Roblox media markerting? kok bisa? Selama ini kita mengenal digital marketing sebagai iklan online yang ada pada media sosial seperti Instagram, YouTube, Google, atau Tiktok dll. Namun saat ini media game seperti Roblox mulai menjadi ruang baru bagi brand untuk berkomunikasi langsung dengan audiens, terutama generasi muda seperti gen Z dan Gen Alpha.
Menurut definisi kamus ilmiah, game adalah suatu bentuk permainan dengan aktivitas rekreasi di mana pemainnya terlibat dalam proses hiburan dan interaksi. Roblox merupakan game sosial yang dimana pemain bisa berinteraksi, membuat konten, bermain bersama. Tapi sekarang Roblox bukan sekedar game melainkan sebagai media marketing juga.
Roblox Media Digital Marketing yang Efektif
Menurut Syukri & Sunrawali (2022) Digital marketing diartikan sebagai kegiatan promosi dan pencarian pasar melalui internet, dengan memanfaatkan berbagai media digital seperti media sosial untuk berinteraksi dengan konsumen yang lebih luas. Definisi ini menunjukan bahwa digital marketing merupakan kegiatan pemasaran yang dikembangkan melalui teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar. Penelitian Burhanuddin (2023) menyebutkan bahwa Roblox dapat dimanfaatkan sebagai media komunikasi bisnis dan pemasaran karena pesan brand bisa masuk ke dalam lingkungan virtual yang interaktif. Hal ini menjadikan Roblox bagian dari digital marketing berbasis experiential media, yang artinya pengalaman pemain menjadi strategi pemasaran.
Beda dengan iklan digital pada umumnya, pemasaran di game Roblox ini lebih halus biasanya bisa berupa mini game, event di map tertentu atau bahkan konten barang gratis. Sehingga pemasaran tidak terlalu dipaksakan. Karena pengguna sebagai merupakan generasi muda brand-brand punya pelaung besar untuk membangun hubungan yang lebih dalam dan lebih luas tentunya. ini beda dengan cara pemasaran pada umumnya yang mungkin terasa agak menganggu, di Roblox sendiri pengalaman itu malah bisa jadi bagian dari permainan. Bahkan beberapa peneliti menyebut bentuk interaksi seperti ini sebagai metaverse marketing.
Menurut Fachri & Susanto (2025) Metaverse Marketing merupakan pendekatan pemasaran yang memanfaatkan lingkungan virtual sebagai media untuk memperkuat brand engagement dan pengalaman konsumen. Dalam hal ini metaverse marketing memungkinkan memperdalam hubungan emosional konsumen melalui even-event virtual, serta interaksi digital lainnya.
Branding Dan Marketing Produk
Apakah kegiatan brand di Roblox ini termasuk branding apa marketing produk? Apa bedanya? Branding berfokus pada pembentukan citra, identitas, dan persepsi jangka panjang terhadap sebuah brand. Di Roblox, branding dibuat melalui penciptaan pengalaman virtual aau map yang bisa merepresentasikan nilai dan karakter brand. Brand tidak langsung menawarkan produk, melainkan mengajak pengguna untuk mengenal brand secara visual maupun naratif, berinteraksi dengan pengguna di dunia virtual dan membangun emosi dengan pengguna.
Pendekatan ini sesusai dengan konsep experiential branding, yang di mana konsumen membangun makna brand melalui pengalaman langsung. Penelitian Khodijah (2025) menunjukkan bahwa metaverse marketing melalui Roblox mampu memberikan pengaruh positif terhadap persepsi konsumen terhadap brand
Sedangkan marketing produk di Roblox dilakukan secara tidak langusng melalui penjualan item virtual berlogo brand, Reward atau merchandise digital, produk dalam mini game atau aktivitas virtual, Burhanuddin (2023) menyatakan bahwa Roblox dapat dimanfaatkan dalam perancangan komunikasi pemasaran, dimana promosi produk dimasukan secara halus ke dalam pengalaman pengguna. Dengan cara ini, brand tetap melakukan pemasaran produk tanpa mengganggu kenyamanan pengguna.
Branding dan marketing sendiri berbeda tapi saling melengkapi, branding membangun citra dan identitas jangka panjang sedangkan marketing adalah mempromosikan produk agar laku terjual. di roblox sendiri brand yang membranding disini berperan membangun kepercayaan dan kedekatan emosional melalui dunia virstual dan marketing produk melalui penjualan item dan aktivitas event yang ada di map.
Beberapa Brand Yang Memanfaatkan Roblox
Sebenernya banyak sekali brand yang memanfaatkan roblox untuk media marketing & branding mereka tetapi disini saya akan memperlihatkan beberapa brand saja.
- Wardah Skinverse Campaign
Brand kosmetik lokal ini salah satu yang cukup menarik dibahas di Indonesia. Wardah melakukan kampanye metaverse di Roblox bernama Skinverse, yang ditujukan untuk menciptakan pengalaman interaktif tentang produk dan brand mereka secara virtual. Berdasarkan penelitian Khodijah (2025), pengalaman pengguna dalam Skinverse berpengaruh positif terhadap persepsi konsumen terhadap Wardah. Hal ini menunjukkan bahwa Roblox efektif sebagai media digital branding bagi brand lokal.

- Gucci Gucci Garden & Gucci X Vans
Brand fashion asal Italia ini menghadirkan pengalaman virtual melalui Gucci Garden dan kolaborasi digital di Roblox, selain memungkinkan pengguna membeli item digital eksklusif yang mencerminkan dunia nyata brand tersebut dalam bentuk virtual . Gucci memanfaatkan kekuatan visual dan eksklusivitas item virtual untuk membangun citra brand premium di kalangan generasi muda.

- Adidas
Salah satu brand global yang cukup terkenal. Adidas menghadirkan pengalaman virtual bertajuk Adidas Originals: Into the Metaverse di Roblox. Dalam dunia virtual ini, pemain dapat mengeksplorasi identitas brand Adidas, berinteraksi dengan elemen visual yang khas, serta memiliki item digital eksklusif. Strategi ini bisa menempatkan Adidas sebagai brand yang dekat dengan street culture, dan generasi muda.

- Nike
Selain addidas, Nike juga aktif melalui pengalaman NIKELAND di Roblox, yang menggabungkan permainan olahraga dengan identitas brand. Pengguna dapat mengenakan outfit Nike pada avatar mereka, bermain mini game, dan merasakan suasana dari brand itu sendiri secara langsung.

- Blu by BCA Digital
Blu by BCA juga menjadikan roblox sebagai media branding produk mereka. yang dimana disini karyawan atau pihak dari Blu BCA berinteraksi dengan pemain ri Roblox yang merupakan strategi untuk meningkatkan pemasaran juga. sehingga Blu BCA ini bisa lebih dikenal oleh kalangan gen Z.

Mengapa Roblox Menjadi Media Marketing Yang Menarik?
Dari yang kita lihat dibeberapa contoh kasus yang ada, ternyata banyak juga brand brand yang tertarik memasarkan brand mereka melalui roblox, tapi mengapa mereka bisa tertarik?
- Pengguna yang besar aktif dan beragam
seperti yang kita ketahui game Roblox sendiri sudah mulai cukup viral di tahun 2024 hingga 2025, pengguna pemain roblox sendiri terbilang meningkat pada tahun itu, rata-rata pemain Roblox sendiri merupakan generasi muda seperti Gen Z maupun Gen Alpha. hal ini yang membuat beberapa brand ingin menjangkau pasar tersebut dan brand mereka mampu dikenal oleh generasi Z maupun Alpha. sebenarnya beberapa brand sudah lama mebranding brand mereka di media Roblox ini tetapi karena memang sedang panas akhir tahun ini sehingga banyak brand turut ikut serta melalkukan branding di media Roblox.
Dalam kelompok usia ini juga mereka tumbuh bersama dengan internet dan media digital. Bagi banyak brand, menjangkau generasi ini melalui iklan biasa menjadi agak semakin sulit karena mereka cenderung menghindari iklan yang terlalu eksplisit. Roblox disini menawarkan akses langsung ke generasi muda dalam lingkungan yang sudah mereka sukai dan percayai. Hal ini membuat pesan brand lebih mudah diterima karena hadir di ruang yang relevan dengan keseharian pengguna.
- Tingkat enggagement yang tinggi
Roblox mengandalkan partisipasi aktif pemain. Pemain tidak hanya melihat konten, tetapi terlibat secara langsung melalui eksplorasi di map, bermain game, dan berinteraksi dengan sesama pemain lain. Keterlibatan ini lah yang membuat brand memiliki waktu interaksi yang lebih panjang dengan audiens. Semakin lama audiens berada di dalam dunia virtual brand, semakin besar peluang brand untuk membangun kesan dan ingatan yang kuat.
- Pemasaran yang tidak terasa seperti iklan
Salah satu keunggulan utama Roblox sebagai media marketing adalah sifatnya yang tidak memaksa lebih ke playfull. Brand tidak muncul dalam bentuk pop-up atau banner iklan, melainkan sebagai bagian dari pengalaman bermain. Pendekatan ini sejalan dengan tren soft selling, di mana brand lebih fokus pada membangun hubungan dan emosi dibandingkan mendorong pembelian secara langsung. Audiens merasa sedang bermain, bukan sedang ditawari sebuah produk.
- Ruang bebas untuk berkreatif
Di game Roblox sendiri memberikan ruang yang bebas untuk berkreatif bagi brand untuk mengekspresikan identitas visual dan nilai mereka. Brand dapat membuat map virtual berdasarkan ciri khas mereka yang bisa membangun nilai-nilai identitas brand, brand bisa membaut mini game yang sekiranya bisa merepresentasikan nilai brand dan bisa membuat item-item seperti outfit, aksesoris dan skin. Bagi brand yang mengedepankan visual dan storytelling, seperti fashion, kecantikan, dan lifestyle, Roblox menjadi media yang sangat bisa efektif.
- Membangun expreience dan emosional
Pengalaman yang dialami secara langsung cenderung lebih mudah diingat dibandingkan pesan verbal atau visual semata. Di Roblox, brand dapat menciptakan brand experience yang melibatkan emosi, rasa penasaran, dan kesenangan.Ketika pemain memiliki pengalaman positif dengan brand di dunia virtual, perasaan tersebut dapat terbawa ke dunia nyata. Inilah yang membuat Roblox efektif sebagai media pembentuk citra brand.
- Potensi untuk digabungkan dengan strategi digital lainnya
Marketing di Roblox tidak bisa dibantu dengan media sosial, kampanye influencer, dan website resmi. Misalnya, pengalaman di Roblox dipromosikan melalui Instagram atau TikTok, sehingga menciptakan lingkungan yang saling terhubung. ini membuat Roblox bukan sekadar gimmick, tetapi bagian dari strategi digital marketing yang berkelanjutan. Dengan berbagai keunggulan tersebut, tidak mengherankan jika semakin banyak brand, baik global maupun lokal, tertarik memanfaatkan Roblox sebagai media digital marketing. Media Roblox ini menawarkan hal yang unik antara teknologi, hiburan, dan komunikasi brand yang sulit ditemukan di media digital konvensional.
Tantangan Marketing & Branding di Roblox
Dari semua bahasan yang terbilang banyak keuntungannya dan potensi teteapi juga punya tantangan tersendiri alam marketing dan branding di media Roblox ini. Salah satunya yaitu Batasan antara hiburan dan iklan yang akhirnya kurang disadari oleh pemain, terkadang juga beberapa brand terlihat masih memaksa dengan memajang seperti booth di beberapa map, yang akhirnya pemain malah tidak tertarik pada brand tersebut. Selain itu karena game ini sangat popular dikalangan gen Z dan gen Alpha yang mayoritasnya masih muda atau remaja ada beberapa tantangan etis dan perturan yang perlu diperhatikan agar pemasaan tidak mengganggu pemain yang masih dibawah umur.
Kesulitannya juga brand perlu memiliki ide yang kreatif untuk berinteraksi dengan pemain yang ada di Roblox bukan hanya sekedar memasangan booth saja atau hanya memberi item gratisan yang terlihat biasa. Contoh yang menarik bagi saya yaitu pada Blu BCA karna brand disini mampu lebih menarik perhatian. sumber daya kreatif dan teknis yang cukup besar inilah ang mampu membangun pengalaman virtual yang berkualitas.
Kesimpulan
Marketing dan branding di media Roblox merupakan marketing dan branding digital yang berfokus pada experience dan interaksi pengguna, lebih menekankan pembangunan brand dan pengalaman brand, bukan promosi produk secara langsung. Dari pendekatan metaverse marketing juga beberapa brand berhasil membangun hubungan yang lebih dekat dengan pemain yang dimana disini target utamanya yaitu gen Z dan gen Alpha. Strategi ini mungkin berpotensi menjadi hal yang penting dalam komunikasi pemasaran digital
Referensi
Syukri, A.U. & Sunrawali, A.N., (2022). “Digital marketing dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah.” Kinerja: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 19(1)
Burhanuddin, F.H.B., Ridwan Arif, M. & Asdar, M., (2023). “Analisis Pemanfaatan Metaverse-Roblox Sebagai Media Komunikasi Bisnis dan Pemasaran.” Journals of Social, Science, and Engineering, 2(2)
Fachri, A. & Susanto, P., (2025). “Metaverse Marketing: Exploring New Frontiers for Brand Engagement and Consumer Experience.” Journal of Indonesian Management, 5(2), pp.1–11
Khodijah, K., Amelia, R., Rahman, M.F.W. & Arifah, I.D.C., (2025). “The Impact of Metaverse Marketing on Consumer Perception through Roblox Experience in Wardah’s Skinverse Campaign.” Indonesian Journal of Digital Business, 5(4), pp. 1321–1334.
Aditi, B., Prasetya, V. & Hafas, H.R.(2025). “Metaverse Marketing: New Opportunities for Creative Entrepreneurs in Building Consumer Experience.” Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 7(4), pp.835–840.