form[name=loginform] p { display: block !important; } form[name=loginform] .user-pass-wrap { display: block !important; } .wp-login-lost-password { display: inline !important; }
Kumpulan Artikel dari Para Mahasiswa Unggul
Universitas Komputer Indonesia
Coba bayangkan seorang ibu pemilik usaha konveksi kecil di Bandung. Dulu, setiap kali mau bikin desain baju baru, dia harus riset tren manual buka Instagram, scroll Pinterest, tanya-tanya ke tetangga toko baju, makan waktu berhari-hari. Sekarang? Cukup ketik beberapa kata kunci ke alat AI, riset tren model baju yang biasanya butuh waktu lama bisa dipangkas
Kotoran sapi sering dianggap sebagai limbah yang tidak memiliki nilai guna. Padahal, dengan memanfaatkan teknologi biogas, limbah tersebut dapat diolah menjadi sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Teknologi ini bekerja melalui proses fermentasi kotoran sapi di dalam sebuah digester sehingga menghasilkan gas metana yang dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak maupun kebutuhan energi lainnya.
Pendahuluan Di era digital seperti sekarang, perkembangan teknologi memberikan banyak peluang bagi masyarakat untuk memulai dan mengembangkan usaha. Berbagai platform digital membuat proses pemasaran, penjualan, hingga komunikasi dengan pelanggan menjadi lebih mudah dibandingkan sebelumnya. Namun, kemudahan tersebut juga diiringi dengan persaingan yang semakin ketat. Oleh karena itu, pelaku usaha harus mampu berinovasi dan mengikuti perkembangan
Di tengah banyaknya produk yang muncul setiap hari, membuat sebuah produk ternyata bukan bagian yang paling sulit. Tantangan yang sebenarnya adalah membuat produk tersebut tetap diingat setelah konsumen selesai membeli atau menggunakannya. Banyak produk berhasil menarik perhatian pada awal kemunculannya, tetapi hanya sedikit yang benar-benar mampu meninggalkan kesan dalam pikiran konsumen. Saat ini, konsumen memiliki
Ada alasan mengapa saat mendengar kata “Minuman soda”, pikiran banyak orang langsung tertuju pada merek tertentu. Ada pula alasan mengapa satu warna kemasan tertentu bisa langsung mengingatkan seseorang pada sebuah produk minuman tanpa perlu melihat namanya sama sekali. Inilah kekuatan dari branding produk yang berhasil. Di dalam dunia kewirausahaan, banyak pelaku usaha yang fokusnya hanya
Coba deh jujur-jujuran sebentar. Siapa di antara kita yang belum pernah kepikiran, “Kayaknya enak ya kalau punya usaha sendiri, gak perlu ngantor, waktu fleksibel, dan yang paling penting—dompet gak seret di akhir bulan”? Kalau kamu salah satunya, selamat, kamu gak sendirian. Hampir semua mahasiswa pernah punya pikiran serupa, entah itu waktu lagi scroll TikTok liat
VANYA JASMINE SHAF – 13022027Teknik Sipil Perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia membuka berbagai peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan usaha berdasarkan kemampuan dan minat yang dimiliki. Mahasiswa sebagai kelompok yang identik dengan kreativitas dan inovasi memiliki potensi besar untuk menjadi pelaku usaha sejak masih menempuh pendidikan. Kewirausahaan tidak lagi dipandang hanya sebagai alternatif pekerjaan, tetapi
Perkembangan teknologi digital telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk cara pelaku usaha memasarkan produk dan jasanya. Jika dahulu pemasaran hanya mengandalkan media cetak, televisi, atau promosi dari mulut ke mulut, kini masyarakat lebih banyak memanfaatkan platform digital seperti media sosial, marketplace, website, hingga aplikasi pesan instan sebagai sarana promosi. Perubahan ini mendorong lahirnya
PendahuluanBusiness matching merupakan strategi untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra sehingga tercipta kerja sama yang saling menguntungkan, memperluas jaringan, meningkatkan penjualan, mendorong inovasi, dan memperkuat daya saing usaha. Business matching merupakan strategi untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra sehingga tercipta kerja sama yang saling menguntungkan, memperluas jaringan, meningkatkan penjualan, mendorong inovasi, dan memperkuat
Bagi kita yang hidup di era digital, denger kata Internet of Things (IoT) mungkin udah jadi makanan sehari-hari di lab. Tapi bagi para petani di daerah, tantangan terbesar mereka setiap hari adalah ketidakpastian. Cuaca yang makin gak menentu akibat perubahan iklim bikin mereka sering salah prediksi: kadang telat nyiram sampai tanaman kering, atau malah kebanyakan
Dari Konten Receh ke Cuan Sungguhan: Rahasia Branding Digital yang Bikin UMKM Naik Kelas Pernah nggak sih kamu scroll media sosial terus nemu satu produk UMKM yang tiba-tiba viral, ramai dibicarakan orang, terus… beberapa bulan kemudian menghilang begitu saja? Fenomena ini sering banget terjadi. Produknya sebenarnya nggak buruk, kualitasnya oke, tapi brand-nya nggak punya “pegangan”
Ketika ingin memulai bisnis, kebanyakan orang biasanya langsung memikirkan produk apa yang akan dijual. Ada yang ingin menjual makanan, minuman, pakaian, jasa desain, atau produk kreatif lainnya. Hal tersebut sebenarnya tidak salah, tetapi ada satu bagian penting yang sering dilewatkan, yaitu mencari tahu apakah produk tersebut memang dibutuhkan oleh calon konsumen atau tidak. Kadang seseorang
Halo Rekan-rekan Mahasiswa! Coba deh kita ingat-ingat, ketika mendengar kata “Apple” digigit, apa yang pertama kali melintas di pikiranmu? Pasti sebuah smartphone mewah dengan performa kencang dan gengsi yang tinggi, bukan? Atau saat melihat warna merah dominan dengan tulisan melengkung yang khas, kamu pasti langsung teringat pada kesegaran minuman bersoda favorit sejuta umat. Pertanyaannya, kenapa
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penguatan ekonomi daerah. Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, transformasi digital menjadi salah satu strategi yang dapat diterapkan oleh UMKM untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat
Di era digital seperti sekarang, memiliki produk yang berkualitas saja belum cukup untuk memenangkan persaingan bisnis. Banyak pelaku usaha yang memiliki produk bagus, tetapi sulit dikenal oleh masyarakat karena belum memiliki branding yang kuat. Sebaliknya, ada banyak produk yang kualitasnya biasa saja namun mampu berkembang pesat karena berhasil membangun citra yang baik di mata konsumennya.