Category: Uncategorized
-
Perkembangan Desain di zaman sekarang
1. Integrasi Teknologi
• Desain Digital dan Interaktif: Fokus pada pengalaman pengguna (UI/UX) untuk aplikasi dan situs web. Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) semakin sering digunakan dalam desain interaktif.
• Artificial Intelligence (AI): Banyak desainer menggunakan AI untuk membantu menciptakan desain, mulai dari pembuatan logo hingga generative design yang otomatis menghasilkan variasi desain berdasarkan parameter tertentu.
• Desain Parametrik: Dalam arsitektur dan produk, penggunaan algoritma memungkinkan pembuatan bentuk kompleks yang menyesuaikan diri dengan kondisi tertentu.
2. Sustainability dan Desain Ramah Lingkungan
• Material Berkelanjutan: Penggunaan bahan daur ulang dan inovasi material ramah lingkungan, seperti bioplastik atau material organik.
• Desain untuk Lingkungan: Fokus pada produk yang mendukung keberlanjutan, seperti furnitur modular atau pakaian yang dapat terurai secara alami.
• Circular Design: Produk dirancang agar mudah diperbaiki, didaur ulang, atau digunakan kembali.
3. Minimalisme dan Kesederhanaan
• Aesthetic Clean Design: Tren desain yang lebih sederhana, seperti flat design atau desain minimalis, masih sangat populer karena memberikan kesan bersih dan fungsional.
• Fokus pada Pengalaman: Desain lebih menekankan pada pengalaman pengguna, bukan hanya estetika semata.
4. Personalisasi
• Customizable Design: Produk yang memungkinkan konsumen menyesuaikan desain sesuai kebutuhan mereka.
• Desain Responsif: Teknologi memungkinkan desain menyesuaikan diri dengan preferensi atau lingkungan pengguna, seperti situs web yang berubah bentuk sesuai perangkat.
5. Pengaruh Budaya dan Lokalitas
• Desain yang Berakar pada Budaya: Menggabungkan elemen-elemen tradisional dengan sentuhan modern, seperti motif etnik dalam mode atau furnitur dengan estetika lokal.
• Globalisasi vs. Lokalisasi: Desain kini mencerminkan perpaduan antara tren global dan identitas lokal.
6. Eksperimen Estetika Baru
• Retro-Futurism: Kembalinya elemen desain dari masa lalu dengan adaptasi teknologi modern.
• Cyberpunk dan Vaporwave: Estetika yang terinspirasi dari masa depan dystopian, penuh warna neon, dan tema teknologi.
• Maximalism: Lawan dari minimalisme, desain dengan elemen yang berani, penuh warna, dan kaya detail.
7. Desain untuk Kesejahteraan
• Desain Biofilik: Menggabungkan elemen alam ke dalam desain ruang untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis dan fisik.
• Inclusive Design: Produk dan layanan dirancang agar dapat diakses oleh semua kalangan, termasuk mereka dengan kebutuhan khusus.
8. Metaverse dan Ruang Virtual
• Desain untuk Dunia Virtual: Seiring dengan popularitas metaverse, desainer kini menciptakan ruang, pakaian, dan produk untuk digunakan di dunia maya.
• NFTs dalam Seni dan Desain: Seni digital menjadi bagian besar dari ekosistem desain, dengan kepemilikan yang didukung oleh blockchain.
Desain modern tidak hanya bertujuan untuk estetika, tetapi juga mencakup fungsi, keberlanjutan, dan relevansi sosial. Apa pun bidangnya, perkembangan ini menunjukkan pergeseran fokus menuju pengalaman yang lebih holistik dan manusiawi. -
Nirmana dalam Desain
Kenapa harus mempelajari nirmana dalam Desain Komunikasi Visual?
Desain adalah suatu bentuk komunikasi visual yang melibatkan pemilihan dan pengaturan elemen-elemen seperti bentuk, warna, garis, tekstur, dan ruang untuk menciptakan karya yang estetis dan fungsional. Dalam dunia desain, ada banyak prinsip dan teori yang membantu desainer untuk menciptakan karya yang efektif, dan salah satu yang paling mendasar adalah nirmana. Kata “nirmana” berasal dari bahasa Sanskerta, yang berarti “penciptaan bentuk” atau “penataan bentuk.” Prinsip nirmana ini berfokus pada bagaimana elemen-elemen desain disusun dan digabungkan untuk menghasilkan karya yang tidak hanya indah tetapi juga komunikatif dan harmonis.
Mempelajari nirmana dalam desain sangat penting karena beberapa alasan yang berkaitan langsung dengan proses kreatif, teknik desain, dan tujuan komunikatif dari sebuah karya desain. Artikel ini akan mengulas berbagai alasan mengapa nirmana merupakan dasar yang krusial dalam dunia desain.
1. Dasar Pengembangan Kreativitas Desainer
Nirmana adalah landasan penting bagi kreativitas seorang desainer. Dengan memahami dan menguasai prinsip-prinsip nirmana, seorang desainer dapat memanfaatkan elemen-elemen dasar desain seperti garis, bentuk, warna, dan tekstur untuk menciptakan komposisi yang menarik. Prinsip nirmana tidak hanya mengajarkan bagaimana elemen-elemen desain harus disusun, tetapi juga bagaimana cara mengekspresikan ide secara visual yang komunikatif dan estetis. Melalui nirmana, desainer dilatih untuk berpikir kreatif dalam memanfaatkan setiap elemen, mengeksplorasi komposisi baru, serta membuat keputusan desain yang berani dan unik.
Dengan latihan dan pemahaman yang lebih dalam tentang nirmana, desainer dapat mengembangkan teknik desain yang lebih inovatif dan berani. Kreativitas dalam desain tidak hanya terbatas pada penggunaan bentuk dan warna yang menarik, tetapi juga pada kemampuan untuk menyatukan elemen-elemen tersebut dengan cara yang berbeda dan baru. Melalui eksperimen dan pengalaman, nirmana memberi kebebasan untuk mengeksplorasi berbagai kemungkinan, menghasilkan karya desain yang segar dan orisinal.
2. Menciptakan Komunikasi Visual yang Efektif
Desain adalah alat komunikasi visual. Setiap karya desain, baik itu logo, iklan, desain produk, atau media digital, harus mampu menyampaikan pesan kepada audiens dengan cara yang jelas dan mudah dipahami. Dalam konteks ini, nirmana berfungsi sebagai alat untuk membantu desainer mengorganisir elemen-elemen visual dengan cara yang dapat mempermudah audiens dalam memahami informasi yang disampaikan. Misalnya, pemilihan warna yang tepat, penataan tipografi yang jelas, atau pengaturan elemen-elemen visual lainnya dapat membantu menonjolkan pesan utama dan menarik perhatian pada elemen yang paling penting.
Desainer yang memahami prinsip-prinsip nirmana akan lebih mudah untuk menciptakan desain yang sesuai dengan tujuan komunikasi yang diinginkan. Penataan elemen-elemen seperti teks dan gambar akan memperkuat pesan yang ingin disampaikan, serta membimbing audiens untuk melihat dan memahami pesan tersebut dengan cara yang logis dan intuitif. Tanpa pemahaman yang kuat tentang nirmana, desain bisa menjadi kacau, membingungkan, atau bahkan tidak efektif dalam menyampaikan pesan.
3. Meningkatkan Keterampilan Pengaturan Ruang
Salah satu konsep penting dalam nirmana adalah pengaturan ruang. Ruang dalam desain dapat berupa ruang positif (elemen-elemen desain yang digunakan) dan ruang negatif (ruang kosong yang ada di sekitar elemen). Memahami bagaimana mengatur ruang dengan efektif sangat penting untuk menciptakan desain yang terorganisir dengan baik dan tidak terlihat terlalu penuh atau kosong. Pengaturan ruang yang baik dapat memberikan keseimbangan visual dan memandu mata audiens untuk berfokus pada elemen-elemen utama dalam desain.
Dengan pemahaman tentang prinsip nirmana, desainer dapat mengatur elemen-elemen desain dalam ruang secara proporsional, menjaga keseimbangan antara elemen-elemen visual, dan menciptakan desain yang harmonis. Desain yang terorganisir dengan baik membuat audiens merasa nyaman dan dapat memproses informasi dengan lebih mudah. Sebaliknya, desain yang buruk dalam pengaturan ruang dapat mengganggu fokus audiens dan menciptakan kebingungan.
4. Menjamin Konsistensi dan Keseimbangan dalam Desain
Konsistensi dan keseimbangan adalah dua prinsip desain yang sangat penting, dan keduanya dapat dicapai melalui pemahaman tentang nirmana. Keseimbangan dalam desain menciptakan rasa harmoni antara elemen-elemen visual, sementara konsistensi memberikan rasa stabilitas dan keteraturan. Dalam desain grafis, desain produk, atau desain interior, menjaga keseimbangan dan konsistensi adalah hal yang krusial untuk menciptakan pengalaman visual yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Misalnya, dalam desain logo atau branding, konsistensi dalam penggunaan warna dan bentuk akan menciptakan identitas yang kuat dan mudah dikenali oleh audiens. Sebaliknya, ketidakkonsistenan dapat menyebabkan kebingungan dan merusak citra merek. Demikian juga, keseimbangan dalam desain membantu menghindari komposisi yang terasa berat sebelah atau tidak seimbang, sehingga desain tetap terlihat harmonis dan menyenangkan untuk dilihat.
5. Mengasah Kemampuan Pemecahan Masalah dalam Desain
Desain pada dasarnya adalah sebuah proses pemecahan masalah. Setiap proyek desain memiliki tantangan dan hambatan yang harus dipecahkan, dan nirmana memberikan alat untuk memecahkan masalah-masalah tersebut dengan cara yang kreatif dan efektif. Misalnya, dalam desain produk, desainer mungkin perlu menemukan cara untuk menggabungkan elemen-elemen estetika dengan fungsionalitas yang optimal. Dalam desain grafis, desainer mungkin perlu mengatur informasi yang kompleks dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami.
Nirmana mengajarkan desainer untuk berpikir kritis tentang cara menyusun elemen-elemen desain dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah tertentu. Misalnya, bagaimana menciptakan hierarki visual yang jelas, bagaimana menyeimbangkan elemen-elemen yang beragam, atau bagaimana menggunakan ruang secara efisien. Melalui latihan dan pengalaman dalam menerapkan prinsip nirmana, desainer semakin terampil dalam menyelesaikan masalah desain dengan solusi yang inovatif dan efisien.
6. Menjaga Relevansi di Tengah Perubahan Tren Desain
Industri desain terus berkembang dengan tren dan gaya baru yang selalu muncul. Namun, prinsip dasar nirmana tetap relevan, terlepas dari tren yang ada. Desainer yang memahami nirmana dapat beradaptasi dengan perubahan tren tanpa kehilangan kualitas desain mereka. Misalnya, meskipun tren desain dapat berubah dengan cepat, prinsip dasar tentang keseimbangan, konsistensi, dan pengaturan ruang tetap menjadi panduan yang berguna untuk menciptakan desain yang estetis dan efektif.
Dengan memahami nirmana, desainer dapat menggabungkan elemen-elemen desain yang lebih baru atau eksperimen dengan teknik desain yang berbeda, sambil tetap menjaga prinsip dasar yang memberikan kestabilan dan harmoni dalam karya mereka. Hal ini memungkinkan desainer untuk tetap relevan dan inovatif dalam menghadapi perubahan tren yang cepat di dunia desain.
7. Pengaruh Nirmana terhadap Berbagai Jenis Desain
Nirmana adalah prinsip yang dapat diterapkan dalam berbagai jenis desain, baik itu desain grafis, desain produk, desain interior, maupun desain web. Setiap jenis desain memiliki kebutuhan ruang dan penataan elemen yang berbeda, namun pemahaman tentang nirmana memberikan landasan yang sama dalam setiap disiplin. Dalam desain grafis, nirmana mengatur bagaimana teks, gambar, dan warna saling berinteraksi dalam sebuah komposisi. Dalam desain produk, nirmana membantu mendesain bentuk dan fungsi produk yang estetis dan ergonomis. Dalam desain interior, nirmana berfokus pada bagaimana elemen-elemen ruang disusun untuk menciptakan suasana yang nyaman dan fungsional.
Dengan pemahaman yang kuat tentang nirmana, seorang desainer dapat menciptakan karya desain yang lebih baik, lebih efektif, dan lebih mudah diterima oleh audiens di berbagai konteks dan media.
8. Nirmana sebagai Landasan Pendidikan Desain
Dalam banyak institusi pendidikan desain, nirmana adalah salah satu mata kuliah dasar yang diajarkan kepada para mahasiswa. Pembelajaran tentang nirmana memberikan pemahaman tentang elemen-elemen desain dasar dan cara-cara untuk mengatur elemen-elemen tersebut dalam komposisi yang harmonis. Selain itu, mempelajari nirmana juga memberikan pengenalan terhadap sejarah desain dan teori-teori estetika yang mendasari karya-karya desain.
Melalui pengajaran nirmana, mahasiswa desain dilatih untuk berpikir secara visual, mengembangkan keterampilan teknis, dan mempelajari cara-cara untuk menyampaikan pesan secara efektif melalui desain. Oleh karena itu, nirmana adalah dasar yang sangat penting dalam pendidikan desain yang akan membekali mahasiswa dengan keterampilan yang mereka perlukan untuk sukses di dunia profesional.
9. Integrasi Budaya dan Konteks dalam Desain
Nirmana juga memberi pemahaman tentang bagaimana elemen desain dapat mencerminkan budaya dan konteks lokal. Desainer yang memahami prinsip nirmana dapat lebih peka terhadap nilai-nilai budaya dan sosial yang ada di sekitar mereka. Mereka dapat menyesuaikan desain dengan simbolisme dan makna yang terkandung dalam elemen-elemen desain seperti bentuk, warna, dan tekstur. Ini sangat penting dalam desain produk.
-
PELAYANAN PUBLIK ADMINISTRASI PERPAJAKAN PROGRAM E-SAMSAT DI JAWA BARAT
Dicky Ramdhani Rahman 1
Gaya Prakasa Hartanto2
Poni Sukaesih Kurniati3
Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Komputer Indonesia. Jalan Dipatiukur No. 102-116, Kota Bandung, Jawa Barat, 40132, Indonesia.
* Korespondensi Penulis. E-mail: dicky.41721013@mahasiswa.unikom.ac.id, Telp: +628987871324 gaya.41721004@mahasiswa.unikom.ac.id, Telp: +6281381605283, poni.sukaesih@email.unikom.ac.id
Abstrak
Kajian ini bertujuan untuk menilai seberapa baik program e-samsat telah dilaksanakan di Jawa Barat dan mengidentifikasi permasalahan yang muncul dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang diberikan melalui platform e-samsat. Teori implementasi program Mazmanian dan Sabatier digunakan dalam penelitian ini. Apakah masalah dapat ditangani secara terbuka atau tidak, ruang lingkup perubahan perilaku yang diinginkan, keefektifan suatu kebijakan atau program dapat mengatur eksekusi, dan dampak faktor-faktor di luar hukum semuanya dipertimbangkan dalam teori ini. Metode pendekatan penelitian disini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Menggunakan kombinasi pemeriksaan dokumen dan pengumpulan data di lapangan untuk memajukan pengetahuan. Tujuan dari penelitian kualitatif ini adalah untuk lebih memahami, menganalisis, dan menjelaskan faktor-faktor yang terlibat dalam peluncuran inisiatif e-Samsat. Sejak diluncurkan pada tahun 2014, inisiatif e-samsat telah diganggu oleh sejumlah masalah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksana program dapat menangani masalah dan hambatan dengan bijak dan melakukan inovasi untuk memastikan keberhasilan program. Dampaknya kepuasan masyarakat terhadap ketidakpastian tentang biaya dan waktu pelayanan menyebabkan praktik percaloan yang meluas, baik yang dilakukan oleh oknum petugas maupun orang lain di luar petugas, Dan jumlah kendaraan bermotor yang terlalu banyak menyebabkan proses pembayaran pajak yang lebih lama
Kata Kunci : e-samsat, implementasi, program
Abstract
This study aims to assess how well the e-samsat program has been implemented in West Java and identify problems that arise in the delivery of public services provided through the e-samsat platform. Mazmanian and Sabatier’s program implementation theory is used in this study. Whether the problem can be dealt with openly or not, the scope of the desired behavior change, the effectiveness a policy or program can govern execution, and the impact of extrajudicial factors are all considered in this theory. The research approach method here is descriptive research using a qualitative approach. Use a combination of document checking and field data collection to advance knowledge. The aim of this qualitative research is to better understand, analyze, and explain the factors involved in launching the e-Samsat initiative. Since its launch in 2014, the e-samsat initiative has been plagued by a number of problems. The results of this study indicate that program implementers can handle problems and obstacles wisely and innovate to ensure program success. The impact of public satisfaction on uncertainty about the cost and time of service causes widespread brokering practices, both carried out by unscrupulous officers and others outside officers, and too many motorized vehicles cause a longer tax payment process
Keywords: e-samsat,implementation,program
- PENDAHULUAN
Memahami pemberian layanan publik, pemberian layanan berkualitas tinggi, dan peningkatan kualitas layanan sangat penting untuk membantu masyarakat mencapai potensi ekonomi penuh mereka dan memulihkan kepercayaan pada pemerintah. Misalnya, “Layanan dapat dianggap sebagai segala sesuatu yang dilakukan untuk memfasilitasi transfer komoditas dan layanan antara dua pihak.” (Hardiyansyah, 2018). Semakin diakui bahwa layanan publik berkualitas tinggi, sebagai titik kontak antara pemerintah dan penduduknya, merupakan perhatian strategis. Pelayanan publik adalah segala kegiatan yang dilaksanakan oleh penyelenggara pelayanan publik atau pemerintah sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelaksanaan kewajiban dan ketentuan peraturan perundang-undangan (Monoarfa, 2012: 3). Wajib pajak mengharapkan pemerintah mereka menggunakan uang yang diterima dari mereka untuk memenuhi kebutuhan mereka dan memajukan kesejahteraan umum semua warga negara. Penelitian (Pratiwi & Irawan, 2019) menemukan bahwa motivasi dan kepatuhan wajib pajak sangat dipengaruhi oleh sistem administrasi perpajakan modern di Kantor Samsat Cimareme, yang terdiri dari berbagai layanan berbasis teknologi aplikasi seperti Program Aplikasi E-Samsat, Aplikasi Sambara, Aplikasi Masuk Desa, dan Aplikasi Samsat Keliling. Menurut penelitian (Wardani dan Juliansya ,2018), program E-Samsat di Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki efek perubahan positif terhadap peningkatan kesadaran masyarakat untuk membayar wajib pajak kendaraan bermotor. Oleh karena itu, E-Sarnsat ini juga cukup memiliki pengaruh perubahan yang signifikan di beberapa kota.
Jumlah orang yang memiliki kendaraan bermotor meningkat di Jawa Barat, terutama di Kota Bandung, yang merupakan salah satu kota terbesar di Jawa Barat. Dari total populasi Kota Bandung yang mencapai 2,4 juta orang, 1,8 juta memiliki kendaraan bermotor, atau tiga dari empat orang yang tinggal di Kota Bandung memiliki kendaraan pribadi. Menurut (Nisak & Prakoso, 2012) Saat ini, kehidupan sehari-hari masyarakat akan hancur tanpa bantuan transportasi. Oleh karena itu, diperlukan perawatan dan pengawasan yang memadai. Penerimaan pajak dari kendaraan bermotor berpotensi menghasilkan antara 800 hingga 900 miliar rupiah di Jawa Barat, khususnya di kota Bandung. Ini dapat dicapai jika pemilik mobil sadar untuk membayar pajak dengan tepat waktu. Namun, masih banyak pemilik mobil yang mengabaikan tanggung jawabnya dan belum membayar pajak kendaraannya. Pada 2017, 451.312 kendaraan bermotor tidak terdaftar atau tidak terdaftar, menurut statistik. Pada kenyataannya, ketika undang-undang perpajakan disahkan, itu mengatur setiap tugas wajib pajak, dan konsekuensi terbaik diterapkan jika wajib pajak mengetahui dan memahami kewajibannya (Beloan, et al, 2019). Menurut Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2015, Samsat merupakan database tunggal untuk melacak hal-hal seperti STNK, pajak, mutasi kendaraan bermotor, iuran wajib, dan kecelakaan mobil.
Ada dua komponen pajak daerah: pajak provinsi dan pajak kota. Pajak kendaraan bermotor mendatangkan pendapatan tertinggi bagi pemerintah daerah. Bandung dan wilayah Jawa Barat lainnya adalah contoh lokasi di mana pembayar pajak sangat patuh terhadap peraturan perpajakan (Ilhamsyah, 2016). Artinya, semua masyarakat wajib pajak di daerah memenuhi kewajiban perpajakannya dan menggunakan hak perpajakannya secara sah dan etis. Jika pemilik mobil di Provinsi Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung, membayar pajak tepat waktu, totalnya bisa mencapai 800 hingga 900 miliar rupiah. Namun, banyak pemilik mobil yang belum menyerahkan pembayaran pajaknya. Terdapat 451.312 kendaraan bermotor baik yang tidak terdaftar maupun tidak terdaftar pada tahun 2017. Contoh samsat yang dimaksud dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2015 antara lain STNK dan STNK, pembayaran pajak kendaraan, pembayaran bea pemindahtanganan kendaraan, pembayaran iuran wajib, dan pembayaran iuran akibat kecelakaan lalu lintas.
Sistem Samsat Drive Thru merupakan salah satu cara untuk mendapatkan proses STNK tanpa pengemudi harus turun dari mobil, dengan memanfaatkan perangkat bantuan teknologi informasi. Pengemudi hanya perlu memberikan informasi STNK sebelumnya di loket yang dapat diakses tanpa perlu keluar dari kendaraan. Selain itu, setelah pajak dibayarkan, masyarakat pengguna cukup membawa bukti perpanjangan STNK dan bukti pembayaran (Prianggono & Andrian, 2010). Gerai Samsat, Samsat Drive Thru, Gerai Samsat, Gerai Samsat Bank Jabar, Samsat Keliling, Samsat Corner, Samsat NITE (Biaya Wajib Nampi Ti Wengi), dan e-Samsat hanyalah beberapa inisiatif yang diluncurkan oleh Kantor Bersama Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan pelayanan. Hal ini dilakukan untuk memenuhi tuntutan dan amanat konstitusi. Dalam hal ini diharapkan bahwa unit pembantu pelayanan seperti ini dapat menangani masalah yang sudah lama terjadi di Kantor Bersama Samsat. Telah menjadi rahasia yang umum bahwa ketidakpastian tentang biaya dan waktu pelayanan perpajakan menyebabkan peningkatan praktek percaloan, baik yang dilakukan oleh oknum petugas maupun orang lain di luar petugas. Selain itu, menurut Wiwiet Hertiarani (2015), masyarakat semakin menuntut transparansi akuntabilitas dan pertanggung-jawaban publik terhadap penyedia layanan publik atau pemerintah sebagai akibat dari perkembangan revolusioner era digital. Untuk menangani hal kejadian antrian panjang dan praktik percaloan dalam membayar pajak. Terdapat berbagai penjelasan konseptual terkait inovasi salah satunya menurut (Djamrut 2015: 1477), mendefinisikan inovasi akan selalu berhubungan dengan sebuah ide baru yang bermanfaat dengan sifat kebaruannya harus mempunyai nilai manfaat. Kantor Samsat Provinsi Jawa Barat melakukan inovasi baru yang dikenal sebagai e-Samsat, yang diluncurkan pada tanggal 22 November 2014. Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 68 Tahun 2012 tentang Perubahan Pergub Nomor 113 Tahun 2009 membahas pembentukan Pusat Permohonan Pengelolaan Informasi dan Pendapatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (PUSILA) dan Organisasi dan Tata Kerja Unit dan Instansi Pelaksana Teknis Pelayanan. Satu bagian dari struktur organisasi BAPENDA Jawa Barat adalah PUSILA. PUSILA awalnya terletak di bidang Perencanaan Pembangunan sebagai unit SIP (Sistem Informasi Pendapatan). Tujuan dari penelitian kualitatif ini adalah untuk lebih memahami, menganalisis, dan menjelaskan faktor-faktor yang terlibat dalam peluncuran inisiatif e-Samsat.
- METODE PENELITIAN
Studi deskriptif dan kualitatif ini didasarkan pada analisis literatur yang relevan dari berbagai sumber yang berkaitan dengan masalah pelayanan administrasi perpajakan publik untuk program e-samsat, penduduk di Jawa Barat. Sehingga dapat mengetahui permasalahan pelayanan publik administrasi e-samsat di Jawa Barat. Dan mendapatkan pemahaman tentang fenomena sosial. Penelitian kualitatif ini juga menggambarkan penelitian yang mengandalkan manusia sebagai alat analisisnya, yaitu studi tentang pelaksanaan program e-samsat di Jawa Barat.
- HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Pemerintah berkewajiban menyelenggarakan berbagai pelayanan publik, termasuk tata cara pelayanan publik berupa pengaturan dan pelayanan lainnya, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, pelayanan yang efektif hanya dapat dicapai melalui banyaknya perusahaan yang bersaing yang tidak memihak satu sama lain. Hal ini menunjukkan bahwa peran dan ukuran pelaku ekonomi berdampak pada kualitas layanan pengelolaan fasilitas. Jika mengacu pada instansi pemerintah, “pelayanan prima” dapat dipahami sebagai tingkat pelayanan tertinggi yang ditawarkan kepada masyarakat umum. Setelah berinteraksi secara menyeluruh dengan masyarakat, organisasi pemerintah penyedia layanan dapat menentukan standar dan kualitas layanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (Amanda, Rifa, dan Minovia 2013) berpendapat bahwa wajib pajak akan lebih cenderung untuk mematuhi kewajiban perpajakannya begitu mereka menyadari perlunya membayar pajak. Namun, hal ini menuntut pembayar pajak untuk memiliki kesan yang baik tentang cara-cara penerapan pajak. Pelayanan publik tidak didorong oleh keinginan untuk mencari keuntungan dan seringkali dimonopoli oleh negara, dua faktor yang membuat gagasan untuk memberikan pelayanan prima dalam konteks ini sangat berbeda dengan gagasan menjalankan perusahaan. Pemerintah bertanggung jawab untuk menyelenggarakan pelayanan publik sekalipun pola pelayanan tersebut dapat dilakukan oleh perusahaan swasta atau pihak ketiga. Oleh karena itu, meskipun membandingkan penawaran satu perusahaan dengan pesaingnya adalah cara yang dapat diandalkan untuk menentukan kualitas layanannya, metode yang sama tidak dapat digunakan untuk lembaga pemerintah.
Selanjutnya jurnal oleh (Wika Bonita,2021) tentang kualitas layanan publik administrasi program e-samsat Riau ada beberapa faktor kendala yaitu pegawai tidak memberikan informasi yang memadai tentang pengurusan pembayaran pajak kendaraan motor secara online karena tidak semua orang memahami cara menggunakan aplikasi online ini. Selain itu, jaringan dan aplikasi dari kantor pusat menyulitkan akses ke aplikasi e-samsat, sehingga masyarakat sering mengalami kesulitan untuk membayar pajak kendaraan, dan juga masih terindikasi banyak masyarakat yang lebih nyaman melakukan pengurusan pembayaran pajak secara manual dibandingkan online karena lebih rumit. Sementara program e-samsat telah diimplementasikan oleh Pelayanan Publik di Jawa Barat, masih ada kasus penyalahgunaan wewenang oleh petugas. Polisi yang tidak bermoral dan individu di luar kepolisian terlibat dalam perantaraan karena ketidakjelasan yang meluas tentang harga dan waktu tunggu. Munculnya era digital revolusioner juga menyebabkan meningkatnya tuntutan publik akan keterbukaan, kejujuran, dan tanggung jawab. Pemerintah kota memanfaatkannya dengan baik. Dan karena ada begitu banyak mobil di jalan, membayar pajak membutuhkan waktu ekstra. Perbandingan kualitas pelayanan dan kendala dalam program e-samsat Riau dan Jawa Barat adalah di Riau masi banyak kendala di bidang jaringan dan juga informasi untuk membayar pajak secara online, sedangkan di jawa barat masih banyaknya percaloan yang ada karena tra atau waktu, karena dari dua provinsi tersebut masalah yang dihadapi sangatlah berbeda.
Misi kelompok ini adalah untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik yang diberikan oleh Kantor Samsat Gabungan, yaitu proses Pajak Kendaraan Bermotor, Pendaftaran, dan Tanda Pengenal Kendaraan. Pergeseran budaya birokrasi pemerintah, isu-isu internasional, dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semuanya berkontribusi pada pengaturan internasional yang berkembang lebih cepat. Karena pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam penerapan tata kelola yang baik melalui e-government, tidak mungkin mengadopsi satu tanpa yang lain (Sa’adah, 2015). Administrasi saat ini di Indonesia yakin bahwa lebih banyak yang harus dilakukan untuk sepenuhnya menggunakan TI dan komunikasi dalam pelayanan pemerintah untuk meningkatkan keterbukaan dan akuntabilitas.Khususnya TI dan komunikasi sebagai wadah interaksi untuk memperoleh berbagai informasi guna mendukung kelancaran kegiatan/kegiatan yang dilaksanakan, sangat penting dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan daya saing kinerja organisasi, khususnya pada instansi pemerintah yang berpengaruh pada reformasi birokrasi. (Oktari & Nasir, 2011). e-Goverment adalah upaya untuk membuat pemerintahan beroperasi secara elektronik. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas layanan publik dengan menggunakan teknologi informasi dengan cara yang lebih efisien dan efektif. Ini dianggap penting untuk memastikan bahwa setiap bagian dari kelembagaan pemerintah memiliki pemahaman, tindakan, dan strategi yang sama. Kemungkinan untuk mengakses, mengelola, dan mendayagunakan sejumlah besar data secara cepat dan akurat muncul sebagai akibat dari kemajuan yang sangat cepat dalam teknologi informasi dan potensi pemanfaatannya yang luas. Karena proses implementasinya difasilitasi oleh teknologi dan informasi yang cepat, mudah, dan tidak dibatasi oleh jarak dan waktu, menjadikan penggabungannya ke dalam upaya lembaga pemerintah untuk menyediakan layanan publik menjadi semakin penting (Sari & Winarno, 2012). Pemerintah Indonesia memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan tren global. Jika mereka tidak dapat mengikuti tren ini, Indonesia dapat terjebak dalam “perpecahan digital”. Akibatnya, Penataan dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap informasi. Untuk mempercepat implementasi e-Government, sektor swasta juga harus berkontribusi pada pertumbuhan layanan administrasi publik. Standarisasi, pembuatan situs, pemeliharaan situs, penerapan sistem manajemen, dan komputerisasi adalah pilihan yang layak.
Pemerintah harus beradaptasi dengan realitas baru dunia usaha. E-Samsat adalah sistem interaksi pemerintah-masyarakat baru yang menggunakan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan, meningkatkan keterbukaan, kontrol, dan akuntabilitas dalam administrasi pemerintahan, mengurangi biaya overhead, dan membangun komunitas yang dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan global. PUSLIA adalah singkatan dari Pusat Pengelolaan Informasi dan Aplikasi Pendapatan yang didirikan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat. PUSLIA berfungsi sebagai bagian dari Kantor Wilayah Pemerintah Provinsi Jawa Barat. PUSLIA saat ini merupakan divisi mandiri di Dinas Pendapatan Jawa Barat, bertindak sebagai pusat penyimpanan untuk semua informasi dan aplikasi terkait pendapatan yang sebelumnya dikelola oleh Sistem Informasi Pendapatan (SIP) di bawah Bidang Perencanaan Pembangunan. Dengan menggunakan teknologi untuk menyediakan informasi pendapatan yang cepat, mudah, akurat, dan cepat, PUSLIA diharapkan dapat membantu kesuksesan dan meningkatkan pelayanan masyarakat. Karena berfungsi sebagai pusat dan unit khusus untuk menjelaskan dan memahami kebijakan, PUSLIA memainkan peran penting dalam kebijakan e-Samsat. PUSLIA memiliki sumber daya untuk pegawai internal yang memiliki minat dalam teknologi informasi dan rekruitmen profesional untuk memulai berbagai program online. Berbagai inovasi telah dilakukan untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat sebagai inovator dalam pengembangan aplikasi pelayanan publik. Banyak aplikasi telah dirilis. Semua aplikasi di PUSLIA dirancang untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dengan memberikan data pendapatan perhari yang mudah diakses dan akurat. PUSLIA memiliki banyak program internal untuk mendukung kinerjanya. PUSLIA berfungsi sebagai pusat penyimpanan segala sesuatu yang berhubungan dengan Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat. Program e-samsat adalah penemuan baru yang bekerja dengan baik dengan teknologi baru lainnya. Perkembangan lainnya adalah Samsat NITE (Biaya Wajib Nampi Ti wEngi), Mobile Samsat, dan e-Samsat, selain Gerai Samsat tersebut di atas, Samsat Drive Thru, Samsat Corner, Gerai Samsat Bank Jabar, dan Gerai Samsat. Kemudian proyek perisai Ranmor Jabar dimulai kembali. Inisiatif ini meliputi perolehan alat temu data elektronik seluruh Samsat di Jawa Barat, serta E-Blocking, APM online, pengecekan fisik Samsat di Kabumi, stiker barcode Ranmor, gendong Samsat, dan lain-lain. PUSILA sangat penting untuk pengembangan program esamsat baru karena posisinya sebagai hub dan unit khusus untuk menerjemahkan pengetahuan program. Staf internal PUSILA terdiri dari penggemar IT dan ahli dalam perekrutan profesional untuk peluncuran aplikasi baru yang sebagian besar berbasis web. Tujuan dari setiap aplikasi PUSLIA adalah untuk: menyederhanakan dan meningkatkan akses data untuk kepentingan publik. Dengan mempertimbangkan bahwa sebagian besar penduduk di wilayah perkotaan di Jawa Barat sudah mengikuti perkembangan jaringan elektronik dan teknologi yang berkembang secara cepat, ada kemungkinan bahwa penggunaan aplikasi berbasis elektronik akan meningkat di wilayah tersebut. Akibatnya, peningkatan populasi perkotaan menunjukkan pasar yang sangat luas untuk perangkat lunak yang dikirimkan melalui saluran digital. Bank peserta inisiatif e-samsat Jabar memiliki jaringan yang luas, baik di dalam maupun luar Jabar. Itulah mengapa mereka bekerja sama dengan kami sebagai mitra strategis kami dalam proyek ini. Karena wilayah Jawa Barat memiliki banyak potensi pertumbuhan kendaraan dan banyak bank telah bekerja sama, namun sudah ada rencana untuk memperdalam kerjasama dengan penjual dan pihak ketiga di daerah tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara spesifik penerapan e-samsat di Jawa Barat. Para penulis program ini berupaya untuk mengidentifikasi dan mengatasi faktor-faktor yang menghambat pencapaian tujuan formal selama implementasi dengan mengacu pada landasan hukum dan perjanjian kerja sama yang mendasarinya. Penulis akan menganalisis aspek-aspek yang dimaksud dengan menggunakan kerangka kerja berdasarkan karya Mazmanian dan Sabatier, yang mengelompokkannya menjadi empat kategori utama:
a. Terlepas dari seberapa menantang tugas tersebut, Meskipun ada banyak kendala yang harus diatasi saat melaksanakan proyek pemerintah, ada masalah sosial tertentu yang dapat diselesaikan lebih cepat. Eksekusi program e-samsat terhambat oleh fakta bahwa fitur teknologi dari isu dan perilaku yang akan dikelola cukup beragam. Namun, dalam pelaksanaannya, orang-orang yang bekerja padanya dapat mengatasi masalah dan mengatur setiap hambatan dan masalah dengan bijak.
b. Kesulitan implementasi kebijakan yang berhasil meningkat sebanding dengan besarnya perubahan perilaku yang diinginkan. Hal ini menunjukkan bahwa ada banyak masalah di mana kita memiliki pendapat yang jauh lebih besar asalkan skala perubahan yang dicari tidak terlalu besar.
- PENUTUP
Berdasarkan analisis program e-samsat di Jawa Barat, dapat disimpulkan bahwa program ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor. Namun, masih terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi agar program ini dapat mencapai kesuksesan penuh.
Saran
Perbaikan Infrastruktur Diperlukan teknologi dan komunikasi untuk memastikan aksesibilitas yang lancar dan cepat kepada pengguna. Hal ini akan mengurangi waktu tunggu dan menghindari potensi kesalahan dalam proses pembayaran. Dibutuhkan juga pengembangan aplikasi mobile yang user-friendly dan mudah diakses akan mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan. Aplikasi ini harus memiliki fitur lengkap, seperti notifikasi jatuh tempo, riwayat pembayaran, dan kemampuan untuk melihat informasi pajak kendaraan. Pelayanan pelanggan yang baik penting bagi pihak penyelenggara untuk memberikan pelayanan pelanggan yang baik dan responsif. Peningkatan layanan pelanggan dapat dilakukan dengan menyediakan saluran komunikasi yang mudah dijangkau, seperti live chat atau hotline, untuk membantu pengguna mengatasi masalah atau pertanyaan yang timbul. Dengan mengimplementasikan saran-saran di atas, program e-samsat di Jawa Barat dapat mencapai tingkat efektivitas yang lebih tinggi. Peningkatan infrastruktur, kampanye edukasi, pengembangan aplikasi mobile, peningkatan keamanan, pelayanan pelanggan yang baik, dan kemitraan dengan perusahaan swasta akan membantu memperbaiki pengalaman pengguna dan meningkatkan efisiensi proses pembayaran pajak kendaraan bermotor.
DAFTAR PUSTAKA
Beloan, B., Mongan, F. F. A., & Suryandari, N. N. A. (2019). Eksplorasi Pemaknaan Pelaporan SPT Tahunan PPH 21 Dari Kacamata Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Fenomenologi Wajib Pajak Orang Pribadi Pada KPP Pratama Makassar Utara). Juara: Jurnal Riset Akuntansi, 9(2).
Hardiyansyah, H. (2018). Kualitas Pelayanan Publik: Konsep, Dimensi, Indikator dan Implementasinya. Gava Media.
Ilhamsyah. 2016. Pengaruh Pemahaman dan Pengetahuan Wajib Pajak Tentang Peraturan Perpajakan, Kesadaran Wajib Pajak, Kualitas,Pelayanan dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Bermotor (Studi Samsat Malang). Jurnal Perpajakan (Jejak).8(1).
Oktari, R., & Nasir, A. (2011). Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Pengendalian Intern Terhadap Kinerja Instansi Pemerintah ( Studi Pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Kampar ). Jurnal Ekonomi Universitas Riau, 19(02), 8841.
Amanda, C. P., Rifa, D., & Minovia, A. F. (2014). Pengaruh kesadaran wajib pajak, sanksi pajak, pelayanan fiskus, dan pemeriksaan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di kota padang. Abstract of Undergraduate Research, Faculty of Economics, Bung Hatta University, 4(1).
Prianggono, J., & Adrian, H. (2010). Pengaruh Kualitas Pelayanan Samsat Drive Thru terhadap Kepuasan Masyarakat di Polda Metro Jaya. Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya, 1(1), 20-30.
Nisak, I. C., & Prakoso, B. E. (2015). Kajian Pertambahan Jumlah Kendaraan Bermotor dan Tingkat Pelayanan Jalan di Kabupaten Karanganyar. Jurnal Bumi Indonesia, 4(4), 228331.
Bonita, W. (2021). Kualitas Pelayanan Program E-samsat Riau Dalam Upaya Peningkatan Penerimaan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Di Kota Pekanbaru (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).
Sari, K. D. A., & Winarno, W. A. (2012). Implementasi E-Government System Dalam Upaya Peningkatan Clean And Good Governancedi Indonesia. Jurnal Ekonomi Akuntansi dan Manajemen, 11(1).
Sa’adah, B. (2015). Akuntabilitas dan Transparansi Anggaran Melalui e-Government. Kebijakan Dan Manajemen Publik Volume, 3(2), 1–10.
Pratiwi, I., & Irawan, A. (2019, August). Pengaruh Sistem Administrasi Perpajakan Modern Dan Sanksi Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor (Studi Kasus Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Roda Dua di Kantor Samsat Cimareme). In Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar (Vol. 10, No. 1, pp. 1069-1081).
Wardani, D. K. (2018). Pengaruh program e-Samsat terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor dengan kepuasan kualitas pelayanan sebagai variabel intervening (Studi kasus Samsat Daerah Istimewa Yogyakarta). Akmenika: Jurnal Akuntansi Dan Manajemen, 15(2)
-
TIPOGRAFI ILMU DALAM DESAIN
Tipografi, atau seni pengaturan huruf, adalah salah satu elemen kunci dalam desain komunikasi visual. Di dunia yang dipenuhi informasi ini, tipografi berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan pesan dengan audiens. Tapi tipografi bukan cuma soal memilih huruf, lho. Lebih dari itu, bagaimana kita menggunakan huruf tersebut untuk menciptakan dampak visual dan emosional yang tepat adalah kunci utama. Yuk, kita bahas lebih dalam tentang tipografi!
Apa Definisi Tipografi?
Tipografi pada dasarnya adalah teknik dalam memilih teks dalam proses desain grafis. Jadi pengertian tipografi secara umum adalah teknik dalam melakukan penyusunan huruf dan teks di dalam suatu pembuatan visual supaya dapat terbaca dan menarik untuk dilihat. Seni ini berkaitan erat dengan pemilihan jenis huruf atau yang dikenal dengan sebutan font.Tipografi akan menentukan estetika di dalam suatu desain grafis. Oleh sebab itu, perlu kemampuan khusus untuk dapat menyusun tipografi yang menarik secara visual dan dapat diterima dengan baik oleh pembacanya.
Contoh tipografi yang mungkin sering ditemui adalah tipografi di desain poster dan kemasan. Ketika kalian menyaksikan tulisan di dalam suatu poster atau desain kemasan, maka itulah yang dinamakan dengan tipografi.
Meskipun berkaitan erat dengan desain grafis, tetapi tipografi sebenarnya juga dapat digunakan pada seni-seni murni. Salah satu seni non-desain grafis yang memanfaatkan tipografi adalah puisi. Tipografi puisi adalah struktur yang membentuk suatu puisi, mulai dari tepi kanan-kiri, baris, hingga penggunaan huruf kapitalnya.
Pengertian Tipografi Menurut Para Ahli
- Adi Kusrianto
Menurut Adi Kusrianto, tipografi adalah suatu ilmu yang digunakan untuk menata huruf dalam publikasi visual, baik cetak maupun digital.
- Sudiana
Menurut Sudiana, tipografi adalah suatu teknik pemilihan, penataan, dan berbagai hal yang berkaitan dengan susunan huruf, bukan termasuk ilustrasi yang tidak berbentuk huruf.
- Darmadi
Menurutnya, tipografi adalah suatu karya seni yang berkaitan dengan penggunaan huruf. Penggunaan huruf ini penting digunakan untuk melakukan komunikasi dengan para pembaca.
Sejarah Tipografi
Sejarah perkembangan tipografi dimulai dari penggunaan piktogram. Bentuk bahasa ini antara lain dipergunakan oleh bangsa Viking Norwegia dan Indian Sioux. Di Mesir berkembang jenis huruf Hieratik, yang terkenal dengan nama Hieroglif pada sekitar abad 1300 SM. Bentuk tipografi ini merupakan akar dari bentuk Demotik, yang mulai ditulis dengan menggunakan pena khusus.
Bentuk tipografi tersebut akhirnya berkembang sampai di Kreta, lalu menjalar ke Yunani dan akhirnya menyebar keseluruh Eropa.
Puncak perkembangan tipografi, terjadi kurang lebih pada abad ke-8 SM di Roma saat orang Romawi mulai membentuk kekuasaannya. Karena bangsa Romawi tidak memiliki sistem tulisan sendiri, mereka mempelajari sistem tulisan Etruria yang merupakan penduduk asli Italia serta menyempurnakannya, sehingga terbentuk huruf-huruf Romawi.
Saat ini tipografi mengalami perkembangan dari fase penciptaan dengan tangan hingga mengalami komputerisasi. Fase komputerisasi membuat penggunaan tipografi menjadi lebih mudah dan dalam waktu yang lebih cepat dengan jenis pilihan huruf yang ratusan jumlahnya.
Peran Tipografi Dalam Desain Visual
Dalam dunia desain grafis, berbagai elemen visual berperan penting dalam menciptakan komunikasi yang efektif dan menarik. Keberhasilan sebuah desain tidak hanya bergantung pada gambar atau ilustrasi, tetapi juga pada cara sebuah teks dimasukkan ke dalam desain.
Bagaimana teks diatur, dipilih, dan ditampilkan sangat mempengaruhi kesan keseluruhan desain. Salah satu elemen penting dalam desain grafis adalah tipografi, atau typography, yang berperan besar dalam menyampaikan pesan kepada audiens. Sangat penting untuk memahami beberapa fungsi penting tipografi:
Menarik Perhatian
Ketika seseorang melihat sebuah iklan yang memuat tipografi di dalamnya, secara tidak langsung menarik perhatian pembaca melalui font dan penempatan tulisan beserta visual yang bagus.
Sama halnya seperti pada sebuah website, tipografi akan membuat pengunjung betah untuk berlama-lama karena rangsangan visual yang mudah diingat. Oleh karena itu tipografi memiliki peran yang sangat penting dalam suatu desain.
Tipografi juga dapat mengungkapkan emosi
Tipografi juga bisa mengungkapkan emosi tertentu. Huruf miring (kursif) biasanya dipakai untuk memberi kesan elegan, sementara huruf tebal memberi kesan kuat dan tegas.
Meningkatkan Keterbacaan
Dengan pengaturan huruf yang tepat, pesan bisa disampaikan dengan lebih jelas dan mudah dipahami. Keterbacaan adalah hal yang sangat penting agar pesan bisa diterima dengan baik.
Identitas Tipografi
Tipografi sering digunakan untuk membangun identitas merek. Lihat saja logo atau slogan dari banyak perusahaan besar, mereka pasti menggunakan font yang khas dan mudah dikenali. Elemen-elemen tipografi agar tipografi berfungsi sepenuhnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Font
Font adalah kumpulan karakter dengan desain tertentu. Misalnya, Times New Roman, Helvetica, atau Arial. Pilih font yang tepat untuk menyampaikan pesan dengan jelas.
Dengan Menggunakan Ukuran dan Gaya Huruf
Hierarki tipografi membantu membedakan elemen-elemen penting dalam teks, seperti judul, subjudul, dan isi utama, dengan cara memainkan ukuran dan gaya huruf.
Alignment
Penyusunan teks, apakah itu rata kiri, kanan, tengah, atau penuh, sangat memengaruhi kesan visual keseluruhan. Teks menjadi lebih mudah dibaca berkat tata letak yang rapi dan terstruktur dengan baik.
Spasi
Faktor penting yang perlu diperhatikan adalah spasi kerning (jarak antar huruf), lead (jarak antar baris), dan tracking (jarak antar kata). Desain yang nyaman dilihat dan mudah dibaca lebih mudah dibuat dengan spasi yang tepat.
Tips untuk menggunakan tipografi dengan efektif berikut beberapa saran yang dapat anda gunakan untuk memaksimalkan penggunaan tipografi dalam desain:
Pilih Font yang Sesuai
Pastikan font yang anda gunakan sesuai dengan pesan yang ingin anda sampaikan dan menarik perhatian audiens yang dituju.
Gunakan Kontras
Menggabungkan font yang kontras dapat membuat desain lebih menarik dan dinamis. Untuk variasi yang menarik, anda dapat memadukan font serif dan sans-serif.
Tidak Berlebihan
Jangan gunakan terlalu banyak jenis font dalam satu desain, terlalu banyak akan membuat desain terlihat kacau.
Perhatikan Keterbacaan
Pastikan teks tetap mudah dibaca, bahkan pada ukuran kecil atau di latar belakang yang rumit.Jenis Tipografi dan Contohnya
Jenis tipografi dapat dikelompokkan menjadi beberapa kategori utama berdasarkan karakteristik dan fungsinya. Berikut adalah beberapa jenis dan contoh tipografi yang umum digunakan dalam desain grafis.
1. Serif
Serif adalah jenis huruf dengan dekorasi kecil di ujung garis-garis huruf. Serif sering kali digunakan untuk teks cetak yang panjang, seperti buku, artikel, spanduk atau majalah karena lebih terkesan jelas, formal dan mudah dibaca.
Contoh font Serif adalah Times New Roman, Goudy Old Style, Americana, Baskerville, dan Cartier Book.
2. Sans Serif
Sans Serif adalah jenis huruf tanpa dekorasi di ujung garis-garis huruf. Sans Serif memiliki kesan modern, minimalis, dan sederhana, sehingga sering digunakan dalam desain yang bersifat modern dan minimalis.
Contoh font Sans Serif adalah Robot, Tahoma, Helvetica, Tahoma, serta Trebuchet.
3. Script
Script merupakan jenis huruf yang menyerupai tulisan tangan. Script memberikan sentuhan personal dan elegan pada desain, sering digunakan dalam desain yang ingin menampilkan kehangatan atau keindahan.
Contoh font Script adalah huruf-huruf yang mirip dengan tulisan tangan tradisional. Script digunakan untuk menampakkan kesan estetik dalam sebuah karya visual.
4. Egyptian
Egyptian adalah salah satu jenis tipografi yang memiliki ciri khas garis tambahan yang tebal di ujung hurufnya, sering digunakan untuk memberikan penekanan atau penegasan pada kata atau pesan tertentu. Contoh font Egyptian adalah Memphis, Rockwell, Beton, Tower, Rosmini, dan City.
5. Display
Huruf yang dirancang khusus untuk penggunaan dalam judul atau teks besar, biasanya dengan desain yang unik atau kreatif. Display fonts memberikan kesan yang kuat dan menarik perhatian. Contoh font Display adalah Balistik, Carters Layered, Circus Freak Font, Flohart SVG Brush, 20db.
6. Decorative
Jenis huruf yang dirancang dengan desain yang unik atau dekoratif. Decorative fonts sering digunakan untuk menambahkan sentuhan kreatif dan unik pada desain. Contoh font Dekoratif adalah Font Disney, Magneto, dan Joker. Dekoratif tidak mempunyai karakteristik yang spesifik, namun digunakan untuk kebutuhan desain yang imajinatif.
7. Miscellaneous
Tipografi jenis ini tidak termasuk dalam kategori utama seperti serif, sans-serif, script, atau display. Jenis huruf Miscellaneous merupakan hasil pengembangan dari huruf-huruf yang telah ada dan sering digunakan untuk kebutuhan desain yang kreatif dan imajinatif.
Contoh -contoh font Miscellaneous seperti font fantasy yang digunakan untuk menciptakan tulisan yang menarik perhatian pembaca.
Prinsip Tipografi
Seperti yang telah dijelaskan bahwa tipografi tidak bisa disusun secara asal-asalan. Perlu adanya kemampuan khusus untuk dapat melakukannya.
Namun, pada dasarnya ada tiga prinsip yang harus dipenuhi dalam penyusunan tipografi agar tujuannya dapat tercapai. Beberapa prinsip tipografi yang perlu Anda ketahui yaitu:
1. Legibility
Readability maksudnya adalah tipografi harus dapat terbaca. Seperti diketahui, tujuan utama pembuatan tipografi adalah untuk memudahkan para calon pembacanya.
Oleh sebab itu, di dalam tipografi harus memenuhi prinsip readability. Readability ini sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu misalnya jenis font, jarak antar huruf, ukuran, sampai kombinasinya.
2. Readability
Legibility pada dasarnya nyaris sama dengan readability, yaitu kemudahan untuk dibaca. Prinsip ini juga harus diterapkan supaya para pembaca dapat dengan mudah memahami apa isi teks.
Legibility ini dipengaruhi oleh jenis font dan ukurannya. Semakin mudah dibaca, maka tipografi akan semakin baik pula.
3. Visibility
Prinsip Visibility adalah kemampuan suatu kata, huruf, dan kalimat untuk dapat dilihat serta dibaca dalam jarak tertentu.
4. Clarity
Kemudian prinsip Clarity berarti kemampuan huruf-huruf yang ada dalam suatu karya desain dapat dimengerti oleh target audiens.
Teknologi dan Tipografi Modern
Dengan perkembangan teknologi, sekarang desainer punya banyak alat untuk mengeksplorasi tipografi lebih jauh. Software seperti Adobe Illustrator dan Photoshop memungkinkan desainer untuk lebih bebas dalam mendesain huruf. Selain itu, web font seperti Google Fonts juga memberikan kemudahan bagi desainer untuk menggunakan berbagai pilihan font dalam desain digital.Kesalahan Umum dalam Tipografi
Meski terlihat sederhana, banyak desainer yang sering melakukan kesalahan dalam tipografi. Beberapa kesalahan umum yang sering terjadi antara lain:Memilih Font yang Tidak Tepat
Font yang tidak sesuai dengan tema atau pesan bisa mengurangi efektivitas desain. Sebelum memilih elemen tipografi, kamu harus memahami kesan dan konteks teks yang akan digunakan dalam desain. Bacalah teks secara menyeluruh untuk mendapatkan ide unik tentang bagaimana teks tersebut harus dimasukkan ke dalam desain.Kurangnya Kontras
Teks yang tidak cukup kontras dengan latar belakang membuatnya sulit dibaca.Tata Letak yang Berantakan
Penyusunan teks yang tidak teratur bisa membingungkan audiens dan merusak keseluruhan desain.Mengabaikan Detail
Spasi antar huruf dan baris sering kali diabaikan, padahal detail ini sangat penting untuk menciptakan desain yang profesional.Tipografi Tidak Bisa Dipisahkan Dari Desain Grafis
Menggabungkan teks dan gambar adalah salah satu teknik, sehingga keduanya dapat menciptakan kesatuan visual yang baik dalam desain. Pemilihan jenis huruf juga memainkan peran penting dalam mewakili karakter dan konsep desain.
Kesimpulan
Tipografi adalah seni dan ilmu yang memiliki peran besar dalam desain komunikasi visual. Dengan memahami elemen-elemen dasar tipografi, desainer bisa menciptakan karya yang tidak hanya menarik, tetapi juga efektif dalam menyampaikan pesan. Tipografi adalah alat yang sangat berharga untuk berkomunikasi secara visual, jadi pastikan desainmu selalu memerhatikan detail tipografi agar bisa memberikan dampak yang maksimal. Tipografi adalah seni dalam membuat tulisan agar mudah dibaca dan menarik bagi pembacanya. Dalam dunia desain grafis, tipografi menjadi hal yang penting untuk sebuah konten agar banyak audiens yang memahaminya.Terdapat berbagai fungsi dari tipografi yang telah Anda baca sebelumnya. Anda juga dapat langsung mempraktikkan uraian yang telah dijelaskan di atas. Selain memahami jenis-jenis dari tipografi, Anda juga bisa melakukan tips-tips khususnya untuk desain software yang telah dijabarkan. Contohnya seperti mencocokkan font dengan konteks desain yang tepat, membuat hierarki desain, pelajari kerning sampai penggunaan typeface.
Pelajari lebih dalam tentang tipografi dengan sebaik-baiknya sehingga desain yang Anda buat dapat mempengaruhi audiens untuk mengambil keputusan. Selain itu, dengan mempelajari tipografi juga dapat memberikan manfaat yang sesuai dengan apa yang brand Anda inginkan.
-
Visual yang Bagus Akan Menarik Audiens
Dalam era komputer dan internet saat ini, desain komunikasi visual sangat penting untuk menyampaikan pesan dengan baik. Visual yang menarik tidak hanya mampu memikat perhatian audiens, tetapi juga dapat mengkomunikasikan konsep yang kompleks dengan cara yang sederhana dan menarik. Sebuah desain yang efektif dapat menarik perhatian banyak orang, memicu keterlibatan, dan mendorong tindakan.
Mengapa Membutuhkan Visual yang Bagus?
Berbicara tentang visual yang bagus tidak hanya berarti estetika; visual yang bagus harus memenuhi dua unsur utama: estetika dan fungsi. Sementara desain yang berfungsi membantu menyampaikan pesan yang ingin disampaikan, desain yang estetis menarik perhatian.Kombinasi keduanya menghasilkan percakapan visual yang efektif.
Mengapa Visual yang Bagus Penting?
Ketika kita berbicara tentang visual yang bagus, kita tidak hanya berbicara tentang estetika. Visual yang bagus harus memenuhi dua aspek utama: estetika dan fungsi. Desain yang estetis menarik perhatian, sementara desain yang berfungsi membantu menyampaikan pesan yang ingin disampaikan. Kombinasi keduanya menciptakan komunikasi visual yang efektif.Di dunia yang serba cepat ini, manusia cenderung memproses informasi visual lebih cepat dibandingkan teks. Penelitian menunjukkan bahwa otak manusia dapat memproses gambar hingga 60.000 kali lebih cepat daripada teks. Oleh karena itu, menggunakan elemen visual yang tepat menjadi strategi penting dalam menarik audiens.
Elemen Utama dalam Desain Visual
Untuk menciptakan visual yang menarik dan efektif, ada beberapa elemen penting yang perlu diperhatikan:
1. Warna: Warna memiliki pengaruh besar terhadap emosi dan persepsi seseorang. Misalnya, warna merah sering digunakan untuk menarik perhatian karena bersifat mencolok dan penuh energi, sedangkan warna biru memberikan kesan tenang dan profesional.
2. Tipografi: Pemilihan jenis huruf dan tata letak teks sangat memengaruhi bagaimana pesan diterima. Tipografi yang jelas dan konsisten membantu audiens memahami informasi dengan mudah.
3. Komposisi: Penataan elemen visual seperti teks, gambar, dan ikon harus dilakukan dengan cermat. Komposisi yang seimbang menciptakan harmoni dan kenyamanan visual.
4. Gambar dan Ilustrasi: Menggunakan gambar atau ilustrasi berkualitas tinggi dapat memperkuat pesan dan membuat desain lebih menarik.
Bagaimana Tipografi Menarik Audiens?
Memanfaatkan tipografi visual yang menarik untuk menyampaikan pesan tidak hanya menyampaikan isi pesan, tetapi juga menjadi elemen penting dari pesan itu sendiri. Pilihan font yang tepat dapat membantu makna di balik kata-kata menjadi lebih kuat.
Memudahkan Skimming Informasi: Dalam era informasi yang melimpah, audiens lebih cenderung mengambil bagian dari teks daripada membacanya secara keseluruhan. Penggunaan judul, subjudul, dan huruf tebal membantu audiens dengan cepat menemukan informasi penting.
Menciptakan Konsistensi Visual: Kepercayaan dan pengenalan merek meningkat ketika font yang sama digunakan di berbagai platform. Audiens lebih mudah mengingat merek dengan gaya tipografi yang konsisten.
Meningkatkan Keterlibatan di Media Sosial: Tipografi kreatif sering digunakan dalam poster digital, infografis, dan video pendek di media sosial. Pesan singkat dengan font yang menarik dapat meningkatkan interaksi seperti likes, komentar, dan berbagi konten.Cara Visual Menarik Audiens
Visual yang bagus tidak hanya menarik perhatian secara sekilas tetapi juga mampu menciptakan keterhubungan yang lebih dalam dengan audiens. Berikut adalah beberapa cara visual dapat menarik audiens yang banyak:
1. Meningkatkan Branding: Identitas visual yang konsisten membantu memperkuat merek. Elemen seperti logo, warna merek, dan gaya desain dapat menciptakan pengenalan merek yang kuat.
2. Mendorong Emosi: Desain visual yang dirancang dengan baik dapat memicu emosi tertentu pada audiens. Misalnya,
iklan dengan gambar orang tersenyum sering kali menimbulkan perasaan bahagia.
3. Menyampaikan Pesan dengan Cepat: Dalam dunia yang serba sibuk, audiens lebih cenderung memperhatikan visual yang dapat menyampaikan pesan secara instan dibandingkan membaca teks panjang.
4. Memaksimalkan Keterlibatan di Media Sosial: Di platform seperti Instagram, TikTok, dan Pinterest, konten visual berkualitas tinggi adalah kunci untuk mendapatkan perhatian dan interaksi.
Konsep Visual yang Bagus
Desain Visual yang Efektif mencakup tidak hanya tampilan yang menarik tetapi juga bagaimana elemen-elemen desain bekerja sama untuk menyampaikan pesan secara efektif. Konsep visual yang baik adalah kombinasi sempurna antara fungsi dan estetika.
Desain harus menarik secara visual (estetika) dan relevan (fungsi). Faktor-faktor seperti gambar, komposisi, warna, dan tipografi harus berfungsi untuk mendukung pesan yang ingin disampaikan seperti :
a. Kejelasan visual dan kesederhanaan biasanya lebih baik daripada desain yang terlalu kompleks. Desain yang jelas dan langsung ke inti pesan akan lebih berhasil karena audiens hanya memiliki sedikit waktu untuk memproses informasi.
b. Konsistensi Visual: Menciptakan identitas visual yang kuat dapat dicapai dengan menggunakan gaya yang konsisten, yang mencakup warna, font, dan ikon. Ini sangat penting untuk membangun merek yang diingat oleh konsumen.
c. Desain harus relevan dengan preferensi, budaya, dan kebutuhan target audiens. Mungkin sesuatu yang menarik bagi satu kelompok tidak menarik bagi kelompok lain.Peran Tipografi dalam Menarik Audiens
Di era informasi yang serba cepat ini, desain komunikasi visual sangat penting untuk menyampaikan pesan dengan efektif. Tipografi adalah komponen penting yang sering menjadi daya tarik utama. Lebih dari sekadar pemilihan huruf, tipografi memengaruhi cara orang membaca, memahami, dan merasakan pesan yang disampaikan.
Contoh penerapan visual media sosial yang bagus
Konten seperti infografis atau kutipan motivasi menggunakan warna yang mencolok, font yang besar, dan tata letak yang minimalis untuk menarik perhatian pengguna saat mereka melihat ke bawah.
Website: Desain responsif yang mengutamakan navigasi sederhana, tipografi yang bersih, dan visual yang berfokus pada konversi, seperti tombol CTA.Presentasi: Slide dengan grafik sederhana, gambar berkualitas tinggi, dan sedikit teks membuat presentasi lebih menarik dan mudah diikuti.
Apakah ada alasan mengapa tipografi menarik perhatian?
Tipografi bukan hanya masalah tampilan, tetapi juga bagaimana informasi disajikan sehingga lebih mudah dipahami. Teks yang rapi, jelas, dan memiliki struktur visual yang menarik secara natural menarik perhatian pembaca.Langkah-langkah untuk Menciptakan Visual yang Bagus
Tentukan Tujuan. Pahami tujuan visual tersebut, apakah itu untuk mengajarkan, mendorong, atau menginspirasi. Kenali Audiens Anda. Kenali demografi penerima pesan Anda. Hal ini akan berdampak pada pilihan elemen seperti warna, foto, dan gaya desain.
Gunakan Hierarki Visual. Pastikan elemen penting, seperti judul atau call-to-action (CTA), terlihat jelas dan mudah ditemukan. Eksperimen dengan kontras warna, ukuran, dan bentuk untuk menarik perhatian dan menciptakan fokus visual.
Pastikan desain Anda terlihat baik di berbagai platform dan perangkat. Misalnya, teks harus tetap dapat dibaca meskipun ditampilkan di layar kecil seperti ponsel.Tantangan dalam Menciptakan Desain Visual yang Bagus
Meskipun manfaatnya besar, menciptakan desain visual yang bagus tidak selalu mudah. Beberapa tantangan yang sering dihadapi adalah:
a. Keterbatasan Waktu dan Anggaran: Mendesain visual yang bagus membutuhkan waktu dan sering kali biaya. Desainer harus menemukan cara untuk tetap kreatif meski dengan sumber daya terbatas.
b. Kesesuaian dengan Audiens: Tidak semua desain visual yang bagus cocok untuk semua audiens. Penting untuk
memahami target audiens agar desain dapat relevan dan menarik bagi mereka.
c. Persaingan Ketat: Dengan begitu banyak konten visual di luar sana, sulit untuk menonjol dan mencuri perhatian.
Pentingnya Visual Visual, seperti gambar, ilustrasi, grafik, atau warna, adalah komponen pertama yang menarik perhatian audiens dan menentukan apakah mereka akan melanjutkan interaksi atau tidak.
Pentingnya Tipografi: Tipografi termasuk elemen visual, tetapi fungsinya adalah membuat pesan lebih mudah dibaca dan dipahami.
Ketika Tipografi Menjadi Lebih Penting?
Saat Menyampaikan Informasi: Judul dan subjudul yang menonjol, teks utama yang rapi, dan subjudul yang jelas membantu audiens memahami pesan. Untuk presentasi, buku, atau artikel, tipografi yang mudah dibaca sangat penting. Untuk branding yang lebih kecil, pilihan font mencerminkan identitas merek, seperti gaya kreatif, modern, atau klasik.
Contoh: Infografis yang didominasi teks dengan tipografi yang rapi dan konsisten dapat menyampaikan data kompleks dengan lebih baik daripada grafik tanpa penjelasan.Dalam hal apa aspek visual lebih penting?
Saat Membutuhkan Daya Tarik Cepat: Ilustrasi atau gambar menyampaikan pesan tanpa perlu dibaca.
Dalam Branding dan Emosi: Warna, logo, dan ikon menciptakan identitas merek dan menimbulkan perasaan.
Di Media Sosial: Keberhasilan di platform berbasis gambar seperti Instagram dan Pinterest bergantung pada konten berkualitas tinggi.Contoh: Poster konser dengan warna cerah, gambar artis, dan elemen visual yang menarik akan menarik perhatian lebih banyak daripada teks saja.
Mana yang lebih penting?
Tujuan komunikasi menentukan jawabannyaFokus pada aspek visual (gambar, warna, dan ikon) jika tujuan utama adalah menarik perhatian; jika tujuan utama adalah menyampaikan pesan, fokus pada tipografi (pemilihan font, ukuran, dan tata letak teks). Jika ingin hasil maksimal, kombinasikan keduanya. Sementara visual menarik perhatian, tipografi menyampaikan informasi dengan mudah dipahami.
Kesalahan Umum yang Dilakukan Desainer Pemula
Saat Membuat Visual yang Bagus Kurangnya pengalaman dan pengetahuan dapat menyebabkan kesalahan yang sebenarnya dapat dihindari. Berikut adalah beberapa kesalahan yang sering dilakukan desainer pemula dan cara mengatasi mereka:
- Mengutamakan Estetika Tanpa Memperhatikan Fungsi, Banyak desainer pemula terlalu fokus pada membuat desain yang indah tetapi lupa apakah desain tersebut menyampaikan pesan dengan jelas atau tidak.
- Menggunakan Terlalu Banyak Font, Menggunakan terlalu banyak font dapat membuat desain terlihat tidak profesional dan kacau.
- Salah Memilih Palet Warna: Warna yang tidak sesuai atau terlalu mencolok dapat membuat desain tidak nyaman dilihat.
- Kurangnya ruang kosong atau whitespace: Desain yang terlalu penuh dengan elemen teks atau visual dapat membuat audiens kewalahan.
- Teks yang terlalu kecil, font yang sulit dibaca, atau kontras warna yang buruk dapat membuat desain lebih sulit dibaca.
- Seringkali, tidak menggunakan grid atau struktur tata letak desain tanpa grid membuat tampilan kurang profesional dan tidak rapi.
- Desainer baru sering menggunakan efek seperti bayangan, gradien, atau filter terlalu banyak hingga desain menjadi berlebihan.
- Kesalahan umum adalah membuat desain tanpa mempertimbangkan siapa yang akan melihatnya; desain yang bagus untuk satu kelompok mungkin tidak relevan untuk kelompok lain.
- Desainer baru kadang-kadang mengabaikan resolusi dan ukuran file mereka, menyebabkan desain terlihat buram atau tidak tajam saat dicetak.
- Seringkali, desainer hanya berfokus pada satu format tanpa memeriksa bagaimana desain terlihat di berbagai media, seperti cetak atau ponsel.
Kesimpulan
Visual yang bagus sangat berharga dalam menarik audiens. Dengan menggabungkan elemen estetika & tipografi
Tipografi adalah elemen krusial dalam desain komunikasi visual yang tidak boleh diabaikan. Dengan pemilihan font yang tepat, tata letak yang menarik, dan konsistensi visual, tipografi dapat menarik perhatian audiens, meningkatkan keterlibatan, dan memperkuat pesan yang ingin disampaikan.
Tipografi adalah elemen krusial dalam desain komunikasi visual yang tidak boleh diabaikan. Dengan pemilihan font yang tepat, tata letak yang menarik, dan konsistensi visual, tipografi dapat menarik perhatian audiens, meningkatkan keterlibatan, dan memperkuat pesan yang ingin disampaikan.
dan fungsi, desain komunikasi visual dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk menyampaikan pesan, membangun merek, dan menciptakan keterlibatan. Dalam dunia yang semakin visual ini, kemampuan untuk menciptakan desain yang menarik dan relevan adalah kunci untuk sukses.
Kesalahan adalah bagian dari proses belajar, tetapi desainer pemula dapat menghindari banyak masalah dengan memperhatikan prinsip-prinsip desain yang baik.
Dengan memahami elemen-elemen penting dalam desain visual, memanfaatkan strategi yang tepat, dan terus beradaptasi dengan tren terbaru, Anda dapat menciptakan visual yang mampu menarik perhatian audiens yang banyak dan membuat dampak yang signifikan.
Desain yang efektif membutuhkan keseimbangan keduanya. Visual memikat audiens untuk memperhatikan, dan tipografi memastikan pesan Anda diterima dengan jelas dan mendalam. Dengan memadukan estetika visual yang menarik dan tipografi yang fungsional, Anda dapat menciptakan komunikasi visual yang tidak hanya menarik, tetapi juga berkesan.
Konsep visual yang bagus adalah perpaduan seni dan sains. Tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga mampu menyampaikan pesan secara jelas, relevan, dan berkesan bagi audiens.
Dalam dunia yang semakin mengutamakan visual, kemampuan untuk menciptakan desain yang menarik dan relevan adalah kunci keberhasilan. Dengan memahami elemen-elemen penting dalam desain visual, memanfaatkan strategi yang tepat, serta terus mengikuti tren terbaru, Anda dapat menciptakan visual yang tidak hanya memikat, tetapi juga memberikan dampak signifikan pada audiens.
-
MBTI Sebagai Alat Untuk Komunikasi Antarpribadi
Komunikasi antarpribadi adalah elemen penting dalam kehidupan manusia, terutama dalam membangun hubungan personal dan profesional. Setiap individu memiliki cara unik dalam menyampaikan pikiran, memahami pesan, serta merespons situasi. Perbedaan ini seringkali menjadi penyebab kesalahpahaman dalam komunikasi. Dalam konteks ini, Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) dapat menjadi alat yang efektif untuk memahami dinamika komunikasi antarpribadi dengan lebih mendalam.
Komunikasi antarpribadi adalah proses interaksi yang terjadi antara dua orang atau lebih, di mana informasi, ide, dan perasaan dipertukarkan secara langsung. Menurut Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy, komunikasi ini melibatkan kontak langsung dalam bentuk percakapan, baik secara tatap muka maupun melalui media lain. Dalam komunikasi antarpribadi, terdapat ciri khas berupa adanya timbal balik antara para pelaku komunikasi, yang memungkinkan mereka untuk saling memahami dan merespons satu sama lain.
Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) adalah alat asesmen kepribadian yang telah populer sejak diciptakan oleh Katharine Cook Briggs dan Isabel Briggs Myers pada tahun 1939. MBTI dirancang untuk membantu individu memahami diri mereka sendiri dan orang lain melalui pengelompokan kepribadian ke dalam 16 tipe berdasarkan empat dimensi utama: Ekstrovert (E) vs. Introvert (I), Sensing (S) vs. Intuition (N), Thinking (T) vs. Feeling (F), dan Judging (J) vs. Perceiving (P). Dalam konteks komunikasi antarpribadi, pemahaman mengenai tipe kepribadian ini dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan interaksi sosial, kolaborasi, dan hubungan personal.- Ekstroversi (E) vs. Introversi (I): Bagaimana seseorang mendapatkan energi, apakah dari interaksi sosial atau refleksi internal.
- Sensasi (S) vs. Intuisi (N): Cara seseorang menerima informasi, apakah melalui fakta konkret atau pola dan konsep abstrak.
- Berpikir (T) vs. Merasa (F): Bagaimana seseorang membuat keputusan, apakah berdasarkan logika atau nilai-nilai personal.
- Menilai (J) vs. Memahami (P): Pendekatan terhadap kehidupan, apakah terorganisasi atau fleksibel dan spontan.
Setiap kombinasi dari dimensi ini menghasilkan tipe kepribadian tertentu, dan jika dijumlahkan memiliki 16 tipe kepribadian yang dibagi menjadi empat klasifikasi.
Berdasarkan website 16personalities.com, ada empat klasifikasi MBTI, yang pertama adalah Analysts yang berisi tipe kepribadian dengan N dan T yang dikenal sebagai orang yang rasional, netral dan intelektual. Tipe kepribadian yang masuk adalah INTJ, INTP, ENTJ dan ENTP.
Kemudian Diplomat yaitu kelompok kepribadian yang memiliki N dan F dimana mereka adalah orang-orang yang memiliki rasa empati, jiwa diplomatis dan idealisme yang tinggi. Di dalamnya ada tipe kepribadian INFJ, INFP, ENFP dan ENFJ.
Sentinels adalah kelompok kepribadian yang memiliki S dan J seperti ISFJ, ISTJ, ESFJ dan ESTJ. Kelompok kepribadian ini terkenal dengan orang yang berguna, fokus dalam memberikan perintah, mengandalkan keamanan dan kestabilan.
Terakhir adalah Explorers yang memiliki tipe S dan P. Kelompok kepribadian ini adalah orang yang memiliki sifat yang spontan, cerdik dan fleksibel. Orang-orang ini memiliki tipe kepribadian ISFP, ISTP, ESFP dan ESTP.
Berikut adalah penjelasan setiap karakter dari MBTI:
1. Ekstrovert dan Introvert: Gaya Interaksi yang Berbeda
Ekstrovert cenderung menikmati percakapan langsung, terbuka, dan spontan. Mereka biasanya energik dalam diskusi kelompok dan sering mendominasi percakapan. Sebaliknya, introvert lebih suka mendengarkan, merenung sebelum merespons, dan merasa lebih nyaman dalam diskusi yang mendalam atau satu lawan satu.
Misalnya, dalam tim kerja, seorang ekstrovert seperti ENFP mungkin ingin berbagi ide dengan antusias dalam rapat, sementara seorang introvert seperti INFP lebih suka menyampaikan ide mereka melalui tulisan. Memahami perbedaan ini membantu mengurangi tekanan bagi introvert dan memanfaatkan energi ekstrovert.
2. Sensasi dan Intuisi: Cara Menerima Informasi
Orang dengan preferensi sensasi lebih fokus pada detail dan fakta konkret. Mereka cenderung mendengarkan informasi yang praktis dan relevan secara langsung. Sebaliknya, individu intuitif tertarik pada konsep, visi jangka panjang, dan ide abstrak.
Dalam percakapan, seseorang dengan tipe kepribadian ISTJ (Sensasi) mungkin ingin berbicara tentang rencana spesifik dan langkah-langkah yang harus diambil. Di sisi lain, ENFP (Intuisi) mungkin lebih tertarik mendiskusikan potensi atau kemungkinan baru yang bisa dieksplorasi. Menyesuaikan gaya komunikasi ini dapat mengurangi kesalahpahaman dan meningkatkan kolaborasi.
3. Berpikir dan Merasa: Cara Membuat Keputusan
Tipe berpikir lebih fokus pada objektivitas dan logika dalam komunikasi. Mereka sering mengedepankan fakta, bukti, dan argumen rasional. Sebaliknya, tipe merasa lebih memperhatikan emosi dan nilai-nilai personal, sehingga komunikasi mereka sering diwarnai dengan empati dan kehangatan.
Ketika berhadapan dengan konflik, seorang ENTJ (Berpikir) mungkin cenderung menyelesaikannya secara langsung dengan diskusi tegas. Sebaliknya, seorang ESFJ (Merasa) mungkin lebih memilih mendekati konflik dengan cara yang menjaga hubungan emosional. Memahami pendekatan ini membantu menciptakan komunikasi yang lebih efektif dan harmonis.
4. Menilai dan Memahami: Pendekatan terhadap Kehidupan
Tipe menilai cenderung terorganisasi, terstruktur, dan suka menyelesaikan tugas sesuai rencana. Dalam komunikasi, mereka mengharapkan kejelasan, ketepatan waktu, dan tujuan yang jelas. Di sisi lain, tipe memahami lebih fleksibel dan adaptif. Mereka nyaman dengan percakapan spontan dan perubahan rencana.
Misalnya, seorang ISTJ (Menilai) mungkin merasa frustrasi jika diskusi kerja tidak memiliki agenda yang jelas. Sebaliknya, seorang ENFP (Memahami) mungkin merasa terkekang oleh struktur yang terlalu kaku. Dengan mengenali preferensi ini, kita dapat menciptakan suasana komunikasi yang lebih inklusif.
Untuk mengidentifikasi tipe MBTI (Myers-Briggs Type Indicator) Anda sendiri, anda dapat mengunjungi website tes MBTI secara gratis dengan menjawab beberapa pertanyaan yang akan mengarahkan pada hasil akhir tipe kepribadian. Namun, anda juga dapat mengikuti tes sederhana yang tidak terlalu mendalam mengenai MBTI menggunakan 4 pertanyaan standar namun hasilnya akan tidak terlalu akurat.
MBTI memiliki manfaat dalam komunikasi antarpribadi, berikut beberapa manfaat MBTI dalam komunikasi antarpribadi:
1. Meningkatkan Pemahaman Diri Sendiri
Salah satu manfaat utama dari tes MBTI adalah membantu individu memahami diri mereka sendiri dengan lebih baik. Dengan mengetahui tipe kepribadian mereka, orang dapat mengenali kekuatan dan kelemahan dalam interaksi sosial mereka2. Misalnya, seseorang yang menyadari bahwa mereka adalah tipe Introvert mungkin akan lebih memilih interaksi dalam kelompok kecil atau situasi yang tenang, sehingga mereka dapat berkomunikasi dengan lebih nyaman.
2. Meningkatkan Komunikasi dengan Orang Lain
MBTI juga berfungsi untuk meningkatkan komunikasi dengan orang lain. Dengan memahami tipe kepribadian orang lain, individu dapat menyesuaikan gaya komunikasi mereka agar lebih sesuai dengan preferensi lawan bicara23. Misalnya, jika seseorang mengetahui bahwa rekan kerjanya adalah Ekstrovert, mereka mungkin akan lebih terbuka untuk berdiskusi di lingkungan yang ramai atau dinamis.
3. Mengurangi Konflik dalam Hubungan
Dengan memahami perbedaan kepribadian, individu dapat mengurangi potensi konflik dalam hubungan interpersonal. Misalnya, pasangan yang memiliki tipe kepribadian yang berbeda dapat belajar bagaimana cara terbaik untuk mendukung satu sama lain, sehingga menciptakan hubungan yang lebih harmonis3. Pemahaman ini juga bisa membantu dalam mengatasi perbedaan pendapat atau gaya komunikasi yang berbeda.
4. Meningkatkan Kolaborasi dalam Tim
Di lingkungan kerja, pemahaman tentang tipe kepribadian anggota tim dapat meningkatkan kolaborasi dan kinerja tim secara keseluruhan2. Pemimpin dapat menggunakan informasi ini untuk mengatur tugas sesuai dengan kekuatan masing-masing anggota tim, sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan harmonis.
Komunikasi antarpribadi juga melibatkan umpan balik, dimana umpan balik tersebut sangat berpengaruh terhadap keharmonisan hubungan antarpribadi. MBTI memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan individu dalam memberikan umpan balik. Setiap tipe kepribadian dalam MBTI menunjukkan cara yang berbeda dalam menangani kritik dan memberikan umpan balik, yang dipengaruhi oleh preferensi dasar mereka. Berikut adalah beberapa cara bagaimana MBTI mempengaruhi kemampuan memberikan umpan balik:
1. Persepsi Terhadap Umpan Balik
Setiap tipe MBTI memiliki cara yang unik dalam memandang umpan balik. Misalnya:
- Tipe Thinking (T): Individu dengan tipe ini cenderung melihat umpan balik sebagai informasi yang objektif dan logis. Mereka lebih fokus pada fakta dan hasil, sehingga dapat memberikan kritik yang langsung dan berbasis data. Mereka mungkin kurang mempertimbangkan perasaan orang lain saat memberikan umpan balik, yang bisa membuat penerima merasa diserang.
- Tipe Feeling (F): Sebaliknya, individu dengan tipe Feeling lebih memperhatikan perasaan orang lain. Mereka cenderung memberikan umpan balik dengan cara yang lebih sensitif dan empatik, berusaha untuk tidak menyakiti perasaan penerima. Ini membuat mereka lebih berhati-hati dalam memilih kata-kata saat memberikan kritik.
2. Gaya Komunikasi dalam Memberikan Umpan Balik
Gaya komunikasi juga dipengaruhi oleh dimensi Ekstrovert (E) dan Introvert (I):
- Ekstrovert (E): Tipe ini biasanya lebih terbuka dan langsung dalam menyampaikan umpan balik. Mereka cenderung berbicara dengan percaya diri dan mungkin lebih suka memberikan umpan balik secara langsung di depan orang lain.
- Introvert (I): Tipe ini mungkin lebih memilih untuk memberikan umpan balik secara pribadi atau dalam situasi yang lebih tenang. Mereka cenderung memikirkan terlebih dahulu apa yang akan dikatakan, sehingga umpan balik mereka bisa lebih terstruktur tetapi juga bisa terasa kurang spontan.
3. Respons terhadap Kritik
Cara individu menerima kritik juga dipengaruhi oleh tipe kepribadian mereka:
- ENFJ dan INFJ: Tipe ini mungkin merasa sangat terpengaruh oleh kritik karena mereka mencari harmoni dan keaslian dalam hubungan. Mereka perlu belajar untuk memisahkan kritik dari identitas pribadi mereka agar dapat mengubahnya menjadi alat untuk pertumbuhan.
- INTJ dan ENTJ: Tipe pemimpin ini mungkin akan merespons kritik dengan defensif jika mereka merasa bahwa kritik tersebut menyerang kecerdasan atau kemampuan strategis mereka. Namun, jika mereka mampu melihat kritik sebagai kesempatan untuk memperbaiki strategi, mereka bisa mengubahnya menjadi pengalaman belajar yang berharga.
4. Kemampuan Memberikan Umpan Balik Konstruktif
Setiap tipe MBTI memiliki kekuatan dan kelemahan dalam memberikan umpan balik konstruktif:
- Tipe Judging (J): Tipe ini cenderung lebih terstruktur dalam memberikan umpan balik. Mereka biasanya memiliki rencana dan cara sistematis untuk menyampaikan informasi, sehingga umpan balik mereka sering kali jelas dan mudah dipahami.
- Tipe Perceiving (P): Tipe ini mungkin lebih fleksibel dan adaptif dalam pendekatan mereka, tetapi bisa kurang konsisten dalam menyampaikan umpan balik. Mereka mungkin perlu berusaha lebih keras untuk memastikan bahwa umpan balik mereka tetap fokus dan tidak terlalu terbuka.
MBTI memainkan peran penting dalam mempengaruhi bagaimana individu memberikan dan menerima umpan balik. Dengan memahami tipe kepribadian masing-masing, individu dapat meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal mereka, termasuk kemampuan untuk memberikan umpan balik yang konstruktif dan efektif. Mengadaptasi gaya komunikasi sesuai dengan preferensi kepribadian dapat membantu menciptakan lingkungan di mana kritik dianggap sebagai alat untuk pertumbuhan daripada serangan pribadi.
MBTI juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan mendengarkan dalam komunikasi antarpribadi. Berikut adalah beberapa cara bagaimana tipe MBTI mempengaruhi kemampuan mendengarkan seseorang:
1. Persepsi dan Respons Terhadap Emosi
Tipe kepribadian dalam MBTI, terutama dimensi Thinking (T) dan Feeling (F), memainkan peran penting dalam cara individu mendengarkan:
- Thinking (T): Individu dengan tipe Thinking cenderung lebih fokus pada logika dan fakta. Mereka mungkin lebih mementingkan isi pesan daripada emosi yang menyertainya. Ini bisa membuat mereka kurang peka terhadap nuansa emosional dalam percakapan, sehingga mereka mungkin tidak sepenuhnya memahami perasaan orang lain saat mendengarkan.
- Feeling (F): Sebaliknya, individu dengan tipe Feeling lebih peka terhadap emosi dan perasaan orang lain. Mereka cenderung mendengarkan dengan empati dan berusaha memahami perasaan di balik kata-kata. Ini membuat mereka menjadi pendengar yang lebih baik, karena mereka tidak hanya mendengarkan apa yang dikatakan, tetapi juga merasakan apa yang dirasakan oleh pembicara1.
2. Gaya Mendengarkan Berdasarkan Ekstroversi dan Introversi
Dimensi Ekstrovert (E) dan Introvert (I) juga mempengaruhi cara seseorang mendengarkan:
- Ekstrovert (E): Tipe ini cenderung lebih aktif dalam percakapan dan mungkin lebih suka berbicara daripada mendengarkan. Mereka mungkin menghadapi tantangan dalam memberikan perhatian penuh saat orang lain berbicara, karena mereka lebih terfokus pada interaksi sosial.
- Introvert (I): Tipe Introvert biasanya lebih suka mendengarkan daripada berbicara. Mereka cenderung memberikan perhatian penuh kepada pembicara dan merenungkan informasi sebelum merespons. Ini menjadikan mereka pendengar yang baik, karena mereka sering kali memberikan ruang bagi orang lain untuk mengekspresikan diri2.
3. Keterampilan Empati
Beberapa tipe MBTI dikenal memiliki keterampilan empati yang tinggi, yang sangat penting dalam mendengarkan:
- INFJ dan ISFJ: Tipe kepribadian ini dikenal sebagai pendengar yang luar biasa karena kemampuan mereka untuk merasakan emosi orang lain dan memberikan dukungan emosional yang dibutuhkan. Mereka sering kali dapat menangkap nuansa halus dalam percakapan, membuat orang merasa didengar dan dihargai1.
4. Kemampuan Mengingat Detail
Tipe kepribadian seperti ISFJ dan ESFJ dikenal memiliki kemampuan untuk mengingat detail penting dari percakapan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa mereka benar-benar peduli dengan apa yang dibicarakan oleh orang lain, sehingga meningkatkan kualitas mendengarkan mereka. Dengan mengingat detail, mereka dapat menunjukkan perhatian yang lebih besar dalam interaksi sosial1.
5. Pengaruh Kecerdasan Emosional
Kecerdasan emosional, yang merupakan kemampuan untuk mengenali dan mengelola emosi sendiri serta memahami emosi orang lain, sangat penting dalam konteks mendengarkan. Individu dengan kecerdasan emosional tinggi cenderung menjadi pendengar yang lebih baik karena mereka mampu berempati dan memberikan respons yang sesuai terhadap perasaan orang lain23.
Selain manfaat, MBTI juga memiliki kekurangan dalam komunikasi antarpribadi. Contohnya adalah stereotipisasi, dimana terdapat risiko bahwa individu akan mengandalkan label kepribadian sebagai cara untuk menilai orang lain secara sepihak tanpa mempertimbangkan nuansa kepribadian mereka. Kemudian kepribadian bukanlah sesuatu yang statis karena individu dapat menunjukkan perilaku berbeda tergantung pada situasi atau konteks tertentu. Terakhir, MBTI adalah salah satu dari banyak model kepribadian, oleh karena itu dalam menggunakan alat ini hanya sebagai panduan daripada sebagai kebenaran mutlak mengenai seseorang.
MBTI adalah alat yang berharga untuk memahami diri sendiri dan orang lain dalam konteks komunikasi antarpribadi. Dengan memanfaatkan wawasan dari tes ini, individu dapat meningkatkan kemampuan komunikasi mereka, membangun hubungan yang lebih baik, serta menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan harmonis. Namun, penting untuk tetap kritis terhadap keterbatasan tes ini dan menggunakannya sebagai alat bantu dalam proses pengembangan pribadi dan interpersonal.
Dengan demikian, MBTI bukan hanya sekedar alat asesmen kepribadian namun merupakan jendela menuju pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika komunikasi antarindividu di berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Menggunakan MBTI sebagai alat bantu dalam komunikasi antarpribadi memungkinkan kita untuk menghargai perbedaan dan memperkuat koneksi sosial di berbagai aspek kehidupan kita.
-
PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN KONTEMPORER DALAM PERANCANGAN RUSUNAWA
Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) merupakan solusi perumahan yang penting dalam upaya mengatasi kebutuhan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat dengan pendapatan rendah. Namun, perancangan rusunawa yang tepat sangat penting untuk menciptakan lingkungan hunian yang nyaman, fungsional, dan estetis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan arsitektur modern kontemporer dalam perancangan rusunawa pada daerah dengan pemukiman padat penduduk bersubsidi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, analisis literatur, dan wawancara dengan penduduk sekitar pemukiman padat dan penduduk pemukiman rusunawa. Hasil penelitian menunjukan bahwa perancangan rusunawa dengan pendekatan arsitektur modern kontemporer menawarkan beberapa karakteristik penting. Pertama, desain rusunawa mengedepankan prinsi keberlanjutan dengan penggunaan bahan bangunan yang ramah lingkungan dan teknologi energy terbarukan seperti panel surya. Kedua, desain mengutamakan fungsionalitas dan fleksibilitas ruang yang dapat di sesuaikan dengan kebutuhan penghuni. Ketiga, desain interior dan eksterior rusunawa memanfaatkan pencahayaan alami, ventilasi silang, dan tata letak yang memungkinkan sirkulasi udara yang baik. Keempat, desain eksterior menampilkan elemen kontemporer seperti garis-garis bersih, penggunaan kaca transparan, dan penekanan pada bentuk yang sederhana namun menarik. Penerapan pendekatan arsitektur modern kontemporer dalam perancangan rusunawa di daerah sadang serang yang dapat memberikan manfaat yang signifikan. Hunian yang dihasilkan akan menciptakan lingkungan yang nyaman, fungsional, dan estetis bagi penghuninya. Selain itu, pendekatan ini juga berkontribusi pada penggunaan sumber daya yang efisien, pengurangan dampak lingkungan, kepedulian terhadap lingkungan dan menciptakan lingkungan hunian yang berkualitas tinggi bagi masyarakat berpendapatan rendah.
1. Latar Belakang
Sadang Serang merupakan lingkungan permukiman perbukitan yang berada di pinggiran area utara kota Bandung tepatnya di kelurahan Sekeloa kecamatan Coblong. Lokasi nya berada di tempat strategis karena berada di tengah Kota Bandung. Penelitian tentang jumlah penduduk tiap tahun di Daerah Sadang Serang, Kota Bandung memiliki relevansi yang signifikan dalam memahami dinamika populasi dan perbuahan social ekonomi di wilayah tersebut. Daerah Sadang Serang merupakan wilayah penting di Kota Bandung yang telah mengalami pertumbuhan penduduk yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang perkembangan jumlah penduduk di daerah ini menjadi penting untuk perencanaan dan pengelolaan wilayah yang berkelanjutan.
Pertumbuhan penduduk yang cepat di Daerah Sadang Serang Bandung dapat memberikan dampak yang signifikan pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dalam konteks ini, analisis data jumlah penduduk tiap tahun menjadi penting untuk melacak dan memhami kepadatan, dan distribus penduduk didaerah tersebut. Data ini memberikan gambaran yang komprehensif tentang perubahan demografi, struktur usia, migrasi, dan perubahan social-ekonomi yang dapat mempengaruhi kebijakan pembangunan di tingkat local.
2. Kajian Pustaka
2.1 Rusunawa
Rumah susun atau Rusun berdasarkan UU No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun, Rumah Susun adalah sebuah bangunan bertingkat baik secara horizontal maupun vertical yang merupakan satuan yang masing-masing dapat dimiliki dan digunakan secara terpisah, distrukturkan secara fungsional, dan dilengkapi dengan area bersama, benda bersama, dan tanah bersama> Rusun dibagi menjadi tiga jensi berdasarkan dari tingkat ekonomi penghuninya yaitu, pertama, Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa) yang merupakan rusun milik pemerintah yang disewakan kepada masyarakat dengan penghasilan dibawah UMR (dibawah 3.6 juta). Kedua, Rusunami (Rumah Susun Sederhana Milik) rusun yang bias dibeli dengan bantuan subsidi dari pemerintah oleh masyarakat dengan penghasilan menengah maksimal 4.5 juta. Ketiga, apartemen yang merupakan rusun komersial untuk mendapatkan keuntungan, diperuntukan untuk masyarakat dengan penghasilan menengah ke atas (Putra, 2018).
Menurut Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman sebuah Rusunawa harus memenuhi kriteria-kriteria dibawah ini (DPU, 2020)
- Dekat tempat kerja; tempat berkerja atau tempat beraktivitas yang masih bisa diakses dengan berjalan kaki atau angkutan umum sehingga dapat menghemat pengeluaran penghuni.
- Hunian; dilengkapi oleh ruang tidur, kamar mandi, dan dapur serta luas ruangan minimal 7,2 m2/orang.
- Tingkat sosialisasi antara warga rusunawa tinggi; memiliki koridor tengah disetiap lantai agar dapat terjadi interaksi antar penghuni, dengan ketentuan lebar 2,4m (20% luas lantai).
- Mempunyai ventilasi alami; bukaan permanen paling sedikit 5% luas lantai yang cukup besar mengarah ke ruang terbuka dan teras, untuk pencahayaan alami diperlukan jendela yang luasannya paling sedikit 15% dari luas lantai.
- Biaya sewa rendah; penghuninya merupakan kelompok masyarakat berpenghasilan dibawah UMR.
- Prasarana dasar penghuni terpenuhi (akses, sirkulasi, air bersih, limbah, pembuangan sampah, dan jaringan listrik).
2.2 Arsitektur Kontemporer
Arsitektur kontemporer merupakan suatu bentuk karya arsitektur yang sedang terwujud di masa sekarang dan masa depan. Karya ini dibangun dalam satu decade terakhir dan cukup menggambarkan perkembangan arsitektur di Indonesia. Arsitektur kontemporer merupakan salah satu pendekatan dalam melancarang secara global sehingga banyak ahli yang mengemukakan pendapat mengenai pengertian dari arstektur kontemporer, diantaranya sebagai berikut :
- Konnemann, (World of Contemporary Architecture) “Arsitektur Kontemporer adalah gaya arsitektur yang bertujuan untuk memberikan contoh suatu kualitas tertentu terutama dari segi kemajuan teknologi dan juga kebebasan dalam mengekspersikan suatu gaya arsitektur.”
- Y. Sumalyo, Arsitektur Kontemporer Akhir Abad XIX dan Abad XX (1996) “Kontemporer adalah bentuk-bentuk aliran arsitektur yang tidak dapat dikelompokkan dalam suatu aliran arsitektur atau sebaliknya berbagai arsitektur tercakup di dalamnya”.
L. Hilberseimer, Contemporary Architects (1964) “Arsitektur Kontemporer adalah suatu style aliran arsitektur tertentu pada eranya yang mencerminkan kebebasan berkarya sehingga menampilkan sesuatu yang berbeda, dan merupakan suatu aliran baru, atau penggabungan dari beberapa gaya arsitektur lainnya.
3. Pembahasan dan Hasil
Preseden Penelitian 1, Setioadi, C. D., & Apritasari, Y. D. (2022). IDENTIFIKASI KUALITAS HIDUP DI RUSUNAWA DENGAN KRITERIA ARSITEKTUR EKOLOGI. Lakar: Jurnal Arsitektur, 5(2), 128-140.
Penelitian ini mengidentifikasi mengenai penyelesaian permasalahan kualitas hidup penghuni pada rusunawa dengan keterbatasan lahan pada permukiman kumuh di perkotaan diselesaikan dengan hunian vertical atau rusunawa.
NO. Aspek Poin 1. Lingkungan / Alam Penyedia taman, ruang terbuka hijau, air bersih, dan kualitas udara yang baikPengolahan limbahPenggunaan panel suryaPassive design 2. Manusia Penyediaan tempat olahraga dan jalur sepedaAkses yang mudah dana man bagi pejalan kaki dan kendaraan serta akses mudah transportasi umumMerespon kebutuhan target penggunaTersedia area UMKM permanen dan temporaryTersedia PAUD. 3. Sosial Antar bangunan terhubung, penyediaan community space, creative space, koridor yang luas, dan taman. 4. Psikologis Penyediaan ruang-ruang terbuka. Preseden Penelitian 2, Van, H., & Hardi, J. (2017). Pola Pemanfaatan Ruang Bersama pada Rusunawa Jatinegara Barat. Vitruvian: Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan, 6(3), 185918.
Penelitian ini mengidentifikasi mengenai pola pemanfaatan ruang bersama pada rusunawa. Baik dari pola sifat kegiatan dan juga pola ruang yang direncanakan.
NO. FORMAL INFORMAL 1. Kegiatan formal yang terjadi di Rusunawa adalah bersih bersih (bekerja), menjaga keamanan (bekerja), rapat RT, dan rapat RW. Kegiatan ini jalarang dilakukan, kegiatan yang sering dilakukan adalah bersih bersih dan menjaga keamanan sekitar rusunawa. Kegiatan informal yang sering ditemukan antara lain yaitu mengobrol, bermain, berdagang, bermain hp, belanja, mengasuh anak, melihat pemandangan luar, duduk, dan sebagainya. Ruang bersama juga sering digunakan yaitu selasar lantai hunian, plaza terbuka, area puja sera, dan taman bermain. Ada juga bagian ruang pola yang akan direncanakan dalam merancang rusunawa yaitu
NO. POLA RUANG DIRENCANAKAN 1. Selasar Lantai Hunian, dari hasil mapping behavior diketahui persentase penggunaan selasar lantai hunian yaitu pagi hari 1,88%, siang hari 3,13%, dan sore hari 2,68%. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan selasar lantai hunian lebih banyak digunakan di siang hari. Kegiatan yang terjadi di selasar yaitu didominasi oleh kegiatan informal. 2. Plaza Terbuka, dari hasil mapping behavior diketahui persentase penggunaan plaza terbuka yaitu pagi hari 2,86%, siang hari 1,79%, dan sore hari 2.95%. dapat disimpulkan bahwa plaza terbuka lebih banyak digunakan di sore hari. Kegiayan yang terjadi di plaza terbuka didominasi oleh kegiatan informal. 3. Area Pujasera, dari hasil mapping behavior diketahui persentase penggunaan area pujasera yaitu pagi hari 2,23%, siang hari 1,34%, dan sore hari 0,54%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan area pujasera lebih banyak dilakukan di pagi hari, biasanya digunakan penghuni untuk kegiatan interaksi dan berniaga. 4. Aula, Aula biasa digunakan untuk kegiatan seperti pernikahan, rapat RW, rumah duka, dan sebagainya. Interaksi yang dilakukan di aula adalah antar penghuni rusunawa. 5. Masjid, masjid biasanya digunakan seperti untuk shalat berjamaah pada waktu shalat yang sudah ditentukan dan dipakai untuk pengajian anak anak pada sore hari menjelang maghrib, dan juga dipakai untuk shalat jumat pada waktu siang hari. 5. Kesimpulan
Untuk meningkatkan kualitas hidup di rusunawa Indonesia, maka dapat menggunakan desain arsitektur dengan pendekatan arsitektur modern kontemporer digabung dengan environmental care, pendekatan ini memperhatikan manusia, alam, dan bangunan dalam perancangannya. Arsitektur environmental care juga dapat membantu mengurangi dampak buruk pada lingkungan seperti pencemaran lingkungan dan perusakan ekosistem serta membantu meningkatkan kualitas hidup para penghuni dengan memberikan tempat tinggal lingkungan yang sehat dan modern.
Dari hasil dua analisis preseden jurnal dapat diketahui poin – poin penting yang dapat diterapkan dengan menciptakan area kumpul yang sehat dan nyaman. Menghimbau agar pengguna lebih sehat dengan menaiki tangga, berjalan atau bersepeda, memiliki tempat aktifitas yang dekat dan mudah, merespon kebutuhan target yang dibutuhi dan dekat dengan area informal dan formal. Membawa budaya kampong horizontal ke kampong vertical itu sangat dibutuhkan dalam desain sehingga pengguna masih bisa saling berinteraksi dengan lainnya.
Referensi
[1] Van, H., & Hardi, J. (2017). Pola Pemanfaatan Ruang Bersama pada Rusunawa Jatinegara Barat. Vitruvian: Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan, 6(3), 185918.
[2] Hidayatullah, R. (2018). Evaluasi Penerapan Karakteristik Arsitektur Kontemporer (Studi Kasus: Design Masjid Ontowiryo Di Purworejo, Jawa Tengah) (Master’s thesis, Universitas Islam Indonesia).
[3] Setiawan, A. Pengendalian Jalan Di Lingkungan Permukiman Perkotaan (Studi Kasus: Perumnas Sadang Serang Bandung). SMARTek, 4(1).
[4] Saliim, A. M., & Satwikasari, A. F. (2022). Kajian Konsep Desain Arsitektur Tropis Modern Pada Bangunan Rusunawa Kota Madiun. PURWARUPA Jurnal Arsitektur, 6(2), 1-6.
[5] Bashri, A., Hasan, M., & Pramono, L. B. (2021). PERANCANGAN RUSUNAWA SOROSUTAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS Di Kota Yogyakarta (Doctoral dissertation, University Of Technology Yogyakarta).
[6] Puspitaningrum, A., & Subagya, K. (2018). PENERAPAN ARSITEKTUR HIJAU PADA RUSUNAWA DI RAWA BUAYA, CENGKARENG, JAKARTA BARAT. MAESTRO, 1(2), 182-191.
[7] Setioadi, C. D., & Apritasari, Y. D. (2022). IDENTIFIKASI KUALITAS HIDUP DI RUSUNAWA DENGAN KRITERIA ARSITEKTUR EKOLOGI. Lakar: Jurnal Arsitektur, 5(2), 128-140.
[8] Hermawan, M. R. (2020). Penerapan Tema Tanggap Iklim Melalui Pendekatan Arsitektur Tropis Pada Perancangan Rumah Susun Sederhana Sewa (RUSUNAWA) Di Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Dan Perencanaan, 4(3), 22-26.
[9] Pambudi, S. K., Harris, S., & Budiarto, A. (2019). PERANCANGAN ARSITEKTUR MODERN MERUBAH HUNIAN VERTIKAL DI MANGGARAI. In Seminar Nasional Komunitas dan Kota Berkelanjutan (Vol. 1, No. 1, pp. 288-291).
-
PERBANDINGAN DESAIN BAJU TIM NASIONAL INDONESIA BUATAN MILLS DAN ERSPO
Tim Nasional Indonesia telah menjadi simbol kebanggaan dan semangat bangsa. Salah satu elemen penting dalam mendukung representasi tersebut adalah desain jersey timnas yang dikenakan saat berlaga. Jersey bukan hanya sekadar pakaian olahraga, tetapi juga menjadi identitas dan sarana untuk memupuk rasa nasionalisme. Dalam beberapa tahun terakhir, jersey Tim Nasional Indonesia telah melewati fase perubahan, termasuk pergantian produsen. Dua merek ternama yang pernah menangani jersey timnas adalah Mills dan ERSPO. Artikel ini akan membahas perbandingan antara desain, kualitas, dan filosofi di balik jersey buatan kedua produsen tersebut.
mari kita eksplor lebih jauh tentang Mills dan Erspo dalam dunia olahraga:
Mills dalam Dunia Olahraga
Mills Sport adalah merek apparel olahraga yang berasal dari Indonesia dan didirikan pada tahun 2018. Mereka terus berkembang dan telah menjadi sponsor resmi untuk Timnas Indonesia sejak 20201. Selain itu, Mills juga telah memperluas jangkauannya ke berbagai klub sepak bola di Indonesia seperti Persita, Bhayangkara Nusantara United, dan Perseru Serui. Mereka juga telah menjadi sponsor untuk klub basket Bali United dan tim esports ONIC Esports1.
Mills tidak hanya berfokus pada jersey, tetapi juga menyediakan berbagai produk olahraga lainnya seperti jaket, celana, dan sepatu. Mereka juga telah membuka toko resmi di beberapa kota di Indonesia, termasuk Jakarta, Bandung, dan Mataram, sebagai bagian dari upaya mereka untuk mendekatkan diri kepada konsumen dan memajukan ekonomi nasional2.
Erspo dalam Dunia Olahraga
Erspo adalah merek apparel olahraga yang baru memasuki industri ini pada tahun 2024 sebagai sponsor resmi Timnas Indonesia setelah berakhirnya kontrak Mills. Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya untuk mendorong brand lokal menjadi lebih dikenal di tingkat internasional3. Erspo juga berfokus pada desain yang lebih minimalis dan modern, meskipun ini telah menuai kritik dari beberapa penggemar yang lebih menyukai elemen budaya yang lebih kaya pada jersey Mills.
Erspo juga berencana untuk memperluas jangkauannya ke berbagai cabang olahraga lainnya di Indonesia, termasuk futsal dan esports. Mereka berharap dapat menjadi bagian dari ekosistem olahraga yang saling menguntungkan dengan sepak bola Indonesia dan membantu memajukan industri apparel lokal3.
1. Filosofi Desain dan Identitas Visual
Jersey tidak hanya berfungsi sebagai pakaian olahraga, tetapi juga menjadi media untuk mengekspresikan identitas budaya suatu bangsa. Filosofi ini terlihat jelas dalam perbedaan pendekatan desain antara Mills dan Erspo.
- Mills Mills dikenal dengan pendekatan desain yang menyertakan elemen budaya Indonesia seperti batik dan ornamen tradisional dalam setiap desain jersey mereka, memberikan sentuhan lokal yang unik dan menarik. Hal ini mencerminkan kebanggaan nasional dan identitas budaya yang kuat di setiap pertandingan. Selain menonjolkan nilai-nilai budaya, desain ini juga berfungsi sebagai pengingat akan kekayaan warisan budaya Indonesia. Dengan menampilkan elemen-elemen ini, Mills tidak hanya merayakan sejarah dan tradisi, tetapi juga menginspirasi rasa bangga dan kebersamaan di antara para pendukung.
- Erspo Erspo mengambil pendekatan berbeda dengan mengedepankan konsep minimalis. Jersey kandang mereka, yang diperkenalkan pada Maret 2024, menggunakan warna merah solid dengan kerah bundar serta aksen garis putih di lengan. Desain ini terinspirasi dari kostum klasik Timnas Indonesia tahun 1980-an. Jersey tandang berwarna putih dengan pola serupa. Meskipun desain minimalis mungkin tampak sederhana, ini memberikan kesan bersih dan profesional yang dihargai oleh banyak penggemar. Kesederhanaan ini memungkinkan pemain untuk fokus pada permainan tanpa distraksi visual yang berlebihan.
2. Teknologi dan Material Jersey
Teknologi dan material menjadi faktor penting dalam mendukung performa pemain. Di sinilah Mills tampak lebih unggul dibandingkan Erspo.
- Mills Jersey Mills dilengkapi dengan teknologi canggih seperti anti-UV, anti-bakteri, dan moisture-wicking yang membantu pemain tetap nyaman di lapangan. Teknologi ini memastikan kinerja optimal pemain dengan meminimalisir gangguan yang disebabkan oleh faktor eksternal. Misalnya, teknologi moisture-wicking memungkinkan keringat cepat terserap dan menguap, menjaga pemain tetap kering dan nyaman, sementara bahan anti-UV melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang berbahaya selama pertandingan siang hari.
- Erspo Erspo belum secara resmi mempublikasikan teknologi detail yang digunakan pada jersey mereka. Berdasarkan informasi awal, bahan jersey dinilai cukup nyaman namun belum sebanding dengan inovasi yang ditawarkan Mills.
3. Kualitas dan Harga Jersey
Mills: Jersey Mills, khususnya edisi player issue, dipasarkan dengan harga Rp 704.250 setelah diskon dari Rp 939.000. Jersey replika dihargai Rp 299.250, sementara jersey suporter sekitar Rp 199.000. Harga ini dianggap kompetitif untuk produk berkualitas tinggi.Erspo: Jersey buatan Erspo memiliki harga yang sedikit lebih tinggi. Edisi player issue dibanderol Rp 1.299.000, replika Rp 599.000, dan jersey suporter Rp 199.000. Hal ini memicu kritik dari sebagian penggemar
4. Penerimaan Publik
Respons publik terhadap kedua desain ini juga berbeda.
- Mills Jersey Mills secara konsisten mendapatkan tanggapan positif, terutama dari suporter yang menghargai usaha mereka dalam menyisipkan elemen budaya Indonesia. Desain yang kaya makna ini membuat penggemar merasa lebih terhubung dengan Timnas. Sentimen positif terhadap jersey Mills menunjukkan pentingnya unsur budaya dalam membangun koneksi emosional dengan penggemar, yang pada akhirnya meningkatkan loyalitas dan dukungan kepada tim nasional.
- Erspo Sebaliknya, desain Erspo menuai banyak kritik, terutama di media sosial. Banyak penggemar menganggap desain mereka terlalu sederhana dan kurang representatif. Meskipun mengusung konsep nostalgia, beberapa pihak merasa desain ini kurang inovatif untuk ukuran jersey modern.
5. Ketersediaan Produk dan Aksesibilitas
Baik Mills maupun Erspo menawarkan berbagai jenis produk, termasuk jersey pertandingan, jaket, dan pakaian latihan. Namun, jaringan distribusi Mills yang lebih mapan membuat produk mereka lebih mudah diakses dibandingkan Erspo, yang baru memulai perjalanan sebagai apparel resmi Timnas. Dengan outlet yang lebih banyak dan kerjasama dengan berbagai distributor lokal, Mills memastikan bahwa produknya dapat dengan mudah ditemukan di berbagai daerah, menjangkau lebih banyak penggemar dan meningkatkan volume penjualan.
6. Pengaruh terhadap Performa Tim
Tidak hanya soal penampilan dan teknologi, jersey juga mempengaruhi kenyamanan pemain selama bertanding. Berikut adalah bagaimana kedua produsen ini mendukung performa Timnas Indonesia di lapangan:
- Mills Berkat teknologi canggih yang digunakan, jersey Mills memungkinkan pemain tetap merasa nyaman meskipun bertanding di iklim panas dan lembap. Teknologi moisture-wicking dan breathable fabric memastikan keringat cepat terserap dan udara dapat beredar dengan baik. Hal ini tentunya membantu pemain berkonsentrasi pada permainan tanpa terganggu masalah kenyamanan pakaian. Kenyamanan ini penting untuk memastikan pemain dapat tampil maksimal di lapangan.
- Erspo Dengan desain yang lebih sederhana dan bahan yang nyaman, Erspo mencoba memberikan kenyamanan dasar bagi pemain. Namun, tanpa adanya teknologi tambahan seperti yang ditawarkan Mills, kenyamanan yang diberikan mungkin belum seoptimal jersey Mills. Kritik publik yang menyebutkan kurangnya inovasi pada teknologi jersey Erspo memperkuat hal ini.
7. Sejarah dan Reputasi Produsen
Kedua produsen ini memiliki sejarah dan reputasi yang berbeda di dunia apparel olahraga:
- Mills Didirikan pada tahun 2009, Mills telah lama berkiprah dalam industri apparel olahraga lokal dan internasional. Kerjasama mereka dengan Timnas Indonesia sejak 2020 menandai salah satu pencapaian besar, di mana mereka berhasil menghadirkan jersey dengan kualitas tinggi dan sentuhan budaya yang kuat. Selain itu, Mills juga dikenal karena inovasi mereka dalam teknologi material dan desain, yang membuat mereka menjadi salah satu pemain utama di industri ini.
- Erspo Sebagai pemain baru dalam dunia apparel olahraga nasional, Erspo menghadapi tantangan besar untuk membuktikan diri. Meskipun baru mulai menjadi produsen resmi Timnas Indonesia pada tahun 2024, mereka memiliki potensi untuk berkembang dan berinovasi lebih lanjut dalam desain dan teknologi jersey. Langkah awal Erspo dalam mendukung keberlanjutan dan menggunakan bahan daur ulang menunjukkan komitmen mereka untuk menjadi produsen yang bertanggung jawab dan inovatif.
8. Dampak Lingkungan dan Sosial
Selain aspek desain dan teknologi, dampak lingkungan dan sosial dari produksi jersey juga menjadi pertimbangan penting.
- Mills Mills telah berkomitmen untuk menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan dalam produksi mereka. Mereka juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, seperti mendukung klub-klub sepak bola lokal dan program olahraga untuk anak-anak. Upaya ini tidak hanya meningkatkan citra merek mereka, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Dengan mengadopsi bahan-bahan yang dapat didaur ulang dan proses produksi yang lebih bersih, Mills tidak hanya melindungi lingkungan tetapi juga membangun citra positif di mata konsumen yang semakin peduli akan isu-isu lingkungan.
- Erspo Erspo, meskipun baru, telah menyatakan niat mereka untuk mengikuti jejak Mills dalam hal keberlanjutan. Mereka berencana untuk menggunakan bahan-bahan daur ulang dan mendukung inisiatif sosial yang berfokus pada olahraga. Implementasi ini masih dalam tahap awal, namun potensi dampak positifnya besar jika dikelola dengan baik. Dengan mempromosikan penggunaan bahan daur ulang, Erspo menunjukkan bahwa mereka tidak hanya peduli pada kualitas produk.
9. Keuntungan bagi Ekonomi Lokal
Keberadaan kedua produsen ini juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal Indonesia.
Mills Dengan memperkerjakan banyak tenaga kerja lokal dalam proses produksi dan distribusi, Mills telah berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Mereka juga mendukung bisnis lokal dengan bermitra dalam berbagai proyek dan acara olahraga
10. Tantangan bagi Erspo
Ada beberapa tantangan yang muncul dalam perbandingan desain jersey Timnas Indonesia buatan Erspo dan Mills. Berikut adalah beberapa poin penting yang sering dibahas:
- Kualitas Bahan: Jersey Mills menggunakan teknologi canggih seperti anti ultra violet, anti bacterial, breathable, moisture wicking, anti static, dan extra light, yang membuatnya lebih nyaman dan tahan lama. Sementara jersey Erspo menggunakan kain jacquard yang lebih sederhana.
- Desain: Desain jersey Mills lebih elegan dan modern, dengan lambang Garuda yang dibuat menggunakan teknik computerize knitting. Sementara desain jersey Erspo mengadopsi konsep kostum lawas era 1981 dengan model kerah bundar dan aksen bergaris. Beberapa penggemar merasa desain Erspo terlalu sederhana dan tidak nyaman dipakai.
- Harga: Jersey Mills dibanderol dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan jersey Erspo. Jersey Mills player issue dibanderol sekitar Rp704.250, sementara jersey Erspo player issue dibanderol sekitar Rp1.299.000.
- Respon Netizen: Beberapa penggemar Timnas Indonesia merasa kecewa dengan desain jersey Erspo dan mengkritiknya di media sosial. Ada juga yang menyukai detail gradasi pada desain Erspo.
Tentu saja, mari kita eksplorasi dan perbanyak isi dari poin 2, 3, dan 6:
11. Perbandingan Internasional
Ketika membandingkan jersey timnas Indonesia buatan Mills dan Erspo dengan jersey timnas dari negara lain, kita dapat melihat beberapa aspek penting yang membedakan dan menyerupai.
Desain dan Estetika
- Mills: Jersey buatan Mills sering dibandingkan dengan jersey buatan Nike untuk timnas Brasil atau Adidas untuk timnas Jerman. Desain mereka menekankan pada detail dan keindahan yang mencerminkan identitas budaya Indonesia, seperti penggunaan motif batik dan warna merah-putih yang dominan. Ini mirip dengan bagaimana Nike menggunakan elemen-elemen budaya Brasil dalam desain mereka.
- Erspo: Di sisi lain, Erspo mengadopsi pendekatan yang lebih minimalis dan modern, mirip dengan jersey buatan Puma untuk timnas Italia. Desain mereka lebih simpel, dengan penekanan pada kenyamanan dan fungsionalitas tanpa mengabaikan elemen estetika.
Teknologi Material
- Mills: Dalam hal teknologi material, Mills menggunakan bahan yang mirip dengan jersey buatan Nike dan Adidas, yang dikenal dengan teknologi Dri-FIT dan ClimaCool. Bahan ini dirancang untuk meningkatkan sirkulasi udara dan mengurangi kelembaban, sehingga pemain tetap nyaman selama pertandingan.
- Erspo: Erspo juga mengimplementasikan teknologi terbaru dalam bahan mereka, meskipun tidak sepopuler teknologi dari merek internasional besar. Mereka fokus pada bahan yang ringan dan elastis, mirip dengan teknologi yang digunakan oleh Puma.
12. Ketersediaan dan Aksesibilitas
Aksesibilitas jersey adalah aspek krusial bagi para penggemar sepak bola di Indonesia.
Distribusi Lokal
- Mills: Merek ini telah membangun jaringan distribusi yang luas di Indonesia. Mereka bekerja sama dengan berbagai mitra ritel dan platform e-commerce untuk memastikan jersey mereka mudah ditemukan di berbagai toko olahraga, supermarket, dan situs belanja online. Bahkan di kota-kota kecil, penggemar dapat dengan mudah menemukan jersey Mills.
- Erspo: Distribusi Erspo lebih terbatas, seringkali hanya tersedia di toko-toko olahraga tertentu dan di situs web resmi mereka. Ini membuat penggemar di daerah terpencil mungkin kesulitan untuk mendapatkan jersey Erspo, yang bisa menjadi tantangan dalam menjangkau pasar yang lebih luas.
Penjualan Internasional
- Mills: Mills juga menjual produk mereka secara internasional melalui situs e-commerce global dan beberapa ritel di luar negeri, memungkinkan penggemar diaspora Indonesia untuk tetap mendukung timnas.
- Erspo: Penjualan internasional Erspo lebih terbatas, meskipun mereka mulai merambah pasar global melalui kerja sama dengan beberapa distributor internasional.
13. Peran Media Sosial
Media sosial memainkan peran penting dalam promosi dan interaksi antara merek dan penggemar.
Strategi Pemasaran
- Mills: Mills sangat aktif di media sosial. Mereka menggunakan platform seperti Instagram, Facebook, dan Twitter untuk mempromosikan desain baru dengan konten visual yang menarik dan interaktif. Mereka seringkali melibatkan pemain timnas dan influencer untuk memperkuat kampanye mereka, serta mengadakan kontes dan giveaway untuk meningkatkan keterlibatan penggemar.
- Erspo: Erspo juga menggunakan media sosial, namun lebih berfokus pada postingan yang informatif dan pengumuman resmi. Mereka menjaga komunikasi yang lebih formal namun tetap interaktif dengan penggemar, seringkali melalui postingan tentang sejarah dan teknologi di balik desain jersey mereka.
Engagement dengan Penggemar
- Mills: Melalui penggunaan video, polling, dan cerita Instagram, Mills berhasil menciptakan komunitas penggemar yang loyal. Mereka secara rutin merespons komentar dan pesan dari penggemar, membangun hubungan yang kuat dengan basis penggemar mereka.
- Erspo: Meskipun tidak seaktif Mills, Erspo tetap menjaga hubungan dengan penggemar melalui konten yang edukatif dan informatif. Mereka sering membagikan cerita di balik layar tentang proses desain dan produksi jersey, memberikan wawasan eksklusif kepada penggemar.
-
12 PRINSIP ANIMASI
12 Prinsip Animasi – Pasti semua tidak asing kan kalau dengar kata animasi. Saat nonton film animasi pernah nggak sih kalian penasaran bagaimana pembuatannya? Kelihatannya kok susah ya cara pembuatannya.
Memang dibutuhkan seorang yang benar-benar ahli untuk dapat menciptakan sebuah gambar yang seolah-olah mempunyai nyawa dan bergerak layaknya manusia.
Seorang yang ahli dalam menciptakan animasi disebut sebagai animator. Sebelum menciptakan sebuah animasi, seorang animator diharuskan untuk memahami prinsip-prinsip animasi.
Kenapa harus mengetahui prinsip animasi?
Prinsip animasi sangat dibutuhkan oleh seorang animator sebagai bekalnya untuk berkarya menciptakan sebuah animasi. Karena dengan mengetahui prinsip animasi, seorang animator dapat menghasilkan karya yang menarik, dinamis, dan tidak membosankan.
Adanya prinsip animasi diciptakan sebagai teori dasar yang bersifat wajib dimiliki dan dikuasai oleh animator agar dapat menghidupkan karakter animasinya. Kemampuan meng-capture momentum ke dalam runtutan gambar sehingga seolah-olah menjadi gambar yang bergerak atau hidup adalah modal utama seorang animator.
Seorang animator berbeda dengan seorang ilustrator, komikus, atau karikaturis yang menangkap gambar dalam keadaan diam (still). Sedangkan animator harus mempunyai kepekaan gerak daripada hanya sekedar kemampuan menggambar.
Dalam dunia animasi, gambar yang bagus tidak akan berguna jika tidak didukung dengan kemampuan menghidupkan objek tersebut. Sebagaimana definisi dasar animasi yaitu “membuat seolah-olah menjadi hidup”.
Prinsip dasar animasi yang harus dikuasai oleh seorang animator tidak hanya satu. Melainkan ada 12 prinsip animasi yang menjadi penentu bagaimana sebuah karya animasi yang dihasilkan.
Perumus atau penemu dari 12 prinsip animasi adalah tokoh animator kawakan dari Walt Disney Studios yang bernama Ollie Johnston
dan Frank Thomas. Mereka menulisnya dalam buku mereka yang diberi judul “The Illussion of Life: Disney Animation” pada tahun 1981.
Prinsip ini muncul karena Ollie Johnston dan Frank Thomas memiliki semangat yang tinggi untuk meneliti dan mengembangkan sebuah karya seni baru ketika mereka masih muda.
Prinsip dasar ini tidak hanya berasal dari experiment dan latihan mereka. Melainkan juga karena keinginan dari Walt Disney untuk memikirkan suatu cara bagaimana membuat animasi yang memiliki kemiripan dengan gerakan nyata.
Kemipiran tersebut baik objek itu benda, hewan, maupun manusia. Serta untuk menunjukkan bagaimana ekspresi dan kepribadian sebuah karakter.
- 12 Prinsip Animasi
- Squash and Stretch
Prinsip animasi yang pertama ini adalah prinsip yang berfungsi untuk membuat ilusi seberapa keras permukaan sebuah benda. Squash and strecth merupakan upaya penambahan efek lentur (plastis) pada objek atau figur sehingga seolah-olah ‘memuai’ atau ‘menyusut’ sehingga memberikan efek gerak yang lebih hidup.
Penerapan prinsip ini pada objek hidup (misalnya: maklhuk, hewan, manusia) akan memberikan peningkatan sekaligus efek dinamis terhadap gerakan atau aksi tertentu. Sedangkan pada benda mati (misalnya: kursi, meja, botol, piring, gelas) akan membuatnya tampak seolah-olah benda hidup.
Contoh pada benda mati:
Ketika sebuah bola dilempar kemudian memantul, maka saat bola menyentuh lantai seolah-olah akan berubah bentuk. Pada mulanya berbentuk bulat sempurna kemudian menjadi sedikit lonjong.
Meskipun dalam keadaan nyata tidak selalu seperti itu. Itu yang dimaksd member efek dinamis dan lebih hidup.
Contoh pada benda hidup:
Ketika lengan ditarik dan ada beban, maka akan terjadi kontraksi pada otot bisep sehingga nampak “memuai”, inilah yang disebut sebagai squash pada animasi. Sedangkan yang disebut sebagai stretch adalah ketika dilakukan gerakan sebaliknya, yaitu saat bisep “menyusut”.
- Anticipation
Prinsip anticipation merupakan prinsip dimana kita sebagai animator memberikan tanda untuk penonton mengenai apa yang akan
terjadi pada karakter. Prinsip ini biasa digunakan sebagai transisi dari 2 major actions. Contoh diantara posisi berdiri dan berlari.
Dari contoh gambar di atas, kita sudah bisa menebak apa yang akan dilakukan oleh objek tersebut, yaitu dia akan memukul. Itu adalah pengaplikasian prinsip animation yang berfungsi untuk transisi dari 2 major action.
Gerakan anticipation yang dibuat selalu kebalikan dari gerakan berikutnya. Misalkan gerakan berikutnya mengarah ke atas, pasti gerakan anticipationnya ke bawah. Anticipatio bisa juga disebut sebagai gerakan ancang-ancang.
Misalnya ada orang yang duduk dan akan berdiri. Maka untuk berdiri pastilah dia membungkukkan badan dulu sebelum benar-benar berdiri.
- Staging
Staging adalah gerak keseluruhan dalam sebuah adegan yang harus tampak jelas dan detail untuk mendukung suasana yang ingin dicapai dalam sebagian atau keseluruhan scene.
Meskipun tokoh-tokohnya berupa siluet, kita dapat mengetahui dengan jelas apa yang sedang mereka kerjakan. Bisa saja hanya dengan mengubah angle kamera untuk mendapatkan siluet yang tepat meskipun actionnya sama.
- Straight Ahead and Pose to Pose
Animator biasanya menggunakan 2 pendekatan umum dalam menganimasikan, yaitu:
- Straight Ahead
Metode ini dengan cara menggambar secara berurutan mulai dari gambar pertama hingga seterusnya. Dimana gambar awal sampai akhir menunjukkan satu rangkaian gerakan yang sangat jelas maksud dan tujuannya.
Prinsip straight ahead meliputi perubahan ukuran, volume, proporsi, bisa juga berupa gerakan yang spontan.
- Pose to Pose
Metode ini adalah cara animator membuat animasi dengan cara menggambar hanya pada keyframe-keyframe tertentu saja. Untuk selanjutnya in-between atau interval antar keyframe digambar atau dilanjutkan oleh asisten, bisa juga animator lain.
Cara ini memiliki kelebihan dalam waktu pengerjaan yang relatif lebih cepat karena melibatkan lebih banyak sumber daya, sehingga cocok diterapkan dalam industri.
Pada metode ini semua pergerakan sudah diplanning terlebih dahulu. Jadi, gerakan utama (key pose) telah disiapkan oleh animator, selanjutnya baru dilanjutkan dengan detail gerakan diantara (in-between) masing- masing key pose itu.
- Follow Through And Overlapping Action
- Follow Through
Follow Through adalah prinsip animasi tentang bagian tubuh tertentu yang tetap bergerak meskipun sesorang telah berhenti bergerak. Contohnya rambut yang tetap bergerak meskipun sudah tidak berlari.
Ketika ada satu benda yang berperan sebagai “lead” (benda utama yang bergerak), maka semua benda-benda yang tersambung dengan benda “lead” akan ikut bergerak, namun tidak secara bersamaan.
- Overlapping Action
Kita bisa menganggap Overlapping Action sebagai gerakan saling silang. Yaitu serangkaian gerakan saling mendahului. Misalnya gerakan tangan dan kaki ketika sedang berjalan.
- Slow In And Slow Out
Prinsip animasi ini menegaskan bahwa setiap gerakan memiliki percepatan dan perlambatan yang berbeda-beda. Slow in terjadi ketika sebuah gerakan diawali dari lambar kemudian semakin cepat. Sedangkan slow out terjadi ketika gerakan benda yang relatif cepat kemudian melambat.
Contoh:
Gerakan tangan ketika mengambil gelas. Kecepatan tangan akan berbeda ketika akan menjamah gelas dan ketika sudah menyentuh gelas.
Saat tangan masih jauh dari gelas, tangan bergerak relatif cepat. Sedangkan ketika sudah mulai mendekati gelas, secara refleks gerakan tangan akan melambat. Dalam hal ini kita menyebutnya slow out.
- Arch
Prinsip arc berperan untuk membuat gerakan animasi tampak lebih alami, khususnya untuk gerakan manusia dan hewan. Cara berpikir pada prinsip ini adalah seperti pendulum.
Semua gerakan mengikuti sebuah kurva, seperti gerakan kaki, tangan, bola mata, kepala, dan lain-lain. Biasanya prinsip ini diaplikasikan ketika membuat inbetweening. Kta bisa membuat gerakan dimensi pada animasi dengan arch.
Dalam dunia animasi, sistem pergerakan semua makhluk hidup bergerak mengikuti pola atau jalur (maya) yang disebut sebagai Arch. Inilah yang membuat animasi bergerak secara ‘smooth’ dan lebih realistik. Pergerakan animasi mengikuti suatu pola yang berbentuk lengkung.
- Secondary Action
Prinsip ke delapan ini merupakan prinsip dimana ada gerakan sekunder yang terjadi akibat adanya gerakan utama. Prinsip ini sebagai pelengkap untuk memperkuat gerakan utama agar animasi tampak lebih realistik.
Secondary action bukan sebagai pusat perhatian, namun lebih berfungsi memberikan emphasize untuk memperkuat gerakan utama.
Contoh:
Misalkan animator membuat animasi seseorang berjalan. Gerakan utamanya adalah melangkahkan kaki sebagaimana berjalan. Secondary action yang diberikan animator adalah gerakan ayunan tangan.
- Timing
Prinsip terpenting dalam animasi adalah timing. Timing merupakan penentu berapa gambar yang harus kita buat di antara 2 pose atau yang biasa disebut dengan istilah in-between.
“Animasi adalah tentang timing dan spacing”
Timing yang menentukan waktu kapan sebuah gerakan harus dilakukan. Sedangkan spacing yang menentukan percepatan dan perlambatan dari bermacam-macam jenis gerak.
- Appeal
Keseluruhan look atau gaya visual dalam animasi mengarah pada prinsip appeal. Appeal ialah tentang bagaimana kita membuat karakter kita menjadi menarik dan tidak selalu harus yang lucu, seperti yang kebanyakan orang pikirkan.
- Exaggeration
Prinsip exaggeration merupakan upaya untuk mendramatisir sebuah animasi dalam bentuk rekayasa gambar yang bersifat hiperbolis. Berfungsi untuk menampilkan ekstrimitas ekspresi tertentu, pada umumnya dibuat secara komedik.
Contoh:
Prinsip ini sering kali dijumpai pada film animasi seperti Tom & Jerry, Doraemon, Donald Duck, dan sejenisnya. Misalnya saat adegan:
Ketika marah muka Donald berubah membara
Ketika Tom kaget, bola matanya sampai melompat keluar Ketika menangis air mata Nobita mengalir seperti air terjun
- Solid Drawing
Prinsip solid drawing adalah kemampuan untuk menggambar karakter dalam berbagai sudut pengambilan gambar sehingga karakter tersebut terlihat bervolume dan konsisten dalam setiap frame animasi.
Semua atribut yang ada pada karakter tersebut tetap konsisten bentuk dan letaknya. Prinsip ini lebih menekankan pada bagaimana karakter tersebut bisa dengan baik dianimasikan dalam ruang 3D.
Memahami prinsip animasi memang sangat penting. Prinsip animasi dimanfaatkan sebagai perantara komunikasi antar pembuat film animasi (studio) dengan penonton atau penikmat film.
Seorang animator dapat menyisipkan ekspresi karakter dan menarik perhatian para penontonnya. Dengan memahami prinsipnya sebelum membuat animasi maka akan memaksimalkan hasil karya yang dihasilkan.
Dalam bab ini menjelaskan tentang Software yang dapat digunakan saat pengerjaan membuat animasi.
Adobe after effect
Adobe after effect dalah perangkat lunak 5omputer5nal pengolah motion graphic (grafik gerak digital) untuk editing konten video serta efek visual. Software inilah yang secara luas dan Handal digunakan untuk kebutuhan pembuatan video, konten multimedia, film, hingga web. Kemampuan utama dari software ini yaitu dapat mengubah objek menjadi animasi. Software Adobe After Effects memiliki fasilitas editing video yang lebih lengkap dibandingkan software editing lainnya. After Effects menggait fitur lengkap dari beberapa software, di antaranya tool Shape seperti Adobe Photoshop (untuk membuat bentuk), tool Keyframe (untuk mengatur kunci frame pada animasi) seperti pada Adobe Flash.
Fitur dalam adobe after effect:
- Text Animation
Animasi teks akan membantu Anda dalam menganimasikan kata- kata. Fitur ini juga memiliki beberapa efek khusus seperti menggunakan efek tipografi 5ompute pada teks. Bahkan After Effects juga memudahkan Anda dalam menganimasikan logo (logo ini adalah grafis vector yang sebelumnya dibuat dari Illustrator). Anda juga bisa menambahkan animasi 5ompute pada teks secara 3D, untuk membuat animasi dan tampilan
tampak indah gunakanlah pro presets dan templates. Jika Anda tertarik membuat judul teks animasi berupa gulungan indah, tool pada Text Animation ini akan membantu Anda menyulap kata-kata Anda menjadi animasi. Olah dan atur dari preset yang tersedia atau Anda bisa membuat sendiri dengan menggunakan fitur keyframing. Beberapa ikon menarik dari Text Animation yaitu, Text animators, Graph editing, 3D text animation, dan Mask paths.
VFX/Visual Effects
Dengan fitur ini Anda bisa membuat keajaiban visual dari beberapa hal seperti menghilangkan objek pada video, menambah animasi 3D, membuat efek cuaca pada layer video, dan menambahkan efek khusus untuk membuat karya terlihat 6ompu dan nyata. Beberapa efek visual dari fitur ini yaitu ‘Smooth handheld footage’, dengan ini Anda bisa melacak 6ompute video dan membuat gerakannya menjadi halus dan seimbang menggunakan Stabilizer VFX. Kemudian ‘Add the weather’ untuk menambahkan cuaca seperti hujan, badai salju, pijar lensa/cahaya, efek kabut asap pada pemandangan yang Anda edit. Lainnya yaitu ‘Add 3D geometry and depth’ untuk mengubah animasi menjadi resolusi tinggi. Dengan bantuan render Cinema 4D akan memudahkan Anda dalam membuat ruang 3D pada layer, juga untuk meng-konversi bentuk dan teks menjadi obyek 3D.
Motion Graphics
Suguhan fitur yang satu ini sangat berguna sekali untuk Anda gunakan yaitu ‘Motion Graphics’. Dengan fitur ini Anda bisa menganimasikan grafik gerak dengan efek visual yang mempesona. Fitur ini juga menyediakan template desain 6ompute yang berkualitas atau bisa juga dengan membuatnya untuk dipakai berulang pada proyek yang ingin diedit. Beberapa fitur lengkapnya di antaranya, ‘Animasi logo menggunakan komposisi’, caranya buat komposisi dengan mengimpor file dari Adobe Illustrator, Photoshop, atau lainnya, dan atur skala, posisi, memutar objek, membuat rekaman objek, serta menganimasikannya. Fitur
lainnya seperti, ‘Menghidupkan/menganimasikan objek dengan background-nya’, ‘Membuat transisi secara khusus’ dengan menambahkan transisi secara dinamis, Anda juga bisa memberikan sentuhan warna dan bentuk serta membuat topeng animasi pada adegan video. Kemudian pada fitur ini juga terdapat ‘Expressions untuk motion graphics’ yang digunakan untuk membuat grafik gerak secara 7ompu pada animasi objek dengan menghemat waktu tanpa membuat ratusan 7ompute berulang. Ekspresi ini juga akan menciptakan 7ompute dinamis dan tertata secara efisien.
Rotoscoping
Rotoscoping ini digunakan untuk memotong 7ompute objek dari video. Di fitur ini Anda bisa menghapus elemen dari video dan menambahkan ke live-action footage. Pada rotoscope ini Anda juga bisa menemukan 7omput pengomposisian untuk menggabungkan elemen yang bergerak dari proyek video.
Motion Tracking
Seperti nama fiturnya yaitu Motion Tracking, Anda bisa melacak pergerakan obyek di dalam video. Anda bisa mempelajari 7omput dari fitur ini untuk menyematkan elemen grafis ke dalam objek untuk menciptakan 7ompute dinamis dan mulus dengan bantuan kamera.
Adobe illustrator
Adobe Illustrator merupakan sebuah software yang dikembangkan oleh perusahaan software terkemuka Adobe System yang dapat digunakan untuk editor gambar 7omput. Secara garis besar fungsi Adobe Illustrator adalah sebagai software editing gambar 7omput. Akan tetapi secara lebih
khusus lagi, sobat 8omputer dapat menggunakan Adobe Illustrator untuk keperluan membuat desain – desain sebagai berikut :
- Membuat desain logo
- Desain Aplikasi
- Desain Gambar
- Desain Wallpaper
- Desain Kartun
- Desain Ikon
Fitur yang ada dalam Adobe illustrator
- Pen toolpathfinder.Clipping maskTypePatternDll.
Paint Tool Sai
Paint Tool Sai adalah aplikasi dimana kamu bisa membuat gambar seperti anime dengan cukup mudah. Paint Tool Sai memiliki beberapa fitur yang mudah untuk di jalankan. dan sebelum aku mulai memberi tutorial tentang Paint Tool Sai aku akan memeperkenalkan terlebih dulu pada kalian apa saja fitur yang ada di dalam Paint Tool Sai. Banyak para digital
artist yang menggunakkan SAI dalam membuat karya, karena hasil gambar yang dibuat oleh SAI (menurut pandangan beberapa orang) terlihat lebih bagus daripada oleh software lain. SAI memiliki fitur pressure dan sensitivitas pen untuk pengguna drawing tablet, hal ini memungkinkan pengguna untuk bisa menghasilkan goresan gambar yang berbeda (tergantung tekanan yang ia berikan saat menggambar).
Adobe Photoshop
Adobe Photoshop atau biasanya di sebut sebagai Photoshop merupakan perangkat lunak, Untuk pengeditan foto atau gambar dan pembuatan efek. Photoshop dikhususkan sebagai perangkat lunak yang digunakan untuk mengedit gambar dalam format BITMAP. Foto adalah salah satu gambar dengan format BITMAP oleh karena itu Photoshop banyak digunakan oleh para fotografer. Format File Photoshop mampu untuk membaca dan menulis gambar berformat raster dan vektor seperti
.png, .gif, .jpeg, dan lain-lain. Adobe Photoshop hanyalah untuk aplikasi pengedit foto ataupun gambar dengan tipe raster atau bitmap. Namun sebagai aplikasi pengedit gambar, fungsi Photoshop dapat dijabarkan lebih khusus lagi, yaitu untuk mempercantik gambar, merekayasa gambar, dan membuat desain gambar. Fungsi Photoshop juga untuk merekayasa gambar yaitu dengan cara merubah tampilan ataupun menggabungkan gambar-gambar yang berbeda agar gambar tersebut
terlihat seperti gambar asli dan seringkali dapat menipu mata yang melihatnya
Fitur yang ada dalam Adobe Photoshop :
- Mengkombinasi 2 gambar atau lebih menjadi satu gambar baru.
- Menghilangkan atau menghapus objek pada suatu gambar.
- Memberi atau merubah warna
- Merubah ukuran gambar menjadi lebih kecil ataupun menjadi lebih besar
- Mempertajam warna dan kualitas gambar
- dll
Bagian penting dalam Adobe Photoshop
- Layer
- Tool
- Menu
- Toolbox
Blender
Blender merupakan sebuah perangkat lunak grafika 3D yang digunakan untuk membuat film animasi, efek visual, model cetak 3D, aplikasi 3D interaktif, dan permainan video. Umumnya Blender dikenal luas oleh masyarakat sebagai paket pembuatan 3D gratis, Software ini juga dapat digunakan pada beberapa sistem operasi, misalnya Windows, macOS, dan Linux. Memang pada kenyataannya banyak software animasi 3D yang dapat digunakan, meski demikian Blender tetap menjadi software animasi 3D terbaik.
Fitur yang ada dalam Blender :
- Modeling dan sculpting
- Texturing dan UV unwrapping
- Rigging dan animasi
- Fitur dan tool tambahan
Microsoft word
Microsoft word adalah aplikasi pengolah kata (word processor) yang dapat membantu pengguna untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan yang berhubungan dengan dokumen, teks atau tulisan. Contohnya seperti pembuatan laporan, buku, makalah, jurnal dll. Dalam definisi lain,
Microsoft word adalah software yang berfungsi untuk membuat, mengedit dan memformat data dalam bentuk dokumen yang hasilnya bisa disimpan dalam bentuk softcopy (file) ataupun hardcopy (hasil print). Microsoft word mempunyai beragam fitur yang dapat membantu kebutuhan para penggunanya. selain masukan huruf dan angka, word juga mendukung penggunaan gambar, tabel, word art, penomoran halaman dan format keluaran file yang beragam mulai dar .txt sampai format pdf.
- Fungsi utama Microsoft word :
- Untuk Pembuatan Dokumen
- Untuk Pengeditan Dokumen
- Untuk Alat Keluaran Dokumen (output)
Adobe premiere
Adobe Premiere merupakan sebuah perangkat lunak berupa program video editing yang dikembangkan oleh Adobe Systems. Adobe sendiri pertama kali merilis software tersebut pada tahun 1991, tepatnya di bulan Desember dengan versi 1.0 yang hanya bisa digunakan pada platform OS Mac saja.
Baru pada tahun 1993, Adobe Premiere versi 1.0 yang dapat digunakan untuk platform Windows pertama kali dirilis. Hal tersebut semakin mengukuhkan kepopuleran Adobe Premiere sebagai program editing video. Hingga aplikasi ini mengalami perkembangan desain, dan meluncurlah Premiere Pro di tahun 2003.
Adobe Premiere Pro adalah acuan dari versi yang lebih baru dengan berbagai macam fitur anyar yang ditawarkan. Adobe Premiere Pro pun
sampai sekarang masih terus dikembangkan agar menjadi lebih baik. Tidak heran jika para profesional sering memanfaatkannya dalam bidang pertelevisian, broadcasting, film, sampai sinetron.
- Fungsi dan Fitur Utama Adobe Premiere
Setelah melihat pengertian Adobe Premiere, tentunya sudah sedikit tergambarkan apa fungsi dari software tersebut. Jadi fungsi utamanya adalah sebagai program pengolah video, jadi bisa anda gunakan untuk menghasilkan proyek video menjadi maksimal. Fitur utama yang ditawarkan antara lain adjust sound and import graphics, colour gradient, dan efek khusus lainnya dari aplikasi Adobe.
Sejak pertama kali rilis, fitur Adobe Premiere memang terus mengalami perkembangan. Dimana Premiere Pro sendiri mendukung editing video dengan kualitas tinggi sampai 4K x 4K resolusi di 32 bit per channel warna. Bahkan pada Premiere Pro CS3, ditambahkan pula dukungan output ke blu ray disc yang akan memudahkan pengguna.
- Kelebihan Adobe Premiere
Kelebihan dari aplikasi perlu diketahui oleh pengguna, selain pengertian Adobe Premiere itu sendiri. Yang mana perangkat lunak besutan Adobe System tersebut memiliki cukup banyak kelebihan, sehingga membuatnya kerap menjadi pilihan untuk dimanfaatkan pada ranah pekerjaan yang berkaitan dengan multimedia.
Beberapa kelebihan yang ditawarkan antara lain tersedianya fasilitas efek yaitu sound effects dan video effects, kemampuan timeline dalam memasukkan audio dan video ke banyak kolom, kemampuan membaca berbagai format file, pengoperasian yang mudah, serta begitu komprehensif ketika dikombinasikan dengan software Adobe lainnya.
Sebagai contoh, anda bisa mengkombinasikan efek animasi dari After Effects dalam proyek editing yang sedang dilakukan. Jadi anda pun dapat memadukan banyak efek yang telah disiapkan untuk menciptakan tampilan video yang lebih komunikatif serta kreatif untuk audience. Selain itu, Adobe Premiere Pro juga mendukung pembuatan video Virtual Reality (VR)-360 derajat.
- Kekurangan Adobe Premiere
Pengertian Adobe Premiere ditambah penjelasan mengenai fitur fiturnya, tentu masih kurang sebagai bahan pertimbangan. Oleh karena itu, anda juga perlu mengetahui kekurangan dari aplikasi tersebut sekadar untuk berjaga jaga. Beberapa kekurangan yang dimiliki antara lain ukuran software tergolong besar dan tidak hemat penyimpanan disk. Anda juga butuh spesifikasi komputer yang mumpuni.
Demikian ulasan terkait aplikasi Adobe Premiere yang bisa dijadikan pertimbangan ketika ingin download software tersebut. Meskipun memiliki kekurangan, namun kekurangan dari perangkat lunak satu ini sebenarnya sangat wajar. Tentu aplikasi membutuhkan spesifikasi perangkat yang mumpuni dan memiliki ukuran besar, melihat bagaimana fitur dan kelebihan yang ditawarkannya.
-
Desain Poster: Pengaruh dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari
Pendahuluan
Poster adalah salah satu jenis komunikasi visual yang sudah ada sejak lama dan masih relevan. Poster adalah alat yang efektif untuk menyampaikan informasi dan mudah dipahami. Dengan kemajuan teknologi, poster sekarang tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari cetak hingga digital. Dalam artikel ini, kita akan membahas elemen-elemen penting dalam desain poster, serta prinsip-prinsip yang harus diikuti, dan bagaimana poster dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Peran Visual dalam Desain Poster
Element yang paling menonjol dalam desain poster adalah visual. Ketika kita melihat sebuah poster, mata kita langsung tertarik pada gambar atau ilustrasi yang ada sebelum beralih ke teks atau informasi lainnya. Karena mereka dapat menyampaikan pesan secara langsung dan efektif, elemen visual ini sangat penting. Gambar yang kuat biasanya dapat mengungkapkan kisah atau perasaan lebih cepat daripada kata-kata.
Pentingnya visual dalam desain poster terletak pada kemampuannya untuk menciptakan koneksi emosional dengan audiens. Misalnya, dalam sebuah poster kampanye sosial tentang kesadaran lingkungan, gambar dari hutan yang terbakar atau lautan yang tercemar dapat menciptakan rasa urgensi yang membangkitkan kepedulian. Ini adalah contoh bagaimana visual digunakan untuk mempengaruhi perasaan dan pikiran audiens. Warna-warna cerah atau kontras yang tajam dalam sebuah poster juga dapat meningkatkan intensitas emosi yang ingin ditimbulkan.
Penggunaan gambar dan visual dalam desain poster dapat dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya, gambar yang langsung menggambarkan topik yang dibahas sangat efektif dalam menarik perhatian. Di sisi lain, penggunaan ikonografi atau simbol yang lebih sederhana dapat memberi kesan minimalis dan lebih mudah diingat. Penggunaan visual yang tepat dan relevan dengan pesan akan memastikan poster tersebut efektif dalam menarik perhatian dan menyampaikan pesan dengan jelas.
Komposisi dan Penataan Elemen dalam Desain Poster
Komposisi adalah cara kita menyusun elemen-elemen desain dalam sebuah poster. Sebuah desain yang baik tidak hanya bergantung pada elemen-elemen individual seperti gambar dan teks, tetapi juga pada cara elemen-elemen tersebut bekerja bersama untuk menciptakan desain yang harmonis. Prinsip dasar komposisi yang perlu diperhatikan adalah kesimbangan, kesejajaran, dan penggunaan ruang.
Kesimbangan dan Proporsi
Kesimbangan dalam desain poster sangat penting untuk menciptakan visual yang menyenangkan dan mudah dipahami. Poster dengan komposisi yang seimbang memungkinkan audiens untuk fokus pada elemen-elemen penting dan membantu mereka memahami pesan dengan lebih mudah. Komposisi yang buruk, seperti penempatan elemen-elemen yang tidak seimbang, dapat membuat poster terasa kacau dan sulit dinavigasi.
Sebagai contoh, jika sebuah poster memuat gambar besar di satu sisi dan teks kecil di sisi lain, poster ini mungkin akan terasa berat sebelah. Untuk menghindari hal ini, desain harus memastikan agar elemen-elemen utama diposisikan dengan proporsi yang tepat, serta tidak membiarkan satu sisi poster menjadi lebih dominan daripada sisi lainnya. Salah satu cara untuk memastikan kesimbangan adalah dengan menggunakan rule of thirds atau aturan sepertiga, yang membagi desain menjadi tiga bagian vertikal dan horizontal yang memberikan keseimbangan visual yang alami.
Ruang Kosong (White Space)
Penggunaan ruang kosong dalam desain poster juga sangat penting. Ruang kosong atau white space adalah area yang tidak diisi dengan gambar atau teks. Meskipun terkadang dianggap sebagai “kosong,” ruang kosong sebenarnya adalah elemen yang sangat penting dalam desain. Ruang ini memberikan kelonggaran visual yang memungkinkan mata untuk beristirahat dan memperjelas hierarki informasi. Sebuah poster yang terlalu penuh dengan elemen grafis atau teks dapat membuat audiens merasa kewalahan dan kesulitan untuk menangkap pesan yang ingin disampaikan.
Tipografi dalam Desain Poster
Tipografi adalah seni dan teknik dalam memilih serta menyusun huruf-huruf dalam desain. Dalam desain poster, tipografi bukan hanya berfungsi untuk menyampaikan informasi, tetapi juga untuk memperkuat pesan dan menciptakan karakter serta gaya poster tersebut.
Pemilihan Jenis Huruf
Jenis huruf atau font yang dipilih untuk poster sangat mempengaruhi tone atau nada dari pesan yang ingin disampaikan. Misalnya, font serif dengan desain klasik sering digunakan untuk poster acara formal atau budaya, sedangkan font sans-serif lebih sering ditemukan dalam poster modern dan berenergi. Pilihan font yang tepat akan membantu audiens langsung memahami jenis acara atau produk yang dipromosikan tanpa perlu membaca kata-kata secara detail.
Ukuran Huruf
Ukuran huruf sangat penting untuk menciptakan hierarki visual dalam desain. Judul utama atau slogan pada poster harus dicetak dalam ukuran besar dan tebal untuk menarik perhatian. Teks lainnya, seperti informasi tempat dan waktu, harus lebih kecil agar tidak mengalihkan perhatian dari pesan utama. Ukuran huruf yang terlalu kecil atau terlalu besar dapat merusak keseimbangan poster dan membuatnya sulit dibaca.
Pengaturan Teks
Pengaturan jarak antar huruf (kerning) dan antar baris (leading) juga sangat penting untuk menciptakan teks yang mudah dibaca. Jarak yang terlalu rapat membuat teks sulit dibaca, sementara jarak yang terlalu lebar membuat teks tampak terpisah-pisah dan sulit dimengerti. Menyusun teks secara rapi dan proporsional sangat penting untuk memastikan pesan dapat disampaikan dengan jelas.
Warna dalam Desain Poster
Warna adalah salah satu elemen desain yang paling kuat dalam sebuah poster. Setiap warna memiliki makna psikologis yang dapat mempengaruhi emosi audiens dan memberikan efek tertentu. Misalnya, warna merah sering dikaitkan dengan energi, urgensi, atau bahkan bahaya, sedangkan warna biru memberikan kesan ketenangan, kedamaian, dan profesionalisme.
Kombinasi Warna yang Efektif
Salah satu aspek penting dalam memilih warna untuk desain poster adalah kombinasi warna. Penggunaan warna yang kontras, seperti merah dan putih, dapat menciptakan kesan dramatis dan menarik perhatian. Di sisi lain, warna yang serasi atau harmonis, seperti biru dan hijau, dapat menciptakan kesan yang lebih menenangkan dan elegan. Memahami teori warna sangat penting untuk menciptakan desain yang tidak hanya menarik, tetapi juga komunikatif dan sesuai dengan tujuan poster.
Pengaruh Warna terhadap Emosi
Warna juga mempengaruhi emosi audiens. Misalnya, warna kuning sering digunakan untuk poster yang berfokus pada kebahagiaan atau optimisme, sementara warna hitam sering digunakan untuk poster yang bersifat serius atau misterius. Warna yang tepat dapat meningkatkan dampak emosional dari pesan yang ingin disampaikan.
Desain Poster dalam Kampanye Sosial dan Politik
Desain poster memiliki kekuatan yang besar dalam menyuarakan pesan sosial atau politik. Sepanjang sejarah, banyak gerakan sosial dan politik yang menggunakan poster sebagai alat untuk mempengaruhi opini publik dan mengajak audiens untuk bertindak. Poster kampanye politik, misalnya, sering digunakan untuk mempromosikan kandidat atau partai politik, sementara poster kampanye sosial bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah seperti kesetaraan gender, perlindungan lingkungan, atau hak asasi manusia.
Poster Sebagai Media Komunikasi dalam Gerakan Sosial
Poster sering menjadi alat yang sangat efektif untuk menyampaikan pesan dengan cepat selama krisis atau transformasi sosial. Misalnya, poster yang berfokus pada gerakan hak sipil di Amerika Serikat pada tahun 60-an menggunakan gambar simbolis untuk menyampaikan pesan tentang kesetaraan dan perjuangan melawan diskriminasi. Poster-poster ini sangat berguna untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan sosial karena gambar yang kuat dan slogan yang tegas.
Di era modern, kampanye sosial juga menggunakan poster digital yang disebarluaskan melalui media sosial untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Poster digital ini sering menggunakan gambar dan desain yang menarik untuk menarik perhatian remaja, yang lebih aktif di platform seperti Instagram dan Twitter. Poster digital ini juga lebih mudah disebarluaskan dan memiliki jangkauan yang lebih besar.
Poster dalam Dunia Digital dan Media Sosial
Desain poster telah berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi digital. Kini, poster tidak hanya hadir dalam bentuk cetak, tetapi juga semakin banyak diterapkan dalam dunia digital, terutama dalam konteks pemasaran online dan media sosial. Penggunaan poster di dunia digital telah membawa desain grafis ke tingkat yang lebih tinggi, memungkinkan audiens untuk mengakses informasi secara lebih interaktif dan lebih cepat. Dalam hal ini, poster tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi statis, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan keterlibatan audiens melalui platform digital.
Peralihan dari Poster Cetak ke Poster Digital
Poster banyak digunakan sebelum era digital dalam bentuk cetak yang dipasang di jalan raya, stasiun kereta, dan gedung komersial. Namun, dengan adanya internet dan media sosial, poster sekarang dapat disebarluaskan dengan sangat cepat dan menjangkau audiens yang jauh lebih luas.
Poster digital dapat dipasang di berbagai platform, seperti aplikasi mobile dan situs web, sehingga desain yang sama dapat dilihat oleh jutaan orang dalam waktu yang sangat singkat. Berbeda dengan poster cetak, poster digital dapat dikirim dengan cepat dan murah, tetapi biaya produksinya lebih tinggi. Poster digital, yang dapat dibuat dalam berbagai format, seperti animasi, gambar statis, hingga video singkat, memungkinkan pembuatnya untuk lebih kreatif dalam menyampaikan pesan.
Desain Poster untuk Media Sosial
Media sosial telah mengubah cara kita berinteraksi dengan informasi dan gambar. Poster digital yang dirancang untuk media sosial tidak hanya harus menarik perhatian dalam hitungan detik, tetapi juga harus mudah dipahami dan berfungsi untuk meningkatkan keterlibatan audiens. Karena audiens media sosial cenderung memiliki rentang perhatian yang sangat pendek, desain poster digital harus mampu menyampaikan pesan secara cepat dan efektif.
1. Desain yang Responsif
Di dunia digital, desain poster harus responsif, artinya desain tersebut dapat menyesuaikan diri dengan berbagai ukuran layar dan perangkat. Poster yang diunggah di media sosial seperti Instagram, Twitter, atau Facebook harus dapat tampil dengan baik baik pada perangkat ponsel maupun desktop. Misalnya, ukuran gambar di Instagram lebih sering menggunakan format persegi (1:1), sementara di Facebook atau Twitter poster bisa berbentuk gambar horizontal (landscape) atau vertikal (portrait), tergantung pada format yang paling sesuai dengan platform tersebut.
Untuk membuat poster yang responsif, desainer harus mempertimbangkan penggunaan ruang yang efektif dan memilih elemen yang dapat diakses dengan mudah, seperti ponsel dengan layar kecil atau desktop dengan layar besar. Poster yang tidak responsif dapat membuat audiens sulit mengakses informasi, yang mengurangi efektivitas pesan.
2. Tipografi yang Menarik dan Terbaca
Salah satu aspek utama dari poster digital di media sosial adalah tipografi yang efektif. Karena teks yang terlalu kecil atau tidak terbaca dapat membuat audiens kehilangan minat, sangat penting untuk memilih font yang besar dan jelas, serta memastikan kontras antara teks dan latar belakang agar mudah dibaca. Menggunakan huruf tebal atau huruf kapital untuk menyoroti elemen penting, seperti judul atau ajakan untuk bertindak (CTA), sangat disarankan.
Desain poster di media sosial sering kali memanfaatkan tipografi yang besar dan minimalis, dengan sedikit teks untuk memastikan audiens tidak merasa terbebani oleh informasi yang terlalu banyak. Penggunaan teks yang tajam dan jelas memungkinkan audiens untuk memahami inti dari pesan poster dalam waktu singkat, terutama mengingat sifat scrolling yang cepat di platform seperti Instagram dan TikTok.
3. Penggunaan Gambar yang Menarik
Gambar yang digunakan dalam poster digital di media sosial harus dapat menarik perhatian dalam sekejap. Gambar yang berkualitas tinggi, berwarna cerah, dan memiliki kontras yang baik biasanya lebih efektif untuk menarik mata audiens yang scrolling cepat di timeline mereka. Banyak brand atau organisasi menggunakan gambar yang menunjukkan emosi atau situasi yang relevan dengan audiens mereka—seperti gambar orang yang sedang tersenyum, berinteraksi dengan produk, atau gambar yang menggugah perasaan.
Penggunaan gambar dalam poster digital juga dapat dipadukan dengan teknik desain lainnya, seperti layering, di mana gambar dan elemen grafis lainnya disusun di atas latar belakang dengan transparansi yang berbeda. Hal ini memberikan kesan dimensi dan kedalaman yang membuat poster lebih menarik untuk dilihat.
4. Warna yang Mempengaruhi Mood dan Perilaku Audiens
Warna adalah elemen penting dalam desain poster digital. Karena poster media sosial harus mampu menarik perhatian dengan cepat, pemilihan warna yang tepat dapat sangat mempengaruhi keberhasilan poster tersebut. Misalnya, warna merah sering digunakan untuk menarik perhatian dan menciptakan rasa urgensi, sementara warna biru memberikan rasa ketenangan dan kepercayaan. Desain poster untuk promosi atau kampanye diskon biasanya menggunakan warna merah, kuning, atau orange, yang secara psikologis dapat memotivasi audiens untuk bertindak cepat.
Namun, penting untuk memperhatikan keseimbangan antara warna-warna yang mencolok dengan elemen desain lainnya. Penggunaan kombinasi warna yang kontras akan memastikan bahwa poster menonjol di timeline yang penuh dengan gambar dan informasi lainnya. Terlalu banyak warna cerah bisa membuat desain terasa berantakan, sementara warna yang terlalu banyak netral dapat membuat poster terlihat membosankan dan kurang menarik.
5. Call-to-Action (CTA) yang Jelas
Setiap poster digital yang dipasang di media sosial sebaiknya dilengkapi dengan call-to-action (CTA) yang jelas. CTA ini bisa berupa ajakan untuk membeli produk, mengikuti akun media sosial, mengunjungi situs web, atau berpartisipasi dalam sebuah acara. CTA yang baik harus singkat, jelas, dan langsung mengarah pada tindakan yang ingin audiens lakukan.
Misalnya, jika sebuah brand memposting poster untuk promo diskon produk, CTA seperti “Dapatkan Diskon 20% Sekarang!” atau “Klik untuk Belanja!” akan mengarahkan audiens untuk segera mengambil tindakan. Posisi CTA dalam poster juga sangat penting. Sebaiknya letakkan di area yang mudah dilihat, baik di bagian atas atau bawah poster, atau di dalam desain dengan kontras yang cukup agar audiens mudah menemukannya.
Interaktivitas dan Video dalam Poster Digital
Keberhasilan poster di dunia digital semakin dipengaruhi oleh elemen interaktif dan video. Seiring dengan berkembangnya teknologi, banyak poster digital yang kini menggunakan elemen interaktif untuk meningkatkan keterlibatan audiens. Misalnya, poster digital yang bisa di-klik untuk memperbesar gambar, mengungkapkan lebih banyak informasi, atau mengarahkan audiens ke situs web tertentu. Poster semacam ini lebih interaktif dan dapat memotivasi audiens untuk terlibat lebih lanjut dengan konten yang ditawarkan.
Selain itu, poster digital juga semakin mengintegrasikan elemen video. Poster video dapat menyampaikan informasi secara dinamis, dengan gambar yang bergerak dan suara yang mengiringinya. Video dalam poster dapat menambahkan lapisan pengalaman yang lebih mendalam, misalnya dengan menunjukkan penggunaan produk secara langsung atau menampilkan cuplikan acara yang akan datang. Video juga memiliki potensi untuk mendapatkan lebih banyak perhatian di platform seperti Instagram Stories atau TikTok, di mana audiens lebih tertarik dengan konten bergerak.
Poster dalam Kampanye Iklan Digital dan Pemasaran Online
Dalam dunia pemasaran digital, poster digital sering digunakan sebagai bagian dari iklan banner atau kampanye iklan di berbagai platform online. Poster digital ini dioptimalkan untuk menarik perhatian audiens di halaman web atau aplikasi dengan tujuan meningkatkan konversi, seperti klik, pendaftaran, atau pembelian. Seiring dengan tren pemasaran yang semakin berfokus pada user experience (UX), desain poster digital untuk kampanye iklan harus mempertimbangkan cara poster tersebut berinteraksi dengan audiens dan seberapa mudah audiens dapat mengambil tindakan setelah melihat iklan tersebut.
Contohnya, sebuah kampanye iklan untuk produk kecantikan yang menargetkan audiens wanita muda mungkin menggunakan gambar yang menonjolkan perempuan yang ceria dan percaya diri dengan produk di tangan. Poster ini tidak hanya menggunakan gambar yang menarik, tetapi juga menggabungkan CTA yang efektif untuk mendorong audiens membeli produk tersebut langsung dari iklan. Desain yang bersih, minimalis, dan menarik dengan pesan yang jelas akan membantu poster digital ini menonjol di antara berbagai iklan lainnya.