Strategi Digital Marketing sebagai Kunci Keberhasilan UMKM di Era Modern

7–10 minutes

Pendahuluan

Di era modern ini, perkembangan teknologi informasi yang semakin maju telah mengubah kebiasaan  masyarakat. Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara pelaku usaha menjalankan dan memasarkan bisnisnya. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak utama perekonomian juga dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut. Di era modern, persaingan usaha tidak hanya terjadi secara langsung di pasar fisik, tetapi juga di ruang digital yang semakin kompetitif. Digital marketing menjadi salah satu strategi penting yang dapat membantu UMKM bertahan dan berkembang.

Digital marketing menurut Heidrick & Struggless (dalam Rauf:2021) adalah perkembangan dari digital marketing melalui web, telepon genggam dan perangkat games, menawarkan akses baru periklanan yang tidak digembor-gemborkan dan sangat berpengaruh. Jadi mengapa para marketer di seluruh Asia tidak mengalihkan penggunaan budget dari marketing tradisional seperti TV, radio dan media cetak ke arah media teknologi baru dan media yang lebih interaktif.

Digital marketing menurut Urban (dalam Rauf:2021) adalah menggunakan internet dan teknologi informasi untuk memperluas dan meningkatkan fungsi marketing tradisional. Definisi ini berkonsentrasi pada seluruh marketing tradisional.

Melalui pemanfaatan media digital, UMKM dapat menjangkau konsumen yang lebih luas, membangun citra merek, serta meningkatkan penjualan dengan biaya yang relatif terjangkau. Oleh karena itu, penerapan strategi digital marketing yang tepat menjadi kunci keberhasilan UMKM dalam menghadapi tantangan di era modern.

Pengertian Digital Marketing

Digital marketing merupakan aktivitas pemasaran yang dilakukan dengan memanfaatkan media digital dan jaringan internet untuk mempromosikan produk atau jasa. Strategi ini mencakup berbagai saluran, seperti media sosial, website, marketplace, email marketing, dan mesin pencari. Digital marketing tidak hanya berfokus pada promosi, tetapi juga pada proses membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen. 

Menurut Coviello, Milley and Marcolin (dalam Sawlani:2021) Digital Marketing adalah penggunaan internet dan penggunaan teknologi interaktif lain untuk membuat dan menghubungkan dialog antara perusahaan dan konsumen yang telah teridentifikasi. Mereka juga berpendapat bahwa digital marketing merupakan bagian dari e-commerce.

Menurut Heidrick&-Struggless (dalam Sawlani:2021) perkembangan dari Digital Marketing melalui web, telepon genggam, dan perangkat games, menawarkan akses baru periklanan yang tidak digembor-gemborkan dan sangat berpengaruh. Jadi mengapa para marketer di seluruh Asia tidak mengalihkan penggunaan budget dari marketing tradisional seperti TV, radio, dan media cetak ke arah media teknologi baru dan media yang lebih interaktif.

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa digital marketing merupakan aktivitas pemasaran yang memanfaatkan internet dan teknologi digital interaktif untuk mempromosikan produk atau jasa sekaligus membangun hubungan jangka panjang antara perusahaan dan konsumen. Digital marketing tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai sarana komunikasi dua arah yang memungkinkan terjadinya dialog, interaksi, serta pertukaran informasi secara efektif. Dengan dukungan berbagai platform digital seperti media sosial, website, marketplace, dan perangkat digital lainnya, digital marketing menjadi bagian penting dari e-commerce dan menawarkan strategi pemasaran yang lebih efisien, terukur, serta relevan dengan perkembangan perilaku konsumen di era modern.

Tujuan Digital Marketing

Tujuan utama dari digital marketing adalah untuk meningkatkan kehadiran dan kesadaran  merek  di  dunia  digital.  Melalui  strategi  yang  tepat,  digital  marketing dapat  membantu bisnis mencapai  audiens yang lebih luas dan membuat merek mereka dikenal oleh  calon  konsumen.  Salah  satu  fokus  utama  adalah  meningkatkan  lalu  lintas  pengunjung  ke website atau  platform  online bisnis.  Dengan  menggunakan  teknik  seperti  optimsasi  mesin 

pencari (SEO), iklan  online, dan media sosial, digital  marketing bertujuan untuk mengarahkan  lebih  banyak  pengunjung  ke website atau  platform  bisnis.  Selain  itu,  digital marketing juga  berupaya  untuk  mengubah  pengunjung  menjadi  pelanggan  yang  sebenarnya  dengan  strategi  konversi yang efektif. 

Sebagian besar digital marketing bertujuan untuk mencapai berbagai tujuan, seperti:

  1. meningkatkan pangsa pasar;
  2. meningkatkan jumlah komentar padasebuah blog atau website;
  3. meningkatkan pendapatan penjualan;
  4. mengurangi biaya, misalnyabiaya distribusi atau promosi; mencapai tujuanmerek, seperti meningkatkan kesadaran merek;
  5. meningkatkan ukuran database;
  6. mencapai tujuan Customer Relationship Management, seperti meningkatkan kepuasan pelanggan, frekuensi pembelian, atau tingkat referensi pelanggan;
  7. memperbaiki manajemen rantai suplai, seperti dengan mening-katkan koordinasi anggota, menambahkan mitra, atau meng-optimalkan tingkat persediaan.

Peran Digital Marketing bagi UMKM

Digital marketing memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan UMKM, terutama di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Salah satu peran utamanya adalah memperluas jangkauan pasar. Melalui platform digital seperti media sosial, marketplace, dan website, produk UMKM yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan lokal kini dapat menjangkau konsumen dari berbagai daerah bahkan hingga pasar nasional. Hal ini membuka peluang peningkatan penjualan tanpa harus membuka cabang fisik di banyak lokasi.

Selain memperluas jangkauan pasar, digital marketing juga berperan dalam membangun identitas dan citra merek. Dengan tampilan visual yang konsisten, pesan komunikasi yang jelas, serta konten yang relevan, UMKM dapat membentuk persepsi positif di benak konsumen. Identitas merek yang kuat akan membuat produk lebih mudah dikenali, dipercaya, dan dibedakan dari produk pesaing.

Peran lainnya adalah sebagai sarana komunikasi dua arah antara pelaku usaha dan konsumen. Digital marketing memungkinkan UMKM untuk berinteraksi secara langsung melalui kolom komentar, pesan pribadi, maupun ulasan pelanggan. Interaksi ini membantu pelaku UMKM memahami kebutuhan, keinginan, dan tingkat kepuasan konsumen, sehingga dapat dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas produk maupun layanan.

Digital marketing juga berperan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemasaran. Dibandingkan dengan pemasaran konvensional, strategi digital cenderung lebih hemat biaya dan hasilnya dapat diukur secara langsung melalui data dan analitik. UMKM dapat mengetahui performa promosi, perilaku konsumen, serta efektivitas konten yang digunakan, sehingga strategi pemasaran dapat disesuaikan secara lebih tepat sasara

Strategi Digital Marketing yang Efektif untuk UMKM

Menurut Priambada (dalam Marpaung:2021) media sosial memiliki potensi yang bagus dan sangat berpotensi untuk memajukan UMKM. Media sosial jika diaplikasikan dengan konsisten akan sangat berpotensi meningkatkan produktifitas dari UMKM. Media sosial sangat membantu percepatan informasi pemasaran, ulasan dan penulisan dari konsumen, mempererat hubungan dengan konsumen dan memiliki kemampuan untuk menjangkau konsumen dari berbagai kalangan.

Social media menawarkan peluang baik untuk konsumen maupun organisasi. Dengan menggunakan social media, konsumen dapat berinteraksi dengan berbagai merk, menyuarakan opini dan pengalaman mereka terhadap suatu merk dan juga membantu konsumen dalam mencari, mengevaluasi, memilih dan membeli barang dan jasa (Albors, Ramos and Hervas, 2008).  

Media sosial yang sering dimanfaatkan dalam kegiatan digital marketing UMKM antara lain Facebook, WhatsApp, Instagram, dan website. 

Facebook dianggap sebagai media sosial yang efektif karena memiliki jangkauan pengguna yang sangat luas dan mudah digunakan oleh berbagai kalangan. Banyaknya pengguna Facebook memungkinkan pelaku UMKM untuk menyalurkan informasi produk atau jasa dengan cepat serta berinteraksi langsung dengan konsumen dalam jumlah besar.

WhatsApp juga menjadi media yang cukup efektif WhatsApp memiliki jangkauan yang luas karena digunakan secara aktif dalam komunikasi sehari-hari. Instagram juga memiliki peran penting dalam digital marketing UMKM, khususnya karena karakteristiknya yang menonjolkan aspek visual.

Tantangan Digital Marketing melalui media sosial bagi UMKM

Meskipun social media marketing memiliki manfaat dan dampak yang positif maupun negative, akan tetapi tantangan dalam implementasinya juga tidak sedikit. Factor internal seperti ketidakmampuan dalam bidang teknologi, ketersediaan tenaga ahli atau karyawan untuk maintance platform, ketidakmampuan dalam investasi modal di bidang teknologi, menjadi factor yang menyebabkan UMKM belum mengimplementasikan social media marketing. Didukung dengan kecepatan perkembangan teknologi, persaingan bisnis yang menggunakan media online, kemungkinan kebocoran privasi atau keamanan akun, turut menyumbang keengganan UMKM dalam implementasi social media marketing. 

kebanyakan UMKM terkendala dalam implementasi IT dalam bisnisnya karena mahal, resiko, prosedur yang kompleks, membutuhkan teknisi dan customer service (Chong et al, 2012; Pires and Aisbett, 2001). Dengan menggunakan Actor Network Theory, Sarosa (dalam Chrismardani:2019) juga menyatakan bahwa dalam adopsi jaringan social media (social media network) oleh UMKM di Indonesia, penggunaan jaringan akan berhasil jika actor kunci dapat mengarahkan actor lain dan lingkungannya. 

Tantangan lain dalam pemasaran dengan social media adalah resiko yang terjadi ketika privasi, keamanan, menjadi tidak hal yang terbuka dan dapat diakses oleh banyak pihak karena aktivitas social media juga bersinggungan dengan hukum dalam teknologi informasi (Rugova and Prenaj, 2016). 

Studi Kasus Penerapan Digital Marketing pada UMKM

BYNEETH merupakan salah satu UMKM fashion lokal asal Bandung yang memanfaatkan media sosial Instagram sebagai sarana utama dalam strategi digital marketing. Melalui unggahan konten yang konsisten, BYNEETH menampilkan foto dan video produk dengan konsep visual yang menarik serta gaya komunikasi yang sesuai dengan target pasarnya. Pemanfaatan fitur Instagram seperti feed, reels, dan story digunakan untuk memperkenalkan produk, menyampaikan informasi promo, serta membangun kedekatan dengan konsumen.

Selain itu, BYNEETH juga aktif berinteraksi dengan konsumen melalui kolom komentar dan pesan langsung, sehingga komunikasi dapat terjalin secara dua arah. Untuk memudahkan proses transaksi, konsumen diarahkan ke platform penjualan digital seperti marketplace. Strategi ini membantu meningkatkan kepercayaan konsumen serta memperluas jangkauan pasar. Contoh ini menunjukkan bahwa UMKM fashion lokal dapat berkembang dan bersaing di era modern melalui penerapan strategi digital marketing yang kreatif, konsisten, dan efektif.

Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa digital marketing memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan UMKM di era modern. Pemanfaatan media digital memungkinkan UMKM untuk memperluas jangkauan pasar, membangun citra merek, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemasaran. Dengan penerapan strategi digital marketing yang tepat dan berkelanjutan, UMKM memiliki peluang besar untuk meningkatkan daya saing dan mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif.

Penutup

Digital marketing bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan bagi UMKM dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen. Dengan dukungan dari berbagai pihak serta kemampuan pelaku UMKM dalam beradaptasi dan terus belajar, penerapan digital marketing diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM yang lebih inovatif, mandiri, dan berkelanjutan di masa depan.

Referensi

Chrismardani, Y., & Setiyarini, T. (2019). Dampak dan Tantangan Dalam Implementasi Social Media Marketing Untuk UMKM. Competence: Journal of Management Studies, 13(2), 170-183.

Indrapura, P. F. S., & Fadli, U. M. D. (2023). Analisis strategi digital marketing di perusahaan Cipta Grafika. Jurnal Economina, 2(8), 1970-1978

Marpaung, A. P., Hafiz, M. S., Koto, M., & Dari, W. (2021, November). Strategi Peningkatan Kapasitas Usaha Pada Umkm Melalui Digital Marketing. In Prosiding Seminar Nasional Kewirausahaan (Vol. 2, No. 1, pp. 294-300)

Rauf, A. (2021). Pengertian digital marketing. Digital Marketing: Konsep dan Strategi, 1(2).

Sawlani, D. K., & Se, M. (2021). Digital marketing: brand images. Scopindo Media Pustaka.