Pentingnya Ilustrasi dalam Desain sebagai Strategi Komunikasi Visual di Media Sosial

2–4 minutes

“ilustrasi adalah visualisasi yang dibuat oleh seorang seniman untuk menjelaskan informasi. Ini bisa berupa gambar, foto, atau bahkan kolase, selama tetap mempertahankan tujuannya untuk merepresentasikan fakta dan detail secara visual.” – Graphic Mama

Sebagai mahasiswa Desain Komunikasi Visual, ilustrasi bukan hanya sekadar kemampuan menggambar atau merancang visual yang menarik. Ilustrasi adalah bahasa visual yang sering sekali digunakan dalam menyampaikan sebuah ide gagasan, pesan, dan emosi, terutama di media sosial. Di antara algoritma konten yang cepat dan padat, ilustrasi menjadi salah satu cara paling efektif untuk “berkomunikasi” tanpa harus banyak kata.

Media sosial memiliki karakter yang serba cepat. Audiens hanya butuh beberapa detik untuk menentukan apakah sebuah konten layak diperhatikan atau diabaikan. Dalam situasi ini, ilustrasi memiliki keunggulan karena mampu menarik perhatian sekaligus menyampaikan pesan secara ringkas. Ilustrasi menjadi media eksplorasi yang sangat fleksibel untuk menyederhanakan suatu ide yang sifatnya kompleks ke dalam visual yang lebih mudah diterima khalayak dan mudah dipahami.

Dalam kegiatan sehari-hari, ilustrasi juga sering digunakan mahasiswa DKV untuk membangun identitas visual. Melalui style, pemilihan warna dan pendekatan yang konsisten, ilustrasi bisa menjadi ciri khas personal yang membedakan personal yang membedakan satu ilustrator dengan yang lainnya. Media sosial kemudian berfungsi sebagai ruang pamer digital, tempat karya tidak hanya dinikmati tetapi juga sebagai bentuk sudut pandang profesional seorang mahasiswa DKV.

Selain sebagia identitas, ilustrasi juga efektif untuk menyampaikan pesan secara emosional dan sosial. Banyak Mahasiswa DKV memanfaatkan ilustrasi ini untuk merespon isu kemanusiaan, keresahan pribadi, atau kritik sosial yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ilustrasi juga memungkinkan pesan disampaikan secara semiotik atau lebih bebas tanpa harus menampilkan realitas seacra langsung. Hal ini membuat audiens lebih leluasa untuk menafsirkan dan merasakan dari pesan apa yang disampaikan. Ilustrasi juga memungkinkan pesan disampaikan seacara halus namun tetap kuat, tanpa harus bersifat provokatif atau verbal secara langsung. Dengan pendekatan visual yang pas, ilustrasi juga dapat membangun empati dan kesadaran audiens terhadap isu-isu yang diangkat pada ilustrasi.

Dalam sudut pandang desain komunikasi visual, ilustrasi juga berkontribusi terhadp pengalaman pengguna di media sosial. Dalam format unggahan konten seperti karusel, ilustrasi ini berfungsi sebagai pengatur alur informasi supaya lebih mudah untuk diikuti. Pada konten motion atau animasi, ilustrasi bertugas meningkatkan daya tarik sekaligus menjaga fokus audiens. Hal ini dapat diartikan bahwa ilustrasi tidak hanya berfungsi sebagai pemanis visual, tetapi juga sebagai bagian dari strategi komunikasi yang sudah direncanakan.

Elemen Ilustrasi dalam unggahan iklan promosi pada media sosial instagram.

-TalkTalk Project

Namun, penerapan ilustrasi di media sosial juga menuntut kesadaran dan tanggung jawab visual. Setiap ilustrasi yang dipunlikasikan itu membawa sebuah pesan, sudut pandang, dan nilai-nilai tertentu. Sebagai mahasiswa DKV, penting untuk bisa memahami konteks sosial budaya audiens supaya ilustrasi yang dibuat tidak menimbulkan penyalahtafsirfan, atau penyerderhanaan makna yang terlalu berlebihan. Proses riset dan pemahaman konsep tetap menjadi landasan utama dalam membuat ilustrasi yang bersifat komunikatif.

Media sosial pada akhirnya menjadi ruang untuk belajar sekaligus ruang uji bagi mahasiswa DKV. Melalui ilustrasi, mahasiwa dapat mengasah kemampuan visual, membangun identitas, serta belajar memahami respon audiens secara langsung.

Kesimpulannya, Ilustrasi memiliki peran dan fungsi yang sangat penting dalam praktik desain komunikasi visual terutama di media sosial. Ilustrasi tidak hanya berfungsi sebagai elemen penambah esetika, tetapi juga sebagai bahasa visual yang mampu menyampaikan pesan, membangun idnetitas, dan merespon isu-isu yang ada secara kreatif. Dengan pendekatan yang tepat, ilustrasi dapat menjadi strategi komunikasi yang efektif dan relevan bagi mahasiswa DKV dalam menghadapi dinamika media sosial pada saat ini.