Abstrak
Manajemen inventaris yang akurat merupakan prasyarat utama dalam mendukung efisiensi operasional gudang. Namun, proses stock opname yang masih dilakukan secara manual sering menimbulkan permasalahan berupa ketidaksesuaian data, keterlambatan pelaporan, serta tingginya potensi kesalahan manusia. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem barcode scanner berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengotomatisasi proses stock opname secara real-time di gudang Bengkel AHAAS, Cinambo, Kota Bandung. Sistem dirancang dengan mengintegrasikan mikrokontroler ESP32 dan barcode scanner GM67 yang terhubung ke basis data Firebase melalui jaringan WiFi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mencapai tingkat akurasi pemindaian hingga 98% pada kondisi operasional optimal dengan waktu respons rata-rata 2,24 detik. Implementasi sistem ini berhasil mengurangi waktu proses stock opname hingga sekitar 60% dibandingkan metode manual. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dinilai efektif dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi manajemen inventaris gudang.
Kata kunci: Internet of Things, barcode scanner, ESP32, stock opname, manajemen gudang.
Pendahuluan
Stock opname merupakan aktivitas esensial dalam manajemen pergudangan yang bertujuan memastikan kesesuaian antara data persediaan pada sistem dengan kondisi fisik barang di lapangan. Akurasi data inventaris berperan penting dalam mendukung perencanaan pengadaan, distribusi, serta pengambilan keputusan manajerial. Ketidaktepatan data stok dapat menyebabkan inefisiensi operasional, peningkatan biaya logistik, hingga penurunan kualitas layanan.
Pada praktiknya, banyak gudang skala kecil hingga menengah masih menerapkan metode stock opname manual. Metode ini umumnya membutuhkan waktu yang relatif lama, rentan terhadap kesalahan pencatatan, dan tidak mendukung ketersediaan data secara real-time. Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) menawarkan peluang untuk mentransformasi proses tersebut melalui otomasi pencatatan dan integrasi data berbasis jaringan.
Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem stock opname portabel berbasis IoT dengan memanfaatkan mikrokontroler ESP32 dan barcode scanner GM67. Sistem dirancang untuk mendukung pencatatan data inventaris secara otomatis dan real-time sehingga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi serta akurasi pengelolaan stok barang di gudang.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang berorientasi pada pengembangan dan pengujian produk teknologi. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengujian dan evaluasi sistem.
Tahap analisis kebutuhan dilakukan melalui studi pustaka dan observasi lapangan di gudang Bengkel AHAAS. Observasi difokuskan pada alur kerja stock opname manual, karakteristik barang, serta kondisi infrastruktur jaringan yang tersedia. Hasil analisis ini digunakan untuk merumuskan spesifikasi fungsional dan nonfungsional sistem.
Pada tahap perancangan, disusun arsitektur sistem yang mencakup integrasi perangkat keras, perangkat lunak, dan basis data. Mikrokontroler ESP32 berperan sebagai pusat kendali yang menerima data hasil pemindaian barcode dari modul GM67 melalui komunikasi UART. Data kemudian dikirimkan ke basis data Firebase menggunakan koneksi WiFi. Selain itu, dirancang antarmuka web berbasis Next.js untuk memantau data inventaris secara real-time.
Implementasi sistem dilakukan secara bertahap dengan pendekatan modular. Perangkat keras dirakit menggunakan ESP32, barcode scanner GM67, baterai lithium-ion, serta modul pengisian daya. Perangkat lunak dikembangkan menggunakan Arduino IDE untuk firmware ESP32, Firebase Realtime Database sebagai backend, dan aplikasi web sebagai frontend monitoring.
Pengujian sistem dilakukan melalui unit testing, integration testing, dan field testing. Parameter yang diuji meliputi akurasi pemindaian barcode, waktu respons pengiriman data ke basis data, jarak dan sudut pemindaian optimal, serta kestabilan koneksi jaringan.
Iustrasi Sistem yang Dikembangkan
Gambar ini menampilkan perangkat barcode scanner berbasis IoT yang dikembangkan dalam penelitian, terdiri dari mikrokontroler ESP32, modul barcode GM67, sistem catu daya berbasis baterai lithium-ion, serta casing pelindung yang dirancang untuk penggunaan operasional di gudang.

Gambar 1. Prototipe ESP32 Barcode Scanner
Diagram blok menggambarkan arsitektur sistem secara keseluruhan, mulai dari proses pemindaian barcode oleh modul GM67, pemrosesan data oleh ESP32, hingga pengiriman data ke Firebase melalui jaringan WiFi dan visualisasi data pada aplikasi web.

Gambar 2. Diagram Blok Sistem
Skematik ini menunjukkan hubungan antar komponen perangkat keras, termasuk koneksi UART antara ESP32 dan GM67, rangkaian manajemen daya, serta modul pengisian baterai yang digunakan.

Gambar 3. Skematik Rangkaian ESP32 Barcode Scanner
Flowchart menggambarkan alur kerja sistem, dimulai dari inisialisasi perangkat, proses pemindaian barcode, pengiriman data ke basis data, hingga penampilan data pada antarmuka web.

Gambar 4. Flowchart Sistem
Hasil dan Pembahasan
Hasil implementasi menunjukkan bahwa prototipe sistem barcode scanner berbasis IoT dapat berfungsi sesuai dengan rancangan. Sistem mampu melakukan pemindaian barcode dan mengirimkan data inventaris ke basis data secara real-time. Data yang tersimpan dapat langsung dimonitor melalui antarmuka web.
Berdasarkan hasil pengujian, sistem menunjukkan performa optimal pada jarak pemindaian 11–31 cm dan sudut kemiringan 55°–130°. Pada kondisi tersebut, tingkat keberhasilan pemindaian mencapai 98%, sedangkan kegagalan umumnya disebabkan oleh faktor eksternal seperti kualitas barcode dan pencahayaan yang kurang memadai. Waktu respons rata-rata dari proses pemindaian hingga data tersimpan di basis data adalah 2,24 detik, yang menunjukkan efisiensi sistem dalam mendukung kebutuhan operasional gudang.
Dibandingkan dengan metode stock opname manual, sistem yang dikembangkan mampu mengurangi waktu proses pencatatan stok hingga sekitar 60%. Selain meningkatkan efisiensi, sistem ini juga meminimalkan potensi kesalahan manusia karena proses pencatatan dilakukan secara otomatis. Integrasi IoT dan basis data real-time memberikan nilai tambah berupa ketersediaan data inventaris yang selalu mutakhir.
Kesimpulan
Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem barcode scanner berbasis IoT yang mengintegrasikan ESP32 dan GM67 untuk mendukung proses stock opname di gudang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat akurasi dan kecepatan yang baik serta mampu meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan. Dengan karakteristik yang relatif sederhana dan biaya implementasi yang terjangkau, sistem ini berpotensi diterapkan pada gudang skala kecil hingga menengah.
Meskipun demikian, penelitian ini masih memiliki keterbatasan, terutama pada skala pengujian dan jumlah perangkat yang digunakan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan sistem dengan dukungan multi-perangkat, peningkatan keamanan data, serta integrasi analitik cerdas untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen inventaris secara lebih komprehensif.
Referensi
[1] M. V. Jeremi and D. Herwanto, “Analisis Implementasi Stock Opname Internal pada Manajemen Pergudangan Perusahaan (Studi Kasus: PT. Granitoguna Building Ceramics),” J. Serambi Eng., vol. 6, no. 1, pp. 1616–1623, 2021, doi: 10.32672/jse.v6i1.2651.
[2] S. A. N. Maulana, E. Wijayanti, and …, “Pengunaan Barcode dalam Sistem Inventory Modern untuk Meningkatkan Akurasi dan Kecepatan Operasional: Utilization of Barcode Technology in Modern …,” … Mach. Learn. …, vol. 5, no. July, pp. 807–818, 2025, [Online]. Available: https://www.journal.irpi.or.id/index.php/malcom/article/view/1943
[3] W. Widhiarso and R. Ernawati, “Analisis Penyebab Ketidakcocokan Stock Opname Komponen Sparepart Di Gudang Sparepart,” RADIAL J. Perad. Sains, Rekayasa dan Teknol., vol. 10, no. 1, pp. 181–191, 2022, doi: 10.37971/radial.v10i1.279.
[4] M. Jims, “Analisis Dan Perancangan Sistem Stock Opname Berbasis Web Pada Pt Cakra Medika Utama,” STORAGE J. Ilm. Tek. dan Ilmu Komput., vol. 2, no. 4, pp. 201–213, 2023, doi: 10.55123/storage.v2i4.2945.
[5] Espressif Systems, “ESP32 Series,” Esp32, pp. 1–65, 2021, [Online]. Available: https://www.espressif.com/sites/default/files/documentation/esp32-s2_datasheet_en.pdf
[6] F. Risha, S. Wulan Dari, and T. Adi Tama Nasution, “Prototype Smart Packet Box Cash On Delivery Menggunakan ESP-32 Cam,” Maj. Iptek Politek. Negeri Medan Polimedia, vol. 26, no. 03, pp. 1–10, 2023.
[7] P. Studi, P. Teknik, F. Teknik, and U. N. Jakarta, “SISTEM AKSES KONTROL RUANG KELAS DAN PRESENSI MAHASISWA MENGGUNAKAN QR CODE DENGAN GM67 SCANNER DAN SENSOR PIR BEDASARKAN JADWAL KELAS PERKULIAHAN BERBASIS IOT BESERTA,” 2025.
[8] R. Setiawan, N. P. Sugihartanti, and M. I. Ibadurrahman, “Sistem Manajemen Gudang Bebasis Web dengan Teknologi Barcode Scanner pada Industri Manufaktur : Sebuah Kajian Literatur Web-based Warehouse Management System using Barcode Scanner Technology in Manufacturing Industries : A Literature Review,” Integr. J. Ilm. Tek. Ind., vol. 09, no. 02, pp. 124–135, 2024.
[9] A. Al-Fuqaha, M. Guizani, M. Mohammadi, M. Aledhari, and M. Ayyash, “Internet of Things: A Survey on Enabling Technologies, Protocols, and Applications,” IEEE Commun. Surv. Tutorials, vol. 17, no. 4, pp. 2347–2376, 2015, doi: 10.1109/COMST.2015.2444095.
[10] S. Astrida Panjaitan and R. Utami, “Penerapan Barcode Scanner Pada Stok Barang Di Pt. Sari Pati,” J. Sains dan Teknol. Widyaloka, vol. 3, no. 1, pp. 75–90, 2024, [Online]. Available: https://jurnal.amikwidyaloka.ac.id/index.php/jstekwid/article/view/255
[11] D. Kusnadi and E. R. Yulia, “Sistem Informasi Program Stock Opname Berbasis Website,” IMTechno J. Ind. Manag. Technol., vol. 4, no. 1, pp. 21–25, 2023, doi: 10.31294/imtechno.v4i1.1548.
[12] A. Saputri and A. M. Hirzan, “Aplikasi Manajemen Inventori Berbasis Mobile Menggunakan Flutter Dan Firebase Realtime Database,” J. Inform. dan Tek. Elektro Terap., vol. 12, no. 3, pp. 1586–1592, 2024, doi: 10.23960/jitet.v12i3.4324.
[13] K. Arya Bayu Wirya Kesuma, I. N. Y. A. Wijaya, and I. G. J. E. Putra, “Implementasi Next.Js, Typescript, Dan Tailwind Css Untuk Pengembangan Aplikasi Frontend Sistem Inventory Perusahaan Apar (Studi Kasus: CV Indoka Surya Jaya),” Jikom J. Inform. dan Komput., vol. 14, no. 2, pp. 95–108, 2024, doi: 10.55794/jikom.v14i2.195.
[14] P. Melsted, V. Ntranos, and L. Pachter, “The barcode, UMI, set format and BUStools,” Bioinformatics, vol. 35, no. 21, pp. 4472–4473, 2019, doi: 10.1093/bioinformatics/btz279.
[15] Hangzhou Grow Technology Co. Ltd, “GM65 bar code reader module user manual,” pp. 1–56, 2019.