Budidaya Kaktus Semakin Diminati, Peluang Usaha Tanaman Hias Terus Berkembang

1–2 minutes
Bandung, 3 Juli 2026 – Budidaya tanaman kaktus kini semakin diminati masyarakat seiring meningkatnya tren tanaman hias di Indonesia. Tanaman yang dikenal tahan terhadap kondisi kering ini tidak hanya menjadi penghias rumah dan perkantoran, tetapi juga berkembang menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi para pelaku UMKM maupun penghobi tanaman.

Meningkatnya permintaan kaktus dipengaruhi oleh keunikan bentuk, warna, dan ukurannya yang beragam. Berbagai jenis kaktus mini hingga kaktus hias premium banyak diburu karena mudah dirawat dan memiliki nilai estetika tinggi. Penjualan pun tidak lagi terbatas di toko tanaman, melainkan telah merambah berbagai platform digital dan media sosial.

Salah seorang pembudidaya kaktus, Rudi Setiawan, mengatakan bahwa usaha budidaya kaktus memiliki prospek yang cukup baik karena biaya perawatannya relatif rendah dibandingkan tanaman hias lainnya.

“Kaktus tidak memerlukan penyiraman setiap hari. Yang terpenting adalah media tanam memiliki drainase yang baik dan tanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup. Dengan perawatan yang tepat, kualitas tanaman tetap terjaga dan nilai jualnya meningkat,” ujarnya.

Dalam proses budidaya, pembudidaya menggunakan campuran pasir, sekam bakar, dan tanah sebagai media tanam agar air tidak menggenang di sekitar akar. Penyiraman dilakukan satu hingga dua kali dalam seminggu, sedangkan pemupukan diberikan secara berkala untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

Selain perawatan yang mudah, budidaya kaktus juga dinilai ramah lingkungan karena kebutuhan airnya lebih sedikit dibandingkan tanaman hias lainnya. Hal tersebut menjadikan kaktus sebagai alternatif tanaman yang sesuai dikembangkan di daerah dengan curah hujan rendah maupun pada musim kemarau.

Para pelaku usaha berharap tren tanaman hias tetap berlanjut sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Mereka juga mulai memanfaatkan pemasaran digital, seperti media sosial dan marketplace, untuk menjangkau konsumen dari berbagai daerah.

Pengamat sektor hortikultura menilai prospek bisnis budidaya kaktus masih terbuka lebar. Inovasi dalam teknik budidaya, variasi produk, serta strategi pemasaran menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar tanaman hias yang semakin berkembang.

Dengan modal yang relatif terjangkau, perawatan yang sederhana, dan permintaan pasar yang terus meningkat, budidaya kaktus diperkirakan akan tetap menjadi salah satu usaha tanaman hias yang menjanjikan di masa mendatang. Selain memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha, keberadaan tanaman kaktus juga turut mempercantik lingkungan dan mendorong masyarakat untuk lebih mencintai tanaman hias.