Regina Tasyah Diarini
Jurusan Desain komunikasi visual, Fakultas Desain
Universitas Komputer Indonesia
Gmail: reginatasya160295@gmail.com
ABSTRAK
Permasalahan sepatu basah akibat hujan, genangan air, atau penggunaan dalam waktu lama masih sering dialami, terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi. Kondisi sepatu yang lembap tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap dan pertumbuhan jamur, tetapi juga dapat menurunkan kualitas serta umur pakai sepatu. Metode pengeringan konvensional, seperti penjemuran dengan sinar matahari maupun penggunaan pengering elektrik bersuhu tinggi, memiliki keterbatasan dari segi waktu, ketergantungan cuaca, risiko kerusakan material, serta konsumsi energi yang relatif besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi desain pengering sepatu portable yang aman, efisien, dan ramah lingkungan sebagai solusi alternatif dalam mengatasi permasalahan sepatu basah. Produk yang dirancang berupa kotak pengering sepatu portabel berbasis sirkulasi udara tanpa panas tinggi dengan memanfaatkan kipas berdaya rendah dan silica gel sebagai penyerap kelembapan. Inovasi desain juga mengintegrasikan pemanfaatan material daur ulang berupa tutup botol plastik sebagai struktur utama produk, sehingga mendukung prinsip keberlanjutan dan teknologi tepat guna. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa desain pengering sepatu portable ini mampu mengeringkan sepatu secara perlahan dan merata tanpa merusak material, sekaligus lebih hemat energi dan mudah digunakan dengan sumber daya USB yang dilengkapi fitur timer. Dengan biaya pengembangan yang relatif terjangkau serta keunggulan dibandingkan pengering sepatu konvensional, produk ini berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai solusi praktis dan ramah lingkungan bagi masyarakat, khususnya mahasiswa dan pengguna dengan mobilitas tinggi.
Kata Kunci: Pengering Sepatu, Desain Produk, Portable, Sirkulasi Udara, Teknologi Tepat Guna
ABSTRACK
Wet shoes caused by rain, water puddles, or prolonged use remain a common problem, particularly in areas with high rainfall. Damp shoe conditions can lead to unpleasant odors, fungal growth, and a decrease in shoe quality and durability. Conventional drying methods, such as sun drying or high-temperature electric shoe dryers, have several limitations, including weather dependency, long drying time, potential material damage, and high energy consumption. This study aims to develop an innovative portable shoe dryer design that is safe, energy-efficient, and environmentally friendly as an alternative solution to wet shoe problems.The proposed product is a portable shoe drying box based on air circulation without high heat, utilizing a low-power fan and silica gel as a moisture absorber. The design innovation also incorporates recycled materials, specifically plastic bottle caps, as the main structural component, supporting sustainability principles and appropriate technology. The results indicate that the portable shoe dryer is capable of drying shoes gradually and evenly without damaging the material, while offering energy efficiency and ease of use through a USB power source equipped with a timer feature. With relatively low development costs and significant advantages over conventional shoe dryers, this product has strong potential to be further developed as a practical and eco-friendly solution, particularly for students and users with high mobility.
Keywords: Shoe Dryer, Product Design, Portable Device, Air Circulation, Appropriate Technology
PENDAHULUAN
Sepatu merupakan perlengkapan penting yang menunjang aktivitas sehari-hari, baik dalam kegiatan pendidikan, pekerjaan, maupun aktivitas luar ruang. Permasalahan sepatu basah akibat hujan, genangan air, atau pemakaian dalam waktu lama masih sering dialami, terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi (Baskaran dkk., 2024). Menurut Wijaya (2024) sepatu yang berada dalam kondisi lembap dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti bau tidak sedap, pertumbuhan jamur dan bakteri, serta penurunan kualitas dan umur pakai sepatu. Oleh karena itu, diperlukan solusi pengeringan sepatu yang tidak hanya efektif, tetapi juga aman dan praktis digunakan dalam berbagai kondisi.
Metode pengeringan sepatu yang umum digunakan saat ini masih memiliki keterbatasan. Dalam penelitian Ardinata (2024) penjemuran dengan panas matahari sangat bergantung pada cuaca dan membutuhkan waktu yang relatif lama. Pengering sepatu elektrik yang tersedia di pasaran umumnya menggunakan panas tinggi untuk mempercepat proses pengeringan. Penggunaan suhu ekstrem tersebut berpotensi merusak material sepatu, khususnya pada bagian lem, lapisan dalam, serta bahan sensitif seperti kanvas dan suede. Produk pengering konvensional umumnya mengonsumsi energi listrik yang cukup besar dan kurang memperhatikan aspek efisiensi serta keberlanjutan lingkungan.
Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan, pengembangan produk inovatif yang mengedepankan prinsip keberlanjutan menjadi semakin penting. Limbah plastik, seperti tutup botol plastik, merupakan salah satu jenis sampah yang jumlahnya terus meningkat dan berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Pemanfaatan material daur ulang sebagai bahan utama dalam perancangan produk dapat menjadi alternatif solusi untuk mengurangi limbah sekaligus menciptakan produk fungsional yang bernilai guna tinggi (Warlina, 2019).
Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini mengangkat inovasi desain pengering sepatu portable yang mengombinasikan sistem sirkulasi udara tanpa panas tinggi dengan pemanfaatan material daur ulang sebagai struktur utama produk. Proses pengeringan dilakukan menggunakan kipas berdaya rendah untuk mempercepat penguapan air, serta didukung oleh silica gel sebagai penyerap kelembapan. Pendekatan ini memungkinkan sepatu mengering secara perlahan dan merata tanpa risiko kerusakan material.
Desain pengering sepatu portable ini juga memperhatikan kemudahan penggunaan dan fleksibilitas sumber daya. Penggunaan sumber daya berbasis USB yang dilengkapi dengan fitur pengatur waktu (timer) memungkinkan pengguna mengatur durasi pengeringan sesuai kebutuhan. Dengan desain yang ringkas, portabel, dan ramah lingkungan, inovasi ini diharapkan mampu menjadi solusi alternatif yang efektif, aman, dan berkelanjutan dalam mengatasi permasalahan sepatu basah, khususnya bagi mahasiswa dan masyarakat dengan mobilitas tinggi.
PEMBAHASAN
Konsep Inovasi Desain Pengering Sepatu Portable
Inovasi desain pengering sepatu portable yang dikembangkan dalam penelitian ini berfokus pada penyelesaian masalah sepatu basah dengan pendekatan yang aman bagi material sepatu serta ramah lingkungan. Produk dirancang dalam bentuk kotak pengering portabel berbasis sirkulasi udara, yang memungkinkan proses pengeringan berlangsung tanpa penggunaan panas tinggi. Pendekatan ini dipilih sebagai respons terhadap kelemahan pengering sepatu konvensional yang umumnya mengandalkan suhu ekstrem dan berpotensi merusak struktur sepatu.
Keunikan utama dari desain produk ini terletak pada pemanfaatan material daur ulang berupa tutup botol plastik sebagai struktur utama kotak pengering. Material tersebut disusun dan dipadatkan hingga membentuk wadah yang kokoh, ringan, dan cukup kuat untuk penggunaan sehari-hari. Pemanfaatan limbah plastik ini tidak hanya berfungsi sebagai solusi teknis, tetapi juga sebagai upaya pengurangan sampah plastik dan peningkatan kesadaran lingkungan melalui produk fungsional.
Desain kotak dibuat ringkas dan mudah dipindahkan, sehingga mendukung sifat portabel produk. Ukuran yang praktis memungkinkan pengering sepatu digunakan di ruang terbatas seperti kamar kos atau dibawa saat bepergian. Hal ini menjadi nilai tambah bagi target pengguna utama, yaitu mahasiswa dan masyarakat dengan mobilitas tinggi.
Inovasi desain ini juga mencerminkan penerapan prinsip teknologi tepat guna, di mana teknologi yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna dan kondisi lingkungan. Dengan memanfaatkan komponen sederhana namun efektif, produk ini mampu memberikan solusi yang relevan tanpa memerlukan teknologi kompleks atau biaya produksi yang tinggi.
Menurut Prihartini dkk. (2025) penerapan teknologi tepat guna pada produk rumah tangga berkontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi penggunaan energi sekaligus menekan biaya produksi tanpa mengurangi fungsi utama produk. Konsep inovasi desain pengering sepatu portable ini tidak hanya menekankan aspek fungsional, tetapi juga mengintegrasikan nilai keberlanjutan dan efisiensi. Pendekatan tersebut menjadikan produk ini berbeda dari pengering sepatu konvensional serta memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai produk ramah lingkungan.
Analisis Fungsi, Sistem Kerja, dan Manfaat Produk
Pengering sepatu portable ini dirancang untuk mengurangi kadar air dan kelembapan di dalam sepatu setelah terkena hujan atau digunakan dalam waktu lama. Proses pengeringan dilakukan melalui sistem sirkulasi udara yang dihasilkan oleh kipas kecil berdaya rendah. Aliran udara ini membantu mempercepat penguapan air dari bagian dalam sepatu, yang umumnya sulit kering apabila hanya dijemur secara konvensional.
Untuk mendukung efektivitas pengeringan, silica gel digunakan sebagai penyerap kelembapan tambahan di dalam kotak. Menurut Makaminan (2019) silica gel berperan menjaga kondisi udara di dalam ruang pengering tetap kering, sehingga mencegah terjadinya kelembapan berlebih. Kombinasi antara sirkulasi udara dan penyerapan kelembapan ini memungkinkan sepatu mengering secara perlahan dan merata tanpa risiko panas berlebih.
Produk ini juga memberikan manfaat tambahan berupa pencegahan bau tidak sedap dan pertumbuhan jamur. Kondisi sepatu yang lembap merupakan lingkungan ideal bagi mikroorganisme penyebab bau dan jamur. Dengan menurunkan tingkat kelembapan secara efektif, pengering sepatu portable ini membantu menjaga kebersihan dan kenyamanan sepatu dalam jangka panjang.
Sumber daya listrik yang digunakan berbasis USB menjadi salah satu keunggulan fungsional produk ini. Penggunaan USB memungkinkan alat dioperasikan menggunakan adaptor stop kontak, maupun power bank. Fleksibilitas ini sangat mendukung kebutuhan pengguna di lingkungan kos atau ruang dengan keterbatasan akses listrik.
Keberadaan fitur timer pada adaptor USB memberikan kontrol tambahan bagi pengguna untuk mengatur durasi pengeringan sesuai kebutuhan, misalnya antara 5 hingga 7 Jam. Fitur ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan penggunaan, tetapi juga membantu mencegah pengeringan berlebihan.
Dengan berbagai fungsi dan manfaat tersebut, pengering sepatu portable ini mampu menjawab kebutuhan pengguna akan alat pengering yang praktis, aman, dan efisien. Produk ini tidak hanya berfokus pada perlindungan material sepatu, tetapi juga pada kenyamanan pengguna.
Kelayakan Produk dan Keunggulan Dibandingkan Pengering Konvensional
Kelayakan pengembangan pengering sepatu portable ini dapat ditinjau dari aspek teknis, ekonomi, dan keberlanjutan. Penggunaan sistem pengeringan tanpa panas tinggi menjadikan produk ini lebih aman untuk berbagai jenis sepatu, termasuk sepatu berbahan kanvas, suede, dan sepatu olahraga. Risiko kerusakan pada lem dan struktur sepatu dapat diminimalkan, sehingga umur pakai sepatu menjadi lebih panjang.
Total rencana anggaran biaya sebesar Rp5.000.000 menunjukkan bahwa produk ini masih tergolong realistis untuk dikembangkan, terutama dalam skala prototipe atau usaha rintisan. Alokasi biaya yang mencakup komponen elektronik, material daur ulang, desain, packaging, serta riset dan prototyping menunjukkan perencanaan yang terstruktur dan matang dalam pengembangan produk.
Jika dibandingkan dengan pengering sepatu konvensional, produk ini memiliki keunggulan signifikan. Pengering konvensional umumnya menggunakan panas ekstrem dan material plastik baru, yang tidak hanya berisiko bagi sepatu tetapi juga kurang ramah lingkungan. Sebaliknya, pengering sepatu portable ini mengombinasikan sistem tanpa panas tinggi dengan pemanfaatan material daur ulang, sehingga lebih berkelanjutan.
Keunggulan lain terletak pada kemudahan penggunaan dan efisiensi energi. Produk ini tidak memerlukan daya listrik besar dan dapat dioperasikan dengan USB, sehingga lebih hemat energi dan fleksibel. Hal ini menjadikannya sangat sesuai bagi mahasiswa dan masyarakat yang membutuhkan solusi praktis dengan biaya operasional rendah.
Berdasarkan alasan pengembangannya, produk ini hadir sebagai respons terhadap kebutuhan akan alat pengering sepatu yang aman, mudah digunakan, dan selaras dengan isu keberlanjutan lingkungan. Dengan menggabungkan inovasi desain, fungsi praktis, dan konsep ramah lingkungan, pengering sepatu portable ini berpotensi menjadi solusi alternatif yang relevan dan aplikatif bagi pengguna masa kini.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa inovasi desain pengering sepatu portable yang dikembangkan mampu menjadi solusi yang efektif, aman, dan praktis dalam mengatasi permasalahan sepatu basah. Dengan menerapkan sistem sirkulasi udara tanpa panas tinggi yang dikombinasikan dengan penggunaan silica gel, produk ini mampu mengurangi kelembapan sepatu secara bertahap tanpa menimbulkan risiko kerusakan pada material. Selain itu, desain yang ringkas, portabel, serta penggunaan sumber daya berbasis USB dengan fitur timer menjadikan pengering sepatu ini hemat energi, mudah dioperasikan, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna, khususnya mahasiswa dan masyarakat dengan mobilitas tinggi.
Pemanfaatan material daur ulang sebagai struktur utama produk menunjukkan bahwa inovasi desain ini tidak hanya berorientasi pada fungsi, tetapi juga mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dan teknologi tepat guna. Dengan biaya pengembangan yang relatif terjangkau serta keunggulan dibandingkan pengering sepatu konvensional dari aspek keamanan, efisiensi energi, dan kepedulian lingkungan, pengering sepatu portable ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai produk ramah lingkungan dan aplikatif. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan dan penyempurnaan produk di masa mendatang.
DAFTAR PUSTAKA
Ardinata, I. K. (2024). Rancang Bangun Mesin Pengering Sepatu [PhD Thesis, Politeknik Negeri Bali]. http://repository.pnb.ac.id/id/eprint/13684/
Baskaran, B., Mukramin, M., & Sulaeman, B. (2024). Rancang Bangun Sistem Pengering Sepatu Otomatis Menggunakan Sensor Kelembaban Suhu Berbasis Arduino. Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, 12(3S1). https://journal.eng.unila.ac.id/index.php/jitet/article/view/5253
Makaminan, T. A. (2019). Waktu dan laju pengeringan alat tray dryer dari hasil pembuatan silika gel berbasis ampas tebu [PhD Thesis, POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA]. http://eprints.polsri.ac.id/7786/
Prihartini, I., Minarsi, A., Baskoro, S. E., Juansa, A., Sutawi, S., Gustina, G., & Anitasari, M. (2025). Ekonomi Sirkular: Konsep, teori dan Penerapan. Star Digital Publishing. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id= U1KEEQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA81&dq=penerapan+teknologi+tepat+guna+pada+produk+rumah+tangga+berkontribusi+signifikan+dalam+meningkatkan+efisiensi+penggunaan+energi+sekaligus+menekan+biaya+produksi+tanpa+mengurangi+fungsi+utama+produk&ots=uI59c4MHmf&sig=gB1m9ShRX5sgC1U7ToKlSAkcIFY
Warlina, L. (2019). Pengelolaan sampah plastik untuk mitigasi bencana lingkungan. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 89–108.
Wijaya, A. (2024). Sistem Pengering Sepatu Dan Pembunuh Bakteri. ℡ISKA-JURNAL TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA, 17(III), 26–32.