Kumpulan Artikel dari Para Mahasiswa Unggul
Universitas Komputer Indonesia
Kalau ditanya,”asinan kiamboy enak dimana?” jawaban orang biasanya bukan cuman soal rasa,tapi juga soal nama brand yang langsung kebayang dikepala. Nah, di sinilah pentingnya branding. “Titik Segar” punya peluang besar untuk jadi nama yang langsung diingat orang setiap kali mereka kepikiran jajanan segar asam manis ini. Tapi tentu saja, hal itu nggak terjadi begitu saja.
Digital Marketing sebagai Strategi Efektif dalam Meningkatkan Daya Saing Bisnis di Era Digital PendahuluanPerkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam beberapa dekade terakhir telah membawa perubahan yang sangat signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang ekonomi dan bisnis. Kemajuan internet, penggunaan smartphone yang semakin luas, serta hadirnya berbagai platform digital telah mengubah cara masyarakat
Dulu, jualan asinan kiamboy mungkin cukup mengandalkan lapak di pinggir jalan. Tapi sekarang, pelanggan sudah terbiasa pesan apa saja lewat HP, mulai dari makan berat sampai camilan segar seperti asinan. Nah ini kesempatan emas buat “Titik Segar” untuk memperluas jangkauan pelanggan tanpa harus menunggu orang lewat di depan lapak. Artikel ini akan fokus membahas strategi
Pendahuluan: Kewirausahaan Digital di Era Modern Di era digital yang bergerak serba cepat ini, pergeseran lanskap bisnis tidak lagi hanya tentang memindahkan etalase dari toko fisik ke layar smartphone. Lebih dari itu, kewirausahaan digital menuntut pemahaman mendalam tentang data, perilaku konsumen, dan yang paling penting, penyelesaian masalah nyata yang dihadapi audiens. Visi Universitas Komputer Indonesia
Di era modern ini, layar smartphone telah menjadi jendela utama dunia, di mana aktivitas scrolling tanpa henti bukan lagi sekadar tren sosial melainkan tambang emas baru bagi para pelaku bisnis. Di sinilah digital marketing mengambil peran sebagai strategi pemasaran produk atau jasa yang memanfaatkan media digital dan jaringan internet. Namun, perlu dipahami bahwa dunia ini
Industri parfum di Indonesia sedang mengalami masa yang menarik. Kalau dulu wewangian identik dengan merek luar negeri yang harganya selangit, sekarang rak-rak minimarket dan etalase marketplace dipenuhi parfum lokal dengan harga yang jauh lebih ramah di kantong. Fenomena ini bukan kebetulan. Di baliknya ada cerita kewirausahaan yang penuh strategi, kegagalan, dan adaptasi. Salah satu contoh
Di era digital seperti sekarang, peluang untuk memulai usaha semakin terbuka lebar. Jika dulu seseorang harus memiliki modal besar untuk membuka bisnis, kini banyak usaha yang dapat dimulai hanya dengan bermodalkan kreativitas, internet, dan kemauan untuk belajar. Kondisi ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa untuk mulai mengenal dunia kewirausahaan sejak dini. Sebagai mahasiswa,
Oleh : Chandra Nur Mulyani (31624019) Jurusan : Ilmu Hukum Mata Kuliah : Kewirausahaan Fashion dan Peluang Bisnis di Era Digital Perkembangan teknologi telah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk cara masyarakat berbelanja. Jika dahulu seseorang harus datang langsung ke toko untuk membeli pakaian, kini cukup membuka smartphone dan melakukan transaksi dalam hitungan menit. Perubahan ini
Mengapa UMKM Perlu Bertransformasi Digital? Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah lama menjadi salah satu fondasi penting dalam perekonomian Indonesia. Keberadaan UMKM tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan, mendorong aktivitas ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di berbagai wilayah, UMKM menjadi motor penggerak ekonomi karena mampu menjangkau
Industri konveksi merupakan salah satu sektor manufaktur skala kecil hingga menengah yang memiliki pergerakan ekonomi sangat dinamis dan memegang peranan krusial dalam rantai pasok produk sandang. Sebagai kebutuhan primer manusia, permintaan terhadap pakaian tidak pernah surut, baik untuk kebutuhan personal, seragam instansi, maupun produk fashion komunitas. Namun, di tengah potensi pasar yang besar ini, banyak
Media sosial telah mengubah cara pelaku usaha memperkenalkan produknya kepada calon pembeli. Promosi yang sebelumnya bergantung pada toko fisik, brosur, atau rekomendasi dari mulut ke mulut kini banyak dilakukan melalui konten yang muncul di layar ponsel. Perubahan ini memberi lebih banyak pilihan bagi pelaku usaha untuk menjangkau konsumen tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar.
Pernahkah kita bertanya mengapa ada produk yang begitu mudah diingat, sementara produk lain yang sebenarnya memiliki kualitas baik justru sulit dikenal? Jawabannya sering kali bukan terletak pada kualitas produknya semata, melainkan pada keberanian pemilik usaha dalam menciptakan identitas yang berbeda. Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, keberanian untuk menghadirkan ide baru menjadi langkah awal
Implementasi Sistem Pelayanan Desa Digital untuk Mewujudkan Smart Village yang Transparan dan Mandiri Pendahuluan Dalam beberapa tahun terakhir, transformasi digital telah menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan nasional. Hampir seluruh sektor mulai mengadopsi teknologi informasi sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Perubahan tersebut tidak hanya terjadi di
Halo rekan-rekan mahasiswa! Kalau kita bicara soal tugas kewirausahaan di kampus, bisnis apa sih yang paling sering muncul di pikiran? Sebagian besar pasti langsung terpikir untuk membuat bisnis kuliner, clothing line, atau jasa titip barang konvensional. Bisnis-bisnis tersebut memang bagus, tapi pernahkah kalian berpikir untuk melirik potensi industri kreatif digital yang pasarnya tidak terbatas oleh
Abstrak Akselerasi teknologi informasi telah menyentuh simpul tata kelola pemerintahan terkecil, yaitu desa. Implementasi Sistem Pelayanan Desa Digital hadir sebagai katalisator utama dalam mentransformasi desa konvensional menjadi Smart Village (Desa Cerdas). Artikel ini membahas bagaimana digitalisasi pelayanan publik di tingkat desa mampu memangkas birokrasi, meningkatkan transparansi anggaran serta kebijakan, dan pada akhirnya mendorong kemandirian desa