Category: Uncategorized

  • MANAJEMEN INFORMATIKA : SOLUSI KEBUTUHAN ERA DIGITAL DAN PENGHUBUNG BISNIS DENGAN TEKNOLOGI

    PENDAHULUAN

                Berbicara zaman sekarang yang biasa disebut era digital tentunya kita sudah tidak asing dengan yang namanya teknologi, terutama untuk menyampaikan informasi, berkomunikasi dan bekerja pun sekarang sangat mengandalkan yang namanya teknologi. Era digital ini adalah zaman yang perkembangannya sangat pesat, oleh karenanya kebutuhan akan tenaga ahli pada bidang teknologi informasi dan komunikasi pun sangat mengalami peningkatan besar. Oleh karenanya di taraf  Kampus diadakan program studi Manajemen Informatika yang akan menjadi ujung tombak untuk menjawab tantangan pada era digital ini. Dimana program studi ini menggabungkan keterampilan teknis bidang informatika dengan teori / pemahaman tentang manajemen, yang pada akhirnya diharapkan lulusan dari program studi ini mampu mengelola sebuah teknologi informasi secara efektif dan maksimal yang akan mendukung terhadap tujuan organisasi dan bisnis.

    Di artikel kali ini, kita akan mengenal dan menulas lebih jauh tentang apa itu program studi Manajemen Informatika?

    APA ITU PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA ?

                Manajemen Informatika adalah program studi yang dalam pembelajarannya terfokus pada Teknologi Informati (IT) untuk nantinya mendukung aktivitas bisnis dan bagaimana operasional suatu organisasi. Banyak aspek yang tercangkup dalam program studi ini, contohnya : pengelolaan data, pengembangan software dan ada juga bagaimana strategi dan implementasi sistem informasi.

    Program studi ini memiliki keunikan tersendiri dalam penerapannya yang dimana Mahasiswa disuguhkan dengan multidisiplin seperti  keterampilan teknis seperti pemrograman, desain basis data dan analisis sistem. Nah, namun disamping itu Mahasiswa juga mempelajari yang menjadi prinsip – prinsip manajemen bisnis seperti perencanaan proyek, pengelolaan SDM hingga bagaimana melakukan pengambilan keputusan berbasis data.

    MEMANGNYA APA SAJA YANG DIAJARKAN PADA PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA ?

                Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa pada program studi ini diajarkan dengan hal yang berkaitan dengan ilmu informatika dan juga manajemen bisnis. Tetapi meskipun program studi ini tergolong dalam Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, tetap saja Mahasiswa tidak boleh terlalu condong atau berfokus terhadap bidang ilmu informatika saja, karena nantinya ketika memasuki dunia bisnis maka Mahasiswa tidak bisa mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh bisnis agar berjalan maju. Sebaliknya juga,  jika Mahasiswa terlalu fokus pada ilmu manajemen nya saja maka akan mengalami kesulitan dalam tahap pembuatan program atau software untuk bisnis.

    Jadi, alangkah baiknya untuk memfokuskan keduanya sehingga nantinya akan terbentuknya jiwa Technopreneur (Seorang pembisnis yang memanfaatkan teknologi untuk kemajuan bisnisnya). Nah agar teman teman sekalian mendapatkan gambaran lebih lanjut dan tidak bingung tentang apa saja yang diajarkan pada program studi Manajemen Informatika, maka pada artikel ini akan dijelaskan sedikitnya apa saja yang diajarkan pada program studi ini.

    1. Dasar – Dasar Informatika

    • Algoritma dan Pemrograman :

    Di bagian atau tahap ini biasanya diajarkan tentan konsep dasar algoritma dan bagaimana implementasinya kedalam bahasa pemrograman seperti java atau C++.

    • Struktur dan Basis Data :

    Di bagian ini biasanya Mahasiswa dituntun untuk memahami bagaimana cara mengelola data didalam sebuah sistem informasi, mulai dari desain (peracncangan) sampai kepada tahap optimasi basis data nya.

    • Jaringan Komputer dan Security :

    Biasanya disini diajarkan dasar – dasar jaringan komputer dan juga diajarkan bagaimana cara untuk melindungi data dari ancaman cyber.

    2. Dasar Manajemen dan Bisnis

    Disini biasanya diajarkan strategi untuk merancang, mengelola, dan mengevaluasi proyek khususnya biasanya terkait proyek teknologi informasi; disini juga aan diajarkan yang namanya menganalisis suatu bisnis seperti menganalisis kebutuhan apa saja yang dibutuhkan bisnis, dan solusi bagaimana untuk mengembangkan bisnisnya.

    3. Pengembangan Aplikasi Web

    Diajarkan juga bagaimana cara membangun sebuah aplikasi berbasis web dan bahkan juga mobile.

    Jika mengutip dari salah satu artikel di “gramedia.com” ada beberapa Mata Kuliah dalam Manajemen Informatika, berikut penjelasannya ;

    1. Pengembangan Software [1]

    Sebenarnya bukan hanya pada program studi ini saja tetapi semua program studi yang tergolong di Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer pun akan diajarkan yang namanya pengembangan software. Dalam program studi Manajemen Informatika, pelajaran ini juga akan mengerucutkan atau membagi tahap mulai dari software secara keseluruan sampai pada software ang memang berfokus pada bidang bisnis.

    2. Perancangan Sistem Informasi [1]

    Di sini, Mahasiswa akan mempelajari mengenai bagaimana cara merancang sebuah sistem informasi, mulai dari mencari permasalaan pada sistem yang lama atau terdahulu sampai membuat yang namanya sistem baru sebagai bentuk “problem solve” dari sistem terdahulu.

    3. Jaringan Komputer [1]

    Selain sistem informasi, Mahasiswa juga perlu memahami hal – hal yang  berkaitan dengan komputer. Maka dari itu, Mahasiswa Manajemen Informatika akan mempelajari ini untuk mengetahui seluk – beluk antara satu komputer dengan komputer yang lain.

    4. Manajemen Bisnis [1]

    Meskipun tidak banyak diajarkan, tetapi esensi nya agar Mahasiswa bisa memahami dunia bisnis secara general. Yang dimana pada mata kuliah ini akan mempelajari yang menjadi dasar – dasar kegiatan dalam bisnis secara umum seperti perencanaan, pengawasan dan pengerjaan / peaksanaan.

    5. Technopreneurship [1]

    Di mata kuliah ini akan diajarkan untuk memanaatkan teknologi informatika untuk memajukan sebua bisnis dan agar bisa memungkinkan berwirausaha tanpa melibatkan banyak orang / bahkan berwirausaha sendiri.

    Lalu Bagaimana Prospek Kerja Lulusan Manajemen Informatika ?

                Berbicara soal prospek kedepannya atau kerja apa setelah lulus dari Manajemen Informatika, sebenarnya prospeknya memang luas dan menjanjikan apalagi bila berbicara sekarang kita hidup pada era digital. Berikut adalah beberapa bidang pekerjaan yang sejalan dengan program studi ini ialah ;

    1. Software Developer (Pengembang Perangkat Lunak)

    Dengan memiliki kemampan dan keterampilan dalam pemrograman dan pengembangan sebuah aplikasi, maka lulusan Manajemen Informatika dapat bekerja sebagai seorang software developer yang tugasnya merancang, mengembangkan hingga memelihara aplikasi.

    2. Web Programmer atau Web Designer

    Lulusan Manajemen Informatika bisa bekerja sebagai web programmer atau web designer yang tugasnya membuat website ataupun mendesain tampilan website agar terlihat semakin menarik dan profesional. [2]

    3. Database Administrator

    Dimana bekerja dalam menjaga kelancaran sistem yang sudah dibuat agar dapat berjalan dengan lancar, melindungi sistem software terhadap pencurian data yang bisa terjadi kapan saja dan juga menciptakan solusi terhadap segala bentuk gangguan sistem. [2]

    4. Konsultan IT

    Dimana bertugas membantu mengembangkan teknologi pada sebuah perusahaan dengan membantu dalam bentuk saran dan nasihat juga memantau serta mengawasi tentang perkembangan teknologi.

    5. Pengusaha di Bidang IT

    Dengan bekal pengetahuan mengenai Manajemen Informatika menjadikan sangat bermanfaat untuk menjadi seorang entrepreneur yang berbeda dari biasanya, karena lulusan Manajemen Informatika ini sendiri memiliki seusatu yang tidak dimiliki entrepreneur lainnya seperti  pemahaman akan pemrograman yang bisa membantu dalam kemajuan atau inovasi berwirausaha.

    Peran Penting Manajemen Informatika Pada Era Digital

                Manajemen Informatika mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam mendukung transformasional digital di berbagai sektor. Seperti :

    1. Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Operasional

    Dengan pemanfaatan sistem informasi yang baik dan tepat, sebuah perusahaan dapat mengotomatisasi proses bisnis, mengurangi human error dan meningkatkan produktivitas dalam sebuah pekerjaan.

    2. Mensupport Dalam Pengambilan Keputusan Berbasis Data

    Dengan diolahnya data secara efektif, maka suatu perusahaan atau orgnisasi dapat menentukan dan membuat sebuah keputusan yang lebih strategis dan tepat.

    3. Meningkatkan Information Security

    Semakin berkembangnya zaman, maka kejahatan pun ikut berkembang kita sebut saja bila pada zaman sekarang ialah kejahatan cyber yang semakin waktu semakin berkembang kompleks. Sehingga lulusan Manajemen Informatika diharapkan memanfaatkan keterampilannya untuk melindungi berbagai data digital penting sebuah organisasi dari ancaman kejahatan tersebut.

    4. Mendorong dan Meningkatkan Inovasi

    Suatu organisasi / perusahaan pasti sangat membutuhkan terobosan baru yang relevan dengan zaman. Disini lah peran Manajemen Informatika untuk mendorong inovasi tersebut melalui sebuah pengembangan teknolgi yang baru.

    5. Mendukung / Mendorong Terhadap “Transformasi Digital”

    Berhubung pada zaman sekarang semua perkembangan berjalan dengan cepat tak terkecuali dengan perkembangan teknologi. Nah, di Manajemen Informatika ini menyediakan sebuah alat dan strategi – strategi yang digunakan sebagai pendukung transformasi digital yang efektif dan relevan.

    Hambatan Yang Ada Pada Program Studi Manajemen Informatika

                Di sisi lain meskipun program studi ini memiliki masa depan atau prospek kerja yang menjanjikan, tetap saja program studi ini pun masih memiliki suatu hambatan atau tantangan. Yang memang perlu diatasi baik bagi Mahasiswa nya sendiri ataupun olrh pihak Institusi pendidikannya. Berikut adalah beberapa contoh tantangannya :

    1. Keterbatasan Dalam Pengembangan Soft Skills

    Selain daripada hard skills / keahlian teknis, tetap saja lulusan Mahasiswa pun harus memiliki yang namanya soft skill seperti komunikasi yang baik, kepemimpinan dan kerja sama tim. Nah, yang dimana hal ini justru kurang mendapatkan perhatian pada program studi fakultas / jurusan yang berbasis teknologi.

    2. Kekompleks an / Keja Sama Proyek IT

    Dalam menjalankan sebuah proyek teknologi informasi tentunya melibatkan lebih daripada satu pihak sehingga memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Yang dimana tentunya juga membutuhkan atau memerlukan kemampuan manajemen yang mumpuni.

    3. Percepatan Perkembangan Teknologi Yang Pesat

    Hal ini memang menjadi salah satu hambatan yang harus terus diperhatikan, karena agar pengetahuan atau pembelajaran yang disampaikan kepada Mahasiswa pun tetap relevan dengan zaman nya.

    4. Fasilitas dan Infrastruktur Yang Terbatas atau Kurang Memadai

    Program Studi ini membuuhkan sekali yang namanya laboratorium komputer, software terbaru dan koneksi internet yang stabil. Jika hal ini terbatas dan kurang memadai, maka Mahasiswa akan kesulitan untuk mempraktikan apa yang sudah dipelajari dalam konsep teori.

    5. Kesenjangan Antara Teori Dengan Praktik

    Pada beberapa kurikulum di kampus masih kerap ditemukan kesenjangan, Mahasiswa yang harusnya berfokus pada teori dan praktik malah berfokusnya hanya pada teori ketimbang praktik. Hal ini lah yang mengakibatkan Mahasiswa kesulitan dalam pengaplikasian dari apa yang telah dipelajari sehingga jika dibiarkan, maka lulusan tidak akan siap untuk menangani kebutuhan suatu industri maupun klien.

    6. Kurangnya Kolaborasi Dengan Industri – Industri

    Di beberapa institusi tentunya tidak semuanya memiliki jaringan yang luas dan kuat dengan peusahaan teknologi ataupun perusahaan – perusahaan bisnis lainnya yang menggunakan IT. Sehingga berdampak kepada Mahasiswa yang kehilangan atau tidak memiliki kesempatan magang, bekerja pada sebuah proyek yang nyata maupun untuk mendapatkan wawasan dan pengalaman tentang kebutuhan pasar kerja.

    7. Tekanan Beban Studi Yang Dianggap Kompleks

    Karena dihadapkan pada kombinasi pembelajaran antara pembelajaran yang mencakup pemrograman atau seputar dunia IT, dan juga pembeajaran dasar manajemen khususnya bisnis. Hal ini kerap kali menjadikan Mahasiswa merasa memiliki beban studi yang lebih berat dan berbobot dibandingkan program studi lainnya.

    Solusi Untuk Mengatasi Hambatan Atau Tantangan

                Agar tantangan tersebut tidak menjadikan hambatan dan hambatan tidak menjadikan kelemahan dalam program sudi Manajemen Informatika, maka perlu diatasi dengan berbagai solusi. Berikut contohnya :

    1. Investasi Pada Fasilitas

    Menyediakan laboratorium komputer yang lebih memadai dengan software terbaru.

    2. Membangun Hubungan Dengan Perusahaan

    Menjalin kerja sama dengan perusahaan untuk berkolaborasi sehingga Mahasiswa mampu memiliki kesempatan magang dan mencoba terjun langsung pada dunia kerja.

    3. Penguatan / Peningkatan Soft Skills

    Pihak kampus bisa menambahkan mata kuliah atau menyediakan pelatihan kecil – kecil an untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, manajemen waktu, manajemen resiko dan manajemen lainnya hingga kerja sama tim.

    4. Pembaruan Kurikulum Secara Berkala

    Melakukan pembaruan kurikulum demi bisa memastikan bahwa materi yang diajarkan relevan dengan kebutuhan industri terkini juga relevan dengan perkembangan teknologi zaman sekarang.

    Penutup

                Dengan berkaca pada zaman sekarang dan melihat apa saja yang sedang terjadi sekarang, bisa disimpulkan bahwa era digital ini bisa menjadi pisau bermata dua di berbagai aspek kehidpan kita, jika memang kita tidak bisa menyikapinya dengan baik seperti pekerjaan, perubahan sosial dan sebagainya. Maka dari itu program studi Manajemen Informatika dinilai akan menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin mengintegrasikan keterampilan teknologi bersama dengan manajemen yang diamana hal ini untuk menjawab dan menghadapi tantangan di era digital, namn hal itu bisa terealisasikan jika pada kemampuan Mahasiswa nya pun mampu beradaptasi, belajar mandiri dan mengembangkan soft skills yang memang relevan. Maka dengan persiapan yang matang, lulusan Manajemen Informatika dapat menunaikan salah satu tugas sebagai Mahasiswa yaitu menjadi Agent Of Change.

    Citations :

    [1] N. A. Gumilang, “https;//www.gramedia.com/literasi/manajemen-informatika/,” [Online].
    [2] “https://danacita.co.id/blog/jurusan-manajemen-informatika-prospek-kerjanya/,” [Online].

  • Analisis Cover Album Coldplay yang berjudul “A Head Full Of Dreams”

    A head Full Of Dreams Adalah Album studio ke 7 dari Coldplay,Album ini dirilis oleh parlophone dan Atlantic Record,Album ini akan menjadi album ke 2 band ini yang dirilis di Amerika Utara di oleh Atlantic Record,Setelah transfer Coldplay dari Capitol Records America pada tahun 2013.

    Album ini berisi 11 lagu (12, jika hitung lagu tersembunyi berjudul “X Marks the Spot”) yang di antaranya merupakan kolaborasi dengan bebeberapa musisi dunia seperti Beyonce, Noel GallagherTove LoKhatia Buniatishvili, dan Merry Clayton.

    Band ini telah mengkonsep A Head Full of Dreams sejak musim panas 2014 ketika mereka sedang promosi album ke 6 mereka yaitu Ghost Stories. Dalam sebuah wawancara dengan Jo Whiley di BBC pada Desember 2014, basis Guy Berryman dan gitaris Jonny Buckland memberikan petunjuk adanya perbedangan antara A Head Full of Dreams dan pendahulunya. Buckland menyebutnya “malam dan siang”, membandingkan gaya Ghost Stories dengan tema semangat di A Head Full of Dreams. Vokalis Chris Martin mengisyaratkan gaya album ini dengan mengatakan bahwa kita ini sedang mencoba membuat seuatu yang berwarna dan semangat. Dia juga mengatakan bahwa ini akan menjadi sesuatu yang akan “mengkuatkan kaki Anda”. Pada 26 September 2015, Coldplay memainkan lagu baru, diduga berasal dari album baru ini, bernama “Amazing Day” di sebuah Acara Global Citizen Festival 2015 di New York City.

    Di album A head Full Of Dreams coldplay memiliki 11 lagu yang berdurasi total Adalah 45:45 Menit,ada juga bonus lagu yang beredisikan jepang dengan judul Miracles yang berdurasi 3:55,jadi total lagu di album A Head Full Of Stars yaitu 12 lagu dengan edisi bonus satu dan durasi total semua lagu yaitu 49:40.

    Seolah sangat menyukai warna pelangi, singel utama A Head Full Of Dreams, Adventure Of A Lifetime, langsung menunjukkan bahwa album baru Coldplay akan lebih membahagiakan semua yang mendengar daripada pendahulunya. Sebuah kembang api dance pop yang melingkari riff gitar Jonny Buckland yang seperti pembuka botol, lagu yang awalnya berjudul Legends ini muncul ketika Buckland ditantang untuk menciptakan riff yang sama menariknya dengan yang diciptakan gitaris Slash untuk Guns N’ Roses’ Sweet Child O’ Mine. “Kami hanya ingin merangkul hobi kami pada musik yang sangat menyenangkan dan membiarkannya bebas,” kata Chris Martin. Dirilis pada bulan November 2015, Adventure Of A Lifetime memuncaki No 7 di Inggris dan langsung saja dianggap sebagai salah satu lagu Coldplay terbaik, memulai perjalanan sonik baru mereka dengan gaya yang berani. Dengan menciptakan tema yang menyenangkan, video musik inovatif untuk Adventure Of A Lifetime muncul setelah pertemuan tak sengaja dengan Andy Serkis, aktor yang memerankan Gollum dalam Film The Lord Of The Rings karya Peter Jackson, dan pendiri studio motion capture The Imaginarium. Dengan bantuan Serkis, band ini menghabiskan waktu selama enam bulan untuk mengerjakan promo animasi beranggaran besar, dengan Martin, Buckland, bassis Guy Berryman, dan drummer Will Champion mengenakan setelan jas dan berpose sebagai simpanse yang menari di hutan. Diproduksi dengan sangat mewah, video untuk Adventure Of A Lifetime merupakan proyek Coldplay yang paling ambisius secara teknologi pada saat itu dan telah ditonton lebih dari satu miliar kali di YouTube.

    Dengan sampul album yang menampilkan ilustrasi warna warni dan Bunga Kehidupan yang dirancang oleh seniman Argentina Pilar Zeta, A Head Full Of Dreams dirilis pada tanggal 4 Desember 2015. adanya kecenderungan yang kuat pada suara pop dan berkembang seperti mimpi, album ini diproduksi oleh duo produksi Norwegia Stargate dan melihat Coldplay mem verifikasi reputasi mereka sebagai musisi stadium rock dengan synth berbasis tari dan perkusi elektronik. Album ini terjual lebih dari 230.000 buah dalam minggu pertamanya dan mencapai No 2 di Inggris, menjadi album Coldplay dengan penjualan tertinggi sejak Viva La Vida Or Death And All His Friends tahun 2008.

    Dan Sekitar tanggal 30 Oktober 2015, poster poster yang tidak diketahui dipajang di London Underground yang memperlihatkan pola geometris, yang dikenal sebagai Bunga Kehidupan, beserta catatan “4 Desember”.

    Para Penggemar Coldplay mengklaim bahwa simbol tersebut menyerupai desain pada kaos yang dikenakan oleh vokalis Coldplay Chris Martin di Global Citizen Festival di New York. Pada tanggal 2 November, Coldplay mengunggah karya seni yang sama sebagai animasi GIF di akun Twitter mereka, yang tampaknya mengonfirmasi bahwa karya seni tersebut akan menjadi sampul album dan tanggal 4 Desember adalah tanggal rilisnya album.

    Sehari kemudian, mereka menerbitkan gambar animasi lain yang sebelumnya merupakan tampilan sangat detail. Karya seni tersebut dibuat oleh seniman Argentina Pilar Zeta bekerja sama dengan band tersebut.

    Cover Album ini langsung menonjol karena warna warna yang terang dan palet warna yang dipilih untuk cover ini menonjol membuat kesan bagi para pendengar yang senang,tenang dan santai merupakan album yang menyenangkan untuk di dengar yang membuat perasaan hati senang.

    Salah satu faktor yang penting dalam karya seninya yaitu bahwa visualnya muncul dalam bentuk Kaleidoscope,namun ini bisa jadi alat pemasaran yang pintar,tetapi juga menguntungkan cover album karena membuatnya tampak penuh kehidupan,karya seni ini juga banyak menampilkan seperti Planet Planet dan bentuk kehidupan terutama Burung,Album ini difokuskan kepada kehidupan Alam Semesta semuanya dapat dilihat di spektrum pararel desainnya,Ketika meneliti karya seni untuk album tersebut, hal utama yang saya perhatikan adalah orang-orang mengatakan bahwa karya seni tersebut tidak selalu mengarah ke mana pun, karya seni tersebut hanya menggambarkan sifat ceria dari bentuk-bentuk kehidupan di dunia.

    Sampul album ini juga menampilkan pola geometris, yang dikenal sebagai Bunga Kehidupan, di bagian tengah dengan benda benda yang tampak acak dan ditempatkan secara simetris di sekitarnya. Mirip dengan jika Anda melihat ke dalam kaleidoskop, yang menarik karena kata “kaleidoskop” berasal dari kata Yunani “kalos” yang berarti cantik. Padukan ini dengan Bunga Kehidupan, dan ini adalah pernyataan sederhana bahwa hidup itu indah.
    Berwarna warni dan menyenangkan seperti kebanyakan lagu di album ini, mengisyaratkan rasa damai atau harapan. Namun, desainnya agak membingungkan karena tidak menampilkan nama album atau band, mungkin untuk menghindari mengacaukan cover lebih dari yang sudah ada. Setiap penggemar Coldplay akan langsung mengenali ini sebagai cover A Head Full Of Dreams, tetapi bagi siapa pun yang tidak mengenal band ini, itu hanyalah sekumpulan warna dan benda acak yang ditempatkan secara geometris.

    Dan ada juga bagian yang menarik untuk dibahas pada cover album ini,yaitu band Bring Me The Horizon atau yang kita kenal BMTH mengklaim bahwa cover album ini menyerupai cover album disalah satu album BMTH,telah menguraikan tuduhan baru baru ini bahwa Coldplay menyalin sampul album ‘Sempiternal’ mereka untuk sampul album baru mereka ‘A Head Full Of Dreams’.Banyak penggemar menunjukkan kesamaan antara kedua sampul tersebut baru-baru ini, sang vokalis Oli Sykes bahkan menuduh Chris Martin dan kawan-kawan “jackin our steez”. Kedua sampul tersebut menampilkan pola geometris ‘bunga kehidupan’.

    Berbicara kepada NME baru-baru ini, Sykes mengatakan bahwa entah itu disengaja atau tidak, ia merasa sulit untuk percaya bahwa mereka tidak akan menyadari adanya kemiripan.”Saya tidak tahu, pada akhirnya itu bukan simbol kami, itu simbol yang sangat tua,” kata Sykes. “Mereka mungkin tidak tahu pada awalnya, tetapi jelas jika Anda mencari ‘bunga kehidupan’ di Google, hal pertama yang muncul adalah ‘Bring Me The Horizon Sempiternal’, seperti, jika Anda mencari gambar di Google, seseorang akan mengatakan sesuatu kepada mereka, jadi entah itu disengaja atau tidak, itu sama saja.”

    Alih alih marah atau tersingggung, Oliver Sykes justru memberikan dukungannya untuk Coldplay. Ia menilai pelantun “Viva La Vida” itu ikut memperkenalkan simbol “Flower of Life” kepada publik.”Simbol itu bukan milik kami. Ini sepertinya benar-benar keren,” tambah Oliver. “Ini sangat keren karena band sebesar Coldplay juga akan ikut mengenalkan simbol tersebut kepada orang-orang.”

    Kembali membahas album A Head Full Of Dreams,Martin mengatakan Mengatakan bahwa A Head Full Of Dreams berbeda dari album Coldplay sebelumnya, Ghost Stories yang dirilis pada tahun 2014, adalah pernyataannya yang sangat meremehkan. Album terakhir mereka gelap dan suram, sedangkan rilisan baru ini menyenangkan dan menggembirakan. Ghost Stories dirilis setelah Chris Martin berpisah dari istrinya, jadi dapat dimengerti mengapa albumnya seperti itu. A Head Full Of Dreams seperti sinar matahari di antara awan-awan gelap dan kelabu; itu adalah suara seorang pria lajang yang baru saja memasuki ruang dansa untuk mencari cinta baru.


    Sepertinya penggemar Coldplay agak bingung. Sebagian mengatakan bahwa A Head Full of Dreams tidak cukup berbeda, sementara yang lain mengatakan bahwa album itu terlalu berbeda. Sebagian penggemar mungkin kecewa dengan album ini, karena Coldplay telah mengubah gaya mereka dari rock Inggris klasik menjadi lebih bernuansa pop rock. Ada kalanya saya bertanya tanya apakah ini adalah band yang sama yang memberi kita lagu lagu seperti “Yellow” atau “God Put A Smile Upon Your Face,” dan itu belum tentu merupakan hal yang buruk.

    Terjual sebanyak 3,6 juta di seluruh dunia, A Head Full Of Dreams kembali menegaskan posisi Coldplay sebagai band Inggris tersukses di abad ke 21. Tur dunia mereka yang dipenuhi kembang api dan pertunjukan cahaya berakhir selama dua tahun dan menjadi salah satu tur konser terlaris sepanjang masa. Mengenai album itu sendiri, Martin tetap sangat bangga dengan A Head Full Of Dreams, menganggapnya sebagai usaha band sejati dan hasil kerja keras. “Album ini benar-benar hippie,” katanya. “Semua rekaman kami merupakan perjalanan untuk sampai ke album ini.” Setelah memulai petualangan seumur hidup, A Head Full Of Dreams membuktikan bahwa Coldplay dapat membawa vitalitas dan warna ke tujuan mana pun yang mereka inginkan.

    Coldplay juga menual merchandise album A Head Full Of Dreams,seperti baju dengan berbagai macam design dan Gelas juga Kaos Kaki,Masih sama dengan konsep warna warni membuat orang orang tergiur untuk membelinya,ada juga seperti piring hitam atau vinyl dari album ini.

    Tidak hanya itu,coldplay juga membuat film A Head Full Of Dreams,Film ini menawarkan element of surprise. Kalian akan menikmati bagaimana ide yang sangat abstrak dan tidak beraturan dapat menyatu dan dengan halus menjadi sebuah kesatuan. Loncatan tidak karuan dari satu omongan ke omongan lain ini bisa dirangkum dengan apik menjadi sebuah narasi yang koheren. 

    Film ini juga menawarkan intimasi, sebuah kedekatan yang sangat resiprokal dan hangat. Anda akan merasakan bagaimana keempat teman ini selayaknya tengah bercengkrama di depan anda, tanpa filter apapun. Anda akan merasa sangat homey dan familiar, namun di saat yang sama juga merasa ada kesan serius dan pesan yang ingin disampaikan.

    Namun film ini bukanlah film yang mampu menjabarkan sebuah kisah yang runtut dan jelas. Anda akan menemukan koherensi, tetapi film ini tidak akan memberikan jawaban per jawaban dengan runtut dan jelas. Struktur film ini agak bebas, sehingga anda harus santai dan sebaiknya tidak mengharapkan adanya alur yang nyaman diikuti. 

    Struktur yang longgar dan sangat maju mundur akan membuat anda berharap penutup yang puncak dan grandieur, namun anda hanya akan disuguhi penutup yang cukup untuk ukuran film dokumentari (yang tidak dikemas layaknya film dokumenter pada umumnya.)

    Film ini bukanlah sebuah dokumenter linear, tetapi menjadi sebuah film dengan suguhan sesi cerita yang sangat merendah sekali. Penjabaran album per album tetap ada, tetapi hanya sebagai pembantu transisi antar plot, malah letak asiknya berada di bagaimana kita, sebagai penonton, menebak-nebak plot apa yang selanjutnya akan muncul.

    Layaknya sebuah fan fiction, garapan film ini sangatlah santai. Lebih dari profesional namun tidaklah contender for Movie of  the year. Keren dan asik tetapi juga bukan film yang sempurna secara sinematografi. 

    Ada celah, ada kekurangan. Banyak kesalahan, tetapi ketidaksempurnaan inilah yang membuat film ini sangat dewasa dan sangat relate dalam hidup.  Adanya sisi kerapuhan, ketakutan akan masa depan, ke tidak pastian dalam hidup membuat Coldplay menjadi sebuah grup band yang dibumikan serta dimanusiakan lalu dijadikan sebagai sebuah cerita mengenai kehidupan. Kehidupan keempat personilnya yang menjadikan mereka sebuah Coldplay.

    Referensi

    https://id.wikipedia.org/wiki/Pembicaraan:A_Head_Full_of_Dreams

    https://www.wowkeren.com/berita/tampil/00091157.html

    www.thisisdig.com/feature/a-head-full-of-dreams-coldplay-album/

    https://www.kompasiana.com/pradipta80024/5bece0ef43322f59f542eea2/a-head-full-of-dreams-memahami-coldplay-dari-empat-sudut-pandang-yang-berbeda?page=al

    https://callummurraymedia.blogspot.com/2016/10/album-cover-analysis-4.html

    https://coldplay.fandom.com/wiki/A_Head_Full_of_Dreams

  • Manajemen Informatika

    Jurusan Manajemen Informatika merupakan salah satu program studi yang berfokus pada penggabungan antara ilmu teknologi informasi dan manajemen bisnis. Jurusan ini dirancang untuk mencetak lulusan yang mampu memahami teknologi sekaligus memiliki kemampuan manajerial yang baik. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, kebutuhan akan ahli di bidang ini semakin tinggi, baik disektor swasta maupun pemerintahan.

    Dari nama jurusannya saja, bisa jadi ada dari kalian yang berpikir kalau Jurusan Manajemen Informatika merupakan salah satu cabang dari Jurusan Manajemen. Tetapi, jurusan ini juga mengandung kata “informatika”, yang juga merupakan sebuah jurusan tersendiri. Jadi, Jurusan Manajemen Informatika bagian dari Jurusan Manajemen atau Jurusan Informatika? Pada sesi ini, kita bersama-sama memahami apa itu Jurusan Manajemen Informatika dan apa gambaran besar mengenai yang akan dipelajari pada jurusan Manajemen Informatika ini.

    Meskipun ada kata “manajemen” di dalamnya, Jurusan Manajemen Informatika nyatanya merupakan bagian dari Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer. Jadi, pada dasarnya apa yang dipelajari di dalam jurusan ini tidak jauh berbeda dengan Jurusan Informatika lainnya. Lalu yang menjadi pembeda di Jurusan Manajemen Informatika ini adalah kita akan difokuskan untuk mempelajari bagaimana cara membentuk program atau software yang nantinya bisa berguna untuk bisnis. Tujuan dari program maupun software ini adalah agar bisnis dari perusahaan akan semakin efektif dan efisien. Hal ini menyebabkan perusahaan akan mendapatkan keuntungan lebih banyak karena program atau software yang sudah dibuat sebelumnya.

    Untuk itu, selain mempelajari mengenai bahasa pemrograman, Kita yang berminat masuk ke dalam Jurusan Manajemen Informatika juga nantinya akan dibekali ilmu bisnis dan juga ilmu manajemen agar kita bisa memahami apa yang sebuah bisnis butuhkan dan menerjemahkannya ke dalam pemrograman. Dapat dikatakan kalau Jurusan Manajemen Informatika adalah paket 2 dalam 1, karena kalian nantinya akan mendapatkan 2 ilmu sekaligus dalam satu jurusan yang sama. Hal ini bisa membuat kalian menjadi sosok yang amat fleksibel untuk ke depannya nanti saat mencari pekerjaan. Dengan ini, Kalian yang tertarik di bidang informatika maupun bidang manajemen bisa mencoba masuk ke dalam jurusan ini. Tentunya tidak perlu khawatir jika kalian belum bisa melakukan pemrograman, karena kalian pastinya akan diajarkan terkait dasar-dasar pemrograman di awal perkuliahan.

    Lalu apa sih keunggulan Jurusan Manajemen Informatika? Leunggulan Jurusan ini

    1. Kombinasi Teori dan praktik. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga diajarkan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri.
    2. Cocok untuk Era Digital. Manajemen Informatika relevan dengan era digital, dimana teknologi menjadi komponen utama dalam kehidupan sehari-hari.
    3. Fleksibel karir. Lulusan jurusan ini bisa bekerja di berbagai sektor, seperi pendidikan, kesehatan, perbankan atau startup teknologi.
    4. Peluang Wirausaha. Pengetahuan tentang teknologi dan manajemen memungkinkan lulusan untuk membangun usaha berbasis TI, seperti startup aplikasi atau layanan konsultasi TI.

    Tadi sudah membahas bahwa dalam Jurusan Manajemen Informatika, kalian akan mempelajari beberapa pelajaran atau mata kuliah yang berkaitan baik itu dengan ilmu informatika maupun ilmu manajemen. Keduanya sama-sama penting agar kalian bisa menjadi lulusan Manajemen Informatika yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Jika kalian terlalu fokus terhadap segi manajemen, bisa jadi kalian akan kesulitan dalam pembuatan program atau software. Tetapi, kalau kalian hanya tertarik dengan segi informatikanya saja, kalian mungkin tidak mengetahui apa yang bisnis tersebut sebenarnya butuhkan. Agar kalian mendapatkan gambaran lebih luas mengenai apa saja yang akan dipelajari dalam Jurusan Manajemen Informatika, berikut adalah beberapa mata kuliah wajib yang akan kalian temukan jika kalian memutuskan untuk masuk ke dalam jurusan ini.
    Tentunya, setiap universitas akan memiliki mata kuliah wajib yang berbeda di Jurusan Manajemen Informatika ini. Jadi, yang kalian akan temukan di matakulah Manajemen Informatika adalah Agama, Pengantar ilmu komputer, Algoritma dan pemrograman, Matematika 1 dan 2, Lab. pemrograman dasar, Dasar manajemen dan bisnis, Bahasa inggris 1 dan 2, Komputer aplikasi MI, Pancasila dan kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Konsep sistem informasi, Struktur data, Lab. algoritma dan struktur data, komputer aplikasi IT, Kewirausahaan, Konsep pemrograman berorientasi objek, Dasar Akutansi, Analisis proses bisnis, Sistem basis data, Lab. basis data, Analisis dan perencangan sistem informasi 1 dan 2, Probanilitas dan statistik, Lab. Statistik, Desain jaringan komputer dan komunikasi data 1 dan 2, Animasi dan multimedia interaktif, Pemrograman web, Perancangan basis data, Praktikum hardware komputer, E-commerce, Rekayasa perangkat lunak, kerja praktek, Mobile aplikasi, Manajemen proyek sistem informasi, Metode penelitian dan penulis karya ilmiah, Kecakapan antar personal dan Tugas akhir. Jumblah total matakuliah Jurusan Manajemen Infromatika ada 42 matakuliah dengan total SKS ada 109.

    Berdasarkan mata kuliah yang akan dipelajari oleh mahasiswa Jurusan Manajemen Informatika, kita bisa menyimpulkan kalau prospek pekerjaan dari jurusan ini akan menjadi cukup luas karena mahasiswa mendapatkan bekal di dunia informatika dan dunia manajemen sekaligus. Yang tertarik masuk ke Jurusan Manajemen Informatika biasanya akan lebih difokuskan untuk terjun ke dalam dunia informatika. Hal ini mengingat apa yang dipelajari oleh mayoritas mahasiswanya berupa hal-hal berbau informatika. Meskipun begitu, kita mendapatkan bekal terkait hal mengenai ilmu manajemen, bukan tidak mungkin kita bisa bekerja di bidang manajemen itu sendiri. Apalagi, jika kita serius mempelajari unsur manajemen yang ada di dalam Jurusan Manajemen Informatika.

    Masa depan lulusan Jurusan Manajemen Informatika cukup menjanjikan ditengah perkembangan industri 4.0, lulusan Manajemen Infromatika memiliki peran penting dalam mengembangkan solusi digital yang mendukung kebutuhan bisnis moderen. Dengan kombinasi keahlian teknis dan manajerial, mereka dapat beradaptasi dengan perubahan teknologi dan menjadi pemimpin dalam transfromasi digital. Maka jika kalian ingin menjadi bagian dari dunia teknologi sekaligus memahami aspek manajemen yang diperlukan untuk mendukung keberhasilan bisnis, Jurusan Manajemen Informatika adalah pilihan yang tepat untuk memilih Jurusan Manajemen Informatika. Investasi dalam ilmu ini akan membekali kalian dengan kemampuan yang relevan di era digital dan peluang karir yang tidak terbatas.

    Lalu bawah ini, ada beberapa penjelasa tentang prospek kerja bagi lulusan mahasiswa Jurusan Manajemen Informatika.

    1. Programmer

    Menjadi programmer adalah sesuatu yang sudah banyak diincar oleh mahasiswa Jurusan Informatika manapun pasca mereka lulus dari kampus. Ini dikarenakan kita mendapatkan bekal ketika kita mempelajari mengenai berbagai macam hal terkait sistem pemrograman. Tentunya Jurusan Manajemen Informatika juga bisa menjadi programmer setelah lulus dari kampus. Apa yang kita pelajari tidak berbeda jauh dengan mahasiswa dari beberapa Jurusan Informatika lainnya, sehingga pekerjaan ini masih berada dalam jangkauan.

    2. Web Designer

    Sesuai dengan namanya, web designer bertugas dalam mengatur tampilan situs atau web dari sebuah perusahaan dan instansi. Pekerjaan yang satu ini mungkin dapat dikatakan sebagai salah satu pekerjaan yang paling cocok untuk kita para lulusan Jurusan Manajemen Informatika. Ini dikarenakan para mahasiswa sudah dididik untuk mengetahui apa yang diperlukan oleh sebuah perusahaan atau instansi pada situs milik mereka agar pengunjung mendapatkan pengalaman mengenakan serta memuaskan ketika mereka membuka situs tersebut.

    3. Software Engineer

    Software engineer juga menjadi pekerjaan yang cukup umum diincar oleh lulusan Jurusan Manajemen Informatika. Dalam pekerjaan ini, seseorang diharuskan untuk mengembangkan sebuah software mulai dari awal dan menguji terkait apakah software tersebut layak atau tidak untuk diluncurkan. Khusus untuk lulusan Jurusan Manajemen Informatika, peluang kalian untuk diterima pada perusahaan berbasis bisnis cukup besar, karena di sini kita sudah memiliki pengetahuan dasar untuk memahami apa saja yang dibutuhkan dalam sebuah bisnis.

    4. IT Consultant

    Pekerjaan yang satu ini mungkin tidak bisa langsung didapatkan oleh lulusan baru atau fresh graduate, mengingat perannya yang cukup besar dalam perusahaan. Tetapi, dengan pengalaman yang cukup, lulusan Jurusan Informatika termasuk Jurusan Manajemen Informatika dapat bekerja sebagai IT Consultant. Orang yang bekerja sebagai IT Consultant bertugas untuk membantu mengembangkan teknologi dalam sebuah perusahaan dengan memberikan saran dan nasihat serta memantau dan mengawasi perkembangan teknologi. Wajar jika seseorang yang akan bekerja di bidang ini harus memiliki pengalaman cukup banyak terlebih dahulu.

    5. Entrepreneur

    Terakhir, mahasiswa Jurusan Manajemen Informatika bisa mulai mengembangkan karier mereka sebagai entrepreneur atau wirausahawan karena seperti yang sudah dibahas beberapa kali di atas, mereka mendapatkan sejumlah ilmu terkait dengan manajemen. Pengetahuan mengenai manajemen ini bisa bermanfaat bagi mereka yang memang sudah berencana untuk berwirausaha setelah lulus nanti. Apalagi, lulusan Jurusan Manajemen Informatika ini mempunyai sesuatu yang tidak banyak dimiliki oleh entrepreneur lain, yakni pemahaman akan pemrograman yang bisa membantu mereka nanti dalam berwirausaha.

    Meskipun menawarkan prospek kerja yang menjanjikan dan menggiurkan, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh mahasiswa di Jurusan Manajemen Informatika

    1. Perkembangan teknologi yang cepat. Mahasiswa harus terus belajar dan harus bisa mengikuti tren teknologi terkini, seperi cloud computing, AI atau blockchain.
    2. Tuntutan multi disiplin. Menguasai dua bidang sekaligus, teknologi dan manajemen, membutuhkan usaha yang ekstra.
    3. Persaingan di dunia kerja. Industri IT sangat kompetitif, sehingga lulusan harus memiliki keunggulan untuk menonjol.

    Lalu ada tips suskes kuliah di Jurusan Manajemen Informatika

    1. Kuasai dasar-dasar pemrograman. Pemrograman adalah salah satu kemampuan inti yang dibutuhkan, Mulailah memahami logika pemrograman, algoritma dan bahasa pemrograman populer seperi Phyton, Java dan PHP.
    2. Memanfaatkan sumber belajar online. Banyak platform online yang menyediakan kursus gratis maupun berbayar untuk teknologi informasi.
    3. Asah kemampuan manajerial. Karena jurusan ini menggabungkan teknologi dan manajemen, kemampuan seperti perencanaan, komunikasi dan kepemimpinan sangat penting untuk dikembangkan.
    4. Ikut magang atau pryek praktis. Pengalaman langsung di dunia kerja akan memperkaya pemahaman kalian. Cari peluang magang di perusahaan teknologi atau proyek berbasis TI.
    5. Bangun portofolio. Kumpulkan hasil karya kalian, seperi aplikasi sederhana, desain sistem atau analisis proyek. Poertofolio akan menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan.
    6. Perluas jariangan. Bergabunglah dengan komunitas IT atau organisasi mahasiswa. Berjejaring dengan teman sejurusan, dosen atau praktisi di industri dapat membuka peluang kerja dan kolaborasi.

    Apasih peran strategis lulusan Manajemen Informatika dalam era digital

    Di era transformasi digital saat ini, lulusan Manajemen Informatika tidak hanya dianggap sebagai operator teknologi tetapi juga sebagai pengambil keputusan strategis. Mereka memiliki peran dalam berbagai bidang, seperi

    1. Transformasi digital perusahaan. Lulusan Manajemen Informatika sering kali menjadi penggerak utama dalam transfromasi digital organisasi. Mereka membantu perusahaan mengadopsi teknologi modern, seperti cloud computing, big data analytics dan internet of things untuk meningkatkan efisiensi oprasional dan daya saing.
    2. Pengembangan sistem yang berorientasi bisnis. Dengan pemahaman tentang manajemen dan teknologi, mereka mampu merancang sistem informasi yang tidak hanya canggih, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan bisnis. Contohnya adalah pengembangan aplikasi yang mendukung custemer relationship management (CRM) atau sistem enterprise resouce planning (ERP).
    3. Pengamanan data dan sistem. Dalam era serba digital, keamanan siber menjadi salah satu prioritas utama. Lulusan Manajemen Informatika berperan penting dalam memastikan keamanan data perusahaan, mendeteksi ancaman dan mengembangkan strategi untuk melindungi sistem dari serangan siber.
    4. Peningkatan Pengalaman Pelanggan. Banyak bisnis kini berfokus pada pelanggan yang personal dan responsif. Dengan pengetahuan dalam teknologi dan analitik data, lulusan jurusan ini dapat membantu organisasi memahami kebutuhan pelanggan memalui data dan menciptakan solusi berbasis teknologi yang meningkatkan kepuasan mereka.

    Peran Manajemen Informatika dalam Berbagai Industri

    Jurusan Manajemen Informatika tidak hanya relevan untuk perusahaan teknologi, tetapi juga dapat diterapkan di berbagai industri. Berikut adalah beberapa sektor di mana lulusan Manajemen Informatika berperan penting

    1. Industri Keuangan dan Perbankan. Lulusan dapat membantu lembaga keuangan mengembangkan sistem pembayaran digital, aplikasi perbankan, dan keamanan data pelanggan. Contohnya adalah pengelolaan aplikasi mobile banking atau sistem analisis risiko untuk pinjaman.
    2. Sektor Pendidikan. Teknologi informasi menjadi pendukung utama dalam pendidikan, terutama dengan hadirnya platform e-learning. Lulusan Manajemen Informatika dapat menciptakan sistem pembelajaran berbasis daring yang efisien dan mudah diakses.
    3. Bidang Kesehatan. Dalam dunia kesehatan, lulusan dapat berkontribusi pada pengembangan rekam medis elektronik (Electronic Medical Records/EMR) atau aplikasi kesehatan berbasis data, seperti sistem untuk mendiagnosis penyakit menggunakan teknologi kecerdasan buatan.
    4. Industri Logistik dan Rantai Pasok. Manajemen informatika digunakan untuk mengoptimalkan rantai pasok dan logistik, seperti melacak pengiriman barang, mengelola inventaris, dan merancang sistem yang mendukung efisiensi operasional.
    5. Sektor Pariwisata dan Perhotelan. Lulusan dapat membantu mengembangkan aplikasi reservasi online, sistem manajemen hotel, atau platform yang meningkatkan pengalaman wisata pelanggan.
    6. Startup dan Kewirausahaan Digital. Manajemen Informatika memberikan dasar yang kuat untuk membangun startup berbasis teknologi, baik dalam pengembangan aplikasi, e-commerce, maupun layanan berbasis data lainnya.

    Kolaborasi Antar Disiplin Ilmu dari Jurusan Manajemen Informatika

    Jurusan Manajemen Informatika juga membuka peluang untuk berkolaborasi dengan bidang lain, seperti:

    1. Pemasaran Digital: Mengembangkan strategi pemasaran berbasis data melalui teknologi seperti SEO, media sosial, dan analitik web.
    2. Hukum Teknologi: Memastikan kepatuhan terhadap regulasi seperti perlindungan data (GDPR) atau hak cipta dalam sistem digital.
    3. Psikologi: Menggunakan teknologi untuk memahami perilaku pengguna dalam aplikasi berbasis teknologi.

    Lalu apakah jurusan Ini cocok mahasiswa yang seperti apa sih?

    1. Memiliki minat dalam teknologi informasi dan cara kerjanya.
    2. Senang memecahkan masalah dengan solusi kreatif.
    3. Tertarik menggabungkan teknologi dengan strategi bisnis.
    4. Memiliki kemampuan analitis dan berpikir logis.

    Jurusan Manajemen Informatika merupakan pilihan strategis untuk masa depan, mengingat teknologi semakin menjadi pusat kehidupan manusia. Dengan kemampuan mengelola informasi dan teknologi, lulusan dapat menjadi inovator, pemimpin, atau bahkan pengusaha di berbagai sektor. Jika kalian adalah seseorang yang ingin berkontribusi dalam membangun masa depan digital, jurusan ini adalah pijakan yang tepat untuk mengejar impian.

  • Mengenal cerita adaptasi manhwa berjudul “How to Get My Husband on My Side”

    Hallo guys…

    Apakah kalian suka membaca komik atau novel?. komik sendiri memiliki banyak ragam yang pertama manga yang berasal dari Jepang, manhwa yang berasal dari Korea, dan manhua yang berasal dari China. Kebetulan aku sedang membaca Manhwa berjudul “How To Get My Husband On My Side” author Kitty and spice.

    Manhwa ini awalnya merupakan sebuah novel dengan judul yang sama dan akhirnya di adaptasikan menjadi sebuah Manhwa, dan digemari oleh banyak pembaca dan peminat manhwa maupun novel. Manhwa ini sendiri berceritakan karakter wanita yang isekai dan menjadi karakter dengan kisah yang mengenaskan dengan penyakit anorexia, tinggal bersama keluarga yang psycho dan dinikahkan beberapa kali dan akhirnya dinikahkan dengan karakter utama pria. Karakter wanitanya berjuang mati-matian agar mendapakan kebahagian dengan kondisi yang begitu banyak trauma dan apakah karakter utama wanita dan prianya bisa hidup bahagia?.

    Manhwanya sendiri berlatar Kerajaan dengan tag isekai, psychological, romance, tragedy, fantasi dan drama. manhwa ini sendiri masih berjalan dan kemarin autornya menerbitkan end season 2 dengan jumlah 111 episode atau chapter. Sedangkan pada novelnya sendiri telah selesai dengan cerita yang happy ending.

    Tapi apakah kalian tahu bahwa novel atau manhwa ini sendiri terinspirasi dari kisah nyata loh.. dan dibungkus dengan unsur unsur fantasi, meski kisahnya diubah sebagaian. Oke mari kuberitahu…

    Pertama kita berkenalan dulu dengan karakter manhwanya

    karakter utama wanita Bernama Rudbeckia De Borgia yang biasa dikenal dengan panggilan ruby pada manhwa atau novelnya merupakan seorang yang isekai kedalam tubuh ruby yang merupakan anak diluar nikah paus dan selalu dianiaya dan dilecehkan oleh keluarganya, dinikahkan beberapa kali hingga akhinya menikah dengan karakter utama pria di manhwa atau novelnya.

    Karakter utama pria Bernama Iske Van Omerta yang biasa dikenal dengan panggilan Izek pada manhwa atau novelnya merupakan anak pertama dari Duke omerta dan sebagai pewaris sah Kerajaan, karakter kuat dan dingin serta memiliki kenangan yang menyakitkan sewaktu kecil karena melihat ibu kandungnya sendiri bunuh diri dengan digantung.

    Villains Bernama Cezar De Borgia merupakan saudara sebapak ruby dan kandidat paus berikutnya, karakter yang selalu melecehkan dan menganiaya ruby, memiliki karakter manipulative dan suka membunuh karakter yang ia tidak sukai.

    Jika kalian ingin lebih mengenal karakternya aku saranin kalian baca manhwanya atau jika kalian suka novel baca novelnya karena sangat recommended banget. Karakter diatas merupakan karakter inti yang ada di manhwanya.. dan bahwa manhwa ini terispirasi dari kisah nyata dan dibungkus dengan unsur fiksi.

    Oke kita ke karakter Rudbeckia De Borgia karakter aslinya Bernama Lucrezia Borgia. Kita bisa lihat disini marga yang sama yang menandakan kemungkinan author atau pencipta novel atau manhwa ini terinspirasi dari kisah asli dari Lucrezia Borgia sendiri. apakah kalian tau siapa Lucrezia Borgia?

    Lucrezia merupakan putri tidak sah dari Paus Aleksander VI dan Vannozza dei Cattanei, serta memiliki saudara bernama Cesare Borgia, Giovanni Borgia dan Gioffre Borgia. ia lahir di Subiaco Roma, ibunya merupakan salah satu simpanan ayahnya (Paus Aleksander VI). Dalam kisahnya Lucrezia Borgia dikenal dengan wanita yang beruntung karena memiliki seorang ayah pemimpin dan dikelilingi dengan banyak cinta dari saudara-saudaranya, akan tetapi ternyata di lain sisi selama hidupnya ia selalu dikorbankan demi ambisi sang ayah dan sang kakak laki-lakinya.

    Kisah kelamnya dimulai ketika ia bertunangan sebanyak dua kali sebelum memasuki masa remajanya dengan seorang bangsawan yang kemudian ditolak oleh sang ayah. Hal ini dikarenakan sang ayahnya yang merupakan Cardinal Rodrigo Borgie ingin menikahkan anaknya dengan Giovanni Sforza yang 15 tahun lebih tua darinya.

    Giovanni adalah penguasa Pesaro dan Pangeran dari Catignola. namun sebelum pernikahan berlangsung, sang ayah dari Lucrezia diangkat menjadi Paus Alexander VI. Barulah setahun kemudian Lucrezia menikah. Sayangnya empat tahun setelah pernikahan, Paus Alexander VI ayah Lucrezia merasa pernikahan ini tidak menguntungkan secara politis dan berusaha untuk membuat kedua pasangan ini bercerai, dengan menuduh Giovanni impoten, padahal diketahui Giovanni dengan pernikahan pertamanya sang istri meninggal karena melahirkan.

    Pada saat bercerai ternyata diketahui Lucrezia sedang hamil dan laporan mengenai kehamilannya ini dibentah, namun pada tahun 1498 sang anak yang berjenis kelamin laki-laki lahir dan di beri nama Giovanni. kelahirannya ini dirahasiakan dan baru diungkap ke publik tiga tahun kemudian. Gosip yang di bicaraan penduduk mencuat kepermukaan dengan mengatakan bahwa anak itu adalah hasil dari proses incest atau menikah dengan saudara sendiri yaitu Cesare Borgia. Untuk menyelesaikan permasalah gosip ini dua keputusan kepausan dikeluarkan dimana Giovanni anak diluar sah dari Cesare dan yang kedua yaitu anak tidak sah dari Ayahnya sendiri yaitu Paus Alexander VI.

    Lucrezia yang sudah menjadi alat bagi ayah dan kakak laki-lakinya kemudian dijadikan bahan tukar sehingga pada bulan selanjutnya Lucrezia yang berumur 17 tahun dinikahkan dengan Alfonso dari Aragon yang merupakan anak dari Raja Napoli dengan usia yang sama.

    Sayangnya bagi Alfonzo dan Lucrezia yang merasa sudah hidup tenang, pada tahun berikutnya Paus Alexander dan saudara laki-laki Lucrezia yaitu Cesare Borgia mencari aliansi baru dengan Prancis yang sayangnya pernikahan Lucrezia dan Alfonzo menjadi salah satu masalah mereka. Sehingga banyak kejadian-kejadian yang membuat Alfonzo kehilangan nyawanya seperti ditikam hingga pada akhirnya ia dibunuh oleh orang sewaan Cesare kakak laki-laki Lucrezia. Alfonzo di cekik sampai mati setelah sebelumnya selamat dari penusukan.

    Dari sebagian kisah Lucrezia Borgia ini kita bisa membandingkan dengan karakter Manhwa Rudbeckia De Borgia yang diperkenalkan sebagai anak diluar nikah Paus Borgia. Memiliki kisah yang sama karena Rudbeckia sendiri juga dimanfaatkan oleh ayahnya dengan menikahkannya untuk politik. pada Chapter pertama Rudbeckia digambarkan dengan karakter yang patuh kepada ayahnya dan kemudian di jodohkan dengan pahlawan Britannia padahal baru tiga bulan setelah pertunangannya batal.

    Pada Manhwanya karakter Rudbeckia memiliki dua saudara yang pertama Cesare de Borgia dan kakak keduanya bernama Enzo de Borgia meski pada kisah nyatanya Lucrezia memiliki tiga saudara namun pada Manhwanya diubah menjadi dua saudara laki-laki dan kakak keduanya dengan nama yang berbeda meski karakter Cesare sendiri disamakan dengan kisah nyatanya. Dalam manhwanya Cesare juga diceritakan sebagai villains bukan hanya itu Ayahnya yang sebagai paus juga termasuk sebagai karakter jahat yang korup dan selalu menganiyaya Rudbeckia sama persis dengan kisah nyatanya.

    Pernikahan yang dibatalkan dengan Giovanni karena impoten juga disamakan didalam manhwanya akan tetapi tidak dimasukkan dengan munculnya anak yang dikandungnya namun hanya pertunangan yang dibatalkan karena impoten. Pada Manhwanya sendiri juga tidak dimasukkan pernikahan dengan Alfonso namun langsung dinikahkan dengan karakter utama prianya.

    Oke mari kita berkenalan dengan karakter utama prianya di kehidupan nyata.

    Bernama Iske Van Omerta karakter aslinya bernama Alfonso d’Este. jika kita liat disini nama pada manhwanya dibedakan dengan kisah nyatanya. baiklah tapi siapakah Alfonso d’Este ini?

    ia merupakan Adipati Ferrara dari tahun 1504 hingga 1534 pada masa perang Liga Cambrai. merupakan putra Ercole I d’Este dan Eleanor dari Naples dan menjadi adipati setelah kematian ayahnya pada bulan januari 1505. merupakan pahlawan perang dan selalu di puja karena selalu memenangkan peperangan dan menjadi pemimpin yang bijaksana. akan tetapi dia merupakan duda yang tidak memiliki anak. pernikahan pertamanya dengan seorang wanita bernama Anna Maria Sforza, 6 tahun pernikahan mereka, Anna Sforza dikatakan meninggal dunia. yang pada tahun 1501 Alfonso d’Este menikah lagi dengan Lucrezia Borgia.

    Karakter Alfonzo d’Este di kisahnya merupakan seorang pangeran Ferrara dengan tipe yang pendiam, yang tertarik pada artileri, musik, dan rumah pelacuran telah sanggup menawan hati istri barunya. Seorang anggota istana yang menggambarkan Lucrezia sebagai wanita yang bentuk tubuhnya anggun, rambut keemasan mata keabu-abuan mulutnya agak besar dan proporsi yang mengagumkan, keseluruhannya memancarkan humor dan keriangan.

    Dalam pernikahan ini Lucrezia menjadi istri yang menyenangkan dan ibu yang mengaggumkan. kecuali untuk beberapa hal, ketika dia berhasil memuaskan suaminya dan mendapatkan empat orang anak dipernikahannya dengan Alfonso d’Este, ia juga melakukan sebuah hubungan kasih dengan penyair Pietro Bembo. tidak begitu jelas hubungan mereka akan tetapi hal ini kadang kala menimbulkan kecurigaan-kecurigaan pada suaminya. namun ternyata itu semua hanya sebuah hubungan persahabatan hingga pada 1505 persahabatan tersebut berakhir.

    Pernikahan Lucrezia dan Alfonso d’Este sangat bahagia mereka dikarunia empat orang anak dan sayangnya setelah melahirkan anak terakhirnya yaitu anak kelima Lucrezia mengalami komplikasi. ia deman tinggi dan lima hari kemudian dia dinyatakan meninggal dunia diusia 39 tahun.

    walaupun dengan segala kontroversi dan kekusutan intrik politik keluarga Borgia, tapi hari-hari terakhir Lucrezia terbilang tenang dan damai di Ferrarra karena pernikahannya dengan Alfonso d’Este. Lucrezia menjadi perempuan bangsawan terhormat, menjadi patron buat para seniman Rennaisance, rajin beribadah dan bersedekah.

    Dari kisah ini ada beberapa kesamaan dari manhwa “How to Get My Husband on My Side” yang berlatar belakang kerajaan dengan banyak tipu muslihat, politik dan kekejaman yang dilakukan keluarga Borgia kepada Lucrezia. bukan hanya itu karakter utama pria Iske Van Omerta yang diceritakan juga merupakan Duke Omerta dan pahlawan perang kerajaan sama persis dengan kisah Alfonso d’Este. Karakter Rudbeckia De Borgia juga digambarkan persis sama dengan apa yang dikemukakan oleh Alfonso di kisah aslinya dengan rambut pirang dan periang.

    Villains benama Cesare Borgia yang merupakan saudaranya pada manhwanya juga digambarkan sama seperti kisah nyatanya. Dalam manhwanya Cesare digambarkan dengan seorang kakak laki-laki yang manipulative selalu melecehkan Rudbeckia dan menganiaya Rudbeckia. kalian bisa lihat sendiri pada chapter pertama Cesare memanipulasi pikiran Rudbeckia agar patuh dengan omongan ayahnya, bukan hanya itu Cesare mencambuk Rudbeckia jika ia tidak mendengarkan atau melakukan kesalahan kepada Cesare, memfitnah dan ingin menculik Rudbeckia. penggambaran Cesare Borgia di kisah nyatanya juga sama akan tetapi tidak digambarkan seperti apa watak asli dari Cesare di kisah nyatanya hanya mengambil adil dalam memanfaatkan Lucrezia untuk mendapatkan kekuasaan politik.

    Perbedaan dari kisah Lucresia Borgia dan Alfonso d’Este dengan manhwa “How to Get My Husband on My Side” ini hanya ditambahkan unsur fiksi dan pengubahan beberapa karakter seperti karakter Enzo de Borgia kakak kedua Rudbeckia yang baik dan selalu menyelamatkan Rudbeckia dari kekejaman Kakaknya Cesare. Karakter Iske Van Omerta juga yang berbeda dengan Alfonso d’Este yang seorang duda bukan hanya itu karakter Iske juga tidak pernah bermain wanita berbeda dengan karakter aslinya Alfonso d’Este. Untuk anak aku rasa belum diperlihatkan di manhwanya karena manhwanya belum selesai dan manhwanya sendiri jalan ceritanya berbeda dengan di novelnya jadi belum ada kepastian dari pihak autornya.

    Manhwa “How to Get My Husband on My Side” sendiri juga menambahkan fiksi di ceritanya seperti karakter wanitanya yaitu Rudbeckia yang bisa berkomunikasi dengan monster, adanya monster di cerita manhwa dan novelnya, naga dan kekuatan seperti perisai atau pedang suci. karakter utama wanita juga merupakan pihak isekai yang awalnya meninggal karena kecelakaan pesawat di korea dan terbangun menjadi putri seorang paus.

    aku menjadi penasaran dengan manhwa atau komik yang berlatar kerajaan apakah mereka juga terispirasi dari kisah nyata seperti manhwa “How to Get My Husband on My Side” atau hanya manhwa atau novel ini yang melakukan observasi agar menciptakan kesan kepada pembaca. aku juga baru tahu dengan membaca novel atau manhwa “How to Get My Husband on My Side” kita bisa melihat kembali sejarah eropa yang dulunya punya begitu banyak masalah politik dan korupsi dimana-mana.

    Jika kalian penasaran dengan kisah Lucresia Borgia atau Cesare Borgia kalian bisa membaca buku yang ditulis Niccolo Machiavelli penulis buku II Principe, atau kalian bisa menonton film dengan judul The Borgia agar kalian bisa mendapatkan gambarannya secara asli seperti apa.

    Sekian sedikit cerita sejarah eropa yang saya sampaikan dari adaptasi manhwa “How to Get My Husband on My Side”

    Jangan lupa untuk membaca manhwa atau novelnya atau jika kalian penasaran dengan sejarahnya The Borgia kalian bisa membaca buku atau menonton filmnya untuk informasi yang lebih detail!

    Semoga membantu! Sampai jumpa lain waktu.

    Merhaba…

    51922227 — Nur Faliza Kurnia

  • Penjual Bunga di Cihideung (KBB) Menunggu Pembeli yang Tak Kunjung Datang

    Bandung Barat – Kawasan Cihideung, yang dikenal sebagai salah satu sentra penjualan bunga hias di Kota Bandung, sedang menghadapi tantangan berat akibat hujan deras yang belakangan ini mengguyur tanpa henti. Para penjual bunga di kawasan ini mengeluhkan penurunan drastis jumlah pembeli, terutama dari kalangan wisatawan yang biasanya menjadi pelanggan utama.

    Salah satu penjual bunga, Ibu Dedeh, mengungkapkan bahwa sejak hujan turun, pembeli jarang datang. “Biasanya Sabtu-Minggu itu ramai pembeli, terutama dari luar kota. Tapi sekarang, sejak cuaca buruk, pembeli sepi. Kadang dalam seminggu cuma dapat dua pembeli,” tuturnya sambil merapikan pot bunga yang basah terkena percikan air hujan.Salah satu penjual bunga, Ibu Dedeh, mengungkapkan bahwa sejak hujan turun, pembeli jarang datang. “Biasanya Sabtu-Minggu itu ramai pembeli, terutama dari luar kota. Tapi sekarang, sejak cuaca buruk, pembeli sepi. Kadang dalam seminggu cuma dapat dua pembeli,” tuturnya sambil merapikan pot bunga yang basah terkena percikan air hujan.

    Hujan deras tidak hanya membuat pembeli enggan datang, tetapi juga memengaruhi kualitas bunga yang dijual. Tanaman yang terpapar hujan terlalu lama rentan rusak dan sulit untuk menarik perhatian pembeli. “Bunga yang terlalu banyak kena hujan jadi cepat layu, apalagi kalau jenisnya sensitif seperti anggrek, Merigol, Pitunia, Salviablue atau mawar,” tambah Ibu Dedeh.

    Selain faktor cuaca, ada alasan lain yang menyebabkan sepinya pembeli, seperti kenaikan harga bahan bakar yang berdampak pada biaya distribusi. Banyak pembeli yang biasanya memesan dalam jumlah besar dari luar kota kini mengurangi pembelian mereka karena tingginya ongkos pengiriman.

    Pak Iyum, pedagang bunga lainnya, menjelaskan bahwa situasi menjelang pemilu membuat masyarakat cenderung menahan pengeluaran untuk kebutuhan sekunder, termasuk membeli bunga. “Orang-orang lebih memilih menyimpan uang. Apalagi menjelang pemilu, situasi ekonomi selalu terasa tidak pasti,” ujarnya.

    Situasi ini memaksa para pedagang mencari cara untuk tetap bertahan. Beberapa di antaranya mulai memanfaatkan platform online untuk menjangkau pembeli yang tidak dapat datang langsung. Namun, adaptasi ini tidak sepenuhnya berhasil, mengingat persaingan di dunia digital semakin ketat.

    “Kalau jualan online memang membantu, tapi tetap beda rasanya kalau pembeli datang langsung. Biasanya, kalau lihat bunga di tempat, mereka lebih tertarik beli banyak,” ujar Pak Iyum, salah satu penjual yang sudah lebih dari 10 tahun berjualan di Cihideung.

    Kadang-kadang, penjual seperti Pak Iyum hanya mampu menjual dua pot bunga dalam seminggu, angka yang sangat jauh dari rata-rata penjualan mereka di waktu normal. “Kalau begini terus, bingung juga bagaimana kami bisa bertahan,” keluhnya.

    Para pedagang berharap cuaca segera membaik dan minat pembeli kembali meningkat. Sementara itu, mereka terus berusaha menjaga stok bunga tetap segar dan hanya bisa menunggy waktu pelanggan tiba dan normal kemabali.

    Kawasan Cihideung memang menjadi ikon Bandung yang penuh pesona dengan hamparan bunga berwarna-warni. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan kawasan ini dapat terus menjadi daya tarik wisata dan sumber penghidupan bagi para penjual bunga lokal.
  • Pengaruh suasana ruang terhadap psikologi manusia

    Ruangan sangat berarti dalam mendukung berbagai kegiatan manusia di berbagai tempat seperti rumah tangga,kantor,pusat pendidikan,dan area umum.Setiap ruangan didesain dengan mempertimbangkan kebutuhan penggunanya,yaitu mempertimbangkan kenyamanan,tata letak yang menarik,dan perlindungan.Namun,bukan hanya itu saja,rangkaian ruangan juga dapat mempengaruhi produktivitas,kreativitas,dan kesejahteraan individu
    Di zaman sekarang ini, perancangan dan layout ruangan tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan fungsional saja, tapi juga aspek psikologis dan emosional. Pemilihan tempat berbagai perabotan, penggunaan warna-warna tertentu, pencahayaan yang tepat hingga sirkulasi udara, hal tersebut berkontribusi pada bagaimana suasana suatu ruangan dirasakan dan dipergunakan. Itulah sebabnya pemahaman tentang fungsi ruangan sangatlah penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas manusia secara optimal. Dengan kemajuan teknologi dan gaya hidup yang terus berkembang di zaman sekarang ini,dapat dilihat bahwa ruangan kini didesain dengan lebih lentur dan beragam fungsi.Momen ini menciptakan tantangan sekaligus kesempatan bagi desainer dan pengguna untuk menciptakan ruang yang tak sekadar memenuhi kebutuhan praktis,sudah menggambarkan identitas serta nilai-nilai dari penghuninya.Oleh karena itu,pemahaman tentang peran ruangan merupakan dasar penting dalam membentuk lingkungan yang seimbang serta berkelanjutan.

    Ruangan tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk menjalankan aktivitas, tetapi juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi psikologi manusia. Tata letak, pencahayaan, warna, ventilasi, hingga elemen dekorasi dalam sebuah ruangan dapat memengaruhi suasana hati, tingkat kenyamanan, produktivitas, dan bahkan kesehatan mental seseorang.

    Warna dan Suasana Hati
    Warna dalam ruangan memiliki dampak langsung pada emosi manusia. Misalnya, warna biru yang lembut dapat menciptakan rasa tenang dan fokus, sementara warna merah cenderung memicu energi dan semangat. Sebaliknya, warna yang terlalu gelap atau monoton dapat menimbulkan rasa murung atau kurang bersemangat. Oleh karena itu, pemilihan palet warna yang tepat sangat penting untuk menciptakan atmosfer yang mendukung aktivitas di ruangan tersebut.

    Cahaya dan Energi Psikologis
    Pencahayaan yang baik, terutama cahaya alami, dapat meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, dan memperbaiki kualitas tidur. Sebaliknya, ruangan yang terlalu gelap atau penerangan yang buruk dapat memicu kelelahan, kebingungan, dan bahkan depresi. Desain ruangan yang memungkinkan masuknya cahaya matahari sering dikaitkan dengan peningkatan produktivitas dan kebahagiaan.

    Tata Ruang dan Kenyamanan
    Tata letak furnitur dan ruang gerak di dalam ruangan juga memengaruhi perasaan manusia. Ruangan yang terlalu sempit atau penuh sesak dapat menimbulkan rasa tertekan dan cemas, sedangkan ruang yang luas dan tertata rapi memberikan rasa lega dan nyaman. Keteraturan dalam tata ruang juga membantu mengurangi stres akibat kekacauan visual.

    Material dan Tekstur
    Elemen fisik seperti material dinding, lantai, dan furnitur juga memainkan peran penting dalam menciptakan pengalaman emosional. Material alami seperti kayu atau batu sering dikaitkan dengan rasa hangat dan damai, sedangkan material yang terlalu dingin atau keras dapat memberikan kesan kaku dan kurang ramah.

    Aroma dan Kesan Emosional
    Faktor non-visual seperti aroma dalam ruangan juga memengaruhi psikologi manusia. Aroma tertentu, seperti lavender atau citrus, dapat meningkatkan relaksasi dan konsentrasi, sementara bau yang tidak menyenangkan dapat memicu rasa tidak nyaman.

    Secara keseluruhan, desain ruangan yang memperhatikan aspek psikologi manusia dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan, baik secara fisik maupun emosional. Dengan pemahaman yang baik tentang pengaruh ruangan terhadap psikologi, kita dapat merancang ruang yang tidak hanya fungsional tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup penggunanya.

    bagaimana cara ruangan memberikan pengaruh psikologi terhadap manusia

    manusia paling dekat dengan ruangan. aktivitas manusia dapat menjadi lebih baik atau lebih buruk hanya karena kualitas ruangan. ruangan memberi energi terhadap penghuninya. hal ini berlaku di semua tempat seperti rumah tinggal, kantor, pusat Pendidikan, dan ruang kecil seperti kamar tidur, ruang kelas, ruang makan, dan lainnya.
  • Bagimana Desain Mempengaruhi Gaya Hidup Gen Z

    Desain kini bukan sekadar elemen estetika, melainkan telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Generasi Z, atau Gen Z, yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, hidup di era digital di mana desain tidak hanya memengaruhi gaya hidup, tetapi juga membentuk cara berpikir, berperilaku, dan membuat keputusan. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana desain memengaruhi berbagai aspek kehidupan Gen Z, mulai dari fashion hingga teknologi.


    1. Desain sebagai Representasi Identitas
    Bagi Gen Z, desain adalah cara untuk mengekspresikan diri. Baik melalui pakaian, tata ruang, atau bahkan feed media sosial, elemen desain yang dipilih mencerminkan kepribadian mereka. Misalnya, warna-warna pastel dan tema minimalis sering menjadi pilihan, karena dianggap estetik sekaligus modern. Di sisi lain, desain juga menjadi sarana membangun identitas kelompok. Brand dengan desain yang inklusif dan berorientasi pada nilai sosial, seperti keberlanjutan, lebih mudah menarik perhatian Gen Z. Ini menunjukkan bahwa desain tidak hanya soal “cantik”, tetapi juga harus memiliki makna.


    2. Pengaruh Desain dalam Teknologi

    Teknologi adalah bagian integral dari kehidupan Gen Z. Namun, bukan hanya fungsionalitas yang diperhatikan—desain antarmuka pengguna (user interface) juga memainkan peran besar. Aplikasi dengan desain yang intuitif, responsif, dan menarik visualnya lebih disukai. Misalnya, TikTok yang memiliki tampilan sederhana namun menarik berhasil mendominasi dunia media sosial. Selain itu, desain perangkat keras seperti smartphone juga menjadi pertimbangan. Gen Z lebih cenderung memilih produk yang terlihat stylish dan praktis, bukan sekadar fitur teknis. Ini membuktikan bahwa desain adalah faktor penting dalam pengambilan keputusan mereka.


    3. Tren Desain dalam Fashion
    Industri fashion sangat dipengaruhi oleh preferensi desain Gen Z. Gaya streetwear, oversize, hingga pakaian yang ramah lingkungan menjadi tren karena desainnya relevan dengan nilai-nilai generasi ini. Brand besar seperti Nike dan Adidas sering berkolaborasi dengan desainer muda atau selebritas untuk menciptakan koleksi yang menarik perhatian Gen Z.
    Selain itu, platform seperti Depop atau Thrift Shops tumbuh pesat karena menawarkan pakaian unik dengan desain yang personal. Gen Z menghargai keunikan dan preferensi mereka terhadap barang preloved menunjukkan bahwa desain yang berkelanjutan adalah kunci dalam industri fashion modern.


    4. Desain dalam Pemanfaatan Media
    Cara Gen Z memanfaatkan media juga sangat dipengaruhi oleh desain. Konten visual, seperti video pendek dan infografis, jauh lebih menarik dibandingkan teks panjang. Desain yang kreatif, dinamis, dan interaktif lebih mungkin viral di platform seperti Instagram dan TikTok. Desain juga memengaruhi bagaimana mereka memilih sumber informasi. Website atau aplikasi berita dengan desain sederhana dan navigasi mudah lebih sering dikunjungi. Hal ini menunjukkan bahwa desain juga memengaruhi bagaimana Gen Z mencari dan mengolah informasi.


    5. Pengaruh Desain pada Lingkungan dan Kesadaran Sosial
    Kepekaan Gen Z terhadap isu lingkungan membuat mereka lebih memperhatikan desain yang berkelanjutan. Produk dengan desain ramah lingkungan, seperti kemasan biodegradable atau desain modular, lebih menarik perhatian mereka. Mereka cenderung mendukung brand yang secara konsisten mengintegrasikan elemen keberlanjutan dalam desain produknya. Lebih dari itu, desain juga menjadi alat untuk menyuarakan isu-isu sosial. Poster, mural, dan konten digital dengan desain kreatif sering digunakan untuk mengkampanyekan nilai-nilai inklusivitas, keadilan sosial, dan hak asasi manusia.


    6. Desain dalam Pendidikan dan Karier
    Bagi Gen Z, desain juga memengaruhi cara mereka belajar dan bekerja. E-learning platform dengan desain yang interaktif dan menarik, seperti Coursera atau Duolingo, menjadi pilihan utama mereka. Dalam dunia kerja, Gen Z lebih tertarik pada perusahaan dengan desain kantor yang modern, fleksibel, dan mendukung kreativitas. Selain itu, banyak Gen Z yang menjadikan desain sebagai karier. Bidang seperti desain grafis, UI/UX, dan animasi sangat diminati karena menawarkan fleksibilitas sekaligus relevansi dengan passion mereka.


    Kesimpulan
    Desain adalah elemen krusial dalam kehidupan Gen Z, memengaruhi cara mereka berpakaian, berteknologi, hingga berpikir kritis terhadap isu-isu global. Lebih dari sekadar estetika, desain bagi Gen Z adalah bahasa untuk mengekspresikan diri, menciptakan dampak sosial, dan membangun masa depan. Dengan memahami preferensi desain mereka, berbagai industri bisa terus relevan dan terhubung dengan generasi ini.


  • Kegunaan Desain Bermotif Flora Fauna di Era Modern

    Kemunculan Motif Flora Fauna di Berbagai Daerah

    Desain bermotif flora dan fauna memiliki sejarah panjang yang dapat ditelusuri kembali ke berbagai kebudayaan dan zaman. Penggunaan motif-motif alam ini muncul hampir di setiap budaya, sering kali sebagai representasi alam atau sebagai simbol-simbol tertentu yang memiliki makna khusus. Sudah ada sejak zaman kuno dan berkembang seiring dengan perubahan zaman dan kebudayaan. Setiap periode dan kebudayaan memiliki cara unik dalam menggambarkan hubungan manusia dengan alam melalui motif tersebut.

    Beberapa titik penting dalam sejarah desain bermotif flora dan fauna diantaranya ada saat zaman kuno seperti Mesopotamia, Mesir Kuno, Yunani, dan Romawi. Motif flora dan fauna pertama kali muncul dalam seni dan desain tekstil Mesopotamia, Mesir, Yunani, dan Romawi. Di Mesir Kuno, misalnya, banyak ditemukan motif tanaman seperti bunga teratai dan motif binatang seperti burung. Di Yunani dan Romawi, motif flora dan fauna sering digunakan dalam kerajinan keramik dan mosaik, dengan desain yang menggambarkan berbagai macam hewan dan tanaman yang dianggap penting.

    ASIA

    Di Asia, khususnya di China, Jepang, dan India, desain bermotif flora dan fauna sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Di China, misalnya, motif bunga lotus dan burung phoenix sering digunakan dalam seni keramik dan tekstil sebagai simbol kedamaian dan kebahagiaan. Di Jepang, seni ukiyo-e dan seni tekstil juga memanfaatkan motif flora dan fauna, seperti bunga sakura dan burung.

    Seni Islam, memperkenalkan penggunaan motif-motif flora (terutama tanaman seperti pohon palem dan bunga) yang sangat berkembang. Meskipun seni Islam lebih menekankan pada keindahan geometris dan kaligrafi, motif flora juga sering digunakan dalam dekorasi tekstil, karpet, dan keramik. Motif bunga dan tanaman dianggap sebagai simbol kehidupan dan keindahan alam yang tercipta.

    EROPA

    Era Abad Pertengahan dan Renaisans. Pada periode Renaisans, motif flora dan fauna mulai lebih banyak disukai dan digunakan dalam seni lukis, tekstil, keramik, dan arsitektur, terutama di Eropa. Dalam periode ini, alam mulai dihargai dan digambarkan secara lebih rinci dalam karya seni. Banyak seniman Renaisans, seperti Albrecht Dürer dan Leonardo da Vinci, sangat tertarik pada pengamatan terhadap alam, menciptakan karya-karya yang menggambarkan flora dan fauna dengan detail yang menakjubkan.

    Pada masa Renaisans, motif flora dan fauna mulai muncul secara lebih eksplisit dalam seni lukis, keramik, dan tekstil. Seniman seperti Albrecht Dürer dan Hieronymus Bosch sangat terinspirasi oleh alam, dan banyak karya mereka menampilkan elemen-elemen flora dan fauna. Di sisi lain, kebun-kebun kerajaan di Eropa juga penuh dengan bunga dan tanaman langka, yang menjadi inspirasi untuk desain tekstil.

    Art Nouveau. Desain bermotif flora dan fauna mencapai puncaknya dalam gerakan Art Nouveau. Art Nouveau menekankan bentuk-bentuk alami yang organik, dengan desain yang terinspirasi oleh tumbuh-tumbuhan, bunga, dan hewan. Desainer seperti Alphonse Mucha, Gustav Klimt, dan Antoni Gaudí sangat populer pada waktu itu dan menggunakan motif flora dan fauna dalam karya seni mereka, baik itu dalam lukisan, desain grafis, perhiasan, perabotan, dan arsitektur.

    Di Eropa dengan munculnya gaya Barok, motif flora dan fauna semakin disukai. Keindahan alam menjadi lebih dihargai, dan motif bunga, daun, serta binatang mulai digunakan dalam desain interior, furnitur, dan tekstil. Hal ini terutama terlihat dalam hiasan kerajaan, seperti di Prancis dan Belanda, di mana bunga dan hewan digunakan dalam dekorasi istana.

    Sejak akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, motif flora dan fauna mulai disukai oleh banyak orang dan diterima luas dalam desain sehari-hari, termasuk di kalangan masyarakat yang lebih luas di luar kalangan elit. Hal ini dipengaruhi oleh gerakan seni seperti Art Nouveau yang membawa estetika alam ke dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan kemajuan industri dan meningkatnya aksesibilitas produk, motif ini semakin banyak ditemukan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari dekorasi rumah hingga pakaian dan aksesoris.

    Fungsi Motif Flora Fauna di Zaman sekarang

    Desain Interior dan Arsitektur

    Desain motif flora dan fauna masih menjadi elemen penting dalam interior modern. Namun, dengan pengaruh gaya minimalis dan kontemporer, motif ini sering kali diadaptasi dengan cara yang lebih sederhana dan elegan.

    Di dalam rumah, wallpaper dengan motif bunga, daun, dan tanaman tropis sangat populer, terutama dengan desain yang lebih besar dan berani. Bunga-bunga besar atau pola daun tropis seperti monstera, palem, dan tanaman hijau lainnya sering digunakan untuk menciptakan kesan segar dan hidup di ruang.

    Desain furnitur modern seperti kursi, meja, dan lampu sering kali dihiasi dengan elemen flora dan fauna yang dipadukan dengan garis-garis modern dan bentuk geometris.

    Material alami seperti kayu, batu, dan logam sering dipadukan dengan motif flora dan fauna untuk menciptakan suasana yang lebih hangat dan menyatu dengan alam.

    Desain Tekstil dan Fashion

    Dalam dunia fashion, motif flora dan fauna tetap menjadi bagian yang signifikan, terutama dalam koleksi pakaian, aksesoris, dan sepatu.

    Motif bunga adalah salah satu yang paling dominan di dunia fashion, baik dalam busana kasual maupun formal. Desainer seperti Dolce & Gabbana dan Gucci telah mengadopsi motif flora dan fauna secara eklektik dan penuh warna dalam koleksi mereka.

    Hewan juga banyak digunakan dalam desain pakaian dan aksesoris, seperti motif macan tutul, zebra, dan burung. Desainer seperti Roberto Cavalli sering menggunakan motif binatang dalam desain pakaian dan tas yang mewah.

    Dalam tren fashion modern yang lebih sadar lingkungan, motif flora dan fauna sering dipilih untuk menggambarkan keindahan alam serta untuk mendukung gerakan keberlanjutan. Bahan alami yang ramah lingkungan dan motif yang terinspirasi dari alam digunakan untuk meningkatkan kesadaran akan pelestarian alam.

    Gaya Pop Art dan Abstrak

    Dalam desain grafis modern, motif flora dan fauna seringkali diolah menjadi lebih abstrak dan eksperimental. Artis modern seperti Andy Warhol memperkenalkan cara baru dalam memandang dunia alam, menggunakan warna-warna cerah dan bentuk yang lebih grafis.

    Penggunaan warna-warna kontras yang berani dan representasi flora dan fauna dalam gaya pop art menjadi sangat populer di kalangan anak muda dan subkultur urban.

    Banyak desainer modern mengadaptasi elemen-elemen alam menjadi bentuk-bentuk geometris atau pola yang lebih abstrak, menciptakan kesan yang lebih kontemporer dan futuristik. Misalnya, bunga atau daun digambarkan dengan garis-garis tajam dan bentuk yang lebih simetris.

    Kesadaran Lingkungan

    Dalam beberapa tahun terakhir, dengan meningkatnya kesadaran akan isu-isu lingkungan, motif flora dan fauna sering kali digunakan untuk menggambarkan pesan tentang pelestarian alam dan keberlanjutan.

    Banyak desain yang menonjolkan keberagaman hayati melalui gambar hewan dan tanaman yang terancam punah atau yang ada di alam liar. Ini sering dijadikan sebagai alat untuk mendidik masyarakat mengenai pentingnya pelestarian.

    Desain modern juga berfokus pada penggunaan bahan-bahan daur ulang dan ramah lingkungan, yang sering digabungkan dengan motif flora dan fauna sebagai bentuk dukungan terhadap alam dan ekosistem.

    Motif Flora dan Fauna dalam Desain Digital

    Di era digital, motif flora dan fauna menjadi sangat populer dalam desain grafis dan ilustrasi. Teknologi digital memungkinkan para desainer untuk mengeksplorasi bentuk-bentuk alam secara lebih bebas, menciptakan karya seni yang lebih kompleks dan dinamis.

    Dengan teknologi desain grafis modern, ilustrasi flora dan fauna dibuat dengan teknik vektor yang lebih detail dan mudah disesuaikan, sering kali digunakan dalam desain logo, branding, dan media digital.

    Motif flora dan fauna tidak hanya berhenti di desain grafis statis, tetapi juga mulai muncul dalam bentuk animasi yang dinamis. Hal ini dapat dilihat pada desain iklan atau video game, di mana hewan dan tumbuhan digambarkan dalam format yang hidup dan interaktif.

    Kreativitas dan Inovasi

    Desain motif flora dan fauna di zaman modern sangat fleksibel dan terus berkembang. Berbagai desain menggunakan kombinasi berbagai budaya, teknologi, dan material baru untuk menciptakan karya-karya unik yang sangat beragam.

    Beberapa seniman dan desainer modern berkolaborasi langsung dengan alam, seperti menggunakan tanaman hidup dalam desain interior atau menciptakan karya seni yang terinspirasi dari pola-pola alam yang ada di sekitar kita.

    Dengan kecanggihan teknologi, motif flora dan fauna juga dieksplorasi dalam bentuk digital yang lebih futuristik, seperti dengan menggunakan efek 3D, augmented reality (AR), atau virtual reality (VR).

    Di zaman modern, desain bermotif flora dan fauna sangat fleksibel, beragam, dan terus berkembang seiring dengan perubahan tren dan teknologi. Motif alam tidak hanya memberikan keindahan visual tetapi juga mencerminkan kesadaran lingkungan dan kreativitas yang semakin meningkat dalam berbagai bidang desain, baik itu interior, fashion, grafis, maupun media digital.

    Desain motif flora dan fauna kemungkinan besar akan tetap ada di masa depan, bahkan mungkin akan berkembang dengan cara yang lebih inovatif dan beragam.

    Keberadaan Motif Flora Fauna di Masa Depan

    Keterkaitan dengan Alam

    Motif flora dan fauna mencerminkan hubungan manusia dengan alam. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan isu-isu lingkungan dan pelestarian alam, motif ini tetap relevan sebagai simbol keindahan alam dan sebagai cara untuk mengingatkan orang tentang pentingnya menjaga ekosistem. Tema-tema alam akan terus digunakan sebagai cara untuk merayakan keanekaragaman hayati dan keberlanjutan.

    Keterikatan Budaya dan Simbolisme

    Di banyak budaya, flora dan fauna memiliki makna simbolis yang kuat. Bunga, hewan, dan tanaman sering kali melambangkan nilai-nilai tertentu, seperti kehidupan, pertumbuhan, keberanian, atau ketahanan. Karena banyak budaya terus menghargai dan mempertahankan simbolisme ini, desain bermotif flora dan fauna akan terus hadir sebagai elemen penting dalam seni, arsitektur, dan desain fashion.

    Tren Berkelanjutan dan Ekologis

    Dengan semakin populernya tren berkelanjutan (sustainable design) dan peningkatan kesadaran ekologis, motif flora dan fauna menjadi bagian dari narasi yang lebih besar tentang pelestarian alam. Desainer dan perusahaan di masa depan akan terus berfokus pada penggunaan bahan ramah lingkungan dan desain yang mengedepankan keberlanjutan, dengan motif flora dan fauna sering menjadi bagian dari desain tersebut.

    Di dunia fashion, misalnya, dengan semakin banyaknya brand yang berkomitmen untuk menggunakan bahan ramah lingkungan, motif flora dan fauna akan terus berperan penting dalam desain pakaian dan aksesori yang berbasis pada alam dan keberlanjutan.

    Penggunaan material alami, elemen tanaman hidup, dan pola alam akan tetap menjadi bagian penting dari desain interior dan arsitektur masa depan, terutama di ruang-ruang yang mengedepankan keterhubungan dengan alam.

    Teknologi dan Inovasi dalam Desain

    Teknologi, khususnya dalam bidang desain grafis, animasi, dan realitas virtual (VR), memungkinkan motif flora dan fauna untuk lebih dieksplorasi dan diciptakan dengan cara yang lebih interaktif dan imersif. Motif-motif alam dapat dipresentasikan dalam format 3D, augmented reality (AR), atau melalui animasi yang lebih dinamis, yang memungkinkan pengalamannya semakin mendalam dan menarik.

    Di masa depan, teknologi AR dan VR memungkinkan pengguna untuk berinteraksi langsung dengan motif flora dan fauna dalam lingkungan virtual, yang akan membuka peluang baru untuk pengalaman desain yang lebih imersif.

    Dengan perkembangan material baru seperti bahan ramah lingkungan atau bahan yang dapat diprogram untuk tumbuh atau berubah bentuk, motif flora dan fauna bisa diwujudkan dalam desain yang lebih interaktif, dinamis, dan bahkan “hidup.”

    Estetika dan Keindahan

    Flora dan fauna selalu menjadi sumber inspirasi visual karena keindahannya. Desain bermotif alam menawarkan variasi yang tak terbatas dalam hal warna, tekstur, dan bentuk. Keindahan visual ini akan terus dihargai oleh masyarakat, baik dalam desain interior, produk-produk fashion, hingga karya seni.

    Meskipun motif flora dan fauna mungkin akan berkembang ke arah yang lebih futuristik atau abstrak, bentuk dan konsep alam tetap akan menjadi bagian dari desain karena daya tarik visual yang universal.

    Motif-motif alam dapat bertransformasi mengikuti perkembangan tren estetika di masa depan, baik dengan pendekatan yang lebih minimalis, geometris, atau bahkan dengan penggunaan teknologi canggih.

    Koneksi Emosional dan Spiritualitas

    Banyak orang merasa terhubung secara emosional dan spiritual dengan alam. Motif flora dan fauna sering digunakan untuk menciptakan rasa tenang, keseimbangan, atau kedamaian dalam desain. Seiring waktu, semakin banyak orang yang mencari desain yang membawa kedamaian dan kenyamanan, yang mengarah pada keberlanjutan penggunaan motif alam.

    Desain bermotif flora dan fauna kemungkinan akan terus berkembang dan tetap ada di masa depan, meskipun dengan variasi dan adaptasi yang lebih inovatif. Dengan perkembangan teknologi, kesadaran akan keberlanjutan, dan pentingnya hubungan manusia dengan alam, motif ini akan terus memberikan inspirasi dan relevansi di berbagai bidang desain. Desainer masa depan akan terus menemukan cara-cara baru untuk menggali dan merayakan keindahan alam melalui motif-motif flora dan fauna, baik itu dalam bentuk tradisional maupun digital yang lebih modern.

  • Pemasaran Digital: “Langkah tepat bagi Entrepeneur, dengan bantuan Social Media Manager”

    Kehadiran teknologi digital membuat sebagian orang di dunia semakin kreatif dan inovatif. Hal ini memberi dampak yang signifikan bagi para pelaku bisnis maupun entreupeneur. Pasalnya, pada transformasi digital ini, bisnis perlu mempunyai saluran pemasaran digital.

    Dilansir melalui survei APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), pengguna media digital terus meningkat setiap waktunya. Pada awal tahun 2024, tepatnya bulan Desember hingga Januari, APJII melakukan survei terkait penetrasi internet di Indonesia.

    Hasil survei yang dilakukan oleh APJII, menunjukan bahwa konten internet yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia ialah, Politik, Sosial, Hukum, dan HAM. Tentunya, hal ini menjadi peluang bagi para marketer untuk membuat konten digital dengan tema ini.

    Konten bertema Politik, Sosial, Hukum, dan HAM menempati posisi pertama setelah konten olahraga, dengan jumlah 40,56%. Sedangkan konten olahraga menempati posisi ke-2, dengan angka 32,50%. Berbeda tipis dengan konten infotaiment, yang hanya 31,25% saja.

    Kehadiran konten internet, tidak terlepas dari peran media sosial. Adapun Media Sosial yang sering digunakan menurut survei APJII 2024. Pertama, yaitu Facebook dengan jumlah 64,35%, disusul oleh YouTube 50,84%, serta TikTok 34,56% dan 29,68% pada Instagram.

    Fenomena ini menjadi aspek penting bagi siapa pun, termasuk para penggiat media digital atau entrepeneur untuk mengolah data ini menjadi hal yang inovatif. Selain itu, demografi pengguna media sosial di Indonesia lebih banyak dipenuhi oleh anak muda yaitu Gen-Z.

    Gen-Z menjadi generasi yang memimpin penggunaan media sosial di Indonesia. Pasalnya, menurut APJII 2024, generasi ini lebih aktif di beberapa media sosial, seperti Instagram, X, TikTok, bahkan LinkedIn. Hal ini membuat Gen-Z menjadi target utama pada bisnis digital.

    Pelaku bisnis dan entrepreneur mempunyai kewajiban untuk selalu mengikuti perkembangan teknologi. Media sosial merupakan salah satu bukti nyata, karena untuk memasarkan suatu produk/jasa, pasti membutuhkan media atau wadah pemasaran.

    Media sosial juga menjadi hal utama dalam pemasaran digital dengan cara baru yang inovatif, untuk berinterikasi dengan pelanggan atau audiens. Selain itu, adanya media sosial memungkinkan pelaku bisnis menjangkau konsumen secara lebih luas, efisien, dan terarah.

    Bukan hanya mempromosikan produk, melainkan media sosial juga menciptakan wadah untuk berinteraksi secara dua arah, yang memperkuat hubungan antara suatu produk/jasa dan pelanggan. Oleh karena itu, mengapa media sosial penting pada suatu pemasaran.

    Platform seperti Instagram, TikTok, dan Facebook kini tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga media pemasaran yang mampu meningkatkan penjualan dan kepercayaan perusahaan. Perkembangan ini membuka peluang bisnis dengan budget yang minim.

    Setiap platform media sosial mempunyai fitur yang berbeda untuk memasarkan produk/jasa. Instagram, misalnya unggul dalam memperlihatkan visual produk melalui Stories dan Reels yang interaktif. Sedangkan, TikTok dikenal dengan konten kreatif dan viral.

    Pemasaran digital di media sosial tidak hanya soal mengunggah konten, tetapi juga membangun strategi yang matang. Sebagai entrepeneur harus memahami target audiens mereka, memilih platform yang tepat, dan membuat konten yang relevan.

    Semua ini membutuhkan perencanaan yang baik agar pemasaran menjadi efektif dan memberikan hasil optimal. Profil media sosial yang menarik, bisa menjadi langkah awal untuk menciptakan citra atau branding profesional yang akan dibangun di mata audiens.

    Foto berkualitas tinggi, deskripsi bisnis yang informatif, dan tautan situs web resmi untuk memberikan kesan pertama yang baik. Profil yang dirancang dengan baik membantu audiens memahami suatu produk/jasa secara menyeluruh dan mendalam.

    Konsistensi dalam mengunggah konten juga, merupakan kunci untuk membangun keterikatan dengan audiens. Perlu adanya kalender konten dengan jadwal rutin yang mencakup berbagai jenis unggahan, seperti promosi, edukasi, hiburan, hingga testimoni.

    Hal ini tidak hanya meningkatkan engagement tetapi juga membangun loyalitas terhadap produk/jasa. Selain itu, konten visual menjadi daya tarik utama di media sosial, karena mudah menarik perhatian dibandingkan teks. Misalnya, seperti foto produk yang menarik.

    Video pendek kreatif, dan poster meme atau hiburan pun, dapat menjadi opsi untuk meningkatkan minat audiens terhadap produk. Visual yang menarik dapat memperkuat citra produk di mata konsumen, karena generasi muda Indonesia cenderung malas membaca.

    Selain visual, perlu juga memanfaatkan fitur-fitur khusus pada setiap platform media sosial. TikTok Shop misalnya, memungkinkan pelanggan untuk membeli produk langsung tanpa meninggalkan aplikasi. Fitur ini memudahkan transaksi dan meningkatkan jumlah penjualan.

    Strategi pemasaran yang efektif, tentunya bisa memanfaatkan semua fitur yang ada. Seperti contohnya, Iklan berbayar di media sosial. Hal ini berguna untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Jenis iklan di medsos yaitu, Facebook Ads, Instagram Ads, dan TikTok Ads.

    Fitur ads menawarkan opsi penargetan yang canggih, memungkinkan pelaku bisnis menjangkau pengguna berdasarkan demografi, minat, dan perilaku mereka. Strategi ini memastikan pemasaran menjadi lebih efisien dan lebih terukur sesuai target yang dibuat.

    Nah, tips yang dijelaskan tadi, merupakan sebagian tugas dari pengelola media sosial atau social media manager. Profesi ini banyak diminati karena kebutuhan akan pengelolaan konten yang profesional begitu meningkat, sehingga perlu tambahan sumber daya manusia.

    Mereka bertugas merancang strategi konten, menganalisis data performa atau Insight, serta memastikan suatu produk tetap relevan di tengah persaingan yang ketat. Pengelola media sosial menjadi garda terdepan dalam membuat inovasi untuk membangun citra brand.

    Interaksi aktif dengan audiens di media sosial adalah hal yang wajib dilakukan untuk membangun hubungan yang erat. Seperti, menanggapi komentar, menjawab pesan langsung, atau mengadakan sesi tanya jawab di stories untuk meningkatkan loyalitas.

    Komunikasi ini menciptakan kesan positif dan kepercayaan terhadap brand. Kemudian, kolaborasi dengan influencer menjadi salah satu strategi dalam pemasaran digital. Sebagian influencer memiliki kemampuan untuk menarik perhatian audiens mereka secara efektif.

    Oleh sebab itu, hal ini dapat meningkatkan eksposur pada produk. Kuncinya, pilihlah influencer yang relevan dengan nilai brand untuk memastikan kampanye atau promosi mencapai target atau sesuai dengan yang diinginkan oleh para pelaku bisnis/entrepeneur.

    Mengaitkan konten dengan tren terkini di media sosial, juga merupakan cara agar tetap relevan di mata audiens. Tren seperti penggunaan AR (Augmented Reality) dalam filter Instagram atau video TikTok bisa memberikan nilai tambah pada strategi pemasaran.

    Inovasi semacam ini yang menciptakan pengalaman pelanggan menjadi lebih menarik. tetapi ada hal yang lebih penting, yaitu alat pengelola insight seperti, Google Analytics, Facebook Insights, atau TikTok Analytics yang memberikan wawasan mendalam.

    Wawasan mendalam disini memiliki arti dapat mengetahui tentang jangkauan, tingkat keterlibatan, dan konversi. Misalnya seperti, jumlah pelihat, like, komentar, share, dan save. Data ini membantu bisnis untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan strategi kedepannya.

    Nah, hal tadi termasuk pada tools eksternal. Adapun tools internal yang tidak kalah penting, tools ini berada pada setiap media sosial itu sendiri. Yaitu insight performa akun dan insight postingan, yang berguna untuk mengukur keefektifitasan akun dan postingan suatu brand.

    Adapun langkah awal untuk menentukan tujuan pemasaran yang jelas sebelum memulai kampanye atau membuat konten di media sosial. Apakah tujuannya meningkatkan kesadaran brand, menghasilkan penjualan, atau membangun komunitas pada produk.

    Tapi sebelum itu, tidak lupa untuk menentukan target pasar yang tepat, dengan memahami karakteristik demografi, minat, dan kebutuhan pelanggan. Hal ini memastikan bahwa setiap usaha pemasaran memberikan dampak yang maksimal pada audiens yang ditargetkan.

    Nah, setelah semuanya sudah siap, maka selanjutnya tentukan kalender konten dan konten pilar. Karena hakikatnya suatu brand perlu adanya pilar atau ciri khas dalam setiap kontennya. Misalnya, suatu produk sepatu yang mempunyai konten pilar informatif.

    Pilar informatif umumnya memberikan pesan secara lengkap. Contoh kontennya, seperti memperlihatkan siluet sepatu dan desain sepatu secara detail, memberikan informasi tentang spesifikasi penggunaan, bahan yang dipakai, hingga kelebihan dari sepatu itu.

    Setiap brand memiliki fleksibilitas dalam menentukan pilar konten yang paling sesuai dengan karakteristik dan tujuan. Pilar informatif menjadi salah satu yang paling umum digunakan karena dapat memberikan informasi kepada audiens mengenai detail teknis.

    Selain pilar informatif, terdapat pilar hiburan yang dirancang untuk menarik perhatian audiens. Pilar ini menarik untuk meningkatkan keterlibatan di media sosial karena audiens cenderung lebih mudah berinteraksi dengan konten yang lucu dan menghibur.

    Pilar hiburan mempunyai contoh seperti, video pendek lucu di TikTok, atau meme yang relevan dengan tren terkini, serta konten yang relevan dengan apa yang dirasakan audiens akhir-akhir ini. Hal ini sering kali mendapat respons positif dari banyak pengguna.

    Pilar konten lainnya adalah pilar inspiratif, yang bertujuan untuk membangkitkan perasaan dan motivasi audiens. Pilar ini biasanya digunakan untuk brand yang ingin membangun keterlibatan perasaan dan hubungan emosional yang kuat dengan pelanggan setia .

    Sebagai contoh, brand pakaian olahraga sering kali menggunakan pilar ini untuk menginspirasi audiens agar menjalani gaya hidup sehat dan aktif melalui cerita para atlet atau pelanggan yang berhasil mencapai tujuan yang telah di rencanakan oleh dirinya .

    Adapun, pilar edukasi yang menjadi elemen penting dalam strategi konten, terutama bagi brand yang beroperasi di bidang yang memerlukan pemahaman teknis atau pengetahuan khusus. Melalui pilar ini, brand dapat membangun otoritas dan kredibilitas di industrinya.

    Pilar edukasi tidak berbeda jauh dengan informasi, yang memberikan pengetahuan mendalam dan berguna bagi audiens. Sebagai contoh, perusahaan keuangan dapat membuat konten edukasi tentang pengelolaan keuangan pribadi atau investasi yang bijak.

    Intinya penerapan setiap pilar konten harus disesuaikan dengan platform yang digunakan. Misalnya, Instagram lebih cocok untuk konten visual seperti infografik atau foto produk yang menarik, sementara LinkedIn lebih efektif untuk menyampaikan wawasan industri..

    Konsistensi dalam menerapkan pilar konten juga sangat penting untuk menciptakan identitas brand yang kuat. Dengan menyajikan jenis konten yang sama secara berkala, audiens akan lebih mudah mengenali dan memahami nilai brand tersebut.

    Konsistensi ini juga membantu membangun loyalitas pelanggan, karena mereka merasa lebih terhubung dengan brand yang memiliki identitas yang jelas. Sehingga menciptakan brand awareness pada suatu produk dan berakhir dengan pembelian pada produk.

    Pilar konten juga, dapat digunakan untuk mengkomunikasikan nilai-nilai suatu brand yang mendasari operasionalnya. Misalnya, merek yang peduli terhadap lingkungan dapat menggunakan pilar ini untuk menyampaikan inisiatif ramah lingkungan mereka.

    Salah satu contohnya, seperti penggunaan bahan daur ulang atau dukungan terhadap program konservasi alam. Hal ini tidak hanya menarik perhatian audiens tetapi juga meningkatkan citra positif brand di mata pelanggan, serta publik atau warganet.

    Pilar konten juga membantu brand untuk tetap relevan di tengah persaingan yang semakin ketat. Ketika mampu menyajikan konten yang sesuai dengan tren atau kebutuhan audiens, peluang akan lebih besar untuk memenangkan perhatian dan kepercayaan pelanggan.

    Penggunaan pilar konten, dapat memungkinkan kolaborasi dengan pihak lain, seperti influencer atau brand lain yang memiliki audiens serupa. Kolaborasi ini tidak hanya memperluas jangkauan tetapi juga menambah variasi konten bagi audiens.

    Sebagai contoh, suatu brand sepatu memiliki pilar informatif, dan selalu membawa isu lingkungan. Hal ini dapat dikombinasikan dengan brand lain yang mempunyai pilar serupa seperti, produk pakaian yang terbuat dari pewarna alami dan memiliki pilar informatif.

    Adapun hal yang lebih penting yaitu, tetap memperhatikan bahwa pilar konten harus terus berkembang sesuai dengan perubahan tren dan kebutuhan pasar. Tetap fleksibel dan inovatif, serta memastikan bahwa strategi konten yang dibuat tetap relevan dan efektif.

    Perubahan ini juga memungkinkan brand untuk mengeksplorasi peluang baru yang dapat meningkatkan hasil pemasaran. Walaupun banyak hal yang lain, pada akhirnya, pilar konten adalah salah satu elemen yang paling penting dalam strategi pemasaran digital.

    Selanjutnya adalah membuat kalender konten, dimulai dengan melakukan riset audiens untuk memahami topik, format, dan waktu terbaik untuk posting. Buat daftar ide konten yang relevan dengan target audiens dan sesuai dengan strategi brand tersebut .

    Serta, tidak lupa untuk memastikan setiap ide memiliki tema yang jelas dan bisa disesuaikan dengan momen penting, seperti hari besar atau tren terkini. Hal ini bertujuan agar audiens memahami suatu brand in,i aware dengan isu dan konsep yang akan ditampilkan.

    Langkah selanjutnya adalah menyusun jadwal posting. Gunakan alat seperti Google Calendar, Google sheet, atau aplikasi manajemen konten untuk mengorganisir ide berdasarkan tanggal. Serta tidak lupa untuk tentukan frekuensi posting yang konsisten.

    Misalnya konten harian atau mingguan, dan variasikan format konten (gambar, video, atau teks). Tambahkan deskripsi singkat, target platform, dan waktu tayang untuk setiap ide konten. Akhiri dengan melakukan review rutin untuk mengevaluasi performa konten.

    Sekian langkah yang bisa dilakukan oleh entrepeneur dalam membangun suatu bisnis, brand, serta produk di media digital. Hal ini tidak luput dari keahlian Social Media Manager dalam mengembangkan pemasaran digital dan konten relevan pada suatu bisnis.

    https://survei.apjii.or.id/survei/register/33?type=free