Kumpulan Artikel dari Para Mahasiswa Unggul
Universitas Komputer Indonesia
10–18 minutes Pendahuluan: Kewirausahaan sebagai Pilar Pembangunan Kewirausahaan telah lama diakui sebagai salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi dan sosial. Lebih dari sekadar aktivitas membuka usaha, kewirausahaan merepresentasikan sebuah proses dinamis yang melibatkan inovasi, pengambilan risiko, dan penciptaan nilai. Dalam konteks negara berkembang seperti Indonesia, kewirausahaan memiliki peran strategis dalam mengatasi pengangguran, meningkatkan pendapatan
Riyan Fahmi Streetwear lahir dari jalanan dan tumbuh bersama budaya anak muda. Bukan cuma soal gaya, tapi tentang identitas dan cara berekspresi. Setiap desain membawa cerita—tentang kebebasan, keberanian, dan sikap untuk jadi diri sendiri. Di tengah perubahan tren, clothing brand street tetap relevan karena autentik. Selama ekspresi dan budaya jalanan masih hidup, streetwear akan terus
Dalam beberapa tahun terakhir, fenomena thrifting—membeli pakaian bekas (biasanya impor)—telah menjamur di Indonesia. Dengan iming-iming harga murah dan gaya yang unik, thrifting sempat dianggap sebagai ancaman serius bagi industri mode tanah air. Namun, alih-alih tumbang, brand lokal justru bangkit dengan kualitas dan strategi yang semakin matang. Meskipun thrifting menawarkan sensasi “berburu harta karun”, brand lokal
Halo, para pejuang cuan dari Kampus Biru!Pernah nggak sih kalian terpikir kalau tumpukan baju di lemari yang sudah jarang dipakai, atau bal-balan baju dari pasar loak, bisa jadi modal utama untuk beli gadget terbaru atau bayar cicilan semesteran? Kalau jawabanmu “iya”, berarti kamu punya insting wirausaha yang tajam!Dunia thrifting bukan lagi sekadar tren musiman. Di
Pendahuluan Liquefied Petroleum Gas (LPG) merupakan salah satu sumber energi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, khususnya dalam sektor rumah tangga. Sejak program konversi minyak tanah ke LPG dicanangkan oleh pemerintah, penggunaan tabung gas LPG menjadi semakin masif dan hampir ditemukan di setiap rumah. LPG dipilih karena dianggap lebih praktis, efisien, serta memiliki nilai
104230340_Muhammad Emil Salim Teknik Arsitektur 9 JANUARI 2026 Permasalahan sampah plastik merupakan isu lingkungan global yang terus meningkat dan berdampak signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan . Salah satu pendekatan untuk mengurangi sapah plastik adalah melalui pemanfaatannya sebagai material alternatif dalam produk bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kreasi produk bata daur ulang berbahan sampah plastik serta
Di tengah pesatnya ekonomi digital, banyak Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih kesulitan bersaing. Meski kualitas produk jempolan, kegagalan sering kali terjadi karena ketidakmampuan mengomunikasikan nilai produk secara visual. SinergiComm hadir sebagai solusi cerdas untuk menjembatani celah tersebut. Mengapa Visual Begitu Penting? Riset menunjukkan bahwa 90% informasi yang diproses otak manusia adalah visual.
Bisnis merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi suatu negara. Melalui kegiatan bisnis, lapangan kerja tercipta, kebutuhan masyarakat terpenuhi, serta pertumbuhan ekonomi dapat terjaga. Namun, di era modern yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan globalisasi, dunia bisnis menghadapi persaingan yang semakin ketat. Oleh karena itu, pelaku bisnis dituntut untuk memiliki strategi yang efektif agar
Di era digital, konsumen tidak lagi kesulitan menemukan produk atau layanan. Justru sebaliknya, mereka dihadapkan pada terlalu banyak pilihan dalam waktu singkat. Media sosial, marketplace, dan berbagai platform digital dipenuhi oleh promosi yang saling bersaing untuk merebut perhatian. Dalam situasi ini, perhatian menjadi mahal, sementara kepercayaan menjadi semakin langka. Generasi Z tumbuh dalam lingkungan digital
Pendahuluan Beras merupakan komoditas pangan utama di Indonesia yang memiliki nilai strategis baik secara ekonomi maupun sosial. Selama ini, persepsi konsumen terhadap beras cenderung dikotomis: harga tinggi diasosiasikan dengan kualitas premium, sementara harga rendah sering kali dianggap identik dengan mutu yang lebih rendah. Pola pikir ini membentuk tantangan tersendiri bagi pelaku usaha yang berupaya menghadirkan
Kualitas suara merupakan salah satu faktor penting yang sangat menentukan kenyamanan dan tingkat pemahaman penonton dalam berbagai kegiatan publik. Kegiatan seperti pertunjukan seni, seminar, perkuliahan, diskusi ilmiah, hingga kegiatan keagamaan sangat bergantung pada kejelasan suara agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh audiens. Suara yang jelas dan merata memungkinkan penonton untuk fokus, memahami
Studio arsitektur bukan hanya ruang akademik, melainkan ruang kehidupan yang membentuk kebiasaan, karakter, dan cara berpikir mahasiswa. Di ruang inilah proses belajar tidak lagi berbentuk teori semata, tetapi berubah menjadi pengalaman fisik dan mental yang intens. Di Kampus UNIKOM, khususnya pada Program Studi Arsitektur, studio menjadi ruang yang nyaris tidak pernah benar-benar sepi. Aktivitas di
Pendahuluan Di era persaingan usaha yang semakin ketat, sebuah produk tidak cukup hanya menonjol dari segi fungsi atau kualitas. Konsumen modern kini semakin memperhatikan bagaimana produk itu dipersepsikan, bukan hanya bagaimana cara kerjanya. Misalnya, dua produk minuman kemasan yang sama-sama segar dan berkualitas bisa saja memiliki penjualan yang berbeda drastis karena citra merek dan identitas
Dalam dunia wirausaha, produk yang berkualitas tinggi sering kali berakhir “sunyi” di rak pasar karena satu alasan sederhana: kurangnya identitas yang melekat di benak konsumen. Inilah titik di mana branding produk bekerja. Branding bukan sekadar memberi label atau nama, melainkan upaya membangun persepsi, emosi, dan janji kualitas yang membedakan satu bisnis dengan kompetitornya. Melalui kacamata
1. Rekonseptualisasi Transformasi Digital: Lebih dari Sekadar Teknologi (Tetap menggunakan fondasi Vial, 2019, namun ditambah analisis kedalaman) Banyak pemimpin bisnis yang terjebak dalam pemikiran sempit bahwa digitalisasi hanyalah proses mekanis mengadopsi perangkat lunak terbaru. Namun, transformasi digital sesungguhnya adalah revolusi ontologis terhadap bagaimana bisnis memandang dirinya sendiri. Perusahaan tidak lagi “menggunakan” digital; mereka “menjadi” digital.