Mikhael Yosafat1
1Computer System, Universitas Komputer Indonesia, Bandung, Indonesia
*Corresponding E-mail: mikhael.10222021@mahasiswa.unikom.ac.id
Abstract. Klinik sebagai penyedia layanan kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan yang efektif dan efisien seiring perkembangan teknologi. Klinik Ananda masih menggunakan pencatatan rekam medis berbasis kertas, sehingga diperlukan sistem digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi rekam medis berbasis web untuk mendukung digitalisasi layanan kesehatan di Klinik Ananda. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan pendekatan terstruktur dengan Data Flow Diagram (DFD), implementasi berbasis web, dan pengujian fungsional menggunakan metode black box. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan berjalan sesuai kebutuhan pengguna dan mampu mengelola data rekam medis secara cepat, akurat, dan terintegrasi.
Abstract. Clinics as healthcare service providers are required to deliver effective and efficient services in line with technological advancements. Clinic Ananda still uses paper-based medical record documentation, making a digital system necessary. This study aims to develop a web-based medical record information system to support the digitalization of healthcare services at Clinic Ananda. The system was developed using a structured approach with Data Flow Diagrams (DFD), web-based implementation, and functional testing using the black-box method. The results indicate that the developed system meets user requirements and is capable of managing medical record data in a fast, accurate, and integrated manner.
Keywords: Clinic, Web-Based Information System, Electronic Medical Records, Digital Health Services, Data Flow Diagram (DFD)
1. Introduction
Perkembangan teknologi informasi mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan agar lebih efektif dan efisien, termasuk pada layanan klinik melalui sistem informasi berbasis web (Abernethy et al. 2022; Sadang et al. 2023). Rekam medis merupakan sumber informasi penting yang mencatat kondisi pasien, riwayat penyakit, hasil pemeriksaan, dan tindakan medis dalam proses pelayanan kesehatan (Chishtie et al. 2023; Wayan et al. 2024).
Klinik Ananda masih menggunakan pencatatan rekam medis berbasis kertas, yang menimbulkan berbagai kendala seperti kesulitan pencarian data, risiko kesalahan, dan rendahnya efisiensi pelaporan (Lemma et al. 2020). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi rekam medis berbasis web yang mampu mengelola data pasien secara cepat, terstruktur, dan aman. Pengembangan sistem dilakukan dengan pendekatan terstruktur menggunakan Data Flow Diagram (DFD) serta evaluasi terhadap alur dan prosedur penggunaan sistem (Faily et al. 2020).
2. Literature Review
Digitalisasi sistem rekam medis menjadi aspek penting dalam peningkatan layanan kesehatan, khususnya di klinik. Penelitian Rasyid et al. (2023) menunjukkan bahwa EMR meningkatkan efisiensi layanan dan mempercepat pengelolaan data pasien, meskipun masih menghadapi kendala infrastruktur, resistensi pengguna, dan kebutuhan pelatihan. Hossain et al. (2025) menegaskan bahwa keberhasilan implementasi EMR juga dipengaruhi oleh budaya organisasi dan dukungan manajemen. Sementara itu, Wardhana et al. (2023) membuktikan bahwa pengembangan sistem rekam medis berbasis web dengan pendekatan terstruktur dan pengujian black box mampu memenuhi kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, penelitian pengembangan sistem rekam medis berbasis web di Klinik Ananda relevan dan sesuai dengan kebutuhan layanan kesehatan saat ini.
3. Method
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggambarkan kondisi dan permasalahan yang diteliti secara objektif. Penelitian dilaksanakan melalui beberapa tahapan sistematis guna menghasilkan sistem informasi rekam medis yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Tahapan penelitian ditunjukkan pada Gambar 1.

Tahap awal penelitian diawali dengan analisis permasalahan untuk mengidentifikasi kendala pada proses pencatatan rekam medis yang masih dilakukan secara manual. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan petugas klinik, serta dokumentasi alur kerja yang berjalan, meliputi jenis data rekam medis, alur pelayanan pasien, dan kebutuhan pengguna sistem.
Selanjutnya, tahap analisis dan perancangan sistem bertujuan menerjemahkan kebutuhan pengguna ke dalam spesifikasi sistem. Pendekatan terstruktur digunakan dengan pemodelan Data Flow Diagram (DFD), perancangan basis data, antarmuka pengguna, dan proses bisnis sistem (Abdillah et al. 2023; Wijaya et al. 2023; Rachmat et al. 2023).
Tahap implementasi dilakukan dengan mengembangkan sistem berbasis web menggunakan PHP, HTML, dan JavaScript serta basis data MySQL. Fitur utama yang dibangun meliputi pendaftaran pasien, pemeriksaan, pencatatan obat, dan pelaporan. Tahap akhir adalah pengujian sistem menggunakan metode black box dengan uji alpha untuk memastikan sistem berjalan sesuai kebutuhan, mudah digunakan, dan mendukung operasional klinik secara efektif (Ismail & Efendi 2020).
4. Results and Discussion
Sistem yang dirancang terdiri dari beberapa entitas yang saling berinteraksi dalam sistem informasi. Gambaran umum alur sistem ditunjukkan melalui diagram konteks pada Gambar 2. Berdasarkan diagram tersebut, sistem memiliki beberapa proses utama, yaitu:
- Pemeriksaan Pasien
Digunakan oleh admin dan petugas untuk mencatat data pemeriksaan, keluhan, diagnosis, dan tindakan medis. Sistem memastikan data tersimpan dengan baik dan dapat ditampilkan kembali. - Laporan & Rekam Medis
Digunakan oleh admin untuk menghasilkan laporan data pasien, riwayat pemeriksaan, dan penggunaan obat. Laporan dapat diolah, ditampilkan, dan dicetak secara akurat. - Pendaftaran Pasien
Berfungsi untuk memasukkan dan mengelola data pasien baru, seperti identitas dan informasi pendukung lainnya, agar mudah ditelusuri. - Penambahan Data Obat
Digunakan oleh admin dan apoteker untuk mengelola data obat, termasuk stok dan harga, serta terintegrasi dengan data pemeriksaan dan resep.

Gambar 2 menampilkan dashboard sistem setelah pengguna berhasil login, yang berfungsi sebagai ringkasan informasi dan akses cepat ke fitur utama. Gambar 3 menunjukkan tampilan pendaftaran pasien berupa formulir input data pasien baru yang digunakan petugas klinik untuk mencatat informasi pasien secara sistematis sebagai pengganti pencatatan manual.

Pengujian sistem dilakukan menggunakan pengujian Alpha secara internal untuk memastikan fungsi sistem berjalan optimal dan bebas dari kesalahan. Hasil pengujian pada Tabel 1 menunjukkan bahwa seluruh fitur berfungsi dengan baik dan valid, sehingga sistem dapat digunakan oleh pengguna sesuai peran dan kebutuhan masing-masing.
| Butir Uji | Pengguna | Hasil Uji |
| Login | Bagian admin,petugas,dokter,apoteker | Valid |
| Pemeriksaan Pasien | Bagian admin dan petugas | Valid |
| Laporan & Rekam Medis | Bagian Admin | Valid |
| Pendaftaran Pasien | Bagian admin dan dokter | Valid |
| Penambahan Data Obat | Bagian admin dan apoteker | Valid |
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem rekam medis berbasis web di Klinik Ananda telah berfungsi dengan baik dalam mendukung digitalisasi layanan kesehatan. Sistem mencakup fitur utama seperti login, pendaftaran pasien, pemeriksaan, pengelolaan obat, dan pelaporan, serta telah lulus pengujian alpha dengan hasil valid. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menegaskan efektivitas sistem rekam medis berbasis web dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan (Hossain et al. 2025; Rasyid et al. 2023; Wardhana et al. 2023). Keberhasilan sistem menunjukkan pentingnya analisis kebutuhan, perancangan terstruktur, dan pengujian sistem dalam mendukung implementasi digitalisasi layanan kesehatan.
5. Conclusion
Berdasarkan hasil pengembangan dan pengujian, sistem rekam medis berbasis web yang dibangun telah memenuhi seluruh kebutuhan utama, mulai dari login, pendaftaran pasien, pemeriksaan, pengelolaan obat, hingga pelaporan. Pengujian alpha menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai fungsi dan dapat digunakan oleh setiap pengguna sesuai hak aksesnya. Dengan demikian, sistem ini berhasil memenuhi tujuan penelitian dan dapat digunakan secara efektif dalam praktik pelayanan klinik.
References
Abdillah, Nurul, Herman Susilo, Muhammad Ihksan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Syedza Saintika, Sumatera Barat, Nurul Abdillah Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Syedza Saintika Jl Hamka No, and Air Tawar Timur. 2023. “Web-Based Medical Record Information System Design at Amanah Clinic in Padang City.” Journal of Medical Record and Infomation Technologi (JOMRIT) 1(1): 1–6.
Abernethy, Amy, Laura Adams, National Academy, Meredith Barrett, Christine Bechtel, X Health, Patricia Brennan, et al. 2022. “The Promise of Digital Health : Then , Now , and the Future.”
Chishtie, Jawad, Natalie Sapiro, Natalie Wiebe, Leora Rabatach, Diane Lorenzetti, Alexander A Leung, Doreen Rabi, Hude Quan, and Cathy A Eastwood. 2023. “Use of Epic Electronic Health Record System for Health Care Research: Scoping Review.” J Med Internet Res 25: e51003. doi:10.2196/51003.
Faily, Shamal, Riccardo Scandariato, Adam Shostack, Laurens Sion, and Duncan Ki-Aries. 2020. “Contextualisation of Data Flow Diagrams for Security Analysis.” Lecture Notes in Computer Science (including subseries Lecture Notes in Artificial Intelligence and Lecture Notes in Bioinformatics) 12419 LNCS: 186–97. doi:10.1007/978-3-030-62230-5_10.
Hossain, Md Khalid, Juliana Sutanto, Putu Wuri Handayani, Anasthasia Agnes Haryanto, Joy Bhowmik, and Viviane Frings-Hessami. 2025. “An Exploratory Study of Electronic Medical Record Implementation and Recordkeeping Culture: The Case of Hospitals in Indonesia.” BMC Health Services Research 25(1). doi:10.1186/s12913-025-12399-0.
Ismail, Ismail, and Jalisal Efendi. 2020. “Black-Box Testing : Analisis Kualitas Aplikasi Source Code Bank Programming.” Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) 4(2): 1. doi:10.35870/jtik.v5i1.148.
Lemma, Seblewengel, Annika Janson, Lars Åke Persson, Deethi Wickremasinhe, and Carina Källestål. 2020. “Improving Quality and Use of Routine Health Information System Data in Low- And Middle-Income Countries: A Scoping Review.” PLoS ONE 15(10 October): 1–16. doi:10.1371/journal.pone.0239683.
Rachmat, Zul, Wahyuddin S, Andi Irfan, and Ihsanulfu’ad Suwandi. 2023. “Rancang Bangun Sistem Informasi Pengelolaan Data Penduduk Berbasis Web Pada Desa Palangiseng Kabupaten Soppeng.” Jurnal Minfo Polgan 12(1): 1022–31. doi:10.33395/jmp.v12i1.12565.
Rasyid, Muhammad, Juliansyah Pt, Medigo Teknologi, Kesehatan Jakarta, Indonesia Rasyid@klinikpintar Id, and Bukhori Muhammad Aqid. 2023. “Implementation of EMR System in Indonesian Health Facilities: Benefits and Constraints.”
Sadang, Katrina Grace, Joely A. Centracchio, Yael Turk, Elyse Park, Josephine L. Feliciano, Isaac S. Chua, Leslie Blackhall, et al. 2023. “Clinician Perceptions of Barriers and Facilitators for Delivering Early Integrated Palliative Care via Telehealth.” Cancers 15(22): 1–15. doi:10.3390/cancers15225340.
Wardhana, Erdianto Setya, Suryono Suryono, Ari Hernawan, and Lukito Edi Nugroho. 2023. “Design and Development of Web-Based Dental Electronic Medical Records According to Ministry of Health Standards.” Odonto : Dental Journal 10(1): 15. doi:10.30659/odj.10.0.15-23.
Wayan, Ni, Siska Anggraeni, Oniel Syukma Pertiwi, Tharik Akbar, Purwadhi Purwadhi, Rian Andriani, and Adhirajasa Reswara. 2024. “Hospital Efficiency Using Electronic Health Records for Patient Service Quality: Literature Review.” Proceeding of International Conference on Economic Issues 1(1): 309–34. https://proceeding.unram.ac.id/index.php/icones/article/view/3339.
Wijaya, Ticelly, Della Safitri, Nadia Selvi Madani, Isniati Zalzabila, and Dien Novita. 2023. “Analisis Metode Perancangan Sistem Informasi Pelayanan Dan Administrasi Kesehatan: Systematic Literature Review.” Device : Journal of Information System, Computer Science and Information Technology 4(2): 146–57. doi:10.46576/device.v4i2.4043.