” Budaya Toraja Yang Dikemas Melalui Kopi Toraja

4–5 minutes
The current image has no alternative text. The file name is: gambar-kopi-robusta-scaled.jpg

Kopi adalah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi setiap orang.salah satu daerah penghasil kopi didataran rendah adalah Toraja yang tepatnya berada didaerah Sulawesi Selatan.selain terkenal dengan adat tradisi rambu solonya, Toraja juga dikenal dengan penghasil kopi terbaik yaitu kopi robusta.Tanaman kopi robusta (Coffea canephora) dapat ditanam didaerah rendah yaitu dengan ketinggian berkisar 400 – 800 m dpl.kelebihan dari tanaman kopi robusta adalah tahan terhadap penyakit karat daun (hv) yang sering menyerang tanaman kopi didataran rendah.bentuk kopi robusta bulat dan kecil hal ini yang membuat kopi robusta memiliki ketahanan terhadap iklim yang hangat, menyukai suhu diantara 23-30 derajat celcius.Kopi robusta (Coffea canephora) mempunyai cita rasa pahit yang sangat kuat dan kadar kafein yang tinggi. Pengolahan kopi robusta biasanya akan dipanggang dan disangrai, lalu digiling dengan tingkat kehalusan yang diinginkan.Agar kopi tetap terjaga rasa dan aromanya maka diperlukan kemasan yang baik dan menarik. Sehingga konsumen tertarik untuk membeli produk kopi yang dibuat.

Kemasan adalah desain kreatif yang mengaitkan bentuk, struktur, material,warna,citra,tipografi dan elemen-elemen desain dengan informasi produk agar dapat dipasarkan .Pengemasan kopi bertujuan untuk mempertahankan aroma dan citarasa kopi bubuk tetap terjaga.ada beberapa faktor yang mempengaruhi keawetan kopi bubuk selama pengemasan yaitu kadar air kopi bubuk,penyimpanan (suhu lingkungan),tingkat sangrai,kehalusan bubuk kopi, dan kandungan oksigen yang terdapat dalam kemasan.beberapa jenis kemasan yang paling sering digunakan dipasaran adalah plastik transparan dan aluminium foil. Selain kemasan, perlu diperhatikan juga desain pada kemasan kopi seperti rancangan gambar, warna, dan tulisan budaya toraja yang harus terdapat pada kemasan kopi Toraja. Saat ini yang terjadi dipasaran adalah adalah banyaknya masalah yang terdapat pada kemasan yang terdapat pada kopi Toraja yang tidak menunjukan bahwa kopi tersebut berasal dari Daerah Toraja, sehingga konsumen tidak mengetahui kopi yang dibuat adalah produk dari daerah mana, bagaimana cara penyajiannya,produksinya darimana, kapan kadaluarsanya.beberapa masalah pada kemasan biasanya dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu.

Indikator kemasan dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu daya tarik visual dan daya tarik praktis yaitu:
a. Daya tarik visual
Daya tarik visual mengacu kepada penampilan kemasan atau label pada suatu produk yang terdiri dari warna, bentuk, merk, ilustrasi, huruf, tata letak yang dikombinasikan untuk memberikan suatu kesan secara menyeluruh agar bisa memberikan kualitas atau mutu daya tarik visual.
b. Daya tarik praktis
Daya tarik praktis merupakan efektivitas dan efisensi yang ada pada kemasan yang ditujukan kepada konsumen ataupun distributor.

Kemasan memiliki fungsi untuk melindungi kualitas produk, membuat produk tahan lama, media komunikasi produk dan branding sampai kekonsumen,menarik minat beli konsumen.untuk itu kemasan sangatlah penting dalam hal pembuatan suatu produk kopi.kemasan mempunyai pengaruh terhadap jual beli dan kepercayaan konsumen, Bagaimana menarik minat dan ketertarikan konsumen akan kopi semua tergantung pada rasa,aroma,dan kemasan pada kopi Toraja yang dipacking dengan baik.

Saat ini Masalah yang sering terjadi pada kopi Robusta salah satunya adalah perubahan iklim, suhu cuaca yang tidak menentu yang bisa mempengaruhi kualitas pertumbuhan biji kopi,selain itu rentan terhadap hama dan penyakit yang dapat merusak pertumbuhan biji kopi dan terdapat keterbatasan stok menjadi kendala utama dalam permintaan akan kopi robusta dipasaran, termasuk hal hal yang mempengaruhi produksi kopi Toraja.

Terdapat dua faktor yang mempengaruhi produksi yaitu:

  1. faktor biologi yaitu lahan, budidaya pertanian, dengan tingkat kesuburan, bibit serta obat obatan
  2. faktor sosial ekonomi yaitu harga, biaya produksi, tenaga kerja, resiko, tingkat pendapatan.(Riswan 2021)
    Untuk itu perlu adanya perawatan atas tanaman kopi Toraja agar hasil yang dihasilkan bisa menghasilkan biji kopi Toraja berkualitas baik karena hal ini mempengaruhi cita rasa dan aroma kopi Toraja. Semakin baik perawatan dalam penanaman,pembibitan, dan tidak adanya hama maka hasil kopi Toraja pasti menghasilkan kopi yang berkualitas baik.

Kopi Toraja adalah kopi yang memiliki citarasa yang unik, yang bisa dinikmati oleh siapapun dan dimanapun, selain harganya yang mudah dijangkau, cara penyajiannya juga mudah.

Cara Menikmati Kopi Toraja Robusta
Sebenarnya kopi bisa diseduh dengan metode apapun. tetapi Kopi Toraja khususnya Robusta Toraja akan lebih cocok untuk penyeduhan untuk Espresso dan cappuccino. karena rasa khas manis .

jika dibuat cappuccino yaitu karakter kopi unik yang kental tentu akan terasa menyenangkan dan menarik untuk dinikmati pagi hari. Lalu, untuk metode lain bisa coba untuk manual brew “tubruk tradisional” dinikmati dengan cemilan kue atau pisang goreng panas tradisional khas Indonesia tentu akan semakin nikmat.

Tips cara penyeduhan kopi Toraja:

  • Giling Kopi Toraja dengan tingkat gilingan sedang–kasar
  • Lalu, pakai suhu air sekitar 90–93 derajat celcius.
  • Setelah itu, tunggu hingga 4–5 menit sebelum dinikmati.

Kesimpulan:
Kopi Toraja memiliki rasa unik dan otentik, tifografi yang cukup jelas dan ilustrasi sudah menggambarkan rumah Tongkonan ciri khas dari Toraja, banyak konsumen mengetahui tentang kopi Toraja dari pasar tradisional,supermatket shopee dll.

Sumber:

  1. Hamdan, D. & Sontani. A.(2018).Cofee: Karena selera tidak dapat diperdebatkan, Agromedia Pustaka.
    Buku ini secara ringkas membahas tentang sejarah dan perkembangan kopi,jenis-jenis kopi, karakteristik, proses pengolahan ,Teknik penyeduhan,dan budidaya dan gaya hidup ngopi.
  2. Klimchuk & Krasovec.(2013).Packaging Design: Successful Product Branding from Concept to Shelf.John Wiley & Soons
    Buku ini secara ringkas membahas tentang peran kemasan dalam branding sebuah produk, elemen desain,strategi-strategi desain dalam pemasaran, proses pengembangan, fungsi dari suatu desain kemasan dimana semuanya mempengaruhi penjualan kopu bubuk.
  3. Afriliana, A., dkk.(2023).Teknik mengolah dan seni meracik kopi. Sleman Deepublish
    Buku ini membahas tentang bagaimana mengolah kopi yang berkualitas dan juga meracik kopi sampai mendesain kemasan pada kopi bubuk
  4. Riswan (2021). Budidaya dan pengolahan kopi.CV.Azka Pustaka
    Buku ini membahas tentang budidaya tanaman kopi, bagaimana mengolah, menyangrai,menggiling dan mempertahankan kualitas kopi.