- PROFIL BUAH PEPAYA
Pepaya adalah buah tropis yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Pepaya memiliki nama ilmiah yaitu Carica papaya. Buah pepaya memiliki daging buah yang manis dan lembut, dan biasanya memiliki warna kuning atau oranye Ketika sudah matang. Pepaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan karena mengandung banyak vitamin C, vitamin A, folat, serat, dan enzim papain, yang bermanfaat dan sangat baik untuk pencernaan. Pepaya adalah buah yang bisa dimakan langsung. Namun, pepaya juga bisa dikonsumsi dengan berbagai bentuk olahan, seperti jus, salad, atau makanan penutup.
Selain daging buahnya, daun pepaya juga sering digunakan dalam pengobatan tradisional di beberapa negara walaupun memiliki rasa yang sangat pahit. Pepaya mudah tumbuh di daerah tropis dan sub-tropis dan dapat menghasilkan buah dalam waktu yang relatif cepat setelah ditanam.
CIRI-CIRI BUAH PEPAYA:
- Memiliki bentuk yang lonjong atau bulat dan ukurannya bermacam-macam seperti kecil dan besar.
- Kulitnya berwarna hijau saat masih mentah dan saat sudah matang berubah menjadi kuning atau oranye.
- Memuliki kulit yang tipis dan lembut.
- Memiliki daging yang berwarna oranye dan tekturnya lembut dan sedikit berserat.
- Saat sudah matang dagingnya terasa manis, lembut, dan berair.
- Terdapat biji yang banyak berwarna hitam dan berbentuk bulat kecil. Biji ini terletak di Tengah-tengah buah dan dikelilingi oleh daging buah.
- Buah pepaya kaya akan kandungan vitamin C, A, dan enzim papain yang baik untuk pencernaan.
- MANFAAT BUAH PEPAYA
- Pepaya dapat meningkatkan sistem pencernaan karena mengandung enzim papain yang dapat membantu proses pencernaan dan mengatasi gangguan pencernaan, seperti sembelit dan perut kembung.
- Pepaya mengandung banyak vitamin C yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, melawan radikal bebas, dan menjaga kesehatan kulit.
- Kandungan serat, kalium, dan antioksidan dalam pepaya dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi kolesterol jahat, dan menjaga kesehatan jantung.
- Pepaya kaya akan vitamin C dan antioksidan yang membantu produksi kolagen, menjaga kulit tetap sehat dan mencegah penuaan dini.
- Pepaya mengandung vitamin A yang menjaga rambut tetap sehat.
- Pepaya kaya akan vitamin A yang dapat mejaga kesehatan mata.
- Pepaya memiliki sifat diuretik alami yang dapat membantu menjaga kesehatan ginjal dan mencegah pembentukan batu ginjal.
- CARA BUAH PEPAYA BERKEMBANG BIAK
- Perkembangbiakan dengan biji:
- Pemilihan Biji: Ambil biji dari buah pepaya yang matang.
- Pengeringan: Cuci bersih biji, lalu keringkan di tempat yang teduh selama 1-2 hari.
- Penyemaian: Tanam biji di media tanam yang subur dan gembur seperti tanah, tanah kompos, dan pasir.
- Perawatan: Siram secara rutin hingga bibit tumbuh menjadi tanaman kecil.
- Pemindahan: Setelah bibit memiliki 4-5 helai daun, pindahkan ke lahan yang lebih luas.
- Perkembangbiakan Vegetatif:
- Pemilihan Batang: Pilih batang pepaya yang sehat dan sudah cukup tua.
- Pemotongan: Potong batang sepanjang 20-30 cm.
- Pengeringan: Diamkan batang selama 1-2 hari agar getahnya menghilang.
- Penanaman: Tanam batang dalam media tanah yang gembur dan lembab.
- Perawatan: Siram tanamang secara rutin dan pastikan mendapat sinar matahari yang cukup.
- KARAKTERISTIK BUAH PEPAYA
-
- Mengandung enzim papain, yang membantu pencernaan protein.
- Saat masih muda, kulitnya berwarna hijau. Saat matang, kulit berubah menjadi kuning atau oranye.
- Daging buah pepaya yang matang berwarna oranye atau kemerahan, tergantung varietasnya. Dagingnya memiliki sifat yang lembut, manis, dan sedikit berair.
- Kandungan Nutrisinya kaya akan vitamin C, vitamin A, serat, dan antioksidan.
- Bisa digunakan untuk perbanyakan tanaman pepaya.
- Memiliki rasa manis dengan sedikit aroma khas yang harum dan kandungan gula alami dalam buah membuatnya segar saat dikonsumsi.
- Biji berjumlah banyak dan terdapat di tengah buah dalam rongga berisi lendir.
- Berwarna hitam dan berbentuk bulat kecil dengan permukaan agak kasar.
KANDUNGAN GIZI BUAH PEPAYA
- Makronutrien:
- Kalori: 43 kkal
- Karbohidrat: 10,8 g
- Serat: 1,7 g
- Protein: 0,5 g
- Lemak: 0,3 g
- Vitamin C: 60,9 mg (lebih dari 60% kebutuhan harian)
- Vitamin A: 950 IU
- Vitamin B1 (Tiamin): 0,04 mg
- Vitamin B2 (Riboflavin): 0,05 mg
- Vitamin B3 (Niacin): 0,4 mg
- Vitamin B9 (Folat): 38 mcg
- Vitamin E: 0,3 mg
- Vitamin K: 2.6 mcg
- Kalsium: 20 mg
- Magnesium: 21 mg
- Fosfor: 10 mg
- Kalium: 182 mg
- Zat Besi: 0,3 mg
- Antioksidan dan lainnya:
- Lutein & Zeaxanthin: Baik untuk kesehatan mata
- Likopen: Antioksidan yang membantu melawan radikal bebas
- Enzim Papain: Membantu pencernaan protein