Penempatan

    Objek yang lebih besar, seperti bangunan utama (rumah, toko), langsung dikenali sebagai lokasi penting. Elemen-elemen kecil, seperti bunga liar, berada di latar belakang untuk menciptakan detail namun tidak mendistraksi pemain.

    Pengelompokan Visual (Gestalt Principles)

    Kembali berhubungan dengan penjelasan teori Gestalt, Objek-objek yang memiliki fungsi serupa sering kali dikelompokkan secara visual. Seperti tumpukan barang di inventori dikelompokkan berdasarkan kategori seperti hasil panen, bahan crafting, atau alat kerja.

    Teori Dual Coding Penggabungan Elemen Visual dan Verbal

    Teori Dual Coding adalah teori kognitif yang dikembangkan oleh Allan Paivio pada tahun 1971 berdasarkan gagasan bahwa pencitraan mental membantu dalam pembelajaran.

    Teori dual coding menjelaskan bahwa otak manusia memproses informasi melalui dua saluran utama: visual dan verbal. Ketika keduanya digunakan secara bersamaan, pemahaman dan pengingatan informasi menjadi lebih efektif, karena kedua saluran tersebut saling melengkapi. Informasi yang diterima secara visual dan verbal memiliki peluang lebih besar untuk disimpan dalam memori jangka panjang dibandingkan jika hanya menggunakan satu saluran saja.

    Pada game Stardew Valle, penerapan teori dual coding dapat terlihat pada deskripsi item, quest dengan petunjuk visual, dialog dengan karakter, petunjuk pada peta (navigasi), bubble kata dan efek suara dalam ekspresi karakter.

    Deskripsi Item

    Setiap item dalam game memiliki ikon visual yang jelas dan deskripsi teks singkat. Seperti buah atau sayuran ditampilkan dalam bentuk ikoniknya (misalnya, lobak dengan warna hijau dan putih khasnya); deskripsi teks, seperti “Digunakan untuk memasak” atau “Bisa dijual dengan harga tinggi,” memberikan konteks tambahan untuk fungsinya.

    Quest dengan Petunjuk Visual

    Misi ditandai dengan ikon tanda seru (!) di atas karakter atau papan pengumuman. Penjelasan verbal lebih rinci muncul saat pemain berinteraksi dengan tanda tersebut. Misalnya jika misi meminta pemain untuk mencari bahan tertentu, ikon visual bahan tersebut sering muncul bersama deskripsi teks. Visual mempercepat identifikasi tugas, sementara teks memberikan arahan detail.

    Dialog dengan Karakter

    Saat berbicara dengan NPC (Non-Playable Characters), gambar profil karakter ditampilkan di samping dialog teks. Visual karakter, seperti ekspresi wajah, gaya rambut, dan pakaian, mencerminkan kepribadian mereka dan membantu pemain memahami emosi atau intensi yang disampaikan dalam dialog. Misalnya;

    Emily terlihat tersenyum ceria dengan pakaian penuh warna, mencerminkan kepribadiannya yang optimis dan kreatif dan Shane sering terlihat dengan ekspresi lelah atau apatis, mencerminkan suasana hatinya yang kompleks.

    Petunjuk pada Peta (Navigasi)

    Lokasi penting dalam peta ditandai dengan ikon visual, seperti rumah atau toko, yang dilengkapi dengan nama atau deskripsi saat pemain mengarahkan kursor. Objek yang dapat diinteraksi, seperti pintu yang bisa dibuka atau tanaman siap panen, juga menggunakan petunjuk visual seperti perubahan warna atau ikon interaksi.

    Bubble Kata dan Efek Suara dalam Ekspresi Karakter

    Kombinasi visual, verbal, dan auditori memperkuat proses pemahaman. Saat pemain memanen tanaman, muncul animasi daun yang berjatuhan (visual), suara “poof” yang khas (audio), dan teks kecil yang menampilkan jumlah hasil panen (verbal).

    Memotivasi Pemain untuk Berinteraksi, Teori Persuasif

    Dalam buku Persuasive Technology, B.J. Fogg menjelaskan bahwa teknologi dapat dirancang untuk memengaruhi dan mengubah perilaku manusia dengan cara yang halus tetapi efektif. Desain persuasif tidak hanya berfungsi untuk menarik perhatian pengguna tetapi juga memotivasi mereka untuk bertindak, mengulangi perilaku tertentu, dan merasa terhubung dengan pengalaman yang ditawarkan.

    Dalam konteks Stardew Valley, prinsip desain persuasif ini diterapkan untuk menjaga pemain tetap termotivasi dan terus kembali ke permainan. Berikut adalah penerapan desain visual yang mendukung prinsip ini:

    Reward Visual

    Efek visual seperti kilauan pada item langka, gemerlap bintang emas di hasil panen berkualitas tinggi, atau animasi saat panen memberikan rasa kepuasan langsung kepada pemain. Penggunaan warna mencolok atau efek animasi menciptakan moment of delight yang memotivasi pemain untuk mencari lebih banyak item langka atau meningkatkan kualitas panen mereka.

    Seperti Item “Iridium” ditampilkan dengan warna ungu yang menarik, memberi kesan eksklusif dan mendorong pemain untuk mencapainya dan kilauan pada hadiah di akhir misi menciptakan rasa pencapaian yang kuat.

    Progressive Feedback

    Progres visual seperti tanaman yang perlahan tumbuh dari biji hingga panen memberikan umpan balik positif dan menunjukkan hasil usaha pemain. Ladang yang awalnya kosong dan dipenuhi rumput liar perlahan berkembang menjadi lahan subur yang penuh tanaman, memberi pemain rasa pencapaian nyata. Contohnya adalah setiap tahap pertumbuhan tanaman terlihat jelas, dari tunas kecil hingga tanaman dewasa. Ini memberi pemain dorongan psikologis untuk melihat tahap berikutnya dan saat kandang hewan di-upgrade, desainnya menjadi lebih kompleks dan mewah, memberikan penghargaan visual atas progres mereka.

    Gaya Seni Pixel

    Gaya seni pixel adalah gaya seni digital yang diciptakan lewat perangkat lunak dan gambar dibuat dalam tingkatan pixel (elemen terkecil dalam sebuah gambar yang ditampilkan dalam layar komputer). Pixel Art umumnya digunakan pada komputer atau video game jaman dahulu sebelum maraknya karya seni 3D dan ketika layar dan komputer memiliki kemampuan yang terbatas untuk menampilkan grafis video game. Seiring dengan berkembangnya teknologi, game mainstream semakin meninggalkan pixel art dalam desain visualnya dan memilih untuk menggunakan 3D sebagai tampilan visualnya

    Gaya seni pixel yang digunakan dalam Stardew Valley bukan hanya sekadar pilihan estetika, tetapi juga keputusan yang mempengaruhi kesuksesan game ini. Alasan penggunaan gaya seni pixel dalam game Stardew Valley adalah;

    • Nostalgia dan gaya unik retro
    • Tersampaikan ide dengan cara yang sederhana namun efektif
    • Memudahkan pengelolaan dan pengembangan solo yang dilakukan oleh Eric Barone
    • Mengoptimalkan performa, karena gaya pixel sangat ringan sehingga memungkinkan untuk game Stardew Valley dijalankan di berbagai perangkat.
    • Nilai estetika dan brand (identitas) visual yang khas dan konsisten.

    Pengaruhnya dari semua teori-teori yang digunakan dalam game Stardew Valley menunjukkan bahwa game Stardew Valley adalah game yang dirancang dengan detail dan mengedepankan kepuasaan pemain. Penggunaan prinsip serta teori desain memudahkan pemain untuk larut dan menikmati game Stardew Valley. Tidak mengherankan jika game Stardew Valley dapat memikat banyak sekali pengguna, tidak hanya penikmat game, namun juga orang awam dapat menikmatinya. Membuat game Stardew Valley menadapatkan kesuksesannya.

    Referensi

    1. Implementasi Teori Gestalt dalam Pembelajaran (Max Wertheimer, Wolfgang Köhler dan Kurt Koffka).
    2. Kendra Cherry, Gestalt Psychology Seeing the Mind and Behavior as a Whole.
    3. Chris Drew, Law of Proximity (Gestalt Principle): Examples & Definition.
    4. Johannes Itten Paintings, Bio, Ideas.
    5. Stardew Valley Seasons: Duration, In-Game Events, And More!
    6. Figma, What is visual hierarchy.
    7. Stardew Valley.
    8. Allan Paivio, Dual Coding Theory and Education.

  • Rebranding Burger King: Nostalgia yang Menghidupkan Identitas Baru

    Sekarang ini, bisnis makin berkembang pesat karena semua orang punya kebutuhan yang harus dipenuhi untuk menjaga keseimbangan hidup. Salah satu kebutuhan paling penting adalah makanan dan minuman, yang permintaannya terus meningkat dari waktu ke waktu. Hal ini bikin bisnis kuliner jadi booming di seluruh Indonesia, termasuk restoran cepat saji seperti Burger King.

    Burger King adalah salah satu restoran cepat saji paling terkenal di dunia. Restoran ini pertama kali didirikan pada tahun 1953 dengan nama Insta Burger King di Jacksonville, Florida. Setahun kemudian, David Edgerton dan James McLamore mengambil alih bisnis ini dan mengganti namanya jadi Burger King. Logo Burger King yang ikonik mulai diperkenalkan pada tahun 1967 dan tetap jadi ciri khas restoran ini selama bertahun-tahun. Logo ini terdiri dari dua roti bundar dengan nama perusahaan di tengahnya, yang bikin Burger King gampang dikenali.

    Logo itu penting banget untuk sebuah brand. Selain jadi simbol identitas, logo juga berfungsi untuk menarik perhatian pelanggan. Kata “logo” sendiri berasal dari bahasa Yunani logos, yang artinya pikiran atau ide. Dalam dunia bisnis, logo biasanya berupa gambar, tulisan, atau desain khas yang mencerminkan karakter dan citra perusahaan. Menurut Kusrianto, logo juga jadi alat penting buat menggambarkan identitas suatu organisasi atau perusahaan. Kusrianto, Adi. (2009). Pengantar Desain Komunikasi Visual. Yogyakarta: ANDI.

    Burger King sendiri udah beberapa kali mengganti logonya untuk mencocokkan identitas perusahaan dengan tren yang ada. Selama lebih dari 20 tahun terakhir, mereka udah melakukan rebranding hingga tujuh kali. Setiap perubahan logonya punya arti penting karena logo adalah wajah dari perusahaan itu sendiri. Pentingnya logo dalam identitas sebuah brand bikin analisis terhadap perubahan logo ini jadi hal yang menarik. Dari situ, perusahaan bisa belajar dan mengevaluasi strategi branding yang pernah dilakukan.

    Logo

    Logo itu adalah simbol yang mewakili sebuah brand. Logo penting banget buat ngenalin brand ke konsumen atau pasar. Awalnya, istilah yang lebih dulu dikenal adalah logotype, bukan logo. Tapi, sejak tahun 1937, istilah logo mulai muncul dan sekarang lebih sering dipakai daripada logotype. Logo bisa dibuat dari elemen apa aja, kayak tulisan, logogram, ilustrasi, gambar, dan lainnya.

    Menurut David E. Carter, logo adalah identitas visual sebuah perusahaan yang dipakai di berbagai media atau kegiatan perusahaan. Selain itu, logo juga berfungsi sebagai trademark atau tanda pengenal sebuah bisnis, sekaligus jadi ciri khas perusahaan atau jasa yang ditawarkan.

    Intinya, logo itu identitas yang bikin sebuah perusahaan beda dari yang lain. Saat bikin logo, disarankan buat bikin desain yang sederhana, gampang diingat, punya makna jelas, dan bisa diterapkan di berbagai media. Logo juga harus bisa mencerminkan karakter atau citra dari perusahaan tersebut.

    Fungsi Logo

    Logo yang dipakai perusahaan itu sebenarnya punya tujuan dan fungsi tertentu, bukan asal-asalan. Menurut John Murphy dan Michael Rowe (1998), ada beberapa fungsi penting dari logo, yaitu:

    1. Fungsi Identifikasi
    Logo membantu orang mengenali perusahaan itu bergerak di bidang apa, serta produk atau jasa apa yang mereka tawarkan.

    2. Fungsi Pembeda
    Logo bikin perusahaan atau produk satu kelihatan beda dari yang lain. Jadi, nggak akan ketuker sama perusahaan lain.

    3. Fungsi Komunikasi
    Logo juga berfungsi buat ngasih informasi, misalnya kalau dipakai di tanda atau rambu-rambu. Selain itu, logo juga bisa jadi bukti kalau produk itu asli.

    4. Aset Berharga
    Logo adalah aset penting. Kalau produk atau merek itu terkenal sampai ke luar negeri, perusahaan bisa dapet nilai tambah besar, misalnya lewat sistem waralaba.

    5. Punya Kekuatan Hukum
    Logo yang sudah terdaftar resmi punya perlindungan hukum. Jadi, bisa jadi jaminan kualitas produk dan dilindungi oleh Undang-Undang.

    Jadi, logo yang baik itu harus benar-benar mencerminkan karakter perusahaan atau brand, gampang dikenali, dan pastinya beda dari logo lain.

    Branding

    Kata brand sebenarnya berasal dari bahasa Jerman atau Norwegia lama yang artinya “burn” atau pembakaran. Tapi sekarang, brand punya makna yang jauh lebih penting. Brand bisa berarti nama produk atau jasa, merek dagang, atau bahkan kepercayaan pelanggan. Menurut Marty Neumeier (2006), brand itu adalah perasaan seseorang terhadap produk, layanan, atau perusahaan.

    Karena persaingan dengan perusahaan lain makin ketat, konsumen punya banyak pilihan. Ini bikin perusahaan harus cari cara untuk membangun hubungan emosional dengan pelanggan, supaya mereka tetap setia dan nggak gampang berpaling. Dari sinilah muncul istilah branding.

    Branding adalah proses mengelola nilai-nilai sebuah brand supaya bisa menciptakan ikatan emosional antara brand dan audiensnya. Menurut Healey, ada lima komponen utama dalam branding yang biasa dipakai perusahaan, yaitu:

    1. Positioning
    Menentukan posisi brand di pasar agar punya identitas yang jelas dan berbeda.

    2. Storytelling
    Brand yang bagus itu bisa bikin pelanggan merasa seperti punya peran penting dalam cerita besar brand tersebut.

    3. Design
    Bukan cuma soal tampilan visual, tapi juga tentang bagaimana sesuatu dirancang. Seringnya, kalau perusahaan bilang rebranding, yang mereka maksud adalah redesign. Tapi sebenarnya, rebranding lebih dari sekadar perubahan desain.

    4. Price
    Harga juga bagian penting dari branding, karena bisa mencerminkan nilai atau posisi sebuah brand.

    5. Customer Relationship
    Hubungan dengan pelanggan adalah kunci. Perusahaan yang baik tahu cara bikin pelanggan merasa istimewa. Dengan memahami karakter pelanggan, perusahaan bisa membangun hubungan emosional yang kuat dan berharga dengan mereka.

    Jadi, branding itu bukan cuma soal logo atau desain, tapi juga soal menciptakan hubungan dan pengalaman yang bikin pelanggan terhubung secara emosional dengan brand.

    Brand Identity

    Brand identity itu adalah cara sebuah brand membedakan dirinya sekaligus merepresentasikan siapa mereka. Elemen-elemen yang jadi bagian dari brand identity ini mencakup hal-hal seperti elemen grafis, warna, tipografi, logo, sampai desain untuk media informasi dan promosi lainnya. Semua elemen ini bikin brand punya ciri khas yang gampang dikenali.

    Brand Image

    Brand image itu gambaran yang terbentuk di benak konsumen tentang suatu merek. Ketertarikan konsumen ke sebuah merek biasanya makin kuat kalau mereka sering punya pengalaman atau melihat merek itu dalam keseharian. Semakin banyak pengalaman positif, makin kuat pula brand image-nya.

    Brand image yang bagus bisa bikin penjualan atau penggunaan jasa dari perusahaan jadi meningkat. Menurut Kotler dan Gary Armstrong (2007), brand image adalah kumpulan keyakinan atau persepsi konsumen tentang suatu merek tertentu. Jadi, intinya, brand image itu tentang bagaimana konsumen melihat dan percaya pada sebuah merek.

    Manfaat Brand

    Menurut Tjiptono dan Chandra (2012), brand itu punya manfaat penting, baik buat produsen maupun konsumen.

    Buat produsen:

    • Brand membantu mengenali produk dan perusahaan.
    • Jadi simbol kualitas.
    • Memberikan makna unik untuk membedakan dari pesaing.
    • Jadi keunggulan kompetitif yang bikin produk lebih menarik di pasar.

    Buat konsumen:

    • Membantu mengenali produk yang mereka cari.
    • Jadi penanda siapa yang bertanggung jawab atas produk itu.
    • Bisa digunakan sebagai simbol (misalnya untuk menunjukkan gaya atau status).
    • Memberikan kepastian soal kualitas produk.

    Intinya, brand itu menguntungkan kedua belah pihak, bikin produk lebih mudah dikenali dan dipercaya.

    Rebranding

    Menurut Mootee (2013), memperbarui brand atau rebranding biasanya dilakukan karena konsumen sudah mulai melupakan citra merek tersebut. Kalau dibiarkan begitu saja, cepat atau lambat brand itu bisa benar-benar hilang dari ingatan konsumen. Melakukan perubahan pada brand yang sudah ada sering kali lebih mudah daripada memperkenalkan brand baru, tapi tetap tergantung pada kebutuhan, masalah, dan tujuan perusahaan.

    Mootee (2013) juga menjelaskan beberapa alasan kenapa brand perlu diubah:

    1. My brand is dying
    Ini terjadi saat brand sudah nggak lagi memberikan kesan yang kuat atau menarik bagi pelanggan, calon pelanggan, bahkan bagi orang-orang di dalam perusahaan itu sendiri.

    2. My brand has no vital signs
    Kondisi ini muncul ketika pengelola brand sudah mulai nggak peduli atau kehilangan semangat terhadap merek yang mereka bangun.

    Jadi, rebranding itu penting kalau sebuah brand sudah kehilangan daya tarik atau nggak lagi relevan di mata konsumen maupun tim internal.

    Fungsi Brand

    Menurut Landa (2011), banyaknya faktor dan media baru yang muncul bisa bikin perekonomian terus berkembang. Hal ini juga memengaruhi perusahaan-perusahaan yang saling bersaing, di mana mereka sering merasa perlu mengubah merek, logo, atau identitas visualnya.

    Karena itu, brand punya peran penting sebagai pembawa nilai, ekuitas, dan pembeda yang bikin satu perusahaan terlihat unik dibandingkan perusahaan lain. Landa, Robin. (2011). Graphic Design Solutions, Fourth Edition. Boston: Wadworth.

    Brand Process

    Branding itu punya beberapa proses dalam perancangannya, seperti penentuan nama, strategi, konsep, dan pengembangan brand.

    Strategi
    Strategi brand adalah langkah awal dalam menciptakan sebuah brand, yang menggabungkan semua perancangan untuk aspek visual dan verbal. Inti dari strategi ini adalah bagaimana caranya menciptakan dan menempatkan merek di pasar, sehingga bisa menarik perhatian konsumen dan tampil beda, relevan, terlibat, serta unggul dibanding kompetitor.

    Konsep dan Kualitas
    Setiap brand perlu punya nilai dan kualitas yang bagus supaya bisa membangun posisi di benak konsumen. Konsep dan kualitas yang baik membantu menyampaikan pesan ke konsumen, bahkan jika perusahaan lain punya kualitas yang serupa.

    Penamaan
    Nama merek itu identitas lisan yang bisa dilengkapi dengan tagline atau deskripsi. Nama adalah elemen yang biasanya tetap dan nggak berubah. Dengan adanya nama, konsumen bisa tahu dan mengenal brand tersebut.

    Pengembangan Brand
    Pengembangan brand terdiri dari tiga tahapan:

    1. Diferensiasi Tampilan
      Diferensiasi ini berarti membuat desain yang unik, karena kepribadian brand disampaikan lewat bagaimana brand itu dilihat dan dirasakan.
    2. Brand Promise
      Ini adalah bagaimana brand dipahami oleh konsumen. Beberapa faktor yang memengaruhi pandangan konsumen terhadap brand termasuk positioning, testimonial, endorsement, perilaku perusahaan, dan pengalaman.
    3. Aplikasi dan Media
      Aplikasi dan media untuk brand itu penting karena mencakup elemen-elemen seperti nama, logo, tagline, kop surat, situs web, dan komunikasi perusahaan.

    Rebranding pada Logo Burger King

    Burger King baru-baru ini mengumumkan rencana rebranding yang cukup mengejutkan. Ini adalah pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir mereka melakukan perubahan besar-besaran pada penampilan merek. Identitas baru Burger King didesain oleh tim kreatif internal mereka, Jones Knowles Ritchie, dan dibantu oleh agensi JKR New York. Logo baru yang dipakai sebenarnya adalah versi lama mereka yang dipakai di tahun ’60-an.

    Logo ini menampilkan nama Burger King dengan huruf yang tebal dan dikelilingi oleh dua potong roti burger. Selain logo, Jones juga menyesuaikan semua elemen lain yang terkait dengan merek, seperti materi pemasaran, kemasan, merchandise, tampilan outlet, papan menu, poster, dan lain-lain. Semua tulisan dibuat dengan jenis font yang disebut Flame Sans. Jones menjelaskan bahwa arti dari logo baru ini adalah untuk menggambarkan bentuk alami dari makanan, yang dibuat dari bahan-bahan segar dan alami.

    Burger King segera meluncurkan perubahan logo baru ini dan berencana untuk memperbarui semua restorannya dalam beberapa tahun ke depan. Manajemen berharap, dengan rebranding ini, merek Burger King bisa lebih menarik perhatian pelanggan.

    “Desain adalah salah satu alat paling penting yang kami miliki untuk menunjukkan siapa kami dan nilai-nilai yang kami bawa. Desain juga sangat penting untuk menciptakan daya tarik pada makanan kami dan meningkatkan pengalaman pelanggan,” kata Raphael Abreu, kepala desain di Burger King Brand.

    Menurut Raphael Abreu, yang juga Global Head of Design dari perusahaan induk Burger King, Restaurant Brands International, logo baru ini sengaja dibuat terinspirasi dari identitas Burger King yang digunakan dari tahun 1969 hingga 1998. Desain ini dipilih karena menunjukkan keaslian, rasa percaya diri, kesederhanaan, dan kesan “sangat Burger King.”

    Font Flame Sans dipilih untuk menggambarkan bentuk makanan Burger King yang bulat, tebal, dan terlihat enak. Raphael menambahkan bahwa tim kreatif sengaja mendesain huruf-huruf tersebut agar terlihat seperti membuat orang ingin menggigitnya.

    Untuk warna, Burger King memutuskan untuk menghapus warna biru yang sebelumnya jadi aksen dalam brand mereka dan menggantinya dengan warna-warna baru. Warna utama yang sekarang digunakan adalah Fiery Red, Flaming Orange, dan BBQ Brown. Sementara itu, warna sekunder yang bisa dipakai sebagai aksen adalah Mayo Egg White, Melty Yellow, dan Crunchy Green.

    Brand Identity Burger King

    Raphael Abreu, Head of Design di Restaurant Brands International, percaya bahwa desain punya pengaruh besar pada cara sebuah brand berkomunikasi. Desain yang bagus dan sesuai tujuan bisa membantu konsumen memahami karakter dan nilai-nilai sebuah brand dan membuat mereka tertarik untuk membeli produk dari brand tersebut.

    Burger King melakukann re-branding dalam masa pandemi ini sangatlah strategis. Ketika banyak brand restoran cepat saji mengalami penurunan penjualan karena pembatasan sosial di berbagai negara, Burger King cukup gencar melakukan kampanye promosi secara digital, termasuk kini dengan mengubah logo mereka.

    Dengan mendaur ulang logo mereka pada tahun 90-an, secara tidak langsung Burger King telah melakukan nostalgia marketing terhadap pelanggan mereka di berbagai negara yang kini berada pada usia 30-an ke atas dan pernah mengunjungi Burger King dengan brand identity mereka pada tahun tersebut.

    Kesimpulan

    Kesimpulannya, Burger King baru aja melakukan rebranding besar-besaran untuk pertama kalinya dalam 20 tahun. Langkah ini nggak cuma soal mengganti logo, tapi juga menyegarkan keseluruhan identitas brand mereka. Logo barunya terinspirasi dari desain lama di tahun 1960-an, dengan tampilan yang lebih simpel, berani, dan mencerminkan ciri khas Burger King, seperti burger mereka yang tebal dan menggugah selera.

    Desain ini juga diiringi dengan perubahan warna dan font baru bernama Flame Sans, yang sengaja dibuat untuk bikin orang teringat pada bentuk burger yang lezat. Burger King mengganti warna biru dengan palet warna lebih natural seperti merah, oranye, dan coklat, yang terinspirasi dari bahan-bahan makanan mereka.

    Langkah ini punya tujuan strategis, terutama di masa pandemi, untuk menarik perhatian pelanggan dan menonjol di pasar makanan cepat saji yang kompetitif. Dengan mendaur ulang elemen-elemen desain lama, mereka juga memanfaatkan nostalgia untuk menghubungkan brand-nya dengan generasi yang tumbuh di era kejayaan logo tersebut.

    Rebranding ini nggak cuma soal estetika, tapi juga cara mereka membangun kembali hubungan emosional dengan pelanggan lewat branding yang lebih kuat, relevan, dan menggugah rasa. Jadi, ini semacam pernyataan bahwa Burger King tetap ada, tetap otentik, dan siap jadi pilihan utama buat para pecinta burger.

    51922120 – Auliya Hulwah

    Program Studi Desain Komunikasi Visual

    Fakultas Desain

    Universitas Komputer Indonesia

  • PERBANDINGAN HASIL GAMBAR DARI SONY ZV-E10 DAN SONY A6000: KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

    Sony terus memimpin inovasi dalam dunia kamera mirrorless dengan meluncurkan berbagai produk yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik penggunanya. Dua di antaranya adalah Sony ZV-E10 dan Sony A6000, yang keduanya menggunakan sensor APS-C. Meskipun memiliki kemiripan dalam hal jenis sensor, kedua kamera ini memiliki perbedaan signifikan dalam hal fitur dan desain yang mempengaruhi pengalaman penggunaan. Artikel ini akan membahas secara komprehensif perbandingan hasil gambar, kelebihan, dan kekurangan dari kedua kamera tersebut, berdasarkan analisis komparatif.

    Kelebihan dan Kekurangan

    Sony ZV-E10 memiliki kelebihan utama pada teknologi yang lebih modern dan inovatif, termasuk layar flip-out yang fleksibel untuk memudahkan pengambilan gambar vlogging, serta Real-time Eye AF yang sangat akurat untuk pengambilan gambar potret maupun video. Pengolahan gambar yang canggih juga memberikan hasil yang luar biasa, dengan detail yang tajam dan warna yang alami. Kamera ini sangat cocok bagi para kreator konten, terutama vlogger dan videografer yang membutuhkan kamera dengan kinerja tinggi dalam berbagai kondisi pencahayaan. Namun, kekurangannya terletak pada ketidakhadiran viewfinder elektronik, yang bagi sebagian fotografer tradisional bisa menjadi penghalang, serta harga yang lebih tinggi, yang mungkin kurang terjangkau bagi sebagian orang.

    Sementara itu, Sony A6000 menawarkan desain yang lebih ringan dan kompak, dilengkapi dengan viewfinder elektronik yang memudahkan framing, terutama dalam kondisi luar ruangan. Kamera ini juga memiliki harga yang lebih terjangkau, menjadikannya pilihan yang sangat baik bagi pemula yang ingin memulai dunia fotografi tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Namun, meskipun menawarkan kinerja autofokus yang cepat, A6000 tidak dapat menyamai keakuratan dan kemampuan pelacakan ZV-E10, serta rentang ISO yang lebih terbatas. Hal ini membuatnya kurang optimal dalam kondisi pencahayaan rendah atau situasi yang lebih kompleks.

    Kualitas Gambar dan Fitur Utama

    Sony ZV-E10 hadir dengan sensor 24.2 MP APS-C CMOS dan prosesor BIONZ X, yang mendukung berbagai fitur canggih seperti Real-time Eye AF dan Tracking AF. Kamera ini dirancang khusus untuk vlogging, dengan layar flip-out yang memudahkan pengambilan gambar dari berbagai sudut serta mikrofon internal berkualitas tinggi yang memastikan suara yang jernih. Dengan rentang ISO yang sangat luas (100–32,000, dapat diperluas hingga 51,200), ZV-E10 mampu menghasilkan gambar yang tajam dan detail, bahkan dalam kondisi pencahayaan yang kurang ideal. Hasil reproduksi warna juga sangat natural, membuatnya cocok digunakan untuk berbagai jenis konten kreatif, termasuk video dan fotografi.

    Di sisi lain, Sony A6000 menggunakan sensor 24.3 MP APS-C CMOS dan prosesor BIONZ X, meskipun lebih sederhana dibandingkan dengan ZV-E10. Sistem autofokus hybrid dengan 179 titik deteksi fase memungkinkan A6000 untuk memiliki kinerja yang cepat dalam pengambilan gambar, namun tidak seakurat ZV-E10 dalam hal pengenalan dan pelacakan objek. Kamera ini juga dilengkapi dengan viewfinder elektronik yang sangat berguna untuk framing, terutama saat pengambilan gambar di luar ruangan atau dalam cahaya terang. Namun, rentang ISO yang lebih terbatas (100–25,600) membuatnya kurang optimal dalam kondisi pencahayaan rendah, seringkali menghasilkan noise yang lebih banyak dibandingkan dengan ZV-E10.

    Kesimpulan

    Pilihan antara Sony ZV-E10 dan Sony A6000 sepenuhnya bergantung pada kebutuhan dan preferensi pengguna. Jika Anda mengutamakan fitur modern, kualitas gambar yang lebih unggul, serta kemampuan vlogging yang handal, Sony ZV-E10 adalah pilihan yang tepat. Sementara itu, bagi Anda yang memiliki anggaran terbatas atau lebih fokus pada fotografi dasar, Sony A6000 tetap menjadi pilihan solid yang dapat memberikan hasil memuaskan. Dengan memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing, Anda dapat memilih kamera yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya fotografi atau videografi Anda.

    Daftar pustaka 

    https://cameradecision.com/compare/Sony-ZV-E10-vs-Sony-Alpha-a6000

    https://versus.com/id/sony-a6000-vs-sony-zv-e10

    https://cameradecision.com/compare/Sony-ZV-E10-vs-Sony-Alpha-a6000

    https://infokomputer.grid.id/read/122920367/cocok-buat-vlogging-ini-keunggulan-kamera-mirrorless-sony-zv-e10

  • KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI BIDANG KESEHATAN DALAM PENYELENGGARAAN PROGRAM BPJS

    Pelayanan dianggap sebagai tugas utama bagi pemerintah sebagai aparat dan pelayan masyarakat, yang secara tegas diatur dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, khususnya pada Alinea keempat. Alinea tersebut berisi komitmen untuk melindungi seluruh bangsa Indonesia dan seluruh keturunan Indonesia, meningkatkan pendidikan kehidupan bangsa, serta berpartisipasi dalam menciptakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Dilingkupi pelayanan jasa-jasa publik (public service) diantaranya meliputi tentang semua kehidupan masyarakat luas. Pemberian pelayanan jasa ini bahkan dimulai saat seseorang masih didalam kandungan di periksa semua nya oleh dokter pemerintah lalu saat sudah lahir mengurus akta kelahiran, memulai Pendidikan di sekolah/kampus negeri yang tentu dikelola oleh pemerintah, menikmati makanan yang bahan nya dibeli pasar dan juga dikelola oleh pemerintah membuka usaha memerlukan macam macam perijinan diurus oleh pemerintah bahkan saat seseorang meninggal dunia ia masih butuh bantuan pelayanan dari pemerintah yakni mengurus surat kematian. (Saputro, 2015)

    Kualitas pelayanan publik merupakan sebuah hal yang esensial atau penting melihat kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat saat ini yang menjadi keharusan dan tuntutan bagi masyarakat agar terciptanya pelayanan yang efisien dan tentu nya responsif. Salah satu prinsip dalam Reiventing Government  yang dikemukakan oleh (Osborne dan Plastrik). Dwimawanti (2004) disebutkan bahwa pemerintah berorientasi pada pelanggan jadi pemerintah wajib memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal ini kita sebut dengan pelanggan dan tentunya bukan berorientasi pada birokrasi yang banyak kita temui saat ini. Pemerintah harus menyadari dan memahami bahwa tugasnya adalah melayani masyarakat, bukan sebaliknya, yakni masyarakat yang melayani pemerintah. Dengan demikian, pemerintah akan lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat, dan kita berharap agar masyarakat dapat menerima pelayanan yang optimal dan memuaskan.

    Salah satu tugas pemerintah adalah menjamin Kesehatan masyarakat karena Kesehatan adalah hal yang paling utama. Semua orang dapat melakukan aktivitas setiap hari tentunya dalam keadaan yang baik jasmaninya. Ketika seseorang mengalami sakit, tentu memerlukan biaya yang cukup besar untuk mendapatkan perawatan dari dokter atau membeli obat-obatan. Tugas utama pemerintah adalah bertanggung jawab dalam memberikan jaminan kesehatan dan fasilitas kesehatan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2016 tentang Jaminan Kesehatan. Pada tanggal 1 Januari 2014, di Indonesia didirikan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) sebagaimana tercantum dalam artikel “2 JRMB Volume 2, Nomor 1, Februari 2017; 1-12”, yang bertujuan sejalan dengan Organisasi Kesehatan Dunia dalam menyediakan jaminan kesehatan untuk seluruh penduduk.

    BPJS Kesehatan berfungsi sebagai badan hukum yang dibentuk untuk melaksanakan program kesehatan sesuai dengan Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 1 Tahun 2014. Dengan berbagai layanan yang ditawarkan, BPJS Kesehatan melakukan koordinasi dengan fasilitas kesehatan guna mendukung program JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat) agar pelayanan kesehatan dapat merata disediakan bagi seluruh masyarakat. (Putri, 2017)Top of Form

    Kepuasan pasien merupakan ukuran keberhasilan pelayanan kesehatan. Kualitas pelayanan kesehatan tercermin dari seberapa puas pasien. Pentingnya tingkat kepuasan pasien harus diintegrasikan secara menyeluruh dalam pelayanan kesehatan agar pelaksanaan penjaminan mutu pelayanan kesehatan menjadi suatu kesatuan yang utuh dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.. (Agustina, 2018).

    Kotler mengatakan bahwa kepuasan pasien dalam hal ini, kepuasan masyarakat adalah perbandingan antara apa yang diharapkan pasien dari layanan dan apa yang mereka harapkan sejak awal. Jika dirasa harapannya terpenuhi, dapat dikatakan bahwa pertolongan telah dilakukan dengan tepat dan memberikan kualitas yang luar biasa, namun jika harapan pasien terhadap pertolongan tersebut tidak terpenuhi, maka dapat dianggap bahwa sifat pelayanan tidak sesuai dengan yang diharapkan secara umum dan tidak berjalan dengan ideal.. (Rizal A & Riza Y, 2014)

    Suatu hal yang bisa dikatakan sebagai  tujuan kualitas dari fasilitas Kesehatan harus lengkap dan terjaga karena nantinya akan menimbulkan efek dari pengimplementasian jaminan Kesehatan negara ke depannya akan membuat efek naiknya kebutuhan dan keinginan dari masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang efektif daan efisien. Kepuasan masyarakat adalah sebuah hal yang penting untuk pengevaluasian dan respon pasien atau masyarakat setelah menerima pelayanan Kesehatan berupa jasa. Dewi,Yulianthini & Telagawathi (2019). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis terhadap kualitas pelayanan program BPJS Kesehatan kepada masyarakat. dan bagaimana kepuasan masyarakat terhadap pelayanan tersebut diukur berdasarkan peraturan yang berlaku menjadi fokus kajian ini.Data penelitian ini dianalisis menggunakan data sekunder yang mana diambil dari jurnal-jurnal terdahulu, buku, artikel dan internet yang pernah diteliti dengan menggunakan metode kualitatif yang berupa deskriptif. Hasil penelitian ini berdasarkan pada analisis kami mengenai banyak nya artikel tentang pengukuran kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan BPJS Kesehatan yang ternyata banyak dikeluhkan dengan ketidakpuasan atas pelayanan tersebut.

    Pada dasarnya setiap manusia pasti membutuhkan sebuah pelayanan, tidak bisa dipungkiri bahwa manusia sudah mendapatkan sebuah pelayanan dari ia lahir sampai ia meninggal dunia, namun yang  terlebih penting adalah pelayanan di bidang kesehatan, karena seseorang mungkin memiliki ketahanan tubuh yang berbeda-beda baik yang kebal akan penyakit maupun yang lemah karena penyakit, maka dari itu pemerintah mencanangkan program BPJS yang dimana menjadi  tanggung jawab pemerintah akan Kesehatan masyarakatnya. Tetapi yang sering terjadi dalam saat ini ialah, adanya permasalahan terhadap sebuah  kualitas pelayanan publik yang terutama di dalam bidang kesehatan, bagaimana pelayanan yang di berikan terhadap pemerintah pada masyarakat di karenakan masih banyaknya ketidakmerataan program ini sehingga masih banyak juga masyarakat yang belum memiliki kartu BPJS tersebut.

    BPJS Kesehatan mempunyai beberapa tugas dan fungsi, di antaranya:

    • Melaksanakan dan/atau menyelesaikan kontrak seseorang Mengumpulkan dan menyebarkan informasi dari orang dan harta benda orang tersebut;
    • Menerima bantuan uang dari Pemerintah;
    • Memberikan bantuan keuangan kepada individu yang membutuhkan;
    • Mengumpulkan dan menganalisis data yang berkaitan dengan program sosial;
    • Pencapaian dan/atau pencapaian tujuan sehubungan dengan pelaksanaan program sosial;
    • BPJS Kesehatan bertugas memberikan informasi tentang penyelenggaraan program jaminan sosial kepada peserta dan masyarakat secara menyeluruh (BPJS, 2021).

    Masalah kualitas pelayanan di bidang kesehatan ini masih sering kerap menjadi perbincangan, di karenakan ketidakmerataanya pelayanan kesehatan yang di lakukan pemerintah terhadap program BPJS. Banyaknya masyarakat yang belum memiliki kartu BPJS ini menjadi akar permasalahan kualitas pelayanan kesehatan. Apalagi masih banyak sekali rumah sakit yang belum mau memberikan pelayanan terhadap BPJS, adapun rumah sakit yang memberikan kesenjangan sosial kepada masyarakat yang menggunakan BPJS yang pada akhirnya terlihat perbedaan kualitas pelayanan dari yang memakai BPJS dengan yang tidak dan ini menjadi suatu permasalahan yang cukup serius.  Pada dasarnya pemerintah dalam mencanangkankan penyelenggraan program BPJS harus membuat kebijakan yang sebagaimana program ini memang diperuntukan membantu masyarakat – masyarakat yang tergolong kurang dalam sektor perekonomian, dan pemerintah juga bisa tegas dalam hal ini memberikan sanksi atau terguran kepada setiap rumah sakit yang menolak pemberlakuan program BPJS ini, karena masih banyak nya rumah sakit yang menolak pasien yang datang berobat ke rumah sakit yang dengan menggunakan kartu BPJS seperti mengedepankan pasien yang memiliki kecukupan uang dibanding yang menggunakan kartu BPJS, karena kita tidak bisa mengatur apakah orang yang memiliki kekurangan dalam hal finansial harus selalu sehat raga nya, karena semua itu tergantung pada pola hidup masing-masing. Hal ini sangat mempengaruhi kualitas pelayanan di bidang kesehatan, hal ini juga membuat rasa ketidak puasan masyarakat tinggi akan pelayanan pada penyelenggaraan kartu BPJS tersebut.

    Pelayanan kesehatan pada dasarnya sangat di butuhkan masyarakat, bahwa dapat di katakan pelayanan tidak dapat di pisahkan dengan manusia, terutama pelayanan di bidang kesehatan, adanya pelayanan jaminan kesehatan ini, dapat membantu masyarakat, terutama masyarakat golongan kecil. Bagi pasien yang telah  menggunakan kartu BPJS,  pasien beranggapan bahwa kepuasan dalam penggunaan kartu BPJS belum dapat di rasakan dengan baik (Suprapti, 2015). Pengalaman konsumen meruapakan suatu bukti dasar atau fakta nyata yang dapat memberikan pengaruh baik serta kepuasan terhadap konsumen kepada pihak yang menyediakan layanan kesehatan (Kartikasari, 2014). 

    Adanya jaminan perlindungan sosial yang terus berkembang sangat penting, sebagaimana diatur dalam perubahan UUD 1945 pasal 34 ayat 2, yang menegaskan kewajiban negara untuk mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat.  Sesuai dengan ketentuan UUD di atas, karena segala kegiatan yang kita lakukan di dunia ini haruslah menggunakan aturan agar lebih teratur dan tidak menyimpang nantinya, pemerintah mengimbau bahwa setiap rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang efektif, , karena Rumah sakitt adalah jenis area bantuan publik yang dikerjakan oleh otoritas publik. Selain itu, diharapkan setiap rumah sakit dapat memaksimalkan pelayanan masyarakat. menggunakan kartu BPJS, karena anggaran program penyelenggaran BPJS ini masuk dalam anggaran APBN negara.

    Jika pelanggan merasa ragu dan tertekan dengan perusahaan spesialis karena pengalaman yang telah mampu, maka akan menimbulkan rasa kecewa.(Kartikasari, 2014). Oleh sebab itu dihimbaukan dan diharapkan kepada seluruh pihak penyedia jasa kesehatan agar lebih meningkatkan tingkat kinerja pelayanan kesehatan kepada setiap pasien yang berkunjung dan memberikan sebuah pelayanan yang cukup baik, sehingga pihak pasien dapat merasakan pelayanan yang sebagaimana semestinya. Sehingga masalah kualitas pelayanan publik di bidang sektor kesehatan ini dapat berjalan dengan baik, dan di harapkan kepada pemerintah untuk melakukan pemerataan kartu BPJS ke setiap wilayah – wilayah yang notabene masyarakatnya yang belum memeiliki kartu BPJS dan lemah di sektor perekonomiannya, sehingga masyarakat dapat mersakan kepuasan terhadap penyelenggaran pelayanan publik di bidang kesehatan.

    Pada tanggal 1 April 2016, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 19 tahun 2016 mengenai peningkatan iuran JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) dari yang sebelumnya

    Kelas IKelas IIKelas III
    Rp.59.500Rp.42.500Rp.25.500

    Menjadi :

    Kelas IKelas IIKelas III
    Rp.80.000Rp.51.000Rp.30.000

    Kebijakan yang digunakan untuk menyelenggarakan JKN melalui BPJS Kesehatan adalah Kelas Standar Rawat Inap (KRIS) atau disebut juga Single Class. Kluster atau kelas kepesertaan BPJS Kesehatan yang saat ini dibagi menjadi kelas 1, 2, dan 3 nantinya akan digantikan oleh kebijakan ini (PIT, 2022). Pada tahun 2023, kelas-kelas tersebut akan digabung menjadi satu kelas KRIS. Artinya, peserta program BPJS Kesehatan selanjutnya akan mendapatkan pelayanan yang sama, sebanding, dan standar (Wakhid, 2022)

    Distribusi ini menyebabkan kelompok lain tidak mengakui. karena pelayanan BPJS dianggap kurang memadai. Di beberapa daerah, masih banyak pasien yang mengantre lama di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Tidak jarang beberapa pasien ini ditolak dan diminta untuk membayar biaya administrasi dan untuk perawatan lainnya. Anak kembar Aldoria dan Ignasius Sumaryadi diharuskan membayar Rp, seperti di Depok. 150 juta untuk biaya kesehatan. Alasannya, BPJS yang dimiliki keluarga dibubarkan oleh pihak klinik. Pada hari ketiga setelah kelahirannya, anak berusia dua bulan itu didiagnosis mengalami kebocoran usus. Rumah sakit kemudian membuat keputusan bedah. Fakta bahwa BPJS digunakan untuk merawat si kembar sudah diketahui pihak rumah sakit. Namun, ternyata klaimnya ditolak setelah ia menyelesaikan seluruh prosedur BPJS. padahal orang tua si bayi sudah membayar iurannya. Meski lahir pada 18 Juni 2015, si kembar terdaftar pada 10 Juni 2015 sebagai pasien BPJS . Terlebih lagi, Ahmad Bukhori (22), pasien Badan Pelaksana Pensiun (BPJS) yang dikelola Pemerintah Kesejahteraan harus pulang kampung keluar Jannah Center yang merupakan kantor kesehatan rujukan tidak melayani dengan baik Karena dianggap tidak menghadiri pada jam kerja, yakni antara pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.

    Bukhari telah mengalami demam dan nyeri sendi. Kerabatnya membawanya ke Klinik Jannah dengan kartu BPJS bernomor NIK 3201131707910004 karena di kartu tersebut tertulis Fasilitas Kesehatan (Faskes) Tingkat I. untuk pengobatan yang tidak melibatkan fasilitas umum atau BPJS. Meski Bukhori sakit, ia dipulangkan karena tidak membawa uang.

    Tono Rustiono, Direktur Perencanaan dan Pembinaan BPJS Kesehatan, mengakui masyarakat di atas mendapat pelayanan di bawah standar. Berpartisipasi dalam lokakarya “Mendorong Kelancaran “Desentralisasi: Hambatan dan Potensi Implementasi Sistem Perlindungan Sosial di Indonesia.”ia mengutip kurangnya kapasitas layanan. Pendaftaran pasien peserta BPJS Kesehatan harus dilakukan pada tengah malam. karena kapasitas pelayanan kurang, tandasnya.Terkait kenaikan JKN, Pimpinan Badan Penyelenggara Pensiun (BPJS) Federal Kesejahteraan Jatim, Mulyo Wibowo mengatakan, peningkatan komitmen pensiunan yang didukung pemerintah sebesar 19% hingga 32 persen itu nantinya  untuk meningkatkan bantuan yang bermanfaat dan lebih baik.Iuran dilakukan setiap dua tahun penyesuaian sesuai dengan peraturan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Selain itu, setelah pemerintah menyelidiki apakah manfaat yang ditawarkan untuk layanan yang lebih baik melebihi biayanya atau tidak, iuran disesuaikan. Kenaikan ini tidak semata-mata karena adanya resistensi anggota dalam membayar retribusi yang terjadi selama ini. Namun, komitmen yang dibayarkan oleh anggota tidak sesuai dengan keuntungan yang didapat. Pemerintah akan melakukan sosialisasi dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait dan menggunakan berbagai media komunikasi guna menyampaikannya kepada masyarakat secara keseluruhan terkait dengan kenaikan iuran kepesertaan.

    Untuk mengasosiasikan peningkatan harga tarif itu, kami akan menyertakan mitra yang terkait, nantinya masyarakat pada umumnya dapat mengerti dan paham antara komitmen untuk membayar dan hak atas layanan kesehatan. Masih banyak rumah sakit, dan masih banyak pasien yang ditolak dan harus membayar biaya admin dan biaya pengobatan.Tidak hanya itu, masyarakat miskin ternyata belum berpartisipasi sebagaimana dimaksud, dan pekerja serta buruh belum berpartisipasi. Pembayaran klaim dan kapitasi rumah sakit ke puskesmas dan klinik yang tidak dimanfaatkan secara maksimal sebagai salah satu program promosi dan pencegahan kesehatan rentan terjadi kebocoran. Ada beberapa justifikasi mengapa perluasan komitmen JKN harus  dipusatkan supaya tidak meresahkan daerah setempat.

    Masyarakat ini akan semakin terbebani dan dirugikan dengan kenaikan iuran yang dianggap bukan solusi. Berhubungan dengan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2016, kami mengekspresikan penolakan terhadap peningkatan harga dan iuran JKN, dan mendesak pemerintah serta BPJS untuk melakukan perbaikan dalam sistem pelayanan dan kebijakan kesehatan agar lebih mudah diakses oleh masyarakat dan dijangkau oleh masyarakat, mendesak pemerintah untuk meningkatkan segala fasilitas dari aspek kesehatan dan tenaga kesehatan sehingga kualitas pelayanan akan meningkat. Tidak hanya itu, Masyarakat juga mendorong implementasi pembiayaan kesehatan yang tidak ditanggung oleh individu, melainkan ditanggung oleh negara, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Kesehatan No 36 Tahun 2009.Tindakan yang diperlukan untuk meningkatkan pelayanan publik meliputi langkah-langkah berikut: Pertama, perbaikan pada sistem rekruitmen menjadi hal yang esensial, karena ini merupakan langkah awal dalam menyusun aparatur pemerintahan. Diperlukan pengetatan dalam proses seleksi aparatur pemerintahan serta perbaikan pada tes-tes yang dilakukan, guna mencari dan mendapatkan pegawai yang memiliki kualitas profesional.(Solechan,S. 2019).Dalam pelaksanaan tugasnya, pemerintah memiliki empat fungsi utama yang harus dijalankan, yaitu: (1) fungsi pelayanan masyarakat atau public service function, (2) fungsi pembangunan atau development function, (3) fungsi pemberdayaan atau protection function, dan (4) fungsi pengaturan atau regulatory function (Putri & Murdi, 2019).

    Walaupun sudah termaktub demikian, namun Indonesia masih banyak memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam pelayanan kesehatan, disamping keterbatasan yang dimiliki oleh pemerintah, mereka juga harus tetap selalu mengevaluasi agar kedepannya pelayanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan yang diberikan dari pemerintah kepada masyarakat dapat dilaksanakan dan dirasakan keadilannya bagi seluruh rakyat Indonesia (Batubara, 2006).

    Kesimpulan Dalam suatu proses pelayanan kesehatan bagi Pengguna BPJS Kesehatan, pelayanan kesehatan adalah pihak yang memberikan pelayanan yang baik kepada hampir semua pasien tanpa tindakan khusus atau kesenjangan sosial antara yang menggunakan BPJS dengan yang tidak. Selain itu, skala prioritas anggaran Pengaturan mengenai aspek kesehatan dalam Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009.telah memberikan biaya pengobatan yang gratis terhadap masyarakat yang di kelas III untuk berobat, Dalam skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) baik di tingkat pusat maupun di tingkat BPJS Daerah, juga ada himbauan kepada Pemerintah dan Kementerian Kesehatan. Karena saat ini terdapat beberapa sektor pelayanan yang nyatanya sangat tidak sesuai dengan kebutuhan pasien BPJS, termasuk cara melayani yang berbeda-beda dalam menangani pasien, bagian pendaftaran harus menjelaskan terlebih dahulu fasilitas pelayanan dan berjanji memberikan pelayanan yang berkualitas. pelayanan sesuai aturan. Pelayanan kesehatan yang baik untuk pasien BPJS dan pasien swasta harus diberikan bersama dengan setiap bagian, dan peraturan harus dikembangkan sesuai dengan peraturan. Cara setiap bagian ditangani sangat penting untuk kualitas layanan, seperti pembagian tugas di antara mereka

    Dalam proses administrasi kesejahteraan pasien BPJS Kesejahteraan, administrasi kesejahteraan adalah pihak yang memberikan dukungan besar kepada hampir semua pasien tanpa aktivitas luar biasa atau ketidakseimbangan sosial antara pengguna BPJS dan individu yang tidak menggunakan BPJS. Karena saat ini terdapat beberapa pelayanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan pasien BPJS, termasuk perbedaan cara penyedia pelayanan dalam menangani pasien, maka sebaiknya bagian pendaftaran terlebih dahulu menjelaskan fasilitas pelayanan dan berjanji akan memberikan pelayanan yang berkualitas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. aturan. Masing-masing bagian juga harus saling terkait dalam pengaturan kesehatan yang pelayanannya baik yang diberikan kepada seluruh pengguna BPJS dan pasien rahasia serta membuat pedoman sesuai pedoman. Cara setiap bagian ditangani sangat penting untuk kualitas layanan, seperti pembagian tugas di antara mereka.

    Daftar Pustaka

    Dewi, K. Yulianthini, N.  & Telagawathi, N. L. (2019). Pengaruh- Dari- Dimensi Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pengguna Program BPJS Kesehatan di Kota Singaraja. Bisma: Jurnal Manajemen5(2), 82-92.

    Dwimawanti(2004). Kualitas- Pelayanan- Publik. Jurnal -Ilmu Administrasi dan- Kebijakan -Publik.

    Fatrida, D. & Saputra. (2019). Hubungan Waktu-Tunggu-Dengan Tingkat Kepuasan-Pasien-Dalam Menmdapatkan Pelayanan Kesehatan. Jurnal’Aisyiyah Medika4(1), 11-21.

    Osborne, David dan Ted Gaebler. 1992. Reinventing Governrnent: How the Entrepreneurial Spirit is sanyTransforming the Public Sector, diterjemahkan oleh Abdul Rosyid.1996. rnewirausahakan Birokrasi: -Mentransforrnasikan Semangat -Wirausaha ke dalam Sektor- Publik. Jakarta: Pustaka Binaman Pressido

    Puspitaningtyas, A& Kartikasari, D. (2014). Pelaksanaan -Sistem- Rujukan di RSUD Banyudono. Gaster11(2), 25-36.

    Putri, B & Kartika, L. (2017). Pengaruh kualitas -pelayanan -bpjs kesehatan terhadap- kepuasan- pengguna perspektif dokter rumah- sakit Herrnina di kota bogor. Jurnal Riset rnanajemen Dan Bisnis (JRMB)

    Solechan, S. (2019). Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Sebagai Pelayanan Publik. Administrative Law and Governance Journal, 2(4), 686-696.

    Batubara, A. H. (2006). Konsep Good Governance Dalam Konsep Otonomi Daerah. Analisis Administrasi Dan Kebijakan

    Putri, P. M., & Murdi, P. B. (2019). PELAYANAN KESEHATAN DI ERA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL SEBAGAI PROGRAM BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL KESEHATAN. Jurnal Wacana Hukum. https://doi.org/10.33061/1.jwh.2019.25.1.3046

    Fakultas Ekonomi UNIAT2(1), 1-12.

    Rizal, A & Riza, Y. (2014). Hubungan Kualitas- Pelayanan- Kesehatan dengan Tingkat -Kepuasan Pasien- di BP. Gigi Puskesmas- Kelayan Dalam Kota Banjarrnasin. An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat1(1), 26-31.

    Sany,I. (2018). Pengaruh- Kualitas Pelayanan Kesehatan -Terhadap Kepuasan di -Pengguna Badan Penyelenggara Jaminan -Sosial (Bpjs) Di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya Tahun 2016. JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi Publik4(1).

    Saputro, H. E. (2015). Kualitas -Pelayanan Publik. Professional: Jurnal Komunikasi Dan Adrninistrasi Publik2(1).

     Agustina, Z., Laksmiarti, T., & Effendi, D. (2018). Pemilihan Metode Sosialisasi sebagai Upaya Peningkatan Kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Mandiri. Media Penelit. Dan Pengemb. Kesehat, 28(1), 33-38.

    BPJS. (2021, Agustus 08). Tugas dan Fungsi. Diambil- kembali dari BPJS Kesehatan: https://www.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/pages/detail/2021/30

    Wakhid. (2022, April 02). 12 Kriteria Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Pengganti- Klasifikasi Perawatan BPJS Kesehatan. Diambil kembali dari Jateng network: https://www.jatengnetwork.com/nasional/pr-2843127752/12-kriteria-kelas-rawat-inap-standar-kris-pengganti-klasifikasi-perawatan-bpjs-kesehatan

  • Seni Fotografi Minimalis

    Fotografi minimalis adalah genre yang menekankan kesederhanaan dan kekuatan ruang negatif. Ini menghilangkan elemen yang tidak perlu, fokus pada elemen esensial dari sebuah adegan untuk menciptakan gambar yang mencolok. Pendekatan ini mengajak pemirsa untuk terlibat dengan subjek secara lebih mendalam, sering kali membangkitkan emosi melalui kesederhanaan. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi prinsip-prinsip fotografi minimalis, teknik untuk menangkap gambar minimalis yang menakjubkan, dan dampak yang dapat ditimbulkan oleh gaya ini pada fotografer dan audiens

    Memahami Minimalisme dalam Fotografi

    Minimalisme dalam fotografi berakar pada gerakan seni yang lebih luas, yaitu minimalisme, yang muncul pada akhir 1950-an dan awal 1960- an. Gerakan ini berusaha mengurangi seni menjadi fitur-fitur dasarnya, menekankan kejelasan dan kesederhanaan. Dalam fotografi, minimalisme melibatkan pengisolasi subjek di latar belakang yang tidak ramai, menggunakan palet warna terbatas, dan fokus pada bentuk serta garis.
    Inti dari fotografi minimalis terletak pada kemampuannya untuk menyampaikan pesan atau emosi dengan sedikit elemen mungkin. Ini dapat dicapai melalui berbagai teknik, termasuk komposisi, pencahayaan, dan pemilihan subjek.

    Prinsip Utama Fotografi Minimalis

    1. Kesederhanaan: Landasan dari fotografi minimalis adalah kesederhanaan. Usahakan untuk menghilangkan gangguan dari komposisi Anda. Ini mungkin berarti menghapus objek-objek tambahan dari bingkai atau memilih latar belakang sederhana yang memungkinkan subjek Anda menonjol.


    2. Ruang Negatif: Ruang negatif merujuk pada area di sekitar subjek Anda. Dalam fotografi minimalis, ruang negatif memainkan peran penting dalam menciptakan keseimbangan dan menarik perhatian ke subjek utama. Dengan menggabungkan ruang negatif yang cukup, Anda dapat meningkatkan dampak keseluruhan gambar Anda.


    3. Palet Warna: Palet warna terbatas dapat memperkuat estetika minimalis. Pertimbangkan untuk menggunakan nada monokromatik atau kontras warna halus untuk menciptakan harmoni dalam komposisi Anda. Fotografi hitam-putih sangat efektif dalam karya minimalis, karena menekankan bentuk dan tekstur tanpa gangguan warna.


    4. Fokus pada Bentuk dan Garis: Fotografi minimalis sering kali menyoroti bentuk geometris dan garis. Carilah pola dalam alam atau arsitektur yang dapat menciptakan komposisi menarik. Garis dapat memandu mata pemirsa melalui gambar, sementara bentuk dapat menambah struktur dan formasi.


    5. Isolasi Subjek: Mengisolasi subjek Anda dapat menciptakan titik fokus yang kuat dalam gambar Anda. Ini dapat dicapai dengan menggunakan kedalaman bidang dangkal atau dengan memposisikan subjek Anda di latar belakang yang polos. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa tidak ada yang bersaing dengan perhatian subjek utama Anda.

    Teknik untuk Mengambil Foto Minimalis

    1. Pilih Subjek Anda dengan Bijak: Mulailah dengan memilih subjek yang cocok untuk pendekatan minimalis. Pilihan umum termasuk objek tunggal seperti pohon, batu, atau bangunan dan barang barang sehari-hari bisa menjadi subjek menarik ketika difoto dengan pendekatan minimalis.


    2. Gunakan Pencahayaan Alami: Pencahayaan memainkan peran penting dalam fotografi, terutama dalam karya minimalis di mana bayangan dan sorotan dapat meningkatkan kesederhanaan. Cahaya pagi atau sore hari memberikan bayangan lembut yang dapat menambah kedalaman tanpa membanjiri komposisi.


    3. Eksperimen dengan Komposisi: Aturan sepertiga adalah panduan berguna untuk menyusun foto-foto minimalis, tetapi jangan ragu untuk melanggarnya jika itu lebih sesuai dengan visi Anda. Memusatkan subjek Anda bisa menciptakan dampak kuat dalam fotografi minimalis.


    4. Rangkul Ruang Negatif: Saat membingkai bidikan Anda, secara sadar masukkan ruang negatif di sekitar subjek Anda. Ini tidak hanya menekankan subjek tetapi juga menciptakan suasana ketenangan dan keseimbangan dalam gambar.


    5. Pasca-Pemrosesan: Perangkat lunak pengeditan dapat membantu meningkatkan foto-foto minimalis dengan menyesuaikan kontras kecerahan dan tingkat saturasi. Namun, usahakan untuk mempertahankan kesederhanaan selama pengeditan-hindari pengolahan berlebihan yang bisa mengalihkan perhatian dari estetika minimalis.

    Contoh Fotografi Minimalis

    1. Fotografi Lanskap: Sebuah foto yang menampilkan pohon tunggal di latar belakang langit yang luas menangkap esensi minimalisme dengan indah. Pohon tersebut berfungsi sebagai titik fokus sementara luasnya langit menciptakan banyak ruang negatif.


    2. Fotografi Arsitektur: Sebuah bidikan dekat garis geometris bangunan di latar belakang polos menunjukkan bagaimana bentuk dapat mendominasi komposisi minimalis. Ketidakadaan bangunan lain atau gangguan memungkinkan pemirsa menghargai keanggunan desain tersebut.


    3. Fotografi Still Life: Susunan sederhana barang-barang sehari-hari-seperti bunga tunggal dalam vas di latar belakang dinding putin dapat membangkitkan perasaan ketenangan dan keindahan melalui minimalisme.


    Dampak Emosional Fotografi Minimalis


    1. Fotografi minimalis memiliki kemampuan unik untuk membangkitkan emosi melalui kesederhanaannya. Dengan menghilangkan gangguan, audiens didorong untuk fokus pada apa yang benar-benar penting-subjek itu sendiri dan konteksnya dalam bingkai.


    2. Ketenangan dan Kedamaian: Penggunaan ruang negatif sering kali menciptakan suasana ketenangan dalam gambar-gambar minimalis ini. Ketenangan ini dapat beresonansi dengan audiens yang mencari kedamaian di tengah kehidupan mereka yang sibuk.


    3. Refleksi dan Renungan: Foto-foto minimalis mengundang renungan; mereka mendorong audiens untuk berhenti sejenak dan merenungkan apa yang mereka lihat alih-alih hanya mengonsumsi informasi dengan cepat.


    4. Koneksi dengan Alam: Banyak foto minimalis menampilkan elemen alami seperti lanskap atau flora, memupuk koneksi antara audiens dan keindahan alam.

    Tantangan dalam Fotografi Minimalis

    1. Menemukan Subjek:
    Mengidentifikasi subjek yang bekerja baik dalam kerangka kerja minimalis bisa sulit terkadang. Ini membutuhkan mata untuk detail dan pemahaman tentang bagaimana elemen berinteraksi dalam bingkai.

    2. Menghindari Penyederhanaan Berlebihan:
    Menemukan keseimbangan yang tepat antara kesederhanaan dan minat sangatlah penting; terlalu banyak minimalisme mungkin menghasilkan gambar membosankan yang kurang dampak.

    3. Mengembangkan Gaya Pribadi:
    Seperti halnya genre fotografi lainnya, mengembangkan gaya pribadi membutuhkan waktu dan eksperimen. Penting untuk berlatih secara konsisten sambil menjelajahi pendekatan berbeda dalam minimalisme.

    Kesimpulan

    Fotografi minimalis lebih dari sekadar estetika; ini adalah bentuk seni yang mendorong fotografer dan pemirsa untuk menghargai kesederhanaan di dunia kita vang kompleks. Dengan fokus pada elemen-elemen esensial-melalui komposisi hati- hati, pencahayaan, dan pemilihan subjek- fotografer dapat menciptakan gambar-gambar kuat yang bergema mendalam dengan audiens mereka.


  • Cerdas Layaknya Manusia

    MIMICKING THE BRAIN

    Kalimat “Connectionism is an approach to AI in which informations represented by patterns of connection and activity in a network” menggambarkan bahwa manusia telah membuat sebuah program yang cara kerjanya hampir sama dengan otak manusia. AI merepresentasikan konsep atau pola yang kompleks pada setiap neuron dalam jaringan seperti otak manusia dan juga bisa memproses banyak informasi dalam waktu yang sama, sedangkan rata-rata manusia hanya bisa melakukannya dengan satu informasi saja. Jika misal manusia memiliki Informasi-1 kemudian kehilangan Informasi-1.a maka Informasi-1.b, 1.c, 1.d, 1.e manusia masih akan bisa memproses keseluruhan Informasi-1 tanpa adanya Informasi-1.a, dan kecerdasan buatan hebatnya juga bisa melakukan hal serupa yang dinamakan ‘Fault Tolerance’.

    LEARN

    Seorang bayi dilahirkan, yang 2-3 tahun kemudian bayi akan mempelajari sebuah kata yang didengar di sekitarnya. Dan sampai menjadi orang tua, bayi itu akan terus mempelajari atau memahami sebuah data yang diterimanya. Sama halnya dengan program AI yang akan melakukan tindakan apa saja yang diberikan oleh sang pemrogram, kemudian melakukan tindakan yang di luar dari perintah si pemrogram. Tindakan yang di luar perintah itu disebut algoritma ‘Machine Learning’, menggunakan sampel data yang sudah dimiliki untuk melakukan pilihan tindakan selanjutnya.

    CALCULATE THE FUTURE

    Kembali pada peradaban kuno seperti Mesir, Yunani, dan Romawi. Manusia bisa memprediksi cuaca dengan memperhatikan tanda-tanda alam seperti perubahan langit, angin, dan pola awan, kemudian manusia mencatat hasil pengamatannya untuk memperkirakan cuaca yang akan datang. Dengan banyak data yang sudah dikumpulkan, AI juga bisa memprediksi makhluk hidup seperti manusia yang contoh simpelnya; pada saat manusia membaca artikel tentang Cuaca-1.C maka pada halaman artikel selanjutnya AI akan merekomendasikan artikel tentang Cuaca-1.A “If this condition is true for the current facts, then do this; if it is false, do nothing”.

    HUMAN-LIKE

    Dengan banyak data yang sudah dimilikinya, AI hampir bisa melakukan apa yang manusia biasa lakukan. Meski terdengar sempurna, AI juga memiliki salah satu kemampuan manusia yang sangat penting yaitu sebuah ‘kesalahan’. Di pandangan manusia kalau komputer itu sangat pintar dan tidak memiliki kesalahan, lain halnya dengan AI yang memiliki kesalahan dan bahkan sebuah kesalahan yang AI lakukan akan menjadi sebuah tanda ‘warning’ untuk tidak dilakukannya lagi. Tapi AI ini mengetahui sebuah ‘kesalahan’ bukan karena mengetahuinya sendiri, melainkan ada sebuah feedback yang mengatakan kalau sesuatu itu memiliki kesalahan. Mengutip dari “The AI learns that succeeding is good and failing is bad”.

    SIGHT

    Seluruh manusia secara umum setuju bahwa jika mendengar kata ‘kucing’, pasti akan terbayangkan seekor kucing. Dengan menggabungkan pendengaran dan penglihatan manusia dalam prosesnya, sebuah gambaran yang awalnya hanya didengar akan menjadi sempurna saat melihat dan mendengar kucing tersebut. Proses visual pada komputer bekerja mirip dengan cara kerja manusia. Para engineers menggunakan ‘deep learning’ untuk mengotomatisasi tugas yang biasanya dilakukan oleh sistem visual biologis, seperti mata manusia dan bagian-bagian sistem sarafnya. Di bidang ‘Visi Komputer’, mereka menciptakan model yang cara kerjanya meniru penglihatan mata manusia dengan membuat sebuah objek menjadi bagian dari ‘mata’ untuk komputer melihatnya. Sebuah komputer diberikan input berupa gambar kucing ke dalam sistemnya yang kemudian diubah menjadi bentuk piksel (matriks angka). Input tersebut kemudian melewati beberapa lapisan dalam jaringan saraf tiruan di mana setiap lapisannya bertugas untuk mengekstrak bagian tertentu dari gambar tersebut. Setelah melewati beberapa lapisan, sistem akan menghasilkan output yang menunjukkan bahwa inputan tersebut termasuk ke kategori kucing.

    MAKE THINGS DIFFICULT

    Berawal dari para scientist yang berdebat tentang bagaimana pikiran berinteraksi dengan sang tubuh, dan disamakan kalau pikiran itu adalah sebuah ‘software’ yang tertanam di otak manusia. Kemudian munculah pertanyaan “Apakah mesin bisa berpikir?”. Edsger Dijkstra sebagai Scientist Computers, yang berkata, “Pertanyaan tentang apakah komputer dapat berpikir, sama seperti pertanyaan tentang apakah submarine itu berenang atau tidak”. Dengan kata lain, apakah AI bisa ‘berpikir’ atau tidak hanyalah masalah kesepakatan bahasa, bukan penemuan ilmiah. Para ilmuan ini hanya berdebat pada sesuatu apa yang bisa dilakukan sebuah ‘fungsi’ ini, daripada apa sebenarnya fungsi itu, dan jika submarine itu ‘berenang’ maka submarine memang ‘berenang’. Di sisi lain, Alan Turing menyatakan bahwa, kalau berdebat tentang pertanyaan itu sangatlah percuma.

    DUPLICATATING MIND

    Para Scientist yang memperdebatkan antara cara kerja manusia dan cara kerja mesin, di sini terdapat kaum komputasionalis yang berpendapat kalau pemikiran manusia bisa dihitung dengan direalisasikan oleh mesin maupun otak. Jika segampang itu untuk merealisasikannya, maka seharusnya mungkin untuk menulis program yang mereplikasi pikiran manusia yang kemudian bisa disalin dan dipindahkan seperti program lainnya. Itu berarti pikiran seseorang bisa diunggah ke server jarak jauh, diunduh, dan bahkan diduplikasi dengan jumlah yang tak terbatas.

    AI = DISASTER?

    Gambaran semua orang terhadap AI terkadang digunakan untuk membuat klaim yang berlebihan tentang potensi ancaman atau manfaat dari ‘Machine Learning’. Beberapa mitos tentang AI ini memicu ketakutan, seperti ramalan tentang robot yang tertanam AI canggih menjadi ‘mesin pembunuh’, algoritma mengerikan, dan eksistensial yang beresiko lainnya. Mitos lainnya melebih-lebihkan kamampuan machine learning ini, dengan menyatakan kalau AI itu katanya bersifat objektif, dan bahkan bisa berpikir sendiri. Pada kenyataannya, AI ini hanya mampu melakukan tugas yang sudah diprogramkannya saja. Kemampuan AI akan meningkat seiring dengan berjalannya waktu, AI akan menjadi ancaman bagi umat manusia jika manusia itu sendirinya membuat kemungkinan itu terjadi. Ancaman yang sebenarnya hanyalah bias, niat, dan keterbatasan para pemrogramnya, serta data yang digunakan untuk melatih AI ini.

    FUN FACT: ALGORITHM

    Pada tahun 1948, Alan Turing dan seorang matemtaikawan bernama David Champernowne berusaha membuktikan kalau dengan algoritma yang tepat, sebuah mesin bisa memainkan catur. Tapi pada saat itu belum ada mesin yang bisa menjalankan sebuah algoritma, jadi Alan Turing sendiri berusaha menjadi peran sebagai ‘komputer’ untuk melakukan setiap langkah algoritma secara manual di atas kertas. ‘Turochamp’, adalah nama yang mereka berikan untuk algoritmanya, ini menjadi bukti lebih lanjut kalau komputer bisa melakukan perhitungan kompleks tanpa memahami apa yang mereka lakukan, tapi hanya mengikuti serangkaian instruksi.

    ARTIFICIAL INTELLIGENCE

    Mesin yang bisa melakukan instruksi sederhana, seperti kalkulator yang menerapkan aturan matematika, telah ada selama beberapa dekade. Membuat mesin yang bisa ‘belajar’, adalah dasar dari AI modern yang artinya jauh lebih baru dan kompleks. Untuk melakukannya, sang pemrogram menggunakan algoritma yang berulang kali disesuaikan melalui proses trial and error untuk meningkatkan akurasinya. Seperti evolusi alami, peningkatan yang terjadi ini bisa bersifat bertahap. Ketika AI menjadi lebih canggih, AI bisa berkontribusi pada proses pembelajaran mereka sendiri, walaupun saat ini AI masih membutuhkan bantuan manusia. Dengan kata lain, mengajarkan AI untuk belajar hanya berarti membuat AI menjadi lebih akurat dan handal.

    Referensi: Claire Quigley, Simply Artificial Intelligence

  • Inovasi dalam Desain Kemasan Melalui Prinsip Minimalisme pada Produk Minuman Outside

    • Konsep Minimalisme

    Pada awal abad ke-20, dunia Barat memunculkan gerakan modernisme dalam bidang seni dan arsitektur, sebuah aliran pemikiran yang akan sangat memengaruhi dan membentuk kreativitas dan ideologi generasi seniman dan seniman berikutnya. Saat memeriksa desain arsitektur melalui perspektif gerakan modernisme, kita bisa melihat penekanan yang jelas pada serangkaian prinsip dasar yang mencakup gagasan untuk memprioritaskan “fungsi di atas bentuk”, keyakinan bahwa “dekorasi itu merugikan”, dan keharusan untuk mematuhi “anggaran yang hemat biaya”. Pada tahun-tahun berikutnya, prinsip-prinsip dasar ini melampaui bidang arsitektur dan diadopsi secara efektif di berbagai bidang kreatif lainnya, seperti desain interior, desain furnitur, dan desain produk, yang pada akhirnya berpuncak pada munculnya filosofi desain yang ditandai dengan kurangnya ornamen, yang biasanya disebut sebagai Minimalisme “tanpa bentuk”. Prinsip utama minimalis dapat ditelusuri kembali ungkapan terkenal yang diartikulasikan oleh arsitek modernis Ludwig Mies van der Rohe, yang menyatakan bahwa “less is more”, yang meringkas esensi dari pendekatan filosofis terhadap desain.

    Di luar fokusnya pada “fungsi”, estetika minimalis beroperasi dengan tujuan yang disengaja untuk mengurangi jumlah elemen desain, palet warna yang digunakan, penggunaan pencahayaan, dan pemilihan bahan baku, menghasilkan gaya yang pada dasarnya introspektif dan bersahaja, sehingga memungkinkan para praktisi untuk secara efektif mewujudkan prinsip “less is more”. Tujuan utama dari minimalis adalah untuk memaksimalkan kinerja estetika dan fungsional sambil menggunakan pendekatan minimalis dalam penggunaan bahan dan elemen desain, sehingga mengupayakan keseimbangan antara kesederhanaan dan kompleksitas. Gaya minimalis yang khas ini tidak hanya berfungsi untuk memperluas dan mengembangkan prinsip-prinsip asli modernisme, tetapi juga merangkul dan menggabungkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kontemporer, serta pengaruh yang diambil dari tradisi budaya Timur dan Barat. Hasilnya, minimalis memiliki kapasitas inklusivitas yang luar biasa, sehingga memungkinkannya untuk beresonansi di berbagai konteks dan preferensi estetika.

    • Minimalisme dalam desain kemasan

    Dalam lingkungan bisnis yang sangat kompetitif ini, desain kemasan telah melampaui fungsi konvensionalnya sebagai pelindung produk semata, desain kemasan telah muncul sebagai pengungkit strategis penting yang menarik perhatian konsumen dan memperkuat identitas merek di antara pembeli potensial. Karena preferensi konsumen terus mengalami transformasi yang signifikan, tren minimalis dalam desain kemasan telah muncul sebagai salah satu pendekatan yang paling disukai dalam praktik desain kontemporer, karena menawarkan perpaduan yang harmonis antara estetika sederhana, efisiensi visual, dan komitmen terhadap keberlanjutan yang beresonansi dengan konsumen yang teliti saat ini.

    Prinsip dasar minimalis, yang sering diartikulasikan melalui frasa “less is more”. Dalam ranah desain kemasan, prinsip minimalis ini secara efektif diterapkan melalui pembatasan palet warna yang digunakan, penggunaan tipografi yang bersih dan mudah dibaca, serta penerapan desain tata letak yang ramping dan mengutamakan kejelasan. Dengan menerapkan pendekatan minimalis ini, desain kemasan digunakan untuk mengkomunikasikan nilai intrinsik produk yang ditawarkan dengan cara yang jelas dan langsung, sambil mempertahankan tingkat daya tarik visual yang penting di pasar yang dipenuhi dengan gangguan visual dan rangsangan yang saling bersaing, di mana konsumen semakin cenderung menyukai kemasan yang lugas dan menyampaikan kesan eksklusivitas.

    Di luar keuntungan estetika yang diberikan oleh minimalis, kemasan minimalis juga memberikan manfaat yang signifikan dari perspektif keberlanjutan, yang semakin penting dalam masyarakat yang sadar akan lingkungan saat ini. Kemasan minimalis biasanya menggunakan lebih sedikit bahan, secara efektif mengurangi limbah, dan mendukung metodologi produksi ramah lingkungan yang selaras dengan tujuan keberlanjutan global.

    Namun demikian, penerapan prinsip-prinsip minimalis dalam desain kemasan bukannya tanpa serangkaian tantangan yang harus dihadapi dengan hati-hati dan penuh pertimbangan. Tantangan utama terletak pada kebutuhan untuk memastikan bahwa desain yang sederhana sekalipun dapat menyampaikan informasi penting terkait produk dengan cara yang efektif dan informatif, sehingga menghindari potensi miskomunikasi atau kebingungan di antara konsumen. Selain itu, pengejaran inovasi dalam kerangka kerja minimalis menuntut kreativitas tingkat tinggi dari para desainer, yang harus dengan mahir menata ulang dan menafsirkan kembali elemen desain sederhana untuk memastikan bahwa mereka tetap menarik secara visual dan relevan dengan selera konsumen kontemporer yang cerdas.

    Seiring dengan kemajuan teknologi desain yang terus berkembang dan kesadaran konsumen akan nilai-nilai keberlanjutan yang semakin meningkat, minimalis dalam desain kemasan dengan cepat bertransformasi dari sekadar tren menjadi filosofi yang mendalam yang mewujudkan era baru dalam strategi branding dan komunikasi visual. Oleh karena itu, sangat penting bagi para pihak yang terlibat dalam industri kreatif untuk tidak hanya memahami, tetapi juga secara serius menerapkan prinsip-prinsip minimalis ke dalam proses desain kemasan mereka dengan cara yang inovatif. Penerapan ini tidak hanya bermanfaat bagi para profesional kreatif, tetapi juga penting bagi perusahaan yang ingin mempertahankan relevansi dan keunggulan kompetitif mereka di pasar global yang terus berkembang yang menuntut kemampuan beradaptasi dan strategi yang berpikiran maju dalam branding dan keterlibatan konsumen.

    • Awal mula Oatside

    Oatside adalah susu Oat Asia yang lezat, dibuat lebih lembut dan lebih terasa lebih malty dibanding susu nabati yang biasa di pasaran. Oatside merupakan tonggak keberhasilan yang signifikan karena telah muncul sebagai merek susu oat pertama di pasar Asia, sebuah usaha yang didirikan dan direalisasikan oleh wirausahawan Benedict Lim selama krisis global yaitu pandemi COVID-19. Sebagai badan terkemuka di bidang produksi susu nabati di Asia, Oatside dengan cermat mengawasi setiap aspek operasi manufakturnya, melakukan kontrol komprehensif yang membentang mulai dari pemrosesan awal biji-bijian gandum hingga transformasi akhir menjadi produk susu gandum yang dapat dikonsumsi. Oatside juga tidak menggunakan pemanis atau pengawet karena ingin menjaga labelnya agar tetap dan juga menggunakan bahan alami yaitu Oat asli dan kakao. Oatside diproduksi di pegunungan Bandung yang mempunyai akses langsung ke mata air alami, yang belum tersentuh manusia. Oatside telah membangun fasilitas internal yang canggih dengan jalur produksi yang sangat otomatis untuk memastikan proses pemerahan Oat murni dan tidak tercemar.

    Oatside menawarkan beragam produk yang mencakup beberapa varian rasa yang berbeda yaitu, Barista Blend, Chocolate, Chocolate Hazelnut, Coffee, Mocha, dan Caramel Macchiato. Oatside kini telah memasarkan produknya secara strategis dengan menjual produknya ke berbagai negara di seluruh benua Asia, seperti Singapura, Malaysia, Indonesia, Korea Selatan, dan Taiwan, yang dapat memperluas jangkauan pasarnya. Dengan menerapkan rencana distribusi yang luas ini, Oatside memenuhi keinginan yang meningkat untuk produk turunan tumbuhan sementara (nabati) juga berusaha untuk memainkan peran penting dalam bidang kemajuan praktik pangan berkelanjutan.

    • Desain kemasan Oatside

    Desain kemasan sangat penting dalam upaya untuk memikat minat konsumen sekaligus membangun dan memperkuat identitas merek di pasar. Outside, yang merupakan merek minuman susu oat/ Oat milk yang menggunakan prinsip-prinsip minimalis dalam upaya pengemasannya yang inovatif. Filosofi desain minimalis, sebagai sebuah pendekatan, berpusat pada penghapusan elemen-elemen yang tidak perlu, yang pada gilirannya menonjolkan kejernihan visual, memaksimalkan fungsionalitas, dan mendorong pemanfaatan material yang efisien dalam berbagai aplikasi. Komitmen terhadap minimalisme ini secara nyata dimanifestasikan dalam desain kemasan Outside, di mana orang dapat mengamati penggunaan strategis elemen grafis yang tidak rumit, termasuk palet warna alami yang melambangkan bahan utama produk, tipografi murni yang meningkatkan keterbacaan, dan bentuk geometris yang harmonis yang menciptakan rasa keseimbangan dan keteraturan.

    Informasi yang disampaikan pada kemasan diartikulasikan secara ringkas dan transparan, sehingga konsumen dapat dengan cepat memahami isi produk tanpa kebingungan atau ambiguitas. Selain itu, penggabungan bahan ramah lingkungan, terutama yang dapat didaur ulang atau terurai secara hayati, merupakan aspek penting dari pendekatan inovatif yang tidak hanya memperkuat reputasi merek sebagai pemimpin dalam keberlanjutan, tetapi juga memainkan peran penting dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Selain fitur-fitur ini, desain kemasan yang ergonomis memastikan bahwa kemasan ini mudah digunakan, sementara sistem tutup perintis memungkinkan konsumen untuk menggunakan kembali kemasan secara efektif dan nyaman, sehingga memperpanjang siklus hidup dan utilitasnya.

    Penerapan prinsip-prinsip desain minimalis ini telah menghasilkan dampak yang sangat menguntungkan bagi merek Outside, karena kesederhanaan dan daya tarik estetika kemasan meningkatkan daya pikat visual produk, sehingga mudah dibedakan di pasar yang semakin kompetitif. Selain itu, komitmen untuk menggunakan bahan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan secara aktif berkontribusi pada pengurangan limbah, yang sesuai dengan meningkatnya kesadaran konsumen terkait masalah keberlanjutan. Minimalis juga menumbuhkan lingkungan yang kondusif untuk keterlibatan emosional di antara konsumen, di mana kesederhanaan desain membangkitkan suasana elegan dan kontemporer yang selaras dengan kepekaan demografi kaum muda perkotaan.

    Dengan memadukan estetika, fungsionalitas, dan keberlanjutan secara ahli, Outside berhasil menghadirkan inovasi kemasan yang melambangkan nilai-nilai modern dan ekspektasi konsumen. Pendekatan holistik ini tidak hanya memperkuat posisi kompetitif merek di pasar, tetapi juga menggarisbawahi pentingnya desain kemasan sebagai instrumen strategis yang dengan mahir memenuhi kebutuhan konsumen sekaligus berkontribusi pada pelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.

    • Kelebihan dan kelemahan desain kemasan Oatside

    Kelebihan

    1. Estetika Minimalis yang Menarik

    Salah satu daya tarik utama desain kemasan Oatside adalah estetika minimalisnya. Dengan dominasi warna-warna netral seperti putih dan hitam serta aksen warna yang mencerminkan varian produk, kemasan ini memberikan kesan modern dan elegan. Pendekatan gaya ini sangat selaras dengan tren desain saat ini yang semakin mendukung kesederhanaan sekaligus memikat perhatian konsumen, sehingga meningkatkan daya jual produk. Selain itu, desain yang bersih dan rapi tidak hanya memudahkan pengenalan produk tetapi juga memastikan bahwa produk itu menonjol di tengah-tengah sejumlah penawaran bersaing di pasar yang semakin ramai.

    2. Komunikasi yang Jelas dan Efektif

    Informasi pada kemasan Oatside disampaikan secara singkat, padat, dan jelas. Nama produk, varian rasa, dan keunggulan utama seperti klaimnya ditampilkan dalam tipografi yang bersih dan tata letak yang rapi. Penyajian yang tepat ini memungkinkan konsumen untuk dengan cepat memahami berbagai manfaat yang terkait dengan produk, sehingga menciptakan pengalaman intuitif secara visual yang membantu dalam pengambilan keputusan yang tepat selama proses pembelian.

    3. Bahan yang Ramah Lingkungan

    Kemasan Oatside telah memilih untuk menggunakan bahan berbasis karton untuk kemasannya, yang jelas lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan pilihan plastik tradisional. Pilihan strategis ini tidak hanya mengatasi kekhawatiran konsumen yang semakin memperhatikan implikasi lingkungan dari pembelian mereka, tetapi juga berfungsi untuk meningkatkan citra merek sebagai inovator perintis dalam pasar minuman nabati yang kompetitif. Dengan menyelaraskan dirinya dengan prinsip-prinsip keberlanjutan, Oatside secara efektif beresonansi dengan nilai-nilai konsumen yang sadar lingkungan dan meningkatkan posisi pasarnya.

    4. Citra Merek yang Kuat

    Desain kemasan Oatside ditandai dengan identitas visual kohesif yang diterapkan secara seragam di seluruh lini produknya yang beragam, sehingga mudah dikenali. Pendekatan strategis ini berfungsi untuk memperkuat citra merek sebagai penawaran premium dan profesional, sehingga meningkatkan daya tariknya di kalangan penduduk perkotaan dan konsumen modern yang sering cenderung ke produk berkualitas tinggi. Dengan menumbuhkan citra merek yang konsisten, Oatside secara efektif menetapkan dirinya sebagai pilihan yang dapat dipercaya dan diinginkan di pasar.

    5. Kemasan yang Praktis

    Karakteristik desain ergonomis kemasan Oatside berkontribusi pada kepraktisan dan fleksibilitasnya, membuatnya sangat nyaman bagi konsumen untuk membawa dan menyimpan produk-produk ini di dalam rumah mereka. Tutup kemasan telah dirancang dengan cermat untuk menjaga kesegaran produk sambil juga memungkinkan untuk digunakan Kembali, cocok untuk berbagai situasi, seperti diminum langsung atau digunakan sebagai bahan campuran dalam minuman lain, seperti kopi dan the.

    Kelemahan

    1. Dominasi Warna Polos yang Kurang Dinamis

    Meskipun minimalisme menjadi daya tarik utama, dominasi warna polos pada kemasan bisa dianggap terlalu sederhana bagi sebagian konsumen. Individu yang menunjukkan preferensi untuk desain kemasan yang lebih hidup atau dinamis mungkin menganggap kemasan Oatside kurang menarik secara visual, terutama di pasar yang dipenuhi dengan berbagai alternatif yang penuh warna dan menarik. 

    2. Kurangnya Diferensiasi Antar Varian Rasa

    Desain minimalis Oatside terkadang membuat varian rasa tidak memiliki perbedaan visual yang cukup mencolok yang hanya berbeda warna di setiap variannya. Hal ini dapat membingungkan konsumen yang baru pertama kali mencoba produk atau saat varian produk ditampilkan secara bersamaan di rak toko.  Ambiguitas semacam itu dapat menghambat proses pengambilan keputusan untuk pembeli potensial, sehingga berdampak pada kinerja penjualan secara keseluruhan.

    3. Kurangnya Relevansi untuk Pasar Orang Tua

    Desain minimalis dengan gaya modern dan cenderung abstrak mungkin kurang menarik bagi segmen pasar orang tua, yang lebih menyukai desain dengan elemen visual yang lebih komunikatif atau ilustrasi yang familiar. Konsumen dalam kelompok usia ini sering mencari informasi yang lebih eksplisit, seperti gambar bahan atau manfaat kesehatan yang lebih mencolok, yang mungkin tidak ditangani secara memadai oleh pendekatan minimalis yang diadopsi oleh Oatside. Akibatnya, pemutusan ini dapat membatasi daya tarik merek di antara konsumen yang lebih tua yang tidak familiar dengan desain kemasan mimalis ini.

    4. Kerentanan terhadap Kondisi Ekstrem

    Bahan karton rentan terhadap kelembapan dan kerusakan fisik seperti penyok atau bocor jika tidak ditangani dengan hati-hati. Hal ini dapat menjadi masalah selama proses distribusi atau ketika konsumen membawa produk ini dalam perjalanan.

    Kesimpulan

    Desain kemasan pada Oatside yang menjunjung konsep minimalisme telah berhasil menciptakan produk dengan kesan yang elegan, mewah, kekinian dan modern. Nilai estetika dan fungsi pada produk Oatside telah berhasil di jalankan, seperti desain yang sangat kekinian dengan mengikuti jaman sekarang, memakai bahan baku yang ramah lingkungan, dan juga kemasan yang ergonomis. Adapun kekurangan dari produk ini ialah penggunaan warna yang terkesan polos sehingga dapat kurang menarik untuk beberapa kalangan seperti orang tua, dan juga informasi yang disediakan tidak tersampaikan kepada kalangan tertentu.

    Secara keseluruhan Oatside dapat membangun brand image yang kuat dan inovatif di kalangan anak muda tetapi masih kurang menjangkau target pasar yang lebih luas lagi.

    Daftar Pustaka

    Jinglong, Liu. (2018). The Application of Minimalism in Modern Packaging Design. 105-109.

    Cahyani, P. R., & Mubarok, D. A. A. (2024). Pengaruh Brand Image, Electronic Word Of Mouth Dan Brand Ambassador Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Pada Konsumen Produk Oatside Di Kota Bandung). JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi)10(2), 899-911.

    Muhammad Rizky – 51922099

    Fakultas Desain

    Program Studi Desain Komunikasi Visual