Kuliah Sambil Berwirausaha: Pengaruh Ilmu DKV Terhadap Kesuksesan Brand Commission Art

6–9 minutes

Di tengah padatnya aktivitas perkuliahan, pasti kalian semua butuh yang namanya healing. Entah itu jajan, atau pun pergi ke tempat yang nyaman dan tenang. Tapi kalau lagi stres tingkat tinggi, pasti kalian nguras uang yang lumayan banyak buat healing itu. Karena hal itu, banyak mahasiswa yang memulai sebuah wirausaha. Salah satunya adalah jasa Commission Art. Namun, di tengah persaingan produk tentu ada wirausahawan yang kesulitan untuk menaikkan produk atau jasanya. Tenang, aku punya saran untuk kalian!

Untuk menaikkan penjualan dan jangkauan produk, kalian membutuhkan ilmu DKV. Apa sih DKV itu? DKV (Desain Komunikasi Visual) adalah sebuah ilmu yang mempelajari tentang penyampaian sebuah pesan melalui beberapa media visual seperti poster, video, foto, dan lain sebagainya. Dengan mempelajari ilmu ini, kalian akan lebih paham bagaimana cara mendekatkan produk kepada para pelanggan. Sebelum kita mulai, yuk kenalan dulu sama commission art.

Commission Art

Commission merupakan sebuah bisnis dimana kalian membuat sebuah gambar sesuai keinginan pelanggan. Dalam inovasi berwirausaha, commisiion art dapat dibuat menjadi merchandise yang menarik.

Keuntungan:

  • Waktu yang fleksibel. Untuk kalian yang sedang sibuk kuliah, maka kamu bisa mengatur jadwal kapan kamu akan membuka commission dan selalu mengumumkan jadwal open commission kalian di ssosial media.
  • Kalian bisa dapat pendapatan yang cukup tinggi untuk sekali desain.
  • Kalian bisa punya penggemar setia yang suka dengan karya kalian, dan mempromosikannya ke orang-orang disekitarnya.
  • Kalian bisa mengasah skill gambar yang sebelumnya belum pernah kalian coba.

Ilmu Desain Komunikasi Visual

Prinsip Desain

  • Kesederhanaan: Sederhana berarti tidak berlebihan. Prinsip ini bertujuan agar hasil desain menjadi menarik dan dapat menyamoaikan pesan dengan jelas.
  • Kejelasan: Dalam desain, pesan yang disampaikan melalui visual harus dapat dimengerti oleh khalayak dan tidak menimbulkan ambigu.
  • Keseimbangan: Seluruh elemen-elemen desain harus terlihat seimbang. Tidak berat sebelah. Kalian harus menyeimbangkan antara tulisan, warna, atau pun gambar sehingga tidak muncul kesan berat sebelah.
  • Kesatuan: Prinsip kesatuan dapat membantu semua elemen menjadi sebuah kepaduan untuk mencapai tema yang kuat, serta mengakibatkan sebuah hubungan yang saling mengikat.
  • Penekanan: Dalam sebuah desain, tentu ada bagian yang ingin kalian tonjolkan dibanding bagian lainnya. Ini merupakan pesan utama yang ingin kalian tampilkan. Contohnya seperti headline pada sebuah poster promosi digital.
  • Ritme dan irama: Ritme adalah pembuatan desain dengan menyatukan prinsip irama. Ini juga berarti sebuah pengulangan dari komponen-komponen desain. Irama adalah sebuah pengulangan yang teratur dan konsisten terus menerus. Contohnya seperti ombak laut, barisan semut, gerak dedauan, dan lainnya.
  • Proporsi: Dalam desain, ini merupakan hubungan ukuran antara elemen-elemen yang berbeda dalam sebuah komposisi. Dalam hal ini, kalian harus menerapkan prinsip keseimbangan dengan baik.

Ilmu DKV Untuk Meningkatkan Kesuksesan Wirausaha

Logo

Logo berasal dari bahasa Yunani yaitu Logos, yang berarti kata, pikiran, budi, akal, dan pembicaraan. Pada merek produk yang kalian punya, logo berperan sebagai wajah yang mempresentasikan kepribadian merek.

Jenis-jenis logo:

  • Wordmark: Berupa sebuah teks nama merek kalian tanpa disingkat. Biasanya jenis logo ini cocok untuk nama merek yang pendek. Contoh: Coca-Cola, Disney, Canon, Sony, dan lain sebagainya.
  • Letter Mark: Berupa sebuah teks inisial nama merek. Dapat menggunakan 1-4 huruf. Jenis ini dapat menjadi alternatif dari wordmark, jika nama merek terlalu panjang. Contoh: CNN, NASA, HBO, SCTV, dan lainnya.
  • Pictorial Mark: Berupa sebuah simbol dari sesuatu yang sudah ada keberadaan bentuk visualnya. Jenis ini biasa dipakai ketika merek yang kalian punya memiliki sebuah filosofi yang dapat diwakili oleh bentuk tersebut. Contoh: Twitter (burung), Apple (buah apel), Nike (tanda centang), dan lainnya.
  • Abstrak: Berupa bentuk geometris acak. Jenis ini dapat dipakai untuk mewakili seluruh nilai dan kepribadian merek kalian. Contoh: Pepsi, Chrome, Adidas, dan lainnya.
  • Kombinasi: Berupa gabungan dari beberapa jenis logo lainnya. Contoh: Doritos, Burger King, Trans Studio, dan lainnya.
  • Emblem: Berupa teks yang ditempatkan dalam sebuah segel, lencana, atau pun simbol. Jenis ini biasa dipakai oleh komunitas, sekolah, lembaga pemerintah, dan universitas. Contoh: Starbucks, Harley Davidson, BMW, Harvard University, dan lainnya.

Kalian tahu apa hebatnya sebuah logo? Dari satu logo yang nanti kalian buat, dapat mempengaruhi bagaimana desain packaging produk hingga bagaimana desain ornamen gedung perusahaan kalian nanti loh! Kalau semuanya sudah terstruktur, maka akan mempermudah perkenalan merek kalian kepada para calon pelanggan.

Fotografi

Fotografi merupakan seni melukis dengan cahaya. Peran utama fotografi adalah untuk berkomunikasi melalui visual benda atau subjek yang ditangkap oleh kamera.

Fungsi fotografi terhadap kesuksesan merchandise art commission:

  • Memperkuat first impression: Dengan memanfaatkan fotografi, kalian dapat menunjukkan bahwa merek kalian profesional.
  • Meningkatkan jumlah pelanggan: Konten promosi dengan memanfaatkan visual akan lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan teks saja. Dengan menunjukkan foto produk, mendesainnya semenarik mungkin, dan mempostingnya di sosial media, kalian dapat menambah daya tarik pelanggan.
  • Memperkenalkan merek kepada pelanggan: Selain foto produk, foto suasana toko, bahkan foto diri kalian sebagai pemiliki merek pun dibutuhkan. Ini bertujuan agar konsumen dapat lebih percaya terhadap merek kalian.

Desain Kemasan

Dalam wirausaha jasa Commission Art, kemasan sangat berfungsi untuk melindungi produk seperti merchandise. Namun selain untuk tujuan keamanan, kemasan juga harus dibuat untuk membantu meningkatkan daya tarik pelanggan.

Fungsi lain dari kemasan produk:

  • Penentu identitas produk: Jika kalian membuat sebuah kemasan dan membuat visual desain yang mampu menunjukkan ciri khas produk. Hal ini dapat membuat konsumen mengenali merek produk kita dengan sekali lihat saja tanpa harus membaca mereknya.
  • Media informasi produk: Pada desain sebuah kemasan, tentu kalian harus memaparkan informasi terkait produk. Entah itu berupa teks panjang atau pun pendek.
  • Mewakili estetika produk: Jika produk kalian terlihat sederhana, kemasan bisa menjadi penyelamatnya. Dengan membuat desain kemasan yang menarik, para konsumen dapat lebih tertarik untuk membelinya.

Prinsip desain kemasan:

  • Kesederhanaan: Membuat desain kemasan tidak boleh terlalu rumit. Hal ini akan mempersulit para calon pelanggan untuk mengenali produk. Lebih baik membuatnya denga sederhana dan to the point.
  • Kejujuran: Jika terdapat foto produk di kemasannya, lebih baik gunakan foto asli dari produk tersebut. Ini bertujuan agar para pelanggan tidak merasa dibohongi dan akan selalu menjadi pelanggan setia kita.
  • Unik dan menarik: Sebelum memproduksi kemasan yang sudah dibuat, alangkah baiknya kalian membandingkan terlebih dahulu dengan pesaing sejenis. Lihat apakah kemasan produk kalian lebih menonjol atau justru malah tenggelam. Dengan membuat kemasan yang unik dan menarik, merek produk kalian akan bertahan dari persaingan.

Copywriting

Copywriting merupakan ilmu membuat tulisan dengan tujuan agar pembaca memberikan respon tertentu yang menjadi target penulis. Arti lainnya adalah “Naskah Iklan” yang di sebar luaskan untuk komersial. Dengan ilmu ini, kalian bisa saja mendapatkan uang dari tulisan. Copywriting ini dapat dicantumkan di kemasan kalian.

Tujuan Copywriting:

  • Memperkenalkan merek dan produk kalian
  • Mendeskripsikan nilai produk kalian secara lebih tepat
  • Mengajak calon pelanggan untuk membeli produk kalian
  • Membentuk perilaku calon pelanggan terhadap produk kalian

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam copywriting:

  • Kenali target pasar kalian: Setiap pelanggan punya berbagai macam karakteristik. Kalian tidak bisa menyamaratakan pesan untuk seluruh jenis konsumen. Peta segmentasi dan targeting sangat lah dibutuhkan.
  • Kenali jenis produk yang kalian jual: Dengan mengenali jenis produk kalian secara mendalam, maka kalian akan lebih mudah menentukan copywriting yang cocok untuk produknya.
  • Tentukan gaya bahasa: Ini sangat berhubungan dengan target pasar kalian. Biasanya berkaitan dengan usia atau kalangan target pasar tertentu. Dengan ini, produk kalian akan lebih mudah menarik perhatian pelanggan secara lebih tepat.

Kesimpulan

Di tengah padatnya aktivitas perkuliahan, wirausaha commission art menjadi solusi yang tepat. Selain mendapatkan penghasilan, usaha ini juga dapat menjadi sarana pengembangan kreativitas dan keterampilan. Namun, tingginya persaingan menuntut pelaku commission art untuk memiliki strategi yang tepat agar produknya dapat menonjol dan dikenal luas. Di sinilah peran ilmu Desain Komunikasi Visual (DKV) menjadi sangat penting. Dengan memahami prinsip-prinsip desain seperti kesederhanaan, kejelasan, keseimbangan, kesatuan, penekanan, ritme, dan proporsi, mahasiswa mampu menyampaikan pesan visual secara efektif dan menarik sehingga karya yang dihasilkan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Penerapan ilmu DKV dalam aspek logo, fotografi, desain kemasan, dan copywriting dapat memperkuat identitas merek serta meningkatkan kepercayaan konsumen. Logo sebagai wajah dan karakter merek, fotografi membangun kepercayaan, desain kemasan menambah nilai estetika dan identitas produk, sementara copywriting membantu mempengaruhi keputusan tindakan konsumen. Dengan menggabungkan kemampuan berkarya dan pemahaman DKV secara tepat, mahasiswa tidak hanya mampu menjalankan commission art sebagai usaha sampingan, tetapi juga berpeluang membangun brand yang kuat, berkelanjutan, dan sukses di tengah dunia wirausaha kreatif.

Referensi:

Binus University. Pengertian Desain Komunikasi Visual, Unsur, Ruang Lingkup, dan Fungsinya. Diakses dari https://binus.ac.id/malang/2023/06/pengertian-desain-komunikasi-visual-unsur-ruang-lingkup-dan-fungsinya/

Januaji, D. (2023). Pengertian Logo: Jenis, Fungsi dan Kriteria Logo yang Efektif. Diakses dari https://accurate.id/marketing-manajemen/pengertian-logo/

Anggraeni, E. K. (2021). Fotografi adalah Seni Melukis dengan Cahaya. Diakses dari https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kanwil-kalselteng/baca-artikel/14464/Fotografi-adalah-Seni-Melukis-dengan-Cahaya.html

Umaru, M. (2021). Peran Fotografi dalam Branding. Diakses dari https://looksgreat.id/blog/peran-fotografi-dalam-branding

Flexy Pack (2022). Desain Kemasan Produk: Pengertian, Fungsi dan Prinsipnya untuk Bisnis. Diakses dari https://flexypack.com/news/desain-kemasan-produk

Nusa Mandiri Entrepreneur (2023). Seberapa Penting Copywriting Dalam Bisnis? Yuk Cari Tau Jawabannya. Diakses dari https://nec.nusamandiri.ac.id/index.php/home/detail/seberapa-penting-copywriting-dalam-bisnis-yuk-cari-tau-jawabannya

komunikasi praktis. Pengertian Desain Komunikasi Visual (DKV), Prinsip, dan Unsurnya. Diakses dari https://komunikasipraktis.com/pengertian-desain-komunikasi-visual-dkv-prinsip-dan-unsurnya/

Brush Studio (2025). Commission vs Subscription? Ini Cara Jualan yang Tepat Buatmu!. Diakses dari https://www.brushstudio.id/blogdetail-25-commission-vs-subscription-ini-cara-jualan-yang-tepat-buatmu#:~:text=A.%20Apa%20Itu%20Commission,dan%20mempertimbangkan%20keuntungan%20maupun%20tantangannya.