Blog

  • owner skincare tolak kritik salah produknya yang overclaim

    Dalam industri kencantikan saat ini yang sedang marak diperbincangkan oleh semua kalangan, salah satu owner skincare Brand D ini sedang mengalami kasus yang dinilai salah satu produknya memiliki overclaim berlebihan.

    Brand skincare ini merupakan brand skincare milik M, merupakan salah satu pengusaha muda yang berasal dari Kota Palembang. M memulai membangun bisnis dibidang perawatan kulit dan kecantikannya ini sejak 2018 lalu. Pada awal mendirikan bisnis ini, Melvina mengaku perjalanannya tidaklah mudah. Dengan niat awal untuk membantu perekonomian keluarganya, M pun memulai bisnis Skincare dengan modal sebesar Rp3,5 juta. Dalam membangun bisnis Skincare, M tidak melakukannya sendiri. Ia mendapat dukungan dari suami dan keluarganya. Hingga pada 2020, usai 2 tahun bisnisnya berjalan, ia berhasil mendapatkan legalitas produk dan izin edar dari BPOM. Dari sejak saat itu, bisnisnya pun mulai berkembang pesat hingga saat ini.

    Ia pun mulai memperbanyak mitra untuk memperluas peluang bisnisnya. Dengan program kemitraan inilah, banyak wanita-wanita muda yang juga turut mendapatkan penghasilan dari bisnis Skincare. Selain itu, M juga kerap mengapresiasi para mitranya yang berhasil melakukan penjualan tinggi dengan membagikan hadiah setiap tahunnya mulai dari motor, mobil, logam mulia, hingga paket umrah. 

    Kesuksesan M dalam membangun bisnis Skincare ini juga menjadikannya sebagai pengusaha muda wanita yang berhasil memiliki kekayaan melimpah. 

    Dilihat dari salah satu platfrom sosial media milik pribadinya , M kerap mengunggah video yang menampilkan barang-barang mewah miliknya seperti rumah mewah miliknya di kawasan Talang Jambe Palembang, hingga deretan mobil mewah yang terparkir di garasinya. Tak heran, ia pun dijuluki Crazy Rich Asal Palembang oleh warganet.

    Demi menyelamatkan citra brandnya yang mulai memburuk, sang owner Daviena rela menghabiskan 500 juta untuk fitur promote dalam berbagai video TikTok-nya, salah satunya pada video klarifikasi.

    Dilansir dari unggahan Tiktok andreyudias pada 18 Oktober 2024, terangkum dengan jelas bagaimana bukti owner Daviena memakai fitur promote pada beberapa video klarifikasinya di Tiktok.

    “Klarifikasi dia ada tiga video yang pake fitur ads atau promote”

    Ketiga video klarifikasi Daviena itu menggunakan fitur promote dengan nominal biaya yang berbeda-beda. Seperti yang dituturkan Andre, video pertama Daviena itu menghabiskan biaya atau budget sebesar 227 juta dengan views didapatkan sebanyak 4,8 juta.

    Untuk video kedua menghabiskan dana 110 juta dengan views atau ditonton sebanyak 12 juta kali.

    Untuk video yang ketiga menghabiskan dana 145 juta dengan views 11 juta.

    Awalnya Andre mengira sang owner Daviena menghabiskan budget sebanyak itu sampai ratusan juta hanya untuk klarifikasi demi menyelamatkan citra brandnya.

    Namun, ternyata prasangka Andre salah. Ia melihat banyak video-video lain dari Daviena yang menggunakan fitur promote di Tiktok hanya berisikan konten flexing dan pencitraan.

    Bahkan untuk konten flexing saja, Daviena skincare rela merogoh kocek puluhan juta guna memakai fitur promote.

    Jika ditotal secara keseluruhan, dikalkulasikan dana yang gelontorkan Daviena untuk promote konten klarifikasi serta flexing dan pencitraan bisa menghabiskan setengah miliar seperti yang dijelaskan Andre.

    Menanggapi fakta itu, banyak netizen yang merespon nyinyir apa yang dilakukan owner Daviena.

    “Emang agak laen” komen netizen.

    Dengan membuat iklan tersebut, Daviena Skincare telah melanggar aturan dalam Etika Periklanan Indonesia dimana iklan harus sesuai dengan norma kepatuhan, dan tidak mengesankan pemujaan ataupun pelecehan yang berlebih. Iklan juga tidak diperbolehkan menampilkan sedemikian rupa, sehingga mempengaruhi orang untuk memperolehnya dengan cara–cara yang tidak sah (Dewan Periklanan Indonesia, 2020).

    apat disimpulkan bahwa akun Tiktok @Daviena Skincare telah melanggar Etika Pariwara Indonesia karena membuat konten yang hiperbol dengan menggiring persepsi buruk pada masyarakat. Konten yang di-upload mengenai promosi produk tepat jika konten tersebut tidak menimbulkan presepsi buruk pada produk Daviena Skincare. Menampilkan uang yang dilakukan oleh owner @DavienaSkincare juga melanggar Etika Pariwara Indonesia.

    Tidak hanya itu, awal mula perseteruan ini terjadi adalah dengan adanya Doktif (Dokter Dedektif) yang melakukan uji laboratorium salah satu produk milik “Brand D” ini. terbukti bahwa hasil laboratorium menunjukan adanya Overclaim pada ingridients produk milik “Brand D” ini.

    Dokter detektif sendiri adalah sosok yang sering kali muncul dalam pembicaraan yang menyangkut skincare terutama di ruang TikTok. Konten kreator yang akrab dengan sebutan doktif itu selalu membagikan konten menggemparkan terkait produk skincare yang beredar di pasaran. Dimana perempuan berhijab ini disebut rela merogoh kocek sendiri untuk menguji apakah klaim-klaim dari produk yang beterbangan sesuai dengan kenyataan atau malah terjadi penyimpangan.

    Dalam hasil uji laboratorium, Dokter Detektif mengungkapkan bahwa kandungan niacinamide di body lotion merek D tidak terdeteksi sama sekali.

    “Jadi memang niacinamide-nya nggak kedeteksi, maksudnya nggak kedeteksi berarti bisa nggak ada atau emang (kandungannya) sangat kecil banget,” ujar Dokter Detektif pada Minggu, 8 September 2024, melalui akun TikTok-nya. Dokter Detektif pun mempertanyakan kualitas produk tersebut, mengingat harganya yang relatif tinggi. Ia menyebut bahwa klaim yang dibuat oleh merek D bukan sekadar berlebihan, tetapi sudah mengarah pada false claim atau klaim palsu.

    “Brand D, saya mau tanya dong, kan harganya cukup mahal, ini jatuhnya bukan over claim lagi loh guys, tapi false claim, jadi bisa bentuk penipuan publik,” tegasnya.

    Meski nama merek dirahasiakan dengan inisial D, banyak netizen yang langsung mengarah pada produk body lotion milik Daviena Skincare, karena kemasan khasnya yang berwarna merah marun.

    Tanggapan mengenai body lotion tersebut juga datang dari dokter lain yang populer di TikTok, yaitu dr. Richard Lee.

    Menurut dr. Richard Lee, produk body lotion merek D bukanlah produk abal-abal karena telah teruji oleh BPOM. Ia menambahkan bahwa klaim pembohongan publik tidak tepat, sebab persentase niacinamide dalam produk tersebut memang tidak dicantumkan dalam kemasan.

    “Jadi brand D sudah dicek oleh Dokter Detektif, niacinamide-nya cuma 0,3 sampai 0,5 persen, nggak abal-abal karena produk tersebut sudah BPOM, pembohongan nggak? nggak juga, karena di dalam produk nggak pernah ditulis persenan niacinamide,” kata dr. Richard Lee pada Rabu 11 September 2024.


    Namun, dr. Richard Lee mengakui bahwa kandungan niacinamide pada merek D sangat kecil dan jauh dari standar umum yang biasanya berkisar antara 5 sampai 10 persen.

    Baru-baru ini produk yang diulasannya memiliki kaitan dengan pemilik daviena skincare tapi berimbas pada dr. Richard Lee. Melalui akun TikTok barunya @dokterdetektif.real, konten kreator yang kerap kali tampil mengenakan topeng tersebut mengklaim ada seorang dokter yang terlihat baik namun nyatanya adalah pembohong besar.

    Hal ini membuat pengguna body lotion tersebut kemungkinan besar tidak akan mendapatkan hasil yang diharapkan dari segi pencerahan kulit.

    Tidak hanya body lotionnya yang di anggap memiliki overclaim tetapi retinolnya juga terbukti memiliki overclaim dalam kandungnnya. ditemukan kembali oleh dokter detektif ketika dokter detektif melakukan pengujian retinal pada tiga produk skincare. Yaitu dari brand E yang mengklaim produknya memiliki kandungan retinol sebesar 0,2 persen. Kemudian produk dari merek doktif sendiri dengan klaim serupa.

    Lalu produk ketiga dari merek D yang merujuk pada Daviena skincare dimana mereka mengatakan kandungan retinal produknya mencapai 2,5 persen. Pengujian dokter detektif tersebut menggunakan parameter retinol dengan alasan gugus turunannya nyaris sama.


    “Sebenarnya dari produknya kalau kita pegang itu tidak ada pembohongan sama sekali, tapi berguna nggak produknya? ada hasil nggak? pastinya nggak. Kalau niacinamide-nya 0,3 persen ya pasti nggak ada hasil sama sekali,” tambahnya.

    Tidak terima dengan kritik yang dilayangkan oleh dr. Richard Lee, owner Daviena, Melvhina Husyanti justru memberikan respons yang cukup tajam. Melvhina membalas kritikan itu dengan mempertanyakan produk DNA Salmon milik dr. Richard Lee yang sempat viral, karena diklaim memiliki jarum dalam aplikatornya untuk meningkatkan efektivitas penggunaannya.

    “Dok soal jarum gimana? Klarifikasi dong, jangan urusin jualan orang melulu,” sindir owner Daviena Skincare dalam kolom komentar akun dr. Richard Lee, seolah membalikkan kritikan yang diterimanya.

    Melvhina mencoba mempertanyakan kredibilitas produk dr. Richard Lee yang sempat viral, tapi menurutnya kini sudah tidak beredar lagi di pasaran. “Apa karena dia dokter, mau sesalah apa pun tetap kalian benarkan? Masih ingat ga produk dia DNA SALMON DIRUMAH AJA yang ada jarumnya, kok hilang di peredaran? Katanya BPOM kenapa tiba-tiba menghilang dan ditarik dari peredaran?” tulis akun Owner Daviena Skincare.
    Lebih lanjut, Melvhina merasa mampu menerima kritikan dari orang lain, kecuali kritik dari dr. Richard Lee karena ada sejarah ketidaksukaan atau ketidakpercayaan terhadapnya. “Saya sangat terima dikritik asalkan orangnya benar. Tapi untuk orang satu ini tidak ya, sangat banyak kelicikan beliau dari dulu terhadap saya,” tutupnya.

    Doktif menyebut bahwa Owner Daviena Skincare tidak mengetahui kandungan pada produknya sendiri. Ia juga menambahkan bahwa dirinya tidak mau menjual produk yang merugikan konsumen. Dirinya berharap Owner Daviena Skincare bisa lebih berhati-hati saat mengeluarkan produk baru.

    Doktif juga meminta claim produk baru daviena bisa dipertanggungjawabkan nantinya jika diujikan pada Lab Indonesia.


    “Saya sangat terima dikritik asalkan orangnya benar. Tapi untuk orang satu ini tidak ya, sangat banyak kelicikan beliau dari dulu terhadap saya,” tutupnya.

    Dan ditegaskan bahwa pengujian tersebut hanya untuk melihat apakah ketiga produk betul memuat retinol dan bukan untuk menilai kesesuaian klaim persentase yang dinyatakan. Tak butuh waktu lama, pengujian doktif ini menyebutkan bahwa produk D jadi over klaim, karena tidak ditemukan kandungan retinal sama sekali.

    Sampai disitu, publik mulai bergosip menimbulkan kegaduhan di dunia maya hingga dr. Richard Lee ikut angkat bicara. Mengambil sisi kontra, dr. Richard menyebut pengujian yang dilakukan doktif kurang bijaksana karena seharusnya kadar retinal diuji dengan retinal begitupun sebaliknya.

    Bahkan dokter kelahiran Palembang itu menguatkan pendapatnya dengan mencocokkan data temuan pribadi dengan tiga ahli kimia. Sayangnya bukan jadi lurus, permasalahan ini semakin bercabang.

    Ada yang bertanya-tanya kenapa dr. Richard tidak menampilkan hasil lab secara gamblang seperti doktif yang terang-terangan menunjukkan hasil uji cobanya. Tidak sedikit berspekulasi tentang hubungan brand D dengan dokter lulusan Universitas Sriwijaya tersebut.

    Namun sebenarnya spekulasi tersebut terpatahkan jika mengingat diawal videonya, dr. Richard memastikan dirinya tidak mengenal secara pribadi owner brand D ini. Hingga sekarang perseteruan ini terus berlanjut dengan undangan terbuka satu sama lain untuk beradu data dan argumen.

    Selain itu, dr. Richard menekankan tidak akan menanggapi hal-hal yang berbau penyerangan secara personal. Disamping itu, doktif mengatakan telah mengirim produk brand D tersebut untuk di uji retinal di Shanghai, China dan hasilnya akan keluar sekitar 15 hari kerja.

    Bukan hanya merespons dengan permintaan maaf, sang pemilik justru membalas dengan sindiran, yang kemudian memicu reaksi keras dari publik dan netizen. Alih-alih mengakui kesalahan atau memberikan klarifikasi yang jelas, sang owner Daviena Skincare justru menanggapi dengan nada sindiran. Netizen ramai-ramai mengkritik respons sang pemilik Daviena yang dianggap kurang profesional. “Enggak lucu banget,” komentar seorang netizen, menanggapi sindiran dari pemilik merek tersebut.

    Beberapa waktu terakhir, muncul berbagai desas-desus yang menyebutkan bahwa

     Dokter Richard Lee tidak terdaftar dalam Konsil Kedokteran Indonesia dan menerima saham sebesar 20% dari Daviena, sebuah brand skincare.

    Isu ini sempat menjadi perbincangan di media sosial, sehingga Dokter Richard Lee memutuskan untuk memberikan klarifikasi melalui akun Instagram-nya.

    Dalam klarifikasinya, Dokter Richard Lee membantah tuduhan tersebut dan memberikan bukti konkret terkait statusnya sebagai

     dokter terdaftar di Indonesia serta membantah klaim bahwa dirinya memiliki saham di Daviena. Dokter Richard Lee membantah isu yang beredar tentang dirinya yang dikatakan tidak terdaftar dalam Konsil Kedokteran Indonesia.

    Melalui unggahan di Instagram, ia membagikan tangkapan layar dari pencarian namanya dalam database Konsil Kedokteran Indonesia. Dalam tangkapan layar tersebut, nama Richard Lee terdaftar sebagai seorang dokter yang merupakan alumni Universitas Sriwijaya, Palembang, dengan tanggal penetapan pada 11 Februari 2020

    Percakapan singkat dokter Charli dan juga percakapan singkat dokter Richard Lee dengan pemilik Skin Care Daviena –Instagram/dr.richard_lee

    “Bukan klarifikasi, hanya memberikan data dan fakta,” tulisnya dalam unggahan tersebut, menanggapi tuduhan yang menyebut dirinya tidak sah sebagai dokter.

    Isu lain yang beredar adalah tuduhan bahwa Dokter Richard Lee memiliki saham sebesar 20% di perusahaan skincare Daviena.

    Klarifikasi ini kembali disampaikan oleh Dokter Richard Lee dalam sebuah percakapan singkat dengan Melvina Husyanti, pemilik Daviena, yang ia bagikan di Instagram.

    Dalam percakapan tersebut, Dokter Richard Lee bertanya kepada Melvina mengenai kabar yang menyebutkan dirinya mendapatkan saham 20% dari Daviena.

    Pesan tersebut berbunyi, “Melvin kok aku denger dapet 20% dari saham Daviena??! Kapan-kapan kita dapat perjanjian seperti itu?”

    Melvina kemudian membalas pesan tersebut dengan penjelasan, “Dok, maaf banget… aku nggak enak dengan dokter dengan keadaan seperti ini… aku nggak ada ngomong apa-apa dan nggak tahu dari mana asal 20% ini… maaf, niatku minta bantu dokter meluruskan, tapi dokter kebawa-bawa masalah aku.”

    Menanggapi hal ini, Dokter Richard Lee menegaskan kembali, “Kredibilitas aku dipertaruhkan di sini. Aku tambahin, kamu pure nggak ada dapat apapun.”

    Dokter Richard Lee menegaskan bahwa sejak awal niatnya adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan bukan untuk merugikan pihak manapun.

    Dokter Richard Lee juga berikan data mengenai identitas di konsil kedokteran Indonesia–Instagram/dr.richard_lee

    Ia juga menambahkan bahwa dirinya tidak pernah menerima saham apapun dari Daviena.

    “Dari awal niatan saya hanya untuk edukasi, tidak ada keinginan untuk menjatuhkan pihak manapun. Semoga data ini tidak membuat kegaduhan lebih lanjut,” ujar Dokter Richard Lee dalam unggahannya.

    Dalam klarifikasinya, Dokter Richard Lee juga menunjukkan hasil laboratorium dari retinal, yang tampaknya terkait dengan beberapa informasi yang beredar.

    Namun, ia menekankan bahwa langkah-langkah tersebut hanya bertujuan untuk memberikan data yang jelas dan tidak berniat menambah keributan.

    Dengan memberikan bukti-bukti terkait statusnya sebagai dokter terdaftar dan membagikan percakapan pribadi dengan pemilik Daviena, Dokter Richard Lee berharap dapat meluruskan semua tuduhan yang tidak berdasar tersebut.

    Ia menegaskan bahwa tuduhan mengenai kepemilikan saham di Daviena adalah salah informasi, dan niatnya selalu untuk edukasi, bukan untuk merugikan siapa pun.

  • Nirmana : Mata Kuliah Paling Sulit Untuk Mahasiswa Baru Prodi Desain Komunikasi Visual Universitas Komputer Indonesia.

    Nirmana merupakan istilah asing bagi sebagian orang, terutama bagi orang yang tidak berkecimpung dalam dunia seni dan desain. namun, konsep ini memegang peranan penting dalam perkembangan seni rupa dan desain grafis. Nirmana dapat dianggap sebagai dasar dari komposisi visual yang melibatkan elemen – elemen seperti garis, warna, bentuk, dan ruang untuk menciptakan keselarasan dan keindahan visual. dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh tentang apa itu nirmana, unsur – unsurnya, prinsip – prinsip dasarnya, serta bagaimana penerapanya dalam desain grafis.

    Sebagai mahasiswa yang telah lulus dalam mata kuliah tersebut, saya juga kerap merasakan hal yang sama. mata kuliah kuliah Nirmana mengajarkan saya tentang kesabaran dan ketelitian dalam mendesain. selain mengajarkan tentang hal tersebut, Nirmana juga membantu saya dalam melatih kepekaan dan keharmonisan visual. Mata kuliah ini terbagi menjadi 2 bagian yang dapat diselesaikan dalam waktu 2 semester. untuk semester pertama, kita akan dihadapkan dengan Nirmana 1 yang membahas tentang dasar – dasar Nirmana. lalu untuk semester kedua, kita akan bertemu dengan Nirmana 2 yang mencakup pengolahan ruang dan keharmonisan bentuk.

    Mata kuliah ini membuat sebagian mahasiswa baru merasa kaget karena tugasnya yang cukup sulit dan menyibukan diri mereka. Bahkan bagi mahasiswa baru yang bukan berasal dari SMK jurusan Desain Komunikasi Visual seperti saya, ini merupakan sebuah Culture Shock karena saya sudah terbiasa dengan soal – soal dan jam mengerjakan tugas yang tidak terlalu lama. Namun ketika saya mencoba mata kuliah ini rasanya tentu sangat berbeda, dimulai dari sesi pengarahan tugas, pembuatan asistensi, hingga pengerjaan final karya membutuhkan waktu, kesabaran, kepekaan dan ketelitian setiap waktunya. Para mahasiswa baru dituntut untuk membuat konsep baru yang tidak pasaran. adapun hal – hal lain yang dipelajari mahasiswa baru dalam proses menyelesaikan mata kuliah nirmana ini, diantaranya adalah :

    Pengertian Nirmana

    Nirmana berasal dari kata “Nir” yang berarti tanpa, dan “Mana” yang berarti makna atau arti. maka secara harfiah Nirmana adalah sesuatu yang belum memiliki arti. hal ini diperjelas juga dengan bentuk nirmana yang condong terlihat abstrak.

    Unsur – Unsur Nirmana

    Unsur – unsur dalam Nirmana adalah elemen – elemen dasar yang digunakan untuk menciptakan komposisi visual yang estetis. Unsur – unsur ini diterapkan dalam Nirmana dwimatra maupun Nirmana trimatra, Unsur – unsur nirmana dasar dari desain dan seni rupa. Berikut merupakan unsur – unsur nirmana :

    • Titik

    Titik adalah unsur paling utama dalam nirmana, tanpa titik tidak akan pernah ada garis. dengan titik kita bisa membuat bentuk bentuk baru. titik juga bisa memberikan kesan tertentu sesuai dengan penempatannya.

    • Garis

    Garis merupakan hasil dari gabungan 2 titik atau lebih. Garis tidak hanya berupa garis lurus, banyak terdapat bentuk garis seperti garis lengkung, garis zig zag, garis siku, dan garis putus – putus.

    • Bidang

    Bidang terbentuk dari pertemuan beberapa garis atau dengan memperluas garis menjadi area tertentu. Bidang dapat berbentuk geometris atau acak dan memberikan kesan luas, volume, dan dimensi pada suatu karya.

    • Ruang

    Ruang adalah jarak antara, di dalam, atau di sekitar elemen visual. Ruang positif adalah area yang ditempati oleh elemen visual, sedangkan ruang negatif adalah area kosong di sekitarnya. Ruang dapat menciptakan kesan kedalaman dan dimensi pada karya.

    • Bentuk

    Bentuk adalah elemen visual yang memiliki dimensi panjang, lebar, dan kedalaman. Bentuk bisa berupa objek 2D atau 3D, seperti kubus atau bola. Bentuk sering digunakan untuk menciptakan kesan soliditas dan realisme.

    • Tekstur

    Tekstur adalah kualitas permukaan yang dapat dirasakan atau dilihat. Tekstur bisa halus, kasar, licin, atau berkerut. Tekstur membantu menambah kedalaman dan realisme, serta menciptakan suasana tertentu dalam karya seni.

    • Warna

    Warna adalah salah satu unsur nirmana yang paling penting dalam mempengaruhi emosi dan suasana. Warna memiliki tiga aspek utama: rona (hue), nilai (value, terang-gelap), dan kejenuhan (saturation, kekuatan warna). Warna bisa menciptakan harmoni, kontras, atau fokus.

    • Gelap – Terang

    Gelap terang adalah tingkat intensitas terang atau gelap dari suatu warna atau bentuk dalam karya. Elemen ini memberikan dimensi dan kedalaman, serta membantu menciptakan kontras visual yang menarik.

    setelah mengetahui unsur – unsur dalam nirmana, berikutnya kita akan mempelajari tentang Prinsip – prinsip nirmana. Unsur dan prinsip nirmana itu berbeda, namun diantara keduanya saling memiliki keterikatan.

    Prinsip – Prinsip Dasar Nirmana

    Dalam penerapannya, Nirmana mengacu pada beberapa prinsip dasar desain yang membantu menciptakan karya yang harmonis dan enak dipandang. Berikut beberapa prinsip dasar Nirmana :

    • Kesatuan (Unity)

    Kesatuan adalah Prinsip utama yang menekankan hubungan antar elemen satu dengan elemen lainnya dalam sebuah komposisi agar terlihat serasi dan menyatu. prinsip kesatuan bisa dicapai dengan cara mengulang bentuk, warna, atau pola tertentu untuk menciptakan kesan keterkaitan antar elemen.

    • Keseimbangan (Balance)

    Keseimbangan adalah prinsip yang mengatur agar elemen – elemen dalam sebuah komposisi terlihat seimbang. untuk memainkan prinsip keseimbangan kita bisa menggunakan jenis simetris yaitu sama rata antara kiri dan kanan atau atas dan bawah, serta asimetris yang menekankan perbedaan antara kiri dan kanan atau bawah dan atasnya.

    • Irama (Rythm)

    Irama adalah pengulangan pola atau bentuk dalam sebuah komposisi yang menciptakan ritme tertentu. Irama memberikan kesan bergerak atau dinamika yang contohnya mudah kita temui di nirmana garis. Hal ini dapat membuat karya terasa lebih hidup.

    • Proporsi (Proportion)

    Proporsi adalah prinsip yang mengatur tentang perbandingan dalam komposisi, seperti ukuran dan skala. Proporsi sangatlah penting dalam nirmana karena bisa memberikan kesan tertentu atau hal yang ingin ditonjolkan dalam komposisi tersebut.

    • Kontras (Contrast)

    Kontras merupakan perbedaan mencolok antara elemen satu dengan elemen lainnya. Kontras mencakup hal – hal seperti : gelap dan terang, besar dan kecil, atau tekstur kasar dan halus. Kontras sering digunakan untuk menarik perhatian ,menunjukan perbedaan atau menunjukan pesan utama yang ingin ditonjolkan.

    Jenis – Jenis Nirmana

    Dalam pengaplikasiannya nirmana terbagi menjadi 2 yaitu :

    • Nirmana Dwimatra (2D)

    Nirmana dwimatra adalah desain atau karya seni rupa yang disusun dalam dua dimensi, yaitu hanya memiliki panjang dan lebar tanpa kedalaman atau volume. Nirmana dwimatra dapat kita temukan di permukaan datar saja seperti kertas, kanvas dan desain grafis.

    • Nirmana Trimatra (3D)

    Nirmana trimatra adalah desain atau karya seni rupa yang disusun dalam tiga dimensi, karya dalam Nirmana trimatra berbeda dengan karya yang ada di Nirmana dwimatra. dalam nirmana trimatra karya memiliki panjang, lebar, kedalaman dan volume. Perbedaan utama dari nirmana trimatra dengan Nirmana dwimatra ialah Nirmana trimatra memiliki bentuk fisik yang dapat dirasakan dan dilihat dari berbagai sudut pandang.

    Nirmana 1 : Dwimatra

    Dalam mata kuliah Nirmana 1, kita akan dipertemukan dengan Nirmana jenis dwimatra ini. dalam pengaplikasiannya, kita akan menggunakan kertas sebagai media utamanya. Adapun bahan – bahan yang kita perlukan untuk mengerjakan tugas Nirmana dwimatra diantaranya adalah : pensil 2B, pensil warna, penghapus, penggaris, kuas, cat poster, skecthbook a4, palet warna dan spidol kecil untuk mengerjakan tugas asistensi.

    Asistensi disini berarti kita mengajukan rancangan dan konsep yang telah kita buat kepada dosen sesuai dengan brief yang telah diberikan. Dalam asistensi, kita di uji untuk memperbaiki atau menambahkan elemen tertentu untuk menggali konsep baru yang ada dalam pikiran kita. Menurut saya, sesi asistensi ini merupakan hal yang sangat berguna dan penting namun cenderung menyibukan. pada saat asistensi kita akan diberi tahu tentang kelemahan dan kekurangan konsep kita dalam proses perancangan awal, hal ini tentu sangat penting guna kita menggali potensi lebih dan konsep yang lebih menarik dari konsep awal. namun, hal ini menurut saya cukup menyibukan karena kita harus melakukan brainstorming kembali untuk menemukan konsep yang dosen maksud. terkadang kita harus merubah kembali konsep yang telah kita siapkan dari awal untuk menemukan konsep itu.

    Setelah sesi asistensi selesai, kita akan maju ke sesi pengerjaan dan pengumpulan final karya. adapun hal hal yang dibutukan untuk final karya adalah : kertas gloria, duplek, kertas roti, double tape, konsep hasil asistensi. setelah sesi asistensi selesai, kita akan mengerjakan final karya nirmana dwimatra kita ke kertas dengan ukuran yang lebih besar. Dalam pengerjaannya kita dituntut untuk selalu konsentrasi dan teliti agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan seperti tercoret atau kertas sobek. Ketelitian juga diperlukan agar kita bisa meraih nilai setinggi mungkin.

    Nirmana 2 : Trimatra

    Setelah mata kuliah Nirmana 1 selesai dan kita lulus, kita akan dipertemukan kembali dengan Nirmana 2. Dalam Nirmana 2 kita dihadapkan dengan Nirmana jenis trimatra ini. Berbeda dengan mata kuliah Nirmana 1 yang berfokus pada bidang datar, Nirmana 2 menghadirkan tingkat kesulitan yang baru yaitu pengolahan volume dan ruang.

    Dalam pengerjaannya, Nirmana trimatra masih menggunakan sistem asistensi seperti Nirmana 1, namun dalam pengajuan konsep, kita tidak akan menggunakan kertas seperti di Nirmana 1. Disini kita akan membuat beberapa alternatif modul sesuai arahan dosen. Setelah mengajukan rancangan modul dan salah satu modul terpilih, dosen akan menanyakan tentang konsep terkait modul tersebut. Dosen akan bertanya tentang bagaimana cara kita akan mengembangkan modul tersebut hingga menjadi karya yang memiliki nilai estetika. Lalu setelah sesi asistensi selesai, seperti biasa kita akan mengerjakan final karya. Dalam mengerjakan final karya kita harus benar – benar memikirkan tentang kekokohan dari final karya tersebut, hal ini perlu diperhatikan sebab kita akan membawa karya tersebut ke kampus. Konsentrasi dan ketelitian juga diperlukan agar kita dapat membawa karya tersebut dengan aman dan tidak rusak hingga ke kampus. Beberapa material akan digunakan dalam nirmana 2, tentu dari satu tugas ke tugas lainnya kita akan menggunakan bahan – bahan yang berbeda, diantaranya adalah : kertas konstruk, sedotan plastik putih, corrugated paper, sumpit dan benang, stik eskrim, cup minuman, bahkan paku pun bisa diguanakan dalam mata kuliah ini. Namun, Dalam Nirmana 2 material yang digunakan akan berbeda – beda seiring dengan format penugasan dari dosen yang terkait.

    Penerapan Nirmana Dalam Desain

    Setelah mempelajari nirmana, penerapan nirmana dapat ditemukan diberbagai media desain visual seperti : desain grafis, arsitektur, desain interior, hingga desain produk. Misalnya, dalam desain grafis, prinsip-prinsip nirmana diterapkan untuk menciptakan layout yang menarik pada poster, brosur, atau situs web. Konsep warna – warna juga banyak tercatum dalam branding visual atupun logo.

    Kesimpulan

    Setelah mempelajari Nirmana, saya merasa memiliki arahan – arahan dalam membuat desain agar terlihat lebih sistemtis dan menarik. Saya banyak belajar dari nirmana untuk membuat desain sesuai dengan kegunaannya, seperti desain yang ingin ditonjolkan pesan utamanya. agar komunikasi tidak salah dan membuat desain lebih menarik serta harmonis, prinsip prinsip nirmana selalu saya gunakan hingga saat ini. Prinsip – prinsip yang ada di Nirmana benar – benar menjadi dasar acuan saya untuk menciptakan karya baru.

    Setelah menceritakan pengalaman saya pribadi pada teks diatas, rasanya tentu mata kuliah ini lumayan membuat fisik dan pikiran terlatih. Bahkan untuk mahasiswa non SMK jurusan Desain Komunikasi Visual, dampak yang diberikan Nirmana akan terasa sangat signifikan. Dimulai dari kepekaan warna, bentuk, dan elemen lainnya akan sangat membantu kita sebagai mahasiswa baru program studi Desain Komunikasi Visual untuk kedepannya. Terlepas dari lelahnya mata kuliah ini bagi mahasiswa baru, Dengan mempelajari nirmana, seseorang bisa lebih memahami cara mengolah elemen visual untuk menciptakan karya yang estetis, efektif, dan komunikatif. Selain itu, nirmana juga membantu mengasah kepekaan visual dalam mengamati komposisi yang seimbang, harmonis, dan penuh makna.

    Nirmana adalah dasar yang penting dalam dunia Desain Komunikasi Visual yang mengajarkan prinsip – prinsip dasar tentang komposisi visual. Dengan menguasai konsep Nirmana, seniman, desainer dan mahasiswa baru diharapkan dapat membuat karya yang lebih estetis, harmonis, dan berkomunikasi dengan baik. Berkomunikasi dengan baik artinya sebuah karya dapat menjelaskan langsung pesan utama yang di tonjolkan atau ingin disampaikan. Prinsip-prinsip nirmana seperti contoh diatas yaitu kesatuan, keseimbangan, irama, proporsi, dan kontras dapat diterapkan di berbagai bidang desain dan seni untuk menciptakan karya yang menarik dan memiliki nilai artistik tinggi.

  • Kas(Cash)

    Cash merupakan aset keuangan dan merupakan bagian dari instrument keuangan yang merupakan suatu kontrak yang menambah nilai asets berdasarkan standard akuntansi PSAK 50, PSAK 55, dan PSAK 60. Kas diartikan sebagai alat bayar atau alat tukar dalam transaksi keuangan. Agar uang kas perusahaan aman dari segala macam pencurian, penggelapan, manipulasi maka setiap penerimaan uang segera disetorkan ke bank, sedangkan setiap pengeluaran kas menggunakan cek atau giro bilyet. Tentu saja untuk pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil, tidaklah efisien menggunakan cek atau giro bilyet. Oleh karena itu, dibentuklah dana kas kecil (petty cash) yang berfungsi untuk membantu bendahara atau kasir khusus untuk pengeluaran-pengeluaran rutin yang jumlahnya relatif kecil.

    Termasuk dalam pengertian kas(Cash):

    1. Uang tunai: dana yang tersedia secara fisik yang dapat digunakan untuk transaksi jual beli secara langsung.
    2. Cek, giro bilyet: secara kertas yang memiliki nilai, dapat dicairkan berdasarkan tanggal yang telah ditentukan
    3. Giro pos: setara dengan uang dalam bentuk giro pos
    4. Wesel pos: alat yang digunakan untuk membayar pengganti uang
    5. Deposit in bank: sejumlah dana yang terdapat di bank
    6. Bukti transfer uang: secarik kertas yang menunjukkan bahwa sejumlah uang telah dipindahkan dari account yang satu ke account yang lain

    Tidak termasuk pengertian kas(Cash):

    1. postdated check
    2. materai
    3. perangko

    Sifat/Karakteristik cash

    1. Aktif tapi tidak produktif; untuk memperoleh rentabilitas, kas tidak boleh dibiarkan menganggur (idle cash). Untuk memperoleh pendapatan, kas harus diubah terlebih dahulu menjadi persediaan, piutang dan seterusnya. Tetapi juga tidak diperkenankan seluruh kas diubah bentuknya, karena perusahaan akan kesulitan beroperasi apabila tidak disediakan kas yang memandai. Dari kondisi ini maka manajemen harus mampu menciptakan adanya keseimbangan antara kedua kepentingan tersebut.
    2. Tidak memiliki identitas kepemilikan, sehingga mudah dipindah tangankan. Dengan kondisi ini maka manajemen harus yakin bahwa;
      • Setiap pengeluaran kas harus sesuai dengan tujuan
      • Semua uang yang harusnya diterima, benar-benar diterima
      • Tidak ada penyalahgunaan terhadap uang milik perusahaan

    Setara dengan cash

    1. Sertifikat deposito (certificates deposit / CDs), sertifikat deposito harus diklasifikasikan sebagai investasi jangka pendek dan bukan kas. Sebab CDs dapat dicairkan apabila telah jatuh tempo, hal ini berarti ada batasan penggunaan kas.
    2. Cek mundur (Postdated checks), cek yang dapat diuangkan pada tanggal yang tercantum dalam cek tersebut. Cek mundur dapat diklasifikasikan sebagai kas setelah tanggal cek tersebut dapat diuangkan.
    3. Cek kosong (No sufficient funds), terjadi karena rekening koran perusahaan yang mengeluarkan cek tidak mempunyai dana, cek dalam keadaan rusak atau kesalahan informasi yang tercantum dalam cek. Item ini lebih tepat dilaporkan sebagai piutang dari pada kas.
    4. Biaya yang dibayar dimuka, item seperti perangko, uang muka karyawan, asuransi dibayar dimuka, sewa dibayar dimuka, lebih tepat dilaporkan sebagai biaya dibayar dimuka dari pada kas.
    5. Bank overdraft, terjadi karena pemilik dana (deposan) menulis cek dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan dengan jumlah dana yang disimpan dibank. Item ini dilaporkan sebagai utang lancar.
    6. Cek yang belum dikirimkan (undelivered checks), cek yang telah dibuat tetapi belum diserahkan kepada pihak yang berhak menerima. Jika pada tanggal neraca terdapat item seperti ini, maka dapat diklasifikasikan sebagai kas.
    7. Saldo kompensasi (Compensating balaces), merupakan saldo minimum yang harus dipertahankan di bank sebagai jaminan atas sejumlah dana yang dipinjam. Saldo kompensasi harus diungkap dalam catatan atas pernyataan keuangan perusahaan.

    Kas Kecil (Petty Cash)

    Kas kecil adalah uang kas yang disediakan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran sehari-hari yang relatif kecil dan tidak ekonomis bila dibayar dengan cek. Dalam pengelolaan petty cash terdapat 2 metode yaitu:

    1. Imprest Fund System (Sistem Dana Tetap) yaitu dana yang tersedia pada pemegang petty cash adalah permanen (tetap) jumlanya. Ciri-cirinya seperti jumlahnya tertentu secara tetap untuk periode tertentu dan tidak perlu mengadakan jurnal pengeluaran kas.
    2. Fluctuation Fund System (Sistem Dana Berubah) yaitu dana yang tersedia pada pemegang petty cash adalah tidak tetap jumlahnya. Ciri-cirinya seperti jumlahnya berubah-ubah dan melakukan jurnal untuk pengeluaran kas.

    Contoh Soal

    Toko Theyra melakukan transaksi-transaksi yang berikut berhubungan dengan kas kecil selama bulan November 2023:

    2 November = Diserahkan kepada pemegang kas kecil uang tunai sebesar Rp 100.000 sebagai pembentukan dana kas kecil.

    6 November = Membayar Biaya iklan Rp 20.000, Biaya telegram Rp 10.000, dan Ongkos angkut pembelian Rp 15.000 menggunakan kas kecil.

    19 November = Dana kas kecil dianggap terlalu besar maka Rp 25.000 disetor kembali ke kas

    21 November = Membayar Biaya perlengkapan toko Rp 15.000 dan Biaya iklan Rp 10.000

    24 November = Dana kas kecil diisi kembali.

    26 November = Dana kas kecil terlalu kecil dan ditambahkan sebesar Rp 15.000

    Diminta:

    Buatkan jurnal transaksi-transaksi pada pernyataan di atas dengan menggunakan metode Sistem dana tetap (Imprest Fund System) dan Sistem dana berubah (Fluctuation Fund System)

    Jawab:

    In Rp

    Imprest Fund SystemFluctuation Fund System
    Tanggal 2 November: Pembentukan dana kas kecilPetty cash 100.000
    Cash 100.000
    Petty cash 100.000
    Cash 100.000
    Tanggal 6 November:No EntryAdversing Expense 20.000
    Telegram Expense 10.000
    Transportation In 15.000
    Cash 45.000
    Tanggal 19 November: Dana kas kecil disetor kembali ke kasCash 25.000
    Petty cash 25.000
    Cash 25.000
    Petty cash 25.000
    Tanggal 21 November:No EntryStore Supply Exp 15.000
    Adversing Exp 10.000
    Petty cash 25.000
    Tanggal 24 November: Dana kas kecil diisi kembaliAdversing Expense 30.000
    Telegram Expense 10.000
    Transportation In 15.000
    Store Supply Exp 15.000
    Petty cash 70.000
    Petty cash 70.000
    Cash 70.000
    Tanggal 26 November: Dana kas kecil ditambahkan karena terlalu kecilPetty cash 15.000
    Cash 15.000
    Petty cash 15.000
    Cash 15.000

    Sistem Voucher

    Sistem voucher adalah merupakan sistem pengendalian kas, dimana semua transaksi pembelian barang dan jasa harus dibuat voucher. Dari voucher-voucher yang sudah jatuh tempo baru dibuatkan check. Dengan demikian pengeluaran check harus berdasarkan voucher yang sudah dibuat, yang belum dibuat tidak dapat dibuatkan check. Dalam penggunaan sistem voucher, transaksi-transaksi keuangan yang menyangkut pembelian dicatat dalam register voucher (buku voucher) dan pengeluaran-pengeluaran check dicatat dalam check register (buku cek). Jadi pencatatan kas terlebih dahulu dicatat dalam buku voucher dan pengeluarannya dicatat dalam buku kas.

    Contoh soal

    Transaksi berikut menyangkut sistem voucher yang terjadi selama bulan december 2023:

    • 02 Dec= Dibeli barang dagangan dari PT.Anggoro sebesar Rp 2.500.000 dengan syarat 2/10,n/30, dibuat voucher 511
    • 05 Dec= Dibuat voucher 512 sebesar Rp 1.500.000 sehingga cek dapat dibuat/dikeluarkan untuk mengadakan kas kecil dengan cek nomer 111
    • 09 Dec= Dibayar biaya iklan Rp 100.000 kepada iklan “Bahenol” segera dibuat voucher 513 dengan cek nomer 112
    • 12 Dec= Dibuat cek nomer 113 untuk membayar voucher nomer 511
    • 14 Dec= Diterima tagihan dari PT.Wicaksono sebesar Rp 800.000 atas barang dagangan yang dibeli tanggal 30 november 2023 dengan syarat pembayaran 2/15,n/30 voucher nomer 510 dengan dikeluarkan cek nomer 110
    • 15 Dec= Dibayar ongkos angkut pembelian sebesar Rp 200.000 dengan cek nomer 114,voucher nomer 514
    • 18 Dec= Dibuat cek nomer 115 sebesar Rp 1.500.000 untuk membayar voucher nomer 508 kepada PT.A&W bulan yang lalu
    • 19 Dec= Dibeli peralatan dari Toko ABC sebesar Rp 6.000.000 dengan syarat 2/10,n/30 dengan voucher nomer 515
    • 20 Dec= Dikeluarkan cek nomer 116 sebesar Rp 1.200.000 untuk mengisi kas kecil kembali dengan voucher 516, perincian pengeluaran kas kecil : biaya perlengkapan kantor Rp 600.000, biaya transport Rp 200.000, biaya telegram Rp 200.000, biaya konsumsi Rp 150.000, dan materai Rp 50.000
    • 22 Dec= Dikeluarkan cek nomer 118 untuk membayar voucher nomer 515
    • 28 Dec= Dibayar biaya lain-lain sebesar Rp 500.000 dengan cek nomer 118, voucher nomer 517

    Diminta:

    Buat Register Voucher dan Register Check

    Jawab:

    REGISTER VOUCHER

    DateNo VoucherDescriptionPayment
    No cek/ Date
    Sundry Account (K)Purchase (D)Voucher Payable (K)
    Des 2511PT.Anggoro113/Des 122.500.0002.500.000
    5512Petty cash111/Des 51.500.0001.500.000
    9513Advertising expense “Bahenol”112/Des 9100.000100.000
    15514Freight In114/Des 15200.000200.000
    19515Equipment “Toko ABC”118/Des 226.000.0006.000.000
    20516Office supplies expense116/Des 20600.000600.000
    Transportation expense200.000200.000
    Telegram expense200.000200.000
    Consumption expense150.000150.000
    Stamp Expense50.00050.000
    28517Miscellaneous Expense118/Des 28500.000500.000

    REGISTER CHECK

    DateDescriptionNo CheckNo VoucherVoucher Payable (D)Purchases Discount (K)Bank (K)
    Des 5Petty cash1115121.500.0001.500.000
    9Advertising expense “Bahenol”112513100.000100.00O
    12PT.Anggoro1135112.500.00050.0002.450.000
    14PT.Wicaksono110510800.00016.000784.000
    15Freight In114514200.000200.000
    18PT.A&W1155081.500.0001.500.000
    20Petty Cash1165161.200.0001.200.000
    22Equipment “Toko ABC”1185156.000.000120.0005.880.000
    28Miscellaneous Expense118517500.000500.000

    Rekonsiliasi Bank

    Bank Reconciliation adalah membuat suatu analisis hal-hal yang menimbulkan perbedaan antara catatan perusahaan mengenai simpanannyad di bank dengan catatan yang disajikan oleh petugas bank. Bank Reconciliation menganalisa sebab-sebab terjadinya perbedaan antara saldo catatan perusahaan dengan saldo catatan bank pada akhir bulan dalam rangka hubungan rekening koran (R/C) antara perusahaan dengan bank. Rekonsiliasi selalu disusun setiap bulan sehingga dalam satu tahun terdapat 12 kali rekonsiliasi bank.

    Berikut ikhtisar yang menyebabkan adanya perbedaan saldo menurut catatan perusahaan dan bank:

    • Bank telah memberikan bunga atas simpanan perusahaan serta membebani perusahaan dengan beban-beban atas jasa bank, tetapi mengenai perhitungan serta perbedaan ini belum dilaporkan kepada perusahaan. Perhitungan ini terlihat dalam perkiraan Koran yang akan diterima pada awal periode berikutnya.
    • Perusahaan telah menerima bukti pengiriman dari langganannya, tetapi mengenai pengiriman tersebut belum terdapat di dalam catatan bank. Kiriman yang belum terdapat di catatan bank disebut Deposit In Transit (Setoran Dalam Perjalanan)
    • Bank telah berhasil memperoleh kiriman langganan perusahaan, atau penagihan piutang perusahaan, tetapi mengenai hal ini belum dilaporkan ke perusahaan.
    • Perusahaan telah meminta kepada bank untuk melakukan pembayaran kepada kreditur perusahaan. Bank telah melaksanakan pembayaran tersebut, tetapi mengenai ini belum dilaporkan ke perusahaan.
    • Perusahaan telah mengeluarkan check untuk pelunasan atau pembayaran, tetapi dikarenakan check tersebut belum diuangkan oleh pemegangnya sehingga jumlah ini belum tercantum didalam catatan bank (Out Standing Check)-Check yang beredar.
    • Perusahaan telah menerima check dari langganannya dan dikirimkan ke bank untuk menambah simpanannya, ternyata check tersebut tidak dibukukan (ditolak oleh bank dengan alasan) check kosong (Non Suffecience Fund). Mengenai penolakan ini belum dilaporkan kepada perusahaan.
    • Terdapat kesalahan pencatatan di bank.
    • Kesalahan pembukuan di perusahaan.

    Jenis dan tujuan rekonsiliasi bank:

    Jenis Rekonsiliasi Tujuan
    Rekonsiliasi dua kolomMencari saldo yang tepat/benar.
    Rekonsiliasi empat kolomMencari saldo awal, penerimaan satu periode, pengeluaran satu periode & saldo akhir yang sesuai dengan catatan perusahaan.
    Rekonsiliasi delapan kolomMencari saldo awal, penerimaan, pengeluaran dan saldo akhir yang tepat/benar
    Note: Rekonsiliasi dua kolom pada umumnya dibuat oleh perusahaan, sedangkan rekonsiliasi empat dan delapan kolom dibuat oleh akuntan pemeriksa (auditor)

    Contoh soal

    Toko THEYRA telah menerima rekening Koran dari Bank ANTI per 31 November 2023 yang menunjukkan saldo sebesar Rp 2.666.000 . Pada tanggal 31 November 2023, diperkirakan kas dibuku besar Toko THEYRA menunjukkan saldo sebesar Rp 2.333.000. Data yang berhubungan dengan rekonsiliasi bank adalah sebagai berikut:

    • Wesel yang ditagihkan oleh bank bernilai Rp 400.000 dengan memperhatikan ongkos inkaso sebesar Rp 7.000
    • Bank memberikan jasa giro sebesar Rp 4.000
    • Sebuah cek yang diterima dari seorang debitur dan didepositokan ke bank ternyata tidak punya dana dan dikembalikan oleh bank sebesar Rp 450.000
    • Sebuah cek ditempatkan untuk keperluan pribadi pemilik ternyata belum dicatat sebesar Rp 100.000
    • Bank membebani PT.THEYRA untuk biaya-biaya bank sebesar Rp 10.000
    • Simpanan dalam proses Rp 130.000
    • Terjadi kesalahan pencatatan bank, deposito sebesar Rp 191.000 oleh bank telah dicatat sebesar Rp 119.000
    • Kesalahan pencatatan perusahaan yaitu cek sebesar Rp 80.000 untuk pembayaran ongkos pembelian telah keliru dicatat sebesar Rp 40.000
    • Cek yang sedang beredar pada tanggal 31 November 2023 sebesar berikut:
      • No.221 sebesar Rp 300.000
      • No.222 sebesar Rp 228.000
      • No 223 sebesar Rp 140.000

    Diminta:

    Susunlah rekonsiliasi bank untuk PT.THEYRA per 31 November 2023 dan buatkan jurnal penyesuaian yang diperlukan

    Jawab:

    PT.THEYRA
    BANK RECONCILIATION
    NOV, 31, 2023
    In Rp

    Bank Report 2.666.000

    Increase:
    Deposit in transit 130.000
    Correction 72.000
    202.000
    2.868.000

    Decrease:
    Outstanding check
    -No.221 300.000
    -No.222 288.000
    -No.223 140.000
    728.000



    Saldo 2.140.000
    Saldo Cash 2.333.000

    Increase:
    Note receivable 400.000
    Interest income 4.000
    404.000
    2.747.000

    Decrease:
    Inkaso expese 7.000
    -Non sufficient fund 450.000
    Prive 100.000
    Bank fee 10.000
    Correction 40.000
    607.000


    Saldo 2.140.000

    PT.THEYRA
    Journal
    NOV, 31, 2023
    In Rp

    TanggalKeteranganDebetKredit
    31/11/2023Cash
    Note receivable
    Interest income
    404.000


    400.000
    4.000
    31/11/2023Inkaso expense
    Account receivable
    Prive
    Bank Fee
    Transportation in
    Cash
    7.000
    450.000
    100.000
    10.000
    40.000





    670.000

    Referensi:

    Suhayati, E., & Anggadini, S. D. (2014). “Dasar Akuntansi”. Bandung: Rekayasa Sains.

    Aris Astuti, W., & Surtikanti. (2021). “Akuntansi Keuangan: Pemahaman Perhitungan dan Pencatatan Akuntansi Keuangan”. Bandung: Rekayasa Sains.

  • The Tea About Timeless Logo

    Somehow di tengah dunia yang super fast paced ini, dimana trend-trend berubah literally setiap saat, bahkan tiap minggu dan FYP Tiktok kita juga dipenuhi dengan banyak hal viral baru yang ga ada abisnya, nahh, disini ada beberapa brand yang tetap strong dengan logo yang sama selama bertahun-tahun. Like, How? What’s the secret behind those timeless designs yang somehow masih relevant bahkan after decades? Well guys, let’s spill the tea!

    Jujur aja, creating something timeless itu gak semudah buka Pinterest terus nyari inspirasi. It’s more like masak rendang, butuh patience, skill, dan deep understanding about what makes it special. Timeless design itu basicly comes down to simplicity yang meaningful. Maksudnya apatuh? Imagine Nike swoosh, it’s literally just a simple curve, tapi somehow manages to represent motion, victory, dan speed dalam satu gesture yang simple. That’s the kind of simplicity yang kita omongin, yang carries weight dan meaning behind its minimalism.

    Versatility juga plays a huge role disini. Logo yang truly timeless itu harus bisa adapt ke berbagai situation, dari dipake di billboard super gede sampe jadi tiny favicon di browser tab. Think about Apple’s logo, whether it’s embossed pada MacBook yang sleek atau printed di paper bag Apple Store, that simple apple shape tetep works perfectly. It’s like having that one trusted outfit yang somehow cocok dipake ke kondangan, meeting, atau hangout, itu versatile banget cuy.

    Let’s take a closer look at one of the most iconic logo ever created. Nike’s swoosh, which basically udah jadi golden standard dalam dunia logo design, punya origin story yang super humble. Back in 1971, Carolyn Davidson, seorang fresh graduate graphic design, dicommission untuk bikin logo dengan budget cuma $35, literally harga dua pizza large sekarang. Yang interesting adalah, Phil Knight, founder Nike, awalnya bahkan gak terlalu impressed sama designnya. He famously phrase.

    “I don’t love it, but it will grow on me.”

    -Phil Knight

    Dan tentu Logo Apple juga tells us something super important about timeless design. Their original logo featured Newton sitting under an apple tree, super detailed dan literally tells the whole story. tapi Steve Jobs sadar kalo, less is more. simple apple shape dengan bite mark is probably one of the most successful logo simplification atau pengsimpelan logo dalam sejarah desain. It proves that you don’t need to tell the whole story through your logo, terkadang simple and meaningful symbol itu lebih dari cukup.

    Creating logo yang timeless itu sebenernya mirip kayak bikin playlist, ada sciencenya, tapi juga butuh taste yang bagus. First things first, research itu crucial banget. Dan bukan cuma research yang asal google terus copy paste ya guys. We’re talking about deep diving into brand DNA, understanding target audience sampe ke corenya, dan analyzing market landscape secara Mendalam.

    Color psychology plays a huge role juga dalam creating timeless logos. McDonald’s golden arches, misalnya, bukan cuma random chose yellow karena it looks cheerful. There’s actually complex psychology behind it, yellow catches attention dari kejauhan (makanya cocok buat billboard di highway), creates sense of urgency (yang bikin kita somehow pengen beli), dan associated with happiness dan warmth. Smart banget kan?

    Typography choices juga crucial banget. Choosing the right font itu kayak choosing the right partner, it needs to complement your design perfectly dan stand the test of time. Some brands even create their custom typeface untuk make sure their visual identity stays unique dan consistent across all platforms. It’s like having your own signature style yang nobody else can copy.

    Kalo mau start, first thing first, kita mesti research banget. Like, literally deep dive ke target audience siapa, visi-misi perusahaan apa, kompetitor pada ngapain aja, dan yang paling crucial tuh nilai-nilai apa yang pengen brand represent in the long run. Basically, kita mesti tau banget DNA dari brand yang kita handle.

    Pas masuk ke design process, this is where the fun begins! dimana kita bisa start dengan sketching random ideas. Go wild with different shapes, compositions, whatever yang ngeclick di kepala lo. The key is jangan takut untuk eksperimen. Sometimes the best ideas come from the most unexpected combinations.

    But here’s the thing: simplicity is literally everything. Logo yang kebanyakan detail atau just following trends malah bikin logonya cepet expired. Instead, focus on creating something clean dengan basic geometric shapes yang strong. Negative space juga bisa jadi your best friend dalam bikin design yang memorable.

    Nah, di era digital kayak sekarang, Banyak banget challenges yang mesti di consider. Logo harus bisa work well di semua platform, dari tiny Instagram profile picture sampe billboard gede. Plus, sekarang logo juga often needs to be animated atau interactive. But remember: good design principles never change, clarity and uniqueness still matter the most.

    Implementation wise, kita juga perlu bikin proper guidelines. Think of it as manual book buat logo. Ini include color standards, rules penggunaan, dan basically everything yang orang perlu tau buat make logo dengan bener. Documentation is key to maintain consistency across all touchpoints.

    Cultural aspect juga super important guys. In this global world, logo mesti bisa connect sama different audiences while still being culturally sensitive. You don’t want your logo accidentally offending someone just because kita kurang research, kan?

    As a designer, kita juga perlu constantly upgrade our skills. From traditional techniques kayak sketching sampe latest design software, plus deep understanding about branding dan visual communication. Network sama community juga helps banget buat pengalaman. Looking ahead, kita mesti consider gimana logo bakal perform with new technologies dan platforms yang bakal muncul. Sustainability juga makin important sekarang, so keep that in mind.

    Bottom line is, bikin logo yang timeless itu journey yang needs patience, attention to detail, dan deep understanding about both design dan business aspects. The goal is bikin visual symbol yang gak cuma work hari ini, tapi still gonna be relevant dan powerful in the years to come.

    Success in creating timeless logo itu ketika logo lo bisa stay fresh dan meaningful as time goes by. It becomes this invaluable asset buat brand yang basically priceless. So take your time, do your research, dan trust the process. At the end of the day, good design yang truly meaningful gak akan dimakan oleh waktu.

    Jadi gini, logo di era digital itu udah next level banget! Desainer sekarang dituntut Buat ngerancang visual yang kece dan unik, tapi tetap adaptif di berbagai platform. Konsep logo juga sekarang sudah bergeser dari sekadar gambar statis menjadi elemen komunikasi dinamis yang bisa ngedance di berbagai media digital. Tantangan utamanya? Bikin logo yang timeless yet fresh! Bayangkan, desain harus kece abis pas dipasang di icon smartphone, tablet, laptop, sampai billboard raksasa. readibility dan estetika jadi kunci utama. It’s all about creating a visual identity yang bisa survive di segala kondisi alias saya menyebutnya “all rounder”.

    Teknologi digital makin keren, cuy. Augmented Reality(AR) sama animasi digital udah ngebikin desain logo jadi makin powerful. Logo nggak cuma diam, tapi bisa hidup, bergerak, dan interact dengan User, nah disini peran para desainer dituntut untuk punya skill digital yang oke banget, plus pemahaman mendalam soal brand communication.

    Strategi perancangan logo sekarang juga emang kompleks. Research yang dalam, eksplorasi konsep kreatif, dan pengujian multidimensional jadi hal wajib. Skalabilitas dan konsistensi visual harus top notch! Setiap elemen visual dipilih dengan pertimbangan strategis buat menghasilkan narasi brand yang kuat. sehingga konsumen tuh jadi tertarik dengan product yang brand kita tawarkan.

    Kesimpulannya, logo di era digital itu lebih dari sekadar simbol. Ini adalah komunikator canggih yang hidup, bernapas, dan punya kepribadian sendiri. Nggak cukup cuma keren secara visual, tapi harus bisa connect banget sama audiens digital yang super kritis dan sophisticated.

    Nahh! di dalam dunia design, karier bukan cuma soal technical skills, tapi ecosystem kompleks yang butuh multidimensional approach.

    Strategic Observation: Mata Desainer yang Tajam

    Proses fundamental dimulai dari deep observation. Visual analysis enggak sekadar tentang aesthetics, tapi penetrasi psikologis brand identity. Setiap logo, setiap visual element punya hidden narrative yang nunggu dibongkar. Dari multinational brands sampai local coffee shop, setiap design punya unique story yang bisa jadi learning point. intinya disini kita harus riset sampe ke core yang paling dalam dari brand nya.

    Design Journey Documentation

    Dokumentasi design process bukan tugas administrative biasa, tapi intellectual artifact dari creative journey. Screenshots, sketches, drafts, semuanya fragmen atau kepingan dari conceptual evolution. Modern portfolio enggak cuma showcase end result, tapi ceritain kompleksitas design thinking.

    Skill Development: Upgrade Terus Kemampuan

    Digital era nuntut designers untuk selalu adaptive. Learning enggak linear, tapi multidirectional. Kombinasi antara formal education, self learning, dan global trends exposure bakal create competitive design profile. Follow international designers, join design communities, konsumsi high quality design content, tujuannya tentu buat bikin skill desainmu break trough the limit.

    Networking dan Personal Branding

    Next untuk membangun professional network butuh strategic approach. Design communities bukan sekadar platform sharing karya, tapi intellectual dialogue space. Active participation, openness terhadap constructive feedback, dan kemampuan transform kritik jadi development opportunity adalah Koentji.

    Mindset Berkelanjutan: Passion Meets Profesionalisme

    Setiap project adalah learning microkosmsos. Critical reflection terhadap setiap design phase, dari conceptualization sampai execution, terus create sustainable growth cycle. Jadikan curiosity sebagai Bahan bakar, dan explore berbagai design styles, dan treat setiap challenge sebagai evolution opportunity buat break the limiter.

    Breakthrough Strategies: Transformasi Diri

    Gabungan antara technical skills, creative thinking, professional networking, dan continuous learning bakal bentuk designers yang enggak cuma kompeten, tapi extraordinary. Unique perspective adalah ultimate asset. Design bukan cuma job, tapi juga lifestyle.

    Kesimpulan Filosofis

    Nahh!, design career bukan destination, tapi ongoing journey. Passion, craft dedication, adaptation ability, dan growth openness bakal shape meaningful professional trajectory.

    Nah dengan design yang terus berevolusi, desain yang tidak dimakan waktu bakal tetap jadi fundamental, tapi cara kita mengaplikasikannya akan terus transform seiring technological advancement. Emerging technologies seperti Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan interactive displays bakal completely reshape cara kita memahami visual communication. Logo design enggak cuma soal static imagery, tapi bakal jadi dynamic, responsive experience yang interact langsung dengan user.

    Core design principles tetap fundamental, simplicity, meaningful storytelling, dan functional excellence. Tapi, adaptability jadi kunci utama. Designers dituntut untuk create visual identities yang bisa seamlessly transition antara physical dan digital platforms. User experience bakal jadi central point. Design enggak cuma dilihat, tapi dirasakan. Interactive elements, personalization, dan emotional connection akan jadi differentiator utama dalam design strategy.

    AI, machine learning, dan data visualization bakal jadi game changer. Designers enggak cuma creator, tapi juga strategic problem solvers yang mampu leverage technology untuk communicate brand essence lebih powerful. Design future bukan cuma soal looks, tapi impact. Sustainable design practices, ethical considerations, dan social responsibility bakal jadi integral part dari design ecosystem.

    Dengan advanced analytics, designers bakal bisa predict user behavior lebih akurat. Design akan lebih proaktif, adaptive, dan personalized dibanding sebelumnya. The essence of great design tetap sama, communicate, connect, dan inspire. Technology cuma tools, kreativitas manusia adalah soul. Future of design ada di tangan mereka yang bisa balance antara innovation dan timeless principles.

    Nahh kesimpulannya, creating logo timeless itu proses yang butuh waktu, kesabaran, dan learning tanpa henti. Jangan expect perfect di Percobaan pertama, bahkan master design pun punya starting point mereka sendiri. Terus eksperimen, stay curious, dan yang paling penting, nikmati prosesnya!

    Inget ya, setiap iconic logo yang kita kagumi sekarang bermula dari sketsa sederhana di notes seseorang. Design kamu bisa jadi timeless logo yang bakal dibahas di design history books masa depan. Jadi terus dorong batas kemampuanmu, setia sama design principles, dan percaya sama creative instinct!

    Yang terpenting, jangan lupa enjoy prosesnya. Design itu bentuk ekspresi, dan creating something timeless harusnya jadi perjalanan seru, bukan beban. Terus explore, terus belajar, dan terus create! We got this!.

    Designing Brand Identity: An Essential Guide for the Whole Branding Team
    Oleh Alina Wheeler

    https://books.google.co.id/books?id=uSNHAAAAQBAJ&printsec=copyright&hl=id#v=onepage&q&f=false

  • Peran Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0

    Revolusi Industri 4.0 adalah fase perkembangan industri yang ditandai dengan adopsi teknologi digital secara masif, yang mengintegrasikan dunia fisik dan digital melalui otomatisasi, kecerdasan buatan (AI), big data, Internet of Things (IoT), serta teknologi mutakhir lainnya. Kehadiran Revolusi Industri 4.0 mengubah cara industri beroperasi, menciptakan ekosistem yang lebih cerdas, efisien, dan saling terhubung.

    Dalam sejarahnya, revolusi industri telah mengalami beberapa tahap perkembangan. Menurut European Parliamentary Research Service dalam Davies (2015), revolusi industri terjadi dalam empat tahap. Tahap pertama dimulai pada tahun 1784 di Inggris, di mana mesin uap ditemukan dan proses mekanisasi menggantikan sebagian besar pekerjaan manusia. Revolusi industri kedua berlangsung pada akhir abad ke-19, ketika penggunaan mesin produksi yang ditenagai oleh listrik memungkinkan proses produksi massal.

    Revolusi industri ketiga hadir sekitar tahun 1970-an, ditandai oleh penggunaan komputer untuk mengotomatisasi proses manufaktur. Dengan komputer, sistem produksi menjadi lebih terorganisir dan dapat dijalankan lebih efisien. Namun, Revolusi Industri 4.0 membawa perubahan yang jauh lebih maju melalui pemanfaatan sensor canggih, interkoneksi, dan analisis data secara real-time. Gagasan utama di balik Revolusi Industri 4.0 adalah integrasi penuh berbagai teknologi tersebut ke dalam semua aspek industri, sehingga setiap proses produksi menjadi lebih otomatis dan berbasis data.

    Perkembangan pesat teknologi digital di era Industri 4.0 kini memungkinkan integrasi menyeluruh di berbagai bidang industri, menciptakan lingkungan kerja yang lebih adaptif dan dinamis. Dengan teknologi ini, otomatisasi sistem produksi dapat berjalan dengan lebih optimal dan menghadirkan berbagai manfaat baru bagi industri di seluruh dunia.

    Sejarah Revolusi Industri:

    • Revolusi Industri 1.0: Dimulai pada akhir abad ke-18, ditandai oleh mekanisasi produksi melalui tenaga uap.
    • Revolusi Industri 2.0: Memasuki abad ke-20, dengan penggunaan listrik dan produksi massal melalui lini perakitan.
    • Revolusi Industri 3.0: Dikenal sebagai revolusi digital, dimulai pada 1960-an, dengan otomatisasi dan penggunaan komputer serta elektronik dalam proses industri.
    • Revolusi Industri 4.0: Berfokus pada teknologi canggih yang menggabungkan otomatisasi fisik dengan teknologi informasi yang saling terhubung.

    Revolusi Industri 4.0 juga memberikan dampak signifikan pada perubahan pola kerja dan keterampilan yang dibutuhkan oleh tenaga kerja. Dengan adanya otomatisasi dan penggunaan teknologi canggih seperti AI dan robot, banyak pekerjaan yang sebelumnya dilakukan oleh manusia kini digantikan oleh mesin. Hal ini mendorong kebutuhan untuk reskilling dan upskilling agar tenaga kerja dapat beradaptasi dengan tuntutan teknologi baru. Dalam konteks ini, keterampilan dalam analisis data, pemrograman, dan pengoperasian sistem digital menjadi semakin penting.

    Selain itu, dengan adanya konektivitas yang lebih tinggi antar perangkat, data yang diperoleh dari sensor dan sistem di lapangan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat. Teknologi seperti Internet of Things (IoT) memungkinkan perangkat-perangkat industri untuk saling terhubung dan berbagi informasi secara real-time, memberikan visibilitas yang lebih besar dalam proses produksi, serta mempermudah pemantauan dan pemeliharaan sistem secara lebih efisien.

    Di sisi lain, revolusi ini juga menciptakan tantangan terkait dengan masalah keamanan siber. Meningkatnya interkonektivitas antara sistem dan perangkat meningkatkan potensi ancaman yang dapat merusak operasi industri. Oleh karena itu, penguatan sistem keamanan dan perlindungan data menjadi hal yang sangat krusial dalam era digital ini.

    Kunci dalam Revolusi Industri 4.0

    • Internet of Things (IoT): IoT memungkinkan perangkat fisik terhubung ke internet untuk berkomunikasi dan berbagi data secara real-time. Dalam industri, IoT digunakan untuk memantau mesin, meningkatkan efisiensi, dan memungkinkan perawatan prediktif. IoT menghubungkan sensor, perangkat, dan mesin untuk menciptakan lingkungan kerja yang cerdas.
    • Kecerdasan Buatan (AI): AI berperan dalam pengolahan data besar (big data), pengambilan keputusan otomatis, dan optimasi proses produksi. Dalam industri, AI digunakan untuk analisis prediktif, otomatisasi kualitas kontrol, dan penyesuaian produksi secara real-time berdasarkan permintaan pasar. AI memungkinkan sistem industri menjadi lebih efisien dan adaptif.
    • Big Data dan Analytics: Penggunaan big data di industri memungkinkan analisis data dalam jumlah besar yang dihasilkan oleh mesin dan proses produksi. Data ini membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan rantai pasokan, dan memahami pola konsumsi pelanggan. Analisis data juga membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat berdasarkan informasi yang dihasilkan dari berbagai sumber.
    • Otomatisasi dan Robotika: Revolusi Industri 4.0 membawa otomatisasi lebih lanjut ke dalam industri. Robot dan sistem otomatis digunakan untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi kesalahan, dan menggantikan pekerjaan yang berbahaya bagi manusia. Sistem robotika modern juga lebih fleksibel dan dapat diprogram ulang sesuai kebutuhan produksi, sehingga meningkatkan efisiensi produksi.
    • Cloud Computing: Teknologi cloud memungkinkan perusahaan untuk menyimpan, mengelola, dan memproses data secara efisien melalui internet. Dalam industri, cloud computing digunakan untuk kolaborasi, manajemen data, dan pemantauan operasional secara real-time. Dengan teknologi ini, perusahaan dapat mengakses data dari mana saja dan kapan saja, yang mempercepat proses bisnis dan pengambilan keputusan.
    • Teknologi Cetak 3D (3D Printing): 3D printing memungkinkan pembuatan prototipe dan produk jadi dengan lebih cepat dan murah. Dalam industri, teknologi ini digunakan untuk mencetak suku cadang, peralatan, dan bahkan produk akhir dengan presisi tinggi. Ini membantu dalam mempercepat proses inovasi dan memungkinkan produksi dalam skala kecil atau kustomisasi produk sesuai permintaan.
    • Teknologi Blockchain: Blockchain digunakan dalam industri untuk meningkatkan transparansi dan keamanan data, khususnya dalam rantai pasokan. Teknologi ini memungkinkan pencatatan transaksi yang aman dan tidak dapat diubah, sehingga meminimalkan risiko penipuan dan meningkatkan efisiensi operasional.

    Revolusi Industri 4.0 menggabungkan teknologi-teknologi canggih seperti IoT, AI, big data, otomatisasi, cloud computing, 3D printing, dan blockchain untuk menciptakan sistem industri yang lebih efisien, terhubung, dan otonom. IoT dan AI meningkatkan efisiensi operasional, sementara big data mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat. Otomatisasi dan robotika meningkatkan produktivitas, dan cloud computing memfasilitasi kolaborasi serta pemantauan real-time. 3D printing mempercepat inovasi produk, dan blockchain memastikan keamanan dan transparansi data. Semua ini bekerja bersama untuk menciptakan ekosistem industri yang lebih cerdas dan responsif.

    Keuntungan Teknologi di Era Industri 4.0

    • Efisiensi Operasional: Teknologi di era Industri 4.0 memungkinkan otomatisasi proses yang sebelumnya memerlukan campur tangan manusia. Dengan bantuan robot, IoT, dan AI, industri dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi waktu henti (downtime), serta meminimalkan kesalahan. Penggunaan big data analytics memungkinkan perusahaan memantau kinerja mesin dan proses secara real-time untuk menghindari gangguan yang tidak terduga.
    • Pengurangan Biaya Produksi: Otomatisasi dan penggunaan teknologi canggih mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manusia dalam proses yang berulang dan berat, sehingga mengurangi biaya tenaga kerja dan meningkatkan efisiensi energi. Dengan teknologi seperti cloud computing dan blockchain, biaya administrasi juga berkurang karena banyak proses yang dapat didigitalisasi dan diotomatisasi.
    • Kecepatan dan Fleksibilitas dalam Produksi: Teknologi canggih seperti 3D printing dan robotika memungkinkan produksi dilakukan dengan lebih cepat dan fleksibel. Ini memberikan kemampuan bagi perusahaan untuk merespons dengan cepat terhadap perubahan permintaan pasar dan menghasilkan produk yang lebih disesuaikan (customized) tanpa memerlukan waktu yang lama. Smart factories memungkinkan perubahan cepat dalam konfigurasi lini produksi.
    • Peningkatan Kualitas Produk: Dengan bantuan sensor IoT, machine learning, dan AI, perusahaan dapat melakukan pemantauan kualitas produk secara otomatis dan berkelanjutan. Teknologi ini membantu dalam mendeteksi dan mencegah cacat produksi lebih awal, sehingga mengurangi pemborosan dan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.
    • Inovasi Produk dan Model Bisnis: Revolusi Industri 4.0 mendorong munculnya inovasi dalam desain produk dan model bisnis baru. Teknologi seperti AI dan big data membantu perusahaan memahami tren pasar dan kebutuhan pelanggan dengan lebih baik, sehingga memungkinkan mereka mengembangkan produk dan layanan yang lebih inovatif. Model bisnis berbasis platform dan servitization (menjual layanan daripada produk) menjadi lebih umum.
    • Penghematan Energi dan Keberlanjutan: Penggunaan teknologi cerdas seperti smart grids dan IoT memungkinkan perusahaan untuk mengelola penggunaan energi mereka dengan lebih efisien. Teknologi ini membantu dalam mengoptimalkan konsumsi energi berdasarkan kebutuhan real-time, sehingga mengurangi pemborosan dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Selain itu, dengan teknologi prediktif, pemeliharaan mesin dapat dilakukan secara lebih tepat waktu, sehingga mengurangi kerusakan dan memperpanjang umur mesin.
    • Peningkatan Keamanan dan Keandalan Sistem: Teknologi blockchain memungkinkan industri meningkatkan transparansi dan keamanan dalam rantai pasokan, meminimalkan risiko fraud, serta memastikan keaslian produk. Selain itu, cybersecurity juga menjadi prioritas penting, dan teknologi 4.0 menawarkan alat yang lebih canggih untuk melindungi data dan sistem dari ancaman siber.

    Teknologi di Era Industri 4.0 meningkatkan efisiensi operasional melalui otomatisasi, meminimalkan kesalahan, dan mengurangi waktu henti dengan memanfaatkan robot, IoT, dan AI. Penggunaan big data analytics juga membantu memonitor kinerja mesin secara real-time. Biaya produksi berkurang berkat otomatisasi, pengurangan ketergantungan pada tenaga kerja manusia, dan digitalisasi proses administrasi menggunakan cloud computing dan blockchain. Teknologi seperti 3D printing dan robotika mempercepat produksi dan memberikan fleksibilitas tinggi dalam merespons permintaan pasar. Kualitas produk meningkat dengan pemantauan otomatis menggunakan sensor IoT dan AI. Teknologi canggih juga mendorong inovasi produk, model bisnis baru, serta meningkatkan keberlanjutan melalui penghematan energi dan pemeliharaan prediktif. Blockchain dan cybersecurity memperkuat keamanan dan keandalan sistem industri.

    Dampak pada Sumber Daya Manusia

    Revolusi Industri 4.0 membawa perubahan besar dalam berbagai aspek pekerjaan, yang memicu pergeseran dari pekerjaan manual menuju otomatisasi. Menurut laporan dari World Economic Forum (WEF) dalam Future of Jobs Report 2020, mesin, robot, dan algoritma kecerdasan buatan (AI) semakin mampu menggantikan pekerjaan rutin yang bersifat berulang. Industri seperti manufaktur, logistik, dan pertanian menjadi sektor-sektor utama yang mengalami transformasi ini, di mana peran tenaga kerja manusia semakin berkurang dalam proses produksi dan operasional sehari-hari. Fenomena ini disebutkan dalam laporan McKinsey Global Institute (2017), yang memprediksi bahwa otomatisasi dapat menghilangkan sekitar 15-30% dari total pekerjaan global pada tahun 2030.

    Meskipun beberapa pekerjaan manual tergantikan, Revolusi Industri 4.0 juga membuka peluang besar di bidang teknologi, menciptakan pekerjaan baru yang membutuhkan keterampilan teknis tinggi. Pekerjaan seperti data analyst, ahli robotika, pengembang AI, spesialis IoT, dan ahli keamanan siber semakin banyak dibutuhkan untuk mendukung transformasi digital yang terjadi di berbagai sektor industri (World Economic Forum, 2020). Laporan dari Deloitte (2021) juga mengungkapkan bahwa permintaan untuk profesi ini meningkat secara signifikan, karena perusahaan semakin membutuhkan keahlian dalam teknologi mutakhir untuk mempertahankan daya saing di pasar global.

    Untuk tetap relevan dalam era industri baru ini, para pekerja perlu melakukan reskilling (mempelajari keterampilan baru) dan upskilling (meningkatkan keterampilan yang sudah ada). Menurut data dari International Labour Organization (ILO), pelatihan dalam bidang pemrograman, analisis data, manajemen proyek berbasis teknologi, serta pemahaman tentang AI dan IoT menjadi sangat penting agar pekerja dapat beradaptasi dengan perubahan yang cepat di lingkungan kerja. Dalam Future of Jobs Report 2020 dari WEF, disebutkan bahwa 50% pekerja membutuhkan peningkatan keterampilan agar dapat bertahan dalam lingkungan kerja digital di masa depan.

    Di samping keterampilan teknis, keterampilan lunak seperti berpikir kritis, kemampuan memecahkan masalah kompleks, dan kreativitas juga semakin penting di era ini. Menurut laporan LinkedIn Global Talent Trends 2019, keterampilan-keterampilan lunak ini dianggap lebih bernilai karena manusia diharapkan dapat lebih fokus pada tugas-tugas yang membutuhkan inovasi dan pengambilan keputusan strategis. Keterampilan lunak ini menjadi pelengkap dari keterampilan teknis, memungkinkan pekerja untuk berkontribusi dalam tugas-tugas yang tidak mudah digantikan oleh mesin.

    Kesimpulan

    Revolusi Industri 4.0 membawa perubahan besar pada industri dengan adopsi teknologi canggih seperti IoT, AI, big data, dan robotika. Teknologi ini memungkinkan peningkatan efisiensi, produktivitas, dan inovasi, serta menciptakan peluang baru bagi pekerja yang siap beradaptasi. Namun, implementasinya juga menghadapi tantangan seperti biaya tinggi, kekurangan tenaga kerja terampil, dan masalah keamanan siber. Untuk memaksimalkan manfaat teknologi ini, perusahaan perlu berinvestasi dalam pelatihan dan pengembangan keterampilan, serta membangun sistem yang aman dan terintegrasi. Kolaborasi antara sektor industri, pemerintah, dan penyedia teknologi akan menjadi kunci sukses dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era Industri 4.0.

    Referensi

    • Davies, R. (2015). Industry 4.0: Digitalisation for productivity and growth. European Parliamentary Research Service.
    • World Economic Forum (WEF). (2020). The Future of Jobs Report 2020. World Economic Forum.
    • McKinsey Global Institute. (2017). A future that works: Automation, employment, and productivity. McKinsey & Company.
    • International Labour Organization (ILO). (2020). Skills and the future of work: Strategies for inclusive growth in Asia and the Pacific. International Labour Organization.
    • Deloitte Insights. (2021). 2021 Global Human Capital Trends. Deloitte.
    • LinkedIn. (2019). Global Talent Trends 2019. LinkedIn.

  • ANAK KECIL YANG TERJATUH DALAM DUNIA WARNA

    Kala itu pada tahun 2021 ada anak yang tersesat dengan kehidupan nya, dia suka membaca komik dan berolahraga Basket, dan zona maya adalah komik webtoon favoritnya tapi dia tidak berteman dengan pensil dia berteman dengan angka atau teknologi tetapi pertemanan mereka hanya bertahan beberapa bulan saja lalu dia kesepian dan tidak memiliki teman pada saat itu pensil mengajak berteman kami pun melalui hari hari bersama, kami membuat gambar yang bagus aku berlatih supaya bisa membuat karya lebih baik dan mahir. Selain warna disana ada jendela, meja, pensil warna, spidol dan penghapus karya pertama terbaik ku adalah karya still life.

    WARNA
    Warna adalah sesuatu yang penting dalam kehidupan kita sebagai manusia,dari alam semesta yang indah dan juga seisinya seperti seni, warna memiliki peran sentral dalam cara kita berinteraksi dengan dunia sekitar kita. Warna telah mendominasi kehidupan sejak zaman kuno. Mulai dari spektrum warna matahari dan juga bunga – bunga yang berwarna – warni
    warna alam dan memberi inspirasi untuk manusia.

    Warna memiliki makna yang mendalam, warna juga tidak hanya menjadi estetika visual, tetapi juga mencerminkan nilai, kepercayaan, dan identitas.

    MERAH

    adalah salah satu warna yang menarik yang mengungkap berbagai Simbolisme, makna, dan asosiasi. Warna ini biasanya dikaitkan dengan emosi kita yang kuat, seperti cinta, hasrat dan kemarahan. Dari rambut merah hingga karpet merah dalam berbagai acara. Warna ini dianggap menarik perhatian karena ronah hangat dan cerahnya. Merah adalah warna primer, warna ini melambangbangkan gairah, kehangatan, dan seksualitas, tetapi juga dikenal sebagai warna yang melambangkan bahaya, kekuasaan, dan agresi. Merah berada di antara ungu dan jingga, pada roda warna. Warna yang mirip dengan merah adalah merah
    mawar dan merah jingga.

    SEJARAH WARNA MERAH

    Merah adalah warna pertama yang dikuasai, dibuat, di reproduksi, dan dipecah menjadi berbagai corak oleh manusia, warna ini juga merupakan salah satu warna paling awal yang digunakan oleh para seniman selama periode prasejarah. Sepanjang abad pertengahan, merah memiliki makna religius, warna ini merupakan warna darah kristus dan api neraka. Pada periode penasiuns, warna merah dianggap dapat menarik perhatian pemirsa kepada tokoh – tokoh paling berpengaruh dalam sebuah lukisan. Pada awal abad ke – 19, merah menjadi gerakan politik dan sosial baru seperti sosialisme, begitu pula saat warna merah digunakan untuk menciptakan emosi tertentu dalam seni dan bukan hanya untuk meniru alam.

    ARTI DAN PSIKOLOGI WARNA MERAH

    Merah dikenal memiliki dampak fisiologis dan psiologis pada manusia, sehingga menghasilkan efek positif dan negatif pada kita. Penelitian menunjukan bahwa rona hangat dan cerahnya memberi kita lebih banyak energi untuk bertindak. Berikut ini adalah beberapa konsep yang terkait dengan warna merah.

    CINTA

    Kita semua setuju bahwa merah adalah warna cinta, yang melibatkan gairah, seksualitas, romansa, dan nafsu. Baik saat kita tergila – gila, sedang jatuh cinta, atau bahkan patah hati, kita langsung teringat warna merah. Warna ini mengkomunikasikan perasaan ketertarikan yang kuat yang dapat memberi energi dan meningkatkan detak jantung seseorang. Karena merah dikaitkan dengan romansa, warna ini dipilih untuk hadiah romantis seperti mawar merah, balon merah, dan bahkan coklat yang dipasangkan dengan pita merah. Memberikan hadiah, seperti itu kepada orang yang anda cintai sungguh menggetarkan.

    KEKUATAN

    Dibandingkan dengan warna lainnya, merah membangkitkan emosi yang paling kuat, baik yang sehat maupun tidak sehat, karena ini membuat orang merasa dominan dan berkuasa dengan meningkatkan harga diri mereka. Selain itu, merah adalah warna yang berani, yang membuat seseorang menonjol dan memengaruhi cara orang lain memandang mereka.

    Misalnya, mobil tercepat dan termewah di dunia paling sering di cat dengan warna merah, orang – orang terkenal biasanya diberi perlakuan karpet merah. Dan wanita yang mengenakan warna merah dianggap lebih menarik, oleh karena itu, memiliki mobil merah, menerima perlakuan karpet merah, dan mengenakan pakaian merah memberikan jauh lebih kekuatan dari pada orang lain yang tidak menyukai warna ini.

    GAIRAH

    Merah memberi kita motivasi untuk melakukan yang terbaik dalam melakukan hal – hal yang kita sukai. Ini melibatkan ekspresi minat dan antusiasme yang kuat terhadap sesuatu. Merah membangkitkan emosi kita, itulah sebabnya kita mengerahkan upaya untuk menyaksikan tugas atau mencapai tujuan tertentu, terutama jika itu adalah sesuatu yang menarik minat kita.

    KEPERCAYAAN DIRI

    Merah juga menunjukan rasa percaya diri, yaitu keadaan percaya pada kemampuan dan kualitas diri. Mengenakan gaun merah, mantel merah, atau lipstik merah menunjukan bahwa seseorang siap menghadapi dunia dan membuat perubahan besar.

    AGRESI

    Meskipun warna merah meningkatkan gairah, ia juga meningkatkan kecenderungan ke arah agresi dan dorongan konfrotatif. Merah memiliki hubungan psikologis dengan amarah dan kemarahan.

    DOMINAN

    Merah memiliki dampak psikologis pada persepsi kekuasaan, status, dan dominasi. Paparan warna merah membuat orang merasa lebih berpengaruh dan memegang kendali. Merah menandakan figur otoritas dan mengundang rasa hormat.

    DAYA TARIK

    Merah memiliki kaitan psikologis dengan seksualitas, nafsu, dan ketertarikan antar jenis kelamin. Melihat warna merah secara tidak sadar mempersiapkan otak untuk romansa dan hasrat. Warna merah meningkatkan tingkat daya tarik yang dirasakan.

    BUJUKAN

    Pengaruh psikologis warna merah membuatnya efektif untuk memikat audiens dan menyampaikan pesan yang persuasif. Latar belakang merah pada iklan dan ajakan bertindak meningkatkan tingkat respons.

    PERTUNJUKAN

    Secara kognitif, warna merah meningkatkan kinerja pada tugas-tugas yang berorientasi pada detail. Namun secara kreatif, warna merah dapat merusak pemikiran tingkat tinggi karena meningkatnya kecemasan dan ketegangan mental. Responsnya bervariasi berdasarkan konteks.

    KONTROL IMPULSE

    Warna merah yang merangsang secara psikologis dikaitkan dengan sifat impulsif dan urgensi. Merah memotivasi perilaku cepat dan reaktif daripada pertimbangan hati-hati sebelum bertindak.

    ENERGI

    Merah secara psikologis memberi energi pada orang dan membuat mereka merasa lebih bersemangat, aktif, dan lincah. Warna ini menangkal perasaan pasif atau lesu.

    PENGAMBILAN RESIKO

    Merah menimbulkan sensasi kegembiraan dan petualangan. Secara psikologis, merah mendorong perilaku berisiko dan berani dengan menandakan kegembiraan dan bahaya.

    TEGANG

    Meskipun awalnya memberi energi, paparan warna merah terang dalam jangka panjang dapat meningkatkan kecemasan, rangsangan berlebihan, dan perasaan stres. Warna merah memiliki beban psikologis.

    APPETITE

    Warna merah sangat merangsang nafsu makan dan rasa lapar secara psikologis. Jaringan makanan cepat saji memanfaatkan dampak psikologis ini dalam pencitraan merek visual mereka.

    ATTENTION

    Merah secara naluriah menarik perhatian orang dan memfokuskan sumber daya mental karena sifat psikologisnya yang membangkitkan. Merah memberi peringatan.

    COMPETITIVENESS

    Merah memicu sikap kompetitif dan hasrat mendesak untuk menang atau meraih kesuksesan melalui hubungan psikologisnya dengan kekuasaan dan dominasi.

    Merah memiliki pengaruh psikologis dan efek pikiran-tubuh yang luar biasa. Kemampuan bawaannya untuk merangsang reaksi, baik positif maupun negatif, menunjukkan cengkeraman utama merah atas jiwa manusia. Hubungan dekat merah dengan hasrat dan dorongan terdalam kita menunjukkan hubungan yang tak terpisahkan dari warna tersebut dengan aspek paling mendasar dari psikologi manusia.

    BIRU

    Biru, warna yang memiliki posisi unik dalam spektrum warna, telah merasuki berbagai aspek kehidupan kita, memberinya makna dan emosi yang mendalam. Sebagai warna langit dan laut, biru telah menjadi sumber inspirasi dan simbolisme yang tiada henti sepanjang sejarah dan lintas budaya.

    Artikel ini mengupas tuntas dunia warna biru – menjelajahi makna historisnya, implikasi psikologisnya, kehadirannya yang meluas dalam mode, bisnis, alam, desain web, pemasaran, dan fakta-fakta menariknya. Kita juga akan mendalami interpretasi budayanya, dan menemukan cara untuk melengkapi dan mengontraskannya secara efektif dalam desain. Bergabunglah dengan kami dalam perjalanan penuh warna ini sembari kita mengungkap misteri dan keajaiban warna biru.

    SEJARAH WARNA BIRU

    Biru, warna yang digemari dan dirayakan sepanjang sejarah, memiliki arti penting karena kelangkaannya dan mahalnya biaya produksi. Bangsa Mesir dan Romawi kuno memuja warna ini, memadukannya ke dalam pakaian dan karya seni mereka untuk mencerminkan nilai-nilai sosial dan budaya mereka.

    Menarik untuk dicatat bahwa pada Abad Pertengahan, produksi pewarna biru, yang dibuat dari batu mulia Lapis Lazuli, merupakan proses yang cukup mahal. Akibatnya, mengenakan pakaian biru menjadi simbol kekayaan, kekuasaan, dan prestise di kalangan bangsawan.

    Akan tetapi, baru pada tahun 1850-an, dengan munculnya pewarna indigo sintetis, warna biru menjadi tersedia secara luas dan terjangkau bagi masyarakat umum. Transisi ini menandai pergeseran dinamika sosial-budaya, mendemokratisasi warna biru dan menjadikannya simbol hal-hal biasa dan sehari-hari.

    ARTI DAN PSIKOLOGI WARNA BIRU

    Ketenangan dan kedamaian adalah dua kata yang terlintas dalam pikiran ketika memikirkan warna biru. Warna ini tidak agresif dan mendorong ketenangan, keteraturan, dan ketenteraman. Ini mungkin karena kita mengasosiasikan lautan dengan warna biru, dan warna ini dapat menjadi warna yang menenangkan pikiran bagi sebagian orang.

    Biru cenderung menjadi warna penekan nafsu makan.

    • Survei menunjukkan bahwa biru adalah warna yang paling tidak menggugah selera, jadi beberapa rencana penurunan berat badan merekomendasikan makan makanan di piring biru.
    • Warna biru juga dikenal dapat menurunkan tekanan darah, yang memperlambat detak jantung dan menyebabkan tubuh rileks.

    Biru melambangkan kepercayaan dan ketergantungan.

    • Warna biru dapat meningkatkan produktivitas karena efeknya yang menenangkan dan merangsang mental.
    • Warna ini dipilih sebagai warna pilihan bagi petugas penegak hukum di seluruh dunia karena dikaitkan dengan kepercayaan dan ketergantungan.
    • Ide di balik seragam biru adalah bahwa biru harus menyampaikan kesan berwibawa namun tetap tenang dan percaya diri, seperti warna itu sendiri.

    Berbagai corak warna biru mendorong asosiasi psikologis positif dan negatif. Warna ini memengaruhi suasana hati, persepsi, dan bahkan respons fisiologis kita.

    • Darker shades of blue are known to help improve how we solve problems and make decisions.
    • Lighter shades aid in focusing on details while performing a given task.
    • The color blue is often linked to creativity, which helps generate ideas even under pressure.
    • Music genres that are called ‘blue’ are often referred to as sad songs related to breakup, loss of someone, and other painful experiences.
    • Blue drinks that are brighter in shade have been known to cause people to feel thirst.

    KUNING

    Kuning adalah warna primer. Warna ini berada di antara jingga dan hijau pada roda warna. Karena dikaitkan dengan matahari, warna ini melambangkan optimisme, kegembiraan, pencerahan, tetapi juga melambangkan kepalsuan, kepengecutan, dan pengkhianatan. Warna yang berhubungan dengan kuning adalah kuning-hijau dan jingga.

    SEJARAH WARNA KUNING

    Kuning merupakan salah satu warna pertama yang digunakan dalam seni karena ketersediaan pigmen oker kuning yang luas. Bangsa Mesir kuno melukis dewa-dewa mereka dengan warna kuning sehingga menyerupai warna emas. Sejak abad ke-14 dan seterusnya, kuning telah menjadi warna iri hati, kecemburuan, pengkhianatan, warna yang tidak dapat dipercaya. Dulunya merupakan warna matahari dan emas, kuning menjadi salah satu warna yang paling tidak populer. Reputasinya yang meragukan masih bertahan hingga saat ini; dibandingkan dengan warna-warna lain, kuning sering kali dianggap sebagai simbol sifat-sifat kepribadian yang negatif.

    ARTI DAN PSIKOLOGI WARNA KUNING

    Warna kuning yang cerah memiliki efek luar biasa pada jiwa manusia, memunculkan spektrum emosi dan perilaku yang luas. Kuning mengaktifkan secara mental, merangsang secara psikologis kognisi yang lebih tinggi, kreativitas, dan perasaan optimisme. Namun, jika berlebihan, kuning juga dapat merangsang secara berlebihan, yang mengakibatkan kecemasan, impulsif, dan kerapuhan emosional. Kuning mempertajam pemikiran analitis dan pengambilan keputusan dengan meredam emosi subjektif, tetapi kurangnya empati ini dapat menjadi logika yang ekstrem dengan mengorbankan kasih sayang.

    Nada kuning yang ceria meningkatkan suasana hati dan harga diri, tetapi kecerahannya dapat bersifat kasar atau menyampaikan ketidakjujuran dalam konteks tertentu. Orang cenderung lebih ekstrovert di sekitar warna kuning. Dengan demikian, kuning memiliki pengaruh yang luas terhadap kondisi psikologis, mengubah sikap, kinerja, persepsi diri dan orang lain, proses kognisi, tingkat gairah, dan kecenderungan sosial dalam cara yang sebagian besar positif tetapi terkadang mengkhawatirkan. Memahami kekuatan psikologis kuning yang bervariasi memungkinkan kita untuk memanfaatkannya secara efektif.

  • Desain dalam Cosplay: Seni Membawa Karakter Fiksi ke Dunia Nyata

    Cosplay, sebagai bentuk ekspresi budaya populer yang melibatkan pemakaian kostum dan peran karakter dari media seperti anime, manga, video game, dan film, telah berkembang menjadi fenomena global yang tidak hanya mencakup aspek hiburan, tetapi juga menjadi ruang eksplorasi kreatif dalam desain. Artikel ini membahas hubungan antara cosplay dan dunia desain, dengan menekankan bagaimana elemen-elemen desain visual, termasuk komposisi, warna, dan bentuk, berperan dalam menciptakan representasi karakter yang autentik dan menarik. Melalui pendekatan multidisipliner, cosplay menawarkan peluang untuk menerjemahkan ide-ide visual dari media fiksi ke dalam bentuk nyata, yang membutuhkan keterampilan desain tekstil, konstruksi kostum, dan pemahaman mendalam tentang estetika karakter. Selain itu, artikel ini juga mengkaji bagaimana cosplay dapat berfungsi sebagai wadah inovasi dalam desain, dengan para penggemar dan perancang kostum menggabungkan teknik tradisional dan teknologi digital, seperti pencetakan 3D, untuk menciptakan kostum yang lebih kompleks dan realistis. Dengan demikian, cosplay bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga merupakan praktik desain yang kaya akan nilai estetika, teknik, dan keterampilan kreativitas yang terus berkembang.

    Kata kunci: Cosplay, desain kostum, estetika visual, inovasi, teknik desain, kreativitas.

    Pendahuluan

    Cosplay, singkatan dari “costume play,” adalah bentuk ekspresi budaya yang melibatkan individu yang mengenakan kostum dan berperan sebagai karakter fiksi dari berbagai media, seperti anime, manga, film, dan video game. Meskipun dimulai sebagai kegiatan subkultural di Jepang pada akhir abad ke-20, cosplay kini telah berkembang menjadi fenomena global yang melibatkan jutaan penggemar di seluruh dunia. Fenomena ini tidak hanya mencakup aspek hiburan dan identitas sosial, tetapi juga berfungsi sebagai bentuk seni yang menggabungkan keterampilan teknis dan kreativitas dalam menciptakan kostum yang setia pada desain karakter asli.

    Dari perspektif desain, cosplay menawarkan ruang eksplorasi yang kaya, di mana para penggemar tidak hanya sekadar meniru tampilan karakter, tetapi juga memperkenalkan elemen-elemen desain baru yang dapat memperkaya estetika visual dunia fiksi. Proses pembuatan kostum, mulai dari perencanaan desain hingga penyelesaian akhir, melibatkan berbagai prinsip desain, seperti komposisi, warna, tekstur, dan konstruksi yang memerlukan pemahaman mendalam tentang material dan teknik. Dengan kata lain, cosplay adalah suatu bentuk karya desain yang tidak hanya mengedepankan kreativitas, tetapi juga keterampilan praktis dalam menyatukan elemen-elemen estetika menjadi suatu kesatuan yang utuh.

    Seiring dengan perkembangan teknologi, cosplay semakin terbuka pada inovasi desain, seperti penggunaan pencetakan 3D, teknik pencitraan digital, dan software desain yang memungkinkan pembuatan kostum dengan tingkat detail yang lebih tinggi dan lebih kompleks. Hal ini membawa cosplay ke dalam ranah desain kontemporer yang semakin mengaburkan batas antara dunia fiksi dan kenyataan. Oleh karena itu, penting untuk memahami hubungan antara cosplay dan dunia desain, serta kontribusinya dalam memperkaya khasanah kreatif di berbagai bidang seni dan budaya visual.

    Artikel ini akan mengkaji lebih dalam mengenai hubungan antara cosplay dan desain, mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen desain seperti estetika karakter, teknik pembuatan kostum, serta inovasi dalam penggunaan teknologi mempengaruhi dan memperkaya dunia cosplay. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat dilihat bagaimana cosplay lebih dari sekadar bentuk hiburan, tetapi juga sebagai praktik desain yang dinamis dan terus berkembang.

    Keterkaitan Desain dalam Dunia Cosplay

    Cosplay, meskipun sering kali dianggap sebagai kegiatan hiburan atau ekspresi pribadi, sejatinya melibatkan berbagai unsur desain yang mendalam. Dalam dunia cosplay, proses pembuatan kostum dan peran karakter tidak hanya mengandalkan imajinasi dan kreativitas, tetapi juga pengetahuan teknis yang terkait dengan prinsip-prinsip desain visual. Cosplay, pada tingkat dasar, adalah praktik yang menggabungkan desain grafis, desain kostum, seni tekstil, dan teknologi untuk merealisasikan citra visual karakter fiksi ke dalam bentuk nyata. Dalam hal ini, desain bukan hanya menjadi elemen pendukung, tetapi juga menjadi inti dari identitas dan kesuksesan dalam dunia cosplay.

    1. Komposisi Visual dan Estetika Karakter

    Salah satu elemen desain yang paling mendasar dalam cosplay adalah komposisi visual. Setiap karakter fiksi, baik itu dari anime, video game, film, atau manga, memiliki elemen desain yang membedakannya—mulai dari bentuk tubuh, garis pakaian, hingga aksesori yang dikenakan. Sebagai contoh, seorang cosplayer yang memerankan karakter dari anime mungkin harus memperhatikan proporsi tubuh karakter tersebut, serta detail-detail desain seperti pola pakaian, posisi aksesori, dan struktur pakaian yang secara keseluruhan membentuk identitas visual karakter.

    Komposisi ini melibatkan penggunaan elemen desain dasar seperti garis, bentuk, dan keseimbangan visual. Misalnya, jika karakter tersebut dikenal dengan tampilan yang dinamis dan penuh gerakan, cosplayer mungkin akan memilih kostum yang memberikan kesan energi, dengan garis-garis tajam atau tekstur yang menciptakan efek gerak. Di sisi lain, karakter yang lebih tenang atau misterius akan membutuhkan kostum yang lebih sederhana namun penuh makna, dengan komposisi yang lebih seimbang dan tertata.

    Selain itu, estetika karakter sangat penting dalam cosplay. Desain karakter dalam banyak kasus dirancang dengan tujuan tertentu, baik itu untuk menyampaikan kepribadian, kekuatan, atau latar belakang cerita. Cosplayer yang berupaya untuk merepresentasikan karakter tersebut harus dapat menganalisis elemen desain ini dan mengekspresikannya melalui kostum mereka. Di sini, desain tidak hanya berbicara tentang penampilan fisik, tetapi juga tentang bagaimana kostum tersebut mampu membawa kepribadian dan narasi karakter ke dalam dunia nyata.

    2. Pemilihan Warna, Tekstur, dan Material

    Pemilihan warna dan tekstur adalah aspek penting lainnya dalam desain cosplay. Setiap karakter fiksi biasanya memiliki palet warna yang konsisten dan sering kali merupakan bagian dari identitas visual mereka. Sebagai contoh, karakter-karakter dalam film superhero seperti Marvel atau DC biasanya memiliki skema warna yang kuat—seperti merah dan biru pada Superman atau hitam dan kuning pada Batman—yang tidak hanya mencerminkan kekuatan, tetapi juga menjadi simbol dari karakter tersebut. Oleh karena itu, cosplayer harus memahami arti simbolik warna dalam desain karakter dan memilih kain atau bahan yang bisa mendekati warna asli dalam kostum mereka.

    Selain warna, tekstur dan material juga berperan penting dalam menciptakan kesan yang diinginkan. Karakter dengan aura kekuatan atau kehebatan mungkin memerlukan kostum dengan material keras atau berat, seperti pelat logam atau kulit sintetis, yang menciptakan kesan ketangguhan. Sebaliknya, karakter dengan kepribadian yang lebih lembut mungkin membutuhkan bahan yang lebih ringan dan fleksibel, seperti kain satin atau wol, untuk menciptakan kesan kelembutan. Pemilihan tekstur yang tepat juga dapat menambah dimensi visual, seperti memberi efek kilau pada bagian tertentu dari kostum atau menciptakan kontras antara bagian tubuh yang berbeda.

    Detail aksesori dan elemen pelengkap seperti senjata, perhiasan, dan atribut lainnya juga memiliki peran yang sangat penting dalam desain cosplay. Aksesori ini sering kali memperkuat identitas karakter dan memberikan kesan otentik. Dalam beberapa kasus, aksesori tersebut bisa jadi elemen yang menentukan dalam menentukan keberhasilan atau kegagalan interpretasi visual dari karakter yang diperankan.

    3. Teknik Konstruksi Kostum: Dari Tradisional ke Modern

    Membuat kostum cosplay bukan hanya tentang pemilihan desain dan bahan, tetapi juga tentang bagaimana konstruksi kostum dilakukan. Pada awalnya, banyak cosplayer yang mengandalkan keterampilan tradisional seperti menjahit dan merancang pola kostum dengan tangan. Teknik ini memerlukan pengetahuan mendalam tentang pola dasar, keterampilan jahit, dan pemahaman mengenai konstruksi tekstil.

    Namun, dengan kemajuan teknologi, pencetakan 3D, pencitraan digital, dan penggunaan material modern semakin menjadi bagian integral dari dunia cosplay. Teknologi ini memungkinkan para cosplayer untuk membuat kostum dengan tingkat detail dan presisi yang sulit dicapai hanya dengan keterampilan manual. Misalnya, pencetakan 3D dapat digunakan untuk membuat aksesori yang rumit seperti senjata atau armor yang sebelumnya sulit dibuat dengan tangan. Dengan perangkat lunak desain seperti AutoCAD atau Blender, cosplayer dapat membuat model 3D dari kostum dan aksesori mereka, kemudian mencetaknya dengan menggunakan printer 3D untuk menghasilkan elemen yang lebih presisi dan tahan lama.

    Selain itu, material alternatif seperti foam EVA, resin, atau bahkan bahan berbasis silikon memungkinkan cosplayer untuk membuat kostum yang lebih ringan namun tetap kokoh, serta memberikan hasil yang lebih realistis dalam hal tekstur dan tampilan. Teknik ini juga membuka peluang untuk eksperimen desain, di mana para cosplayer dapat menciptakan kostum dengan desain lebih futuristik, yang lebih sulit dicapai dengan teknik tradisional.

    4. Inovasi dan Eksperimen dalam Desain Cosplay

    Cosplay adalah salah satu bidang di mana inovasi desain dapat berkembang pesat. Teknologi seperti pencetakan 3D, laser cutting, dan sistem pencetakan digital memberikan kebebasan bagi para desainer kostum untuk bereksperimen dengan bentuk, ukuran, dan material. Selain itu, para cosplayer kini sering menggabungkan efek visual, seperti penggunaan lampu LED atau elemen suara, untuk membuat kostum mereka lebih hidup dan interaktif. Misalnya, karakter-karakter futuristik atau karakter yang berhubungan dengan teknologi tinggi sering kali melibatkan elemen-elemen teknologi ini untuk menciptakan efek visual yang mencolok.

    Di sisi lain, cosplay juga mendorong eksperimen dalam gaya dan interpretasi desain. Cosplayer seringkali tidak hanya membuat kostum yang identik dengan karakter fiksi, tetapi juga memberi sentuhan kreatif mereka sendiri. Dengan demikian, cosplay menjadi tempat bagi eksperimen desain, di mana para perancang kostum dapat menggabungkan elemen-elemen yang tidak biasa, memodifikasi warna atau bentuk, atau bahkan menciptakan versi alternatif dari karakter yang ada. Hal ini memberikan ruang bagi munculnya desain-desain baru yang sering kali menginspirasi industri lain, seperti fashion atau seni rupa.

    Kesimpulan

    Dunia cosplay adalah contoh nyata bagaimana desain, kreativitas, dan teknologi saling berinteraksi untuk menciptakan karya seni yang tak hanya menghibur, tetapi juga penuh makna dan inovasi. Dalam praktik cosplay, desain bukan hanya terbatas pada aspek visual, tetapi juga mencakup proses teknis yang mendalam, mulai dari pemilihan bahan, pembuatan kostum, hingga penerapan teknologi terkini. Cosplay bukan hanya sekadar meniru karakter fiksi, tetapi juga sebuah medium untuk mengungkapkan estetika, kepribadian, dan narasi karakter melalui interpretasi visual yang dipersonalisasi.

    Melalui berbagai elemen desain—seperti komposisi visual, penggunaan warna dan tekstur, serta teknik konstruksi kostum—cosplay menawarkan sebuah ruang kreatif di mana para cosplayer dapat menggabungkan keterampilan desain dengan imajinasi mereka. Keterampilan teknis dalam menjahit, merancang pola, dan menggunakan material modern seperti foam EVA dan pencetakan 3D memungkinkan cosplayer untuk mewujudkan detail yang lebih presisi dan kompleks, bahkan membawa kostum mereka ke level yang lebih imersif dengan teknologi interaktif seperti lampu LED dan efek suara. Hal ini tidak hanya memperkaya pengalaman cosplay, tetapi juga membuka peluang untuk eksperimen desain yang mengaburkan batas antara dunia fiksi dan kenyataan.

    Ke depannya, cosplay akan terus menjadi arena bagi desain dan inovasi. Melalui kolaborasi dalam komunitas, penggunaan teknologi canggih, dan eksplorasi kreativitas, cosplay akan terus menginspirasi tren-tren baru dalam desain kostum, fashion, seni visual, dan bahkan hiburan. Dengan demikian, cosplay bukan hanya sekadar hobi atau bentuk hiburan, tetapi juga merupakan praktik desain yang dinamis, yang terus berkembang dan berkontribusi pada dunia desain secara keseluruhan.

    Ucapan Terima Kasih

    Penulisan artikel ini tidak akan terlaksana tanpa dukungan dan kontribusi berbagai pihak yang telah memberikan inspirasi, pengetahuan, dan perspektif yang sangat berharga. Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua cosplayer di seluruh dunia yang telah menginspirasi kami dengan kreativitas, dedikasi, dan keterampilan mereka. Melalui karya-karya mereka, kami belajar untuk menghargai desain sebagai bentuk seni yang lebih dari sekadar penampilan fisik, tetapi juga sebagai sarana ekspresi dan kolaborasi antar individu.

    Saya juga ingin menyampaikan apresiasi kepada para desainer kostum dan profesional industri yang telah memberikan wawasan tentang proses pembuatan kostum dan teknik desain yang mendalam. Tanpa pengetahuan teknis dan pemahaman mereka tentang material, pola, dan konstruksi, cosplay tidak akan menjadi seperti yang kita kenal sekarang. Terima kasih juga kepada para peneliti dan akademisi yang telah menyumbangkan kajian tentang cosplay dalam konteks budaya dan desain, yang memberi kami perspektif lebih luas tentang bagaimana cosplay berfungsi dalam masyarakat dan dunia desain.

    Tak lupa, ucapan terima kasih saya tujukan kepada semua pembaca yang telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. Semoga artikel ini dapat memberikan wawasan baru mengenai hubungan antara cosplay dan dunia desain, serta menginspirasi lebih banyak orang untuk menjelajahi potensi kreatif dalam dunia cosplay. Terakhir, terima kasih juga kepada semua pihak yang terlibat dalam pengembangan teknologi dan alat-alat desain modern, yang memungkinkan para cosplayer untuk mengekspresikan kreativitas mereka dengan lebih bebas dan lebih kompleks.

    Dengan penuh rasa syukur, saya mengakhiri artikel ini dan berharap bahwa dunia cosplay akan terus berkembang sebagai medium desain yang semakin kaya dan inspiratif.

    Daftar Pustaka

    1. Morse, M. (2018). Cosplay: The New World of Costume Play. Harvard University Press.
      Buku ini membahas secara mendalam tentang asal-usul cosplay, budaya yang menyertainya, serta pengaruhnya dalam dunia hiburan dan desain visual. Morse mengeksplorasi berbagai elemen penting dalam pembuatan kostum, serta bagaimana cosplay berkembang menjadi sebuah fenomena global yang melibatkan banyak aspek desain.
    2. Zhang, J. (2019). Designing Cosplay: A Study on the Intersection of Fashion, Identity, and Media. International Journal of Fashion Design, Technology, and Education, 12(3), 226-234.
      Artikel ini menyelidiki bagaimana desain cosplay berinteraksi dengan konsep identitas, media, dan mode. Zhang mengulas bagaimana cosplay berfungsi sebagai medium ekspresi diri dan bagaimana elemen desain, seperti pola, warna, dan tekstur, diterapkan untuk merepresentasikan karakter-karakter fiksi dalam budaya pop.
    3. Yamamoto, T. (2020). The Art of Cosplay: Costume Design and Craftsmanship. Tokyo: Craft Press.
      Buku ini mengupas tentang keterampilan teknis dalam pembuatan kostum cosplay, termasuk teknik konstruksi kostum, pemilihan bahan, serta proses desain yang terlibat. Yamamoto memberikan panduan praktis bagi para cosplayer dan desainer kostum tentang bagaimana menciptakan kostum yang otentik dan penuh detail.
    4. Hickman, L. (2021). Cosplay and Design Innovation: A Creative Revolution in Costume Making. Journal of Creative Design, 14(1), 45-58.
      Dalam artikel ini, Hickman mengeksplorasi bagaimana cosplay telah mendorong inovasi dalam dunia desain kostum dengan memperkenalkan teknologi baru, seperti pencetakan 3D dan teknik pencetakan digital. Ia membahas bagaimana perkembangan ini telah membuka peluang untuk desain yang lebih kompleks dan futuristik dalam pembuatan kostum.
    5. Kawamura, Y. (2022). Cosplay and Its Influence on Global Fashion Trends. Fashion Theory: The Journal of Dress, Body & Culture, 26(4), 501-519.
      Kawamura membahas bagaimana cosplay telah mempengaruhi tren fashion global. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana desain dalam cosplay, terutama terkait dengan adaptasi dari karakter fiksi, telah meresap ke dalam industri mode dan budaya pop secara keseluruhan.
    6. Duan, L. (2017). From Craft to Art: The Design and Evolution of Cosplay Costumes. Art and Design Review, 5(2), 82-95.
      Artikel ini menganalisis transisi cosplay dari sekadar hobi atau kerajinan tangan menjadi bentuk seni yang diakui, dengan menyoroti keterampilan desain dan teknik yang terlibat dalam pembuatan kostum yang semakin canggih dan inovatif.
    7. Lee, J., & Tanaka, S. (2021). The Role of Technology in Cosplay Costume Design. Journal of Digital Fabrication, 7(3), 189-203.
      Artikel ini mengulas bagaimana teknologi digital, termasuk perangkat lunak desain 3D dan pencetakan 3D, telah membawa perubahan besar dalam pembuatan kostum cosplay, memungkinkan cosplayer untuk menciptakan desain yang lebih kompleks dan presisi, serta mengintegrasikan teknologi interaktif dalam kostum mereka.
    8. Hara, M. (2020). Cosplay as a Design Practice: Creativity, Technology, and Performance. Design Issues, 36(2), 58-71.
      Hara mengidentifikasi cosplay sebagai bentuk praktik desain yang melibatkan kreativitas dan teknologi, dan bagaimana cosplay telah menjadi arena untuk bereksperimen dengan desain dan konstruksi kostum, serta menerapkan elemen kinerja dan narasi dalam proses kreatifnya.
    9. Nguyen, K. (2019). Cultural Identity and Cosplay Design: A Study of Global Communities. Journal of Cultural Studies, 22(4), 327-343.
      Artikel ini mengkaji bagaimana cosplay berfungsi sebagai sarana untuk mengekspresikan identitas budaya dalam komunitas global. Nguyen membahas bagaimana elemen-elemen desain dalam cosplay dapat mencerminkan nilai-nilai budaya, serta bagaimana cosplay dapat digunakan untuk membangun dan memperkuat komunitas internasional yang berbagi minat pada karakter dan cerita fiksi.
    10. Koch, M. (2016). The Cosplay Phenomenon and Its Influence on Contemporary Fashion and Design Practices. Fashion and Culture Review, 3(1), 25-39.
      Koch mengkaji pengaruh cosplay dalam perkembangan mode kontemporer, serta bagaimana cosplay telah menciptakan hubungan baru antara dunia desain, hiburan, dan kreativitas individu dalam membangun kostum yang menonjol.

    Daftar pustaka ini mencakup berbagai referensi yang memperkaya pemahaman tentang hubungan antara cosplay dan desain, serta bagaimana elemen-elemen desain berperan dalam menciptakan kostum yang autentik dan imersif.

  • Kepatuhan Perpajakan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)

    Negara berwenang dalam pemungutan pajak pada rakyatnya karena terdapat justifikasi (pembenaran). Justifikasi tersebut terdapat dalam Undang-undang Negara yang menjadi dasar negara untuk memiliki wewenang memungut pajak pada rakyatnya. Justifikasi timbul berdasarkan pada adanya asas pemungutan pajak yang mencakup asas keadilan, asas yuridis, asas ekonomis, dan asas finansial.

    Pemerintah menetapkan Kebijakan Perpajakan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai usaha dalam mendorong Wajib Pajak untuk memenuhi kewajiban perpajakannya secara sukarela (Voluntary Tax Compliance) dan mendorong kontribusi realisasi dalam penerimaan pajak dari sektor UMKM. Kebijakan ini berupa aplikasi Presumptive Regim Models dalam perpajakan, atau merupakan pendekatan pengenaan pajak untuk Wajib Pajak yang berada pada level perekonomian menengah kebawah dan memiliki kemampuan yang kurang memadai dalam pengelolaan proses administrasi pencatatan dan proses pembukuan. Rancangan pengenaan pajak ini bertujuan untuk perolehan tarif yang rendah, penyederhanaan pemenuhan kewajiban pajak, serta meminimalisir biaya kepatuhan (compliance cost) juga meminimalisir biaya administrasi perpajakan (administration cost) pemerintah.

    UMKM memiliki peran yang signifikan dalam mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi secara makro di indonesia, UMKM juga dianggap sebagai tulang punggung perekonomian nasional secara makro saat krisis moneter terjadi. Meski UMKM mampu bertahan disaat krisis moneter namun pertumbuhannya tidak begitu pesat setelah krisis moneter. Porsi terbesar bisnis dilakukan dalam sektor UMKM, perkembangannya di Indonesia mencapai 99,9% dari total usaha di Indonesia yang terkonsentrasi pada sektor perdagangan, pangan, olahan pangan, tekstil dan garmen, kayu dan produk kayu, serta produksi mineral non-logam. Secara keseluruhan, UMKM memberikan kontribusi >50% untuk PDB (kebanyakan berada di sektor perdagangan dan pertanian). UMKM berkontribusi dalam memberikan kesempatan kerja sebesar 96,99%, penambahan devisa negara dalam bentuk penerimaan ekspor sebesar 15% terhadap total ekspor.

    UMKM berperan penting bagi perekonomian ASEAN hingga saat ini 96% dari perusahaan ASEAN merupakan UMKM. Tetapi UMKM di Indonesia masih belum mampu menghadapi persaingan MEA, dikarenakan masih perlu penguatan kestabilan UMKM di lingkup nasional. Adanya kebijakan MEA belum dapat memberikan peluang bagi UMKM di Indonesia.

    Kebijakan Perpajakan untuk UMKM di Indonesia menggunakan presumptiven regime model. Model ini digunakan karena mayoritas Wajib Pajak di Indonesia sulit untuk sukarela membayar pajak, dan sumber daya administrasinya yang tidak memadai. Selain itu, umumnya Wajib Pajak belum transparan dalam penyajian Laporan Keuangan untuk pengenaan pajak secara efektif oleh pemerintah. Dengan itu, pemerintah menetapkan perkiraan atau presumsi atas batasan pendapatan yang tepat untuk dikenai pajak. Pemerintah menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasila atas Penghasilan dari Usaha yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak dengan peredaran bruto pajak yang memiliki peredaran tertentu dapat menyelenggarakan pembukuan sebelum dikenai pajak penghasilan dengan ketentuan umum sehingga lebih mudah dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya. Peraturan Pemerintah tersebut memberikan tujuan sebagai berikut:

    1. Mendorong masyarakat berperan dalam kegitan ekonomi formal dengan cara memberikan kemudahan dan kesederhanaan kepada Wajib Pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya dengan diberikan jangka waktu tertentu.
    2. Memberikan keadilan kepada Wajib Pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu yang telah mampu melakukan pembukuan, sehingga Wajib Pajak dapat memilih untuk dikenai Pajak Penghasilan berdasarkan tarif umum Undang-undang Pajak Penghasilan.
    3. Tarif PPh yang dikenakan dalam Peraturan Pemerintah ini adalah sebesar 0,5% dan bersifat final.

    Sehingga berdasarkan tujuan tersebut menimbulkan keuntungan berupa:

    1. Wajib Pajak dapat memenuhi kewajiban perpajakannya dengan cara yang mudah dan sederhana, karena pajak yang dikenakan adalah PPh Final. Perhitungan dengan menjumlahkan Peredaran Bruto sebulan dikalikan Tarif PPh Final.
    2. Beban pajak pelaku UMKM dapat berkurang. Tarif lebih murah, dimana sisa omzet bersih setelah dipotong pajak dapat digunakan pelaku UMKM mengembangkan usahanya.
    3. Tarif pajak yang cukup rendah memotivasi masyarakat untuk berwirausaha.
    4. Tarif rendah dapat mendorong kepatuhan UMKM dalam membayar pajak.
    5. Meningkatkan basis dara Wajib Pajak.
    6. Meningkatkan profesionalisme pelaku UMKM dalam pembukuan, kepatuhan membayar pajak, sebagai syarat memperoleh akses permodalan melalui bank atau Lembaga finansial lain.

    Tarif PPh Final sebesar 0,5% hanya berlaku untuk:

    1. UMKM yang memiliki peredaran bruto (omzet) tiak melebihi Rp. 4,8 M dalam satu tahun pajak. Antara lain usaha dagang, industri jasa seperti toko/kios/los kelontong, pakaian, elektonik, bengkel, penjahit, warung atau rumah makan, salon, dan usaha lainnya.
    2. Berlaku untuk UMKM konvensional atau offline maupun yang berjualan di toko online (marketplace dan media sosial).

    Dalam model presumptive regime regime maka penetuan batasann (threshold) kelompok yang memang layak untuk mendapatkan kemudahan dan kesederhanaan adalah penting. Batasan ini untuk menghindari adanya kelompok yang sudah mempunyai kemampuan melaksanakan kewajiban perpajakan dalam standard regime, berpindah dengan sengaja untuk mendapatkan kemudahan atau keringanan yang diberikan dalam presumptive regime. Di dalam Undang-undang PPh sendiri tidak mengenal batasan UMKM, namun demikian batasan peredaran bruto tidak melebihi Rp. 4,8 M adalah batasan wajib pajak yang mendapatkan keringanan dalam model standard regime- simplified/reduced rate, yang selama ini diterapkan di Indonesia. Untuk itu maka batasan peredaran bruto Rp. 4,8 M dapat digunakan sebagai premise UMKM, yang perlu diberikan kemudahan dan kesederhanaan pengenaan pajak.

    Peredaran bruto dalam 1 (satu) tahun dari Tahun Pajak terakhir sebelum Tahun Pajak bersangkutan, yang ditentukan berdasarkan keseluruhan peredaran bruto dari usaha, termasuk peredaran bruto dari cabang. Peredaran bruto adalah seluruh imbalan atau nilai pengganti berupa uang atau nilai uang yang diterima atau diperoleh dari usaha, sebelum dikurangi potongan penjulalan, potongan tunai, dan/atau potongan sejenis.

    Jangka waktu yang diberikan oleh Pemerintah bagi Wajib Pajak dengan tarif final berdasarkan Peraturan Pemerintah ini adalah:

    1. Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi adalah paling lama 7 (tujuh) Tahun Pajak.
    2. Bagi Wajib Pajak Badan berbentuk koperasi, persekutuan komanditer, atau firma adalah paling lama 4 (empat) Tahun Pajak.
    3. Bagi Wajib Pajak Badan berbentuk Perseroan Terbatas adalah paling lama 3 (tiga) Tahun Pajak.

    Pencatatan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi yang melakukan kegiatan usaha dan pekerjaan bebas meliputi peredaran atau penerimaan bruto dan penerimaan penghasilan lainnya, sedangkan bagi mereka yang semata-mata menerima penghasilan dari luar usaha dan pekerjaan bebas, pencatatannya hanya mengenai penghasilan bruto, pengurang, dan penghasilan netto yang merupakan objek pajak penghasilan. Pencatatan harus diselenggarakan secara teratur dan mencerminkan keadaan yang sebenarnya dengan menggunakan huruf latin, angka, arab, satuan mata uang rupiah, dan disusun dalam bahasa Indonesia. Pencatatan dalam satu tahun harus diselenggarakan secara kronologis. Catatan atau dokumen yang menjadi dasar pencatatan harus disimpan di tempat tinggal Wajib Pajak atau tempat kegiatan usaha dilakukan selama 10 tahun.

    Pembukuan harus diselenggarakan dengan cara atau sistem yang lazim dipakai di Indonesia, misalnya berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan, kecuali peraturan perundang-undangan perpajakan menentukan lain. Prinsip taat asas pada pembukuan adalah prinsip yang sama digunakan dalam metode pembukuan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah penggeseran laba atau rugi.

    Kepatuhan pajak (tax compliance) sendiri dibutuhkan karena sebagian besar aktivitas dalam pemenuhan kewajiban perpajakan itu dilakukan oleh Wajib Pajak (dilakukan sendiri atau dibantu tenaga ahli misalnya praktisi perpajakan) bukan fiskus selaku pemungut pajak. Sehingga kepatuhan perpajakan menjadi motor penggerak utama dalam menentukan efektivias pelaksanaan Self Assesment system. Kepatuhan perpajakan merupakan ketaatan Wajib Pajak dalam melaksanakan ketentuan perpajakan yang berlaku. Kepatuhan perpajakan meliputi Kepatuhan Perpajakan Formal dan Kepatuhan Perpajakan Material.

    1. Kepatuhan Perpajakan Formal merupakan ketaatan Wajib Pajak dalam memenuhi ketentuan formal perpajakan yang mencakup hal: a). Tepat waktu dalam mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP maupun untuk ditetapkan memperoleh NPPKP. b). Tepat waktu dalam menyetorkan pajak yang terutang, c). Tepat waktu dalam melaporkan pajak yang sudah dibayar dan melaporkan perhitungan perpajakannya.
    2. Kepatuhan Perpajakan Material merupakan ketaatan Wajib Pajak dalam memenuhi ketentuan material perpajakan yang terdiri dari: a). Tepat dalam menghitung pajak terutang sesuai dengan peraturan perpajakan, b). Tepat dalam memperhitungkan pajak terutang sesuai dengan peraturan perpajakan, c). Tepat dalam memotong maupun memungut pajak (Wajib Pajak sebagai pihak ketiga).

    Secara teknis Wajib Pajak disebut patuh apabila memenuhi persyaratan (PMK Nomor.192/PMK.03/2007) sebagai berikut:

    1. Tepat waktu dalam menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT): SPT Tahunan dalam 3 (tiga) tahun terkahir, SPT masa yang terlambat dalam tahun terkahir untuk masa pajak januari sampai november tidak lebih dari 3 masa pajak untuk setiap jenis pajak dan tidak berturut-turut dan telah disampaikan tidak lewat dari batas waktu penyampaian SPT masa pada masa pajak berikutnya.
    2. Tidak mempunyai tunggakan pajak untuk semua jenis pajak, kecuali tunggakan pajak yang telah memperoleh izin mengangsur atau menunda pembayaran pajak. Pada keadaan tanggal 31 desember tahun sebelum penetapan sebagai Wajib Pajak patuh dan tidak termasuk Utang Pajak yang belum melewati batas akhir pelunasan.
    3. Laporan keuangan diaudit oleh Akuntan Publik atau Lembaga Pengawasan Keuangan Pemerintah dengan pendapat wajar tanpa pengecualian selama 3 tahun berturut-turut. Laporan yang dimaksud disusun dalam bentuk panjang dan menyajikan rekonsiliasi Laba Rugi komersial dan fiskal bagi Wajib Pajak yang wajib menyampikan SPT Tahunan. Pendapat Akuntan atas LK yang diaudit ditandatangani oleh Akuntan Publik yang tidak sedang dalam pembinaan lembaga pemerintah pengawasan Akuntan Publik.
    4. Tidak pernah dipidana karena melakukan tindak pidana di bidang perpajakan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap dalam jangka waktu 5 tahun terakhir.

    Wajib pajak patuh dapat mengajukan permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak kepada DJP. DJP akan melakukan pengembalian kelebihan pembayaran pajak Wajib Pajak yang bersangkutan dengan menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak paling lama 3 (tiga) bulan sejak permohonan diterima atas PPN apabila telah dilakukan penelitian dengan hasil terdapat pengembalian pajak. Penelitian dilakukan oleh DJP atas:

    1. Kelengkapan SPT dan lampirannya.
    2. Kebenaran penulisan dan penghitungan pajak.
    3. Kebenaran Kredit Pajak atau Pajak Masukan berdasarkan hasil konfirmasi dalam sistem aplikasi DJP atau konfirmasi dengan menggunakan surat.
    4. Kebenaran pembayaran pajak yang telah dilakukan oleh Wajib Pajak.
    5. Kebenaran alamat pada SPT.

    Tentunya dengan penekanan penerimaan pajak sebagai kontribusi terbesar penerimaan negara diharapkan semua wajib pajak di Indonesia berpredikat patuh, yang akan berimplikasi pada optimalisasi penerimaan pajak, pengurangan biaya wajib pajak (compliance cost) dan biaya bagi pemerintah (administrative cost) dalam kewajiban administrasi perpajakan. Dalam pelaksanaan pemungutan pajak yang berlaku saat ini adalah adanya kendala yang selalu timbul yaitu kurangnya penciptaan kondisi yang kondusif, saling pengertian dengan baik antara masyarakat sebagai pembayar pajak dengan aparat pemungut pajak dan dengan negara selaku pemungut dan sekaligus pengguna pajak yang telah dikumpulkan.

    Key Performance Indicator (KPI) yang digunakan dalam mengukur Kepatuhan Wajib Pajak (Lampiran SE 18/PJ.22/200):

    1. Key Performance Indicator (KPI) Penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) mengukur tingkat kepatuhan Wajib Pajak dalam menyampikan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi dan Badan dibandingkan dengan jumlah Wajib Pajak terdaftar dalam satu periode tertentu. Perhitungannya dipisahkan untuk SPT Tahunan PPh Orang Pribadi dan SPT Tahunan PPh Badan. Rumus perhitungan PPh Orang Pribadi = (SPT Tahunan PPh OP : WP OP Terdaftar) x 100%, sedangkan untuk PPh Badan = (SPT Tahunan PPh Badan : WP Badan terdaftar) x 100%.
    2. Key Peformance Indicator (KPI) Penyampaian Surat Pemberitahuan Masa (SPT Masa) Pajak Pertambahan Nilai (PPN) mengukur tingkat kepatuhan pengusaha kena pajak dalam menyampaikan SPT masa PPN dibandingkan dengan jumlah Pengusaha Kena Pajak dalam suatu periode tertentu. Rumus perhitungan PPN = (Rata-rata masa PPN/Bulan : Jumlah PKP Terdaftar) x 100%.

    Penegakan hukum perpajakan (Tax Law enforcement) dalam Self Assesment system merupakan hal yang penting. Dalam sistem perpajakan juga dipentingkan adanya voluntary compliance dari Wajib Pajak. Karena tuntutan peran aktif dari Wajib Pajak dalam pemenuha kewajiban perpajakannya, maka kepatuhan dari Wajib Pajak sangatlah penting didorong dengan ditegakkanya Tax Law Enforcement.

    Output yang diharapkan dari Kebijakan perpajakan ini adalah rendahnya cost of compliance bagi UMKM dan rendahnya cost of collection bagi pemerintah. Rendahnya cost of compliance dapat diminimalisir dengan ketentuan bahwa Wajib Pajak cukup melakukan pencatatan (record-keeping) untuk dapat mentaati ketentuan yang berlaku. Cost of compliance, juga dikurangi dengan penerapan model presumptive regime-single tariff. Dengan model ini, wajib pajak dapat menghitung pajaknya dengan sangat mudah, yaitu cukup dengan hanya mengalikan tarif berlaku dengan nilai bruto penjualannya tiap bulan. Selain itu cost of compliance juga dapat ditekan dengan kemudahan administrasi pelaporan dan pembayaran bagi wajib pajak. Di sisi lain, model ini juga akan berdampak pada minimalisasi cost of collection bagi pemerintah.

    Outcomes utama kebijakan ini adalah terciptanya voluntary compliance. Kelompok UMKM di Indonesia merupakan kelompok terbawah pada piramida Attitude to Compliance, maka dengan memberikan kemudahan dan kesederhanaan perpajakan diharapkan akan menimbulkan kemauan suka rela untuk memenuhi kewajibannya dengan benar. Dalam hal voluntary compliance telah tercipta, dampak selanjutnya adalah peningkatan penerimaan pajak dari UMKM. Peningkatan penerimaan ini diharapkan timbul dari pembayaran yang benar dari UMKM yang sudah terdaftar, dan tambahan UMKM baru yang bersedia memasuki jalur formal, dengan mendaftarkan diri sebagai wajib pajak dan melaksanakan kewajiban perpajakannya. Dengan voluntary compliance tersebut, maka UMKM telah memasuki jalur informal, yang berdampak pada kemampuan UMKM untuk menjangkau akses finansial perbankan dan berujung pada pengembangan UMKM itu sendiri.

  • Flat Design dalam Desain Baju

    Flat design, yang biasanya kita temuin di dunia digital seperti aplikasi atau website, ternyata juga bisa diterapin dengan kece di desain baju! Gaya desain ini menekankan kesederhanaan, fungsionalitas, dan estetika minimalis, yang bikin pakaian tampak modern dan fresh. Di artikel ini, kita bakal bahas apa sih flat design itu dalam dunia fashion, gimana proses buatnya, sampai bagaimana gaya ini bisa muncul di berbagai tren fashion.

    Apa Itu Flat Design dalam Desain Baju

    Flat design di dunia fashion itu intinya mengusung gaya simpel banget, dengan ngehindarin detail yang ribet-ribet. Fokusnya ada di bentuk, warna, dan pola yang nggak terlalu ramai, tapi tetep keren dan enak dilihat. Biasanya, desainnya pakai siluet yang clean, warna solid, dan detail minimal yang dipilih dengan hati-hati supaya tetap standout.

    Flat design di fashion juga bisa dibilang sebagai jawaban buat tren yang lebih mengutamakan kenyamanan, ramah lingkungan, dan gaya yang nggak berlebihan. Dengan konsep ini, desainer bisa ngebalancin modernitas sama kepraktisan, yang bikin gaya ini jadi pilihan hits buat banyak orang!

    Karakteristik Utama Flat Design pada Baju

    Flat design itu lebih ke gaya yang simpel, nggak banyak hiasan atau ornamen yang ribet. Pola-pola rumit biasanya dihindari, yang ada justru garis dan bentuk yang clean dan tegas. Warna-warna solid jadi ciri khas utamanya, biasanya cerah atau pastel, bikin tampilannya terasa fresh dan kekinian.

    Selain tampilan yang stylish, flat design juga ngejaga kenyamanan. Desain ini nggak cuma oke buat mata, tapi juga enak dipakai di segala situasi, mulai dari acara formal sampai santai. Pola-pola simpel kayak garis lurus, lingkaran, atau segitiga sering dipakai buat bikin motif yang menarik tapi tetap minimalis.

    Bahan-bahannya biasanya halus dan nggak bermotif, jadi fokusnya tetap pada kesederhanaan desain yang clean dan modern.

    Proses Membuat Desain Baju dengan Konsep Flat Design

    Proses desain dimulai dengan riset, kayak nyari ide buat desain yang keren. Desainer bakal cari inspirasi dari mana aja, mulai dari tren fashion terbaru, karya seni minimalis, sampai elemen grafis yang modern. Kadang-kadang, inspirasi juga muncul dari apa yang lagi dibutuhin konsumen, misalnya pakaian simpel yang nyaman dipakai sehari-hari.

    Langkah pertama dalam mewujudkan ide itu sketsa. Di sini, desainer mulai menggambar bentuk baju, pola, dan detail yang pengen ditonjolkan. Flat design sendiri biasanya punya siluet simpel dengan garis-garis yang tegas, nggak ribet.

    Warna juga punya peran penting dalam flat design. Pilihan warna yang pas bisa bikin desainnya terlihat modern dan eye-catching. Desainer biasanya pilih warna yang seragam atau pakai kombinasi warna kontras biar lebih striking.

    Bahan yang dipilih juga biasanya yang halus dan nyaman, misalnya katun, linen, atau bahan sintetis ringan, biar tetap nyaman dan sesuai dengan konsep desain minimalis.

    Setelah sketsa jadi, desainer sering pindahin ke komputer buat bikin pola yang lebih akurat. Biasanya pakai software kayak Adobe Illustrator atau Clo3D buat ngehasilin desain yang rapi.

    Setelah pola siap, prototipe bajunya dijahit buat ngetes apakah desainnya sesuai ekspektasi. Kalau sudah oke, barulah proses produksi massal dimulai: potong kain, jahit, dan pasang detail sesuai desain flat yang udah disetujui.

    Keunggulan Flat Design dalam Desain Baju

    Simplicity is the ultimate sophistication, kan? Desain minimalis itu bikin kesan yang modern dan elegan, jadi cocok banget buat semua orang, dari yang formal sampai yang lebih santai.

    Baju dengan desain flat biasanya punya potongan yang fleksibel, jadi bisa dipakai untuk berbagai acara, baik itu formal atau santai. Karena fokusnya di kesederhanaan, proses pembuatannya juga lebih cepat dan nggak makan biaya banyak.

    Flat design juga mendukung konsep sustainable fashion karena nggak pakai ornamen berlebihan. Material yang dipakai biasanya lebih sedikit, jadi lebih ramah lingkungan karena limbahnya juga lebih sedikit.

    Yang lebih seru, pakaian flat design gampang banget dipadupadankan dengan aksesoris atau baju lain, jadi pemakainya punya banyak pilihan buat mix and match gaya!

    Implementasi Flat Design dalam Fashion

    Kaos dengan desain flat biasanya simpel banget, cuma warna solid tanpa banyak pola. Makanya, nyaman banget buat dipakai sehari-hari dan gampang dipadupadankan dengan berbagai gaya.

    Untuk dress, flat design sering pakai siluet yang simpel seperti A-line atau shift dress. Warna pastel atau monokrom jadi pilihan utama, bikin tampilannya elegan tapi tetap effortless.

    Pakaian kerja dengan konsep flat design itu punya potongan yang rapi dan profesional, tapi tanpa banyak detail yang ribet. Blazer dan celana panjang dengan warna netral jadi pilihan yang aman dan stylish.

    Jaket atau mantel dengan desain flat biasanya punya potongan clean dan warna solid. Ini bikin tampilannya modern dan elegan, cocok banget buat segala kesempatan.

    Nggak cuma pakaian, flat design juga bisa dipakai untuk aksesori seperti tas atau sepatu. Desainnya yang sederhana bikin aksesori ini cocok banget buat melengkapi berbagai gaya outfit!

    Flat Design dan Tren Fashion Masa Kini

    Banyak banget konsumen sekarang yang mulai peduli dengan dampak lingkungan dari industri fashion. Nah, flat design yang simpel banget ini cocok banget sama konsep keberlanjutan karena nggak boros material dan lebih efisien.

    Tren minimalisme yang lagi ngehits, terutama di kalangan milenial dan Gen Z, juga memengaruhi cara mereka pilih pakaian. Flat design, dengan estetika yang simpel dan clean, bener-bener pas dengan filosofi gaya hidup mereka yang mengutamakan kesederhanaan.

    Apalagi sekarang ada teknologi kayak desain berbasis AI dan printing 3D yang bikin penerapan flat design jadi lebih mudah. Ini ngasih kesempatan buat nyiptain pakaian yang minimalis tapi tetap inovatif, jadi fashion tetap stylish dan ramah lingkungan!

    Contoh brand yang menggunakan konsep flat design

    Uniqlo

    Asal: Jepang 

    Uniqlo itu brand fashion asal Jepang yang punya konsep keren banget, namanya “LifeWear”. Intinya, mereka bikin pakaian yang nyaman, praktis, dan gampang dipakai sehari-hari. Desainnya simpel dan minimalis, tapi kualitas bahannya nggak main-main! Uniqlo juga pakai teknologi canggih di produknya, kayak HeatTech buat pakaian yang tetap hangat di cuaca dingin, atau AIRism yang bikin kamu nyaman banget pas cuaca panas.

    Selain itu, Uniqlo sering banget berkolaborasi sama desainer atau brand terkenal, jadi koleksinya selalu fresh dan nggak ngebosenin. Pakaian mereka bukan cuma nyaman, tapi juga super gampang dipadupadankan, dari yang santai banget sampai yang lebih formal. Jadi, nggak heran deh kalau Uniqlo jadi favorit banyak orang!

    Produk Unggulannya adalah T-shirt polos, Outerwear ringan seperti parka dan jaket puffer, Celana chino dengan potongan clean. 

    COS (Collection of Style)

    Asal: Swedia 

    COS (Collection of Style) itu brand fashion yang punya desain modern, minimalis, dan timeless. Asalnya dari Swedia, dan mereka terkenal dengan gaya yang simpel tapi tetap elegan, fokus banget pada kualitas bahan dan detail pengerjaan. Baju-bajunya sering punya potongan yang clean dan desain yang sophisticated, cocok buat yang suka tampil stylish tanpa terlalu berlebihan.

    Pakaian dari COS punya vibe yang lebih mature dan “long-lasting”, jadi kamu nggak perlu khawatir bakal ketinggalan tren. Mereka juga pakai material premium kayak wol, katun, dan linen yang bikin nyaman banget dan tahan lama. Jadi, COS pas banget buat kamu yang suka gaya simpel tapi pengen tetap terlihat chic dan classy!

    Produk Unggulannya adalah Blazer oversized tanpa aksen, Midi dress minimalis, Knitwear dengan warna pastel atau netral

    Everlane

    Asal : Amerika Serikat 

    Everlane itu brand fashion dari Amerika yang punya konsep “radical transparency”, alias mereka bener-bener terbuka soal biaya produksi dan bahan yang dipakai. Jadi, kamu nggak cuma dapet pakaian berkualitas, tapi juga tahu persis ke mana uang kamu pergi.

    Desainnya simpel, minimalis, tapi tetap modern, cocok banget buat kamu yang suka tampil clean dan effortless. Mereka juga pake material yang ramah lingkungan, kayak katun organik, wol, dan bahan daur ulang, jadi selain nyaman, produk mereka juga lebih sustainable.

    Yang keren, Everlane selalu ngedapetin basic items yang versatile dan bisa dipakai di berbagai kesempatan, mulai dari kaos, celana, sampai sepatu. Jadi, kalau kamu cari pakaian yang timeless dan nyaman, Everlane bisa jadi pilihan yang pas!

    Produk Unggulannya adalah Denim polos tanpa distress, Kaos basic dari bahan organik, Jaket cropped simpel. 

    Muji

    Asal : Jepang 

    Muji itu brand dari Jepang yang terkenal banget dengan desainnya yang simpel dan minimalis. Mereka fokus bikin barang-barang yang fungsional, praktis, dan pastinya berkualitas tinggi, tanpa ada logo atau hiasan yang ribet. Mulai dari pakaian, perabot rumah, sampai barang-barang sehari-hari, Muji punya desain yang clean dan efisien, cocok banget buat kamu yang suka sesuatu yang simpel tapi tetep stylish.

    Yang bikin Muji beda adalah mereka selalu pakai material yang nyaman dan ramah lingkungan. Pakaian dari Muji sering pake bahan alami kayak katun dan linen, jadi nyaman dipakai sepanjang hari. Plus, banyak juga produk dari Muji yang bisa dipakai berulang kali atau multifungsi, jadi lebih hemat dan nggak boros.

    Pokoknya, kalau kamu suka barang berkualitas yang simpel dan praktis buat sehari-hari, Muji tuh pilihan yang pas banget!Produk Unggulannya adalah Kemeja linen polos, Sweater tanpa motif, Pakaian rumah kasual dengan bahan nyaman. 

    Arket

    Asal : Swedia 

    Arket itu brand fashion dari Swedia yang punya gaya minimalis dan modern, fokus banget sama kualitas dan keberlanjutan. Desain mereka simpel, clean, dan timeless, jadi cocok buat kamu yang pengen tampil elegan tanpa harus repot. Arket nggak cuma bikin pakaian, tapi juga punya perabot rumah dan aksesoris yang vibe-nya mirip: fungsional, stylish, dan pastinya ramah lingkungan.

    Mereka selalu pakai bahan-bahan premium yang sustainable, kayak katun organik, wol, dan bahan daur ulang, jadi selain tampil keren, produk Arket juga lebih eco-friendly. Koleksi pakaian mereka biasanya gampang dipadupadankan, dari basic item kayak kaos dan celana sampai outerwear yang cocok buat segala musim.

    Pokoknya, Arket itu pilihan tepat buat kamu yang suka gaya yang simpel, clean, tapi tetap punya karakter!

    Produk Unggulannya adalah T-shirt oversized polos, Celana tailored minimalis, Dress dengan warna solid dan potongan simpel. 

    A.P.C. (Atelier de Production et de Création)

    Asal : Prancis 

    A.P.C. (Atelier de Production et de Création) itu brand fashion asal Prancis yang punya gaya minimalis tapi tetap chic banget. Didirikan sejak 1987, A.P.C. fokus bikin desain yang simpel, elegan, dan fungsional dengan kualitas bahan yang top. Pakaian mereka biasanya punya potongan clean dan warna netral, jadi gampang banget dipaduin dengan berbagai gaya.

    A.P.C. terkenal banget dengan koleksi denim-nya, khususnya jeans yang potongannya pas banget dan bahannya tahan lama. Mereka juga sering pakai material premium kayak wol, kulit, dan katun, jadi pastinya nyaman dan awet.

    Nggak cuma pakaian, A.P.C. juga punya aksesori dan barang-barang rumah yang desainnya simpel dan modern. Kalau kamu suka gaya yang effortless tapi tetap high-end, A.P.C. tuh pilihan yang pas!

    Produk Unggulannya adalah Denim raw tanpa ornamen, Sweatshirt polos, Jaket dengan potongan klasik. 

    Zara 

    Asal : Spanyol 

    Zara itu brand fashion asal Spanyol yang selalu punya koleksi super trenyi dan gampang banget diikutin. Mereka selalu up-to-date dengan tren terbaru, jadi kamu nggak akan ketinggalan gaya. Zara jualan semua, mulai dari pakaian wanita, pria, aksesoris, sepatu, bahkan barang rumah!

    Yang keren dari Zara adalah mereka bisa banget ngejar tren dengan cepat. Koleksi baru mereka sering banget langsung hadir tepat waktu dengan style yang lagi hits, jadi kamu bisa tampil stylish tanpa nunggu lama.

    Desainnya biasanya sleek dan modern, cocok buat berbagai acara, dari yang santai sampai semi-formal. Plus, bahan yang dipakai juga oke, dengan harga yang masih ramah di kantong. Jadi, kalau kamu mau tampil kece tapi nggak bikin dompet bolong, Zara adalah pilihan yang pas!

    Produk Unggulannya adalah Kemeja polos berwarna pastel,  Blazer formal tanpa pola, Celana panjang dengan potongan lurus.

    Marks & Spencer 

    Asal : Inggris 

    Marks & Spencer (M&S) itu brand asal Inggris yang udah terkenal banget dengan koleksi pakaian, makanan, dan barang-barang rumah yang berkualitas. Gaya mereka cenderung klasik dan timeless, lebih fokus ke kenyamanan dan fungsionalitas. Pakaian dari M&S biasanya simpel, elegan, dan pas banget buat kamu yang suka tampilan sehari-hari yang nggak ribet, mulai dari kasual sampai formal.

    Selain pakaian, M&S juga jago dalam makanan dan minuman premium, plus barang-barang rumah yang praktis dan stylish. Bahan yang dipakai juga sering yang berkualitas tinggi, kayak katun, wol, dan linen, jadi nggak cuma nyaman, tapi juga awet.

    M&S tuh pilihan tepat banget buat kamu yang pengen gaya yang nyaman, elegan, dan praktis tanpa harus kejar-kejaran sama tren!

    Produk Unggulannya adalah Kemeja kerja polos, Sweater rajut sederhana, Rok midi tanpa detail dekoratif. 

    Oak + Fort

    Asal : Kanada 

    Oak + Fort itu brand fashion asal Kanada yang terkenal banget dengan gaya minimalis yang modern dan effortless. Mereka fokus banget bikin desain yang clean, simpel, dan timeless, cocok buat kamu yang pengen tampilan sleek tapi tetep nyaman. Pakaian dari Oak + Fort biasanya punya potongan yang simpel dan warna netral, jadi gampang banget dipaduin dengan barang lain di lemari kamu.

    Selain pakaian, Oak + Fort juga punya koleksi aksesoris dan barang rumah dengan desain yang sama simpel dan elegan. Mereka pakai bahan-bahan berkualitas, kayak katun, linen, dan wol, jadi produk mereka nggak cuma nyaman, tapi juga awet.

    Kalau kamu cari pakaian minimalis yang bisa dipakai lama dan tetep stylish tanpa ribet, Oak + Fort tuh pilihan yang pas banget!

    Produk Unggulannya adalah Dress polos panjang, Cardigan oversized tanpa pola, Celana tailored yang versatile. 

    H&M

    Asal : Swedia 

    H&M itu brand fashion asal Swedia yang udah jadi favorit banyak orang karena koleksinya yang stylish, murah, dan selalu up-to-date dengan tren terbaru. Mereka punya berbagai pilihan pakaian, dari yang kasual, formal, sampai kolaborasi keren bareng desainer ternama. Desainnya selalu modern dan fresh, jadi pas banget buat kamu yang pengen tampil kece tanpa bikin kantong jebol.

    Nggak cuma pakaian, H&M juga punya aksesoris, sepatu, bahkan barang-barang rumah yang harganya bersahabat. Walaupun terjangkau, kualitas bahan yang mereka pakai tetap oke, dan mereka juga makin peduli sama lingkungan dengan koleksi yang pakai material ramah lingkungan.

    H&M tuh pilihan tepat kalau kamu pengen selalu tampil trendy, tapi nggak mau keluarin banyak duit!

    Produk Unggulannya adalah Blus polos berwarna netral, Outerwear seperti trench coat tanpa ornamen, Celana jogger simpel. 

    Ciri Khas Flat Desain pada Brand-Brand Ini

    – Warna solid atau monokrom. 

    – Potongan clean tanpa detail berlebihan. 

    – Fokus pada kenyamanan dan kesederhanaan. 

    – Mengedepankan fungsionalitas dalam penggunaan sehari-hari. 

    Style yang menggunakan flat design

    Flat design itu gaya desain yang simple banget, dengan bentuk-bentuk geometris, warna solid, dan tanpa efek 3D kayak gradasi, bayangan, atau tekstur rumit. Walaupun lebih dikenal di dunia desain digital dan grafis modern, flat design sebenarnya terinspirasi dari beberapa aliran seni visual yang lebih dulu ada. Jadi, meskipun terkesan modern, ada beberapa gaya seni yang punya vibe yang mirip sama flat design!

    Syle yang menggunakan flat design

    Bauhaus (1919-1933)

    Jerman 

    Bauhaus adalah aliran seni dan desain yang lahir di Jerman pada awal abad ke-20 dan punya pengaruh besar banget dalam dunia desain modern. Gaya Bauhaus menekankan pada kesederhanaan, fungsionalitas, dan penggunaan bentuk geometris yang jelas. Mereka fokus pada desain yang praktis, dengan memadukan seni dan kerajinan tangan, tapi tetap mengutamakan efisiensi.

    Bauhaus terkenal karena menggunakan warna-warna dasar yang simpel, bentuk-bentuk geometris seperti lingkaran, segitiga, dan kotak, serta menciptakan desain yang sangat minimalis tanpa banyak hiasan. Filosofi mereka adalah “less is more”—lebih sedikit, lebih baik, yang sangat mirip dengan prinsip flat design. Jadi, kalau kamu suka desain yang simpel dan fungsional, Bauhaus pasti punya banyak kesamaan dengan flat design!  – Desain minimalis dan praktis. 

    Ciri ciri nya adalah

      – Elemen geometris sederhana. 

      – Tidak ada ornamen berlebihan, semua elemen memiliki fungsi. 

     Struktur dan estetika Bauhaus tercermin dalam flat design, terutama dalam penggunaan warna solid dan bentuk sederhana. 

    Swiss Design (International Typographic Style)

    Swiss (1940-an dan 1950-an) 

    Swiss Design, atau yang sering disebut International Typographic Style, muncul di Swiss sekitar tahun 1940-an dan 1950-an. Gaya desain ini fokus banget pada keterbacaan, kesederhanaan, dan penggunaan grid yang teratur. Desainer-desainer Swiss lebih milih fungsi daripada dekorasi, makanya mereka sering pakai font sans-serif yang clean dan jauh dari ornamen yang ribet.

    Yang khas dari Swiss Design itu layout-nya yang rapi, simetris, dan jelas banget soal hierarki visualnya. Warna yang dipakai juga simple, biasanya hitam, putih, atau warna-warna primer. Desainnya minimalis banget, mirip-mirip sama flat design, karena sama-sama menekankan kesederhanaan dan fungsionalitas.

    Jadi, kalau kamu suka desain yang clean, terstruktur, dan efisien, Swiss Design tuh punya banyak kesamaan sama flat design!

    Ciri ciri nya adalah

      – Tipografi sans-serif. 

      – Komposisi yang rapi dan fungsional. 

      – Warna-warna sederhana dan palet terbatas. 

    Swiss Design menjadi inspirasi langsung untuk tata letak bersih dan hierarki visual dalam flat design modern. 

    Art Deco (1920-an – 1930-an)

    Prancis 

    Art Deco itu gaya desain yang hits banget di tahun 1920-an dan 1930-an, dengan vibe yang glamor, elegan, dan penuh bentuk geometri. Ciri khas Art Deco adalah penggunaan bentuk simetris, garis-garis tegas, dan motif-motif kaya seperti zigzag, chevron, atau pola-pola yang berulang. Walaupun Art Deco lebih mewah dan dekoratif dibanding flat design yang simpel, ada juga elemen desain yang cukup sederhana dalam gaya ini.

    Art Deco sering banget pakai material mewah kayak logam, kaca, dan marmer, ditambah warna bold seperti emas, hitam, dan biru tua. Meskipun lebih detail dan penuh ornamen daripada flat design yang lebih minimalis, keduanya sama-sama fokus pada desain yang cantik tapi tetap fungsional.

    Jadi, kalau kamu suka desain yang elegan, modern, dan sedikit lebih berkarakter, Art Deco bisa jadi inspirasi yang asik, meskipun beda sedikit dari flat design yang super simpel!

    Ciri ciri nya adalah

      – Penggunaan bentuk geometris. 

      – Kontras warna yang kuat. 

      – Elemen dekoratif yang tetap sederhana. 

    Warisan visual Art Deco dapat ditemukan dalam desain flat modern yang memadukan elemen geometris dengan gaya elegan. 

    Minimalisme (1960-an – Sekarang)

    Global 

     Minimalisme itu kayak desain yang ngasih vibe simpel tapi powerful. Bayangin aja, semakin sedikit yang ada, semakin kuat kesannya. Dalam desain minimalis, kamu bakal sering nemuin ruang kosong yang luas, garis-garis clean, dan warna-warna netral atau monokrom. Gak ada yang ribet, semua elemen ada tempatnya dan punya fungsi.

    Filosofi minimalisme itu “less is more”, jadi kadang, dengan ngurangin yang nggak perlu, desain bisa lebih nyampe dan langsung ke intinya. Desainnya juga lebih fokus ke kualitas daripada kuantitas, jadi gak cuma simpel, tapi juga punya makna dan kedalaman.

    Jadi, kalau kamu suka desain yang simpel, elegan, tapi tetap penuh arti dan nggak perlu banyak ornamen, minimalisme adalah pilihan yang pas banget!

    Ciri ciri nya adalah

      – Desain bersih dan sederhana. 

      – Fokus pada ruang negatif. 

      – Warna netral atau solid. 

     Minimalisme menjadi inti dari flat design, terutama dalam desain antarmuka (UI) modern. 

    Pop Art (1950-an – 1970-an)

    Amerika Serikat dan Inggris 

    Pop Art adalah gaya seni yang muncul di akhir 1950-an dan langsung jadi hits! Gaya ini terinspirasi dari budaya populer, iklan, komik, dan barang-barang konsumsi sehari-hari, yang sebelumnya dianggap nggak masuk ke dunia seni. Ciri khas Pop Art adalah penggunaan warna-warna cerah, pola bold, dan elemen-elemen yang familiar dari budaya massa—kayak logo, gambar ikonik, dan objek-objek dari kehidupan sehari-hari.

    Pop Art sering kali bermain dengan kontras dan repetisi, jadi kamu bisa lihat gambar yang diulang-ulang, atau objek yang dibesarkan dan diberikan sentuhan artistik. Artis seperti Andy Warhol dan Roy Lichtenstein terkenal dengan karya-karyanya yang mencampurkan seni dengan dunia komersial dan media.

    Jadi, kalau kamu suka seni yang playful, penuh warna, dan agak nakal dengan cara mengangkat hal-hal sederhana jadi sesuatu yang keren, Pop Art bisa banget jadi inspirasi buat desain yang berani dan fun!

    Ciri cirinya adalah

      – Warna solid dan cerah. 

      – Elemen grafis datar seperti garis tebal. 

      – Tema budaya populer dan sederhana. 

    Gaya visual Pop Art terlihat dalam ilustrasi flat design yang berani dan cerah. 

    Poster Art dan Propaganda Soviet (1910-an – 1930-an)

    Rusia dan Eropa Timur 

    Poster Art dan Propaganda Soviet adalah gaya desain visual yang sangat ikonik, terutama pada masa-masa Uni Soviet. Gaya ini terkenal dengan penggunaan gambar yang kuat, warna-warna tegas, dan pesan yang langsung to the point, sering kali membawa tema politik dan sosial yang mendalam.

    Dalam poster propaganda Soviet, desainnya lebih dari sekadar seni, ini adalah alat untuk menyebarkan ideologi negara, mempromosikan revolusi, dan memperkuat kekuatan pemerintahan. Gambar-gambar heroik, pekerja yang penuh semangat, atau simbol-simbol komunis seperti palu arit sering kali jadi pusat perhatian. Desainnya biasanya sangat grafis dan tegas, dengan tipe huruf besar dan tebal yang gampang dibaca, karena tujuannya untuk memberi pesan yang jelas dan kuat kepada publik.

    Bentuk visual yang digunakan sangat mencolok, penuh warna merah yang kuat, hitam, dan putih, serta komposisi yang dramatis. Gaya ini sangat terstruktur, dengan sedikit ornamen dan lebih fokus pada simbolisme yang kuat dan figuratif.

    Jadi, kalau kamu suka desain yang penuh makna, visual yang berani, dan nggak takut untuk mengungkapkan pesan yang kuat, Poster Art dan Propaganda Soviet punya daya tarik yang unik!

    Ciri ciri nya adalah

      – Warna-warna primer dan kontras tinggi. 

      – Penggunaan elemen grafis sederhana seperti siluet. 

      – Pesan langsung dan jelas. 

    Pendekatan poster ini mencerminkan kesederhanaan dan kekuatan visual flat design. 

    Ukiyo-e (Seni Jepang Tradisional)

    Jepang (1603-1868) 

    Ukiyo-e itu seni tradisional Jepang yang hits banget antara abad ke-17 dan ke-19. Gaya ini terkenal dengan karya-karya cetakan kayu dan lukisan yang menggambarkan segala macam hal, mulai dari pemandangan alam, kehidupan sehari-hari, hingga para aktor kabuki dan wanita-wanita cantik. Nama “Ukiyo-e” sendiri berarti “gambar dunia mengambang,” yang mencerminkan gaya hidup kota yang serba cepat dan dinamis pada waktu itu.

    Ciri khas dari Ukiyo-e adalah garis-garis yang tajam, warna-warna kontras yang berani, dan detail yang luar biasa. Gaya ini sering memanfaatkan perspektif dramatis, tapi tetap memberi sentuhan alam yang indah seperti gunung, sungai, atau bunga-bunga.

    Yang menarik, Ukiyo-e juga sering menunjukkan kontras besar antara hal-hal spiritual dan tradisional, dengan gambar-gambar lebih kasual yang menggambarkan wanita cantik atau pemandangan kota yang modern. Seniman terkenal seperti Hokusai** dan Hiroshige bikin karya-karya legendaris dalam gaya ini misalnya, “The Great Wave off Kanagawa” dari Hokusai yang super terkenal itu.

    Jadi, kalau kamu suka desain yang kaya dengan cerita dan penuh elemen visual keren, Ukiyo-e bisa banget jadi sumber inspirasi buat membuat desain kamu terasa klasik dan punya karakter Jepang yang elegan!

    Ciri ciri nya adalah

      – Warna solid tanpa gradasi. 

      – Garis tegas untuk membatasi elemen. 

      – Fokus pada cerita melalui visual sederhana. 

    Estetika Ukiyo-e memengaruhi desain modern, terutama dalam penggunaan garis tegas dan warna solid. 

    De Stijl (The Style)

    Belanda (1917-1931) 

    De Stijl itu gerakan desain yang lahir di Belanda sekitar tahun 1917, yang bikin seni dan desain jadi simpel banget, tapi tetap penuh makna. Gaya ini terkenal dengan garis-garis lurus, bentuk geometris, dan penggunaan warna-warna primer seperti merah, biru, kuning, serta hitam dan putih. Nama De Stijl sendiri berarti “gaya”, dan filosofinya adalah menciptakan keseimbangan dan keharmonisan lewat desain yang rapi dan teratur.

    Ciri khas De Stijl itu desain yang clean dan minimal, biasanya berbentuk kotak, persegi panjang, dan garis lurus yang simetris. Mereka nggak suka ribet-ribet, jadi nggak ada ornamen yang berlebihan, semua elemen desain dibuat untuk saling melengkapi dan menciptakan keseimbangan. Warna yang dipakai juga terbatas, jadi biasanya cuma warna dasar seperti merah, biru, kuning, hitam, putih, dan abu-abu.

    Gaya ini nggak cuma ngaruh di seni lukis, tapi juga dalam desain arsitektur dan interior, bikin segala sesuatunya terasa lebih harmonis dan teratur. Salah satu seniman terkenal dari De Stijl adalah Piet Mondrian, yang karyanya seperti “Victory Boogie Woogie” penuh dengan garis-garis terstruktur dan warna-warna bold yang striking.

    Jadi, kalau kamu suka desain yang teratur, simpel, tapi tetap punya kekuatan visual yang kuat dengan warna-warna primer yang bold, De Stijl bisa banget jadi sumber inspirasi kamu!

    Ciri ciri nya adalah

      – Garis lurus dan bentuk geometris. 

      – Warna primer (merah, kuning, biru) dan hitam-putih. 

      – Tata letak yang sangat terorganisasi. 

      Struktur visual De Stijl menginspirasi tata letak flat design yang sederhana dan terorganisasi. 

    Flat design itu gaya desain yang muncul barengan sama kemajuan teknologi digital dan antarmuka pengguna (UI). Gaya ini fokus banget ke kesederhanaan, dengan elemen visual yang bersih dan warna solid, tanpa efek 3D atau bayangan yang ribet. Kalau kamu pengen lebih paham tentang flat design dan inspirasinya, ada beberapa topik yang bisa kamu telusuri buat ngasih kamu gambaran yang lebih luas.

    Referensi untuk flat design

    Buku dan Literatur

    The Elements of User Experience” oleh Jesse James Garrett

    karya Jesse James Garrett itu buku yang ngejelasin banget tentang dasar-dasar pengalaman pengguna (UX) dalam desain. Garrett ngebagi UX jadi beberapa elemen penting yang harus dipertimbangin, mulai dari aspek paling dasar kayak strategi dan kebutuhan pengguna, sampai detail-detail teknis kayak struktur informasi dan interaksi antar-elemen di dalam desain.

    Buku ini bakal ngebantu kamu paham gimana cara merancang pengalaman pengguna yang mulus dan efektif, dengan mengutamakan kegunaan, kemudahan, dan kepuasan pengguna dalam setiap langkah desain. Jadi, kalau kamu tertarik buat ngelihat desain dari sisi yang lebih mendalam, buku ini bisa jadi referensi keren yang ngasih banyak insight!  

    Don’t Make Me Think” oleh Steve Krug

    oleh Steve Krug adalah buku wajib buat siapa aja yang tertarik sama desain web dan pengalaman pengguna (UX). Inti dari buku ini simpel banget: desain harus mudah dipahami, nggak bikin orang bingung, dan nggak perlu banyak mikir. Krug ngajarin kita cara bikin situs atau aplikasi yang user-friendly, jadi pengguna bisa langsung ngerti tanpa harus pusing mikirin cara pakainya.

    Buku ini juga nggak hanya ngomongin teori, tapi juga kasih banyak tips praktis tentang gimana cara nge-test desain dengan cara yang sederhana, supaya bisa dapet feedback dari pengguna dan bikin desain yang lebih baik. Pokoknya, kalau kamu pengen bikin sesuatu yang gampang dipakai dan nggak bikin orang muter-muter, buku ini wajib baca!

    Designing Interfaces” oleh Jenifer Tidwell

    oleh Jenifer Tidwell adalah buku keren buat siapa aja yang tertarik mendalami desain antarmuka pengguna (UI). Buku ini kaya akan prinsip-prinsip desain yang praktis dan mudah diterapkan, dengan fokus pada cara-cara bikin antarmuka yang intuitif dan gampang digunakan.

    Tidwell menjelaskan berbagai pola desain yang udah terbukti efektif, seperti navigasi, pengaturan informasi, dan cara menyajikan interaksi dengan pengguna. Buku ini juga dilengkapi dengan contoh konkret yang bisa langsung kamu aplikasikan dalam proyek desain kamu.

    Yang bikin buku ini top adalah cara Tidwell menyederhanakan konsep-konsep desain kompleks dan ngasih insight tentang bagaimana memilih pola desain yang tepat untuk kebutuhan spesifik—jadi kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga dapat alat untuk bikin desain yang benar-benar user-friendly. Perfect buat kamu yang mau ngerancang aplikasi atau situs yang smooth dan ngasih pengalaman pengguna yang top!

    Artikel dan Blog tentang Flat Design

     Smashing Magazine

    [Smashing Magazine](https://www.smashingmagazine.com) adalah salah satu sumber daya terbaik di dunia desain web dan pengembangan front-end. Situs ini dipenuhi dengan artikel-artikel berkualitas tinggi yang mengupas berbagai topik terkait desain, pengembangan web, UX/UI, dan tren desain terkini. Smashing Magazine dikenal sebagai tempat berkumpulnya para profesional yang ingin belajar lebih dalam, berbagi pengetahuan, dan tetap up-to-date dengan perkembangan terbaru di industri desain dan web development.

    Selain artikel, Smashing Magazine juga menawarkan berbagai sumber daya seperti e-book, kursus online, dan webinar yang mengajarkan teknik-teknik terbaru dalam desain dan pengembangan. Mereka juga memiliki komunitas aktif yang sering membahas isu-isu desain dan berbagi pengalaman.

    Buat kamu yang tertarik dengan desain web yang lebih efektif, fungsional, dan keren, Smashing Magazine adalah sumber yang nggak boleh dilewatkan!

    A List Apart

    [A List Apart](https://alistapart.com) adalah situs web yang sangat dihormati dalam dunia desain dan pengembangan web, fokus pada membangun web yang lebih baik dengan prinsip-prinsip desain yang berkelanjutan dan pengembangan yang inklusif. Didirikan pada tahun 1998, A List Apart telah menjadi tempat yang wajib dikunjungi bagi desainer dan pengembang yang ingin mendalami teori dan praktik terbaik dalam pembuatan website yang tidak hanya terlihat keren tetapi juga fungsional dan ramah pengguna.

    Situs ini menawarkan artikel-artikel mendalam yang mencakup topik seperti desain responsif, pengembangan front-end, UX/UI, dan teknik-teknik pengembangan web terkini. A List Apart juga memperkenalkan konsep-konsep desain yang lebih filosofis dan berbasis pada pendekatan yang lebih manusiawi dan teknis dalam membangun pengalaman pengguna yang lebih baik.

    Jika kamu ingin mempelajari desain web dengan pendekatan yang lebih mendalam dan berbasis prinsip, A List Apart adalah pilihan yang sempurna!

    UX Design

    [UX Design](https://uxdesign.cc) Kalau ada masalah, desainnya bakal diperbaiki biar lebih gampang dipakai. Tampilan yang bersih, jelas, dan konsisten bikin pengguna makin betah dan nyaman. Jadi, intinya UX Design itu memastikan kalau produk yang kita buat itu nggak cuma fungsional, tapi juga seru dan nyaman dipakai.

    Referensi Visual Flat Design

    Dribbble

    [Dribbble](https://dribbble.com)  adalah platform online yang jadi tempat nongkrong para desainer kreatif dari seluruh dunia. Di sini, para desainer bisa share hasil karya mereka—mulai dari desain grafis, UI/UX, ilustrasi, animasi, hingga branding—dan saling memberi feedback. Dribbble bukan cuma buat para desainer yang ingin menunjukkan karya mereka, tapi juga buat mencari inspirasi atau bahkan menemukan klien dan pekerjaan baru.

    Fitur yang bikin Dribbble menarik adalah sistem “shots”, yang memungkinkan desainer memposting gambar kecil dari karya mereka. Setiap “shot” bisa dipertajam dengan detail, dan pengguna lain bisa memberikan “likes” atau komentar untuk memberikan feedback. Selain itu, Dribbble juga punya komunitas yang aktif banget, jadi kamu bisa langsung terhubung dengan desainer lain, atau sekadar melihat tren desain terbaru yang lagi hype.

    Jadi, kalau kamu seorang desainer yang pengen dapetin inspirasi atau menunjukkan karya kerenmu ke dunia, Dribbble adalah tempat yang wajib kamu cek!

    Behance

    [Behance](https://www.behance.net) adalah platform online yang juga jadi tempat bagi para kreatif untuk menampilkan karya mereka, tapi lebih fokus pada portofolio profesional. Di Behance, kamu bisa menemukan berbagai jenis karya desain, seperti desain grafis, fotografi, ilustrasi, animasi, arsitektur, dan bahkan proyek-proyek kreatif lainnya. Behance memungkinkan desainer, seniman, dan kreator untuk mengunggah portfolio mereka secara lebih terorganisir dan menarik.

    Salah satu hal keren dari Behance adalah fitur *project* yang memungkinkan desainer menunjukkan proses kreatif mereka dari konsep awal hingga hasil akhir jadi orang bisa benar-benar mengapresiasi perjalanan di balik karya tersebut. Selain itu, Behance juga terhubung dengan Adobe, yang artinya para pengguna bisa langsung mengintegrasikan karya mereka dengan aplikasi Adobe Creative Cloud.

    Behance nggak hanya jadi tempat buat berbagi karya, tapi juga jadi platform bagi perusahaan dan klien yang mencari desainer berbakat untuk proyek mereka. Jadi, kalau kamu pengen membangun portofolio profesional dan terhubung dengan klien atau komunitas kreatif global, Behance adalah pilihan yang tepat!

    Pinterest

    [Pinterest](https://www.pinterest.com)  adalah platform sosial yang lebih fokus pada inspirasi visual dan ide kreatif. Di sini, kamu bisa menemukan berbagai gambar, ilustrasi, foto, dan video yang dibagi dalam bentuk pins yang dipasang di papan (boards) dengan tema tertentu. Pinterest sering digunakan untuk mencari inspirasi desain, dekorasi rumah, resep masakan, fashion, dan banyak lagi.

    Apa yang bikin Pinterest seru adalah kemampuannya untuk menemukan ide-ide segar. Kamu bisa menyimpan (pin) gambar-gambar yang kamu suka ke papan kamu sendiri, dan membuat koleksi visual sesuai minat. Misalnya, kalau kamu suka desain grafis, kamu bisa menemukan banyak inspirasi dan referensi untuk karya desain yang menarik.

    Bagi para desainer, Pinterest bisa jadi tempat yang super berguna untuk menemukan ide baru dan melacak tren visual yang sedang berkembang. Selain itu, Pinterest juga punya fitur pencarian visual yang memungkinkan kamu mencari gambar berdasarkan apa yang terlihat di gambar tersebut, bukan hanya kata kunci.

    Jadi, kalau kamu suka menggali ide baru atau ingin membuat moodboard digital untuk proyek kreatif, Pinterest adalah tempat yang asyik untuk eksplorasi!

    Kesimpulan

    Flat design itu kayak gaya desain yang simpel tapi tetap keren. Bayangin aja, baju dengan garis-garis bersih, warna solid, dan tanpa detail yang berlebihan. Fokusnya bukan cuma buat tampil stylish, tapi juga praktis dan fungsional. Selain enak dipakai, konsep ini juga ngebantu soal keberlanjutan dan efisiensi semuanya serba minimalis tapi tetap punya kesan modern dan elegan!