Blog

  • Switch dan Router

    Switch, merupakan alat yang dapat memfasilitasi pembagian resource dengan cara menghubungkan berbagai perangkat secara bersamaan. Termasuk komputer, printer, dan server dalam sebuah jaringan bisnis kecil. Berkat switch, semua perangkat yang terhubung dapat saling berbagi informasi dan berbicara satu sama lain, terlepas dari apakah mereka berada dalam satu gedung yang sama ataupun tidak. Membuat sebuah jaringan bisnis berskala kecil tidak akan mungkin tanpa switch yang menghubungkan berbagai perangkat.

    Router, sama seperti switch yang dapat menghubungkan perangkat kedalam sebuah jaringan. Sebuah router dapat menghubungkan banyak switch dan juga jaringan yang dimiliki masing – masing switch. Jaringan – jaringan ini bisa berada dalam satu lokasi yang sama, bisa juga dari berbagai lokasi yang berbeda. Saat kita ingin membuat satu jaringan bisnis yang kecil, kita membutuhkan satu atau bahkan lebih router. Selain menghubungkan beberapa jaringan secara bersamaan, router juga dapat mengizinkan perangkat yang terhubung beserta penggunanya untuk mengakses internet.

    Router berfungsi sebagai operator, mengarahkan lalu lintas dan memilih rute informasi yang paling efisien, dalam bentuk paket data, untuk melakukan perjalanan melalui jaringan. Router menghubungkan bisnis Anda dengan dunia luar, melindungi informasi dari ancaman keamanan, dan bahkan memutuskan perangkat mana yang memiliki prioritas dibandingkan perangkat lainnya.

    Apa yang membedakan router dengan modem?. Modem menghubungkan bisnis agar mengakses internet melalui penyedia layanan internet (ISP). Sementara itu, router menghubungkan banyak perangkat dalam jaringan — termasuk modem. Dengan adanya router, modem dan perangkat lainnya dapat mentransfer data dari satu lokasi ke lokasi lain.

    Tipe router terbagi menjadi 2, yaitu :

    • Router Kabel, biasanya terhubung langsung ke modem atau jaringan area luas (WAN) melalui kabel jaringan. Router ini biasanya dilengkapi dengan port yang terhubung ke modem untuk berkomunikasi dengan internet.
    • Router Nirkabel, Router juga dapat terhubung secara nirkabel ke perangkat yang mendukung standar nirkabel yang sama. Router nirkabel dapat menerima dan mengirim informasi ke internet.

    Fungsi

    Switch terbagi 2, ada Unanaged Switch dan Managed Switch. Unmanaged Switch dirancang sedemikian rupa sehingga pengguna cukup menyambungkannya dan langsung berfungsi, tanpa diperlukan konfigurasi. Unmanaged Switch biasanya untuk konektivitas sederhana. Sering digunakan di jaringan rumah atau di mana pun yang diperlukannya beberapa port tambahan, seperti di meja, di laboratorium, atau di ruang konferensi.
    Managed Switch memberi keamanan lebih baik serta lebih banyak fitur dan fleksibilitas karena dapat dikonfigurasi agar sesuai dengan jaringan yang diinginkan. Dengan kontrol yang lebih besar ini, dapat melindungi jaringan dengan lebih baik dan meningkatkan kualitas layanan bagi mereka yang mengakses jaringan tersebut.
    Jika switch memungkinkan perangkat yang berbeda di sebuah jaringan untuk berkomunikasi, router memungkinkan jaringan yang berbeda untuk berkomunikasi. Router adalah perangkat jaringan yang mengarahkan paket data antar jaringan komputer. Router dapat menghubungkan komputer yang terhubung ke jaringan ke Internet, sehingga beberapa pengguna dapat berbagi koneksi. Router membantu menghubungkan jaringan di dalam sebuah organisasi atau menghubungkan jaringan dari beberapa lokasi cabang. Router juga berfungsi sebagai pengatur lalu lintas. Ia mengarahkan lalu lintas data, memilih rute terbaik agar informasi dapat bergerak melintasi jaringan dengan se efisien mungkin.

    Bagaimana Router Mengarahkan Data

    Routing adalah kemampuan untuk meneruskan paket IP, sebuah paket data dengan alamat protokol Internet (IP) dari satu jaringan ke jaringan lain. Tugas router adalah menghubungkan jaringan di bisnis pengguna dan mengelola lalu lintas di dalam jaringan-jaringan tersebut. Router biasanya memiliki setidaknya dua kartu antarmuka jaringan, atau NIC (Network Interface Card), yang memungkinkan router terhubung ke jaringan lain.

    Router menentukan jalur data tercepat antara perangkat yang terhubung dalam jaringan, kemudian mengirimkan data melalui jalur tersebut. Untuk melakukan ini, router menggunakan apa yang disebut sebagai “nilai metrik,” atau nomor preferensi. Jika router memiliki dua pilihan rute ke lokasi yang sama, ia akan memilih jalur dengan metrik terendah. Nilai metrik ini disimpan dalam tabel routing.

    Tabel routing, yang disimpan di router, adalah daftar semua jalur yang mungkin di dalam suatu jaringan. Ketika router menerima paket IP yang perlu diteruskan ke tempat lain dalam jaringan, router melihat alamat IP tujuan paket tersebut dan kemudian mencari informasi routing dalam tabel routing.

    Saat mengelola jaringan, pengguna perlu terbiasa dengan tabel routing karena tabel ini akan membantu memecahkan masalah jaringan. Misalnya, jika pengguna memahami struktur dan proses pencarian tabel routing, pengguna akan dapat mendiagnosis masalah pada tabel routing, terlepas dari tingkat pemahaman tentang protokol routing tertentu.

    Sebagai contoh, seorang pengguna mungkin memperhatikan bahwa tabel routing memiliki semua rute yang diharapkan, namun penerusan paket tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Dengan mengetahui cara melihat alamat IP tujuan paket, pengguna dapat menentukan apakah paket tersebut diteruskan, mengapa paket dikirim ke tempat lain, atau apakah paket telah dibuang

    Bagaimana Router dapat Membantu Bisnis

    Berbagi aplikasi

    Router membantu memberikan akses kepada karyawan ke aplikasi bisnis dan dengan demikian meningkatkan produktivitas—terutama bagi karyawan yang bekerja jarak jauh atau di luar kantor utama. Router juga dapat mengaktifkan layanan khusus seperti VoIP, konferensi video, dan jaringan Wi-Fi.

    Mempercepat akses informasi

    Dengan router yang terpasang, bisnis Anda dapat meningkatkan respons terhadap pelanggan dan memudahkan akses ke informasi pelanggan. Ini adalah manfaat nyata di masa ketika pelanggan menginginkan jawaban cepat atas pertanyaan mereka, serta layanan yang dipersonalisasi. Dengan menggunakan router untuk membangun jaringan bisnis kecil yang cepat dan andal, karyawan dapat merespons kebutuhan pelanggan dengan cepat dan cerdas.

    Mengurangi biaya operasional

    Router dapat memberikan dampak positif pada keuntungan Anda. Bisnis kecil Anda dapat menghemat uang dengan berbagi peralatan seperti printer dan server, serta layanan seperti akses Internet. Jaringan yang cepat dan andal yang dibangun dengan router juga dapat berkembang seiring dengan bisnis Anda, sehingga Anda tidak perlu terus-menerus membangun ulang jaringan dan membeli perangkat baru saat bisnis berkembang.

    Meningkatkan keamanan

    Router dapat membantu melindungi data bisnis yang berharga dari serangan jika mereka menawarkan firewall bawaan atau penyaringan web, yang memeriksa data yang masuk dan memblokirnya sesuai kebutuhan.

    Mengaktifkan koneksi jarak jauh yang aman

    Router membantu bisnis Anda menyediakan akses jarak jauh yang aman bagi pekerja mobile yang perlu berkomunikasi dengan karyawan lain atau menggunakan aplikasi bisnis. Ini adalah situasi umum bagi banyak bisnis yang memiliki tim virtual dan pekerja jarak jauh berbasis rumah yang perlu berbagi informasi bisnis penting kapan saja, siang atau malam.

    Setup Sebuah Router

    Sebelum meng setup sebuah router pastikan anda memiliki koneksi internet yang baik. Karena, Jika Anda tidak memiliki koneksi internet yang baik, pengalaman mengatur router akan menjadi frustrasi. Metode paling sederhana adalah menghubungkan komputer ke modem atau perangkat gateway yang disediakan oleh penyedia layanan internet (ISP) Anda. Jika komputer Anda mendeteksi koneksi internet, Anda siap untuk mengatur router. Berikutnya adalah langkah lain yang mungkin tampak “jelas”—tetapi akan menghemat waktu Anda dari kebingungan di tengah-tengah proses pengaturan. Perhatikan stiker atau kertas kecil yang mungkin berisi informasi pengaturan penting, seperti nama pengguna dan kata sandi default router. Banyak produsen router menyediakan aplikasi seluler atau dashboard web yang dapat digunakan untuk pengaturan dan manajemen. Dengan aplikasi di smartphone, Anda mungkin tidak perlu menghubungkan router ke komputer untuk mengonfigurasinya. Periksa dokumentasi yang disertakan dengan router Anda untuk melihat apakah ada aplikasi yang tersedia. Jika router memiliki antena yang terpisah dari kotak router, Anda perlu memasangnya. Selain itu, Anda harus memperpanjang antena sebelum memulai proses pengaturan.

    Setelah itu, barulah kita masuk ke langkah – langkah meng-setup sebuah router

    • Tentukan lokasi router

    Tempat terbaik untuk router nirkabel di lingkungan kerja adalah di area terbuka, karena Anda akan mendapatkan cakupan yang merata. Namun, terkadang tidak mudah menemukan ruang terbuka karena router harus dihubungkan ke gateway broadband dari penyedia layanan internet (ISP) Anda, yang biasanya terpasang pada kabel di dekat dinding luar.

    • Hubungkan ke Internet

    Hubungkan router ke kabel – atau pilih router mesh.
    Untuk mengatasi masalah “jarak jauh” saat menghubungkan router, Anda dapat menggunakan kabel CAT5e atau CAT6 untuk menghubungkan router ke port Ethernet pada gateway ISP. Opsi lain adalah menjalankan kabel Ethernet melalui dinding kantor Anda ke lokasi pusat yang dipilih untuk router.

    Opsi lain lagi adalah memasang jaringan mesh dengan router. Jaringan mesh memungkinkan Anda menempatkan beberapa pemancar Wi-Fi di seluruh rumah atau kantor, semuanya pada satu jaringan. Berbeda dengan extender, yang dapat digunakan dengan router nirkabel apa pun, jaringan mesh memerlukan router dengan kemampuan ini yang sudah terintegrasi.

    Apa pun opsi yang Anda pilih, Anda akan menggunakan kabel Ethernet dasar, yang dicolokkan ke port jaringan area luas (WAN) atau port Internet di router. Port Internet biasanya dipisahkan dari port lainnya dengan warna yang berbeda.

    Periksa lampu LED router
    Lampu LED pada router Anda menunjukkan apakah Anda telah berhasil membuat koneksi Internet yang aktif. Jika Anda tidak melihat lampu yang mengonfirmasi koneksi tersebut, pastikan Anda telah mencolokkan kabel ke port yang benar.

    Uji koneksi dengan perangkat
    Konfirmasikan bahwa router Anda memiliki koneksi yang berfungsi dengan mencolokkan laptop ke salah satu port perangkat di bagian belakang router. Jika semuanya berjalan dengan baik, Anda seharusnya dapat memulai koneksi kabel, seperti saat Anda mengonfirmasi koneksi Internet yang aktif.

    • Konfigurasi gateway router nirkabel

    Dalam beberapa kasus, ISP menawarkan gateway kepada pelanggan dengan router yang sudah terpasang. Dalam banyak kasus, perangkat gabungan ini tidak dibuat untuk lingkungan bisnis, dan tidak memiliki port tambahan, keamanan, serta opsi lain yang memungkinkan Anda menambahkan layanan dan memperluas jaringan saat bisnis berkembang.

    Jika Anda memiliki gateway dengan router terintegrasi, Anda harus mengonfigurasi gateway untuk menonaktifkan router dan meneruskan alamat IP WAN—alamat protokol Internet unik yang diberikan oleh penyedia Internet Anda ke akun Anda—dan semua lalu lintas jaringan ke router baru Anda. Jika Anda tidak melakukan langkah ini, Anda mungkin mengalami konflik yang mencegah perangkat berfungsi dengan baik. Anda mungkin perlu menghubungi ISP Anda untuk bantuan dengan langkah ini.

    • Hubungkan gateway ke router

    Pertama, matikan gateway. Jika ada kabel Ethernet yang sudah terpasang ke port jaringan area lokal (LAN) di gateway, cabut kabel tersebut dan colokkan ke port WAN di router Anda. Nyalakan kembali gateway dan tunggu beberapa menit hingga selesai booting. Colokkan catu daya router dan nyalakan, lalu tunggu beberapa menit lagi.

    • Gunakan aplikasi atau dashboard web

    Cara termudah untuk melanjutkan pengaturan router adalah dengan menggunakan aplikasi seluler jika tersedia dari produsen router. Jika tidak ada aplikasi, atau Anda lebih suka menggunakan dashboard berbasis web, sambungkan router ke komputer melalui kabel Ethernet. Anda mungkin menemukan alamat IP router yang tercetak di bagian belakang perangkat itu sendiri; jika tidak, ketik 192.168.1.1, alamat router umum, ke dalam bilah pencarian browser.

    • Buat nama pengguna dan kata sandi

    Untuk mengonfigurasi router, Anda perlu masuk menggunakan nama admin dan kata sandi default. Anda biasanya dapat menemukan informasi ini tercetak pada router itu sendiri, atau dalam manual pengguna yang menyertainya. Selanjutnya, masukkan kredensial yang diperlukan. Setelah masuk, Anda harus segera membuat nama pengguna dan kata sandi baru. Default biasanya seperti “admin” dan “password1234,” yang jelas tidak aman—jadi pastikan untuk mengubahnya pada kesempatan pertama.

    • Perbarui firmware router

    Router Anda mungkin memerlukan pembaruan “firmware“, atau perangkat lunak yang mengoperasikannya. Perbarui secepat mungkin, karena firmware baru mungkin memperbaiki bug atau menawarkan perlindungan keamanan baru. Beberapa router mungkin mengunduh firmware baru secara otomatis, tetapi banyak yang tidak. Anda mungkin perlu memeriksa pembaruan melalui aplikasi atau antarmuka browser.

    • Buat kata sandi Wi-Fi

    Sama seperti kebanyakan router dilengkapi dengan nama pengguna dan kata sandi admin yang sudah ditetapkan sebelumnya, kebanyakan juga dilengkapi dengan nama pengguna dan kata sandi Wi-Fi yang sudah ditentukan. Anda mungkin akan diminta untuk mengubah nama pengguna dan kata sandi Wi-Fi, tetapi meskipun tidak ada prompt seperti itu, rencanakan untuk melakukannya dengan cepat.

    • Gunakan alat konfigurasi otomatis jika memungkinkan

    Jika router Anda dilengkapi dengan fitur instalasi otomatis, gunakan alat tersebut untuk membantu menyelesaikan pengaturan. Misalnya, Anda seharusnya dapat menggunakan konfigurasi otomatis untuk mengelola alamat IP dengan Protokol Konfigurasi Host Dinamis (DHCP), yang secara otomatis menetapkan alamat IP ke perangkat. Anda selalu dapat mengubah alamat-alamat ini nanti.

    • Atur keamanan

    Banyak produsen router menyediakan fungsi keamanan untuk menjaga privasi jaringan dan pengguna. Anda dapat masuk ke dashboard web dan mengaktifkan fitur keamanan tambahan seperti firewall, penyaringan web, dan kontrol akses untuk melindungi diri Anda dari lalu lintas berbahaya. Anda juga dapat mengatur jaringan pribadi virtual (VPN) untuk privasi.

  • Mega Skandal PT Asuransi Jiwasraya

    PT Asuransi Jiwasraya merupakan perusahaan asuransi jiwa tertua di Indonesia yang diriliskan pada tahun 1959. Awalnya perusahaan ini dikenal sebagai NILLMIJ (Nederlandsch Indische Levensverzejering en Lijfrente Maatschappij van 1859). Pada tahun 1961, NILLMIJ digabung dengan 8 perusahaan asuransi jiwa lainnya dan mengganti namanya menjadi Perusahaan Negara Asuransi Jiwa Eka Sejahtera berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 214 Tahun 1961. Pada tahun 1996, melalui Surat Keputusan Menteri Perasuransian Nomor 2/SK/66, Pemerintah memutuskan untuk menggabungkan Perusahaan Negara Asuransi Jiwa Eka Sejahtera dengan Perusahaan Negara Asuransi Jiwasraya. Akhirnya pada tahun 1984 Perusahaan Asuransi Djiwasraya menjadi Lembaga Persero bernama PT Asuransi Jiwasraya yang kita kenal saat ini.

    Kasus gagal bayar perusahaan asuransi Jiwasraya berawal pada tahun 2018 pada saat perusahaan tidak dapat membayar klaim polis jatuh tempo produk JS Saving Plan sebesar 802 miliar rupiah. Kasus ini semakin besar dan menjadi mega skandal yang menghebohkan Indonesia pada September-November pada tahun 2019. Perusahaan asuransi Jiwasraya mengalami tekanan likuiditas yang menimbulkan ekuitas perusahaan ini menjadi negatif 23.92 triliun rupiah, dan membutuhkan suntikan dana sebesar 32.89 triliun untuk kembali bangkit. Kondisi ini tentu meresahkan bagi 7,7 juta jiwa masyarakat Indonesia yang menjadi nasabah dari perusahaan asuransi Jiwasraya.

    Permasalahan Jiwasraya ini sudah ada sejak tahun 2006, pada tahun 2006 nilai ekuitas perusahaan ini tercatat negatif 3,92 triliun rupiah yang berarti aset perusahaan lebih kecil dari kewajiban. Hal ini mendorong PT Jiwasraya untuk melakukan rekayasa akuntansi dengan menghasilkan laba semu yang mengakibatkan BPK memberikan pendapat disclaimer opinion (tidak menyatakan pendapat) terhadap laporan keuangan periode 2006-2007. Pernyataan disclaimer opinion (tidak memberikan pendapat) dilakukan karena kurangnya dokumen akuntansi, adanya pembatasan atau kurangnya kerja sama dari pihak perusahaan. BPK merasa penyajian informasi perusahaan ini tidak dapat diyakini kebenarannya karena nilai difisit perusahaan semakin besar pada periode tahun 2008-2009, yaitu sebesar 5,7 triliun dan 6,3 triliun.

    Pada tahun 2013, perusahaan Jiwasraya melakukan inovasi dengan menerbitkan produk JS Saving Plan yang merupakan produk asuransi jiwa sekaligus investasi yang ditawarkan melalui perbankan. Produk JS Saving Plan menawarkan perlindungan asuransi selama 5 tahun dengan masa investasi 1 tahun. Produk ini berhasil menarik minat tujuh belas ribu nasabah. Tetapi ternyata produk JS Saving Plan ini dinilai sebagai sumber masalah yang terjadi di Jiwasraya karena produk ini menjanjikan imbal hasil tinggi pada para pemegang polis adalah 10% sampai 13% yang mana imbal hasil ini lebih besar dari pada imbal hasil deposito dan obligasi.

    Di tengah masalah keuangan yang sedang dihadapi, PT asuransi Jiwasraya juga menggelontorkan uangnya untuk mensponsori klub sepak bola luar negeri, Maschester City pada tahun 2014. Perusahaan ini juga berinvestasi pada perusahaan yang berkinerja buruk, seperti TRIO, SUGI, LCGP, PCAR, JGLE, POLA, TRAM, BJBR, dan SMBR. Saham-saham ini memiliki fundamental yang buruk dan kapasitas pasar yang kecil. Meskipun kondisi keuangan Jiwasraya terlihat membaik yang dibuktikan dengan laporan keuangan periode 2017 meraup laba sebesar 2,4 triliun dan perusahaan meraih premi sebesar 21 triliun, faktanya pada saat diaudit laba bersih tersebut justru turun, dari 2,4 triliun menjadi 330.3 miliar saja karena perusahaan belum menghitung nilai penurunan aset. BPK menyebutkan bahwa ada kecurangan pencadangan keuangan sebesar 7.7 triliun rupiah.

    Pada tahun 2018, BPK melakukan pemeriksaan investigatif dan mengungkap adanya penyimpangan fraud saving plan dan investasi. Menurut BPK sudah terjadi penyimpangan investasi produk JS Saving Plan yang melibatkan direksi dan manajerial PT Jiwasraya. BPK menyebutkan pihak-pihak terkait melanggar prinsip kehati-hatian yang menyebabkan kerugian negara.

    Dalam waktu 2010-2019, BPK telah dua kali melakukan pemeriksaan atas Jiwasraya, yaitu pemeriksaan dengan tujuan tertentu pada tahun 2016 dan pemeriksaan investigative npendahuluan tahun 2018. Dalam investigasi 2016, BPK mengungkap 16 temuan terkait dengan pengelolaan bisnis, investasi, pendapatan, dan biaya operasional tahun 2014-2015. Temuan tersebut mengungkap, Jiwasraya berinvestasi pada saham TRIO,SUGI, dan LCGP. Investasi tidak didukung oleh kajian usulan penempatan saham yang memadai. Pada tahun 2016, Jiwasraya telah diberitahu berisiko atas potensi gagal bayar dalam transaksi investasi, dan Jiwasraya kurang optimal dalam mengawasi reksadana yang dimiliki.

    Pada tahun 2018, BPK menindak lanjuti hasil temuan tahun 2016, BPK akhirnya melakukan investigasi pendahuluan yang dimulai pada tahun 2018. Hasil investigasi ini menunjukkan adanya penyimpangan yang berindikasi fraud dalam mengelola Saving Plan dan investasi. Potensi Fraud disebabkan oleh aktivitas jual beli saham dalam waktu yang berdekatan untuk menghindari pencatatan unrealized loss. Kemudian, pembelian dilakukan dengan negosiasi Bersama pihak-pihak tertentu agar bisa memperoleh harga yang diinginkan.

    Pihak yang diajak berinvestasi saham oleh manajemen terkait transaksi ini adalah grup yang sama sehingga ada kecurigaan dana perusahaan dikeluarkan malalui grup tersebut. Kepemilikan saham tertentu melebihi batas maksimal diatas 2,5 persen. Saham-saham tersebut berindikasi merugikan negara sebesar 4 triliun. Pembelian dilakukan dengan negosiasi bersama pihak-pihak tertentu agar bisa memperoleh harga yang diinginkan. Investasi langsung pada saham yang tidak likuid dengan harga tak wajar juga disembunyikan pada beberapa produk reksadana.

    Pada tahun 2018, Jiwasraya diketahui memiliki 28 produk reksadana dengan 20 reksadana di antaranya memiliki porsi diatas 90 persen. Reksadana tersebut sebagian besar adalah reksadana yang tidak likuid. BPK menemukan indikasi kerugian negara sementara akibat penurunan nilai diperkirakan sebesar 6,4 triliun.

    Pada tahun 2019, BPK juga mendapat permintaan dari Komisi XI DPR RI dengan surat Nomor PW/19166/DPR RI/XI/2019 tanggal 20 November 2019 untuk melakukan PDTT lanjutan atas permasalahan tersebut. BPK juga diminta oleh Kejaksaan Agung untuk mengaudit kerugian negara, permintaan tersebut diberi melalui surat tanggal 30 Desember 2019.

    Kasus masih berlanjut, BPK sedang melakukan dua pekerjaan, yaitu melakukan investigasi untuk memenuhi permintaan DPR dan menindaklanjuti hasil investigasi pendahuluan dan menghitung kerugian negara atas permintaan Kejaksaan Agung. BPK dan Kejaksaan Agung berjanji, dalam waktu dua bulan pihaknya akan mengungkap pelaku yang terlibat, institusi yang terlibat, dan angka pasti kerugian negara.

    PT Asuransi Jiwaraya menuju pembubaran setelah 18 tahun dengan berbagai masalah, termasuk Fraud dan salah kelola Investasi, yang akan dilakukan bertahap sesuai POJK Nomor 28/POJK.05/2015. Pembubaran ini diikuti dengan proses restrukturisasi, pengalihan aset dan kewajiban ke IFG Life sebagai tanggung jawab kepada nasabah.

    Restrukturisasi Jiwasraya yang dianggap sukses telah mencapai 99,7 persen, melebihi target awal 85 persen. Namun, masih ada sekitar 0,3 persen nasabah yang menolak restrukturisasi dan memilih jalur hukum, menuntut pengembalian dana tanpa potongan dengan beberapa telah memenangkan gugatan di pengadilan sehingga memiliki kekuatan hukum tetap.

    Pemerintah dan OJK dianggap mengabaikan hukum dan keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap terhadap nasabah yang tidak menyetujui restrukturisasi. Pengamat menyarankan bukan pembubaran Jiwasraya tetapi penyehatan keuangan dengan suntikan modal sebagai solusi yang lebih bijaksana, sementara OJK mengimbau Jiwasraya untuk segera menyelesaikan pembayaran dana kepada pemegang polis yang menolak restrukturisasi dan menuntut hak mereka melalui jalur hukum.

    Nasabah yang merasa dirugikan mengajukan gugatan wanprestasi ke pengadilan agar nasabah tersebut bisa mendapatkan perlindungan hukum. Perlindungan hukum bagi nasabah sebagai pemilik polis asuransi jiwa merupakan hal yang penting, karena pada praktiknya perusahaan asuransi jiwa tidak jarang untuk menggunakan aturan atau ketentuan yang sudah diterapkan terlebih dahulu secara sepihak oleh perusahaan yang dituangkan dalam suatu perjanjian yang mengikat dan wajib untuk dipenuhi oleh nasabah. Hal ini menyebabkan lemahnya posisi dan perlindungan hukum konsumen saat menandatangani polis asuransi. Ketidakseimbangan posisi antara nasabah dan penanggung dapat menimbulkan kaerugian bagi nasabah dalam klaim asuransi jiwa. Hal ini dapat dicegah apabila pada saat perusahaan menawarkan produk asuransinya, perusahaan dapat memberikan informasi yang jujur dan transparan mengenai risiko yang akan dihadapi oleh nasabah, tidak sekedar memberikan informasi keuntungan yang akan diterima oleh calon nasabahnya saja.

    Hak konsumen untuk mendapatkan perlindungan diantaranya adalah hak atas keamanan, keselamatan dan kenyamanan dalam mengonsumsi barang atau jasa, hak untuk memilih barang atau jasa serta mendapatkan barang atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminasi, hak untuk mendapatkan ganti rugi, kompensasi dan atau penggantian, apabila barang dan jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya. Menurut Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Pasal 1 Ayat (1), pengertian perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin kepastian hukum untuk memberikan perlindungan kepada konsumen.

    Pihak Kejaksaan dan Kepolisian telah menemukan banyak pihak yang terlibat dalam kasus Jiwasraya yang terdapat beberapa aturan yang dilanggar sehingga menyebabkan penyelesaian hukumnya memakan waktu yang lama. Untuk mengoptimalkan dan mempersingkat proses penyelidikan, maka aparat hukum memberikan perlindungan secara perdata, pidana, administrative dan etika bagi pihak yang terlibat dalam pelanggaran tersebut.

    BPK telah menyimpulkan berdasarkan hasil pengecekan pada tahun 2016 dan investigasi pada tahun 2018 bahwa telah terjadi perbuatan melanggar hukum dalam mengumpulkan dana produk JS Saving Plan dan penempatan investasi reksadana dan saham yang menimbulkan kerugian terhadap negara. Dalam kasus Jiwasraya, Jiwasraya banyak melanggar peraturan perundang-undangan. Diharapkan dalam penyelesaian kasus tersebut dilakukan dengan transparan dan menyita pelaku yang telah melanggar 8 peraturan perundang-undangan tersebut untuk menggantikan kerugian yang dialami oleh nasabah dan juga kerugian negara serta memberikan hukuman sebagai bentuk pembinaan agar menimbulkan efek jera. Berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, perlindungan dapat dilahirkan dari perjanjian antara pihak-pihak yang berhubungan dengan hukum satu dan lainnya. Perjanjian yang dibuat dan disepakati oleh para pihak maupun Undang-Undang yang dibuat oleh pembuat Undang-Undang, keduanya membentuk suatu perikatan diantara para pihak yang membuatnya.

    Hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan atau yang tidak boleh dilaksanakan atau tidak boleh dilaksanakan oleh salah satu pihak ditentukan oleh perikatan itu sendiri. Perlindungan hukum dan praktiknya, dasar pertanggungan merupakan motif ekonomis, walaupun diakui juga dalam motif lain yaitu motif jaminan sosial dan perlindungan hukum yang bersifat kemanusiaan.

    Penanganan kasus Jiwasraya difokuskan terhadap upaya pengembalian uang nasabah. Perlindungan bagi konsumen di sektor jasa keuangan memiliki tujuan untuk menciptakan sistem perlindungan konsumen yang andal, meningkatkan pemberdayaan konsumen dan menumbuhkan kesadaran pelaku usaha jasa keuangan mengenai pentingnya perlindungan konsumen agar meningkatkan kepercayaan masyarakat pada sektor jasa keuangan. Terdapat 5 prinsip perlindungan konsumen sektor jasa keuangan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/POJK.07/2013, yaitu transparansi, perlakuan yang adil, keandalan, kerahasiaan, dan keamanan data atau informasi konsumen, penanganan, pengaduan serta penyelesaian sengketa konsumen secara sederhana, cepat, dan biaya terjangkau.

    Oleh karena itu, Jiwasraya wajib membayarkan premi agar pemegang polis tidak dirugikan dalam produk JS Saving Plan. Pengaturan hukum terhadap Jiwasraya dilakukan dengan transparan dan menyita pelaku yang melanggar 8 peraturan perundang-undangan tersebut untuk menggantikan kerugian yang dialami oleh nasabah dan juga kerugian negara serta memberikan hukuman sebagai bentuk pembinaan agar menimbulkan efek jera. Dalam kasus gagal bayar oleh Jiwasraya, nasabah sudah melakukan kewajibannya membayar premi kepada perusahaan asuransi sesuai dengan waktunya, dan seharusnya mendapatkan haknya yaitu pembayaran nilai pokok serta nilai tunai jatuh tempo periode investasi.

    Berdasarkan pemaparan kronologi kejadian mega skandal dilakukan oleh Perusahaan Asuransi Jiwasraya dapat diketahui bahwa perusahaan telah melakukan mega skandal sebagai berikut

    1. Perusahaan melanggar prinsip transparansi dalam penyajian informasi laporan keuangan perusahaan, perusahaan terbukti melakukan manipulasi laporan keuangan.
    2. Perusahaan melanggar prinsip kehati-hatian karena menggunakan Sebagian besar dana premi nasabah untuk kegiatan investasi pada saham-saham dengan fundamental kurang baik dan kapasitas pasar kecil. Di samping itu perusahaan juga tidak memperhitungkan janji return 10%-13%, yang mana return ini diatas return deposito dan obligasi.
    3. Perusahaan tidak mampu membayar polis produk JS Saving Plan sebagai implikasi atas pelanggaran yang telah dilakukan.
    4. Perusahaan melanggar prinsip tata kelola dana pensiun yang baik sebagai terutang dalam Keputusan BAPEPAM-LK Nomor 136/BL/2006 tentang Pedoman Tata Kelola Dana Pensiun.

    referensi

    https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/humanfalah/article/viewFile/20167/pdf

    https://rayyanjurnal.com/index.php/jleb/article/viewFile/1646/pdf

    https://money.kompas.com/read/2020/01/09/063000926simak-ini-kronologi-lengkap-kasus-jiwasraya-versi-bpk

  • TANGGAPAN DJP MENGENAI TAX HOLIDAY 50 TAHUN

    Komisi VI DPR RI turut menyoroti isu larangan iPhone 16 dijual di Indonesia dalam rapat kerja dengan Menteri BUMN Erick Tohir pada senin (4/10)

    Permintaan Tax Holiday yang diajukan Apple sebagai syarat investasi di Indonesia itu membuat geram Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP, Mfti Anam

    Pada rapat kerja komisi VI DPR RI bersama Menteri BUMN Erick Tohir, Mufti Anam menilai permintaan tax holiday selama setengah abad sebagai tindakan yang tidak pantas. Ia bahkan mendukung langkah blokir iPhone dari Indonesia

    Selain itu, mufti menyoroti sikap Apple yang selama ini menikmati keuntungan besar dari pasar Indonesia, namun terkesan enggan memenuhi kewajiban berinvestasi di Tanah Air. “Mereka sudah menikmati begitu banyak uang dari rakyat Indonesia, tapi ternyata mereka mau investasi saja minta syarat namanya holiday 50 tahun,” imbuhnya.

    Mufti Anam meminta Menteri BUMN Erick Tohir agar turut menyelesaikan polemik ini. Ia berharap Indonesia dapat mengurangi ketergantungan terhadap produk Apple. “Kami meminta kepada Menteri BUMN, bapak ini kan jaringan luar biasa pernah menangani sepakbola kelas internasional. Maka kami harap bapak dapat turun tangan dalam hal ini agar kita tidak tergantung dengan namanya iPhone pak,” ujar Mufti Anam kepada Erick Tohir.

    Tak hanya itu ia juga mengajak masyarakat Indonesia lebih kritis menyikapi permintaan Apple, bahkan mempertimbangkan untuk memblokir semua produk Apple yang masuk ke Indonesia jika diperlukan.

    Pemerintah sering memberikan kebijakan tax holiday untuk menarik investor asing, terutama di sektor strategis seperti teknologi dan energi. Biasanya kebijakan ini hanya berlaku dalam jangka beberapa tahun saja, bukan hingga 50 tahun seperti yang diminta Apple. Permintaan Apple ini dinilai terlalu berlebihan dan tidak sebanding dengan kontribusi yang akan diberikan kepada Indonesia.

    Selain Tax Holiday, Apple diwajibkan memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40% untuk dapat menjual produknya di Indonesia. Kebijakan ini bertujuan unutk mendorong indsutri lokal serta membuka lapangan kerja di Tanah Air

    Sayangnya, setifikat TKDN Apple saat ini telah kadaluarsa dan belum diperbarui. Apple diharapkan memenuhi komitmen investasi senilai Rp. 1,71 triliun. Sementara hingga saat kini realisasinya baru Rp. 1,48 triliun, masih kurang Rp. 240 miliar dari target.

    iPhone 16 terpaksa absen dari pasar Indonesia karena tidak memiliki IMEI yang valid, dan Apple belum memenuhi komitmen yang ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini membuat penggemar gadget di Tanah Air harus menunggu lebih lama untuk merasakan kehadiran ponsel ini

    DPR RI, terutama komisi VI, dengan tegas menolak permintaan tersebut dan mengusulkan langkah berani: memblokir produk tersebut produk iPhone sebagai bentuk protes yang mencolok

    Langkah ini diharapkan dapat mengirikan sinyal kuat tentang ketidakpuasan Indonesia terhadap situasi yang ada, sekaligus menjujukan solidaritas dan keberanian dalam mempertahankan kepentingan sosial.

    Indonesia Txation Analysis (CITA) Fajry Akbar, mengungkapkan Apple tidak pernah meminta Tax Holiday namun yang diminta adalah pembebsan PPh 22 impor.

    Fajry mengatakan Apple tidak pernah punya keinginan untuk berinvestasi di Indonesia dalam bentuk pabrik atau manufaktur. Maka dari itu Apple juga tidak pernah mengajukan tax holiday ke Pemerintah Indonesia. “Ada banyak hal atau alasan Apple tidak bisa membuat pabrik perakitan di Indonesia, ungkap Fajry kepada kontan, selasa (12/11).

    Salah satu penyebabnya menurut Fajry adalah posisi Indonesia dalam rantai nilai global, khususnya rantai nilai dari produk Apple yang masih minim. Ia menjelaskan investasi Apple ke Indonesia dalam bentuk Investasi Apple Retail. Salah satu penyebabnya adalah Apple Academy maupun Apple Store sama seperti di Singapura.

    “Maslahnya ada dua yakni terkait TKDN dan clash flow karena PPh 22 impor” ujarnya. Jadi Fajry mengatakan yang diinginkan Apple bukan tax holiday melainkan pembebasan PPh 22 impor. Pada dasarnya, menurut fajry pembebasan PPh 22 impor tidak mengurangi potensi penerimaan negara PPh 22 impor merupakan jenis prepaid tax.

    Sehingga tidak ada potensi penerimaan negara yang hilang. Insentif PPh 22 impor tidak akan mengurangi jumlah PPh Badan yang terutang di akhir tahun. Fajry melihat perlu adanya PMK baru untuk mengatur hal tersebut. Ia menyayangkan regulasi tidak kunjung dikeluarkan meski Apple telah melakukan ekspansi Investasi Apple Academy di Bali.

    “Padahal selama ini selalu dijanjikan, inilah yang saya sering dsebut sebagai ketidakpastian berusaha dan hal seperti ini yang paling menentukan perusahaan untuk berinvestasi dibandingkan besaran potongan pajak yang didapatkan,” jelasnya.

    Sebelumnya, Budi Arie Setiadi saat masih menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika mengungkapkan Apple hanya bersedia membangun manufaktur di Indonesia jika pendapat tax holiday selama 50 tahun. Itulah mengapa Apple lebih memilih membangun pabrik di Vietnam dibandingkan di Indonesia, karena insentif bebas pajak alias tax holiday yang diberikan vietnam selama 50 tahun.

    Adapun investasi Apple di Vietnam mencapai 400 triliun dong atau sekitar Rp. 256,6 triliun. Sementara di Indonesia , Apple hanya berencana membangun pisat riset, Apple Academy dengan invetasi Rp. 1,6 triliun.

    Dalam Rapat Kerja Bersama Komisi VI DPR dengan Menteri BUMN, Erick Tohir pada 4 November lalu, salah satu legislator menyampaikan adanya permintaan dari Applr untuk mendapatkan Tax Holiday 50 tahun sebagai syarat Apple berinvetasi di Indonesia

    Apakah Permintaan Apple tersebut dapat diakomodasi berdasarkan peraturan peundang-undangan saat ini?

    Tax Holiday meruapakan salah satu fasilitas penanaman modal yang diatur dalam PMK No.130 /PMK.010/2020 tentang pemberian Fasilitas Pengurangan  Pajak Penghasilan Badan (PMK No.130/220) jo. PMK No. 69 tahun 2024 tentang Perubahan atas PMK No. 140/2020 (PMK No.69/2024 (“PMK Tax Holiday”)

    Adapun berdasarkan PMK Tax Holiday tersebut, jangka waktu pengurangan Pajak Penghasilan  Badan  (PPh Badan) hanya dapat diberikan untuk jangka waktu 5 s/d 20 tahun dengan minimal investasi sebesar Rp.100 Miliar.

    Dengan demikian, permintaan pembebasan PPh Badan selama 50 tahun  oleh Apple tersebut tidak dapat diberikan. Lebih lanjut, penting diperhatikan bahwa Tax Holiday hanya dapat diberikan kepada perusahaan berstatus badan hukum Indonesia yang menjalankan Industri Pionir.

    Industri Pionir adalah industri yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

    1.memiliki keterkaitan yang luas,

    2.memberi nilai tambah dan eskternalitas yang tinggi,

    3.memperkenalkan teknologi baru

    4.memiliki nilai strategis bagi perekonomi.an sosial

    Adapaun apabila pemilik eksistensi Apple di Indonesia saat ini, diketahui data berikut berdasarkan data dari Sistem AHU Kemenkumham:

    1.Nama perusahaan : PT Apple Indonesia (PT AI)

    2.KNLI:46253 (Perdagangan Besar Peralatan Telekomunikasi)

    3.Nilai Modal Disetor : Rp.132.626.000.000

    4.Status Penanaman Modal : Sudah berjalan.

    Dengan profil demikian, maka PT Apple Indonesia  tidak memehuni kriteria untuk mengajukan permohonan Tax Holiday. PT Apple Indonesia dapat mengajukan Tax Holiday apabila :

    1.Mengajukan KBLI Baru yang menjalankan Indsutri Pionir, atau usaha Non-Industri Pionir, namun memenuhi Skor Kriteria Kuantitaif minimal 80 poin.

    2.Mengelontorkan investasi tambahan nilai minimal Rp.100 Miliar.

    3.Memenuhi syarat-syarat lain yang dapat diatur dalam PKM No.130/2020 jo. PKM No.69/2024

    Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melarang aktivitas jual beli perangkat iPhone 16 di wilayah Indonesia, hal ini karena iPhone 16 series belum mengantongi sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) minimal 35 persen dari Kemenperin. Hal tersebut diungkap oleh Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif belum lama ini. Meski begitu, Febri mengatakan iPhone 16 series yang merupakan bawaan penumpang, awak atau melalui pos (dari luar negri) secara aturan boleh masuk ke Indonesia.

    “Menambah pernyataan sebelumnya dari bapak Mentri Perindustrian, seri iPhone 16 yang masuk Indonesia dengan dibawa penumpang dan membayar pajak merupakan merupakan barang bawaan yang tidak boleh diperjualbelikan dan terbatas pada pemakaian pribadi penumpang” kata Febri dalan keterangan tertulis Kemenperin, dikutip Kompas.com, Senin (28/10/2024)

    Dalam Aturan yang sama diatas, barang bawaan dan atau barang yang dikirim melalui penyelanggaran pos yang digunakan untuk keperluan sendiri yang tidak perjual belikan atau tidak untuk tujuan komersial dikecualikan dari kewajiban standar teknis, yang didalamnya termasuk kewajiban Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 35 persen.

    Meski demikian, perlu dicatat bahwa jumlah iPhone 16 yang dibawa tidak boleh lebih dari dua unit per penumpang.

    Kemenperin memperkirakan, pada periode Agustus-Oktober 2024 sebanyak kurang lebih 9.000 unit seri iPhone 16 telah masuk ke Indonesia melalui jalur bawaan penumpang dan telah membayar pajak. Ponsep-Ponsel tersebut masuk secara legal, tetapi akan menjadi ilegal apabila dijual belikan di Indonesia.

    TKDN ini adalah nilai atau presentase komponen produksi buatan Indonesia yang dipakai dalam sebuah perangkat telekomunikasi. Komponen tersebut bukan cuma soal hardware saja, tetapi bisa juga memperhitungkan software hingga tenaga kerja lokal.

    “e-commerce akan selalu dievaluasi, ya kalau ada yang melanggar (menjual iPhone seri 16) nanti, tentu kita kasih tahu, jadi kita adakan penindakan dan segala macam” kata Budi, Selasa (15/11/2024).

    Sebelumnya, Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif, mengatakan pihaknya akan memproses secara hukum e-commerce yang menjual atau mengiklankan iPhone 16 dengan pasal 35 Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikassi, dan Penyiaran

    Pemerintah sering memberikan kebijakan tax holiday untuk menarik investor asing, terutama di sektor strategis seperti teknologi dan energi. Biasanya kebijakan ini hanya berlaku dalam jangka beberapa tahun saja, bukan hingga 50 tahun seperti yang diminta Apple. Permintaan Apple ini dinilai terlalu berlebihan dan tidak sebanding dengan kontribusi yang akan diberikan kepada Indonesia.

    Selain Tax Holiday, Apple diwajibkan memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40% untuk dapat menjual produknya di Indonesia. Kebijakan ini bertujuan unutk mendorong indsutri lokal serta membuka lapangan kerja di Tanah Air

    Sayangnya, setifikat TKDN Apple saat ini telah kadaluarsa dan belum diperbarui. Apple diharapkan memenuhi komitmen investasi senilai Rp. 1,71 triliun. Sementara hingga saat kini realisasinya baru Rp. 1,48 triliun, masih kurang Rp. 240 miliar dari target.

    Dalam langkah ambisius untuk memperluas investasinya di Indonesia, Apple dilaporkan mengajukan permohonan tax holiday selama 50 tahun. Namun, permintaan yang terkesan fantasis ini menuai kritik tajam dari berbagai kalangan, termasuk anggota DPR RI, yang menilai bahwa tuntutan tersebut terlalu berlebihan dan tidak sejalan dengan kepentingan ekonomi negara

    iPhone 16 terpaksa absen dari pasar Indonesia karena tidak memiliki IMEI yang valid, dan Apple belum memenuhi komitmen yang ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini membuat penggemar gadget di Tanah Air harus menunggu lebih lama untuk merasakan kehadiran ponsel ini

    DPR RI, terutama komisi VI, dengan tegas menolak permintaan tersebut dan mengusulkan langkah berani: memblokir produk tersebut produk iPhone sebagai bentuk protes yang mencolok

    Langkah ini diharapkan dapat mengirikan sinyal kuat tentang ketidakpuasan Indonesia terhadap situasi yang ada, sekaligus menjujukan solidaritas dan keberanian dalam mempertahankan kepentingan sosial.

    Indonesia Txation Analysis (CITA) Fajry Akbar, mengungkapkan Apple tidak pernah meminta Tax Holiday namun yang diminta adalah pembebsan PPh 22 impor.

    Fajry mengatakan Apple tidak pernah punya keinginan untuk berinvestasi di Indonesia dalam bentuk pabrik atau manufaktur. Maka dari itu Apple juga tidak pernah mengajukan tax holiday ke Pemerintah Indonesia. “Ada banyak hal atau alasan Apple tidak bisa membuat pabrik perakitan di Indonesia, ungkap Fajry kepada kontan, selasa (12/11).

    Salah satu penyebabnya menurut Fajry adalah posisi Indonesia dalam rantai nilai global, khususnya rantai nilai dari produk Apple yang massih minim. Ia menjelaskan investasi Apple ke Indonesia dalam bentuk Investasi Apple Retail. Salah satu penyebabnya adalah Apple Academy maupun Apple Store sama seperti di Singapura.

    “Maslahnya ada dua yakni terkait TKDN dan clash flos karena PPh 22 impor” ujarnya. Jadi Fajry mengatakan yang diinginkan Apple bukan tax holiday melainkan pembebasan PPh 22 impor. Pada dasarnya, menurut fajry pembebasan PPh 22 impor tidak mengurangi potensi penerimaan negara PPh 22 impor merupakan jenis prepaid tax.

    Sehingga tidak ada potensi penerimaan negara yang hilang. Insentif PPh 22 impor tidak akan mengurangi jumlah PPh Badan yang terutang di akhir tahun. Fajry melihat perlu adanya PMK baru untuk mengatur hal tersebut. Ia menyayangkan regulasi tidak kunjung dikeluarkan meski Apple telah melakukan ekspansi Investasi Apple Academy di Bali.

    “Padahal selama ini selalu dijanjikan, inilah yang saya sering dsebut sebagai ketidakpastian berusaha dan hal seperti ini yang paling menentukan perusahaan untuk berinvestasi dibandingkan besaran potongan pajak yang didapatkan,” jelasnya.

    Sebelumnya, Budi Arie Setiadi saat masih menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika mengungkapkan Apple hanya bersedia membangun manufaktur di Indonesia jika pendapat tax holiday selama 50 tahun. Itulah mengapa Apple lebih memilih membangun pabrik di Vietnam dibandingkan di Indonesia, karena insentif bebas pajak alias tax holiday yang diberikan vietnam selama 50 tahun.

    Adapun investasi Apple di Vietnam mencapai 400 triliun dong atau sekitar Rp. 256,6 triliun. Sementara di Indonesia , Apple hanya berencana membangun pisat riset, Apple Academy dengan invetasi Rp. 1,6 triliun.

    refesensi

    https://nasional.kontan.co.id/news/apple-minta-tax-holiday-50-tahun-begini-tanggapan-ditjen-pajak

    https://www.liputan6.com/hot/read/5774028/penjelasan-viralnya-apple-minta-tax-holiday-selama-50-tahun-bikin-dpr-ri-geram

    https://www.msn.com/id-id/berita/other/bukan-tax-holiday-cita-sebut-apple-minta-pembebasan-pph-22-impor-pada-pemerintah-ri/ar-AA1tVF2g?ocid=BingNewsVerp

  • Peran Cover Album Bagi Para Musisi

    Identitas diri adalah hal yang penting bagi siapapun, bahkan sebuah karya sekalipun tentu membutuhkan sebuah identitas, dan identitas yang baik tentu saja mudah diingat oleh siapapun bagi yang melihat, mengenal, serta si pemilik identitas itu sendiri. Tentu saja semua yang ada di dunia ini memiliki identitasnya masing-masing, seperti sebuah brand besar yang cukup diminati di bidang olahraga yaitu NIKE dan Adidas, kedua brand yang sering bersaing ini memiliki identitas yang sangat kuat, seperti jika kita melihat tanda ceklis miring sudah pasti kita langsung sadar jika itu adalah NIKE, begitu pula dengan pesaingnya Adidas yang dimana jika kita melihat bentuk 3 garis yang dimiringkan sudah pasti pikiran kita terarahkan ke brand Adidas, sungguh terbukti betapa pentingnya identitas bagi siapapun dan karya apapun, tentunya itu juga terasakan oleh para musisi yang ada di dunia ini.

    Dalam dunia musik sudah pasti tidak asing dengan kata genre musik atau yang biasa kita sebut dengan aliran musik, dalam membuat sebuah lagu tentu saja para musisi dituntut untuk menentukkan aliran musik yang ingin mereka ambil, mau sebagus atau sehancur apapun musik yang dibuat, sudah pasti musik tersebut memiliki alirannya sendiri, namun tidak jarang pula tercipta sebuah aliran-aliran musik baru yang jarang didengar oleh siapapun bahkan oelh para musisi, dan biasanya aliran baru ini disebut sebagai alternatif music, walaupun ada juga aliran musik yang namanya cukup menarik serta terdengar puitis contohnya dari musisi Senyawa yang beraliran musik folk dan avant-garde, cukup menarik bukan? Dari semua banyak aliran serta musik yang tercipta dari para musisi dari seluruh dunia, tentu saja mereka akan berada pada fase dimana mereka harus membuat sebuah karya berbentuk album yang berisikan karya-karya yang sudah pernah mereka buat. Pada artikel kali ini saya akan membahas beberapa cover dari band-band terkenal baik dalam negara maupun luar negara.

    Cover yang menarik perhatian serta cukup mengubah tren desain cover album pada masanya yaitu dari band asal Liverpool yaitu The Beatles, band legendaris ini berisikan 4 musisi legendaris juga yaitu, John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Star. The Beatles memulai karir sebagai band yaitu di tahun 1960-an yang dimana mereka membawakan musik-musik yang cukup asing bagi para pendengar musik pada masanya. Tidak jarang pula ketika di awal merintis band ini sering sekali menggonta ganti identitasnya seperti nama band, personil, hingga aliran, namun pada akhirnya ditetapkanlah nama yang tepat untuk band ini yaitu The Beatles yang diambil dari nama band favorit para personilnya yaitu The Crickets. The Beatles cukup mengalami kesulitan dengan mencari personil drummer dikarenakan membutuhkan sebuah kecocokan yang pada akhirnya mereka merekrut Ringo Star sebagai drummer tetap, dan album pertama yang dihasilkan oleh The Beatles dengan 10 lagu mereka yaitu Please Please Me.

    Source: https://www.thebeatles.com/please-please-me

    Album pertama The Beatles tentu saja memilki cover yang sangat berkesan terutama dalam segi kenangan, dikarenakan bisa dilihat pada cover album tersebut mereka mengusung tema fotografi yang dimana menunjukkan foto dari para personil tetap The Beatles yang dipotret dengan teknik low angle yang membuat kesan bahwa mereka akan menjadi musisi yang besar dan akan selalu dikenang, terbukti hingga saat ini nama The Beatles tentu tidak asing baik di kuping para pendengar musik maupun orang awam. Pemotretan untuk cover album ini diambil di kantor pusat EMI Limited di 20 Manchester Square di West End London pada awal tahun 1963 oleh Fotografer Welsh terkenal pada masa itu yaitu Angus McBean. Tentunya foto ini sempat diambil dengan beberapa pose, serta menggunakan beberapa tema atau yang biasa kita sebut dengan filter, salah satunya yaitu Sephia, namun pada akhirnya terpilihlah foto yang ikonik ini dan menjadi legenda bagi para penggemar serta penikmat musik dunia. Hingga di tahun 1969 The Beatles merilis album LP terbaru mereka dengan judul Get Back yang dimana pada tahun tersebut nama The Beatles sudah sangat terkenal hingga ke penjuru dunia, bahkan para penontonnya terutama kaum wanita yang melihat aksi panggung dari The Beatles berteriak histeris dikarenakan ketampanan dan musik yang mereka buat.

    Source: https://www.the-paulmccartney-project.com/1969/05/photo-shoot-of-the-get-back-lp-album/

    Dapat terlihat dengan jelas foto album tersebut terlihat sangat mirip dengan album pertama mereka yang penuh dengan kenangan. Tentu saja lagi-lagi dengan sentuhan tangan dari fotografer Angus Mcbean pose ikonik pada debut album Please Please Me dapat dipotret kembali tentunya dengan personil yang masih sama, namun dengan kemampuan serta kehidupan yang sudah jauh berbeda ketika mereka di tahun 1963 lalu. Yang sebelumnya di album pertama mereka memberikan kesan agar mereka dapat dikenang dan memberikan kesan pengenalan terhadap personil dari The Beatles, pada cover untuk album LP ini terasa sekali bahwa para penggemar dan penikmat musik The Beatles diajak untuk bernostalgia pada album pertama mereka. Hingga pada akhirnya terciptalah yang menurut saya cover dari album yang sangatlah ikonik dan sering sekali menjadi referensi dari scene film atau bahkan kartun bertemakan musik yaitu album Abbey Road, tidak banyak juga dari para pendengar terbaru band The Beatles mengetahui band ini dari sebuah cover album Abbey Road yang sangat melegenda, dan pada album ini juga termasuk album terakhir dari band The Beatles sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk bubar dan di beberapa tahun kemudian terjadilah insiden penembakan John Lennon dan meninggalnya George Harrison yang menjadikan tersisanya 2 personil The Beatles hingga saat ini yaitu Paul McCartney dan Ringo Star.

    Source: https://www.thebeatles.com/sites/default/files/styles/max_2600x2600/public/2021-06/Abbey%20Road.jpg?itok=_AGlITc8

    Selanjutnya dari band asal luar negeri lagi yang kembali naik daun saat ini dikarenakan banyak sekali remaja dan anak muda yang cukup banyak yang mendengarkan serta banyak sekali referensi-referensi yang merujuk kepada band yang cukup populer dari masa ke masa yaitu Sonic Youth. Yup! Sonic Youth tentu saja band ini kembali populer dan banyak diminati oleh setiap remaja dan anak muda terutama mereka yang menyukai musik-musik beraliran grunge, rock, dan punk, dapat terlihat juga cukup banyak para penggemar kaos band mengenakan desain salah satu album cover yang paling ikonik sedunia yaitu album Goo yang dirilis pada tahun 1990. Sonic Youth sendiri adalah band yang mengusung aliran musik Noise Rock yang tercipta di era 1980-1990, selain Sonic Youth terdapat juga band yang mempopulerkan genre Noise Rock yaitu Dinosaur Jr. Band Sonic Youth sendiri dibentuk pada tahun 1981 oleh personil mereka yaitu Thurston Moore dan Kim Gordon, sebelum membentuk band tersebut tentunya kedua mereka berdua sudah cukup kenal sejak lama, dan sudah sering bermain musik bersama atau yang biasa disebut dengan Jamming sejak tahun 1977.

    Thurston Moore dan Kim Gordon sering sekali ikut tampil bersama beberapa band-band lain sebelum mereka berdua akhirnya menetapkan untuk membentuk sebuah band yang bernama Sonic Youth. Hingga suatu waktu bertambahlah personil dari Sonic Youth yang bernama Lee Ranaldo, Lee sendiri direkrut oleh Thurston Moore yang terpukau melihat penampilannya ketika mereka sedang melihat perform dari Glenn Bianca, hingga akhirnya bergabunglah personil baru dari Sonic Youth yang melengkapi formasi dari band tersebut dan mereka pun memulai untuk perform di atas panggung. Sama halnya dengan permasalahan The Beatles, band Sonic Youth juga cukup kesulitan mencari personil yang bisa memainkan drum, dikarenakan sebelum hadirnya drummer Sonic Youth yaitu Richard Edson, para personil band ini sempat bermain drum secara bergantian dikarenakan belum menemukan drummer yang tepat untuk mengisi ketukkan untuk band Sonic Youth, hingga datanglah waktu dimana mereka menemukkan personil drummer yang cocok untuk mengisi musik Sonic Youth yaitu Richard Edson. Di tahun pertama terbentuknya band Sonic Youth mereka telah merilis album EP mereka yang bernama sama dengan band yang membuatnya yaitu Sonic Youth, setelah pada akhirnya mereka pun merilis full album di tahun 1983 yang berjuduk Confusion Is Sex.

    Setelah perjalanan panjang dari Sonic Youth yang hampir 10 tahun yaitu di tahun 1990, pada akhirnya band ini bergabung dengan major label yang cukup terdengar namanya di kalangan musisi pada saat itu yaitu DGC Records dan terbentuklah album yang ikonik dan menjadi salah satu album yang paling dinikmati oleh para penikmat musik hingga saat ini yaitu Goo. Goo direkam dan dirilis di tahun yang sama pada saat Sonic Youth menandatangani kontrak dengan DGC Records yaitu pada tahun 1990, bisa terlihat desain cover pada album ini terlihat seperti panel dalam sebuah komik, dan terdapat dua orang yang berposisi merangkul dan sedang merokok, desain album seperti ini juga dapat ditemui di beberapa cover album band-band punk seperti Black Flag, Total Jerks, dan Circle Jerks. nama Goo sendiri terinspirasi dari sebuah karakter film pendek pada tahun 1989 bertajuk Sir Drone.

    Source: https://linkstorage.linkfire.com/medialinks/images/314c1ba7-7d8f-4f01-9a00-fd383b7ef431/artwork-440×440.jpg

    Ilustrasi untuk cover album Sonic Youth ini dibuat oleh seniman serta saudara dari musisi yang bandnya cukup fenomenal, serta mengubah kultur musik pada masanya yaitu Raymond Pettibon, Pettibon adalah saudara dari gitaris dan frontman dari band Punk Rock akhir 70-an yaitu Greg Ginn dari Black Flag. Pettibon melukis cover album Goo dengan pose yang terinspirasi dari foto surat kabar Maureen Hindley and David Smith yang dimana mereka terporet sedang merokok dan merangkul, dan isi dari surat kabar tersebut berisikan tentang kasus yang dialami oleh kedua orang tersebut. Raymond Pettibon sendiri adalah seorang seniman yang dikenal dengan karyanya yang khas menggunakan tinta india, dan karyanya sangatlah disukai oleh Kim Gordon yang pada akhirnya ditetapkanlah seniman tersebut untuk membuat desain cover album perdana dari Sonic Youth semenjak bergabung pada major label.

    Album ini juga membawa nama Sonic Youth semakin dikenal oleh banyak orang, dan pada akhirnya setahun kemudian di tahun 1991 band ini mengadakan tour bersama band yang juga menginfluence banyak musisi dan sempat menjadi kontroversi karena personil mereka itu sendiri yaitu Nirvana. Hingga pada hari ini dapat kita lihat baik di tempat penjualan kaset dan vinyl album para musisi-musisi ternama, sampai ke merchandise band-band luar, bisa dipastikan sudah pasti ada selipan dari album Goo yang desain covernya sangat ikonik ini, dan tak jarang pula adanya restock dikarenakan sering terjual habis dan masih laku di pasaran hingga hari ini.

    Source: https://www.turntablelab.com/cdn/shop/products/sonicyouth-goo_22b1b816-9c6b-432d-9ce6-153501bef3a0_1000x1000.jpg

    Dapat terlihat bahwa betapa berpengaruhnya cover album bagi musisi bahkan yang sudah melegenda sekalipun, dan untuk musisi dalam negri tentunya yaitu dari sang legenda hidup yang lagunya sering kali kita dengarkan di jalanan serta di tempat-tempat nongkrong yaitu Iwan Fals, siapa yang tidak tahu Iwan Fals? Cukup banyak single dari Iwan Fals yang tidak mungkin kita tidak ketahui, sejauh ini Iwan Fals sudah mengeluarkan single yang terbilang sangat banyak, serta album-album yang selalu memorable bagi para pendengarnya. Musisi yang memiliki nama fanbase OI atau yang biasa kita kenal dengan Orang Indonesia yang berasal dari referensi yayasan yang milik sang musisi itu sendiri yaitu Yayasan Orang Indonesia dan saat ini fanbase tersebut telah menjadi Organisasi Masyarakat (Ormas) yang cukup sering melakukan kegiatan-kegiatan sosial bagi masyarakat luas. Iwan Fals sendiri sudah menjadi musisi semenjak di bangku pendidikan, bahkan salah satu dosen dari Institut Kesenian Jakarta yaitu Mas Aji berkata bahwa Iwan Fals sudah sering mengamen ketika di masa perkuliahannya. Institut Kesenian Jakarta adalah tempat dimana Iwan Fals menuntut ilmu seninya, walaupun tidak bertahan lama, namun namanya tetap harum bagi universitas tersebut.

    Dari sekian banyak album-album yang tercipta oleh sang musisi legenda, tentu saja ada album yang sangat berpengaruh serta album yang menjadi pengubah hidup bagi banyak musisi lainnya, dapat terlihat dari karya Iwan Fals yang bertajuk album Belum Ada Judul yang dibuat pada tahun 1992, banyak penggemar dan musisi menganggap bahwa album ini adalah album terbaik karena dengan kesederhanaan dan hati terbentuklah album yang melegenda ini. Album ini dibuat secara live dengan Iwan Fals yang menyanyikannya hanya dengan instrumen gitar serta harmonika yang direkam tanpa iringan musik lain dan backing vokal, ditambah dengan cover album yang sangat menggambarkan sebuah kesederhanaan dari sang musisi yaitu potret wajah Iwan Fals yang digadang-gadang pada masa itu sangatlah mirip dengan musisi legendaris luar negri Lionel Richie. Penamaan dari album ini pun diambil dari track pertama yaitu Belum Ada Judul yang semakin menggambarkan tentang kesederhanaan. Cover album ini juga mengusung tema fotografi yang dimana memperlihatkan wajah Iwan Fals dengan rambutnya yang masih gondrong dan kumisnya yang tebal, serta menggunakan teknik pengambilan cahaya Low Key, yang membuat kesan album ini semakin terlihat.

    Source: https://www.iwanfals.co.id/images/album/21.jpg

    Tentu saja masih banyak sekali album-album yang sangat berpengaruh dan berperan penting bagi kehidupan para musisi-musisi lokal dan internasional, contohnya Sore dengan Centralismo, Green Day dengan Dookie, Joy Division dengan album Unknown Pleasure, hingga ke Metallica dengan albumnya yaitu Master Of Puppets. Tidak dapat dipungkiri bahwa betapa berartinya cover album yang menjadikan identitas dari para musisi yang ada, cover album itu jugalah yang membuat musisi tersebut menjadi lebih dikenal dan dikenang, serta ikut merubah kehidupan dari para musisi.

    -Samuel Andreu (2024)

    REFERENSI:

  • Modal Dasar Kewirausahaan

    A.    Pengertian Kewirausahaan/ Entrepreneurship

    Kewirausahaan dapat diartikan sebagai hal-hal yang bersangkutan dengan keberanian sesorang untuk melaksanakan sesuatu kegiatan bisnis atau non bisnis (cara bisnis). Kewirausahaan pada hakekatnya adalah sifat, ciri dan watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan inovatif kedalam dunia nyata secara kreatif. Sedangkan yang di maksud dengan Wirausahawan adalah orang-orang yang yang memiliki kemampuan melihat peluang-peluang bisnis untuk mengambil tindakan yang tepat dan menjalankannya sampai mencapai kesusksesan.

    Dengan demikian, inilah beberapa hakekat pentinya Kewirausahaan, yaitu: Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses dan hasil bisnis kewirausahaan adalah suatu nilai yang dibutuhkan untuk memulai sebuah usaha dan mengembangkan usaha. Kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.

    Entrepreneurship adalah sebuah kata yang digunakan untuk menjelaskan perilaku-perilaku pemikiran strategis dan berani mengambil resiko yang akan diberikan hasil peluang bagi individu dan organisasi. Ciri-ciri entrepreneur adalah :

    Beberapa ciri-ciri entrepreneur adalah:

    Suka tantangan Entrepreneur harus suka dengan tantangan, karena tantangan dapat membuat mereka berkreasi dan menciptakan peluang bisnis. 

    Berani mengambil risiko Entrepreneur harus berani mengambil risiko, bahkan saat bisnisnya sedang mengalami kesulitan. 

    Inovatif dan kreatif Entrepreneur harus memiliki pemikiran yang inovatif dan kreatif, serta mampu melihat peluang yang ada. 

    Berorientasi pada tindakan Entrepreneur tidak menunggu sesuatu terjadi, tetapi berorientasi pada tindakan. 

    Optimis Entrepreneur harus memiliki sikap optimis, karena sulit untuk berhasil jika tidak percaya pada hasil yang baik. 

    Keuletan dan ketahanan Entrepreneur harus memiliki keuletan dan ketahanan dalam menghadapi kesulitan. 

    Berpikir mandiri Entrepreneur sering berpikir di luar kotak dan tidak terpengaruh oleh orang lain. 

    Mempunyai visi besar Entrepreneur harus memiliki visi dan mimpi yang besar, tetapi memulai dengan langkah kecil. 

    Disiplin Entrepreneur harus memiliki sikap disiplin dan tidak membuang waktu untuk hal-hal yang tidak perlu. 

    Pintar mengatasi rasa takut Entrepreneur harus pintar mengatasi rasa takut, terutama saat membayangkan kegagalan. 

    B. Sikap Mental Wirausaha

    Menjadi seorang pebisnis merupakan salah satu bentuk pilihan hidup. Banyak orang berpikir bahwa menjadi pebisnis itu adalah jalan menuju kesuksesan, ditambah dengan jam kerja yang cenderung fleksibel. Selain itu orang cenderung berpikir bahwa sebuah usaha yang dibangun dapat memperoleh jumlah penghasilan yang cukup besar dibandingkan jika menjadi seorang pegawai. Kenyataannya, pebisnis merupakan seseorang yang ahli dalam mengatur, mampu bekerjasama dan mampu menghadapi ketidakpastian dalam mengelola usaha.

    1. Tegar Ulet dan optimis

    Sebagai pondasi utama dalam membangun sikap mental pebisnis yang sukses harus memiliki sikap optimis yang tinggi, ketegaran dalam mengahadapi lika-liku dunia usaha serta pebisnis diharapkan untuk ulet dalam berwirausaha. Sikap mental yang seperti ini akan berdampak ketika pebisnis menghadapi masalah dan tantangan, pebisnis cenderung akan menghadapi persoalan tersebut dengan gigih layaknya petarung bukan lari dan menghindari masalah.

    2. Kreatif dan inovatif

    Seorang pebisnis yang tidak memiliki sikap tersebut memiliki kecenderungan mengalami keterlambatan atau usahanya berada antara hidup dan mati. Sikap mental inilah yang sangat dibutuhkan, efeknya usaha yang dikelola dapat lebih bersifat jangka panjang. Hal ini disebabkan karena pebisnis dapat menciptakan atau membuat inovasi baru atau biasanya pebisnis lebih mengimprovisasi produk yang telah ada menjadi produk yang berbeda dari sebelumnya tentunya dengan nilai jual tinggi. Dalam menumbuhkan sikap mental ini terletak pada kemampuan pebisnis dalam mengekspresikan, mengeksplorasi, berimajinasi untuk mengembangkan atau menciptakan produk.

    3. Pekerja keras

    Sikap mental ini bukan hal yang asing di telinga seorang pebisnis. Terlebih dalam berwirausaha orang cenderung memiliki jam kerja yang lebih fleksibel serta tidak memiliki tuntutan untuk menyelesaikan tugas kerja. Oleh karena itu, pebisnis harus bisa melakukan perencanaan, membangun strategi, serta memiliki solusi dari permasalahan-permasalahan dalam menjalani wirausaha.

    4. Hemat dan Cermat

    Wirausaha pemula memiliki kewajiban untuk menerapkan sikap mental ini. Penyebabnya apabila seorang pebisnis tidak cermat dalam mengelola modal, tentu akan menjadi dampak besar bagi usaha yang dijalankan. Solusinya, pebisnis diharapkan memiliki batas-batas dalam mengelola pengeluaran, setiap transaksi perlu dicatat dalam buku maupun aplikasi catatan keuangan sehingga dapat meminimalisir kelebihan dalam mengeluarkan uang.

    5. Berani mengambil resiko

    Sebagian besar pebisnis sukses akan mengatakan bahwa resiko merupakan salah satau bagian dari bisnisnya. Membangun sebuah bisnis tanpa resiko tentu tidaklah mungkin. Kesempatan besar bisa jadi datang berdampingan dengan faktor resiko yang akan diambil.

    C.  Cara memperoleh Modal

    Modal adalah uang yang dipakai sebagai pokok (induk) untung berdagang. Disisi lain modal adalah harta benda (uang), barang yang dapat dipergunakan untuk menghasilkan sesuatu yang  menambah kekayaan.

    1. Mengumpulkan Uang dari Penghasilan Pribadi

    Cara mendapatkan modal usaha yang paling mudah adalah dengan menyimpan uang dari penghasilan pribadi. Hal ini memerlukan disiplin dalam mengelola keuangan pribadi dan merencanakan pengeluaran. Atur anggaran keuangan pribadi dengan bijak, sehingga dapat menghemat sebagian dari penghasilan untuk digunakan sebagai modal usaha.

    2. Mengajukan Pinjaman ke Bank

    Cara lain yang umum dilakukan oleh banyak pengusaha adalah dengan mengajukan pinjaman ke bank. Pinjaman ini dapat digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan bisnis, seperti pembelian bahan baku, pembayaran karyawan, dan sebagainya. Namun, sebelum mengajukan pinjaman, seorang pengusaha perlu mempersiapkan proposal usaha yang matang, sehingga dapat meyakinkan pihak bank untuk memberikan pinjaman.

    3. Meminta Bantuan Investor

    Selain pinjaman dari bank, cara mendapatkan modal usaha juga dapat dilakukan dengan meminta bantuan dari investor untuk mendapatkan modal usaha. Investor dapat memberikan modal secara langsung atau dalam bentuk saham perusahaan. Dalam menjalin hubungan dengan investor,seorang pengusaha perlu memastikan diri untuk dapat memberikan presentasi bisnis yang baik, sehingga investor dapat melihat potensi dan peluang bisnis yang dijalankan.

    4. Mencari Dana dari Program Pemerintah atau Lembaga Non-Profit

    Pemerintah dan lembaga non-profit seringkali memberikan program-program yang dapat membantu pengusaha untuk mendapatkan modal usaha. Program tersebut dapat berupa bantuan dana, pelatihan bisnis, atau akses ke jaringan bisnis yang lebih luas. Pengusaha  bisa mencari informasi mengenai program-program tersebut melalui internet atau melalui dinas-dinas terkait.

    5. Menggunakan Crowdfunding

    Crowdfunding adalah cara untuk mengumpulkan dana dari sejumlah orang melalui internet. Cara ini cukup efektif untuk mendapatkan modal usaha, terutama jika bisnis yang akan dijalankan memiliki nilai sosial atau memberikan manfaat bagi banyak orang. Ada banyak platform crowdfunding yang dapat digunakan, seperti Kickstarter, Indiegogo, atau KitaBisa.

    6. Memanfaatkan Kartu Kredit

    Kartu kredit bisa menjadi solusi sementara untuk cara mendapatkan modal usaha jika pengusaha membutuhkan dana dalam waktu yang cepat. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kartu kredit harus bijak dan terkendali, sehingga tidak menimbulkan masalah keuangan di kemudian hari.

    7. Mengajukan Kredit Mikro

    Kredit mikro adalah jenis kredit yang diberikan kepada usaha kecil dan menengah dengan nilai pinjaman yang relatif kecil. Kredit ini biasanya diberikan oleh bank atau lembaga keuangan lainnya, dan dapat digunakan untuk membiayai berbagai keperluan bisnis.

    8. Memanfaatkan Program Crowdlending

    Crowdlending adalah cara mendapatkan modal usaha dengan meminjamkan uang dari individu atau lembaga keuangan melalui platform online. Pada program ini, investor akan memberikan pinjaman dengan bunga tertentu, dan engusaha sebagai peminjam akan membayar bunga tersebut secara teratur.

    D. Proses Pembentukan Modal

    Modal Bukanlah Uang, Sikap berfikir itulah modal, modal yang dapat menggali uang. Uang adalah alat pembantu perluasan kesempatan usaha, jadi bukan modal mendirikan usaha. Untuk memiliki modal memang memerlukan persiapan-persiapan. Persiapan itu ialah tekad kemauan diri membentuk modal. Adapun prosesnya  pertama-tama adalah tekad dan kemauan untuk megembangkan diri melalui :

    1.      Melalui pendidikan

    2.      Belajar sendiri

    3.   Berlatih diri berwiraswasta.

    4.  Membentuk dan membiasakan mental watak maju, percaya diri sendiri.

    5.  Melalui kebiasaan bersedia dan rajin berupaya.

    Kita menyadari pada diri kita mempunyai berbagai bentuk sumber kekuatan sebagai :

    1.  Kekuatan pengetahuan

    2.  Sikap mental

    3.  Keakhilan

    4.  Ketrampilan

    5.  Pengalaman

    6.  Kemampuan hubungan perkenalan

    E.  Faktor yang mendorong  keberhasilan bisnis kecil :

    Perencanaan yang matangPerencanaan yang matang dapat membantu dalam proses persiapan sumber daya yang dibutuhkan.  

    Kreatif dan inovatifKreativitas dan inovasi dapat membantu dalam menciptakan produk atau jasa yang unggul.  

    Jaringan dan kemitraan bisnisJaringan bisnis yang kuat dengan pemasok dan pelanggan dapat membuka peluang baru dan sumber daya yang lebih besar.  

    Dukungan kebijakan pemerintahKebijakan pemerintah yang mendukung, seperti regulasi yang tidak memberatkan, insentif pajak, dan infrastruktur yang memadai, dapat membantu UMKM.  

    MerekMerek dapat membantu distributor dalam menangani produk dan meningkatkan mutunya. Merek juga dapat membantu konsumen dalam berbelanja dan mengetahui kualitas produk.  

    PromosiPromosi dapat membantu dalam memberitahukan dan membujuk pasar tentang produk atau jasa yang baru.  

    Pemanfaatan peluang yang tepatPemanfaatan peluang yang baik adalah menyelaraskan peluang usaha dengan kemampuan, potensi, keahlian, serta sumber daya yang dimiliki. 

    Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan kegagalan usaha, di antaranya:

    • Perencanaan yang kurang tepat: Tidak memiliki tujuan bisnis yang jelas, tidak ada rencana bisnis yang matang, atau perencanaan yang tidak tepat 
    • Manajemen yang buruk: Kurangnya kemampuan manajerial, manajemen risiko yang rendah, atau pengelolaan keuangan yang buruk 
    • Kurangnya riset: Kurang memahami pasar, tidak melakukan riset pasar yang mendalam, atau tidak memanfaatkan potensi online 
    • Strategi pemasaran yang kurang efektif: Konten promosi yang kurang kreatif dan menarik, atau tidak memanfaatkan media promosi dengan baik 
    • Lokasi usaha yang kurang strategis: Lokasi usaha yang tidak strategis dapat menjadi faktor kegagalan 
    • Kurangnya inovasi: Tidak mau melakukan inovasi atau eksekusi ide yang tidak inovatif 
    • Kurangnya adaptasi: Tidak mau beradaptasi dengan perkembangan zaman atau ketidakmampuan beradaptasi 
    • Mempekerjakan sumber daya manusia yang kurang tepat: Kinerja, sikap, dan nilai yang dianut oleh staf kurang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan bisnis 
    • Kurangnya networking: Minimnya membangun relasi atau networking 
    • Faktor ekonomi: Ekonomi global sedang tidak stabil atau pengaruh ekonomi yang tidak terduga 

    Kewirausahaan pada hakekatnya adalah sifat, ciri dan watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan inovatif kedalam dunia nyata secara kreatif. Sedangkan Wirausahawan adalah orang-orang yang yang memiliki kemampuan melihat peluang-peluang bisnis untuk mengambil tindakan yang tepat dan menjalankannya sampai mencapai kesusksesan.

    Sikap mental dan kepribadian merupakan unsur penting sebagai dasar dan titik tolak mencapai hasil dalam perjuangan hidup. Orang tidak dapat memperbaiki dan mempertinggi kepribadiannya.

    Menyikapai hambatan dalam usaha antara lain :

    Perencanaan yang matangRencanakan setiap langkah bisnis dengan seksama, mulai dari keuangan hingga strategi pemasaran. Perencanaan yang matang dapat membantu Anda mengidentifikasi potensi hambatan dan menyusun solusinya.  

    Berpikir positifSelalu berpikir positif dan jangan putus asa.  

    Cari ide kreatifBiasakan diri untuk mengembangkan pikiran kreatif dalam memecahkan masalah.  

    Belajar dari kesalahanSemua orang pasti mengalami kesalahan, jadi belajarlah dari kesalahan yang Anda buat.  

    Cari mitra bisnisMenggandeng mitra bisnis atau melakukan aliansi strategis dapat membantu mengatasi masalah modal.  

    Ambil risiko yang tepatKadang-kadang, mengatasi hambatan memerlukan keberanian untuk mengambil risiko yang tepat.  

    Tingkatkan efisiensi logistikUntuk mengatasi gangguan pasokan, Anda bisa meningkatkan efisiensi logistik.

    Modal adalah istilah luas yang dapat menggambarkan apa pun yang memberikan nilai atau manfaat kepada pemiliknya, seperti pabrik dan mesinnya, kekayaan intelektual seperti paten, atau aset keuangan suatu bisnis atau individu.

    Meskipun uang itu sendiri dapat diartikan sebagai modal, modal lebih sering dikaitkan dengan uang tunai yang digunakan untuk tujuan produktif atau investasi. Secara umum, modal merupakan komponen penting dalam menjalankan bisnis dari hari ke hari dan membiayai pertumbuhannya di masa mendatang.

    Modal usaha dapat berasal dari operasi usaha atau diperoleh dari utang atau pembiayaan ekuitas. Saat membuat anggaran, semua jenis usaha biasanya berfokus pada tiga jenis modal: modal kerja, modal ekuitas, dan modal utang. Usaha di industri keuangan mengidentifikasi modal perdagangan sebagai komponen keempat.

    Faktor yang mendorong  keberhasilan bisnis kecil : Ada usaha kerja keras , Produk yang dijual memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekelilingnya., Pemilik adalah seorang yang mampu memimpin dan Ada faktor keberuntungan, yaitu adanya titik temu antara berdoa dan berusaha.

  • Bagaimana Dunia Berkerja

    Cerita ini adalah tentang bagaimana sebenarnya dunia berkerja, entah untuk kita atau untuk orang lain,

  • Kombinasi Nirmana Batik & Huruf

    Batik merupakan warisan budaya indonesia yang sudah ada sejak lama. Batik dapat diterapkan pada desain modern yang mencantumkan gradasi warna dan tipografi huruf.

    Nirmana adalah istilah dalam seni rupa mengenai unsur-unsur visual dan prinsip-prinsip dasar dalam mengatur elemen-elemen yang tercipta untuk membuat komposisi yang indah. Kata “nirmana” berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “tanpa bentuk” atau “tanpa makna”.

    Gambar di atas adalah contoh bagaimana konsep nirmana diterapkan dalam batik modern dengan memadukan elemen tradisional dan kontemporer. Pada gambar tersebut, kita bisa melihat:

    • Gradasi warna yang teratur dari merah muda ke merah tua, membuat kesan ruang dan dimensi yang lain.
    • Pengulangan motif huruf “AVMHAV” yang disusun dalam pola berulang, memberikan kesan gelap terang yang teratur dan membuat huruf tersebut memiliki peletakan yang berbeda seperti semakin dekat dan semakin jauh
    • Motif geometris yang saling berpotongan, menciptakan bentuk yang memberi kesan ruang dan volume.
    • Penggunaan elemen simbolis seperti ayyam dan ornamen tradisional seperti akar akar tumbuhan yang menambah makna (motif batik ayam puger yang menjadi referensi) pada karya.

    Nirmana biasanya dipelajari sebagai dalam membangun pemahaman komposisi visual dan pemikiran/ imajinasi yang semakin dalam. Elemen-elemen visual seperti garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang diatur dengan baik agar menciptakan harmoni, kontras, keseimbangan, dan kesatuan dalam karya seni agar dapat menciptakan ilusi yang indah. Nirmana bertujuan untuk memberikan efek visual yang menarik seperti ilusi optik pada mata, yang merupakan dasar penting dalam berbagai cabang seni, termasuk seni batik. Gambar diatas, konsep nirmana dibuat dengan tata letak dan bentuk yang disusun secara teratur, menggabungkan motif batik dengan gradasi warna yang memberikan kesan ruang jauh dan dekat.

    Nirmana dapat menciptakan perasaan pada elemen-elemen yang dibuat, bisa itu dari warna, bentuk, dan lain sebagainya. Nirmana batik ini, adalah tugas saat saya berada di semester 2 pada matkul Nirmana 2, yang dimana saya diminta untuk membuat nirmana batik yang disatukan dengan susunan huruf yang dengan konsep layer/ background dan foreground. Untuk batik itu sendiri terinspirasi dari batik banyumas/ batik ayam puger.

    Dalam nirmana, terdapat beberapa elemen dasar yang umumnya dimasukan untuk menciptakan komposisi visual yang teratur. Elemen-elemen ini juga menjadi komponen penting dalam desain batik kontemporer yang saya buat dengan menggabungkan gaya tradisional dan modern. Berikut beberapa elemen dasar tersebut:

    • Garis: Garis merupakan elemen paling utama dalam seni visual. Garis dapat digunakan untuk membentuk batas, pola, dan tekstur dalam sebuah karya.
    • Bentuk (Shape): Bentuk bisa berupa lingkaran, persegi, segitiga, atau bentuk yang terinspirasi dari kehidupan/ alam di dunia nyata. Dalam batik tradisional, bentuk sering kali mengambil inspirasi dari flora, fauna, atau elemen alam lainnya.
    • Ruang (Space): Ruang merupakan area kosong dalam sebuah wadah/ tempat. Pengaturan ruang sangat penting untuk menciptakan keseimbangan dalam desain, termasuk dalam batik. Penggunaan ruang negatif (negative space) atau ruang kosong juga dapat memberikan kesan estetis dan dapat memicu perasaan bagi orang yang melihatnya.
    • Warna (Color): Warna adalah elemen yang sangat penting dalam nirmana karena mampu menciptakan kesan emosional. Dalam batik, gradasi warna sering kali digunakan untuk memberikan dimensi dan kedalaman pada motif.
    • Tekstur (Texture): Tekstur adalah kualitas permukaan dari elemen visual yang dapat dirasakan atau dilihat. Tekstur dalam batik bisa diciptakan melalui teknik pewarnaan yang digunakan.

    Selain elemen dasar, nirmana juga memiliki beberapa prinsip penting yang digunakan untuk mengatur elemen-elemen visual dalam penempatan yang teratur. Beberapa prinsip nirmana yang sering diterapkan dalam desain batik adalah:

    • Keseimbangan (Balance): Keseimbangan adalah pengisian elemen-elemen visual yang dilakukan secara merata agar tidak tampak berat sebelah. Keseimbangan bisa bersifat simetris atau asimetris, tergantung pada tujuan desain. Dalam batik, keseimbangan simetris sering ditemukan dalam motif tradisional yang menampilkan kesan formal dan teratur.
    • Irama (Rhythm): Irama adalah pengulangan elemen-elemen visual dalam pola tertentu untuk menciptakan kesan gerak suatu gambaran yang mengalir. Irama dalam batik terlihat dalam pengulangan motif yang berhubungan, memberikan kesan visual yang teratur.
    • Kesatuan (Unity): Kesatuan adalah suatu hal yang saling terhubung antara elemen-elemen visual dalam komposisi yang membuat karya tampak utuh. Dalam desain batik, kesatuan dapat dicapai melalui penggunaan motif atau warna yang konsisten di seluruh kain.
    • Kontras (Contrast): Kontras adalah perbedaan mencolok antara elemen-elemen visual, seperti warna, bentuk, atau tekstur. Kontras dalam batik dapat membuat motif tertentu menjadi lebih menonjol, memberikan kesan fokus pada elemen yang ditentukan dalam desain.

    Konsep nirmana tidak asing dalam seni rupa tradisional dan telah digunakan oleh seniman dari berbagai budaya, termasuk Indonesia. Dalam sejarah seni rupa, konsep ini digunakan untuk membantu memahami bagaimana elemen-elemen visual dapat digabungkan dan diatur untuk menciptakan kesan bentuk yang kuat.

    Nirmana berperan penting dalam menciptakan desain batik yang menarik. Dalam batik tradisional maupun kontemporer, konsep nirmana diterapkan untuk menciptakan suatu motif yang teratur dan seimbang. Desain batik tradisional menggunakan motif seperti garis-garis dan bentuk-bentuk dasar yang diulang dalam pola yang teratur. Pengaturan motif ini menciptakan irama dan kesatuan dalam desain batik. Warna memainkan peran penting dalam menciptakan kedalaman dan dimensi pada batik. Teknik gradasi warna dalam batik modern memberikan dimensi baru pada desain, menciptakan efek visual yang beraturan.

    Dalam beberapa desain batik, ruang negatif digunakan untuk memberikan kesan sederhana namun elegan. Ruang negatif ini menciptakan keseimbangan dandan dapat membuat motif utama menjadi terlihat lebih jelas.

    Beberapa desain batik tradisional cenderung teratur serasi, sedangkan batik kontemporer sering kali mengeksplorasi ketidakselarasan untuk menciptakan efek visual yang berbeda dengan tujuan menciptakan desain yang beragam namun tetap dapat dilihat indah.

    Batik ini menggunakan pola bentuk yang menciptakan ilusi ruang dan kedalaman melalui gradasi warna. Elemen utama yang tampak pada desain ini adalah perpaduan motif huruf “AVMHAV” yang berulang, gradasi warna merah muda hingga merah tua, serta motif tradisional seperti ayam, cabang-cabang tumbuhan, dan simbol tradisional lainnya.

    Pola dalam desain ini tidak hanya diciptakan melalui motif batik yang umum, tetapi juga melalui tulisan yang disusun secara berulang, menciptakan susunan dan irama visual. Selain itu, teknik gradasi warna yang digunakan memberikan kesan tiga dimensi dan volume pada karya.

    Dalam karya ini, Nirmana menggunakan elemen dasar desain seperti garis, bentuk, warna, dan tekstur yang ditata dengan baik untuk menciptkan tata ruangg yang menarik. Berikut adalah analisis rincian dari elemen-elemen yang disebutkan sudah disebutkan sebelumnya:

    1. Garis dan Bentuk Ruang:
      • Karya ini menampilkan garis-garis kuat yang membentuk pola ruang, seperti segitiga dan persegi panjang yang saling berpotongan. Garis-garis ini membentuk “X” di tengah desain, menciptakan aksen visual dan menambah dimensi pada karya.
      • Bentuk geometris yang saling berpotongan juga membentuk pola ritmis yang menarik orang untuk mengikuti aliran desain, mengarahkan pandangan ke arah pusat dan keluar.
    2. Tipografi Huruf “AVMHAV”:
      • Aspek menarik dari desain ini adalah penggunaan huruf sebagai elemen visual. Huruf “AVMHAV” disusun berulang kali dalam pola terstruktur, menciptkan penataan yang memperkuat kesan keteraturan desain.
      • Huruf-huruf ini bukan sekadar teks, melainkan menjadi bagian dari desain yang berfungsi untuk menambah tekstur dan dimensi. Huruf yang berulang menciptakan nuansa modern, dan juga dapat menambah tampilan keseluruhan.
      • Penggunaan tipografi ini juga menunjukkan inovasi pada batik kontemporer, di mana unsur teks dapat menyatu dengan motif visual tanpa mengurangi estetika secara keseluruhan.
    3. Gradasi Warna:
      • Teknik gradasi warna sangat penting dalam karya ini. Dari merah jambu hingga merah tua, cotak ini memberikan ilusi kedalaman dan volume pada desain.
      • Gradasi warna ini tidak hanya bersifat dekoratif, tetapi juga menambah dimensi dan kontras pada pola bentuk dan huruf yang ada sehingga menciptkan kesan tiga dimensi.
      • Penggunaan gradasi warna yang halus ini juga memberikan tampilan karya yang lebih modern dan sesuai dengan tren desain kontemporer.
    4. Simbol Tradisional:
      • Selain unsur modern seperti huruf dan gradasi, desain ini juga mengandung simbol-simbol tradisional ciri khas batik, seperti motif butung, dahan pohon, dan ornamen lainnya.
      • Ayam di pojok bawah karya, serta bentuk lainnya, memiliki makna tersendiri dalam budaya tradisional.
      • Cabang-cabang tanaman yang melilit beberapa bagian desain menambah unsur organik dan memberikan kesan natural pada karya, menciptakan kontras dengan bentuk geometris dan huruf yyang terkesan lebih kaku
    5. Penggunaan Ruang Negatif:
      • Ruang kosong atau ruang negatif pada desain ini juga memberikan rasa keseimbangan, dimana mata tidak hanya tertuju pada bagian cetakan, tetapi juga pada area yang lebih sederhana.
      • Penggunaan ruang negatif ini memungkinkan setiap elemen terlihat bagus tanpa terlihat terlalu sibuk. Hal ini juga membuat pekerjaan menjadi lebih rapi dan bersih sehingga memberikan kesan elegan pada desainnya. Selain unsur dasar, prinsip desain seperti keseimbangan, kesatuan, urutan dan kontras juga sangat terlihat pada karya.

    Gradasi warna ini bisa dibilang sangat menarik, kenapa begitu? dikarenakan, yang pertama adalah dari cara pembuatan nya, yang dimana untuk membuat gradasi ini, tidak hanya untuk warna kotak dasar nya saja, tetapi juga warna untuk huruf nya. Kotak dasar itu warna yang dipilih adalah merah tua hingga merah muda bakan putih, dan untuk huruf nya menggunakan warna hijau tua hingga hijau muda/ putih. Lalu untuk batik nya sendiri, menggunakan warna ungu dan ungu muda bertujuan agar menciptakan layer yang berbeda. Untuk saya sendiri, bisa membuat karya seperti ini adalah suatu hal yang tidak terduga awalnya, karena pada saat membuat saya hanya mencoba mencorat-coret bentuk asal untuk background si huruf nya, tetapi pada akhirnya dengan begitu saya dapat menciptakan karya seperti itu, dan agak kaget juga setelah dilihat lagi dan diingat lagi, “kenapa dulu bisa kepikiran bikin seperti itu?”

    Selain elemen dasar, prinsip-prinsip desain seperti keseimbangan, kesatuan, irama, dan kontras juga sangat tampak pada karya ini:

    1. Keseimbangan (Balance):
      • Desain ini menunjukkan keseimbangan antara unsur modern (huruf dan gradasi warna) dan unsur tradisional (pola burung dan dahan tanaman). Keseimbangan ini menjamin keselarasan dalam desain sehingga karya tampak menyatu dan utuh.
      • Bentuk “X” di tengah komposisi juga berfungsi sebagai titik pusat keseimbangan yang mengatur sebaran unsur visual di setiap sudut karya.
    2. Kesatuan (Unity):
      • Karya ini menghadirkan kesatuan yang kuat, dimana setiap elemen baik modern maupun tradisional terintegrasi dengan baik. Huruf, pola geometris, gradasi warna, dan simbol tradisional sepertinya tidak saling bertentangan, melainkan menyatu dalam komposisi yang harmonis. Kesatuan ini dicapai melalui pilihan warna yang konsisten sehingga menciptakan transisi mulus antara satu elemen dengan elemen lainnya.
    3. Irama (Rhythm):
      • Irama tersebut terdapat pada pengulangan pola huruf “AVMHAV” yang menciptakan aliran visual dari satu sisi ke sisi lainnya. Ritme ini menciptakan dinamika dan membuat mata bergerak teratur sesuai pola yang ada.
      • Selain huruf, gradasi warna yang membentuk pola undakan juga menambah ritme sehingga membuat mata berangsur-angsur mengikuti transisi warna dari merah jambu ke merah tua.
    4. Kontras (Contrast):
      • Karya ini menggunakan kontras warna untuk menonjolkan huruf dan pola tertentu. Misalnya, huruf gelap dengan latar belakang lebih terang menciptakan kontras yang kuat sehingga huruf tampak lebih terang dan dominan.
      • Kontras ini tidak hanya memberikan tujuan estetika, namun juga menambah kedalaman dan dimensi pada desain, memperkuat perasaan tiga dimensi.

    Di Indonesia, konsep nirmana semakin populer sejak berkembangnya pendidikan seni modern, terutama melalui pengaruh Eropa dan Jepang. Banyak seniman dan desainer Indonesia yang belajar seni rupa di lembaga pendidikan seni dalam dan luar negeri yang mengenal konsep nirmana melalui kursus dasar seni rupa. Sejak saat itu, nirmana menjadi salah satu landasan pendidikan seni di Indonesia dan banyak diterapkan dalam berbagai karya seni.

    Untuk simbol dan makna sebenernya, kalau dalam nirmana itu tidak ada, dikarenakan pada dasarnya nirmana itu suatu visual yang tidak ada arti/ makna nya, sesuai dengan arti menurut bahasa, yang dimana nir itu tanpa, dan mana itu arti/ makna, jadinya tanpa arti. Tetapi jika untuk motif batik nya, itu dia memiliki makna, yaitu menggambarkan kehidupan sosial masyarakat Banyumas, di mana rumah adat Banyumas Tikelan selalu dikelilingi oleh ayam peliharaan.

    Kesimpulannya Perpaduan nirmana, gradasi warna, dan unsur huruf pada karya batik ini menciptakan harmoni indah antara tradisi dan inovasi. Karya ini menjadi contoh nyata bahwa batik tidak hanya tentang corak dan warna saja, namun juga tentang bagaimana memadukan unsur-unsur seni rupa menjadi satu kesatuan yang memiliki makna dan estetika.

    Kesimpulannya, dengan melihat dan memahami karya tersebut, kita bisa mengapresiasi keindahan batik dalam berbagai wujudnya. Batik yang dipadukan dengan unsur modern seperti font dan gradasi warna menunjukkan bahwa batik tetap relevan dan dapat terus beradaptasi dengan perubahan zaman. Kami berharap karya-karya seperti ini terus berkembang dan membawa batik Indonesia ke kancah dunia.

    Referensi:

  • Mencari Ruang di Dunia Digital : Tantangan Eksistensi Radio di Era Digital

    Radio, media yang telah menemani kita sejak puluhan tahun lalu, kini menghadapi tantangan baru di era digital. Dulu, radio adalah satu-satunya sumber hiburan dan informasi bagi banyak orang. Namun, dengan munculnya berbagai platform digital seperti podcast, streaming musik, dan media sosial, posisi radio mulai terancam. Lantas, bagaimana radio dapat bertahan dan bahkan berkembang di tengah persaingan yang begitu ketat?

    Masa Depan media konvensional terlihat semakin kompleks di tengah persaingan sengit dengan media digital yang terus berkembang. Dalam beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap media dengan drastis.

    Menghadapi Era Persaingan Digital: Apakah Radio Mampu Bertahan?

    Saat ini, masa depan media konvensional, termasuk radio, terlihat lebih kompleks di tengah dominasi media digital yang terus berkembang pesat. Dalam beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap media secara drastis. Internet, media sosial, dan platform streaming telah menjadi sumber utama bagi banyak orang untuk mendapatkan berita dan hiburan. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar tentang nasib media konvensional seperti koran, majalah, televisi, dan tentu saja, radio.

    Melihat tren pengguna internet yang terus meningkat di Indonesia, jelas bahwa generasi milenial, terutama yang berusia 18-35 tahun, menjadi kelompok yang paling terhubung dengan teknologi. Berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia mencapai 215,63 juta orang pada periode 2022-2023, setara dengan 78,19% dari total populasi Indonesia. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dan penetrasi internet di Indonesia diperkirakan akan terus tumbuh.

    Perubahan perilaku konsumsi konten oleh generasi muda telah membawa tantangan tersendiri bagi radio. Sebagian besar masyarakat kini lebih memilih mengonsumsi konten digital melalui YouTube, aplikasi streaming musik, media sosial, dan podcast. Meski begitu, radio tetap memiliki potensi untuk bertahan dan berkembang dengan memanfaatkan keunggulannya dalam menyajikan informasi dan hiburan secara langsung dan autentik.

    Radio di Era Digital: Bertahan dengan Adaptasi dan Inovasi

    Di tengah pesatnya kemajuan teknologi digital, radio tetap menjadi salah satu media penting dalam penyebaran informasi. Faktanya, radio masih dianggap sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif yang memiliki kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Berdasarkan laporan Outlook Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020/2021, subsektor televisi dan radio berhasil menyumbang Rp122,65 triliun untuk PDB Nasional tahun 2020, dengan tingkat pertumbuhan sebesar 10,42%. Angka ini menunjukkan bahwa radio masih memiliki daya tarik bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang menginginkan informasi cepat dan relevan.

    Menariknya, meski berhadapan dengan gempuran teknologi digital, radio masih mampu mempertahankan popularitasnya. Berdasarkan laporan dari We Are Social tahun 2021 yang dikutip oleh Kompas.id, sebanyak 52,1% masyarakat berusia 16-64 tahun masih mendengarkan siaran radio melalui streaming setiap bulannya. Angka ini menunjukkan bahwa radio tetap memiliki audiens yang loyal, meskipun harus bersaing dengan platform audio lain yang menawarkan lebih banyak pilihan konten.

    Perubahan Pola Iklan dan Model Bisnis Radio

    Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi radio adalah perubahan pola iklan. Di era digital, pendapatan iklan mulai beralih ke platform online yang menawarkan pengukuran data audiens lebih akurat. Ini membuat media konvensional seperti radio harus menghadapi penurunan pendapatan iklan yang sebelumnya menjadi sumber utama pendapatan mereka. Untuk menghadapi hal ini, banyak stasiun radio kini mulai berinovasi dengan mencari cara alternatif agar bisa tetap mendapatkan penghasilan, salah satunya dengan menjalin kerja sama dengan platform digital atau menawarkan konten premium yang dapat diakses dengan berlangganan.

    Strategi Digitalisasi Radio untuk Bertahan di Tengah Kompetisi

    Agar tetap relevan dan bertahan di era digital, radio harus menginvestasikan waktu dan sumber daya dalam transformasi digital. Berikut beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh radio untuk menghadapi era persaingan ini:

    1. Meningkatkan Kehadiran di Media Sosial
      Radio dapat memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan audiensnya. Dengan membuat akun di berbagai platform media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Facebook, stasiun radio bisa lebih dekat dengan pendengarnya dan mengikuti tren yang sedang populer. Selain itu, media sosial bisa menjadi sarana promosi yang efektif untuk program-program radio tertentu, meningkatkan keterlibatan dan menarik audiens yang lebih muda.
    2. Berinovasi dengan Konten Podcast dan Streaming
      Podcast dan layanan streaming memberikan peluang baru bagi radio untuk menjangkau pendengar yang lebih muda dan lebih tech-savvy. Radio dapat mengonversi program-program terbaiknya menjadi podcast yang bisa didengarkan kapan saja oleh pendengar. Dengan begitu, konten radio bisa lebih fleksibel dan audiens bisa mendengarkan program favorit mereka tanpa terikat waktu.
    3. Menghadirkan Program Interaktif
      Program radio yang interaktif, seperti panggilan langsung atau siaran langsung melalui video di media sosial, dapat meningkatkan keterlibatan pendengar. Ini memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih personal dan menarik bagi audiens. Program yang melibatkan pendengar secara langsung, seperti kuis, diskusi, atau wawancara dengan tokoh publik, akan memberikan daya tarik yang unik dibandingkan dengan media digital lainnya.
    4. Menggunakan Data Audiens untuk Memahami Preferensi Pendengar
      Dalam era digital, data menjadi salah satu aset berharga. Radio dapat menggunakan data untuk memahami preferensi dan kebiasaan audiensnya, seperti waktu siaran yang paling banyak didengar atau jenis musik yang paling diminati. Dengan data ini, stasiun radio dapat menyusun program yang lebih sesuai dengan minat audiens, yang pada akhirnya dapat meningkatkan loyalitas pendengar.
    5. Kolaborasi dengan Platform Digital
      Kolaborasi dengan platform digital bisa menjadi cara efektif bagi radio untuk menjangkau lebih banyak audiens. Contohnya, stasiun radio dapat bekerja sama dengan Spotify atau YouTube untuk menayangkan program atau konten eksklusif. Kolaborasi seperti ini tidak hanya meningkatkan eksposur, tetapi juga membantu radio meraih pendapatan tambahan melalui model bisnis baru, seperti iklan digital atau langganan premium.
    6. Menghadirkan Konten Berita yang Berkualitas dan Terpercaya
      Di tengah banjir informasi dan berita yang tidak akurat, radio memiliki peluang untuk memperkuat citranya sebagai sumber informasi yang kredibel. Dengan menghadirkan berita yang terpercaya dan terverifikasi, radio bisa menjadi pilihan utama bagi pendengar yang mencari informasi akurat di tengah maraknya berita hoaks di internet. Program berita yang diiringi wawancara dengan pakar atau analisis mendalam dapat meningkatkan kredibilitas radio di mata pendengar.

    Masa Depan Radio di Tengah Ekosistem Media Digital

    Meski menghadapi tantangan besar, radio memiliki potensi untuk tetap eksis di era digital jika mampu beradaptasi dengan baik. Radio dapat memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat posisinya, menyasar audiens baru, dan memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih interaktif dan fleksibel. Transformasi ini tidak hanya membuat radio tetap relevan, tetapi juga membuka peluang baru bagi radio untuk berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat.

    Radio bukan hanya soal nostalgia atau romantisme masa lalu. Dengan langkah-langkah yang tepat, radio masih memiliki tempat penting dalam ekosistem media masa depan. Pengalaman mendengarkan radio yang unik, autentik, dan penuh interaksi tetap menjadi daya tarik tersendiri, yang mungkin tidak sepenuhnya bisa digantikan oleh media digital lainnya.

    Di era digital yang serba cepat ini, banyak yang menganggap media konvensional seperti radio telah mencapai masa senja. Namun, justru di tengah berbagai inovasi teknologi, radio memiliki potensi besar untuk tetap eksis dan berkembang. Dengan penyesuaian yang tepat dan inovasi yang kreatif, radio bisa menjadi bagian penting dari ekosistem media digital, menggabungkan elemen tradisionalnya dengan teknologi modern untuk menarik pendengar baru dan mempertahankan loyalitas audiens lama.

    Meski tantangan besar terus membayangi, transformasi digital justru dapat menjadi peluang bagi radio untuk beradaptasi dan memperkuat posisinya di tengah audiens digital. Perubahan ini memungkinkan radio untuk lebih fleksibel dalam menyediakan konten, berinteraksi dengan audiens, dan menawarkan pengalaman mendengarkan yang lebih kaya. Dengan adaptasi yang baik, radio bisa menjadi medium yang tetap relevan dan bahkan lebih berpengaruh di masa depan.

    Radio dan Transformasi Digital

    Banyak stasiun radio di seluruh dunia telah mulai mengadopsi teknologi digital untuk memperluas jangkauan dan memperkuat posisinya. Contohnya, beberapa stasiun radio kini menyediakan siaran dalam bentuk podcast atau memungkinkan pendengar mengakses siaran ulang melalui aplikasi streaming. Hal ini memberi fleksibilitas lebih bagi pendengar yang ingin mendengarkan konten favorit mereka kapan saja dan di mana saja.

    Di era digital, radio tidak lagi terbatas pada frekuensi AM atau FM, tetapi juga dapat dinikmati melalui internet. Platform streaming dan aplikasi radio online membuat radio lebih mudah diakses oleh audiens yang lebih muda dan lebih melek teknologi. Selain itu, melalui kolaborasi dengan platform digital, radio dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam. Dengan kata lain, radio kini dapat hadir dalam berbagai bentuk dan format, mulai dari siaran langsung, rekaman ulang, hingga klip audio singkat yang dapat diakses melalui media sosial.

    Menyasar Audiens Baru Melalui Media Sosial

    Media sosial kini menjadi salah satu alat paling kuat untuk menarik audiens baru, khususnya generasi milenial dan Gen Z yang menghabiskan sebagian besar waktunya di platform seperti Instagram, Twitter, TikTok, dan YouTube. Dengan menghadirkan konten radio yang segar dan relevan di media sosial, stasiun radio dapat menarik perhatian audiens yang lebih muda. Misalnya, stasiun radio dapat memposting potongan siaran dalam bentuk video atau klip pendek yang memancing minat dan rasa penasaran audiens.

    Media sosial juga membuka ruang bagi radio untuk membangun komunitas dengan audiensnya. Melalui interaksi yang lebih langsung, seperti komentar atau polling di Instagram Stories, radio dapat menciptakan hubungan yang lebih erat dengan pendengar, membuat mereka merasa lebih terlibat dalam proses penyiaran. Dengan memanfaatkan platform media sosial, radio dapat menawarkan pengalaman yang lebih interaktif, di mana pendengar tidak hanya sebagai penerima pasif, tetapi juga dapat memberikan pendapat atau berinteraksi langsung dengan penyiar.

    Menghadirkan Pengalaman Mendengarkan yang Interaktif

    Salah satu keunggulan radio yang tetap relevan di era digital adalah kemampuannya untuk menghadirkan pengalaman mendengarkan yang autentik dan interaktif. Banyak orang masih menikmati pengalaman mendengarkan suara penyiar radio favorit yang secara langsung menyapa audiens, memperdengarkan lagu-lagu populer, atau membahas topik-topik menarik. Radio memiliki unsur keintiman yang sulit digantikan oleh platform digital lainnya, karena pendengar merasa seperti sedang berbicara dengan seorang teman.

    Untuk meningkatkan interaksi, banyak stasiun radio mulai menggunakan teknologi seperti live streaming video dan chat langsung selama siaran. Ini memungkinkan pendengar tidak hanya mendengarkan, tetapi juga melihat ekspresi dan gestur penyiar serta berpartisipasi langsung melalui komentar atau pesan. Inovasi ini membawa radio ke level yang lebih tinggi, di mana pengalaman mendengarkan bisa menjadi lebih menarik dan penuh interaksi.

    Diversifikasi Konten: Memperluas Cakupan dan Menyajikan Konten yang Lebih Bervariasi

    Untuk bertahan di tengah persaingan, radio juga perlu berinovasi dalam hal konten. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak stasiun radio mulai mengembangkan format program yang lebih bervariasi, seperti podcast, talk show, atau segmen khusus tentang berita, teknologi, dan gaya hidup. Selain itu, radio juga mulai banyak melibatkan tokoh-tokoh terkenal, ahli, atau influencer sebagai bintang tamu, sehingga kontennya lebih menarik bagi audiens.

    Diversifikasi konten ini memungkinkan radio menjangkau audiens yang lebih luas dengan minat yang beragam. Pendengar kini dapat memilih program yang sesuai dengan preferensi mereka, baik itu musik, obrolan ringan, berita politik, atau diskusi mendalam tentang isu-isu sosial. Dengan menghadirkan konten yang bervariasi dan relevan, radio dapat terus menarik pendengar baru serta mempertahankan audiens lama.

    Kolaborasi dengan Platform Streaming dan Penyedia Konten Digital

    Kolaborasi dengan platform streaming seperti Spotify, YouTube, atau aplikasi podcast memberikan peluang baru bagi radio untuk menggabungkan kekuatannya dengan layanan digital. Banyak stasiun radio yang mulai memanfaatkan platform-platform ini untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Contohnya, program radio tertentu bisa ditayangkan secara live di YouTube atau disimpan sebagai episode podcast di Spotify. Langkah ini membuka peluang bagi radio untuk menjadi lebih fleksibel dalam format penyiaran, sehingga dapat diakses oleh audiens kapan saja dan di mana saja.

    Selain itu, kolaborasi ini juga membuka kesempatan bagi radio untuk mendapatkan pendapatan tambahan melalui iklan digital atau model langganan. Dengan demikian, radio tidak hanya bisa memperluas jangkauan, tetapi juga menciptakan sumber pendapatan baru yang lebih berkelanjutan.

    Menawarkan Nilai yang Berbeda dari Media Digital Lainnya

    Di tengah persaingan dengan media digital yang menawarkan berbagai macam konten, radio memiliki keunggulan dalam menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih personal dan autentik. Tidak seperti media sosial atau streaming musik, radio memiliki penyiar yang berbicara langsung dengan pendengarnya, memberikan rasa keakraban dan kehangatan yang sulit ditemukan di platform lain. Kehadiran penyiar radio yang bisa memberikan komentar atau pendapat pribadi memberikan sentuhan yang unik, membuat pendengar merasa seperti sedang mendengarkan seorang teman.

    Selain itu, radio juga bisa menawarkan konten yang bersifat lokal dan spesifik. Banyak stasiun radio yang menyajikan berita atau informasi terkini yang relevan dengan wilayah tertentu, menjadikan radio sumber informasi yang penting bagi masyarakat setempat. Ini adalah nilai tambah yang tidak selalu bisa disediakan oleh platform digital global yang cenderung mengutamakan konten internasional.

    Masa Depan Radio: Inovasi yang Membuka Jalan untuk Tetap Eksis

    Meski menghadapi banyak tantangan, radio memiliki peluang besar untuk terus eksis jika mampu beradaptasi dan berinovasi. Transformasi digital adalah kunci bagi radio untuk terus relevan di era yang didominasi oleh media digital. Dengan memanfaatkan teknologi, meningkatkan interaksi dengan audiens, menyajikan konten yang lebih bervariasi, dan berkolaborasi dengan platform digital, radio dapat menjadi medium yang tetap memiliki tempat di hati pendengar.

    Radio tidak hanya soal nostalgia atau romantisme masa lalu. Dengan langkah-langkah yang tepat, radio masih memiliki tempat penting dalam ekosistem media masa depan. Keunikan pengalaman mendengarkan radio yang penuh keakraban, spontanitas, dan interaksi langsung tetap menjadi daya tarik tersendiri yang mungkin tidak sepenuhnya bisa digantikan oleh media digital lainnya. Dengan demikian, meskipun berada di tengah persaingan sengit, radio tetap memiliki potensi untuk berkembang dan bertahan sebagai salah satu bentuk media yang relevan di masa mendatang.

    Referensi :

    Lathifah, K., & Ismandianto. (2021). Konvergensi Radio dalam Mempertahankan Eksistensi di Era Digital dan Covid-19. Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM)4(1), 130–142.

    Pengguna Internet di Indonesia Makin Tinggi: Indonesia Baik. (n.d.). Retrieved from https://indonesiabaik.id/infografis/pengguna-internet-di-indonesia-makin-tinggi

    Hari Penyiaran Nasional: Radio Masih Tetap Berjaya di Tengah Digitalisasi. (n.d.). Retrieved from https://kemenparekraf.go.id/ragam-ekonomi-kreatif/hari-penyiaran-nasional-radio-masih-tetap-berjaya-di-tengah-digitalisasi

  • Apa itu Sistem Informasi Akuntansi ?

    Sebelum mengetahui apa itu Sistem Informasi Akuntansi, alanglah lebih baik kita mengetahui dulu apa yang disebut dengan sistem.

    Pengertian Sistem

    Secara konseptual kita dapat menjabarkan definisi sistem dalam dua kelompok pendekatan, yaitu defnisi sistem yang menekankan pada sisi prosedur yang merupakan suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

    Selanjutnya, definisi sistem yang menekankan pada elemen atau komponennya merupakan kumpulan dari elemen atau komponen yang saling berinteraksi secara harmonis (integrasi) untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

    Agar sistem dapat dikenal antara satu sistem dengan sistem lainnya, maka berikut ciri-ciri sistem menurut Azhar Susanto (2017) : tujuan sistem, batas sistem, subsistem, hubungan sistem, ingkungan sistem dan input, proses, output. Untuk lebih jelasnya karakteristik sistem akan diuraikan sebagai berikut :

    a. Tujuan Sistem

    Tujuan sistem merupakan target atau sasaran akhir yang ingin dicapai oleh suatu sistem. Agar target tersebut bisa tercapai, maka target atau sasaran tersebut harus diketahui terlebih dahulu ciri-ciri atau kriterianya. Ciri-ciri atau kriteria dapat juga digunakan sebagai tolak ukur dalam menilai keberhasilan suatu sistem dan menjadi dasar dilakukannya suatu pengendalian. Oleh karena itu di dalam menentukan tujuan suatu sistem harus diupayakan melibatkan orang-orang yang memiliki pengalaman yang sesuai dengan tujuan sistem yang akan dibangun untuk menghindari adanya penyimpangan baik dalam perancangan maupun pelaksanaannya.

    b. Batas Sistem

    Batas sistem merupakan garis abstraksi yang memisahkan antara sistem dan lingkungannya. Batas sistem ini bagi umat manusia sangat relatif dan tergantung kepada tingkat pengetahuan dan situasi kondisi yang drasakan oleh orang yang melihat sistem tersebut.

    c. Subsistem

    Subsistem merupakan komponen atau bagian dari suatu sistem, bisa fisik atau abstrak. Istilah lain dari kata subsistem adalah komponen, elemen atau unsur. Subsistem istilah yang digunakan untuk menunjukkan bagian dari sistem pada saat sistem tersebut menjadi konteks pembahasan. Jika subsistem tersebut menjadi sistem dan di dalam sistem ini juga terdapat subsistem yang lebih kecil, yang disebut sebagai supersistem.

    d. Hubungan dan Herarki Sistem

    Hubungan sistem adalah hubungan yang terjadi antara subsistem dengan subsistem lainnya yang setingkat atau antara subsistem dengan sistem yang lebih besar. Ada dua macam hubungan sistem, yaitu hubungan horizontal dan hubungan vertikal. Hubungan sistem dengan subsistem yang terlihat di gambar disebut dengan hubungan herarki yang menggambarkan tingkatan. Sedangkan hubungan horizontal menunjukkan hubungan antara subsistem dengan subsistem lainnya yang setingkat.

    e. Komponen/Elemen Sistem (Input-Proses-Output)

    Tiga komponen sistem fungsi/subsistem adalah input-proses- output, fungsi ini juga menunjukkan bahwa sistem sebagai proses tidak bisa berdiri sendiri, harus ada input dan output. Input merupakan segala sesuatu yang masuk ke dalam suatu sistem yang berupa energi, manusia, data, modal, dll. Proses merupakan perubahan dari input menjadi output. Output adalah hasil dari suatu proses yang merupakan tujuan dari keberadaan sistem.

    i. Lingkungan Sistem

    Lingkungan sistem adalah faktor-faktor di luar sistem yang mempengaruhi sistem. Lingkungan sistem ada dua macam yaitu lingkungan eksternal (lingkungan yang berada di luar sistem) dan lingkungan internal (lingkungan yang berada di dalam suatu sistem).

    Pengertian Sistem Informasi

    Sistem Informasi merupakan kombinasi dari dua suku kata yang mana suku kata tersebut bila secara mandiri memiliki arti yang berbeda, sehingga sebelum menjelaskan definisi sistem informasi, sangat diperlukan penjelasan mengenai konsep data dan informasi.

    Simpulan dari definisi Informasi dari berbagai pakar dapat dinyatakan sebagai berikut: “Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya”. Dari definisi tersebut dapat kita simpulkan bahwa pada dasarnya informasi merupakan hasil dari pengolahan data.

    Sistem informasi telah banyak di definisikan oleh para pakar, yang pada intinya bahwa sistem Informasi merupakan komponen-komponen dari subsistem yang saling berhubungan dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi. Hal ini menunjukan bahwa sistem informasi merupakan suatu sistem yang secara khusus digunakan untuk melakukan pengolahan data menjadi informasi.

    Penggunaan Sistem informasi dalam suatu organisasi bentuknya bisa bermacam ragam, antara lain sebagai berikut:

    1. Manual Information System, merupakan sistem informasi yang pengolahan datanya bersumber dari proses manual di mana manusia lebih berperan.
    2. Mechanical Information System, merupakan sistem informasi yang pengolahan datanya bersumber dari proses peralatan atau mesin-mesin pembukuan dalam bentuk ini peran manusia masih dominan.
    3. Computer Based Information System, merupakan sistem informasi yang pengolahan datanya bersumber dari proses EDP di mana peran manusia kurang dominan karena sebagian besar peran manusia diambil alih oleh computer (IT).

    Sistem Informasi dapat juga dinyatakan sebagai sistem pengolah data yang dapat didefinisikan sebagai serangkaian operasi atas informasi yang direncanakan, guna mencapai tujuan atau hasil yang diinginkan. Pada dasarnya suatu sistem pengolahan data merupakan operasi berulang/atau yang dapat disebut dengan siklus, atau bisa juga disebut dengan data processing cycles (siklus pengolahan data). Unsur-unsur pokok dari aktivitas pengolahan data pada dasarnya mengacu pada terminologi komputer sebagai berikut:

    1. Reading (membaca)
    2. Writing, typing, card punching or paper tap perforating, frequently called input (menulis, mengetik membuat lubang/punch pada kartu atau paper sering disebut sebagai input)
    3. Recording or Printing, frequently called output (menyimpan atau mencetak sering disebut sebagai output)
    4. Sorting (mengurut/menyortir)
    5. Transmitting (menyampaikan atau memindahkan)
    6. Calculating(menghitung)
    7. Comparing (membandingkan)
    8. Storing (menyimpan)

    Untuk mengolah data sehingga menghasilkan informasi sistem komputer dibantu oleh 6 (enam) komponen. (Azhar Sustanto. 2017), berikut penjelasan ke enam komponen sistem informasi akuntansi :

    1. Hardware. Hardware merupakan peralatan pada sistem komputer yang secara fisik dapat dilihat dan dipegang terdiri dari unsur- unsur:
    • Bagian pengolahan data (CPU/Central Processing Unit), adalah bagian yang terpenting yang mengatur segala pengolahan data dalam komputer.
    • Bagian penyimpanan data (memory/main storage space), adalah tempat menyimpan semua data yang merupakan ruang kerja CPU, memory ini terdiri dari:
      • RAM (Random Acces Memory) sifatnya sementara, data sewaktu-waktu dapat dihilangkan baik oleh kemauan operator atau listrik padam.
      • ROM (Read Only Memory) secara menyeluruh sifatnya tetap, biasanya data berupa instruksi yang akan digunakan oleh komputer dihilangkan dengan alat khusus.
    • Memory terdiri dari beberapa unit:
      • Unit register (register unit) yaitu mengatur urutan instruksi yang terekam
      • Unit pengontrol (control unit) yaitu pusat pengontrol untuk semua mekanisme kerja
      • Unit penghitungan (aritmatic unit) yaitu fungsi penghi- tungan
      • Unit logika yaitu melakukan logika misalnya memilih dan meneruskan.
    1. Software. Merupakan Program yang berisi perintah untuk melakukan pengolahan data. Software dapat dibedakan menjadi software operasi dan software aplikasi. Software operasi digunakan untuk menjalankan sistem computer (IOS, IBM, Windows, dll), sedangkan software aplikasi digunakan untuk mengoperasikan aplikasi atau pengolahan data yang lebih spesifik seperti SPSS untuk pengolahan data statistic, MYOB untuk akuntansi dll.
    2. Brainware. Merupakan pengguna dalam hal ini manusia yang terlibat dalam pengoperasian aplikasi komputer. Azhar Susanto (2017), menjelaskan komponen brainware terdiri dari Manager sistem informasi, Analis sistem informasi, Ahli komunikasi, Administrator database dan Programer.
    3. Prosedure. Prosedur dalam konteks umum dapat didefinisikan sebagai alur/mekanisme/proses. Dalam konteks yang lebih spesifik pprosedur merupakan urut-urutan yang menjelasan tahapan- tahapan perintah/instruksi yang menerangkan apa yang harus dikerjakan, siapa yang mengerjakannya, kapan dikerjakan dan bagaimana (mengerjakannya). Dalam kontek komponen sistem informasi akuntansi, Prosedur dapat didefinisikan sebagai rangkaian aktivitas/transaksi yang terjadi dalam kegiatan pengilahan transaksi keuangan, contohnya adalah: Siklus peneriman, Siklus produksi dan penggajian, Siklus pengeluaran, Penerimaan dan pengeluaran kas, Siklus GL dan pembuatan laporan keuangan.
    4. Database. Merupakan media penyimanan yang digunakan untuk mengumpulkan seluruh data data perusahaan dengan kapasitas penyimpanan yang besar. Database dapat juga dinyatakan sebagai kumpulan data yang terorganisasi, yang umumnya disimpan dan diakses secara elektronik dari suatu sistem komputer. Database dapat berupa Eksternal data keuangan dan internal data keuangan.
    5. Jaringan komunikasi. Merupakan suatu jaringan yang terhubung antara bagian-bagian dalam suastu organisasi yang bertujuan untuk menghasilkan komunikasi yang efektif dan efisien. Jaringan komunikasi dapat berupa satelit, intranet, internet, Network card untuk LAN, HUB/Switching, Acces point wireless LAN, Fiber optic, Router exchange, modem, Wireless Cardbus Adapter, Stasiun pemancar dan penerima, Very Small Aperturer Satelite (VSAT), Satelit, dan masih banyak lagi yang lainnya.

    Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

    AAA (American Accounting Association) menyatakan definisi akuntansi sebagai berikut:

    Accounting is the processes of identifying, measuring, and reporting economic information, which enable clear and unambiguous evaluation and decision, making by those who use the information” (Akuntansi merupakan proses mengidentifikasi, mengukur dan melaporkan informasi keuangan yang memungkinkan evaluasi dan pengambilan keputusan yang jelas dan tidak ambigu dari mereka yang menggunakan informasinya).

    Berdasarkan definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa: Akuntansi merupakan proses yang terdiri dari identifikasi, pengukuran dan pelaporan informasi ekonomi (bagian ini menjelaskan tentang kegiatan ekonomi). Informasi ekonomi yang dihasilkan oleh akuntansi diharapkan berguna dalam pengambilan keputusan mengenai kesatuan usaha yang bersangkutan (bagian ini menunjukan kegunaan dari output akuntansi untuk penentuan strategi segi kegunaan dari akuntansi).

    Sistem informasi akuntansi pada dasarnya merupakan sistem informasi yang didesain untuk menghasilkan informasi akuntansi/keuangan yang berkualitas untuk pengambilan keputusan bagi para penggunanya. Sistem informasi akuntansi adalah solusi yang tepat dalam menangani permasalahan dalam proses bisnis perusahaan. Penggunaan sistem informasi dalam suatu organisasi ditujukan untuk mendukung proses bisnis perusahaan dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisian serta agar perusahaan dapat menyebarnya informasi akuntansi/keuangan di setiap lini manajemen perusahaan.

    Sistem informasi akuntansi mulai dikembangkan pada tahun 1960-an, yang diawali dengan lahirnya Electronic Data Processing (EDP), yang merupakan sistem pengolahan data secara elektronik untuk suatu aktivitas bisnis yang spesifik (contoh: penjualan, pengadaan, pembayaran dll). Sistem informasi akutansi lahir untuk menyempurnakan konsep EDP, dengan cara mengintegrasikan berbagai pengolahan data elektronik (EDP) dalam suatu organisasi sehingga aktivitas bisnis/keuangan dapat berjalan dengan efektif dan efisien dengan tujuan utama untuk menghasilkan informasi Akuntansi/ keuangan yang terpadu, akurat, dan andal.

    Secara konseptual Sistem informasi merupakan gabungan dari berbagai pengolahan data secara elektronik yang bertujuan untuk mengolah data menjadi informasi berkualitas yang di butuhkan dalam hal pengambilan keputusan berbagai penggunanya. Bagranoff et al., (2012:8).

    Selanjutnya, Laudon & Laudon (2012:15) berpendapat bahwa sistem informasi akuntansi yang didefinisikan secara teknik adalah sekumpulan komponen yang saling berhubungan yang mengumpulkan, memproses, menyimpan dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian dalam suatu organisasi.

    Berdasarkan berbagai definisi tersebut maka dapat dinyatakan bahwa sistem informasi akuntansi merupakan integrasi dari berbagai jaringan pengolahan data elektronik yang terpadu dengan berbagai komponen pendukungnya yang bertujuan untuk mengolah data akuntansi/keuangan menjadi informasi akuntansi/keuangan yang dapat digunakan berbagai pengguna informasi untuk pengambilan keputusan strategis yang efektif dan efisien.

    Komponen Utama Sistem Informasi Akuntansi

    Sistem informasi akuntansi terdiri dari 3 komponen utama, yaitu :

    Input, merupakan segala sesuatu yang masuk ke dalam suatu sistem, input bervariasi bisa berupa energi, manusia, data, modal dll. Input merupakan pemicu bagi sistem untuk melakukan proses.

    Proses, merupakan perubahan dari input menjadi output. Proses mungkin berupa perakitan yang menghasilkan satu macam outputdari berbagai macam input yang disusun berdasarkan aturan tertentu.

    Output, adalah hasil dari suatu proses yang merupakan tujuan dari keberadaan sistem. Output dapat diklasifikasikan menjadi tiga macam, yaitu:

    • Output yang langsung diberikan ke konsumen untuk dikonsumsi
    • Output suatu sistem yang dikonsumsi oleh subsistem yang lain dalam sistem yang sama dalam suatu siklus produksi
    • Output yang merupakan bagian dari output secara keseluruhan yang dapat dikonsumsi oleh sistem yang lain atau oleh sistem yang bersangkutan, tapi menjadi tidak berguna kalau dibuang ke lingkungan.

    Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi

    Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi secara umum yaitu untuk mengolah data transaksi keuangan perusahaan, penggunaan yang lebih spesifik selanjutnya dapat dijelaskan sebagai berikut:

    • Menyediakan Laporan keuangan secara periodik (rutin) bagi pihak internal dan pihak eksternal. Laporan keuangan perusahaan merupakan informasi akuntansi/keuangan yang berharga bagi berbagai pihak yang membutuhkan, hal ini sejalan dengan tujuan perusahaan dalam menggunakan sistem informasi yaitu untuk memenuhi kebutuhan informasi akuntansi/keuangan dari para investor, kreditor, dinas pajak, badan-badan pemerintah dll.
    • Mensuport aktivitas transaksi keuangan secara rutin dalam suatu organisasi/entitas. Pimpinan dan manajer, membutuhkan sistem informasi untuk membantu akivitas rutin suatu organisasi perusahaan. Aktivitas rutin yang dilakukan perusahaan seperti: penerimaan pesanan pelanggan, mengirimkan barang atau jasa, membuat faktur penagihan, dan melakukan penagihan pada pelanggan.
    • Mendukung dalam Proses Pengambilan Keputusan. Dengan adanya sistem informasi akuntansi proses pengambilan keputusan pada setiap lini organisasi dapat tercapai dengan segera, contohnya informasi yang berkaitan bagus dan pelanggan mana yang paling banyak melakukan transaksi pembelian dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan.
    • Melaksanakan aktivitas Perencanaan dan Pengendalian Internal
    • Sistem informasi akuntansi diperlukan juga dalam proses perencanaan dan pengendalian. Informasi mengenai anggaran biaya dan penerimaan kas perusahaan yang disimpan dalam database perusahaan dapat digunakan untuk aktivitas perencanaan perusahaan. Pengendalian internal mencakup kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur yang diterapkan dengan tujuan untuk melindungi asset kekayaan perusahaan dari kerugian korporasi dan memelihara keakuratan data keuangan perusahaan. Sebagai contoh suatu sistem informasi dapat mencegah adanya penyalah gunaan penggunaan data-data keuangan perusahaan karena dengan adanya sistem komputerisasi seorang pegawai memiliki hak akses masing- masing terhadap sistem operasi komputer yang akan dikerjakannya. Sistem komputer akan membatasi hak akses dari masing-masing pengguna sistem informasi tersebut sehingga kerahasiaan data dapat terjaga dengan baik. Di samping itu dengan adanya sistem informasi format data entri dapat dirancang secara otomatis untuk memeriksa error dan mencegah jenis tertentu dari data entri yang akan melanggar aturan-aturan yang sudah dibuat.

    Fungsi Sistem Informasi Akuntansi

    Sistem informasi Akuntansi akan melakukan lima fungsi utama dalam aktivitas kegiatannya sehari-hari yaitu:

    1. Aktivitas mengidentifikasikan, mengumpulkan dan menyimpan data dari seluruh operasi perusahaan. Fungsi ini terdiri dari akti-vitas memeriksa keabsahan data transaksi dengan cara memeriksa ketepatan dan kelengkapan dari dokumen/formulir yang tersedia, menginput data transaksi ke dalam sistem pemrosesan, dan menyimpan data transaksi ke dalam media penyimpanan (database/ arsip perusahaan)
    2. Melakukan pemrosesan data menjadi informasi yang berguna bagi berbagai pihak yang berkepentingan. Aktivitas ini meliputi:
      • Pengklasifikasian data
      • Mencatat dokumen
      • Mengurutkan atau menyusun dan mengelompokkan data
      • Menggabungkan data
      • Melakukan penghitungan
      • Peringkasan dan pelaporan hasil pengolahan data.
    3. Melakukan manajemen data-data yang ada ke dalam kelompok- kelompok sudah ditetapkan oleh perusahaan. Fungsi manajemen data meliputi: penyimpanan data, pemutakhiran data, dan pemanggilan/pemunculan data kembali (retiriving).
    4. Melakukan kontrol data yang cukup sehingga aset organisasi dapat terjaga yang meliputi: menjaga dan menjamin keamanan asetperusahaan dan menjamin bahwa data yang diperoleh perusahaan sudah lengkap, akurat dan lengkap serta diproses sesuai dengan prosedur yang benar.
    5. Menyediakan informasi akuntansi/keuangan yang memadai bagi berbagai pihak yang berkepentingan seperti manajemen, investor, pimpinan perusahaan dan masih banyak lagi yang lainnya.

    Manfaat Sistem Informasi

    Sistem informasi memiliki berbagai macam manfaat di antaranya adalah untuk:

    1. menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien
    2. Meningkatkan kualitas pengolahan data dan mengurangi biaya produksi dan jasa yang dihasilkan serta meningkatkan efisiensi
    3. Meningkatkan kemampuan dalam hal pengambillan keputusan
    4. Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan.

    Referensi : Puspitawati, Lilis. Sri, Dewi, Anggadini. 2022. Desain dan Analisis Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi. Bandung: Informatika Bandung.

  • KESERUAN MENJADI MAHASISWA DKV

    Manusia, sebagai makhluk sosial mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi dengan makhluk hidup lain. Komunikasi dapat dilakukan baik secara lisan dan tulisan (visual). Contoh paling konkrit dari komunikasi lisan antara lain adalah berbicara, berdiskusi, melalui radio dan lain-lain; sedangkan komunikasi tulisan (visual) adalah surat, majalah, brosur, surat kabar, dan lain-lain. Bahkan dewasa ini, seiring dengan berkembangnya teknologi dan informasi, kita dapat juga berkomunikasi dengan cara yang menggabungkan kedua bentuk tersebut di atas, contohnya televisi dan multi media.
    Dalam era globalisasi dewasa ini, banyak di antara kita dengan kesibukan kita, kurang mempunyai waktu untuk berkomunikasi secara lisan lagi. Komunikasi lebih banyak dilakukan dengan tulisan, contohnya melalui memo, surat, faksimili, e-mail dan lain-lain; atau secara visual, contohnya dengan poster, leaflet, brosur dan lain-lain. Dengan perkembangan seperti inilah
    Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra 1 http://puslit.petra.ac.id/journals/design/
    Christine Suharto Cenadi
    ELEMEN-ELEMEN DALAM DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (Christine Suharto Cenadi)
    kemudian muncul kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki spesialisasi di bidang ini, yang kemudian muncul disipilin yang dikenal sebagai bidang graphic design atau Desain Komunikasi Visual.
    SEJARAH KOMUNIKASI VISUAL
    Sejak jaman pra-sejarah manusia telah mengenal dan mempraktekkan komunikasi visual. Bentuk komunikasi visual pada jaman ini antara lain adalah piktogram yang digunakan untuk menceritakan kejadian sehari-hari pada Jaman Gua (Cave Age), bentuk lain adalah hieroglyphics yang digunakan oleh bangsa Mesir. Kemudian seiring dengan kemajuan jaman dan keahlian manusia, bentuk-bentuk ini beralih ke tulisan, contohnya prasasti, buku, dan lain-lain. Dengan perkembangan kreatifitas manusia, bentuk tulisan ini berkembang lagi menjadi bentuk-bentuk yang lebih menarik dan komunikatif, contohnya seni panggung dan drama; seperti sendratari Ramayana, seni pewayangan yang masih menjadi alat komunikasi yang sangat efektif hingga sekarang.
    Sebagai suatu profesi, desain komunikasi visual baru berkembang sekitar tahun 1950-an. Sebelum itu, jika seseorang hendak menyampaikan atau mempromosikan sesuatu secara visual, maka ia harus menggunakan jasa dari bermacam-macam “seniman spesialis”. Spesialis-spesialis ini antara lain adalah visualizers (seniman visualisasi); typographers (penata huruf), yang merencanakan dan mengerjakan teks secara detil dan memberi instruksi kepada percetakan; illustrators, yang memproduksi diagram dan sketsa dan lain-lain.
    Dalam perkembangannya, desain komunikasi visual telah melengkapi pekerjaan dari agen periklanan dan tidak hanya mencakup periklanan, tetapi juga desain majalah dan surat kabar yang menampilkan iklan tersebut.Desainer komunikasi visual telah menjadi bagian dari kelompok dalam industri komunikasi – dunia periklanan, penerbitan majalah dan surat kabar, pemasaran dan hubungan masyarakat (public relations).
    DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DAN SENI MURNI
    Desain Komunikasi Visual bukan seni murni. Seorang seniman pada bidang seni murni terkadang mempunyai penonton atau pengamat hanya satu (seniman itu sendiri), dimana karya seni tersebut merupakan ekspresi emosi dan perasaan dari seniman itu sendiri yang pada akhirnya bertujuan untuk memuaskan diri seniman tersebut. Sedangkan seorang desainer komunikasi
    2 Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra http://puslit.petra.ac.id/journals/design/
    NIRMANA Vol. 1, No. 1, Januari 1999: 1 – 11
    visual menghadapi lebih dari satu pengamat yang kadangkala bisa mencapai jutaan orang, dimana desainer itu harus dapat memahami dan menginterpretasikan permintaan seseorang atau sekelompok orang ke dalam suatu karya desain yang pada akhirnya bertujuan untuk memuaskan orang atau sekelompok orang itu.
    Seringkali desain komunikasi visual tampak seperti seni murni, dan sebaliknya seni murni dapat tampak seperti desain komunikasi visual. Bahan dan teknik yang digunakan juga hampir sama, tetapi maksud dan tujuan masing-masingnya berbeda. Seniman dan desainer, keduanya berusaha memecahkan problem visual, tetapi seniman murni bertujuan lebih untuk memuaskan diri; sedangkan desainer harus menggerakkan sekelompok orang untuk menghadiri suatu acara, mengikuti petunjuk, memahami peta suatu lokasi atau membeli suatu produk.
    Desain komunikasi visual memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Kemanapun kita pergi, kita akan menjumpai informasi-informasi yang berkomunikasi secara visual. Tanda-tanda dan rambu-rambu lalu lintas, poster-poster promosi tentang restoran, hotel dan lain sebagainya, semua dapat memberikan informasi kepada pengamatnya yang terdiri dari berbagai kelompok usia dan berasal dari berbagai kalangan dan golongan. Hal ini juga yang membedakan desain komunikasi visual dari seni murni, di mana desain komunikasi visual harus bersifat universal (dapat dimengerti oleh semua orang), sedangkan dalam seni murni lebih bersifat emosional, di mana maksud dari seniman itu tidak harus dapat diartikan dan dibaca oleh orang lain.
    PENGERTIAN DAN FUNGSI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
    Desain komunikasi visual adalah desain yang mengkomunikasikan informasi dan pesan yang ditampilkan secara visual. Desainer komunikasi visual berusaha untuk mempengaruhi sekelompok pengamat. Mereka berusaha agar kebanyakan orang dalam target group (sasaran) tersebut memberikan respon positif kepada pesan visual tersebut. Oleh karena itu desain komunikasi visual harus komunikatif, dapat dikenal, dibaca dan dimengerti oleh target group tersebut.
    Seorang desainer komunikasi visual yang profesional harus memiliki pengetahuan dan kemampuan yang luas tentang komunikasi visual. Selain visualisasi dan bakat yang baik dalam berkomunikasi secara visual, ia juga harus mempunyai kemampuan untuk menganalisa suatu masalah, mencari solusi masalah tersebut dan mempresentasikan secara visual. Alat-alat canggih
    Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra 3 http://puslit.petra.ac.id/journals/design/
    ELEMEN-ELEMEN DALAM DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (Christine Suharto Cenadi)
    seperti komputer dan printer yang up-to-date hanya berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan produktifitas.1
    Dalam perkembangannya selama beberapa abad, desain komunikasi visual mempunyai tiga fungsi dasar, yaitu sebagai sarana identifikasi, sebagai sarana informasi dan instruksi, dan yang terakhir sebagai sarana presentasi dan promosi.
    a. Desain Komunikasi Visual sebagai sarana identifikasi
    Fungsi dasar yang utama dari desain komunikasi visual adalah sebagai sarana identifikasi. Identitas seseorang dapat mengatakan tentang siapa orang itu, atau dari mana asalnya. Demikian juga dengan suatu benda atau produk, jika mempunyai identitas akan dapat mencerminkan kualitas produk itu dan mudah dikenali, baik oleh produsennya maupun konsumennya. Kita akan lebih mudah membeli minyak goreng dengan menyebutkan merek X ukuran Y liter daripada hanya mengatakan membeli minyak goreng saja. Atau kita akan membeli minyak goreng merek X karena logonya berkesan bening, bersih, dan “sehat”.
    b. Desain Komunikasi Visual sebagai sarana informasi dan instruksi
    Sebagai sarana informasi dan instruksi, desain komunikasi visual bertujuan menunjukkan hubungan antara suatu hal dengan hal yang lain dalam petunjuk, arah, posisi dan skala; contohnya peta, diagram, simbol dan penunjuk arah. Informasi akan berguna apabila dikomunikasikan kepada orang yang tepat, pada waktu dan tempat yang tepat, dalam bentuk yang dapat dimengerti, dan dipresentasikan secara logis dan konsisten. Simbol-simbol yang kita jumpai sehari-hari seperti tanda dan rambu lalu lintas, simbol-simbol di tempat-tempat umum seperti telepon umum, toilet, restoran dan lain-lain harus bersifat informatif dan komunikatif, dapat dibaca dan dimengerti oleh orang dari berbagai latar belakang dan kalangan. Inilah sekali lagi salah satu alasan mengapa desain komunikasi visual harus bersifat universal.
    c. Desain Komunikasi Visual sebagai sarana presentasi dan promosi
    Tujuan dari desain komunikasi visual sebagai sarana presentasi dan promosi adalah untuk menyampaikan pesan, mendapatkan perhatian (atensi) dari mata (secara visual) dan membuat pesan tersebut dapat diingat; contohnya poster. Penggunaan gambar dan kata-kata yang diperlukan sangat sedikit, mempunyai satu makna dan mengesankan. Umumnya, untuk mencapai
    1 Bob Cotton (1990), The New Guide to Graphic Design, Oxford, Phaidon, h. 42
    4 Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra http://puslit.petra.ac.id/journals/design/
    NIRMANA Vol. 1, No. 1, Januari 1999: 1 – 11
    tujuan ini, maka gambar dan kata-kata yang digunakan bersifat persuasif dan menarik, karena tujuan akhirnya adalah menjual suatu produk atau jasa.
    ELEMEN-ELEMEN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
    Untuk dapat berkomunikasi secara visual, seorang desainer menggunakan elemen-elemen untuk menunjang desain tersebut. Elemen-elemen yang sering digunakan dalam desain komunikasi visual antara lain adalah tipografi, simbolisme, ilustrasi dan fotografi. Elemen-elemen ini bisa digunakan sendiri-sendiri, bisa juga digabungkan.
    Tidak banyak desainer komunikasi visual yang sangat “fasih” di setiap bidang ini, tetapi kebanyakan mempunyai kemampuan untuk bervisualisasi. Seorang desainer komunikasi visual harus mengenal elemen-elemen ini. Jika ia tidak dapat mengambil sebuah foto tentang kejadian tertentu, maka ia harus tahu fotografer mana yang mampu, bagaimana mengemukakan keinginannya dan bagaimana memilih hasil akhir yang baik untuk direproduksi. Ia juga harus dapat membeli dan menggunakan ilustrasi secara efektif, dan seterusnya.
    a. Desain dan Tipografi
    Tipografi adalah seni menyusun huruf-huruf sehingga dapat dibaca tetapi masih mempunyai nilai desain. Tipografi digunakan sebagai metode untuk menerjemahkan kata-kata (lisan) ke dalam bentuk tulisan (visual). Fungsi bahasa visual ini adalah untuk mengkomunikasikan ide, cerita dan informasi melalui segala bentuk media, mulai dari label pakaian, tanda-tanda lalu lintas, poster, buku, surat kabar dan majalah. Karena itu pekerjaan seorang tipografer (penata huruf) tidak dapat lepas dari semua aspek kehidupan sehari-hari.
    Menurut Nicholas Thirkell, seorang tipographer terkenal, pekerjaan dalam tipografi dapat dibagi dalam dua bidang, tipografer dan desainer huruf (type designer). Seorang tipografer berusaha untuk mengkomunikasikan ide dan emosi dengan menggunakan bentuk huruf yang telah ada, contohnya penggunaan bentuk Script untuk mengesankan keanggunan, keluwesan, feminitas, dan lain-lain. Karena itu seorang tipografer harus mengerti bagaimana orang berpikir dan bereaksi terhadap suatu image yang diungkapkan oleh huruf-huruf. Pekerjaan seorang tipografer memerlukan sensitivitas dan kemampuan untuk memperhatikan detil. Sedangkan seorang desainer huruf lebih memfokuskan untuk mendesain bentuk huruf yang baru.2
    Saat ini, banyak diantara kita yang telah terbiasa untuk melakukan visualisasi serta membaca dan mengartikan suatu gambar atau image. Disinilah salah satu tugas seorang tipografer
    2 Bob Cotton (1990), The New Guide to Graphic Design, Oxford, Phaidon, h. 111
    Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra 5 http://puslit.petra.ac.id/journals/design/
    ELEMEN-ELEMEN DALAM DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (Christine Suharto Cenadi)
    untuk mengetahui dan memahami jenis huruf tertentu yang dapat memperoleh reaksi dan emosi yang diharapkan dari pengamat yang dituju.
    Dewasa ini, selain banyaknya digunakan ilustrasi dan fotografi, tipografi masih dianggap sebagai elemen kunci dalam Desain Komunikasi Visual. Kurangnya perhatian pada pengaruh dan pentingnya elemen tipografi dalam suatu desain akan mengacaukan desain dan fungsi desain itu sendiri. Contohnya bila kita melihat brosur sebuah tempat peristirahatan (resor), tentunya kita akan melihat banyak foto yang menarik tentang tempat dan fasilitas dari tempat tersebut yang membuat kita tertarik untuk mengunjungi tempat tersebut untuk bersantai. Tetapi bila dalam brosur tersebut digunakan jenis huruf yang serius atau resmi (contohnya jenis huruf Times), maka kesan santai, relax dan nyaman tidak akan ‘terbaca’ dalam brosur tersebut.
    b. Desain dan Simbolisme
    Simbol telah ada sejak adanya manusia, lebih dari 30.000 tahun yang lalu, saat manusia prasejarah membuat tanda-tanda pada batu dan gambar-gambar pada dinding gua di Altamira, Spanyol. Manusia pada jaman ini menggunakan simbol untuk mencatat apa yang mereka lihat dan kejadian yang mereka alami sehari-hari.
    Dewasa ini peranan simbol sangatlah penting dan keberadaannya sangat tak terbatas dalam kehidupan kita sehari-hari. Kemanapun kita pergi, kita akan menjumpai simbol-simbol yang mengkomunikasikan pesan tanpa penggunaan kata-kata. Tempat-tempat umum seperti pusat perbelanjaan, hotel, restoran, rumah sakit dan bandar udara; semuanya menggunakan simbol yang komunikatif dengan orang banyak, walaupun mereka tidak berbicara atau menggunakan bahasa yang sama.
    Simbol sangat efektif digunakan sebagai sarana informasi untuk menjembatani perbedaan bahasa yang digunakan, contohnya sebagai komponen dari signing systems sebuah pusat perbelanjaan. Untuk menginformasikan letak toilet, telepon umum, restoran, pintu masuk dan keluar, dan lain-lain digunakan simbol.
    Bentuk yang lebih kompleks dari simbol adalah logo. Logo adalah identifikasi dari sebuah perusahaan, karena itu suatu logo mempunyai banyak persyaratan dan harus dapat mencerminkan perusahaan itu. Seorang desainer harus mengerti tentang perusahaan itu, tujuan dan objektifnya, jenis perusahaan dan image yang hendak ditampilkan dari perusahaan itu. Selain itu logo harus bersifat unik, mudah diingat dan dimengerti oleh pengamat yang dituju.
    c. Desain dan Ilustrasi
    6 Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra http://puslit.petra.ac.id/journals/design/
    NIRMANA Vol. 1, No. 1, Januari 1999: 1 – 11
    Ilustrasi adalah suatu bidang dari seni yang berspesialisasi dalam penggunaan gambar yang tidak dihasilkan dari kamera atau fotografi (nonphotographic image) untuk visualisasi. Dengan kata lain, ilustrasi yang dimaksudkan di sini adalah gambar yang dihasilkan secara manual.
    Pada akhir tahun 1970-an, ilustrasi menjadi tren dalam Desain Komunikasi Visual. Banyak orang yang akhirnya menyadari bahwa ilustrasi dapat juga menjadi elemen yang sangat kreatif dan fleksibel, dalam arti ilustrasi dapat menjelaskan beberapa subjek yang tidak dapat dilakukan dengan fotografi, contohnya untuk untuk menjelaskan informasi detil seperti cara kerja fotosintesis. 3
    Seorang ilustrator seringkali mengalami kesulitan dalam usahanya untuk mengkomunikasikan suatu pesan menggunakan ilustrasi, tetapi jika ia berhasil, maka dampak yang ditimbulkan umumnya sangat besar. Karena itu suatu ilustrasi harus dapat menimbulkan respon atau emosi yang diharapkan dari pengamat yang dituju. Ilustrasi umumnya lebih membawa emosi dan dapat bercerita banyak dibandingkan dengan fotografi, hal ini dikarenakan sifat ilustrasi yang lebih hidup, sedangkan sifat fotografi hanya berusaha untuk “merekam” momen sesaat.
    Saat ini ilustrasi lebih banyak digunakan dalam cerita anak-anak, yang biasanya bersifat imajinatif. Contohnya ilustrasi yang harus menggambarkan seekor anjing yang sedang berbicara atau anak burung yang sedang menangis karena kehilangan induknya atau beberapa ekor kelinci yang sedang bermain-main. Ilustrasi-ilustrasi yang ditampilkan harus dapat merangsang imajinasi anak-anak yang melihat buku tersebut, karena umumnya mereka belum dapat membaca.
    d. Desain dan Fotografi
    Ada dua bidang utama di mana seorang desainer banyak menggunakan elemen fotografi, yaitu penerbitan (publishing) dan periklanan (advertising). Beberapa tugas dan kemampuan yang diperlukan dalam kedua bidang ini hampir sama. Menurut Margaret Donegan dari majalah GQ, dalam penerbitan (dalam hal ini majalah) lebih diutamakan kemampuan untuk bercerita dengan baik dan kontak dengan pembaca; sedangkan dalam periklanan (juga dalam majalah) lebih diutamakan kemampuan untuk menjual produk yang diiklankan tersebut.4
    Kriteria seorang fotografer yang dibutuhkan oleh sebuah penerbitan juga berbeda dengan periklanan. Dalam penerbitan, fotografer yang dibutuhkan adalah mereka yang benar-benar kreatif dalam “bercerita”, karena foto-foto yang mereka ambil haruslah dapat “bercerita” dan
    3 Amy E. Arntson (1988), Graphic Design Basics, Orlando, Holt, Rinehart and Winston, Inc., h. 166 4 Bob Cotton (1990), The New Guide to Graphic Design, Oxford, Phaidon, h. 117
    Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra 7 http://puslit.petra.ac.id/journals/design/
    ELEMEN-ELEMEN DALAM DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (Christine Suharto Cenadi)
    menunjang berita yang diterbitkan. Sedangkan dalam periklanan, fotografer yang dibutuhkan adalah mereka yang kreatif dan jeli, serta mempunyai keahlian untuk bervisualisasi. Contohnya, jika sebuah penerbit hendak menerbitkan berita tentang perampokan, maka fotografer harus berusaha untuk mengambil foto-foto yang dapat menunjang berita tersebut, misalnya suasana di sekitar tempat kejadian, korban, saksi mata dan lain-lain. Jika sebuah perusahaan periklanan hendak mempromosikan suatu parfum wanita yang berkesan anggun dan lembut, maka fotografer harus dapat mengambil foto-foto yang menonjolkan keanggunan dan kelembutan dari parfum tersebut, misalnya dengan latar belakang kain sutra dengan warna-warna pastel yang berkesan lembut.
    Fotografi sering dipakai selain karena permintaan klien, juga karena lebih “representatif”. Contohnya jika sebuah majalah yang memuat tentang wawancara dengan seorang bintang sinetron yang sedang naik daun, maka akan digunakan foto dari bintang itu untuk menunjang desain di samping isi berita itu sendiri. Contoh lain, untuk menggambarkan sebuah tempat berlibur dalam sebuah brosur biro perjalanan, jika menggunakan ilustrasi hasilnya tidak akan semenarik dibandingkan dengan foto.
    Fotografi sangat efektif untuk mengesankan keberadaan suatu tempat, orang atau produk. Sebuah foto mempunyai kekuasaan walaupun realita yang dilukiskan kadangkala jauh dari keadaan yang sesungguhnya. Selain itu sebuah foto juga harus dapat memberikan kejutan dan keinginan untuk bereksperimen, misalnya dalam hal mencoba resep masakan yang baru atau tren berpakaian terbaru.
    Selain elemen-elemen ini, seorang desainer perlu mengerti tentang konsep dasar pemasaran dan hubungannya dengan visualisasi. Ia juga perlu mempunyai kemampuan untuk bekerja dengan rapi dan tepat. Ia juga perlu mempunyai kemampuan untuk bersosialisasi (people skills) untuk menghadapi klien, supplier, sub kontraktor, percetakan dan lain-lain.
    LAPANGAN KERJA DESAINER KOMUNIKASI VISUAL
    Seiring dengan berkembangnya jaman dewasa ini, lapangan kerja yang tersedia bagi seorang desainer komunikasi visual juga menjadi sangat luas. Beberapa aplikasi desain komunikasi visual antara lain sebagai berikut :
    Simbol
    Logo
    Majalah
    Surat kabar
    Periklanan
    8 Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra http://puslit.petra.ac.id/journals/design/
    NIRMANA Vol. 1, No. 1, Januari 1999: 1 – 11
    Katalog
    Brosur
    Stationery (kop surat, amplop dan kartu nama)
    Poster
    Papan iklan (billboard)
    Promosi
    Kalender
    Kemasan
    dan lain-lain
    Dewasa ini, seorang desainer komunikasi visual tidak hanya berspesialisasi di salah satu
    bidang aplikasi. Contohnya, seorang desainer yang bekerja di sebuah periklanan, tidak akan hanya mendesain iklan untuk suatu produk saja, tetapi mungkin juga bertugas untuk mendesain kemasan, katalog dan logo dari produk tersebut.
    Berikut beberapa lapangan kerja seorang desainer komunikasi visual : 1. Periklanan
    •. Desainer
    •. Pemasaran (Account Executive)
    •. Tenaga Kreatif (Creative Director)
    •. Produksi
    •. Penulis Naskah ( Copywriter, Typesetter)
    •. Staf
    •. dan lain-lain
    Studio Desain
    •. Desainer
    •. Pemasaran (Account Executive)
    •. Tenaga Kreatif (Creative Director)
    •. Produksi
    •. Penulis Naskah ( Copywriter, Typesetter)
    •. Desainer Lepas ( Freelance)
    •. Dan lain-lain
    Ilustrasi
    •. Ilustrator
    Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra 9 http://puslit.petra.ac.id/journals/design/
    ELEMEN-ELEMEN DALAM DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (Christine Suharto Cenadi)
    •. Kartunis
    •. Animator
    •. dan lain-lain
    Komputer Graphis
    •. Operator
    •. Komputer Ilustrator
    •. Desainer
    •. dan lain-lain
    Foto
    •. Fotografer
    •. Pembuat Slides
    •. Operator Camera
    •. Pencetak
    •. dan lain-lain 6. Percetakan
    Printer
    •. Operator mesin cetak
    •. Produksi
    •. Typesetter
    •. dan lain-lain
    KEPUSTAKAAN
    Abbey, Norman. Notes. Art 50A. Pasadena City College, Pasadena, California. 1992