Kumpulan Artikel dari Para Mahasiswa Unggul
Universitas Komputer Indonesia
Kue Awug adalah jenis makanan, lebih tepat nya adallah salah satu jenis dari Kue Basah. Awug ini memiliki komposisi dari bahan makanan yang terdiri dari adonan Tepung Beras Ketan, Kelapa Parut, dan Gula Merah dan dibungkus dengan daun pisang. Tetapi banyak orang yang memiliki kreativitas yang bagus, seperti melakukan improvement. Contoh nya seperti penambahan beberapa
Coba perhatikan fenomena di sekitar kita saat ini. Menjamurnya coffee shop dan restoran estetik rasanya sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari gaya hidup masyarakat urban, apalagi di kota-kota besar yang penuh kreativitas seperti Bandung. Kalau kita jalan-jalan di akhir pekan, hampir di setiap sudut jalan pasti ada saja kedai kopi baru yang menawarkan konsep
Pendahuluan: Menggeser Batas Geografis dengan Bit dan Byte Selama beberapa dekade, desa sering kali diposisikan sebagai halaman belakang dalam narasi pembangunan nasional. Ketika pusat kota menikmati modernisasi, jaringan internet cepat, dan birokrasi berbasis kecerdasan buatan, wilayah perdesaan kerap kali tertinggal dalam analogi klasik: kertas yang menumpuk, informasi yang tersumbat, dan transparansi anggaran yang kabur. Warga
Frederick Agung Ezra Bandaso Jo Menembus Jenuhnya Pasar: Membangun Kewirausahaan Berbasis “Inovasi Nilai” (Value Innovation) di Era Kompetisi Radikal Dunia kewirausahaan hari ini menawarkan peluang sekaligus tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah ekonomi modern. Di satu sisi, kehadiran teknologi digital, platform e-commerce, dan media sosial telah memangkas hambatan masuk (barrier to entry) secara
Kesehatan mental dan perkembangan saraf anak telah menjadi fokus perhatian global dalam dunia medis dan teknologi modern. Salah satu gangguan perkembangan saraf yang mengalami peningkatan diagnosis secara global adalah Autism Spectrum Disorder (ASD). Individu dengan ASD dicirikan oleh hambatan konsisten pada komunikasi sosial, interaksi interpersonal, serta adanya pola perilaku yang repetitif dan restriktif. Namun, di
Halo, rekan-rekan mahasiswa dan penggiat bisnis! Bagi kita yang sedang menjalankan program Inbiskom, merintis bisnis kuliner dari nol tentu menjadi tantangan tersendiri yang menguji mental, kedisiplinan, dan strategi pemecahan masalah. Di kelompok kami, perjalanan menjalankan bisnis selama kurang lebih tiga bulan terakhir sejak April ini telah memberikan banyak sekali pelajaran berharga yang tidak bisa didapatkan
In the modern era, information technology continues to develop rapidly. To keep up with these advancements, people need to create innovations that can simplify their work, especially in the business sector. Business actors, particularly Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), need to adapt to the use of social media, especially in Indonesia. Micro, Small,
Media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern. Berbagai aktivitas sehari-hari kini dilakukan melalui internet, mulai dari mencari informasi, berkomunikasi, hingga berbelanja. Perubahan perilaku tersebut memberikan dampak yang sangat besar terhadap dunia bisnis. Jika dahulu promosi dilakukan melalui brosur, baliho, atau iklan di televisi, kini pelaku usaha dapat memperkenalkan produknya hanya
Bisnis makanan merupakan salah satu bidang usaha yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan, terutama di kalangan mahasiswa. Makanan manis seperti kue, dessert, dan bakery banyak diminati karena dapat dikonsumsi dalam berbagai kesempatan, baik sebagai camilan, hadiah, maupun sajian untuk acara tertentu. Hal ini menjadi peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide usaha sederhana, tetapi tetap memiliki
DAVY PARDOMUAN – UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA ABSTRAKTulisan ini membahas penerapan kecerdasan buatan, yaitu Google Gemini AI, sebagai alat bantu dalam proses ideasi bisnis mahasiswa, dengan studi kasus konsep usaha “Basreng Raos Pisan”. Proses dimulai dari penghasilan ide berbasis observasi kebiasaan mahasiswa, dilanjutkan dengan validasi kebutuhan pasar melalui data Google Trends, analisis ukuran pasar menggunakan pendekatan
SALSABILA MAHARANI AbstrakIndustri fashion merupakan salah satu sektor yang terus berkembang dan memiliki pengaruh besar terhadap gaya hidup masyarakat. Perkembangan trend yang begitu cepat mendorong tingginya tingkat konsumsi pakaian, sehingga banyak produk fashion yang masih layak pakai tidak lagi digunakan. Kondisi tersebut menyebabkan meningkatnya limbah tekstil yang berdampak terhadap lingkungan. Salah satu solusi yang dapat
Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital global, kewirausahaan tidak lagi sekadar menjadi pilihan karier alternatif bagi mahasiswa, melainkan sebuah roda penggerak inovasi yang krusial. Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), dengan visinya sebagai Digital Entrepreneurial University, secara aktif memfasilitasi ekosistem ini melalui berbagai program strategis. Salah satu pilar utamanya adalah INBISKOM (Inkubator Bisnis dan Teknologi UNIKOM), sebuah
Infestasi hama pengerat, terutama tikus sawah (Rattus argentiventer) dan tikus rumah (Rattus rattus), merupakan ancaman persisten terhadap produktivitas pertanian dan kesehatan masyarakat. Di Indonesia, kerusakan lahan padi akibat serangan tikus mencapai puluhan ribu hektar per tahun, dengan total kerugian ekonomi yang diestimasikan mencapai miliaran rupiah. Selain kerugian material, tikus dan serangga seperti nyamuk merupakan vektor
Di sudut-sudut kota yang padat, di antara deru mesin kendaraan dan hiruk-pikuk aktivitas ekonomi informal, terdapat kelompok yang paling rentan namun sering kali luput dari pandangan, yaitu anak-anak marjinal. Mereka tumbuh di lingkungan dengan pengawasan minimal, keterbatasan akses informasi, dan ruang gerak yang terekspos langsung pada kerasnya jalanan. Kondisi sosiologis ini menempatkan mereka pada risiko
Pendahuluan Industri fashion lokal di Indonesia sedang mengalami pergeseran besar dalam cara konsumen menemukan dan memutuskan untuk membeli produk. Jika beberapa tahun lalu katalog foto statis di marketplace sudah cukup untuk menarik pembeli, kini preferensi konsumen terutama generasi muda condong ke konten visual yang dinamis. Video pendek di platform seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube