Blog

  • Macbook Untuk Anak DKV : Gengsi Doang?

    Halo teman-teman

    Apa sih yang ada di benak kalian ketika ngeliat orang pake MacBook? Pasti dipikirin kalian berasumsi kalau mereka pake MacBook untuk gaya-gayaan doang atau demi gengsi biar diliat orang doang kan? Ditambah ketika orang pergi ngafe apalagi ke Starbucks bawa MacBook, walaupun cuman beli satu gelas kopi terus diem berjam-jam disana. Sambil akting layaknya orang terpintar di dunia dengan ekspresi wajah mengkerut seakan-akan kerjaannya itu kompleks? In the end, ternyata cuman dipake buat ngetik di word aja. Pfft.

    Well, sebelum masuk ke pembahasan utamanya, kita bahas sejarahnya dulu, yuk!

    Awal Mula MacBook

    Jadi, sebelum desain MacBook yang modern dan ramping seperti sekarang dahulu desain MacBook sangat kuno dan tebal. Cikal bakal dari MacBook adalah Macintosh Portable yang diluncurkan pada 20 September 1989. 

    Dengan ukuran panjang 39 cm, lebar 36,5 cm, dan tinggi 10 cm. Dengan berat mencapai kg, merupakan angka yang mengerikan jaman sekarang. Dengan spek CPU Motorola 68000 16MHz Processor. Ram 1 MB yang bisa diupgrade ke 9 MB. Penyimpanan sebesar 40 MB. Lead Acid Battery yang bisa mencapai 6-12 jam penggunaan. Layar LCD berukuran 9,8 inci dengan resolusi 640×400 pixel yang sudah sangat tajam pada masanya, walaupun gambar yang dihasilkan masih hitam putih. Dengan semua kecanggihan pada masanya, tidak luput dari masalah bahasannya laptop pertama keluaran dari Apple ini bisa dibilang tidak laku, alasannya adalah harganya yang sangat tinggi, yaitu $7300 (113 juta rupiah) pada tahun itu, bila nilainya dikonversikan ke dollar saat ini bisa berkisar $15000 atau 233 juta rupiah. 

    Setelah dirilisnya Macintosh Portable, berikut ini adalah evolusi laptop apple dari tahun-ketahun

    Jenis-jenis Macbook

    Ada apa aja sih MacBook yang Apple keluarin saat ini yang worth it dipake buat kalian yang menggeluti bidang kreatif kaya DKV? Jadi ada dua jenis MacBook, yaitu MacBook Pro dan MacBook Air. 

    Well, untuk kalian yang udah berencana pengen MacBook, tapi belum tau MacBook apa sih yang paling cocok untuk kalian? Akan aku jelasin yah.

    MacBook Air, sesuai namanya Air, yang berarti tipis dan ringan. Dan MacBook Air tidak memiliki kipas sebagai pendingin, karena mengejar tipis dan ringannya. MacBook Air pun dibanderol dengan harga yang lebih murah dibanding MacBook Pro. MacBook Air cocok untuk pelajar ataupun pengguna ringan, dengan mobilitas tinggi. Namun ngga menutup kemungkinan, bila kalian pekerja berat pun, MacBook Air masih sangat sanggup melahap kerjaan kalian bisa kalian menggunakan chip M1, M2, M3, apalagi M4

    MacBook Pro, Powerful, Intense, Advanced merupakan julukan yang pas untuk MacBook ini, memang MacBook ini diperuntukkan untuk kalangan profesional. MacBook Pro tentu lebih bulky dan robust dibanding MacBook Air. Ketersediaan port yang lebih banyak, layar yang berkualitas HDR, speaker berkualitas studio, performa apple silicon pro & max yang jauh lebih cepat dibanding apple silicon biasa, RAM dan storage yang lebih besar, untuk kebutuhan para profesional yang kompleks.

    Untuk lebih detailnya, Kita Ambil dari model terbaru MacBook yang udah pake poni aja ya, sekilas memang kalau kalian liat emang gabeda jauh ya? Tapi terdapat perbedaan yang signifikan, lho!

    Secara fisik, sesuai namanya MacBook Air di-develop lebih ringan, lebih tipis dibanding MacBook Pro. Karena MacBook Pro memiliki kipas pendingin yang akan aktif bila dirasa dibutuhkan. Poin plusnya, Karena MacBook Pro lebih berat dan lebih tebal, MacBook Pro terasa lebih kokoh dibanding MacBook Air. MacBook Pro dikhususkan untuk pro user, maka terdapat port magsafe (charger), 3 USB-C, HDMI slot, dan SDXC slot, dan headphone jack di MacBook Pro, yang dimana tidak didapatkan di MacBook Air yang hanya mendapat magsafe (charger) 2 port USB-C dan headphone jack. Selain itu Pro series menang hampir di seluruh aspek dibanding MacBook Air, seperti layar yang lebih tajam dan akurat, speaker yang lebih crispy dan, mic yang lebih baik, performa yang lebih cepat, dan masih banyak lagi.

    Desain & Build Quality

    Secara desain MacBook memang ganda obat sih soal elegan, simpel dan memberikan kesan mewah dan feel yang solid, karena menggunakan bahan yang premium pastinya. Bahan yang digunakan sebagai body yang dipakai di MacBook Air maupun Pro adalah aluminium yang terkenal ringan dan tahan lama. Apalagi baut kalian sebagai pekerja kreatif bakal dapet banget image profesional kalau make MacBook, apalagi bakal goks banget lah kalau udah ketemuan sama client pake MacBook bakal makin pede client sama kinerja kamu, hehe.


    Nah sekarang kita bahas soal Build Quality, MacBook gausah ditanya udah pasti awet banget, bahkan MacBook Pro jadul keluaran 2012 pun masih bisa ngelahap video 1080p di software edit kaya premiere pro dan ngejalanin photoshop maupun illustrator dengan lancar. Apalagi kalau dipake cuman buat ngetik-ngetik atau netflix-an doang mah udah pasti lancar jaya. Tapi dengan catatan, kalian harus ram ke 16gb upgrade dari hardisk ke ssd ya kalau mau dapatin performa yang lebih baik! 


    Udah gitu, kalau kalian seorang kreatif yang pake MacBook, kalian bisa banget customize MacBook kalian dengan berbagai aksesoris MacBook yang bertebaran. Mulai dari casing, skin (stiker), pelindung layar, keyboard protector. Kenapa sih aksesoris MacBook tuh bisa banyak dan variatif? Mungkin dikarenakan desainnya yang simpel, banyak yang make, dan yang terpenting biasanya umur MacBook itu sekitar 5 tahun, sebelum MacBook model terbaru keluar, sehingga aksesoris pasti tersedia banyak meskipun model terbaru udah keluar, mengingat MacBook lawas pun masih ga kalah worth it sama MacBook keluaran terbaru. 

    Performa dan Efisiensi

    Nah, ngomongin performa itu paling penting kalau kalian adalah pengguna MacBook untuk pekerjaan kreatif. By the way kalau kalian pengguna windows kalian pasti mikir “huh, percuma mahal tapi gabisa gaming!”, yep, bener, MacBook itu memang ga di desain untuk produktivitas, karena kebanyakan developer yang mencoba membuat games bisa compatible di Mac. Namun ngga menutup kemungkinan, kalau Mac bisa kok dipake gaming

    Next, kalau kalian belum tau, Macbook memiliki dua arsitektur chipset yang berbeda, yaitu yang berbasis x86 (Intel) dan yang berbasis ARM (Apple Silicon M-Chip). Sebelum adanya Apple Silicon, mesin untuk MacBook disokong oleh Intel sebagai pemasok mesin utama untuk MacBook. Namun apple kurang puas dengan performa yang ditawarkan oleh Intel, sehingga apple membuat chip mereka sendiri yang di klaim jauh lebih cepat dan efisien dibanding Intel. Berikut adalah perbandingan benchmark chip Intel i9 dengan chip Apple M1.

    Jauh lebih cepat bukan? Meskipun jauh lebih cepat, beberapa orang masih prefer chip Intel dibanding Apple Silicon. Dikarenakan harga yang terjangkau dan performanya yang masih sangat worth it digunakan untuk pekerjaan berat, seperti editing video 4K, bahkan 3D modelling sekalipun.

    Nah selanjutnya, ini adalah perbandingan skor antara laptop gaming dengan MacBook dengan chipset apple silicon kalau diajak kerja kreatif pake beberapa aplikasi adobe nih! Laptop Lenovo Legion 9i vs MacBook Pro M3 Max

    Hmm, lumayan bukan? Nah, selanjutnya berikut ini adalah hasil tes menggunakan Cinebench. Buat yang belum tau, Cinebench adalah software yang diperuntukkan untuk mengukur kinerja CPU dan GPU pada komputer.

    Ngebahas soal Efisiensi, MacBook belum ada yang nyalahin deh. Kalian bisa dapatin performa yang buas namun dengan efisiensi yang ga kalah hematnya. Ini membuat battery life di Macbook jadi jauh lebih tahan lama. Apple mengklaim bahwa dengan penggunaan normal MacBook bisa tahan sekitar 18-22 jam tanpa Inge-charge lho! Bahkan berbeda kaya windows, MacBook bisa deliver 100% dalam kondisi charge atau ngga di charge sekalipun. 

    Selain itu yang membuat Apple Silicon begitu efisien ialah apple menggunakan system on chip (SoC) yang mana itu adalah teknologi yang mengintegrasikan beberapa komponen hardware yang dikemas dalam single chip. Membuat listrik bergerak dalam jarak yang lebih pendek, yang berarti arus yang digunakan lebih sedikit dan panas yang dihasilkan juga lebih sedikit. Hal ini menghasilkan masa pakai baterai yang lebih lama. Mungkin ibarat kata, kalian lagi pengen makan gado-gado, namun semua bahan itu ga ada di rumah, kalian harus beli ke toko. Itu kalau kalian pake chip berasitektur x86 seperti Intel. Namun bila kalian menggunakan Apple Silicon, semua bahan itu udah ada di kulkas. 

    Layar

    Kalau ngomongin soal layar, kayanya ga usah diraguin sih, soalnya Mac sendiri udah jadi andalan di industri kreatif (desainer, periklanan, content creator, video editor, dan fotografer) Emang sebagus apa sih?

    Retina, adalah lapisan sel tipis yang terletak bagian belakang bola mata dan berfungsi untuk mengubah cahaya menjadi sinyal saraf untuk dikirim ke otak. Waduh, kenapa jadi belajar IPA ya? Well intermezzo sedikit hehe. Retina display adalah sebutan layar yang apple sematkan di produknya (iPhone, apple, MacBook) yang merupakan layar beresolusi tinggi yang dirilis apple dan implementasi pertamanya itu di iPhone 4 di tahun 2010. Layar Retina merupakan kombinasi antara LCD dan AMOLED. 

    Nama Retina dipilih karena manusia akan susah membedakan tiap piksel dari layarnya. Ini akan sangat berguna kalau kalian seorang pekerja kreatif. Karena layar Retina diklaim nyaman dilihat dan ga capek ketika berhadapan dengan layar berjam-jam. Tertanam juga teknologi True Tone yang akan membuat tampilan layar lebih natural, karena warna layar akan nyesuain dengan kondisi pencahayaan kita, misalnya pencahayaannya condong ke orange atau hangat, maka layar akan cenderung ke arah dingin atau biru, supaya lebih natural.

    Apalagi akurasi layar yang mantep banget, layar cenderung ke arah glossy, namun ngga reflektif atau memantul, sehingga mau diliat dari segala sisi, arah, maupun derajat, warna dan kecerahan layar akan tetap konsisten. Selain itu, udah 98-99% DCI P3 yang mana udah sesuai banget sama standar industri kreatif, khususnya film. Dan yang pasti 100%  sRGB dong. Namun untuk adobe RGB ini masih sekitar 85-90% akurasinya tergantung MacBooknya. Adobe RGB berguna buat kalian yang bekerja di bidang fotografi.

    Trackpad

    Kalian pernah denger ngga sih? Kalau pengguna windows yang ketergantungan mouse, ketika beralih ke Mac dia malah nyaman sama trackpadnya dan ga ketergantungan lagi? Itu karena trackpad pada MacBook sangat responsif fan presisi. Apalagi dengan teknologi terbaru Force Touch trackpad membuat trackpad MacBook jauh lebih mudah, lebih halus, bisa ditekan di area mana saja. Dengan mengadaptasi teknologi haptic feedback yang memberikan efek “click” saat ditekan, karena memang trackpad ini bukan merupakan tombol fisik. Manfaat dari trackpad Force Touch membuat MacBook lebih tipis dan buat kalian illustrator yang ngga punya pentab, trackpad ini bisa jadi alternatif kalian untuk menggambar menggunakan stylus.

    MacOS

    MacOS dikenal dan sangat diandalkan di industri kreatif,terutama kalian yang kebiasaan pake Adobe untuk jadi software utama kalian. FYI nih, kalian tau ngga kalau Adobe adalah aplikasi yang diperuntukkan untuk MacOS tau, lebih tepatnya pada tahun 1984 Adobe merilis aplikasi Illustrator pada Macintosh, lalu pada tahun 1989 Adobe merilis Photoshop untuk Macintosh. 

    Selain itu kalian akan dimanjakan oleh oleh tampilan UI colorful dan UX MacOS yang ekspresif. Dan software dari MacOS yang sangat user-friendly. Apalagi MacOS memiliki aplikasi eksklusif buat anak DKV yang ngga ada di windows lho! Ada Final Cut Pro untuk aplikasi editing video, lalu ada Logic Pro untuk membuat lagu dan audio, PIxelmator merupakan tools untuk editing foto atau digital imaging foto. 

    Selain itu karena MacBook merupakan produk Apple, bila kalian pengguna produk Apple seperti, iPhone, iPad, Apple Watch, kalian akan merasakan integrasi ekosistem yang mudah dan seamless. Apalagi kalau kalian pengguna produk apple sebelumnya, pake MacBook rasanya cuman ganti device tanpa harus bingung pelajarin cara OS nya bekerja.

    Singkat Cerita

    Ga kerasa, udah sampe sini aja, gimana? Sekarang udah kepengen MacBook apa nih buat kerja kreatif kalian? Buat aku sendiri yang masih pelajar MacBook Air M1 masih sokin banget dipake edit foto video 4K, 3D render pun digiles ama nih MacBook. Well dikuar dari itu kesempurnaan hanya milik Tuhan, MacBook pun aku ngerasain ada beberapa kekurangan kaya butuh dongle kemana – mana, gabisa dipungkiri, aku pun ingin main game, hiks :(. Biaya servis kalau rusak mehong. Yah begitulah, sampai jumpa lain waktu!

    51922114 – Gregorius Dido

    Program Studi Desain Komunikasi Visual

    Fakultas Desain dan Seni

    Universitas Komputer Indonesia

    Jeffreys H (2021) The $21,000 Apple Laptop from 1989 – First Apple Laptop – Macintosh Portable. https://www.youtube.com/watch?v=T15ghgwmj7s

    Kumparan (2024) Alasan Pekerja Kreatif Lebih Pilih Macbook Dibanding Laptop Biasa https://kumparan.com/millennial/alasan-pekerja-kreatif-lebih-pilih-macbook-dibanding-laptop-biasa-23bckrByi2i/full

    Ken Mingis, Seu00e1n Moreau (2023) The Evolution of MacBook https://www.computerworld.com/article/1626534/evolution-of-apple-macbook.html

    Created Tech (2023) MOST POWERFUL MacBook vs PC Laptop (RIP Windows?) https://www.youtube.com/watch?v=Al5jdKG5Yhc&t=28s

    PCMag (2015) How Apple’s Force Touch Trackpad Works https://www.youtube.com/watch?v=0ED327JEk7I

    Cheshire Macs (2024) Apple Silicon Chip https://cheshiremacs.com/blogs/news/apple-silicon-chip?srsltid=AfmBOoqMjd0A4NpsKzEgpwLbaPA1Qv1ncdVpkt30R6WaE90o9czeAJ_0

    Ryan-Thomas (2024) Why I still use an Intel MacBook Pro. https://www.youtube.com/watch?v=7ir0-HyAc4Q&t=214s

  • Pemasaran Digital: “Langkah tepat bagi Entrepeneur, dengan bantuan Social Media Manager”

    Kehadiran teknologi digital membuat sebagian orang di dunia semakin kreatif dan inovatif. Hal ini memberi dampak yang signifikan bagi para pelaku bisnis maupun entreupeneur. Pasalnya, pada transformasi digital ini, bisnis perlu mempunyai saluran pemasaran digital.

    Dilansir melalui survei APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), pengguna media digital terus meningkat setiap waktunya. Pada awal tahun 2024, tepatnya bulan Desember hingga Januari, APJII melakukan survei terkait penetrasi internet di Indonesia.

    Hasil survei yang dilakukan oleh APJII, menunjukan bahwa konten internet yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia ialah, Politik, Sosial, Hukum, dan HAM. Tentunya, hal ini menjadi peluang bagi para marketer untuk membuat konten digital dengan tema ini.

    Konten bertema Politik, Sosial, Hukum, dan HAM menempati posisi pertama setelah konten olahraga, dengan jumlah 40,56%. Sedangkan konten olahraga menempati posisi ke-2, dengan angka 32,50%. Berbeda tipis dengan konten infotaiment, yang hanya 31,25% saja.

    Kehadiran konten internet, tidak terlepas dari peran media sosial. Adapun Media Sosial yang sering digunakan menurut survei APJII 2024. Pertama, yaitu Facebook dengan jumlah 64,35%, disusul oleh YouTube 50,84%, serta TikTok 34,56% dan 29,68% pada Instagram.

    Fenomena ini menjadi aspek penting bagi siapa pun, termasuk para penggiat media digital atau entrepeneur untuk mengolah data ini menjadi hal yang inovatif. Selain itu, demografi pengguna media sosial di Indonesia lebih banyak dipenuhi oleh anak muda yaitu Gen-Z.

    Gen-Z menjadi generasi yang memimpin penggunaan media sosial di Indonesia. Pasalnya, menurut APJII 2024, generasi ini lebih aktif di beberapa media sosial, seperti Instagram, X, TikTok, bahkan LinkedIn. Hal ini membuat Gen-Z menjadi target utama pada bisnis digital.

    Pelaku bisnis dan entrepreneur mempunyai kewajiban untuk selalu mengikuti perkembangan teknologi. Media sosial merupakan salah satu bukti nyata, karena untuk memasarkan suatu produk/jasa, pasti membutuhkan media atau wadah pemasaran.

    Media sosial juga menjadi hal utama dalam pemasaran digital dengan cara baru yang inovatif, untuk berinterikasi dengan pelanggan atau audiens. Selain itu, adanya media sosial memungkinkan pelaku bisnis menjangkau konsumen secara lebih luas, efisien, dan terarah.

    Bukan hanya mempromosikan produk, melainkan media sosial juga menciptakan wadah untuk berinteraksi secara dua arah, yang memperkuat hubungan antara suatu produk/jasa dan pelanggan. Oleh karena itu, mengapa media sosial penting pada suatu pemasaran.

    Platform seperti Instagram, TikTok, dan Facebook kini tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga media pemasaran yang mampu meningkatkan penjualan dan kepercayaan perusahaan. Perkembangan ini membuka peluang bisnis dengan budget yang minim.

    Setiap platform media sosial mempunyai fitur yang berbeda untuk memasarkan produk/jasa. Instagram, misalnya unggul dalam memperlihatkan visual produk melalui Stories dan Reels yang interaktif. Sedangkan, TikTok dikenal dengan konten kreatif dan viral.

    Pemasaran digital di media sosial tidak hanya soal mengunggah konten, tetapi juga membangun strategi yang matang. Sebagai entrepeneur harus memahami target audiens mereka, memilih platform yang tepat, dan membuat konten yang relevan.

    Semua ini membutuhkan perencanaan yang baik agar pemasaran menjadi efektif dan memberikan hasil optimal. Profil media sosial yang menarik, bisa menjadi langkah awal untuk menciptakan citra atau branding profesional yang akan dibangun di mata audiens.

    Foto berkualitas tinggi, deskripsi bisnis yang informatif, dan tautan situs web resmi untuk memberikan kesan pertama yang baik. Profil yang dirancang dengan baik membantu audiens memahami suatu produk/jasa secara menyeluruh dan mendalam.

    Konsistensi dalam mengunggah konten juga, merupakan kunci untuk membangun keterikatan dengan audiens. Perlu adanya kalender konten dengan jadwal rutin yang mencakup berbagai jenis unggahan, seperti promosi, edukasi, hiburan, hingga testimoni.

    Hal ini tidak hanya meningkatkan engagement tetapi juga membangun loyalitas terhadap produk/jasa. Selain itu, konten visual menjadi daya tarik utama di media sosial, karena mudah menarik perhatian dibandingkan teks. Misalnya, seperti foto produk yang menarik.

    Video pendek kreatif, dan poster meme atau hiburan pun, dapat menjadi opsi untuk meningkatkan minat audiens terhadap produk. Visual yang menarik dapat memperkuat citra produk di mata konsumen, karena generasi muda Indonesia cenderung malas membaca.

    Selain visual, perlu juga memanfaatkan fitur-fitur khusus pada setiap platform media sosial. TikTok Shop misalnya, memungkinkan pelanggan untuk membeli produk langsung tanpa meninggalkan aplikasi. Fitur ini memudahkan transaksi dan meningkatkan jumlah penjualan.

    Strategi pemasaran yang efektif, tentunya bisa memanfaatkan semua fitur yang ada. Seperti contohnya, Iklan berbayar di media sosial. Hal ini berguna untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Jenis iklan di medsos yaitu, Facebook Ads, Instagram Ads, dan TikTok Ads.

    Fitur ads menawarkan opsi penargetan yang canggih, memungkinkan pelaku bisnis menjangkau pengguna berdasarkan demografi, minat, dan perilaku mereka. Strategi ini memastikan pemasaran menjadi lebih efisien dan lebih terukur sesuai target yang dibuat.

    Nah, tips yang dijelaskan tadi, merupakan sebagian tugas dari pengelola media sosial atau social media manager. Profesi ini banyak diminati karena kebutuhan akan pengelolaan konten yang profesional begitu meningkat, sehingga perlu tambahan sumber daya manusia.

    Mereka bertugas merancang strategi konten, menganalisis data performa atau Insight, serta memastikan suatu produk tetap relevan di tengah persaingan yang ketat. Pengelola media sosial menjadi garda terdepan dalam membuat inovasi untuk membangun citra brand.

    Interaksi aktif dengan audiens di media sosial adalah hal yang wajib dilakukan untuk membangun hubungan yang erat. Seperti, menanggapi komentar, menjawab pesan langsung, atau mengadakan sesi tanya jawab di stories untuk meningkatkan loyalitas.

    Komunikasi ini menciptakan kesan positif dan kepercayaan terhadap brand. Kemudian, kolaborasi dengan influencer menjadi salah satu strategi dalam pemasaran digital. Sebagian influencer memiliki kemampuan untuk menarik perhatian audiens mereka secara efektif.

    Oleh sebab itu, hal ini dapat meningkatkan eksposur pada produk. Kuncinya, pilihlah influencer yang relevan dengan nilai brand untuk memastikan kampanye atau promosi mencapai target atau sesuai dengan yang diinginkan oleh para pelaku bisnis/entrepeneur.

    Mengaitkan konten dengan tren terkini di media sosial, juga merupakan cara agar tetap relevan di mata audiens. Tren seperti penggunaan AR (Augmented Reality) dalam filter Instagram atau video TikTok bisa memberikan nilai tambah pada strategi pemasaran.

    Inovasi semacam ini yang menciptakan pengalaman pelanggan menjadi lebih menarik. tetapi ada hal yang lebih penting, yaitu alat pengelola insight seperti, Google Analytics, Facebook Insights, atau TikTok Analytics yang memberikan wawasan mendalam.

    Wawasan mendalam disini memiliki arti dapat mengetahui tentang jangkauan, tingkat keterlibatan, dan konversi. Misalnya seperti, jumlah pelihat, like, komentar, share, dan save. Data ini membantu bisnis untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan strategi kedepannya.

    Nah, hal tadi termasuk pada tools eksternal. Adapun tools internal yang tidak kalah penting, tools ini berada pada setiap media sosial itu sendiri. Yaitu insight performa akun dan insight postingan, yang berguna untuk mengukur keefektifitasan akun dan postingan suatu brand.

    Adapun langkah awal untuk menentukan tujuan pemasaran yang jelas sebelum memulai kampanye atau membuat konten di media sosial. Apakah tujuannya meningkatkan kesadaran brand, menghasilkan penjualan, atau membangun komunitas pada produk.

    Tapi sebelum itu, tidak lupa untuk menentukan target pasar yang tepat, dengan memahami karakteristik demografi, minat, dan kebutuhan pelanggan. Hal ini memastikan bahwa setiap usaha pemasaran memberikan dampak yang maksimal pada audiens yang ditargetkan.

    Nah, setelah semuanya sudah siap, maka selanjutnya tentukan kalender konten dan konten pilar. Karena hakikatnya suatu brand perlu adanya pilar atau ciri khas dalam setiap kontennya. Misalnya, suatu produk sepatu yang mempunyai konten pilar informatif.

    Pilar informatif umumnya memberikan pesan secara lengkap. Contoh kontennya, seperti memperlihatkan siluet sepatu dan desain sepatu secara detail, memberikan informasi tentang spesifikasi penggunaan, bahan yang dipakai, hingga kelebihan dari sepatu itu.

    Setiap brand memiliki fleksibilitas dalam menentukan pilar konten yang paling sesuai dengan karakteristik dan tujuan. Pilar informatif menjadi salah satu yang paling umum digunakan karena dapat memberikan informasi kepada audiens mengenai detail teknis.

    Selain pilar informatif, terdapat pilar hiburan yang dirancang untuk menarik perhatian audiens. Pilar ini menarik untuk meningkatkan keterlibatan di media sosial karena audiens cenderung lebih mudah berinteraksi dengan konten yang lucu dan menghibur.

    Pilar hiburan mempunyai contoh seperti, video pendek lucu di TikTok, atau meme yang relevan dengan tren terkini, serta konten yang relevan dengan apa yang dirasakan audiens akhir-akhir ini. Hal ini sering kali mendapat respons positif dari banyak pengguna.

    Pilar konten lainnya adalah pilar inspiratif, yang bertujuan untuk membangkitkan perasaan dan motivasi audiens. Pilar ini biasanya digunakan untuk brand yang ingin membangun keterlibatan perasaan dan hubungan emosional yang kuat dengan pelanggan setia .

    Sebagai contoh, brand pakaian olahraga sering kali menggunakan pilar ini untuk menginspirasi audiens agar menjalani gaya hidup sehat dan aktif melalui cerita para atlet atau pelanggan yang berhasil mencapai tujuan yang telah di rencanakan oleh dirinya .

    Adapun, pilar edukasi yang menjadi elemen penting dalam strategi konten, terutama bagi brand yang beroperasi di bidang yang memerlukan pemahaman teknis atau pengetahuan khusus. Melalui pilar ini, brand dapat membangun otoritas dan kredibilitas di industrinya.

    Pilar edukasi tidak berbeda jauh dengan informasi, yang memberikan pengetahuan mendalam dan berguna bagi audiens. Sebagai contoh, perusahaan keuangan dapat membuat konten edukasi tentang pengelolaan keuangan pribadi atau investasi yang bijak.

    Intinya penerapan setiap pilar konten harus disesuaikan dengan platform yang digunakan. Misalnya, Instagram lebih cocok untuk konten visual seperti infografik atau foto produk yang menarik, sementara LinkedIn lebih efektif untuk menyampaikan wawasan industri..

    Konsistensi dalam menerapkan pilar konten juga sangat penting untuk menciptakan identitas brand yang kuat. Dengan menyajikan jenis konten yang sama secara berkala, audiens akan lebih mudah mengenali dan memahami nilai brand tersebut.

    Konsistensi ini juga membantu membangun loyalitas pelanggan, karena mereka merasa lebih terhubung dengan brand yang memiliki identitas yang jelas. Sehingga menciptakan brand awareness pada suatu produk dan berakhir dengan pembelian pada produk.

    Pilar konten juga, dapat digunakan untuk mengkomunikasikan nilai-nilai suatu brand yang mendasari operasionalnya. Misalnya, merek yang peduli terhadap lingkungan dapat menggunakan pilar ini untuk menyampaikan inisiatif ramah lingkungan mereka.

    Salah satu contohnya, seperti penggunaan bahan daur ulang atau dukungan terhadap program konservasi alam. Hal ini tidak hanya menarik perhatian audiens tetapi juga meningkatkan citra positif brand di mata pelanggan, serta publik atau warganet.

    Pilar konten juga membantu brand untuk tetap relevan di tengah persaingan yang semakin ketat. Ketika mampu menyajikan konten yang sesuai dengan tren atau kebutuhan audiens, peluang akan lebih besar untuk memenangkan perhatian dan kepercayaan pelanggan.

    Penggunaan pilar konten, dapat memungkinkan kolaborasi dengan pihak lain, seperti influencer atau brand lain yang memiliki audiens serupa. Kolaborasi ini tidak hanya memperluas jangkauan tetapi juga menambah variasi konten bagi audiens.

    Sebagai contoh, suatu brand sepatu memiliki pilar informatif, dan selalu membawa isu lingkungan. Hal ini dapat dikombinasikan dengan brand lain yang mempunyai pilar serupa seperti, produk pakaian yang terbuat dari pewarna alami dan memiliki pilar informatif.

    Adapun hal yang lebih penting yaitu, tetap memperhatikan bahwa pilar konten harus terus berkembang sesuai dengan perubahan tren dan kebutuhan pasar. Tetap fleksibel dan inovatif, serta memastikan bahwa strategi konten yang dibuat tetap relevan dan efektif.

    Perubahan ini juga memungkinkan brand untuk mengeksplorasi peluang baru yang dapat meningkatkan hasil pemasaran. Walaupun banyak hal yang lain, pada akhirnya, pilar konten adalah salah satu elemen yang paling penting dalam strategi pemasaran digital.

    Selanjutnya adalah membuat kalender konten, dimulai dengan melakukan riset audiens untuk memahami topik, format, dan waktu terbaik untuk posting. Buat daftar ide konten yang relevan dengan target audiens dan sesuai dengan strategi brand tersebut .

    Serta, tidak lupa untuk memastikan setiap ide memiliki tema yang jelas dan bisa disesuaikan dengan momen penting, seperti hari besar atau tren terkini. Hal ini bertujuan agar audiens memahami suatu brand in,i aware dengan isu dan konsep yang akan ditampilkan.

    Langkah selanjutnya adalah menyusun jadwal posting. Gunakan alat seperti Google Calendar, Google sheet, atau aplikasi manajemen konten untuk mengorganisir ide berdasarkan tanggal. Serta tidak lupa untuk tentukan frekuensi posting yang konsisten.

    Misalnya konten harian atau mingguan, dan variasikan format konten (gambar, video, atau teks). Tambahkan deskripsi singkat, target platform, dan waktu tayang untuk setiap ide konten. Akhiri dengan melakukan review rutin untuk mengevaluasi performa konten.

    Sekian langkah yang bisa dilakukan oleh entrepeneur dalam membangun suatu bisnis, brand, serta produk di media digital. Hal ini tidak luput dari keahlian Social Media Manager dalam mengembangkan pemasaran digital dan konten relevan pada suatu bisnis.

    https://survei.apjii.or.id/survei/register/33?type=free

  • Kegunaan Desain Bermotif Flora Fauna di Era Modern

    Kemunculan Motif Flora Fauna di Berbagai Daerah

    Desain bermotif flora dan fauna memiliki sejarah panjang yang dapat ditelusuri kembali ke berbagai kebudayaan dan zaman. Penggunaan motif-motif alam ini muncul hampir di setiap budaya, sering kali sebagai representasi alam atau sebagai simbol-simbol tertentu yang memiliki makna khusus. Sudah ada sejak zaman kuno dan berkembang seiring dengan perubahan zaman dan kebudayaan. Setiap periode dan kebudayaan memiliki cara unik dalam menggambarkan hubungan manusia dengan alam melalui motif tersebut.

    Beberapa titik penting dalam sejarah desain bermotif flora dan fauna diantaranya ada saat zaman kuno seperti Mesopotamia, Mesir Kuno, Yunani, dan Romawi. Motif flora dan fauna pertama kali muncul dalam seni dan desain tekstil Mesopotamia, Mesir, Yunani, dan Romawi. Di Mesir Kuno, misalnya, banyak ditemukan motif tanaman seperti bunga teratai dan motif binatang seperti burung. Di Yunani dan Romawi, motif flora dan fauna sering digunakan dalam kerajinan keramik dan mosaik, dengan desain yang menggambarkan berbagai macam hewan dan tanaman yang dianggap penting.

    ASIA

    Di Asia, khususnya di China, Jepang, dan India, desain bermotif flora dan fauna sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Di China, misalnya, motif bunga lotus dan burung phoenix sering digunakan dalam seni keramik dan tekstil sebagai simbol kedamaian dan kebahagiaan. Di Jepang, seni ukiyo-e dan seni tekstil juga memanfaatkan motif flora dan fauna, seperti bunga sakura dan burung.

    Seni Islam, memperkenalkan penggunaan motif-motif flora (terutama tanaman seperti pohon palem dan bunga) yang sangat berkembang. Meskipun seni Islam lebih menekankan pada keindahan geometris dan kaligrafi, motif flora juga sering digunakan dalam dekorasi tekstil, karpet, dan keramik. Motif bunga dan tanaman dianggap sebagai simbol kehidupan dan keindahan alam yang tercipta.

    EROPA

    Era Abad Pertengahan dan Renaisans. Pada periode Renaisans, motif flora dan fauna mulai lebih banyak disukai dan digunakan dalam seni lukis, tekstil, keramik, dan arsitektur, terutama di Eropa. Dalam periode ini, alam mulai dihargai dan digambarkan secara lebih rinci dalam karya seni. Banyak seniman Renaisans, seperti Albrecht Dürer dan Leonardo da Vinci, sangat tertarik pada pengamatan terhadap alam, menciptakan karya-karya yang menggambarkan flora dan fauna dengan detail yang menakjubkan.

    Pada masa Renaisans, motif flora dan fauna mulai muncul secara lebih eksplisit dalam seni lukis, keramik, dan tekstil. Seniman seperti Albrecht Dürer dan Hieronymus Bosch sangat terinspirasi oleh alam, dan banyak karya mereka menampilkan elemen-elemen flora dan fauna. Di sisi lain, kebun-kebun kerajaan di Eropa juga penuh dengan bunga dan tanaman langka, yang menjadi inspirasi untuk desain tekstil.

    Art Nouveau. Desain bermotif flora dan fauna mencapai puncaknya dalam gerakan Art Nouveau. Art Nouveau menekankan bentuk-bentuk alami yang organik, dengan desain yang terinspirasi oleh tumbuh-tumbuhan, bunga, dan hewan. Desainer seperti Alphonse Mucha, Gustav Klimt, dan Antoni Gaudí sangat populer pada waktu itu dan menggunakan motif flora dan fauna dalam karya seni mereka, baik itu dalam lukisan, desain grafis, perhiasan, perabotan, dan arsitektur.

    Di Eropa dengan munculnya gaya Barok, motif flora dan fauna semakin disukai. Keindahan alam menjadi lebih dihargai, dan motif bunga, daun, serta binatang mulai digunakan dalam desain interior, furnitur, dan tekstil. Hal ini terutama terlihat dalam hiasan kerajaan, seperti di Prancis dan Belanda, di mana bunga dan hewan digunakan dalam dekorasi istana.

    Sejak akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, motif flora dan fauna mulai disukai oleh banyak orang dan diterima luas dalam desain sehari-hari, termasuk di kalangan masyarakat yang lebih luas di luar kalangan elit. Hal ini dipengaruhi oleh gerakan seni seperti Art Nouveau yang membawa estetika alam ke dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan kemajuan industri dan meningkatnya aksesibilitas produk, motif ini semakin banyak ditemukan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari dekorasi rumah hingga pakaian dan aksesoris.

    Fungsi Motif Flora Fauna di Zaman sekarang

    Desain Interior dan Arsitektur

    Desain motif flora dan fauna masih menjadi elemen penting dalam interior modern. Namun, dengan pengaruh gaya minimalis dan kontemporer, motif ini sering kali diadaptasi dengan cara yang lebih sederhana dan elegan.

    Di dalam rumah, wallpaper dengan motif bunga, daun, dan tanaman tropis sangat populer, terutama dengan desain yang lebih besar dan berani. Bunga-bunga besar atau pola daun tropis seperti monstera, palem, dan tanaman hijau lainnya sering digunakan untuk menciptakan kesan segar dan hidup di ruang.

    Desain furnitur modern seperti kursi, meja, dan lampu sering kali dihiasi dengan elemen flora dan fauna yang dipadukan dengan garis-garis modern dan bentuk geometris.

    Material alami seperti kayu, batu, dan logam sering dipadukan dengan motif flora dan fauna untuk menciptakan suasana yang lebih hangat dan menyatu dengan alam.

    Desain Tekstil dan Fashion

    Dalam dunia fashion, motif flora dan fauna tetap menjadi bagian yang signifikan, terutama dalam koleksi pakaian, aksesoris, dan sepatu.

    Motif bunga adalah salah satu yang paling dominan di dunia fashion, baik dalam busana kasual maupun formal. Desainer seperti Dolce & Gabbana dan Gucci telah mengadopsi motif flora dan fauna secara eklektik dan penuh warna dalam koleksi mereka.

    Hewan juga banyak digunakan dalam desain pakaian dan aksesoris, seperti motif macan tutul, zebra, dan burung. Desainer seperti Roberto Cavalli sering menggunakan motif binatang dalam desain pakaian dan tas yang mewah.

    Dalam tren fashion modern yang lebih sadar lingkungan, motif flora dan fauna sering dipilih untuk menggambarkan keindahan alam serta untuk mendukung gerakan keberlanjutan. Bahan alami yang ramah lingkungan dan motif yang terinspirasi dari alam digunakan untuk meningkatkan kesadaran akan pelestarian alam.

    Gaya Pop Art dan Abstrak

    Dalam desain grafis modern, motif flora dan fauna seringkali diolah menjadi lebih abstrak dan eksperimental. Artis modern seperti Andy Warhol memperkenalkan cara baru dalam memandang dunia alam, menggunakan warna-warna cerah dan bentuk yang lebih grafis.

    Penggunaan warna-warna kontras yang berani dan representasi flora dan fauna dalam gaya pop art menjadi sangat populer di kalangan anak muda dan subkultur urban.

    Banyak desainer modern mengadaptasi elemen-elemen alam menjadi bentuk-bentuk geometris atau pola yang lebih abstrak, menciptakan kesan yang lebih kontemporer dan futuristik. Misalnya, bunga atau daun digambarkan dengan garis-garis tajam dan bentuk yang lebih simetris.

    Kesadaran Lingkungan

    Dalam beberapa tahun terakhir, dengan meningkatnya kesadaran akan isu-isu lingkungan, motif flora dan fauna sering kali digunakan untuk menggambarkan pesan tentang pelestarian alam dan keberlanjutan.

    Banyak desain yang menonjolkan keberagaman hayati melalui gambar hewan dan tanaman yang terancam punah atau yang ada di alam liar. Ini sering dijadikan sebagai alat untuk mendidik masyarakat mengenai pentingnya pelestarian.

    Desain modern juga berfokus pada penggunaan bahan-bahan daur ulang dan ramah lingkungan, yang sering digabungkan dengan motif flora dan fauna sebagai bentuk dukungan terhadap alam dan ekosistem.

    Motif Flora dan Fauna dalam Desain Digital

    Di era digital, motif flora dan fauna menjadi sangat populer dalam desain grafis dan ilustrasi. Teknologi digital memungkinkan para desainer untuk mengeksplorasi bentuk-bentuk alam secara lebih bebas, menciptakan karya seni yang lebih kompleks dan dinamis.

    Dengan teknologi desain grafis modern, ilustrasi flora dan fauna dibuat dengan teknik vektor yang lebih detail dan mudah disesuaikan, sering kali digunakan dalam desain logo, branding, dan media digital.

    Motif flora dan fauna tidak hanya berhenti di desain grafis statis, tetapi juga mulai muncul dalam bentuk animasi yang dinamis. Hal ini dapat dilihat pada desain iklan atau video game, di mana hewan dan tumbuhan digambarkan dalam format yang hidup dan interaktif.

    Kreativitas dan Inovasi

    Desain motif flora dan fauna di zaman modern sangat fleksibel dan terus berkembang. Berbagai desain menggunakan kombinasi berbagai budaya, teknologi, dan material baru untuk menciptakan karya-karya unik yang sangat beragam.

    Beberapa seniman dan desainer modern berkolaborasi langsung dengan alam, seperti menggunakan tanaman hidup dalam desain interior atau menciptakan karya seni yang terinspirasi dari pola-pola alam yang ada di sekitar kita.

    Dengan kecanggihan teknologi, motif flora dan fauna juga dieksplorasi dalam bentuk digital yang lebih futuristik, seperti dengan menggunakan efek 3D, augmented reality (AR), atau virtual reality (VR).

    Di zaman modern, desain bermotif flora dan fauna sangat fleksibel, beragam, dan terus berkembang seiring dengan perubahan tren dan teknologi. Motif alam tidak hanya memberikan keindahan visual tetapi juga mencerminkan kesadaran lingkungan dan kreativitas yang semakin meningkat dalam berbagai bidang desain, baik itu interior, fashion, grafis, maupun media digital.

    Desain motif flora dan fauna kemungkinan besar akan tetap ada di masa depan, bahkan mungkin akan berkembang dengan cara yang lebih inovatif dan beragam.

    Keberadaan Motif Flora Fauna di Masa Depan

    Keterkaitan dengan Alam

    Motif flora dan fauna mencerminkan hubungan manusia dengan alam. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan isu-isu lingkungan dan pelestarian alam, motif ini tetap relevan sebagai simbol keindahan alam dan sebagai cara untuk mengingatkan orang tentang pentingnya menjaga ekosistem. Tema-tema alam akan terus digunakan sebagai cara untuk merayakan keanekaragaman hayati dan keberlanjutan.

    Keterikatan Budaya dan Simbolisme

    Di banyak budaya, flora dan fauna memiliki makna simbolis yang kuat. Bunga, hewan, dan tanaman sering kali melambangkan nilai-nilai tertentu, seperti kehidupan, pertumbuhan, keberanian, atau ketahanan. Karena banyak budaya terus menghargai dan mempertahankan simbolisme ini, desain bermotif flora dan fauna akan terus hadir sebagai elemen penting dalam seni, arsitektur, dan desain fashion.

    Tren Berkelanjutan dan Ekologis

    Dengan semakin populernya tren berkelanjutan (sustainable design) dan peningkatan kesadaran ekologis, motif flora dan fauna menjadi bagian dari narasi yang lebih besar tentang pelestarian alam. Desainer dan perusahaan di masa depan akan terus berfokus pada penggunaan bahan ramah lingkungan dan desain yang mengedepankan keberlanjutan, dengan motif flora dan fauna sering menjadi bagian dari desain tersebut.

    Di dunia fashion, misalnya, dengan semakin banyaknya brand yang berkomitmen untuk menggunakan bahan ramah lingkungan, motif flora dan fauna akan terus berperan penting dalam desain pakaian dan aksesori yang berbasis pada alam dan keberlanjutan.

    Penggunaan material alami, elemen tanaman hidup, dan pola alam akan tetap menjadi bagian penting dari desain interior dan arsitektur masa depan, terutama di ruang-ruang yang mengedepankan keterhubungan dengan alam.

    Teknologi dan Inovasi dalam Desain

    Teknologi, khususnya dalam bidang desain grafis, animasi, dan realitas virtual (VR), memungkinkan motif flora dan fauna untuk lebih dieksplorasi dan diciptakan dengan cara yang lebih interaktif dan imersif. Motif-motif alam dapat dipresentasikan dalam format 3D, augmented reality (AR), atau melalui animasi yang lebih dinamis, yang memungkinkan pengalamannya semakin mendalam dan menarik.

    Di masa depan, teknologi AR dan VR memungkinkan pengguna untuk berinteraksi langsung dengan motif flora dan fauna dalam lingkungan virtual, yang akan membuka peluang baru untuk pengalaman desain yang lebih imersif.

    Dengan perkembangan material baru seperti bahan ramah lingkungan atau bahan yang dapat diprogram untuk tumbuh atau berubah bentuk, motif flora dan fauna bisa diwujudkan dalam desain yang lebih interaktif, dinamis, dan bahkan “hidup.”

    Estetika dan Keindahan

    Flora dan fauna selalu menjadi sumber inspirasi visual karena keindahannya. Desain bermotif alam menawarkan variasi yang tak terbatas dalam hal warna, tekstur, dan bentuk. Keindahan visual ini akan terus dihargai oleh masyarakat, baik dalam desain interior, produk-produk fashion, hingga karya seni.

    Meskipun motif flora dan fauna mungkin akan berkembang ke arah yang lebih futuristik atau abstrak, bentuk dan konsep alam tetap akan menjadi bagian dari desain karena daya tarik visual yang universal.

    Motif-motif alam dapat bertransformasi mengikuti perkembangan tren estetika di masa depan, baik dengan pendekatan yang lebih minimalis, geometris, atau bahkan dengan penggunaan teknologi canggih.

    Koneksi Emosional dan Spiritualitas

    Banyak orang merasa terhubung secara emosional dan spiritual dengan alam. Motif flora dan fauna sering digunakan untuk menciptakan rasa tenang, keseimbangan, atau kedamaian dalam desain. Seiring waktu, semakin banyak orang yang mencari desain yang membawa kedamaian dan kenyamanan, yang mengarah pada keberlanjutan penggunaan motif alam.

    Desain bermotif flora dan fauna kemungkinan akan terus berkembang dan tetap ada di masa depan, meskipun dengan variasi dan adaptasi yang lebih inovatif. Dengan perkembangan teknologi, kesadaran akan keberlanjutan, dan pentingnya hubungan manusia dengan alam, motif ini akan terus memberikan inspirasi dan relevansi di berbagai bidang desain. Desainer masa depan akan terus menemukan cara-cara baru untuk menggali dan merayakan keindahan alam melalui motif-motif flora dan fauna, baik itu dalam bentuk tradisional maupun digital yang lebih modern.

  • Film Sebagai Media Transformasi Sosial dan Penyampai Pesan Moral.

    Proses modernisasi selalu bergerak dinamis dalam menciptakan perubahan struktural sosial budaya masyarakat serta sistem yang ada didalamnya. Hal ini mengakibatkan gencarnya arus komunikasi dan informasi. Dimana salah satu media komunikasi itu adalah film. Film bukan hal yang baru bagi masyarakat, terlebih lagi masyarakat yang tinggal di perkotaan. Selain terdapat muatan hiburan yang cukup kental, di dalam sebuah film juga terkandung nilainilai yang bermakna pesan sosial, moral, religius dan propaganda politik. Menurut Irawanto (Sobur, 2003:127) berpendapat.

    Pesan moral yang disampaikan melalui media komunikasi sangat banyak jenisnya. Salah satunya adalah melalui media film yang bersifat komprehensif bagi masyarakat. Film merupakan karya estetika dan alat informasi yang memiliki sifat penghibur dan dapat menjadi sarana edukasi bagi penikmatnya. Di sisi lain juga dapat menyebarluaskan nilai-nilai budaya baru.

    Moral merupakan suatu hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Sebab seseorang yang bermoral akan selalu berbuat baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain. Orang yang bermoral tidak pernah membohongi serta mengelabuhi kebenaran dan berani dalam memberantas penyelewengan. Mereka tidak akan lunak dengan rayuan atau suapan. Mereka yang bermoral senantiasa menghormati orang lain betapapun rendahnya kedudukan orang tersebut. Mereka juga senantiasa memberi contoh yang baik dalam setiap menjalankan aktifitas kehidupannya. Untuk itu moral merupakan suatu hal yang sangat penting bagi kehidupan umat manusia (Rokhayah, 2015)

    Media massa adalah komunikasi dengan menggunakan sarana atau peralatan yang dapat menjangkau massa sebanyak banyaknya dan area yang seluas-luasnya. Media massa merupakan sumber kekuatan alat control, manajemen dan inovasi dalam masyarakat yang dapat didayagunakan sebagai pengganti kekuatan atau sumber daya lainnya (McQuail,2005:3)

    Adapun bentuk media massa, secara garis besar, ada dua jenis, yaitu: media cetak (surat kabar dan majalah, termasuk buku buku) dan media elektronik (televisi, radio, dan termasuk internet). Keberadaan media massa dalam kehidupan masyarakat tidak dapat dianggap remeh, karena media massa merupakan satu komponen yang ada di dalam masyarakat. Apabila media massa mengambil tempat didalam masyarakat dan menjadi bagian dari suatu sistem masyarakat seluruhnya.

    Dari pendapat di atas jelas bahwa media massa bergantung dan mempengaruhi sepenuhnya kepada tingkat pendidikan dan pengetahuan seseorang. Menurut Sumadira (2005:32) fungsi utama dari media massa ialah menyampaikan informasi kepada masyarakat dan setiap informasi yang disampaikan harus bersifat akurat, faktual, menarik, benar, lengkap-utuh, berimbang, relevan, dan bermanfaat. Sehingga apapun informasi yang disebarluaskan media massa hendaknya dalam kerangka mendidik.

    Film pertama kali ditemukan pada abad 19, tetapi memiliki fungsi yang sama dengan medium yang lain seperti menyebarkan hiburan, menyajikan cerita, peristiwa, musik, drama, lawak dan sajian teknis lainnya pada masyarakat umum. Kehadiran film sebagian merupakan respon jam kerja dan jawaban terhadap kebutuhan menikmati waktu senggang secara hemat dan sehat bagi seluruh anggota keluarga. Dengan demikian, jika ditinjau dari segi perkembangan fenomenalnya akan terbukti bahwa peran yang dimainkan oleh film dalam memenuhi kebutuhan tersembunyi memang sangat besar (Mc Quail,1989:13).

    Dalam konteks moral, film memberikan contoh bagaimana nilai-nilai seperti kasih sayang, pengorbanan, dan kerja sama diterapkan dalam kehidupan nyata. Sebagai contoh, kisah film fiksi “How To Make Millions Before Grandma Dies” menggambarkan perjalanan seorang pemuda dalam memahami nilai keluarga. Film semacam ini menunjukkan bagaimana konflik keluarga yang kompleks dapat diubah menjadi cerita yang sarat pelajaran moral.

    Ceritanya sendiri cukup sederhana – M (Putthipong Assaratanakul), seorang mahasiswa, memutuskan untuk berhenti kuliah dan mencoba jadi game caster. Dia berharap pekerjaan itu bisa menghasilkan banyak uang, tapi ternyata kenyataannya nggak semudah itu. Lalu dia melihat contoh dari Mui, sepupunya yang masih muda, yang mendapat warisan mansion puluhan miliar karena merawat Agong-nya yang sedang sekarat. Dari situ, M memutuskan untuk merawat Amahnya (Usha Seamkhum), seorang nenek yang hidup sendirian dan sedang mengidap kanker stadium akhir, dengan harapan suatu hari akan mendapat warisan juga.

    Kritikus film legendaris, Roger Ebert, pernah bilang kalau film itu seperti mesin pembangkit empati yang luar biasa, dan saya setuju banget. Film How to Make Millions Before Grandma Dies ini adalah bukti nyata dari pernyataan itu. Naik-turun emosi dan gelombang perasaannya bikin kita terbawa sepanjang cerita.

    Penulis sekaligus sutradaranya, Pat Boonnitipat, nggak mencoba bikin sesuatu yang “wow” atau penuh kejutan. Dari awal, kita udah bisa tebak ending-nya – nggak ada keajaiban penyembuhan terakhir, nggak ada akhir bahagia seperti “setelah gelap pasti ada terang,” dan juga nggak ada twist besar. Ya, ada satu twist, sih, tapi itu pun udah bisa ditebak jauh sebelum terjadi. Tapi justru di situlah hebatnya, karena cerita yang bagus nggak butuh plot berliku, efek-efek mewah, atau musik orkestra besar untuk bikin kita terhanyut. Yang dibutuhkan cuma kejujuran dan keaslian cerita.

    Yang bikin film ini spesial adalah seberapa mudahnya kita merasa terhubung dengan karakternya. Kalau kamu berasal dari keluarga Asia yang punya tradisi panjang, pasti kamu bisa relate dengan semua tokohnya. Ada anak perempuan yang selalu sabar, anak lelaki yang mikir semua masalah bisa selesai dengan uang, menantu yang perhitungan, anak lelaki pemalas, sampai anak kecil yang matanya nggak pernah lepas dari layar komputer. Ceritanya memang fiktif, tapi terasa sangat nyata karena mengamati dinamika keluarga dengan sangat tajam – apalagi saat kematian seorang nenek sudah dekat, dan orang-orang di sekitarnya mulai sibuk “bermanuver.” Bahkan, sang nenek pun sadar kenapa dia tiba-tiba jadi pusat perhatian, termasuk M, yang ditegur langsung: “Kamu juga sedang menanam benih untuk dipanen nanti, kan?”

    Para pemainnya juga luar biasa. Saya cukup kaget ini adalah peran akting pertama Usha Seamkhum, karena dia terlihat sangat natural. Putthipong “Billkin” Assaratanakul juga berhasil memerankan M dengan baik, apalagi saat karakternya perlahan belajar arti hidup dari interaksi sehari-harinya dengan sang nenek.

    Walaupun ceritanya sederhana, saya rasa nggak ada yang bakal merasa bosan. Saat film ini menuju akhir yang sudah bisa ditebak, rasanya tetap berhasil bikin kita terharu. Air mata pasti akan mengalir, tapi setiap tetesnya benar-benar terasa pantas – sama seperti setiap gelak tawa sepanjang film. Nggak heran kalau film ini jadi yang paling laris di Thailand dan Indonesia saat ini.

    Film ini termasuk yang langka, karena sampai tadi pagi pun saya dan teman saya masih membahasnya sambil sarapan. Mungkin karena kami nggak mau kehilangan kesan magis yang dibawa ceritanya. Bahkan, setelah tidur semalam, kami masih bisa menemukan makna kecil dari beberapa adegan, seperti momen ketika seorang biksu duduk di kursi roda di klinik chemo, seakan menunjukkan bahwa penyakit nggak pandang bulu, atau ketika nenek pergi menemui saudaranya yang sudah lama terpisah untuk meminjam uang demi membeli tanah kuburan. Menurut saya, nenek sebenarnya tahu apa yang akan terjadi, tapi dia ingin M belajar pelajaran hidup yang penting.

    Jadi, kalau mau nonton film yang penuh makna, lupakan dulu The Garfield Movie atau film-film lain. Ajak anak-anak, keluarga, atau teman untuk nonton ini. Jangan malu kalau nanti ketahuan menangis atau tertawa keras. Setelah nonton, coba duduk bareng sambil minum yang hangat dan cerita tentang ibu atau nenek kalian. Selama beberapa menit, rasanya seperti mereka hidup kembali dalam kenangan kita.

    Secara mendalam tentang cerita dari Film How To Make Millions Before Grandma Dies menggambarkan kisah perubahan seorang pemuda bernama M dalam hubungannya dengan neneknya, Amah. Cerita dimulai ketika M, yang awalnya tidak begitu peduli pada keluarganya, memilih untuk meninggalkan pekerjaannya sebagai streamer game demi merawat Amah yang menderita kanker usus dan diprediksi tidak akan berumur panjang. Namun, keputusan ini sebenarnya didasari bukan oleh rasa kasih sayang, melainkan harapan untuk memperoleh warisan dari neneknya. Ia terinspirasi oleh sepupunya yang mendapatkan harta warisan setelah merawat kakeknya yang telah meninggal.

    Amah memiliki tiga anak, masing-masing sibuk dengan urusan pribadi mereka. Anak pertama Amah hidup lebih mapan dan sempat menawarkan untuk merawat Amah, meskipun ternyata ia pun berharap memperoleh warisan. Orang tua M, yang merupakan anak kedua, memiliki keinginan tulus untuk merawat sang ibu namun terkendala oleh kesibukan kerja. Sementara itu, anak bungsu Amah, yang belum menikah dan terlilit utang, sering kali mengambil uang neneknya secara diam-diam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam keluarga yang memandang rendah pekerjaannya sebagai streamer game, M sering dianggap pengangguran. Namun, ia tetap memutuskan untuk tinggal bersama neneknya. Selama menjalani kehidupan sehari-hari bersama, M mulai melihat sisi lain dari Amah. Mereka menghabiskan waktu dengan berjualan, memasak, dan mendengarkan cerita masa lalu Amah, momen-momen yang kemudian membuat M menyadari arti penting kasih sayang dan kehangatan keluarga. Proses ini secara perlahan mengubah sikap M menjadi lebih peduli dan penuh empati terhadap orang lain.

    Persaingan antar saudara dalam memperebutkan warisan pun semakin memanas, namun akhirnya Amah memilih untuk memberikan rumahnya kepada anak bungsunya yang dianggap paling membutuhkan bantuan finansial. Setelah Amah meninggal, sebuah kejutan muncul ketika terungkap bahwa rumah tersebut bukan satu-satunya peninggalan. Sejak kecil, Amah rupanya telah menabung untuk M sebagai penghargaan atas prestasi akademiknya yang baik. Hal ini mengingatkan M pada janji masa kecilnya untuk membelikan rumah yang bagus untuk neneknya. Dengan perasaan bangga dan penuh kasih, M akhirnya menggunakan dana tersebut untuk membeli lahan pemakaman yang indah sebagai penghormatan terakhir bagi Amah, memenuhi janjinya untuk memberi sang nenek sebuah “rumah” terbaik.

    Film ini membawa pesan moral kuat tentang nilai keluarga, cinta kasih, dan pengorbanan. Dalam kisah perjalanan emosional M, How To Make Millions Before Grandma Dies menunjukkan bahwa kebahagiaan tidak selalu diukur dari materi, melainkan dari hubungan yang tulus dan waktu yang dihabiskan bersama keluarga. Dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes yang memusatkan perhatian pada tanda (sign), peneliti mencoba menganalisis dan menjawab pertanyaan bagaimana pesan moral yang direpresentasikan dalam film How To Make Millions Before Grandma Dies, bagaimanakah posisi subjek dan objek merepresentasikan pesan-pesan moral dalam film How To Make Millions Before Grandma Dies.

    Film merupakan salah satu media komunikasi massa. Dikatakan sebagai media komunikasi massa karena merupakan bentuk komunikasi yang menggunakan saluran (media) dalam menghubungkan komunikator dan komunikasn secara massal, dalam arti berjumlah banyak, tersebar dimana-dimana, khalayaknya heterogen dan anonim, dan menimbulkan efek tertentu. Film dan televisi memiliki kemiripan, terutama sifatnya yang yang audio visual, tetapi dalam proses penyampaian pada khalayak dan proses produksinya agak sedikit berbeda. (Tan dan Wright dalam Vera, 2015: 91) Film dibangun dengan banyak tanda yang membuatnya menjadi subjek studi penting untuk dijadikan bahan analisis semiotik.

    Oleh karena itu, sinema merupakan bidang studi yang sangat cocok untuk dijadikan analisis semiotik. Tanda terdiri dari beberapa sistem yang berbeda dan juga bekerja sama untuk menghasilkan efek yang diinginkan. Dengan membedakan antara penanda dan petanda, Ferdinand de Saussure menempatkan penanda dalam konteks komunikasi manusia. Penanda adalah bunyi atau untaian yang memiliki arti penting, seperti yang dikatakan, ditulis atau dibaca. Sedangkan petanda adalah gambar, yang menggambarkan gagasan atau konsep dari unsur mental bahasa. (Sobur, 2009 :125).

    Film membangun narasi melalui berbagai tanda yang bekerja bersama untuk menyampaikan pesan moral. Misalnya, hubungan antar karakter sering menjadi representasi nilai-nilai yang ingin ditekankan, seperti kerja sama atau empati. Penonton tidak hanya menyerap hiburan, tetapi juga mengambil pelajaran dari apa yang mereka lihat.

    Pengaruh Budaya dan Ekonomi Film
    Selain menjadi alat komunikasi, film juga memainkan peran besar dalam mempromosikan budaya di kancah internasional. Banyak film memperkenalkan tradisi dan nilai budaya yang unik, menjadikannya sarana diplomasi budaya yang efektif. Di sisi lain, film juga memberikan kontribusi besar pada perekonomian, baik melalui distribusi internasional maupun penyelenggaraan festival film yang meningkatkan daya tarik pariwisata dan reputasi global sebuah negara.

    Festival seperti Sundance Film Festival: Asia, yang diselenggarakan di Indonesia, menunjukkan potensi besar industri film lokal untuk menjangkau audiens global. Dengan narasi yang otentik dan beragam, film Indonesia memiliki peluang untuk menjadi sarana promosi budaya sekaligus alat edukasi yang mendalam.

    Film bukan hanya sekadar hiburan; ia adalah medium komunikasi yang dapat mengubah pola pikir, menyampaikan pesan moral, dan memengaruhi perubahan sosial. Sebagai alat komunikasi massa, film menggabungkan estetika dan nilai edukatif yang mampu menjangkau audiens secara luas. Kolaborasi antara pembuat film, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan bahwa film tidak hanya relevan secara budaya tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif.

    Untuk memaksimalkan potensi ini, kolaborasi antara kreator, pemerintah, dan masyarakat sangat penting. Industri film tidak hanya tentang pencapaian artistik, tetapi juga tentang menciptakan dampak yang positif di tengah masyarakat.

  • Restrukturisasi Kawasan Pasar Kordon: Merancang Pusat Ekonomi yang Berkelanjutan

    Pendahuluan

    Mengapa Kawasan Pasar Kordon Butuh Restrukturisasi?

    Kawasan Pasar Kordon, yang terletak di Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, merupakan salah satu pusat ekonomi lokal yang penting sejak zaman kolonial. Kawasan ini tidak hanya menjadi tempat perdagangan tradisional tetapi juga menghubungkan masyarakat sekitar melalui kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi. Namun, seiring perkembangan zaman, tantangan besar muncul akibat kurangnya tata kelola ruang yang baik.

    Dengan luas pengembangan 2,5 hektare, restrukturisasi kawasan Pasar Kordon bertujuan untuk menciptakan tata ruang yang lebih teratur dan berorientasi pada keberlanjutan. Tujuan ini menjadi relevan karena berbagai tantangan yang dihadapi kawasan saat ini, seperti:

    1. Kemacetan Kronis
      Tingginya aktivitas perdagangan dan kurangnya hierarki jalan menyebabkan kemacetan yang menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
    2. Kepadatan yang Tidak Teratur
      Bangunan dan aktivitas pasar yang berkembang tanpa perencanaan menyebabkan ketidakefisienan dalam penggunaan lahan.
    3. Minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH)
      RTH yang terbatas membuat kawasan ini tidak hanya kurang nyaman tetapi juga lebih rentan terhadap dampak lingkungan, seperti banjir dan kualitas udara yang buruk.
    4. Kurangnya Fasilitas Publik
      Kawasan ini juga kekurangan ruang untuk pelatihan keterampilan, rekreasi, atau fasilitas lingkungan yang mendukung masyarakat lokal.

    Restrukturisasi Pasar Kordon menjadi langkah penting untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya fokus pada tata ruang tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi, sosial, dan lingkungan masyarakat setempat.

    Pendekatan Baru untuk Kawasan Pasar Kordon

    Perancangan ulang kawasan ini mengintegrasikan tiga fungsi utama: perdagangan, sosial, dan lingkungan. Dengan pendekatan ini, Pasar Kordon dirancang menjadi model kawasan yang mendukung keberlanjutan melalui pembagian zona.

    Zona 1: Pusat Perdagangan

    Zona ini merupakan inti ekonomi kawasan Pasar Kordon. Dirancang untuk mendukung pedagang kecil hingga menengah, zona ini meliputi berbagai fasilitas seperti:

    1. Pasar Tradisional yang Diperbarui
      Dalam pasar yang diperbarui, ruang dagang dirancang ulang agar lebih terorganisasi.
      • Struktur Ruang: Jalur pejalan kaki yang jelas, ventilasi alami, dan ruang dagang yang tersegmentasi berdasarkan jenis produk.
      • Pengelolaan Sampah Terpadu: Sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, mulai dari penyortiran hingga fasilitas daur ulang.
      • Keunggulan: Memberikan pengalaman belanja yang lebih nyaman bagi pengunjung dan meningkatkan efisiensi pedagang.
    2. Street Market
      Area ini dirancang untuk pedagang musiman atau produk-produk lokal.
      • Fleksibilitas Ruang: Kios sementara atau zona terbuka dengan kanopi untuk menampung pedagang musiman.
      • Nilai Ekonomi: Menjadi tempat promosi bagi produk lokal yang unik dan khas.
    3. Industri Daur Ulang Sampah Plastik
      • Fungsi Utama: Mengolah sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomis seperti paving block atau furnitur sederhana.
      • Teknologi Ramah Lingkungan: Menggunakan teknologi shredding dan molding untuk meminimalkan polusi suara dan udara.
      • Dampak Positif: Menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung ekonomi sirkular.

    Zona 2: Fasilitas Sosial dan Komunal

    Zona ini dirancang untuk memperkuat interaksi sosial dan menyediakan ruang bagi kegiatan masyarakat. Beberapa fasilitas utamanya adalah:

    1. Masjid Agung Kawasan
      • Desain: Masjid dengan arsitektur kolonial tropis, yang mengutamakan ventilasi alami dan ruang terbuka di sekitar bangunan.
      • Fungsi Tambahan: Menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus ruang komunal untuk kegiatan sosial.
    2. Taman Kota
      • Elemen Rekreatif: Taman dilengkapi jalur jogging, area bermain anak, dan ruang duduk untuk keluarga.
      • Manfaat Ekologis: Taman kota ini membantu meningkatkan kualitas udara dan mengurangi suhu kawasan.
    3. Ruang Pelatihan dan Edukasi (BLK)
      • Program Pelatihan: Fokus pada pengembangan keterampilan kerja seperti pengolahan sampah, desain grafis, dan kewirausahaan.
      • Dampak Sosial: Memberikan peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup mereka.

    Zona 3: Hunian Campuran dan Lingkungan

    Zona ini mengintegrasikan hunian dengan fasilitas pendukung lingkungan untuk menciptakan keseimbangan:

    1. Hunian Campuran
      Hunian ini menggabungkan tempat tinggal dengan toko kecil di lantai dasar, mendukung efisiensi ruang dan ekonomi lokal.
      • Keunggulan: Meminimalkan perjalanan dan mendukung pola hidup komunitas.
    2. Bioswales
      • Fungsi: Mengelola limpasan air hujan, meningkatkan kualitas air tanah, dan mengurangi risiko banjir.
      • Lokasi Strategis: Bioswales ditempatkan di sepanjang jalur utama dan area parkir untuk memaksimalkan fungsinya.
    3. Koperasi Usaha
      • Peran: Mendukung usaha kecil melalui pelatihan dan akses pasar.
      • Keunggulan: Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

    Prinsip Desain dan Implementasi

    1. Sirkulasi yang Efisien
      Jalan utama dan sekunder dirancang dengan hierarki yang jelas, memprioritaskan akses pejalan kaki. Tempat parkir terpusat memastikan kendaraan tidak mengganggu alur sirkulasi.
    2. Integrasi Ruang Hijau
      Ruang terbuka hijau tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika tetapi juga sebagai solusi ekologis. Vegetasi lokal digunakan untuk memperbaiki kualitas udara dan memberikan kenyamanan termal.
    3. Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
      Fasilitas daur ulang plastik menjadi bagian integral dari kawasan, mendukung pengurangan limbah dan mendorong ekonomi sirkular.

    Studi Kasus: Inspirasi dari Kawasan Lain

    1. Pasar Modern di Singapura
      • Implementasi: Integrasi pasar tradisional dengan ruang terbuka dan sistem pengelolaan limbah yang canggih.
      • Relevansi: Menjadi inspirasi untuk pengelolaan Pasar Kordon yang lebih terorganisasi.
    2. Lawang Sewu, Semarang
      • Fokus: Ventilasi alami dan penggunaan ruang yang fleksibel.
      • Relevansi: Memberikan inspirasi untuk desain BLK dan masjid.
    3. Kota Hijau Curitiba, Brasil
      • Implementasi: Pemanfaatan bioswales dan sistem sirkulasi hijau.
      • Relevansi: Menjadi referensi untuk perancangan ekologi di Kawasan Pasar Kordon.

    Manfaat Restrukturisasi Kawasan Pasar Kordon

    Restrukturisasi ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat tetapi juga menciptakan dampak jangka panjang yang signifikan:

    1. Ekonomi yang Lebih Kuat
      Fasilitas perdagangan yang terorganisasi mendukung pedagang kecil hingga menengah, sementara BLK memberikan keterampilan kerja yang relevan.
    2. Lingkungan yang Lebih Sehat
      Bioswales, taman kota, dan pengelolaan sampah yang baik membantu menciptakan lingkungan yang ramah dan berkelanjutan.
    3. Kesejahteraan Sosial yang Meningkat
      Ruang komunal seperti masjid dan taman menciptakan ikatan sosial yang lebih kuat di antara warga.

    Kesimpulan

    Restrukturisasi Kawasan Pasar Kordon adalah langkah strategis untuk menciptakan ruang yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan pendekatan yang berfokus pada integrasi fungsi ekonomi, sosial, dan lingkungan, kawasan ini dirancang untuk menjadi model pengembangan kota yang adaptif terhadap tantangan masa depan.

  • Manajemen Informatika

    Manajemen Informatika salah satu program studi yang memiliki penggabungan ilmu teknologi informatika dan manajemen bisnis.Jurusan ini juga dirancang membuat lulusan yang mampu paham teknologi sekaligus memiliki kemampuan manajerial dengan baik. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, maka kebutuhan ahli di bidang ini semakin tinggi, baik sektor swasta atau pemerintahan.

    Di nama jurusannya saja, bisa jadi dari kalian yang berpikir kalau jurusan Manajemen Informatika merupakan salah satunya cabang di jurusan Manajemen. Akan tetapi, jurusan itu juga mengandung kata arti ‘Informatika’, merupakan sebuah jurusan sendiri. Maka, jurusan Manajemen Informatika bagian dari Jurusan Manajemen atau jurusan Informatika? Pada sesi itu, kita sama-sama memahami apa itu jurusan Manajemen Informatika dan apa gambaran mengenai yang akan dipelajari pada di jurusan Manajemen Informatika.

    Jurusan Manajemen Informatika merupakan bagian dari fakultas Teknik dan Ilmu Komputer. maka, pada dasarnya yang dipelajari dalam jurusan itu tidak jauh berbeda dengan jurusan Informatika lainnya. Lalu menjadi perbedaan di jurusan Manajemen Informatika itu adalah kita difokuskan untuk mempelajari bagaimana cara bentuk sebuah program, website, atau software yang nantinya akan berguna untuk bisnis. Jadi tujuan dari program, website ataupun software itu agar bisnis dari perusahaan akan semakin efektif dan efisien. Hal itu menyebabkan perusahaan mendapatkan keuntungan lebih banyak lagi karena program, website, atau software sudah dibuat sebelumnya.

    Maka, selain mempelajari bahasa pemrograman, Kita yang udah berminat masuk ke dalam jurusan Manajemen Informatika nantinya akan dibekali ilmu bisnis dan ilmu manajemen agar kita bisa paham apa sebuah bisnis butuhkan dan menerjemahkannya ke dalam pemrograman.Jika dapat dikatakan di jurusan Manajemen Informatika adalah paket 2 berbanding 1, karena itu kalian nanti akan mendapatkan 2 ilmu sekaligus dalam satu jurusan sama.Maka dari itu bisa buat kalian menjadi sosok fleksibel untuk ke depannya di saat mencari pekerjaan. Dengan itu, kalian yang tertarik di bidang Informatika maupun bidang Manajemen bisa coba masuk ke dalam jurusan itu. Tentunya tidak perlu hawatir jika kalian belum bisa melakukan pemrograman, maka kalian pastikan diajarkan terkait dasar-dasar pemrograman dari awal perkuliahan.

    So what are the advantages of majoring in Information Management? excellence in that department

    Combination of Theory and Practice. Mahasiswa ga hanya pelajari teori, akan tetapi diajarkan keterampilan praktis relevan dengan kebutuhan industri.

    Flexible Career. Lulusan jurusan inu juga bisa bekerja berbagai sektor, seperti kesehatan, perbankan, pendidikan atau startup teknologi.

    Entrepreneurial Opportunities. Pengetahuan tentang teknologi dan manajemen memungkinkan lulusan untuk bangun usaha berbasis IT, seperti startup aplikasi atau layanan konsultasi IT.

    Tadi sudah membahas mengenai dalam jurusan Manajemen Informatika, kalian juga akan mempelajar mata kuliah yang berkaitan baik ilmu informatika atau ilmu manajemen. Keduanya sama-sama penting agar kalian bisa menjadi lulusan Manajemen Informatika sesuai dengan kebutuhan kerja saat itu. Jika kalian terlalu fokus dari segi manajemen, bisa jadi kalian akan kesulitan dalam membuat program, website, atau software. Tapi kalau kalian hanya tertarik dengan segi informatika saja, kalian mungkin tidak akan mengetahui apa bisnis tersebut sebenarnya butuhkan. Jadi agar kalian mendapatkan gambaran lebih luas lagi mengenai apa saja akan dipelajari dalam jurusan Manajemen Informatika, berikut beberapa mata kuliah wajib yang akan kalian temukan jika kalian memutuskan untuk masuk ke dalam jurusan itu.
    Tentunya, setiap universitas memiliki mata kuliah wajib yang berbeda di jurusan Manajemen Informatika. Lalu kalian akan temukan di matakuliah Manajemen Informatika adalah Agama, Pengantar Ilmu Komputer, Algoritma dan Pemrograman Web, Matematika 1/2, Lab. Pemrograman Dasar, Dasar Manajemen dan Bisnis, Bahasa Inggris 1/2, Komputer Aplikasi MI, Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Konsep Sistem Informasi, Struktur Data, Lab. Algoritma dan Struktur Data, Komputer Aplikasi IT, Kewirausahaan, Konsep Pemrograman Berorientasi Objek, Dasar Akutansi, Analisis Proses Bisnis, Sistem Basis Data, Lab. basis data, Analisis dan perencangan sistem informasi 1/2, Probanilitas dan statistik, Lab. Statistik, Desain Jaringan Komputer dan Komunikasi data 1/2, Animasi dan Multimedia interaktif, Pemrograman web, Perancangan basis data, Praktikum hardware komputer, E-Commerce, Rekayasa Perangkat Lunak, Kerja Praktek, Mobile Aplikasi, Manajemen Proyek Sistem Informasi, Metode penelitian dan penulis karya ilmiah, Kecakapan antar personal dan Tugas akhir. Jumblah total matakuliah jurusan Manajemen Infromatika ada 42 matakuliah dengan total SKS 109.

    Mata kuliah akan dipelajari oleh mahasiswa jurusan Manajemen Informatika, kita bisa menyimpulkan kalau prospek pekerjaan dari jurusan itu akan menjadi cukup luas karena mahasiswa akan mendapatkan bekal di dunia Informatika dan dunia Manajemen sekaligus. Tertarik masuk ke jurusan Manajemen Informatika biasanya lebih difokuskan untuk terjun ke dalam dunia Informatika. Maka mengingat apa yang dipelajari oleh mayoritas mahasiswanya berupa hal berbau Informatika. Meskipun, kita mendapatkan bekal terkait hal mengenai ilmu manajemen, bukan tidak mungkin kita bisa bekerja di bidang manajemen itu sendiri. Apalagi kalo kita serius mempelajari unsur manajemen yang ada di dalam jurusan Manajemen Informatika.

    Lulusan jurusan Manajemen Informatika menjanjikan ditengah perkembangan industri 4.0, lulusan Manajemen Infromatika memiliki sangat peran penting dalam mengembangkan solusi digital yang mendukung kebutuhan Bisnis. Dengan keahlian teknis dan manajerial, mereka beradaptasi dengan perubahan teknologi dan menjadi pemimpin dalam transfromasi digital. Maka kalo kalian ingin menjadi bagian dari dunia teknologi sekaligus memahami aspek manajemen yang diperlukan untuk mendukung keberhasilan bisnis, jurusan Manajemen Informatika. Investasi ilmu itu bakal membekali kalian dengan kemampuan relevan dizaman digital dan peluang karir untuk masa depan.

    So, there are several explanations about job prospects for graduate students majoring in Information Management.

    Programmer. Menjadi Programmer sesuatu yang sudah banyak diincar oleh mahasiswa jurusan Informatika manapun pasca mereka lulus dari kampus. Ini dikarenakan kita mendapatkan bekal ketika kita mempelajari mengenai berbagai macam terkait sistem pemrograman. Tentunya jurusan Manajemen Informatika juga bisa menjadi programmer setelah lulus dari kampus. Apa yang kita pelajari tidak berbeda jauh dengan mahasiswa dari beberapa Jurusan Informatika lainnya, sehingga pekerjaan ini masih berada dalam jangkauan.

    Web Designer. Bertugas dalam mengatur tampilan situs atau web dari sebuah perusahaan dan instansi. Pekerjaan satu ini mungkin dapat dikatakan sebagai salah satu pekerjaan yang paling cocok untuk kita para lulusan jurusan Manajemen Informatika. Ini dikarenakan para mahasiswa sudah di didik untuk mengetahui apa yang diperlukan oleh sebuah perusahaan atau instansi pada situs milik mereka agar pengunjung mendapatkan pengalaman mengenakan serta memuaskan ketika mereka membuka situs tersebut.

    Software Engineer.  Juga menjadi pekerjaan yang cukup umum diincar oleh lulusan Jurusan Manajemen Informatika. Dalam pekerjaan ini, seseorang diharuskan untuk mengembangkan sebuah sofware mulai dari awal dan menguji terkait apakah software tersebut layak atau tidak untuk diluncurkan. Khusus untuk lulusan jurusan Manajemen Informatika, peluang kalian untuk diterima pada perusahaan berbasis bisnis cukup besar, karena di sini kita sudah memiliki pengetahuan dasar untuk memahami apa saja yang dibutuhkan dalam sebuah bisnis.

    IT Consultant. Pekerjaan yang satu ini mungkin tidak bisa langsung dapatkan oleh lulusan baru atau fresh graduate, mengingat perannya yang cukup besar dalam perusahaan. Akan tetapi dengan pengalaman yang cukup, lulusan jurusan Informatika termasuk jurusan Manajemen Informatika dapat bekerja sebagai IT Consultant. Orang yang bekerja sebagai IT Consultant bertugas untuk membantu mengembangkan teknologi dalam sebuah perusahaan dengan memberikan saran dan nasihat serta memantau dan mengawasi perkembangan teknologi. Wajar jika seseorang yang akan bekerja di bidang ini harus memiliki pengalaman cukup banyak terlebih dahulu.

    Entrepreneur. Terakhir mahasiswa jurusan Manajemen Informatika bisa mulai mengembangkan karier mereka sebagai Entrepreneur atau Wirausahawan karena seperti yang sudah dibahas beberapa kali di atas, mereka mendapatkan sejumlah ilmu terkait dengan manajemen. Pengetahuan mengenai manajemen ini bisa bermanfaat bagi mereka yang memang sudah berencana untuk berwirausaha setelah lulus nanti. Apalagi lulusan jurusan Manajemen Informatika ini mempunyai suatu tidak banyak dimiliki oleh Entrepreneur lain, Kini pemahaman akan pemrograman yang bisa membantu mereka dalam berwirausaha.

    Jurusan Manajemen Informatika merupakan pilihan strategis buat bekal masa depan, untuk mengingatkan teknologi kedepannya bagi pusat kehidupan manusia. Dengan kemampuan mengelola informasi dan teknologi, lulusan dapat menjadi inovator, kepemimpinan, atau pengusaha di berbagai sektor. Maka kalian seseorang yang ingin berkontribusi dalam membangun masa depan digital, jurusan itu pijakan tepat untuk mengejar impian.

  • Menghindari Seksisme dalam Iklan: Komunikasi yang Mengutamakan Kesetaraan

    Iklan adalah jendela kecil yang mencerminkan nilai-nilai budaya, sosial, dan ekonomi masyarakat. Namun, seringkali iklan memanifestasikan stereotip gender yang tidak hanya ketinggalan zaman tetapi juga merugikan. Sebagai salah satu alat komunikasi massa yang paling berpengaruh, iklan memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan pesan-pesan yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga membangun norma sosial yang positif.
    Menurut Denis McQuail, seorang ahli komunikasi massa, iklan memiliki kekuatan untuk menggiring opini publik terhadap norma tertentu. Hal ini menjadikan iklan sebagai medan pertempuran strategis dalam upaya mempromosikan kesetaraan gender di dunia yang masih sering mendiskriminasi berdasarkan jenis kelamin.

    Apa Itu Seksisme dalam Iklan?
    Seksisme dalam iklan merujuk pada penggunaan elemen-elemen yang memperkuat stereotip gender. Contohnya meliputi:
    Perempuan yang selalu digambarkan dalam peran domestik, seperti memasak atau mengasuh anak.
    Penggunaan perempuan sebagai objek seksual untuk menarik perhatian tanpa relevansi dengan produk yang diiklankan.
    Penggambaran laki-laki sebagai figur yang dominan, kuat, dan sukses, sementara perempuan hanya menjadi pendukung atau aksesoris.
    Studi oleh UN Women mengungkap bahwa 85% perempuan merasa terwakili secara tidak adil dalam iklan, yang sering kali mengalienasi audiens perempuan, terutama di era modern.

    Praktik Femvertising: Solusi Melawan Seksisme
    Fenomena femvertising (iklan yang mempromosikan pemberdayaan perempuan) telah menjadi salah satu langkah progresif dalam melawan seksisme. Contoh suksesnya meliputi:
    Kampanye “Dove Real Beauty” yang menampilkan perempuan dari berbagai latar belakang fisik, menentang standar kecantikan tradisional.
    Always #LikeAGirl, sebuah iklan yang merekonstruksi frasa “seperti perempuan” menjadi simbol kekuatan.

    Menurut Elisa Becker-Herby dalam penelitiannya di University of Minnesota, femvertising tidak hanya meningkatkan citra merek tetapi juga mendorong penjualan karena audiens merasa merek tersebut relevan dengan nilai-nilai mereka.

    Mengapa Merek Masih Menggunakan Stereotip Gender?
    Meskipun femvertising memberikan keuntungan jangka panjang, banyak merek tetap menggunakan stereotip gender karena:
    1. Kemudahan Produksi: Stereotip memberikan formula yang mudah dimengerti tanpa perlu riset mendalam.
    2. Budaya Patriarkis: Beberapa pasar masih memegang nilai-nilai konservatif, sehingga stereotip dianggap aman dan tidak kontroversial.
    3. Minimnya Edukasi Gender dalam Industri Kreatif: Banyak pembuat konten tidak menyadari dampak buruk stereotip gender.

    Dampak Iklan Inklusif terhadap Masyarakat
    1. Meningkatkan Kesadaran Gender
    Iklan yang inklusif mendorong diskusi publik tentang peran gender yang adil. Contohnya adalah iklan Kecap ABC yang menggambarkan laki-laki sebagai figur aktif dalam tugas domestik.
    2. Memberdayakan Perempuan
    Narasi yang mengangkat potensi perempuan dalam berbagai bidang dapat membangun kepercayaan diri dan mendorong mereka untuk mengejar peluang baru.
    3. Mengubah Persepsi Publik
    Seiring waktu, iklan dapat membantu mengubah pandangan tradisional tentang peran gender di masyarakat. Hal ini membutuhkan konsistensi dan pendekatan berkelanjutan.


    Strategi untuk Menciptakan Iklan Bebas Seksisme
    1. Menghapus Penggambaran Stereotip Gender
    Merek perlu memeriksa kembali pesan dan visual dalam iklan untuk memastikan bahwa mereka tidak memperkuat peran gender yang kaku.

    2. Melibatkan Audiens Beragam dalam Riset
    Iklan yang inklusif membutuhkan masukan dari berbagai kelompok, termasuk perempuan.

    3. Menerapkan Edukasi Gender di Industri Kreatif
    Pelatihan dan pendidikan tentang gender harus menjadi bagian dari proses kreatif dalam menciptakan iklan.

    4. Membangun Narasi Positif
    Menampilkan cerita yang memotivasi dan mendukung pemberdayaan dapat menarik audiens yang lebih luas, terutama generasi muda.


    Tantangan dalam Menerapkan Iklan Inklusif
    Perusahaan sering kali menghadapi dilema antara mempromosikan nilai-nilai progresif dan menjaga nilai budaya lokal. Misalnya, merek di negara dengan norma gender konservatif mungkin enggan memproduksi konten yang dianggap kontroversial
    Namun, dengan adanya inisiatif seperti Unstereotype Alliance dari UN Women, perusahaan di seluruh dunia mulai menyadari pentingnya iklan bebas stereotip sebagai alat untuk menciptakan perubahan sosial.

    Menghindari seksisme dalam iklan bukan hanya soal menciptakan konten yang menarik, tetapi juga tentang tanggung jawab sosial. Dengan memanfaatkan komunikasi yang inklusif dan progresif, merek dapat memperkuat relevansi mereka di era modern sekaligus mendorong kesetaraan gender di masyarakat. Langkah kecil yang dilakukan melalui iklan hari ini dapat menciptakan dampak besar untuk masa depan.

    Referensi:
    Magdalene – Femvertising dan Dampaknya pada Industri Iklan
    Kampanye Dove Real Beauty
    UN Women – Unstereotype Alliance

  • Memperkuat UMKM di Era Digital: Strategi Sukses Go Online

    Siapa bilang bisnis kecil tak bisa bersaing di era digital? Justru sekarang, UMKM punya peluang emas untuk menjangkau jutaan pelanggan potensial! Dengan memanfaatkan internet dan berbagai teknologi, UMKM bisa tumbuh pesat dan bahkan go global. Tapi, dari mana memulainya?

    1. Bangun Rumah Online yang Menarik

    Bayangkan toko online-mu seperti rumah. Pasti kamu ingin rumahnya terlihat bagus dan nyaman, kan? Sama halnya dengan toko online. Desain yang menarik, informasi produk yang lengkap, dan navigasi yang mudah akan membuat pengunjung betah berlama-lama. Jangan lupa pilih nama domain dan platform e-commerce yang mudah diingat, ya!

    2. Jadi Bintang di Media Sosial

    Media sosial itu seperti pasar. Di sini, kamu bisa bertemu banyak calon pelanggan. Pilih platform yang sesuai dengan produkmu, lalu buat konten yang menarik dan informatif. Misalnya, kalau jualan makanan, posting foto-foto makanan yang bikin ngiler, atau kalau jualan baju, tunjukkan cara styling yang kece.

    3. Buka Toko Online di Mana-Mana

    Dengan platform e-commerce, toko online-mu bisa diakses dari mana saja dan kapan saja. Bayangkan, pelangganmu bisa belanja sambil santai di rumah atau saat lagi ngantor. Selain itu, platform ini juga punya fitur-fitur keren seperti sistem pembayaran yang aman dan layanan pengiriman yang cepat.

    4. Biar Ketemu di Google

    Siapa sih yang enggak pakai Google buat nyari barang? Nah, supaya toko online-mu ketemu di halaman pertama hasil pencarian Google, kamu perlu belajar SEO. Caranya gampang kok, cukup gunakan kata kunci yang relevan, buat konten yang berkualitas, dan bangun hubungan baik dengan website lain.

    5. Iklan Biar Makin Dikenal

    Mau bisnismu makin dikenal banyak orang? Coba deh pakai iklan berbayar. Dengan iklan, kamu bisa menargetkan calon pelanggan yang sesuai dengan produkmu. Misalnya, kalau jualan sepatu olahraga, kamu bisa menargetkan orang-orang yang suka olahraga.

    6. Pelanggan Senang, Bisnis Untung

    Pelanggan itu raja, ya kan? Jadi, jangan lupa berikan pelayanan terbaik. Balas pesan dengan cepat, tangani keluhan dengan baik, dan buat mereka merasa spesial. Pelanggan yang puas biasanya akan jadi pelanggan setia dan bahkan merekomendasikan toko online-mu ke orang lain.

    7. Uang Masuk, Uang Keluar, Catat Semua!

    Kelola keuangan bisnis dengan baik. Gunakan aplikasi akuntansi untuk mencatat semua pemasukan dan pengeluaran. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui kondisi keuangan bisnis dan membuat keputusan yang tepat.

    8. Belanja Online Harus Aman

    Pastikan toko online-mu aman dari serangan hacker. Gunakan sistem keamanan yang baik dan tawarkan berbagai pilihan pembayaran yang aman. Jangan lupa, buat proses belanja jadi mudah dan menyenangkan.

    9. Pelajari Data, Sukses Lebih Cepat

    Setiap tindakan di toko online-mu akan menghasilkan data. Data ini sangat berharga karena bisa kamu gunakan untuk menganalisis kinerja bisnis dan membuat strategi pemasaran yang lebih efektif.

    10. Terus Belajar dan Berinovasi

    Dunia digital terus berubah, jadi kamu harus terus belajar dan berinovasi. Ikuti perkembangan teknologi terbaru, pelajari tren pasar, dan jangan takut untuk mencoba hal-hal baru.

  • Memperkuat UMKM di Era Digital: Strategi Sukses Go Online FADLY ABDILLAH 41820264

    Siapa bilang bisnis kecil tak bisa bersaing di era digital? Justru sekarang, UMKM punya peluang emas untuk menjangkau jutaan pelanggan potensial! Dengan memanfaatkan internet dan berbagai teknologi, UMKM bisa tumbuh pesat dan bahkan go global. Tapi, dari mana memulainya? Yuk, simak tips jitu berikut ini.

    1. Bangun Rumah Online yang Menarik

    Bayangkan toko online-mu seperti rumah. Pasti kamu ingin rumahnya terlihat bagus dan nyaman, kan? Sama halnya dengan toko online. Desain yang menarik, informasi produk yang lengkap, dan navigasi yang mudah akan membuat pengunjung betah berlama-lama. Jangan lupa pilih nama domain dan platform e-commerce yang mudah diingat, ya!

    2. Jadi Bintang di Media Sosial

    Media sosial itu seperti pasar. Di sini, kamu bisa bertemu banyak calon pelanggan. Pilih platform yang sesuai dengan produkmu, lalu buat konten yang menarik dan informatif. Misalnya, kalau jualan makanan, posting foto-foto makanan yang bikin ngiler, atau kalau jualan baju, tunjukkan cara styling yang kece.

    3. Buka Toko Online di Mana-Mana

    Dengan platform e-commerce, toko online-mu bisa diakses dari mana saja dan kapan saja. Bayangkan, pelangganmu bisa belanja sambil santai di rumah atau saat lagi ngantor. Selain itu, platform ini juga punya fitur-fitur keren seperti sistem pembayaran yang aman dan layanan pengiriman yang cepat.

    4. Biar Ketemu di Google

    Siapa sih yang enggak pakai Google buat nyari barang? Nah, supaya toko online-mu ketemu di halaman pertama hasil pencarian Google, kamu perlu belajar SEO. Caranya gampang kok, cukup gunakan kata kunci yang relevan, buat konten yang berkualitas, dan bangun hubungan baik dengan website lain.

    5. Iklan Biar Makin Dikenal

    Mau bisnismu makin dikenal banyak orang? Coba deh pakai iklan berbayar. Dengan iklan, kamu bisa menargetkan calon pelanggan yang sesuai dengan produkmu. Misalnya, kalau jualan sepatu olahraga, kamu bisa menargetkan orang-orang yang suka olahraga.

    6. Pelanggan Senang, Bisnis Untung

    Pelanggan itu raja, ya kan? Jadi, jangan lupa berikan pelayanan terbaik. Balas pesan dengan cepat, tangani keluhan dengan baik, dan buat mereka merasa spesial. Pelanggan yang puas biasanya akan jadi pelanggan setia dan bahkan merekomendasikan toko online-mu ke orang lain.

    7. Uang Masuk, Uang Keluar, Catat Semua!

    Kelola keuangan bisnis dengan baik. Gunakan aplikasi akuntansi untuk mencatat semua pemasukan dan pengeluaran. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui kondisi keuangan bisnis dan membuat keputusan yang tepat.

    8. Belanja Online Harus Aman

    Pastikan toko online-mu aman dari serangan hacker. Gunakan sistem keamanan yang baik dan tawarkan berbagai pilihan pembayaran yang aman. Jangan lupa, buat proses belanja jadi mudah dan menyenangkan.

    9. Pelajari Data, Sukses Lebih Cepat

    Setiap tindakan di toko online-mu akan menghasilkan data. Data ini sangat berharga karena bisa kamu gunakan untuk menganalisis kinerja bisnis dan membuat strategi pemasaran yang lebih efektif.

    10. Terus Belajar dan Berinovasi

    Dunia digital terus berubah, jadi kamu harus terus belajar dan berinovasi. Ikuti perkembangan teknologi terbaru, pelajari tren pasar, dan jangan takut untuk mencoba hal-hal baru.