Zaman sekarang, siapa sih yang nggak main HP? Mulai dari anak sekolah, mahasiswa, ibu rumah tangga, di berbagai bidang kehidupan dan profesi, semuanya hampir nggak bisa lepas dari layar smartphone. Nah, di sinilah merupakan peluang emas untuk para pelaku usaha bermunculan. Melalui digital marketing, kita bisa memasarkan produk atau jasa kita ke target pasar yang lebih luas, cepat, mudah, dan pastinya lebih hemat dibandingkan dengan melakukan pemasaran secara konvensional.
Banyak orang yang bilang kalau digital marketing itu susah, padahakl kalau kita belajar selangkah demi selangkah, sebenarnya gampang banget kok, yang penting kita mengerti prinsip dsaarnya dahulu.
Apa itu Digital Marketing?
Secara singkat dan mudah dipahami, digital marketing adalah strategi untuk memasarkan produk atau jasa lewat media digital, misalnya media sosial, wesite, aplikasi chat, dan platform digital lainnya. Digital marketing ini dapat membantu bisnis agar menajangkau pasar yang lebih luas dengan cara yang dapat diukur dan tentu saja fleksibel.
Berbeda dengan pemasaran yang dilakukan secara tradiosional/konvensional yang harus memasang iklan di baliho, brosur, atau datang ke event fisik. Digital mareting bisa dilakukan dimana saja, dan bahkan saat kita berada di kamar tidur kita dengan syarat terkoneksi dengan internet.
Kenapa Digital Marketing Penting Untuk Bisnis Kekinian?
- Biaya Lebih Hemat
Kalau kita memiliki budget yang pas-pasan bukan menjadi suatu halanagan atau masalah. Kita bisa memulai promosi dari gratisan atau bisa juga disebut organik, misalnya upload konten secara rutindi media sosial. Atau mungkin jika ingin lebih cepat, kita bisa memasang iklan berbayartentu saja, namun dengan budget yang dimulai dari puluhan ribu rupiah.
- Jangkauan Konten Lebih Luas
Saat ini kita tidak bisa hanya mengandalkan untuk menjual produk kita di satu kota saja karena hal itu sudah ketinggalan zaman. Adanya digital marketing bisa membuat produk kita dikenal sampai ke luar daerah bahkan bisa jadi terkenal hingga ke ranah internasional.
- Target Pasar Lebih Tepat
Jika zaman dulu cara mengiklankan sebuah produk dengan memasang brosur atau spanduk, belum tentu jika yang melihat iklan tersebut merupakan target pasar yang kta inginkan. Oleh karena itu, dengan digitak marketing kita bisa menyasar pelanggan yang sesuai dengan minat, usia, lokasi, sampai bagaimana kebiasaan belanja pelanggan yang kita tuju sehingga lebih akurat dan lebih menguntungkan untuk melakukan pengiklanan produk kta. Sehingga kita bisa melihat berapa orang yang cocok dengan produk kita, berapa orang yang tertarik, dan berapa orang yang beli. Semua data tersebut akan berguna dan merupakan data yang transparan untuk bisa kita analisis sebagai penentuan bagaimana strategi selanjutnya akan ditentukan.
Stretegi Digital Marketing yang Bisa Kamu Coba
Supaya kita tidak bingung, mari kita bahas strategi digital marketing yang ppaling sering dipakai oleh UMKM atau bisnis yang sudah besar.
- Content Marketing
Konten merupakan senjata utama dalam dunia digital. Saat ini orang tidak suka untuk dipaksa membeli sebuah produk, akan tetapi lebih suka diberi hiburan atau mungkin edukasi. Contohnya jika kita berjualan skincare, kita bisa membuat konten tentang bagaiaman tips perawwatan wajah, bahaya akan skincare palsu, atau mungkin tutorial maku-up yang natural. Content marketing seperti inilah yang sudah terbukti efektif dan cukup untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap produk yang kita jual karena menekankan nilai edukasi daripada hanya sekedar promosi produk.
- Social Media Marketing
Siapa yang saat ini tidak memainkan aplikasi bernama Instagram, TikTok, atau Facebook? Ketiga aplikasi ini merupakan platform yang memiliki celah ladang emas untuk bisnis kita. Akan tetapi kita harus ingat, social media marketing tidak hanya soal upload produk, namun kita juga harus aktif berinteraksi dengan penonton atau followers melalui komentar, DM dan story. Jangan lupa juga untuk menyesuaikan konten dengan gaya followers atau audiens di setiap platform, karena biasanya setiap platform memiliki gaya-nya masing-masing. Contohnya, TikTok lebih cocok untuk konten seperti video pendek, lucu, atau tutorial singkat, sedangkan instagram lebih cocok untuk foto yang estetik atau reels produk kita.
- Search Engie Optimization (SEO)
Pernahkah kamu mencari sesuatu di Google? Jika halaman website kita muncul di baris pertama, peluang untuk di klik orang akan semakin besar. Di sinilah SEO berperan untuk membuat konten kita mudah dicari oleh mesin pencari dengan kata kunci yang relevan, struktur artikel yang jelas, dan loading website yang cepat. Ini bisa menjadi investasi dalam jangka panjang karena bisa terus mendatangkan trafik tanpa harus memasang iklan terus menerus.
- Paid Ads
Jika kita menginginkan hasil yang lebih cepat, menggunakan paid ads adalah solusi yang tepat. Kita bisa memasang iklan di TikTok, Instagram, Facebook, atau Google Ads. Kelebihannya adalah kita bisa mengatur target audiens kita sesuai usia, lokasi, minat sampai jam aktif mereka. Akan tetapi karena biaya yang sedikit mahal, alangkah baiknya jika tes terlebih dahulu dengan biaya yang kecil sebelum melakukannya secara besar-besaran supaya kita tidak merugi.
- Influencer Marketing
Kerja sama dengan influencer juga bisa boost awareness produk kamu. Tapi jangan asal pilih, ya. Cari influencer yang audiensnya relevan sama produk kamu, bukan cuma karena followers-nya gede. Misalnya kamu jual kopi kekinian, bisa collab sama food vlogger lokal supaya lebih relate.
Tips Biar Digital Marketing Kamu Tidak Gagal Total
Kadang orang langsung semangat promosi, tapi lupa strategi. Biar kamu nggak buang-buang waktu dan budget, ikutin tips ini:
- Kenali target pasar kamu sedetail mungkin
- Konsisten bikin konten yang bermanfaat
- Jangan cuma hard selling, tapi juga soft selling
- Bangun relasi, bukan sekadar closing
- Selalu pantau data dan lakukan evaluasi
Digital marketing itu nggak instan, guys. Butuh waktu, trial & error, dan adaptasi terus-menerus. Tapi kalau dijalani serius, hasilnya bisa bikin bisnis kamu naik kelas dan sustain dalam jangka panjang.
Tips Tambahan agar Digital Marketing Makin Tokcer
Belajar basic desain grafis
Minimal bisa pakai Canva, supaya kontenmu nggak monoton.
Ikut komunitas bisnis
Sharing ilmu digital marketing di grup UMKM, siapa tahu dapat insight baru.
Ikut webinar atau workshop
Sekarang banyak banget pelatihan digital marketing murah bahkan gratis, tinggal cari di internet.
Bangun relasi dengan pelanggan
Jawab DM, bales komentar, dan bikin konsumen merasa dihargai.
Langkah-Langkah Membangun Digital Marketing untuk UMKM
Biar nggak bingung, ini langkah step-by-step yang bisa kamu ikuti:
Riset target pasar
Siapa calon pelangganmu? Apa kebiasaan mereka? Platform apa yang sering mereka gunakan?
Tentukan tujuan
Mau naikin penjualan, awareness, atau sekadar meningkatkan followers? Tujuan jelas bikin strategi lebih fokus.
Bangun konten berkualitas
Gunakan foto/video bagus, caption menarik, dan jangan lupa interaksi di komentar.
Pilih platform yang tepat
Nggak harus semua platform dikuasai. Fokus dulu ke satu atau dua platform paling potensial.
Pantau dan evaluasi
Lihat data statistik, evaluasi, lalu perbaiki strategi kalau ada yang kurang.
Digital Marketing vs Branding Produk, Apa Bedanya?.
Sering orang mengira branding dan digital marketing itu sama. Padahal beda.
Branding adalah identitas produk kamu mencakup logo, warna, nilai, dan citra di mata publik.
Digital marketing adalah cara mempromosikan brand kamu di dunia maya.
Bayangin kalau digital marketing-nya keren, tapi branding-nya berantakan. Logo nggak jelas, pesan membingungkan, atau akun media sosial isinya nyampur-nyampur. Hasilnya orang akan bingung dan nggak tertarik beli.
Jadi, digital marketing dan branding wajib berjalan selaras biar pesan yang sampai ke konsumen jelas, konsisten, dan gampang diingat.
Tren Digital Marketing yang Perlu Kamu Tahu
Video pendek
TikTok dan reels Instagram bikin video pendek jadi raja konten.
Live streaming
Banyak orang suka belanja sambil nonton live, karena berasa lebih nyata.
Personal branding
Orang sekarang suka brand yang punya cerita dan nilai positif, bukan cuma produk bagus.
AI & chatbot
Bisnis makin banyak yang pakai chatbot untuk bantu jawab pertanyaan pelanggan 24 jam
Brand Lokal yang Berhasil Memanfaatkan Digital Marketing
Supaya kamu makin kebayang, coba kita lihat contoh-contoh bisnis lokal yang sukses mengoptimalkan digital marketing:
Erigo
Brand fashion asal Indonesia ini awalnya hanya menjual produk di event bazar dan marketplace. Namun mereka konsisten memanfaatkan media sosial Instagram dan TikTok, bahkan berani berkolaborasi dengan influencer internasional. Alhasil, nama Erigo sekarang bisa menembus pasar global dengan branding yang kuat dan konten yang relevan.
MS Glow
Brand skincare ini rajin mengedukasi konsumen tentang manfaat produknya lewat konten edukatif di Instagram dan TikTok. Mereka juga sering bekerja sama dengan beauty influencer, sehingga konsumen merasa lebih percaya dan akhirnya membeli produk.
Mangkokku
Bisnis kuliner ini memanfaatkan video review food vlogger dan konten viral di TikTok untuk membuat orang tertarik mencoba. Bahkan menu baru mereka sering habis hanya dalam hitungan jam setelah ramai di media sosial.
Dari contoh di atas, terlihat banget bahwa kombinasi antara konten kreatif, influencer, dan paid ads yang tepat bisa mendorong bisnis berkembang pesat.
Kesimpulan: Digital Marketing itu Wajib Banget!
Digital marketing itu nggak harus bikin pusing. Kalau kamu mau belajar pelan-pelan, semua orang bisa mempraktikkannya, bahkan tanpa modal besar. Kuncinya: sabar, konsisten, evaluasi, dan selalu adaptif.
Persaingan bisnis ke depan bakal makin ketat, jadi jangan sampai kamu ketinggalan. Digital marketing adalah salah satu cara paling realistis dan terjangkau untuk mempromosikan produk, menjangkau pasar baru, dan membangun branding yang kuat.
Jadi, yuk mulai sekarang, siapkan akun media sosial bisnismu, belajar bikin konten, coba pasang iklan sederhana, dan terus asah skill digital marketing. Ingat, belajar sambil praktek jauh lebih ampuh daripada cuma baca teori!
Semangat, pejuang bisnis digital!